All posts by admin

Nggak Sembarangan, Begini Cara Merawat Koleksi Barang Antik Kamu



Jakarta

Mengoleksi barang-barang antik merupakan hobi untuk sebagian orang. Namun, tak hanya sekedar mengoleksi, kamu juga perlu merawat dan membersihkan koleksi barang antik kamu.

Mengingat barang antik biasanya merupakan barang langka dan unik. Jadi, kamu perlu tahu cara membersihkan dan merawat koleksi barang antik yang benar.

Tips Membersihkan Koleksi Barang Antik di Rumah


Mengutip dari My Simple Tricks, Senin (27/11/2023), untuk membersihkan barang antik, kamu tidak bisa melakukannya secara asal-asalan. Berbeda material, berbeda pula cara penanganannya.

Berikut ini adalah ringkasan cara membersihkan barang antik berdasarkan materialnya:

1. Koin atau Logam

Buat kamu yang punya koleksi koin kuno, cara membersihkannya bisa menggunakan cairan khusus yang bisa menghilangkan karat yang terdapat pada koin, sehingga koin kesayangan kamu bisa kinclong kembali.

Namun, beberapa kolektor barang antik justru enggan membersihkan karat pada koin ini, karena mereka ingin menjaga keantikan benda tersebut.

2. Kayu

Cara membersihkan barang antik yang terbuat dari kayu, kamu bisa menggunakan semprotan anti rayap untuk menjaganya tetap utuh.

Dan untuk membersihkannya cukup dilap saja dengan menggunakan lap kanebo, tetapi tak perlu pakai air. Kalau kamu menggunakan air, itu akan membuat kayu jadi belang dan lembab.

3. Keramik

Sementara untuk benda antik yang terbuat dari keramik, kamu bisa membersihkannya dengan menggunakan baby oil, minyak goreng ataupun pelumas mesin jahit, kemudian lap dengan kain bersih. Hal ini bertujuan untuk mengangkat kotoran serta membuatnya lebih mengkilap.

4. Kain

Benda antik dan kuno yang terbuat dari bahan kain, cukup diangin-anginkan saja tidak perlu dicuci ataupun dijemur.

Seperti yang telah disinggung di awal, hindari barang antik jenis kain ini dengan sinar matahari langsung. Karena selain akan merusak kain, warnanya pun bisa cepat pudar.

5. Porselen

Kamu bisa melakukan perawatan barang kuno jenis porselen dengan cara membersihkan dengan air hangat kuku, lalu bersihkan dengan spons lembut seperti mencuci piring biasa.

Jangan menggunakan sabun yang mengandung alkohol dan pemutih. Jangan jemur dibawah sinar matahari langsung untuk mengeringkannya, cukup diangin-anginkan saja di tempat teduh sampai kering.

Tips Merawat Koleksi Barang Antik di Rumah

Setelah kamu cara membersihkan barang antik, sekarang kamu juga perlu tahu cara merawatnya agar barang antik tersebut awet dan punya tampilan yang bagus. Berikut beberapa tips merawat koleksi barang antik di rumah.

Hindari Sinar Matahari Langsung

Kalau kamu memiliki barang antik yang berwarna atau berupa kain, simpanlah di di dalam ruangan dan jauhkan dari paparan sinar matahari secara langsung. Karena, kalau terkena sinar matahari langsung dalam jangka panjang akan menyebabkan warnanya menjadi pudar.

Selain itu, akan menyebabkan tekstur benang pada kain menjadi cepat rusak karena memuai dan kain pun bisa jadi keras. Jika memungkinkan, sediakan lemari atau tempat khusus untuk menyimpan barang-barang bersejarah tersebut.

Selain bisa menjadi pajangan rumah yang menarik, juga agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti tertabrak orang atau binatang peliharaan.

Disamping itu, menaruh benda antik di dalam lemari juga dapat menjaganya tetap bersih dan lebih awet.

Perawatan Barang Antik yang Terbuat dari Kayu

Jangan pernah menaruh barang antik di tempat yang lembab. Selain berpotensi tumbuh jamur, juga akan mengundang rayap.

Solusinya, kamu bisa memberikan lapisan anti rayap pada kayu sekitar setengah tahun sekali. Namun perhatikan, gunakan cairan anti rayap yang tak mengandung silikon.

Berhati-hatilah Pada Barang yang Terbuat dari Porselen atau Keramik

Khusus untuk barang antik yang terbuat dari porselen atau keramik, berhati-hatilah jika memegangnya. Karena kalau kamu tidak hati-hati, barang bisa terjatuh dan sulit untuk direkatkan kembali.

Kelemahan dari barang porselen terletak pada pegangannya, seperti pada teko, mug ataupun cangkir yang memiliki pegangan. Karena mudah rapuh dan pecah.

Sekalipun barang tersebut bisa diperbaiki kembali, tetapi tetap akan meninggalkan bekas cacat seperti garis bekas sambungan.

Oleh karena itu, sebaiknya kalau kamu menggenggam barang antik berbahan porselen tersebut, gunakanlah kedua tangan agar lebih aman dan terhindar dari hal yang tidak kamu inginkan.

Selalu Berkonsultasi dengan Penjual Barang Antik untuk Perawatan yang Tepat

Para penjual yang ada di pasar barang antik biasanya mengetahui bagaimana cara merawat yang tepat untuk koleksi kamu.

Biasanya mereka mendapatkan informasi cara perawatan dari si empunya barang ketika membeli, sehingga mereka tahu pasti bagaimana cara perawatan yang benar.

Selain dari tempat jual beli barang antik, kamu juga bisa menggali informasi seputar benda kuno ini melalui forum-forum yang beredar di internet, baik itu lokal maupun mancanegara

Demikian tips membersihkan dan merawat koleksi barang antik di rumah. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Benarkah Jemur Kasur Bisa Bunuh Kutu Busuk? Ini Jawabannya


Jakarta

Kutu busuk kini mewabah di berbagai negara, khususnya di kawasan Asia-Pasifik, seperti Singapura. Penyebaran hama tersebut tergolong cepat, menyerang tak hanya rumah warga, tetapi juga tempat-tempat publik, seperti hotel, rumah sakit, sekolah, dan transportasi umum.

Serangga parasit penghisap darah ini biasanya hidup di area gelap yang tidak terpapar oleh sinar matahari. Di rumah, kutu busuk biasanya bersembunyi di area tertutup, seperti celah-celah kasur, dinding, dan perabot.

Untuk membasminya, banyak orang biasanya menjemur kasur di bawah sinar matahari. Panas dari sinar matahari dinilai bisa membunuh kutu busuk yang bersarang di kasur. Benarkah?


Suhu Panas Bisa Membunuh Kutu Busuk

Suhu panas memang bisa membunuh kutu busuk. Pemanfaatan suhu panas ini merupakan cara membasmi kutu busuk tanpa harus melibatkan bahan kimia.

Meski begitu, ada dua faktor yang perlu dipertimbangkan, yaitu derajat panas suhu dan lama pemaparannya.

Melansir Pure Environmental, Senin (27/11/2023), kutu busuk akan mati pada suhu minimal 45℃ secara konsisten selama setidaknya 30 menit. Ini berlaku untuk semua tahap kehidupan kutu busuk.

Sementara itu, secara detail, kutu busuk dewasa akan mati jika terpapar suhu panas konsisten selama 15 menit dan telur kutu busuk selama 60 menit.

Apakah Menjemur Kasur Bisa Membunuh Kutu Busuk?

Secara teori, suhu panas dari sinar matahari tidak cukup tinggi untuk membunuh kutu busuk sepenuhnya. Namun, sinar UV dari matahari memiliki kemampuan untuk membunuh kutu busuk.

Selain itu, suhu panas dari sinar matahari bisa menyerap cairan permukaan pada lapisan lilin cangkang kutu busuk sehingga akan membuatnya dehidrasi. Jika kasur dijemur di luar ruangan dalam waktu yang cukup lama, kutu busuk di dalamnya bisa saja mati.

Bagaimana Jika Hujan?

Saat ini, sudah banyak layanan pengendali hama untuk membasmi kutu busuk. Para penyedia jasa pengendalian hama biasanya juga menggunakan suhu panas dari uap untuk membunuh kutu busuk. Melansir Sleep Foundation, Senin (27/11/2023), pembasmian kutu busuk menggunakan panas yang tinggi dari uap atau steam cleaning. Metode pembasmian kutu busuk ini biasanya menggunakan alat yang disebut steamer.

Kamu juga bisa menggunakan alat pemanas portabel yang dirancang khusus untuk membasmi kutu busuk dengan memberikan panas pada barang-barang, termasuk karus. Suhu alat harus mencapai setidaknya 45℃ selama 90 menit untuk membunuh kutu busuk.

Demikianlah penjelasan mengenai cara membasmi kutu busuk dari kasur dengan menjemurnya di bawah sinar matahari. Semoga informasinya bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Kutu Busuk di Rumah Jangan Didiemin, Ini Bahaya Gigitan dan Cara Mengatasinya



Jakarta

Kutu busuk merupakan serangga parasit yang saat ini sedang mewabah di sejumlah negara, seperti Hong Kong, Korea Selatan, dan Singapura. Meskipun tidak membahayakan nyawa, gigitan kutu busuk bisa menyebabkan bengkak dan gatal.

Kutu busuk merupakan serangga ektoparasit yang menghisap darah mamalia, termasuk manusia, sebagai sumber makanan. Kutu busuk menyukai area gelap yang tidak terpapar sinar matahari, seperti di celah-celah kasur, dinding, atau perabot rumah.

Kutu busuk termasuk hewan nokturnal yang sangat aktif, terutama antara pukul 1 pagi hingga 5 pagi. Nah, karena itu, kamu harus berhati-hati karena hama ini menggigit manusia pada malam hari, terutama yang menetap di kasur tempat tidur.


Ciri-Ciri Gigitan Kutu Busuk di Rumah

Melansir Rentokil, Senin (27/11/2023), gigitan kutu busuk akan meninggalkan benjolan kecil berwarna merah pada kulit. Benjolan ini juga disertai dengan rasa gatal yang mengganggu. Berbeda dengan serangga lain, gigitan kutu busuk tidak memiliki mata atau titik di tengah benjolan.

Kutu busuk bisa menggigit bagian tubuh mana saja. Namun, bagian tubuh yang terbuka dan dekat pembuluh darah, seperti leher, tangan, lengan, dan kaki, biasanya rentan terhadap gigitan kutu busuk.

Lebih jauh, gigitan kutu busuk membentuk pola garis atau baris di bagian tubuh yang digigit. Jika kamu menemukan bekas gigitan di bagian tubuh yang berbeda, ini mengindikasikan bahwa kamu digigit oleh lebih dari satu kutu busuk.

Cara Mengatasi Gigitan Kutu Busuk di Rumah

Sama halnya nyamuk, kutu busuk yang menetap di rumah tentu akan sangat mengganggu. Belum lagi, jika kamu terkena gigitannya.

Tak seperti gigitan nyamuk yang bisa membawa penyakit, gigitan kutu busuk pada dasarnya tidak membahayakan kesehatan manusia. Namun, gigitan kutu busuk bisa menumbulkan efek yang berbeda pada tubuh manusia.

Ada orang yang tidak merasakan reaksi sama sekali dari gigitan kutu busuk. Sementara itu, bagi orang yang memiliki alergi, reaksi yang terjadi biasanya tidak nyaman, seperti pembengkakan, ruam, dan rasa gatal.

Lantas, bagaimana cara mengatasi gigitan kutu busuk? Merangkum Alodokter dan Rentokil, Senin (27/11/2023), berikut cara mengatasi gigitan kutu busuk yang perlu kamu ketahui.

Bersihkan bekas gigitan dengan air hangat dan sabun antiseptik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi rasa gatal dan mencegah terjadinya infeksi kulit.

Kompres bekas gigitan dengan es yang dibungkus kain atau handuk untuk mengurangi pembengkakan dan meredakan rasa gatal

Oleskan losion calamine atau krim hydrocortisone dengan kadar 1% sebanyak dua kali sehari jika gatal terasa mengganggu.

Demikianlah cara mengatasi gigitan kutu busuk yang menyerang rumah kita. Dengan mengetahui cara mengatasinya, kamu bisa mengurangi rasa gatal dan mencegah pembengkakan akibat gigitan kutu busuk. Selain itu, lakukan aksi pembasmian agar rumahmu bebas dari serangan kutu busuk yang mengganggu. Semoga informasinya bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Simulasi Hitungan Biaya Bikin Kitchen Set Pakai Material HPL


Jakarta

Menghitung biaya pasang kitchen set bisa dilakukan semua orang bukan hanya tukang renovasi atau ahli furnitur. Bikin kitchen set baru biasanya dilakukan mereka yang sedang renovasi rumah atau mengisi rumah baru.

Sebagai informasi, kitchen set merupakan seperangkat furniture untuk memenuhi kegiatan yang berkaitan dengan memasak. Adapun, komponen utama pada kitchen set adalah kabinet, counter table, backsplash hingga cooker hood atau blower untuk menghisap asap ketika sedang memasak.

Ukuran Ideal Kitchen Set

Nah, sebelum mulai membuat kitchen set perlu diketahui ukurannya terlebih dahulu agar bisa digunakan dengan nyaman oleh penghuni rumah. Dilansir dari pashouses, Senin (27/11/2023), umumnya kitchen set memiliki tinggi sekitar 85-110 cm. Namun, hal itu bisa disesuaikan dengan tinggi pinggul penghuni rumah agar lebih leluasa ketika memasak.


Lalu, untuk counter table yang digunakan biasanya memiliki lebar 50-70 cm. Sementara itu, untuk jarak antara kabinet atas dengan meja dapur berkisar antara 50-70 cm. Hindari memberikan jarak terlalu jauh karena akan menyulitkan penghuni rumah untuk mengakses kabinet.

Untuk luas kabinet kitchen set, idealnya memiliki lebar 35-50 cm, tergantung dari luas dapur dan kebiasaan penghuni rumah dalam menyimpan bahan makanan.

Material Kitchen Set

Saat ini, ada banyak material kitchen set yang bisa digunakan, di antaranya:

1. HPL

High Pressure Laminate (HPL) menjadi salah satu pelapis kitchen set yang sering digunakan. Bahan ini memiliki keunggulan seperti pilihan warna yang beragam serta mudah digunakan dan dibersihkan.

2. Multiplek

Material ini juga kerap disebut plywood dan sering digunakan sebagai bahan furnitur lainnya. Multiplek memiliki ketebalan yang bisa disesuaikan, umumnya untuk kitchen set memiliki ketebalan 3-18 mm. Salah satu Kelebihannya adalah tahan air sehingga cocok digunakan pada area dapur basah.

3. Aluminium

Aluminium juga sering digunakan sebagai bahan kitchen set, khususnya di restoran atau dapur hotel. Kelebihannya, tahan api, tahan air, tahan serangga, dan awet.

4. Decosheet

Bahan ini mirip dengan HPL namun memiliki ketebalan yang lebih tipis. Bahan ini sering digunakan untuk membuat kitchen set dapur kering.

Simulasi Perhitungan Biaya Pasang Kitchen Set

Sebelum mengestimasi biaya yang diperlukan, kamu perlu mengukur ruangan untuk memasang kitchen set. Lalu, pilih material yang diinginkan. Barulah setelah itu kitchen set bisa dipasang.

Contoh perhitungan komponen kitchen set yang akan dipasang:

Kabinet bawah
Misalnya ukuran kabinet bawah memiliki panjang pada bagian kanan 3 meter (m) dan kiri 1,5 meter serta lebar 0,5 meter. Maka perhitungannya: 3 m + 1,5 m – 0,5 m = 4 m

Kabinet atas
Panjang sisi kanan 3 m, sisi kiri 1,5 m, lebar 0,3 m. Maka 3 m + 1,5 m – 0,3 m = 4,2 m

Meja dapur
Meja dapur memiliki ukuran yang sama dengan kabinet bawah yaitu 4 m.

Backsplash
Bagian ini dihitung dengan menjumlahkan kedua sisi dinding: 3 m + 1,5 m = 4,5 m

Biaya Pemasangan Kitchen Set

Setelah mendapatkan ukuran kitchen set, kamu bisa pilih material yang ingin digunakan. Misalnya pakai material HPL. Harga HPL di pasaran sekitar Rp 1,5-2 juta per meter. Jika harga HPL yang digunakan Rp 1.750.000 per meter, maka total biaya yang dibutuhkan yaitu:

– Kabinet bawah pakai HPL: 4 x Rp 1.750.000 = Rp 7.000.000
– Kabinet atas pakai HPL: 4,2 x Rp 1.750.000 = Rp 7.350.000
– Meja dapur pakai granit: Rp 1.200.000 per meter = 4,8 x Rp 1.200.000 = Rp 5.760.000
– Backsplash pakai granit: Rp 1.200.000 per meter = 4,5 x Rp 1.200.000 = Rp 5.400.000

Totalnya: Rp 7.000.000 + Rp 7.350.000 + Rp 5.760.000 + Rp 5.400.000 = Rp 25.510.000.

Sebagai catatan, harga di atas hanya perkiraan biaya pemasangan kitchen set pakai HPL dengan meja dapur dan backsplash pakai granit. Harga tersebut akan berbeda tergantung dari ukuran kitchen set, material yang digunakan, dan wilayah tempat tinggal.

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Musim Hujan Bikin Halaman Rumah Berlumpur, Cegah Dengan 5 Cara Ini



Jakarta

Masuknya musim hujan membuat dataran menjadi penuh dengan genangan air. Hal ini dapat membuat penghuni rumah menjadi repot jika menimbulkan lumpur, apalagi jika lumpur ini mengotori area halaman belakang rumah kamu.

Dikutip dari Property Club, Senin (27/11/2023), halaman berlumpur tidak hanya tidak enak dilihat tetapi juga bisa menimbulkan masalah bagi rumah kamu. Misalnya seperti membuat rumah kamu terdapat jejak kotor dimana-mana, bahkan juga dapat mempengaruhi aliran air halaman kamu. Oleh karena itu, berikut ini adalah lima solusi yang bisa kamu terapkan dan pertimbangkan agar suatu saat tidak membuat halaman rumah kamu kotor karena lumpur.

Tambahkan Mulsa

Mulsa adalah material untuk menutup tanaman budidaya agar kelembapan tanah tetap terjaga. Material ini juga bisa dijadikan solusi termurah untuk memperbaiki halaman berlumpur kamu. Namun, ini adalah solusi sementara karena pada akhirnya mulsa bisa terurai dan tersapu oleh air sehingga ini cocok untuk langkah pertama pencegahan sebelum menerapkan solusi jangka panjang.


Tambahkan Kerikil

Selain mulsa, langkah lain untuk pencegahan halaman berlumpur bisa dengan cara menambahkan kerikil. Kerikil tidak hanya mengatasi masalah lumpur tetapi juga menjadi nilai estetika pada rumah kamu dengan cara yang tidak mahal.

Perpanjang Saluran Air Talang

Dikutip dari The Green Pinky, Senin (27/11/2023), saluran air talang yang berada dekat pondasi rumah kamu ini seringkali dipenuhi oleh lumpur dan air dan menyimpan air hujan di sudut pondasi. Menambahkan saluran air talang akan membantu mengalihkan air hujan dari pondasi rumah kamu.

Pasang Pipa Saluran Air

Selain saluran air talang, solusi agar halaman kamu tidak berlumpur adalah dengan memasang pipa saluran air pipa. Masalah genangan air di halaman berlumpur dapat terkendali dengan membuat saluran pembuangan dengan pipa plastik yang berlubang ditempatkan di bawah halaman rumput untuk menyalurkan air.

Ketahui area halaman tempat air menggenang sebelum kamu menggali parit dengan sekop. Biasanya saluran pembuangan yang dipakai adalah jenis French Drain atau Saluran Prancis yang memiliki lubang-lubang. Tetapi jika kamu memakai pipa standar, buatlah lubang dan lapisi dengan kain lanskap.

Setelah pipa dibungkus letakkan pada parit yang digali dan kubur dengan batu kerikil yang kamu sebarkan. Kerikil ini berfungsi untuk membuat air menggenang meresap dan mengalir ke pipa.

Buat Sungai Buatan

Langkah ini tidak hanya memberikan solusi pada masalah genangan air yang menyebabkan lumpur, tetapi juga sekaligus menambahkan nilai estetika pada rumah kamu. Jika pada halaman belakang kamu sudah terlalu sering terdapat area air yang terus menggenang, mungkin kamu bisa membuat area spesifik itu menjadi sungai buatan.

Pertama, kamu dapat membuat saluran drainase yang landai dan dangkal, atau disebut dengan sengkedan. Lapisi sengkedan dengan batu untuk membuat bentukannya, batu ini akan menjadi penghalang limpasan air untuk menjadi tepian sungai.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Daftar Pilihan Material Kitchen Set Lengkap dengan Harga


Jakarta

Saat ini, sudah banyak rumah yang menggunakan kitchen set. Tentunya, dengan kitchen set yang cantik bisa membuat suasana rumah semakin nyaman.

Sebagai informasi, kitchen set adalah seperangkat furnitur atau perabotan untuk kegiatan memasak. Furnitur ini mendukung proses penyiapan, pengolahan, pemasakan, penyajian makanan hingga membersihkan perabotan masak.

Nah, selain desain kitchen set, kamu juga perlu memerhatikan material yang digunakan. Jika salah pilih, bisa-bisa kamu yang rugi.


Berikut ini beberapa material yang sering digunakan pada kitchen set, yaitu:

1. HPL

High Pressure Laminate (HPL) menjadi salah satu pelapis kitchen set yang sering digunakan. Dilansir dari Pashouses, bahan ini memiliki keunggulan seperti pilihan warna yang beragam serta mudah digunakan dan dibersihkan.

Harganya sekitar Rp 1,5-2 juta per meter.

2. Multiplek

Material ini juga kerap disebut plywood dan sering digunakan sebagai bahan furnitur lainnya. Multiplek memiliki ketebalan yang bisa disesuaikan, umumnya untuk kitchen set memiliki ketebalan 3-18 mm. Salah satu Kelebihannya adalah tahan air sehingga cocok digunakan pada area dapur basah.

Dilansir dari BTN Properti, multiplek terdiri dari kombinasi serat-serat dan kulit kayu. Lapisan luar multiplek lebih kuat dibanding lapisan tengahnya, hal ini memang sengaja agar multipleks tahan terhadap pemuaian dan tidak mudah ditekuk. Tak hanya itu, bahan kitchen set yang satu ini dapat dipakai untuk jangka waktu panjang hingga 10 tahun dengan pemakaian yang baik.

Harga kitchen set dengan material ini sekitar Rp 950 ribu – 2,2 juta per meter.

3. Aluminium

Aluminium juga sering digunakan sebagai bahan kitchen set, khususnya di restoran atau dapur hotel. Kelebihannya, tahan api, tahan air, tahan serangga, dan awet.

Harganya sekitar Rp 2,9-3,5 juta per meter.

4. Decosheet

Bahan ini mirip dengan HPL namun memiliki ketebalan yang lebih tipis. Bahan ini sering digunakan untuk membuat kitchen set dapur kering.

Salah satu kelebihannya yaitu bahannya tidak mudah mengelupas dan fleksibel sehingga mudah mengikuti bentuk dari lengkungan dapur. Akan tetapi, karena bahannya yang tipis maka harus dijaga dengan baik hati-hati. Selain itu, Deco sheet juga cenderung kurang tahan panas.

Sebagai informasi, Deco sheet ini merupakan produk lapisan berupa lembaran yang nantinya diaplikasikan pada permukaan media atau benda. Dikutip dari harga.web.id, harga per meter Deco sheet dibanderol Rp 34.000-68.500 tergantung variannya.

5. Medium Density Fiberboard (MDF)

Bahan ini terbuat dari serbuk kayu yang dipadatkan dengan tekanan tinggi. MDF memiliki permukaan yang halus dengan ketebalan yang bagus, lebih lentur, dan mudah ditekuk. Harganya juga relatif murah.

Namun, MDF tidak tahan air sehingga tidak cocok untuk dapur basah. Selain itu MDF juga tidak cocok untuk meletakkan benda-benda berat.

Harganya sekitar Rp 2,3 juta per meter.

6. High Moisture Resistant (HMR)

Bahan ini mirip dengan MDF, namun dirancang lebih tahan terhadap air. Maka dari itu, HMR cocok untuk digunakan di dapur yang lembab dan sesekali basah. HMR memang cenderung ringan dan tahan jamur, namun kekuatannya tidak sebanding dengan material plywood.

Harganya sekitar Rp 1,4 – 3,5 juta per meter.

7. Poly Vinyl Chloride (PVC)

PVC memang terkenal akan daya tahannya terhadap hama, contohnya rayap. Perawatannya mudah, antikorosi serta tahan air. Meski demikian, bahan ini bisa memudar kan warna di kabinet jika dipakai dalam jangka waktu yang lama.

Harganya sekitar Rp 3,6-6 juta per meter.

8. Blockboard

Bahan ini terbuat dari papan kayu lunak dengan campuran veneer. Blockboard memiliki tampilan yang menarik, tahan air, serta harga yang terjangkau. Namun, bahan ini tidak terlalu tahan lama.

Harganya sekitar Rp 500 ribu-2 juta per meter.

Sebagai catatan, harga yang tertera dapat berubah-ubah sesuai dengan bahan finishing kitchen set serta tergantung dari daerah.

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Begini Cara Merawat Kitchen Set Biar Awet



Jakarta

Kitchen set merupakan seperangkat perabotan untuk memenuhi kegiatan memasak. Karena sering digunakan untuk memasak, tentunya kitchen set harus dibersihkan dan dirawat agar tetap awet.

Berbagai noda kerap menempel di kitchen set, misalnya lemak hingga minyak. Jika tidak dibersihkan, tentu noda tersebut akan menempel dan merusak penampilan kitchen set.

Lantas, bagaimana cara merawat kitchen set agar tetap awet? Dikutip dari rupa-rupa.com, berikut ini caranya.


1. Pastikan Sirkulasi Udara di Dapur Bagus

Sirkulasi udara yang bagus diperlukan supaya kitchen set tidak cepat rusak. Sebab, kegiatan memasak di dapur kerap menimbulkan asap dan membuat ruangan menjadi panas.

Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan blower maupun exhaust fan. Dengan sirkulasi udara yang bagus, tentu bisa mencegah area menjadi pengap, lembab, dan panas.

2. Susun Perlengkapan Dapur dengan Rapi

Menyusun perlengkapan dapur dengan rapi bisa mencegah kitchen set menjadi rusak. Contohnya, peralatan yang berat dan berukuran besar bisa diletakkan di bagian bawah kitchen set.

3. Pastikan Kitchen Set dalam Keadaan Kering

Apabila kitchen set dalam keadaan lembab, dapat memicu pertumbuhan jamur dan mikroba lain. Apalagi jika kitchen set terbuat dari kayu, keadaan yang lembab juga bisa membuatnya lapuk.

4. Gunakan Pembersih yang Tepat

Ketika membersihkan kitchen set, sebaiknya pakai pembersih yang tepat. Hindari penggunaan cairan pembersih yang terlalu keras karena bisa merusak kitchen set. Selain dengan cairan pembersih, kamu juga bisa membersihkan kitchen set dengan campuran air dan sabun.

5. Pakai Prinsip Clean As You Go

Prinsip ini dilakukan dengan cara membersihkan peralatan dapur yang digunakan setelah memasak. Cara ini bisa mengurangi tumpukan peralatan kotor di dapur, mencegah datangnya serangga, juga mengurangi noda membandel dan berkerak di kitchen set.

6. Bersihkan Kitchen Set Secara Menyeluruh

Selain membersihkan peralatan yang digunakan setelah memasak, kitchen set juga perlu dibersihkan secara menyeluruh. Tidak perlu sering-sering, cukup 2-3 kali dalam setahun.

Nah, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan noda yang menempel di kitchen set. Begini cara membersihkannya:

– Noda biasa: bersihkan dengan campuran air dan baking soda, lalu gunakan spons untuk menggosok noda sampai terangkat. Setelah itu, bilas dengan bersih.

– Noda minyak dan kotoran: bersihkan dengan campuran air dan cuka. Setelah itu, lap dengan kain kering hingga bersih.

– Bagian dalam kabinet: bersihkan debu dan remah-remah di dalamnya pakai kemoceng atau sapu kecil.

– Permukaan kabinet: bersihkan dengan sikat gigi bekas dan kain microfiber supaya debu bisa terangkat dengan mudah.

Itulah beberapa cara merawat kitchen set biar awet. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ketanya@detikproperti.comdengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Cara Membersihkan Taplak Meja Agar Kinclong dan Tahan Lama



Jakarta

Taplak meja biasanya digunakan untuk melapisi meja. Seiring waktu, debu dan kotoran akan menumpuk sehingga kamu perlu membersihkan taplak meja. Jika kotoran dan debu dibiarkan menempel, maka dapat merusak bahan taplak meja.

Maka dari itu, kamu perlu membersihkan taplak meja secara rutin. Namun, seberapa sering untuk membersihkan taplak meja?

Seberapa Sering Harus Membersihkan Taplak Meja?

Melansir dari Southern Living, Senin (27/11/2023), Laura Park seorang pendiri sekaligus CEO Laura Parks di Charlotte, North Carolina mengatakan bahwa taplak meja perlu sering dibersihkan setiap sebulan sekali. Namun, jika terdapat noda dan kotoran yang masih menempel, maka sebaiknya segera dibersihkan agar noda tidak mengerak. Setelah dibersihkan, kamu masih bisa menggunakannya kembali.


Nah, agar taplak meja kamu selalu kinclong dan tahan lama. Berikut cara membersihkan taplak meja yang dikutip dari Simply Prime Laundry, Senin (27/11/2023). Simak pembahasannya lebih lanjut.

Cara Membersihkan Taplak Meja Agar Kinclong dan Tahan Lama

1. Periksa terlebih dahulu, apakah taplak meja ada noda yang mengering. Tahan satu sisi taplak meja di masing-masing tangan kemudian tarik dengan perlahan. Jika taplak meja atau serbet dari kain yang mudah sobek dengan noda yang mengering kemungkinan tidak bisa digunakan lagi atau harus dibuang.

2. Untuk taplak meja yang berwarna putih atau berwarna pastel dapat dicuci bersama di ember besar, jika banyak, atau ember kecil jika hanya satu taplak meja. Untuk taplak meja yang berwarna sebaiknya dicuci secara terpisah.

3. Rendam taplak meja yang memiliki noda menguning yang telah lama dengan cairan pembersih khusus yang dapat kamu di toko terdekat. Namun, ingat! Jangan gunakan pemutih karena dapat merusak bahan kain dan warna dari taplak meja.

4. Ikuti petunjuk pada botol dan menggunakan deterjen sesuai dengan takaran yang disarankan. Kamu dapat menggunakan air panas atau dingin, tergantung pada produk pembersih yang dipilih. Masukkan taplak meja yang kotor dan rendam semalaman. Pastikan semua bagian taplak meja terendam air.

5. Setelah direndam, buang air rendaman dan tiriskan taplak meja. Isi ember dengan air dan tambahkan satu cangkir cuka putih, aduk hingga merata lalu masukkan cucian. Cuka dapat membantu menghilangkan sabun dan residu lainnya dari serat serbet dan taplak meja.

6. Rendam selama 20 menit kemudian tiriskan lagi dan isi ulang dengan air biasa dan rendam lagi selama 15 menit. Setelah itu, bilas hingga bersih dengan air lalu tiriskan sebelum dijemur di bawah sinar matahari. Jangan membiarkan serbet dan taplak meja lama terjemur di bawah sinar matahari karena perendaman dan sinar matahari akan merusak kekuatan seratnya.

Demikian cara membersihkan taplak meja agar kinclong dan tahan lama. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Harus Punya Gudang di Rumah? Ini Jawabannya



Jakarta

Gudang memiliki fungsi utama untuk menyimpan barang-barang tak terpakai di rumah. Selain itu, gudang juga bisa digunakan untuk meletakkan barang-barang yang sesekali dipakai, seperti alat-alat elektronik. Fungsinya tersebut membuat gudang seharusnya ada di semua rumah.

Sayangnya, banyak rumah yang belum memiliki gudang. Padahal, ketiadaan gudang bisa membuat rumah tampak berantakan dan kurang menarik. Lantas, apa saja alasan yang mengharuskan kamu memiliki gudang di rumah?

Alasan Harus Punya Gudang di Rumah

Berangkat dari fungsi gudang yang telah disebutkan, melansir Mitraruma, Selasa (28/11/2023), berikut alasan kamu harus memiliki gudang di rumah.


Memudahkan Menyimpan dan Mencari Barang

Selain digunakan untuk menyimpan barang tak terpakai, gudang sejatinya bisa difungsikan sebagai tempat meletakkan barang-barang yang sesekali digunakan, seperti alat-alat tukang, elektronik, atau kebersihan. Dengan menyimpan barang-barang tersebut di dalam gudang, kamu bisa mencari dan menemukannya dengan mudah saat dibutuhkan.

Membuat Rumah Terlihat Luas dan Rapi

Gudang secara tidak langsung mampu membuat rumah tampak luas dan rapi. Hal ini karena barang-barang yang jarang dipakai disimpan di dalamnya. Dengan begitu, barang-barang tersebut tidak memenuhi ruangan yang digunakan sehari-hari, seperti ruang tamu, ruang keluarga, dan dapur.

Menghindari Rumah dari Kecoa dan Tikus

Barang-barang yang menumpuk dan berantakan bisa mengundang kecoa dan tikus untuk bersarang. Nah, karena itu, gudang bisa meminimalisasi kemungkinan hewan-hewan tersebut bersarang di rumah. Meski begitu, kamu juga tetap perlu menata gudang agar rapi dan bersih sehingga terhindar dari kecoa dan tikus.

Tips Menata Gudang di Rumah Agar Rapi dan Bersih

Nah, agar gudang bersih dan rapi, kamu juga harus rutin menata gudang. Hal ini juga bertujuan agar gudang tidak berdebu dan mengundang kehadiran hama, seperti kecoa dan tikus.

Melansir The Spruce dan Mitraruma, Selasa (27/11/2023), berikut tips menata gudang di rumah agar rapi dan bersih.

Kelompokkan Barang-Barang

Ada beragam barang yang bisa kamu simpan di dalam gudang, mulai dari alat-alat tukang, elektronik, hingga kebersihan. Sebelum menyimpannya di dalam gudang, kelompokkan terlebih dahulu barang-barang tersebut sesuai jenis, kategori, atau fungsinya. Hal ini akan membuat sistem penyimpanan barang di gudang lebih terorganisasi dengan baik. Dengan begitu, kamu akan mudah mencari dan menemukan barang-barang yang disimpan di dalam gudang saat dibutuhkan.

Gunakan Rak Bertingkat

Untuk menghemat ruangan, gunakan rak bertingkat. Cara ini cukup efektif untuk menyimpan barang tanpa harus memakan banyak tempat. Ada beragam modal dan bahan rak bertingkat yang dijual di pasaran. Pilihlah jumlah tingkat dan ukuran yang sesuai dengan kebutuhanmu. Selain itu, kamu juga perlu mengatur jumlahnya agar barang-barang yang disimpan bisa maksimal.

Taruh Barang di Kotak Penyimpanan

Kotak penyimpanan bisa membuat gudang tampak lebih rapi. Kotak penyimpanan bisa digunakan untuk menyimpan barang-barang sesuai kategorinya. Misalnya, alat-alat tukang di satu kotak, mainan anak di satu kotak, dan dekorasi hari raya atau ulang tahun di kotak lainnya. Usahakan untuk membeli kotak penyimpanan yang bisa ditumpuk secara vertikal agar lebih hemat ruang.

Simpan Pakaian Bekas di Lemari

Pakaian bekas sebaiknya disimpan di tempat terpisah di dalam gudang. Sediakan lemari khusus untuk menyimpan pakaian bekas. Hal ini agar pakaian-pakaian bekas tersebut masih bersih dan layak saat kamu ingin memakainya kembali atau menyumbangkannya. Pilihlah lemari berbahan plastik agar pakaian yang disimpan aman dari rayap. Tambahkan pula kapur barus agar pakaian tidak berbau apak.

Gunakan Folder Kabinet untuk Dokumen

Agar lebih rapi, simpan buku-buku, dokumen, album foto, dan kertas tak terpakai di dalam folder atau laci kabinet. Hal ini untuk menghindari kesan berantakan jika barang-barang tersebut dibiarkan berserakan di satu tempat. Pilihlah kabinet berbahan plastik yang aman dari serangan rayap. Kamu juga bisa mengelompokkan barang-barang kertas ini berdasarkan warna map atau alfabet agar mudah ditemukan saat dibutuhkan.

Demikianlah alasan mengapa kamu harus memiliki gudang di rumah. Dengan memiliki gudang, rumahmu akan tampak lebih rapi, luas, dan bersih. Semoga informasinya bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

6 Inspirasi Desain Plafon untuk Ruangan Kecil


Jakarta

Jika kamu memiliki rumah dengan ukuran ruangan yang kecil, bukan berarti ini menjadi penghambat kamu untuk mendesain rumah sesuai keinginan. Salah satu bagian yang bisa didesain sesuai keinginan adalah plafon.

Memang, terkadang plafon menjadi salah satu bagian yang kurang diperhatikan. Padahal bagian ini bisa memberikan kesan ruangan jadi lebih luas dan memaksimalkan estetika rumah kamu.

Dikutip dari Dekoruma, Senin (27/11/2023), terkadang tidak banyak orang yang memperhatikan plafon karena ini bagian terakhir yang dipasang pada struktur rumah. Padahal plafon juga merupakan bagian yang tidak hanya dibuat untuk menyembunyikan instalasi listrik tetapi juga dapat menambah nilai estetika pada rumah kamu lho.


Oleh karena itu, berikut ini adalah 6 inspirasi desain plafon yang bisa kamu terapkan pada ruangan kecil.

Plafon Unsur Kayu

Ruang dengan ukuran minimalis dapat membuat di dalamnya tampak elegan dengan menambahkan unsur kayu. Plafon minimalis ini bisa menonjolkan gaya oriental dengan memadukan instalasi plafon kayu dengan material konkrit berwarna putih. Plafon tampak lebih maksimal dengan menambahkan pencahayaan lampu kuning hangat.

Plafon RumahPlafon Rumah Foto: (istimewa)

Plafon Balok Kayu

Selain unsur kayu yang dipadu-padankan dengan material konkrit, balok kayu juga bisa menjadi pilihan yang memberikan kesan rustic dan homey. Instalasi balok kayu pada ruangan kamu akan tampak cantik dengan dilengkapi perabotan kayu seperti meja, kursi, dan sebagainya.

Plafon RumahPlafon Rumah Foto: (istimewa)

Plafon Bertingkat

Desain plafon untuk ruangan kecil ini akan membuat ruangan tampak menonjol karena tatanan plafon yang bertingkat. Selain itu, lampu bisa dipasang di dinding dan suhu ruangan akan terasa lebih cepat dingin karena bentuk plafon memiliki kerendahan yang ideal.

Contoh plafonContoh plafon Foto: Contoh plafon

Plafon Klasik Aksen Tropis

Inspirasi plafon klasik ini cocok untuk ruangan yang memberikan nuansa musim panas. Plafon klasik ini cocok untuk ruangan dengan warna putih bersih dan menggunakan konsep bentuk plafon kerucut, yang memberikan kesan tropis pada ruangan.

Plafon Minimalis

Inspirasi plafon ini sering digunakan pada rumah minimalis, dimana gaya ini memberikan rumah tampak hangat dan nyaman dengan membuat lampu pijar disembunyikan pada bagian sisinya.

Contoh plafonContoh plafon Foto: Contoh plafon

Plafon Miring

Untuk membuat ruangan tampak lebih luas kamu bisa membuat plafon menjadi miring. Plafon miring ini cocok dipadukan dengan material kayu atau parquet pada lantai serta warna-warna netral seperti putih.

Plafon ruang tamu.Plafon ruang tamu. Foto: Unsplash

Itulah 6 desain plafon yang cocok untuk ruangan kecil. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ketanya@detikproperti.comdengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com