All posts by admin

Alun-Alun Barat Depok, Kebanggaan Warga Sawangan, Cocok buat Berakhir Pekan



Depok

Depok mempunyai dua alun-alun, ada yang di bagian timur dan barat. Alun-alun Barat (Albar) menyuguhkan pesona tersendiri sebagai tempat kumpul warga.

Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar) berada di Sawangan lama, Depok masuk lewat perumahan Shila Sawangan. Albar terasa berbeda dari Altim, yang berada di Grand Depok City, terutama kontur dan luasnya.

Dibangun pada 2024, Albar memiliki luas 2,1 hektar. Lebih kecil dari Altim, tapi tampak lebih mencolok dengan Jembatan Juara di atas Setu Tujuh Muara.


Jembatan sepanjang 168 meter itu menghubungkan kelurahan Sawangan dan Bojongsari. Dibuat dengan menggunakan sling, jadilah jembatan gantung khusus orang.

Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar)Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar) (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Taman Hutan Raya (Tahura) Kota Depok Lintang Yuniar Pratiwi mengatakan jembatan itu aman dengan kapasitas 40-60 orang dalam satu waktu.

“Motor nggak boleh lewat, sepeda juga. Hanya orang saja, karena ada CCTV, pos pantau dan keamanan,” katanya pada Kamis (14/5).

Pengunjung atau warga yang ingin menyeberang tidak diperbolehkan untuk berhenti terlalu lama di tengah jembatan. Jalur jembatan pun dibuat khusus untuk dua arah, agar tidak ada kendaraan atau orang berkumpul di sepanjang area.

“Jembatan kita fasilitasi penangkal petir, tapi kalau mulai mendung dengan potensi petir, akan kita tutup,” kata dia.

Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar)Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar) (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Bukan cuma kendaraan bermotor, drone pun dilarang terbang tanpa izin.

Selain jembatan gantung, Albar juga memiliki gedung serbaguna. Gedung berkapasitas 700-1.000 orang itu disewakan. Sejauh ini, mayoritas penyewa menggunakan gedung serbaguna itu untuk kegiatan sekolah atau hajatan.

Dengan luas hanya setengah dari Altim, Albar didesain untuk terlihat lebih luas. Joging trek dipasang mengelilingi taman dengan variasi kolam dan sungai.

Taman Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) berada di tengah. Perosotan, jungkat-jungkit, dan ayunan menjadi favorit anak-anak. Devan yang berusia dua tahun memilih perosotan sebagai kesukaannya.

Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar)Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar) 9Rifkianto Nugroho/detikcom)

“Iya tadi dia main perosotan,” kata salah satu ibu yang berkunjung pada Jumat (16/5).

Saat pagi hari memang didominasi oleh keluarga yang membawa anak. Mereka bisa jogging, selagi anak bermain tanpa perlu khawatir.

Salman, bayi yang berusia satu setengah tahun, juga ikut merasakan senangnya bermain di Albar. Bocah laki-laki itu berlarian di sepanjang jembatan tanpa alas kaki. Ia tampak senang, sesekali jongkok untuk melihat ke bawah air.

“Sering saya bawa ke sini. Dia bisa bermain sambil berjemur kalau pagi-pagi,” kata ayah Salman.

Hal lain yang menambah keestetikan Albar adalah kios khusus UMKM. Lintang berkata bahwa bangunan terdiri dari 12 unit yang diperuntukkan bagi 11 kecamatan dengan luas 3×3. Sayang, kios UMKM hanya buka di akhir pekan saja.

Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar)Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar) (Rifkianto Nugroho/detikcom)

“Untuk Kecamatan dua unit, karena lokasinya di Sawangan,” kata dia.

Menurut Joni, seorang juru parkir Albar, alun-alun tersebut paling ramai dikunjungi saat akhir pekan. Warga sekitar datang pagi-pagi untuk olahraga. Minggu biasanya menjadi hari yang paling ramai pengunjung.

“Di parkiran sini dibikin tiga layer, bisa sampai 300 motor,” kata dia.

Di hari libur, parkir kerap overload, sementara pengunjung antre untuk masuk. Pengelola menyediakan parkir di sisi utara, parkir di bawah gedung serbaguna atau kantong parkir lainnya.

“Kalau ada event kita koordinasi dengan petugas linmas dari kecamatan Bojongsari,” kata dia.

Albar memang sengaja untuk memfasilitasi masyarakat Depok di bagian barat, sehingga pergerakan masyarakat tak melulu terpusat di Margonda. Masyarakat kini bisa menggunakan fasilitas berupa body gym, area akupuntur dan joging trek untuk berolahraga. Kawasan pohon jati di area jembatan gantung membuat suasana alun-alun semakin teduh.

Alun-alun ini buka mulai pukul 06.00-18.00 WIB dan gratis.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Surga Tersembunyi di Pesisir Selatan Sukabumi



Sukabumi

Di selatan Kabupaten Sukabumi, jauh dari jalan utama dan keramaian wisata populer, Pantai Minajaya terhampar tenang. Pasir hitamnya memanjang, bersentuhan langsung dengan laut lepas yang tak dibatasi beton atau pemecah ombak.

Suasana di sini terasa seperti ruang jeda tak terlalu banyak pengunjung, tak banyak bangunan, hanya suara air dan angin.

“Tempatnya bersih dan sepi. Tidak banyak hal yang dibuat-buat. Saya malah senang enggak ada warung-warung besar di tepi pantai,” kata Dira, warga Bandung.


Dira berjalan menyusuri pasir yang sedikit lembap. Sesekali ia melihat karang-karang kecil dan jejak kaki burung. Ia memilih duduk di bawah pohon cemara laut, membentangkan tikar kecil, dan membuka bekal yang dibawanya dari penginapan. Tak ada musik, tak ada jaringan internet yang stabil dan itu justru membuatnya betah.

Beberapa ratus meter dari tempat Dira duduk, Arman (34) seorang mahasiswa semester akhir dari salah satu universitas di Bogor terlihat sibuk menyiapkan kamera DSLR di atas tripod. Ia sudah lima kali datang ke Minajaya sejak 2022 dan hampir semuanya untuk memotret lanskap pantai.

“Pantai ini punya karakter yang kuat. Langitnya terbuka, garis pantainya panjang, dan kadang bisa lihat perahu nelayan masuk di ujung timur. Kalau sore, pantulan cahaya di pasir basah itu luar biasa,” ujar Arman.

Tak hanya untuk fotografer, Minajaya juga cocok bagi wisatawan yang butuh suasana tenang. Ombaknya sedang, tidak terlalu keras, dan pasirnya padat cukup nyaman untuk berjalan kaki.

Pantai Minajaya, Sukabumi.Pantai Minajaya, Sukabumi. Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar

Beberapa titik menawarkan latar menarik untuk berfoto, mulai dari susunan batu karang hingga pohon tunggal yang berdiri sendiri di tepi pantai.

Saat ini, Pantai Minajaya sudah dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti area parkir, toilet umum, dan beberapa gazebo yang dikelola oleh warga. Akses jalannya pun semakin baik.

Untuk yang ingin berkunjung ke lokasi ini, waktu terbaik adalah pagi dan sore hari. Sinar matahari tidak terlalu terik dan pantulan cahaya di air terlihat lebih dramatis.

Disarankan membawa bekal makanan, alas duduk, serta kantong sampah pribadi. Jaringan internet terbatas, namun justru itulah daya tarik tempat ini pengunjung bisa benar-benar lepas dari layar telepon seluler.

Artikel ini sudah tayang di detikJabar, baca selengkapnya di sini.

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Kebun Raya Kuningan, Permata Hijau di Jantung Rebana Metropolitan



Kuningan

Salah satu destinasi wisata yang akan dikembangkan di kawasan Rebana Metropolitan adalah Kebun Raya Kuningan. Dengan luas mencapai 154 hektar, Kebun Raya Kuningan memiliki banyak fasilitas yang bisa dinikmati pengunjung.

Tidak jauh dari gerbang pintu masuk, terlihat gazebo yang lokasinya di tengah rindangnya pepohonan. Tidak jauh dari gazebo juga terlihat sebuah danau yang diberi nama Danau Cibutu. Danaunya cukup luas dengan kondisi air danau yang bersih, hampir tidak ada sampah plastik yang terlihat.

Di sekitar danau terdapat bebatuan yang bisa digunakan untuk tempat duduk sambil memandangi air danau yang indah dan tenang. Selain Danau Cibutu, Kebun Raya Kuningan juga memiliki danau lain, yakni Danau Lurah yang lokasinya di bagian atas Kebun Raya.


Naik lagi ke atas, terdapat patung banteng dan lapangan dengan rumput berwarna hijau yang cukup luas. Di bagian ujung lapangan terdapat kolam ikan dan menara teropong yang bisa digunakan pengunjung untuk melihat pemandangan seluruh area Kebun Raya Kuningan.

Selain patung banteng, ada juga patung kuda yang lokasinya di dekat air mancur Kebun Raya Kuningan. Terdapat juga rumah anggrek, laboratorium, kantin, aula, dan juga toilet. Untuk lahan parkirnya sendiri cukup luas, yakni ada sekitar tiga lahan parkir yang tersebar di Kebun Raya Kuningan. Bagi yang ingin menginap, tersedia juga penginapan sebanyak 10 unit dan juga area untuk berkemah.

Bagi yang berminat untuk menikmati suasana asri dari Kebun Raya Kuningan, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuknya sebesar Rp 10.000 dan Rp 5.000 untuk anak-anak. Untuk waktu operasionalnya, dimulai dari pukul 07.30 WIB sampai 16.00 WIB. Kebun Raya Kuningan berlokasi di Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.

—-

Artikel ini sudah tayang di detikJabar. Baca selengkapnya di sini.

(sud/ddn)



Sumber : travel.detik.com

9 Kafe dan Resto Ramah Keluarga dengan Playground di Tangsel


Tangerang Selatan

Tangerang Selatan (Tangsel) adalah wilayah yang biasa jadi pilihan tempat tinggal keluarga baru. Tak heran jika destinasi wisata kafe dan resto dengan playground kerap dipilih warga Tangsel.

Layanan kafe dan resto dengan Tangsel memungkinkan anak serta orang tuanya sama-sama bisa menikmati liburan, tanpa harus repot. Berikut pilihannya

9 Kafe dan Resto dengan Playground di Tangsel

Dikutip dari media sosial dan situs kafe serta resto terkait, beberapa pilihan tempat makan dengan arena bermain anak adalah


1. Wuffyspace Raya

Jam buka

  • Setiap hari pukul 07.00-21.00.

Lokasi

  • Jl Aria Putra Nomor 10, Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan.

Di sini, anak bisa menikmati berbagai aktivitas dan wahana permainan sesuai masa tumbuh kembangnya. Orang tua tentunya tak perlu khawatir karena anak didampingi para profesional. Kafe ini berstatus tutup sementara pada Senin (19/5/2025) dikutip dari google review. Bagi yang berminat ke sini, jangan lupa update info untuk memastika ketersediaan layanan dan pesan tempat.

2. RM Saung Kecapi

Jam buka

  • Setiap hari pukul 10.00-19.00

Lokasi

  • Jl H Joan 2 Nomor 2, Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan.

Di destinasi kuliner ini, anak dan orang tua bisa sama-sama menikmati waktu liburan. Selain playground, ada juga kolam dan aneka tumbuhan yang bisa menjadi sarana bermain serta memperluas pengetahuan anak. Sebelum ke sini, jangan lupa pesan tempat dan menu lebih dulu sehingga tak perlu menunggu lama.

3. Spicey Garden Cafe & Resto

Jam buka

  • Senin-Jumat: 15.00-23.00.
  • Sabtu-Minggu: 15.00-23.30.

Lokasi

  • Jl Pondok Cabe Raya, RT 001/RW 012, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan.

Selain playground, tempat makan ini menyediakan taman kelinci yang bisa jadi wisata pilihan anak dan keluarga. Dalam situsnya, di sini juga ada movie night program yang tentunya bisa jadi altenatif hiburan. Sebelum berkunjung, jangan lupa update ketersediaan layanan dan fasilitas pilihan.

4. Omah Badok

Jam buka

  • Senin-Jumat: 10.00-21.00.
  • Sabtu, Minggu, hari libur: 08.00-21.00.

Lokasi

  • Jl Pengairan Nomor 71, Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Resto Omah Badok menjadi pilihan selanjutnya tempat makan dengan playground. Arena permainan memungkinkan orang tua dan anak sama-sama menikmati waktu liburan. Suasana resto yang teduh dan rindang memungkinkan keluarga juga bisa healing di sini. Seperti resto lain, lebih pesan tempat dan menu dulu sebelum berkunjung.

5. Vulture’s Nest Restaurant

Jam buka

Lokasi

  • Jl Bintaro Creative District Nomor 15, Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Resto ini menyediakan nuansa semi outdoor yang dijamin tidak bikin pengunjungnya bosan. Anak-anak bisa makan sambil main bersama orang tua di arena bermain sepuasnya. Pengunjung tentunya tak perlu khawatir kepanasan, karena suasana resto cenderung teduh karena banyak pohon rindang.

6. DIDESA Selera Nusantara

Jam buka

  • Setiap hari pukul 08.00-22.00.

Lokasi

  • Jl Pondok Kacang Nomor 14A, RT 001/RW 004, Pondok Kacang Baru, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Tempat makan ini tidak hanya menyediakan playground, tapi juga menu yang cocok untuk anak. Sehingga, orang tua tak perlu repot memilih hidangan untuk anak dan bisa menikmati kuliner favoritnya. Hasilnya, anak dan orang tua bisa sama-sama makan enak dan menikmati liburan.

7. Hey Beach!

Jam buka

  • Senin-Jumat: 11.00-22.00.
  • Sabtu dan Minggu: 11.00-23.00.

Lokasi

  • Jl Scientia Boulevard Gading, Gading Serpong, Serpong, Tangerang.

Nuansa pantai dan semua ornamen yang identik langsung dirasakan saat masuk ke tempat makan ini. Pengunjung bahkan bisa merasakan halusnya menginjak pasir putih serasa di pinggir pantai. Selain ada playground, resto dan kafe ini juga menyediakan pilihan menu yang pas untuk anak. Sebelum berkunjung, jangan lupa pesan tempat dan menu lebih dulu ya.

8. The Nice Garden Serpong

Jam buka

  • Weekdays: 09.00-17.45.
  • Weekend: 08.00-21.00.

Lokasi

  • Jl Raya Serpong, Cilenggang, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan.

Arena permainan menerapkan tiket masuk Rp 20 ribu dan pendamping Rp 15 ribu, selanjutnya anak serta orang tua bisa bebas menikmati wahana permainan tanpa perlu membayar lagi. Setelah puas bermain, pengunjung bisa makan menu pilihan di resto dengan harga yang sudah tertera.

9. Playdo

Jam buka

Lokasi

  • Jl Raya Serpong, Cilenggang, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan.

Wahana permainan sekaligus kafe dan resto ini cocok menjadi destinasi liburan keluarga. Tidak hanya anak-anak bisa bermain, orang tua juga bisa menikmati berbagai hidangan di kafe. Sebelum bermain, pastikan pengunjung telah membayar harga tiket masuk yang telah ditetapkan.

Berbagai kafe dan resto dengan playground adalah pilihan tepat liburan bagi anak bersama keluarganya. Sebelum berkunjung, pastikan telah update informasi untuk memastikan ketersediaan layanan dan tiket masuk.

(row/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Saat Mitos Santet Kalah dengan Perburuan Gigi Megalodon di Gua Sukabumi



Sukabumi

Di Sukabumi, ada satu gua yang lekat dengan mitos santet. Namun semua itu lenyap ketika muncul fenomena perburuan gigi Megalodon. Bagaimana ceritanya?

Demam perburuan fosil gigi Hiu Megalodon sempat melanda kawasan Pajampangan, Kabupaten Sukabumi pada tahun 2021 silam, terutama di wilayah Kecamatan Surade.

Kala itu, fosil-fosil gigi hiu itu dihargai cukup tinggi oleh para kolektor. Hal ini pula yang kemudian menghilangkan mitos di Gua Kolotok, saksi bisu kisah kelam santet di Pajampangan.


Gua ini berada di Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Sukanumi. Disebut Kolotok, karena mulut gua itu dahulunya disebut mirip kalung kerbau.

Gua itu memiliki lebar mulut sekitar 1,5 meter dan panjang sekitar 4 meter. Ssmakin dalam, ruangan di dalam gua itu semakin lebar dan luas.

Kedalamannya yang mencapai 30 meter hingga 40 meter menjadikan gua ini tempat yang hampir mustahil untuk keluar bagi siapa pun yang dibuang ke sana.

Gua Kolotok di Sukabumi.Gua Kolotok di Sukabumi Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar

Penambangan fosil gigi hiu megalodon, yang dikenal dengan nama lokal huntu gelap, telah menyebabkan kerusakan parah pada gua Kolotok. Warga setempat menganggap fosil gigi hiu sebagai barang berharga.

Namun tanpa disadari, aktivitas ini juga menghancurkan salah satu tempat bersejarah yang terkait dengan masa lalu gelap masyarakat Pajampangan.

Menurut Apay Suyatman, Kades Jagamukti, penambangan fosil gigi hiu ini pertama kali dimulai di Desa Gunung Sungging, yang berbatasan dengan Jagamukti.

Desa Gunung Sungging dulu merupakan satu desa yang kemudian dibagi menjadi dua, dan kini penambangan liar terus berlangsung meskipun sudah sering diadakan razia oleh aparat kepolisian.

“Penambangan fosil gigi hiu megalodon ini memang sudah berlangsung lama. Warga yang terlibat merasa bingung karena mereka sudah sangat bergantung pada hasil temuan ini. Beberapa waktu lalu, aparat bahkan melakukan razia dan menangkap para pelaku, namun penambangan tetap berjalan,” tambah Suyatman.

Keberadaan Gua Kolotok yang kini rusak dan tidak terawat adalah simbol dari bagaimana kepercayaan terhadap santet dan teluh masih memengaruhi masyarakat Pajampangan.

Meskipun banyak yang mulai meragukan kebenaran tentang santet, cerita dan kepercayaan terhadap ilmu hitam ini tetap hidup di kalangan warga.

Suyatman menyadari bahwa kepercayaan terhadap santet di Pajampangan tak mudah hilang begitu saja, tetapi ia tetap berusaha memperkenalkan pemahaman yang lebih rasional dan bijaksana kepada masyarakat.

“Kami ingin cerita tentang Gua Kolotok yang penuh mistis ini bisa berubah menjadi tempat wisata budaya yang mengedepankan sejarah dan kearifan lokal. Namun, itu semua harus dimulai dengan mengubah stigma buruk tentang teluh yang sudah sangat melekat di masyarakat,” ujar Suyatman, menutup percakapan panjang tentang bagaimana Gua Kolotok dan santet masih menjadi bagian dari masa lalu yang sulit untuk dilupakan.

Jejak Perburuan Gigi Megalodon

Jejak perburuan Huntu Gelap di kawasan itu terlihat dari adanya lubang-lubang galian di sekitar lokasi Gua Kolotok. Lubang itu menggunakan Pasangan, sejenis penahan kayu yang dipasang mengikuti alur gua agar tidak terkena longsor.

Bagi banyak tokoh dan warga Pajampangan, upaya untuk melawan stigma negatif tentang teluh dan santet menjadi perjuangan panjang yang penuh tantangan.

Seiring dengan zaman yang terus berubah, kepercayaan terhadap ilmu hitam ini mulai dipertanyakan. Namun, stigma tersebut masih menghantui wilayah ini, menjadikan Pajampangan sering diidentikkan dengan santet.

Seperti yang dijelaskan oleh Kyai Asep Mustofa, Ketua MUI Kecamatan Surade, pandangan terhadap teluh dan santet seringkali berakar dari kesalahpahaman dan niat buruk antar individu.

“Teluh ini identik dengan sebutan santet. Secara umum, teluh itu dikenal dengan santet, tapi yang ramai dibicarakan di luar itu adalah teluh dan sebagainya. Ketika ditelusuri lebih dalam, siapa ahli teluh, siapa yang dianggap tukang teluh, itu sangat sulit untuk dibuktikan,” katanya.

Kyai yang dikenal dengan sebutan Asmu Bentang ini menekankan bahwa, menurut ajaran Islam, praktik santet jelas haram, namun yang lebih penting adalah niat di baliknya.

“Ada praktik mencelakakan orang lain, menabur sesuatu dengan tujuan tidak baik itu ada. Tapi untuk kita mengidentifikasi siapa yang melakukannya, itu sangat berat. Kita harus hati-hati agar tidak terjebak fitnah,” ujar Kyai Asep.

——-

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Masjid Unik di Mojokerto, Bentuk Kapal Pesiar di Hutan Rimbun


Mojokerto

Di Mojokerto, Jawa Timur, ada sebuah masjid unik berbentuk kapal pesiar yang berdiri di hutan rimbun. Bangunan bernama Masjid Ar-Rahman ini adalah milik Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Vila Durian Doa Yatim Sejahtera.

Dikutip dari situs NU Online Mojokerto, masjid ini tak hanya tempat ibadah. Masjid juga digunakan sebagai tempat tinggal anak yatim dan duafa, lengkap dengan fasilitas penunjang kegiatan sehari-hari.

Masjid Ar-Rahman berdiri seluas 45 x 25 meter persegi dengan lima lantai. Peruntukannya adalah sebagai berikut:


  • Lantai 1: Asrama putri dan balita
  • Lantai 2: Tempat ibadah
  • Lantai 3: Aula
  • Lantai 4 dan 5: Tamu.

Menurut Ketua Vila Durian Doa Yatim Sejahtera Muhammad Mukhidin, Masjid Ar-Rahman dibangun pada tahun 2016-2021. Pembangunan selama lima tahun ini, menghabiskan dana kurang lebih Rp 2,5 miliar. Tahapannya meliputi perbaikan, penataan masjid, dan interior dalam bangunan.

Interior Unik Masjid Kapal Pesiar

Tema kapal pesiar ternyata tidak hanya menjadi tampilan luar Masjid Ar-Rahman. Penataan interior masih mempertahankan ciri khas sebuah kapal pesiar, yang bisa dilihat di tempat imam salat dan mimbar khatib.

Spot bagi imam dan khatib menggunakan hiasan setir kapal asli, penunjuk arah (kompas) besar dan kecil, monitor kemudi, jangkar dengan dereknya, serta lukisan laut pada dinding.

Tampilan ini benar-benar menyiratkan sebuah ruang kapal kemudi. Masjid ini juga punya banyak jendela di sisi kanan dan kiri, yang membuat ruang selalu terang. Di lantai lain, penataan mengikuti keperluan pengelolaan masjid.

masjid kapal pesiar mojokertoInterior masjid kapal pesiar Mojokerto (Enggran Eko Budianto)

Filosofi Masjid Unik Kapal Pesiar

Pemilihan bentuk kapal pesiar masjid yang terletak di Dusun Belor, Desa Kembangbelor, Pacet ini ternyata punya pertimbangan mendalam. Kapal diibaratkan bahtera penyelamat berbagai masalah sosial.

Masjid Ar-Rahman tak hanya mengelola anak yatim dan duafa, tapi juga korban pelecehan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga. Masjid Ar-Rahman yang unik berbentuk kapal pesiar diharapkan bisa membantu masyarakat lepas dari penyakit sosial, serta mengelola para korbannya.

(row/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Bumi Aki yang Jadi Penglipur Lapar Traveler di Kawasan Sentul



Sentul

Di kawasan ramai pusat perbelanjaan di wilayah Bogor terdapat satu tempat kuliner yang bisa dicoba oleh traveler. Apalagi penikmat sajian khas Nusantara.

Bumi Aki yang membawa sejarah panjang berawal dari warung kecil yang seadanya, kini dengan proses yang panjang menjelma menjadi satu restoran besar dengan ragam daya tarik. Tentu andalannya sajian khas Nusantara dengan balutan gaya modern yang ciamik.

detikTravel berkesempatan mendatangi restoran yang berada di Citaringgul, Sentul, Bogor. Dari tampak bangunan depan yang rimbun dengan tumbuhan membuat kesan pertama yang menarik dan begitu masuk pun traveler akan disuguhkan dengan suasana mewah dari perabotan hingga pilihan musik yang disenandungkan.


Masuk ke bagian utama, sajian khas Nusantara mulai diperkenalkan satu persatu. Datang dari sajian Jawa Barat yakni maranggi, bukan sate melainkan iga short ribs yang dibakar menggunakan bumbu manis berempah itu.

Dengan bumbu yang meresap hingga ke dalam daging, ditambah hint dari pembakaran yang menambah nafsu makan. Belum lagi pendamping sang daging yaitu ala-ala karedok yang rasanya pedas, asam, gurih membuat satu piring tersebut rasanya begitu lengkap.

Seperti anekdot ‘kurang kenyang bila tanpa nasi’ Bumi Aki juga punya andalannya, berasal dari Bali, ayam betutu dengan bumbu rempah yang menohok sanggup menghabiskan sekepal nasi yang jadi pendampingnya. Tak luput pada sajian itu, sate lilit yang ikut ambil posisi untuk mengantre masuk ke dalam mulut.

Restoran Bumi Aki Siganture SentulSajian khas Nusantara dengan tampilan modern ala Bumi Aki. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Tak cukup di panganan berat, bagi pecinta manis ada dua sajian yang menjadi highlight-nya yaitu ice kelapa harum manis dan juga asem tamarind cheese cake. Keduanya bak kutub selatan dan utara yang punya ceritanya masing-masing.

Ice kelapa harum manis, bukan sekadar es kelapa dengan potongan buah-buahan biasa. Sajian ini naik level ke tingkat paling atas, rasa gurih dan manis yang pas membuat satu suapan lengkap mendarat sempurna di dalam mulut.

Belum lagi ada atraksi kecil dalam sajian itu, terdapat cangkang coklat yang harus dipecahkan agar bisa menemukan kenikmatan dari sebuah ice kelapa harum manis.

Dan untuk tamarind cheese cake, jika merasakan cheese cake mungkin sudah biasa dengan rasanya yang creamy serta manis yang tak berlebih. Gong-nya dari sajian ini adalah rasa tamarind yang menyatu dengan gurihnya cream keju.

Restoran Bumi Aki Siganture SentulRestoran Bumi Aki Siganture Sentul. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Lalu minuman andalan yang bisa menyegarkan, Bumi Aki punya bir pletok sparkling. Sensasi berbeda akan terasa dalam tegukan demi tegukan di minuman ini.

Rasa rempah yang kuat semakin dimeriahkan dengan sparkling dari bir pletok ini. Dari segi warna pun cukup menarik yang biasanya bir pletok berwarna coklat, Bumi Aki memberikan pembeda dengan bir pletok berwarna hijau.

So, buat traveler yang berada di kawasan Sentul boleh coba pengalaman menarik merasakan sajian kuliner khas Nusantara yang naik level dengan suguhan nuansa restoran yang asri, Instagramable, dan mewah.

(upd/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Rekomendasi 18 Resto Halal di PIK 1, Pilihan Piknik Bareng Keluarga


Jakarta

Pantai Indah Kapuk (PIK) atau PIK 1 adalah komplek pilihan saat liburan dengan banyaknya kafe, restoran, dan arena bermain anak. Tentunya, tidak semua restoran menyajikan menu halal bergantung pada kebijakan pengelola wisata kuliner.

Buat detikers yang mau liburan di wilayah dengan alamat di Penjaringan, Jakarta Utara, info restoran berstatus halal tentu bisa meningkatkan wawasan kuliner. Nantinya, pengunjung bisa memilih sendiri restoran sesuai dengan selera dan keinginannya.

18 Rekomendasi Resto Halal di PIK

Beberapa resto yang menyajikan menu halal di arena PIK antara lain


1. Bakso Aan

Jam buka

09.00-20.00.

Lokasi

Ruko Elang Laut, Blok B1 Nomor 55, Jl. Pantai Indah Selatan I, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.

Bakso yang diolah menjadi berbagai hidangan memang tidak pernah kehilangan penggemar. Apalagi bila daging giling, tepung, dan berbagai bahan lainnya berpadu dalam porsi yang pas menjadi hidangan gurih.

2. Dapur Kini

Jam buka

08.00-20.00.

Lokasi

Ruko Elang Laut, Blok B1 Nomor 55, Jl. Pantai Indah Selatan I, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.

Resto ini menyajikan berbagai hidangan khas Indonesia yang sesuai selera kebanyakan pengunjung. Dikutip dari google review, resto ini cukup luas dengan kursi dan meja yang ditata rapi dan nyaman.

3. Gerobak Betawi

Jam buka

07.30-20.00.

Lokasi

Rukan Cordoba blok F Nomor 15, Bukit Golf Mediterania, PIK, Jakarta Utara.

Seperti namanya resto ini menyediakan menu asli Betawi, hasil perpaduan (fusion), damilan, atau yang banyak ditemukan di Jakarta. Pengunjung bisa memilih area outdoor, indoor, dan memanfaatkan WiFi gratis.

4. Warung Leko

Jam buka

10.00-22.00.

Lokasi

Ruko Cordoba, Blok F No. 20, Bukit Golf Mediterania, Jl. Marina Indah Raya, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Resto ini menyediakan berbagai olahan iga bakar penyet yang cocok dengan selera kebanyakan orang Indonesia. Tentunya, tersedia pula menu lain yang bisa dinikmati anak-anak sehingga cocok jadi destinasi wisata keluarga.

5. Warung Rawit

Jam buka

10.00-21.00.

Lokasi

Ruko Cordoba, Blok E Nomor 10, Bukit Golf Mediterania Jl. Marina Indah Raya, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.

Resto Warung Rawit menyediakan menu tradisional Jawa dan Kalimantan dengan rasa yang tidak terlalu pedas atau manis sehingga bisa dinikmati semua kalangan. Tentunya, makanan dihidangkan di tempat yang nyaman dan bersih.

6. Sulaiman Resto

Jam buka

10.00-22.00.

Lokasi

Jl. Marina Indah Bukit Golf Mediterania, Ruko Cordoba Blok D Nomor 15, Jakarta Utara.

Di resto ini, pengunjung bisa menikmati beragam hidangan Chinese halal dengan rasa enak dan porsi yang cukup besar. Ulasan google review menyatakan, satu porsi bisa dimakan tiga orang dengan harga yang terjangkau.

7. Dapur Jum

Jam buka

09.00-17.00.

Lokasi

Ruko Emerald Nomor 32 Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

Ulasan google review menyatakan, resto ini buka 24 jam sehingga bisa dikunjungi setiap saat bersama atau keluarga saat jam makan. Namun, situs ulasan resto menjelaskan resto bukan di jam tertentu dengan menu khas masakan rumah.

8. Bakso Solo Samrat

Jam buka

11.00-22.00.

Lokasi

Jl. Pantai Indah Utara 2 Blok 8ED, Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Kuliner dari Manado, Sulawesi Utara ini memang cocok dengan kebanyakan lidah orang Indonesia sehingga tidak sulit menemukan cabangnya. Termasuk di PIK dengan menu bakso andalan yang gurih dan berdaging, serta hidangan minuman khas Manado.

9. Kasima Resto & Kopi

Jam buka

09.00-21.00.

Lokasi

East Coast By The Sea Jl. Pulau Maju Bersama, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.

Berbagai olahan menu Indonesia dan fusion yang disajikan di arena indoor dan outdoor nyaman bisa ditemukan di sini. Misal, siong sira yang merupakan olahan daging ayam dari Nusa Tenggara Barat dan pasta laksa dengan rasa gurih khas makanan Indonesia.

10. Rindu Rasa PIK

Jam buka

11.00-22.00.

Lokasi

Ruko Garden House, Blok B Nomor 1, Bukit Golf Mediterania Jl. Pantai Indah Kapuk, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.

Dalam situsnya, resto ini menyediakan masakan Padang dengan rasa yang unik dan autentik. Selain makanan dari Padang, Sumatra Barat, ada juga hidangan khas Indonesia dengan rasa yang kompleks dan pastinya enak di tempat nyaman.

11. Umaqita PIK

Jam buka

10.00-22.00.

Lokasi

Ruko Golf Island Theme Park, Jl. Pantai Indah Kapuk Nomor 57/59 Blok D, Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan.

Resto menyediakan menu khas Bali dengan suasana yang nyaman dan sangat estetis. Untuk menu nasi campur, pengunjung bisa memilih sendiri komponennya dari berbagai hidangan yang dipajang di etalase. Resto ini tentunya bersertifikasi halal sehingga pengunjung tak perlu khawatir saat makan di Umaqita.

12. Mo-Mo Paradise Pantai Indah Kapuk

Jam buka

10.00-22.00.

Lokasi

Blok D No 18, Ruko Crown Golf Boulevard, Jl. Pantai Indah Kapuk, RT.7/RW.2, Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Aneka menu sukiyaki dan shabu-shabu dengan rasa autentik asli dari Jepang bisa ditemukan di resto ini. Ulasan google review menjelaskan, Mo-Mo Paradise menyediakan tempat yang nyaman dan pelayanan berkualitas baik.

13. Rempah Sunda Restaurant

Jam buka

10.00-22.00.

Lokasi

Rukan Beach View Block C26, Golf Island PIK, Jakarta Utara.

Di sini, traveler bisa menikmati hidangan khas tatar Sunda dengan suasana yang nyaman dan dekorasi menyenangkan. Selain masakan asli, ada juga hidangan fusin yang dihidangkan dengan makanan khas Indonesia lainnya.

14. Fire Pot, Golf Island PIK

Jam buka

10.00-22.00.

Lokasi

Golf Island PIK, Pantai Indah Kapuk, St Rukan Golf E Nomor 61-63, Kamal Muara, Penjaringan.

Dalam situsnya, Fire Pot menyatakan menu dalam restonya tidak menggunakan babi atau no park no lard. Pengunjung bisa merasakan suki dengan berbagai kuah yang gurih, enak, dan sedap dengan atmosfir nyaman serta menyenangkan.

15. Nagiya Express

Jam buka

10.00-22.00.

Lokasi

PIK Avenue Lantai 2 Dotonbori Food court, Jl. Pantai Indah Kapuk, RT 06/RW 02, Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Resto ini menyediakan fast food berdengan menu masakan Jepang yang sesuai dengan lidah Indonesia. Dengan suasana casual dan nyaman, berbagai menu di resto ini tersedia dengan harga terjangkau.

16. Zenbu PIK Avenue

Jam buka

10.00-22.00.

Lokasi

PIK Avenue, Lantai 2, Dotonbori Food Town, Jl. Pantai Indah Kapuk, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.

Zenbu menyediakan suasana nyaman bagi pengunjung yang makan bersama teman dan keluarga. Salah satu menu khasnya adalah mozaru berupa nasi dengan paduan katsu sebagai topping, mozarella, dan saus buatan sendiri.

17. RM Pagi Sore PIK

Jam buka

09.00-22.00.

Lokasi

Komplek Rukan Golf Island, Jl. Pantai Indah Kapuk, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Salah satu jaringan resto masakan Padang terbesar di Indonesia ini hadir melengkapi pilihan kuliner para pengunjung PIK. Kualitas masakanan dan kenyamanan resto tak perlu diragukan lagi bagi yang ingin makan sendiri, bersama teman, atau keluarga.

18. Ninas Kitchen PIK

Jam buka

10.00-22.00

Lokasi

Golf Island PIK Blok L Nomor 28, Penjaringan, Jakarta Utara.

Resto Ninas Kitchen menyediakan menu makanan rumahan yang disediakan secara prasmanan persis seperti warteg. Pengunjung bebas memilih menu yang dihidangkan di etalase dengan porsi sesuai kebutuhan. Tentunya, makanan diolah dengan bersih dan dihidangkan di tempat nyaman.

Bagi traveler yang ingin berkunjung ke salah satu rekomendasi resto halal di PIK atau PIK 1, sebaiknya update info lebih dulu di media sosial atau situs terkait. Hal ini untuk menjamin status halal di resto pilihan sekaligus ketersediaan layanan dan menu yang akan dipilih.

(row/wsw)



Sumber : travel.detik.com

6 Fakta Pantai Mandorak, NTT dan 11 Tips Hindari Pemalakan


Jakarta

Terpencil tapi memikat, Pantai Mandorak di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), adalah surga tersembunyi dengan lanskap mempesona. Tebing-tebing karang yang dramatis, air laut sebening kristal, dan pasir putih yang halus menjadikan pantai ini tempat sempurna untuk melepas penat dan mengisi ulang energi.

Berbeda dengan pantai-pantai ramai di Bali atau Lombok, suasana di Pantai Mandorak masih sangat alami dan sepi. Letaknya yang agak tersembunyi di Desa Pero Batang, Kecamatan Kodi membuat pantai itu belum banyak dijamah wisatawan.

Pantai Mandorak dikelilingi oleh dua tebing batu karang besar yang mengapit bibir pantai. Di atas salah satu tebing, terdapat rumah adat Sumba yang berdiri anggun, menambah kesan eksotis.


Dari atas tebing ini, pengunjung bisa menikmati panorama laut lepas dan menyaksikan matahari terbenam yang dramatis-sebuah momen sempurna untuk menenangkan pikiran dan menyatu dengan alam.

Selain itu, masih ada banyak pesona Pantai Mandorak. Simak di sini.

Fakta Pantai Mandorak di NTT

Pantai di Desa Kalena, Rongo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya itu menyimpan banyak pesona eksotis. Berikut penjelasannya dikutip dari situs Muruhumba Escape.

1. Kecantikan yang Belum Terjamah

Pantai Mandorak adalah bukti cantiknya alam yang belum terjamah tangan manusia. Seperti oasis, Pantai Mandorak adalah pusat perhatian di tengah alam yang masih asri dan tenang. Pantai ini adalah pilihan tepat bagi wisatawan yang jadwal sehari-hari dipenuhi berbagai kegiatan.

2. Pantai yang sangat tenang

Air biru turqoise dengan pasir putih halus selalu setia menemani turis yang menyusuri pantai. Sesekali, ombak kecil akan menyapu pesisir pantai dengan sangat tenang. Bagi turis dengan hobi foto, Pantai Mandorak adalah objek yang pas diambil gambarnya dari segala sudut.

3. Formasi batu unik

Pantai Mandorak memiliki formasi bukit batu alami yang seperti saling menunjuk. Pengunjung bisa mendaki bukit batu ini untuk melihat pantai dengan sudut pandang yang lebih luas. Formasi alami batu Pantai Mandorak juga membentuk kolam pasang surut yang bisa dinikmati para turis.

4. Bisa untuk selancar

Bagi pecinta olahraga surfing, Pantai Mandorak dengan ombak berkelas internasional dan atmosfer santai adalah pilihan tepat. Keunikan ini bisa menjadi daya tarik autentik untuk para turis yang mencari pengalaman berselancar di pesisir Sumba. Daya tarik ini juga bisa membantu Pantai Mandorak terus berkembang.

5. Punya banyak goa dan bukit tersembunyi

Goa dan bukit adalah daya tarik lain Pantai Mandorak yang cocok bagi wisatawan dengan jiwa petualang. Para turis bisa masuk gua dan naik bukit asal tetap berhati-hati. Di penghujung senja, wisatawan bisa duduk di pinggir pantai menyaksikan pemandangan matahari tenggelam (sunset).

6. Berdekatan dengan warga lokal

Berkunjung ke Pantai Mandorak, para turis bisa melihat langsung kehidupan tradisional warga di desa sekitar. Wisatawan bahkan bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan warga, tradisi, dan memperoleh pengalaman baru.

Dengan kenyataan ini, wisatawan wajib menghormati aturan adat yang diterapkan warga lokal. Turis juga dilarang mengganggu kehidupan satwa, tumbuhan, dan keseimbangan alam di Pantai Mandorak. Selanjutnya, para turis wajib menjaga kebersihan dan tingkah laku selama berwisata.

Cara ke Pantai Mandorak dari Jakarta

Turis yang berangkat dari Jakarta bisa naik pesawat menuju Bandara Tambolaka di Sumba Barat Daya. Dikutip dari Google Flights pada Selasa (20/5/2025) harga tiket berkisar Rp 2 jutaan dengan transit lebih dulu di Denpasar, Bali.

Selanjutnya, para turis bisa menggunakan transportasi darat melalui jalan Lukas Dairo Bili dan Soeharto. Arsip berita detikcom menjelaskan, para turis bisa menggunakan jasa guide lokal untuk membantu perjalanan hingga Pantai Mandorak.

Tips Menghindari Pemalakan

Pantai Mandorak sempat muncul di video akun Instagram Jajago Keliling Indonesia. Video tersebut viral karena content creator ini terkena pemalakan dari warga lokal. Mereka dimintai duit dan dikenakan uang jasa foto dan sewa kuda lebih tinggi dari kesepakatan.

Pemalakan turis kerap terjadi di sejumlah destinasi wisata, terutama yang belum dikelola dengan baik. Dikutip dari situs The LUXY Ride, berikut beberapa tips menghindari pemalakan:

  1. Jangan percaya pada tarif hotel, perjalanan, atau biaya akomodasi yang terlalu murah.
  2. Jangan asal menggunakan WiFi gratis apalagi yang membutuhkan informasi pribadi, misal nomor rekening atau kartu kredit.
  3. Segera matikan sambungan telepon yang menanyakan data pribadi.
  4. Waspada copet terutama saat berada di keramaian dengan berbagai modus operasi. Misal pura-pura mendorong, mencari barang, atau menumpahkan minuman.
  5. Cek kembali bukti pembelian barang sebelum membayar dan uang kembalian jika membeli dengan uang cash.
  6. Bawa uang cash sesuai kebutuhan dalam berbagai nilai.
  7. Bawaan pribadi wajib diurus dan dibawa sendiri untuk menghindari kehilangan. Para turis wajib hati-hati selama dalam perjalanan.
  8. Jangan tidur di kendaraan umum.
  9. Jangan gunakan taksi gelap atau kendaraan apapun yang menawarkan biaya lebih rendah. Penumpang biasanya dibawa ke rute yang lebih jauh sehingga ongkos makin mahal.
  10. Jangan lekas tergiur pada restoran yang menawarkan menu terlalu murah, enak, dengan banyak layanan.
  11. Pastikan hanya membeli souvenir dengan label harga.

Dengan banyaknya risiko pemalakan, turis sebaiknya merencanakan lebih dulu perjalanannya. Termasuk turis yang akan berwisata ke Pantai Mandorak, NTT. Itinerary dan semua akomodasi bisa lebih dulu dipesan sehingga para turis tidak perlu kebingungan selama berwisata.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Cerita Pulau Samosir dan Danau Toba, Kisah Legenda Ucok Samosir


Jakarta

Pulau Samosir dan Danau Toba adalah destinasi wisata prioritas Indonesia karena keindahan alamnya. Di baliknya ada kisah legenda terbentuknya kedua spot wisata populer itu yang sudah dikenal masyarakat lokal.

Salah satunya adalah kisah legenda Ucok Samosir yang mengawali terbentuknya Pulau Samosir dan Danau Toba. Dikutip dari buku Legenda Danau Toba dan Pulau Samosir dari Heny V Tinneke, cerita rakyat dari Sumatra Utara ini termasuk populer.

Kisah Terbentuknya Pulau Samosir dan Danau Toba

Dahulu hidup seorang pemuda bernama Tigor Samosir di wilayah yang kini dikenal sebagai Sumatra Utara. Dia hidup sebatang kara dan sangat ulet bekerja mengolah sawah peninggalan orang tuanya. Tidak heran hasil panen Tigor selalu sangat baik.

Pada suatu waktu, kampung Tigor terkena musim kemarau panjang hingga mengalami gagal panen. Hewan peliharaan Tigor dan warga kampung lain juga perlahan mati karena kehausan. Tigor akhirnya putar otak untuk bertahan hidup.

Setelah berpikir, Tigor mengambil jala di samping rumahnya dan bertekad mencari ikan. Dia mengajak warga kampung lain yang disambut gembira. Mereka bersama-sama menyiapkan jala untuk menangkap ikan demi menyambung hidup.

Usaha mencari ikan berbuah manis, namun tidak dalam waktu lama. Ikan perlahan sulit ditangkap, hingga warga kampung satu per satu mulai meninggalkan rumah mencari penghidupan yang lebih baik. Namun Tigor bersikukuh tetap tinggal di kampungnya dan berusaha lagi.

Pada suatu malam ketika mencari ikan, Tigor kaget bukan kepalang. Ikan yang ditangkap ternyata bisa bicara dan minta dilepas. Ikan ajaib itu berjanji mengabulkan semua permintaan Tigor asal dikembalikan ke air. Tigor menyanggupi dan meminta tangkapan yang banyak untuk dibawa pulang.

Bantuan ini dikabulkan beberapa kali, hingga kabar baik yang dialami Tigor terdengar warga kampung. Warga yang tadinya merantau perlahan kembali ke rumahnya berharap bisa mendapatkan ikan melimpah seperti Tigor. Harapan tersebut menjadi kenyataan, setelah Tigor mengajari cara menangkap ikan sesuai petunjuk ikan ajaib.

Seiring waktu, Tigor dan ikan ajaib menjalin hubungan baik hingga dipanggil jelita. Keduanya menikah dan memiliki seorang anak bernama Ucok Samosir. Keadaan keluarga dan kampung Tigor makin baik dengan berakhirnya musim kemarau panjang.

Seiring waktu, terjadi perubahan pada karakter Tigor menjadi lebih pemarah dan sering membentak. Puncaknya adalah ketika Tigor memarahi anaknya karena telat mengantarkan makan siang. Tigor menyebutnya sebagai anak ikan. Ucok lantas pulang dan mengadu pada ibunya.

Jelita yang mendapat kabar tersebut merasa kaget dan termenung. Pasalnya, Tigor pernah berjanji tidak akan menyinggung asal mula Jelita pada anaknya. Jika dilanggar, Jelita dan Ucok akan meninggalkan Tigor.

Sadar akan kesalahannya, Tigor pulang dan memohon pada Jelita dan Ucok agar jangan pergi. Namun keduanya tetap melangkah pergi. Jejak kaki keduanya mengeluarkan air hingga terjadi banjir bandang. Banjir ini menenggelamkan Tigor dan seisi kampung. Sedangkan Ucok dan Jelita menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi.

Kini, banjir bandang dari tapak kaki Ucok dan Jelita menjadi Danau Toba. Sementara, dataran tinggi tempat Ucok dan Jelita mengungsi dikenal sebagai Pulau Samosir. Nama Samosir adalah penghormatan bagi Tigor dan keluarganya.

Kisah Pulau Samosir dan Danau Toba masih diceritakan antar generasi serta sangat dikenal masyarakat. Pulau Samosir yang terkenal indah bahkan menjadi salah satu spot wisata ikonik Indonesia.

(row/ddn)



Sumber : travel.detik.com