All posts by Ganti Gambar

3 Taman di Jakarta Lumayan buat Healing Tipis-tipis Saat Long Weekend



Jakarta

Tiga taman kota di Jakarta ini bisa menjadi pilihan untuk rehat sejenak. Bisa disambangi buat mengisi long weekend pekan ini.

Ruang terbuka hijau (RTH) itu bisa menjadi tempat untuk masyarakat memanfaatkan waktu luang mereka, entah bermain bersama keluarga atau hanya sekadar menghabiskan waktu istirahat di sela-sela rutinitas.

Buat warga Jakarta yang ingin menghabiskan waktu senggang dengan harga yang murah, bisa datang ke taman-taman yang sudah disediakan oleh pemerintah. Suasana sekeliling yang hijau bisa membuat mata dan pikiran jadi segar, belum lagi menikmatinya dengan orang-orang terkasih.

Supaya nggak bingung pergi ke taman mana, nih beberapa rekomendasi taman-taman di Jakarta yang memiliki nuansa yang berbeda. Jadi nggak akan bosan karena punya beberapa pilihan taman untuk di datangi.

1. Tebet Eco Park

Tebet Eco Park di JakselTebet Eco Park di Jaksel (Lugas Pribady/detikcom)

Taman yang terletak di Jalan Tebet Raya Barat RT 1/RW 10, Kecamatan Tebet, Kota Jakarta. Suasana yang sejuk mampu membuat pengunjung yang datang ke sini jadi nyaman. Boleh dibilang fasilitas yang ada lengkap.


Memiliki jogging track, area bermain anak, tempat gym, juga ada jembatan penghubung antara taman dan sungai. Toilet yang ada pun cukup bersih dan nyaman, nggak perlu khawatir kalau perut keroncongan karena di dalam Tebet Eco Park juga terdapat beberapa stall penjual makanan.

Jika ingin pilihan yang lebih beragam, di luar area Tebet Eco Park pun banyak penjual makanan mulai dari bakso, sosis bakar hingga minuman dingin. Terlebih jika datang di akhir pekan, pedagang yang berjual di pinggir taman ini semakin banyak.

Salah satu pengunjung yang mengajak anak-anaknya bermain di taman ini adalah Rodiyah. Ibu beranak dua itu rutin membawa anaknya ke sini. Alasannya karena murah dan mudah terjangkau.

“Karena rumah saya deket dan anak-anak masih kecil jadi senang kalau diajak ke sini. Mereka bisa main perosotan, ayun-ayunan sama yang lainnya,” kata Rodiyah sambil duduk lesehan di rerumputan yang dialasi tikar.

Untuk lebih menghemat pengeluaran, ia juga tak lupa membawa perbekalan dari rumahnya. Setelah asik bermain, kedua anak Rodiyah pun menghampirinya untuk mengambil cemilan yang sudah dibawanya.

Akses masuk Tebet Eco Park tak perlu biaya banyak, tak ada tiket masuk alias gratis, hanya cukup membayar parkir seharga Rp 2.000. Jam buka taman ini mulai dari pukul 06.00 WIB sampai 18.00 WIB.

2. Taman Literasi Martha Tiahahu (Blok M)

Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Blok M, JakselTaman Literasi Martha Christina Tiahahu Blok M, Jaksel (M. Lugas Pribady/detikcom)

Taman yang berada dekat Blok M Square dan Blok M Mall ini jadi tempat yang strategis untuk menikmati waktu senggang di tengah kepadatan rutinitas. Karena taman ini juga menyediakan perpustakaan kecil di dalamnya, perpustakaan ini juga sudah disediakan colokan, akses wifi, AC, dan tempat duduk yang nyaman.

Perpustakaan ini juga sangat nyaman untuk orang-orang yang mencari keheningan, sekadar membaca buku atau bahkan menjalankan work from anywhere. Untuk area taman sendiri bisa dikunjungi mulai dari jam 08.00-20.00 WIB, sementara untuk perpustakaan bisa di datangi sama dengan jam buka taman dan tutup pada pukul 21.00 WIB.

Kamu hanya perlu masuk ke area Blok M Square dan tak jauh dari pintu masuk Taman Literasi pun sudah terlihat dan untuk akses menuju perpustakaan, hanya tinggal berjalan masuk ke area taman lalu ambil rute sebelah kanan. Rak buku pun akan terlihat dari jauh.

Fasilitas umum seperti toilet dan mushola pun sudah tersedia dengan nyaman dan baik, tak perlu khawatir untuk makanan. Area Blok M ini terkenal dengan banyaknya makanan yang menggugah selera.

Jika memang sedang beruntung, taman ini juga kerap jadi tempat para musisi bermain musik. Salah satunya solois perempuan Danila pernah melangsungkan panggungnya di Taman Literasi Martha Tiahahu ini.

Tak ada biaya yang dipungut untuk ke taman ini hanya membayar parkir masuk area Blok M Square saja.

3. Taman Hutan Kota Gelora Bung Karno

Taman Hutan Kota, Senayan, Jakarta PusatTaman Hutan Kota, Senayan, Jakarta Pusat (M. Lugas Pribady/detikcom)

Terletak di kawasan Stadion Gelora Bung Karno, taman ini jadi tempat chill paling estetis yang bakal kamu rasain. Terlebih datang di sore hari, saat matahari terbenam bisa menjadi waktu yang pas buat duduk-duduk di taman ini.

Dihadapkan dengan pemandangan cahaya dari lampu gedung-gedung pencakar langit yang menyala, jadi sebuah kombinasi yang indah untuk diabadikan.

Taman yang buka hampir setiap hari, dari Selasa sampai Minggu dengan dua waktu operasional jam 06.00-10.00 WIB dan 15.00-18.00 WIB, mampu menyuguhkan kamu nuansa ala-ala luar negeri, taman di tengah-tengah gedung pencakar langit.

Selain punya gedung pencakar langit, dari akun Instagram Kemensetneg menyebutkan kalau Taman Hutan Kota di GBK mempunyai koleksi pohon-pohon langka seperti baobab, matoa, jacaranda, tabebuya pink, dan kayu ulin. Ini jadi daya tarik juga buat kamu yang penasaran sama pepohonan langka.

Taman ini cocok buat kamu yang ingin piknik ala-ala dan menikmati keindahan kota dan terpenting untuk masuk ke taman ini tak perlu bayar, gratis.

Kamu cukup membayar parkir. Sebagai catatan seluruh area GBK pembayaran parkirnya menggunakan uang elektronik jadi harus dipersiapkan. Tempat parkir disediakan di gedung parkir elevated, area stadion akuatik, dan plaza timur.

Transportasi publik juga memudahkan pengunjung ke taman ini. Baik menggunakan Transjakarta atau pun MRT.

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Taman Margasatwa Ragunan, Rekreasi Murah Meriah dan Lengkap



Jakarta

Taman Margasatwa Ragunan memang jadi destinasi wisata yang murah meriah serta fasilitasnya yang lengkap. Hanya dengan biaya masuk Rp 4.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak, pengunjung sudah bisa menikmati keindahan di dalamnya serta terdapat kurang lebih 2.000 satwa di sana.

Selain dengan harga yang murah ini pengunjung juga akan banyak disuguhkan dengan berbagai fasilitas seperti sepeda, sepeda listrik, bis, dan lain-lain untuk mengelilingi area luas ini. Tapi tentunya untuk menggunakan fasilitas itu pengunjung perlu merogoh kocek lagi semisal harga sewa sepeda listrik dengan durasi satu jam akan dipungut harga Rp 50.000.

Hal ini menjadi pilihan untuk pengunjung, jika ingin lebih menikmati suasana kebun binatang dengan berjalan kaki ataupun menggunakan fasilitas yang ada, itu kembali lagi ke pilihan. Dan fasilitas penting lainnya seperti toilet juga diakomodir oleh pengelola.


Terdapat banyak toilet yang pengelola hadirkan setiap spot-spotnya, tak perlu khawatir terkait kebersihannya. Karena semua toilet rutin dibersihkan dan juga selalu tersedia air di dalamnya, kualitas air yang ada juga cukup bersih.

Salah satu pengunjung yang datang bersama keluarganya adalah Ali, keluarga asal Kota Serang ini memilih Taman Margasatwa Ragunan sebagai destinasi liburan karena harga yang murah serta fasilitasnya lengkap. Dan yang paling utama baginya adalah semua anaknya menyukai jika berkunjung ke tempat ini.

“Pertama, anak-anak suka, jelas. Yang kedua, tempatnya luas, fasilitasnya lengkap, wcnya juga bagus dan yang paling enak sih (karena) murah ya dibanding wisata lain,” katanya Jumat, (3/5/2024) saat berada di area kandang elang.

Ini bukan kali pertama Ali memboyong keluarganya untuk berlibur ke sini. Ia sering untuk mengajak keluarganya hadir berkala ke taman margasatwa ini, bahkan kedatangannya ini jadi kali kedua dalam seminggu ini.

“Anak-anak baru dua sampe tiga kali lah ke sini. Dan ini jadi kedua kalinya dalam seminggu,” lanjutnya.

Selain banyak keluarga yang membawa sanak family-nya ke Taman Margasatwa Ragunan. Banyak juga dari kalangan pelajar yang tengah menjalani study tour ke kebun binatang ini seperti Afif dan Evan yang senang berada di area ini karena bisa mengenal banyak hewan.

“Karena banyak hewan di sini gua jadi banyak mengenal hewan sama suara-suaranya,” ungkap Afif asal salah satu sekolah SMA di Bekasi.

“Ya seru! Kita jadi bisa ngeliat satwa yang jarang kita liat (sehari-hari) di luar gitu, kita bisa ngeliat di sini kaya itu tadi monyet atau kera lah sama burung-burung. Satwa yang nggak biasa kita liat di luar gitu kaya harimau,” sambung Evan.

Belum lagi saat berkeliling kebun binatang ini dan perut terasa lapar, pengunjung juga akan dengan mudahnya menjumpai para pedagang yang menjajakan berbagai makanan. Mulai dari makan ringan sampai makanan berat.

Namun terkadang untuk membeli makan di dalam objek wisata, kita selalu berpikir dua kali untuk membelinya. Karena khawatir harganya akan dinaikan lebih tinggi ketimbang harga-harga di warung pinggir jalan.

Nggak perlu khawatir lagi karena di Taman Margasatwa Ragunan ini semua makanan dan minuman yang dijual oleh para pedagang tak akan jauh berbeda dengan harga normal. Hal ini langsung dikonfirmasi oleh Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, ia mengatakan kalau pedagang di kebun binatang ini harus menyertakan harga dengan sesuai standar dan telah diketahui oleh pengelola.

“Nggak boleh nembak-nembak (harga) itu nggak boleh. Ada standarnya, mereka harus bikin standar harga yang kami pantau. Kalau ada laporan pengunjung ‘pak ini harganya mahal’ akan langsung kita tindak, langsung kita berikan punishment dengan cabut izin berdagang,” tegas Bambang, Sabtu (4/5).

Ia menambahkan dalam hal ini selalu pihaknya pantau dan pengunjung juga jangan segan untuk melaporkan bila ada pedagang yang asal memberi harga pada pedagangnya.

“Artinya masyarakat yang menjadi hakimnya dan kami menjadi eksekutornya,” tutup dirinya sambil tertawa.

(bnl/bnl)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Harga Tiket, Lokasi, dan Uniknya Ekspedisi Gajah di Bali Zoo, Ubud



Gianyar

Bali Zoo merupakan destinasi wisata edukatif yang menarik bagi keluarga. Dengan berbagai jenis satwa langka dan fasilitas yang nyaman, seperti restoran, area bermain anak-anak, serta tur dan petunjuk yang membantu pengunjung mengeksplorasi keindahan taman margasatwa ini, Bali Zoo menawarkan pengalaman yang unik.

Di sini, pengunjung dapat memberi makan satwa, berfoto bersama burung-burung cantik, atau bahkan berjalan-jalan bersama gajah. Pengalaman ini tidak hanya menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga mengajarkan mereka tentang keanekaragaman hayati dengan cara yang menyenangkan.

Ingin merasakan petualangan yang lebih?


Bali Zoo menawarkan pengalaman ekspedisi yang seru dengan berkeliling kebun binatang dari atas punggung gajah.
Selama perjalanan, pengunjung dapat melihat berbagai flora dan fauna di hutan tropis, melewati sungai, air terjun, hingga area rerumputan yang luas. Aktivitas ini bisa dinikmati bersama keluarga atau orang-orang tercinta selama sekitar 20 menit.

Jika tertarik untuk mengunjungi Bali Zoo, pastikan datang pada jam operasional yang ditetapkan, yaitu mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WITA. Lokasinya terletak di Jl. Raya Singapadu, Singapadu, Kec. Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.

Berikut adalah harga tiket masuk Bali Zoo:

Tiket Masuk – Wisatawan Domestik & KITAS (Dewasa): Rp 126.000
Tiket Masuk – Wisatawan Domestik & KITAS (Anak): Rp 90.000
Tiket Masuk + Ekspedisi Gajah (Dewasa): Rp 495.000
Tiket Masuk + Ekspedisi Gajah (Anak): Rp 351.000

Dapatkan pengalaman tak terlupakan dan edukatif sekaligus di Bali Zoo. Pesan tiketmu sekarang juga di sini!

(ddn/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

5 Rekomendasi Kafe di Ashta District 8, Pernah Berkunjung?


Jakarta

Ada sejumlah kafe “kelas dunia” di Ashta District 8 yang dapat kamu datangi saat berkunjung ke sana. Kafe ini menyuguhkan beragam menu dengan cita rasa yang menggugah.

Ashta District 8 jadi pusat perbelanjaan yang memiliki konsep berbeda dari mall lainnya di Jakarta. Mall ini memiliki arsitektur bangunan yang menakjubkan dengan banyak spot menarik yang dapat dijadikan latar berfoto aesthetic.

Terletak di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Ashta District 8 termasuk mall hits yang selalu ramai pengunjung. Berbagai toko ritel sampai kafe instagramable bisa ditemukan di sini.


Kalau kamu sedang main ke Ashta District 8, ada beberapa kafe dunia yang terkenal dan cocok jadi tempat nongkrong lho. Kafe-kafe ini menawarkan sejumlah menu lezat mulai dari kopi hingga camilan yang dapat kamu cicipi. Ada kafe apa saja?

Kafe Enak di Ashta District 8

Berikut sejumlah kafe kenamaan dunia di Ashta District 8 yang bisa banget kamu kunjungi:

1. % Arabica

Merek kopi % Arabica asal Jepang membuka gerainya di Ashta District 8 sekitar 2021 lalu. Kafe ini terkenal dengan racikan jenis kopi arabikanya.

% Arabica menawarkan kopi single origin. Menu minuman kopi lain yang dapat ditemukan yakni latte, cappuccino, macchiato, hingga americano. Segelas latte dengan latte art yang cantik jadi andalan di kafe ini.

Kafe yang identik dengan nuansa putih dan desain minimalis ini juga menyediakan menu es krim lembut dengan pilihan rasa matcha dan latte.

2. Café Kitsuné

Café Kitsuné juga dapat kamu temukan di Ashta District 8. Coffee shop ini merupakan perpanjangan dari merek fashion Maison Kitsuné yang mengawinkan unsur Paris dan Tokyo.

Segelas latte di kafe ini terbuat dari kopi arabica house blend yang berasal dari Brasil dan Jepang. Latte art yang diberi tambahan tulisan Café Kitsuné jadi tampilan ikonik dari coffee shop ini.

Selain minuman kopi latte, di sini tersedia juga kue, dessert, sandwich, pasta, salad, dan aneka hidangan lain yang punya rasa bintang lima.

3. The Coffee Academics

Berasal dari Hong Kong, The Coffee Academics menyuguhkan minuman kopi yang nikmat. Ada espresso, long black, latte, hingga cappuccino. Varian biji kopi dari berbagai penjuru dunia juga dapat kamu temukan di sini.

Hidangan yang tersedia di sini komplet. Ada menu sarapan, starter, main course, pizza, sampai pastry dan dessert. Aneka makanan lezat yang ada termasuk hidangan ala Western dan lokal.

4. Chicha San Chen

Kafe minuman asal Taiwan Chicha San Chen juga hadir di Ashta District 8. Merek minuman yang memenangkan sertifikat setara dengan standar Michelin 3-star ini menawarkan aneka minuman teh dengan topping boba yang menyegarkan.

Di sini tersedia berbagai teh mulai dari oolong tea, green tea, black tea, hingga high mountain pouchong tea. Selain minuman berbasis teh, ada minuman manisa lain juga yang dapat dicicipi. Dan tentunya berbagai topping tambahan bisa dipilih.

5. Paris Baguette

Terdapat pula outlet cafe-bakery asal Korea Selatan, Paris Baguette di mall Ashta District 8. Konsep kafe bercita rasa Perancis ini menyajikan aneka fresh-baked pastry, roti, kue, dan minuman segar.

Selain itu, tersedia juga menu brunch, main course, salad, sup, pasta, hingga makanan ringan yang rasanya juara.

Nah, itu dia sederet kafe kenamaan dunia yang ada di Ashta District 8. So, apakah kamu pernah ke salah satu kafe di atas?

(azn/fds)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Hidden Gem Sesungguhnya, Siapa Sangka Bisa Ngopi di Atas Tebing



Jakarta

Tempat ngopi yang satu ini berada di tempat yang anti mainstream. Tepatnya di atas tebing, Karang Boma Cliff. Traveler bisa ngopi santai sambil menikmati cantiknya sunset Pulau Bali.

Inilah pilihan baru bagi traveler yang ingin menghabiskan waktu menikmati sunset, namun dengan suasana dan lokasi yang anti mainstream. The Copy Card namanya, pilihan yang sip untuk nyunset dan ngopi cantik.

Di atas tebing dengan angin sepoi-sepoi, ada sebuah bajaj mini yang tawarkan berbagai minuman segar. Ialah The Copy Cart.

Bukan sekadar penjual minuman biasa, di sini traveler akan mendapatkan bonus view pantai komplit tebing dan suara debur ombak. Menikmati segelas kopi dan kelapa muda di The Copy Card akan semakin istimewa ketika matahari sudah mulai tenggelam di ufuk barat.

The Copy Cart baru-baru ini menjadi lokasi favorit warga Bali untuk menikmati sunset. Bahkan bajaj mini ini tak pernah berhenti membuat kopi. Terlebih ketika waktu mulai sore, The Copy Cart akan padat pembeli.

The Copy Cart, ngopi di Karang Boma Cliff, BaliThe Copy Cart, ngopi di Karang Boma Cliff, Bali (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Lokasinya juga terbilang hidden gem, di Karang Boma Cliff. Tepatnya di Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali. Dari pusat kota Denpasar berjarak kurang lebih 32 kilometer atau dapat ditempuh sekitar 1 jam 15 menit perjalanan. Untuk ke sini, traveler disarankan untuk menggunakan kendaraan roda dua.

Perjalanan sampai ke The Copy Cart tak berhenti disana, traveler harus berjalan kaki sekitar 5 menit melewati jalan setapak. Hingga sampai ke bibir tebing dan menemukan bajaj mini yang sedang menjajakan kopi.

The Copy Cart hanya menjajakan menu minuman, baik kopi maupun non kopi. Ada juga kelapa mudah utuh yang dapat traveler pesan. Menu andalan dari Copy Cart adalah piccolo dan cappucino. Untuk selain kopi ada hot/ice choco.

Ngopi cantik sambil menikmati sunset di The Copy Cart dijamin nggak bikin dompet tipis. Harga menu di sini berkisar antara Rp 34.650 hingga Rp 86.625.

Setelah memesan minuman, traveler bisa langsung memilih tempat duduk. Copy Cart menyediakan beberapa spot payung dan kain yang dapat traveler gunakan sembari menyeruput minuman dan menikmati keindahan sunset.

The Copy Cart buka setiap hari Selasa hingga Minggu. Mulai pukul 15.00 hingga 19.30 WITA. Traveler disarankan untuk berkunjung mulai pukul 17.00 WITA, karena ketika sore hari tiba, antrean panjang sudah mulai terlihat di depan bajaj mini ini. The Copy Cart juga aktif di sosial media instagram mereka @copycartbali.

Bagi traveler yang ingin menikmati sunset di Pulau Bali sambil nongkrong dan ngopi santai yang anti mainstream. The Copy Cart adalah tempat yang tidak boleh dilewatkan. Dijamin cantik dan nggak bikin dompet tipis.

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Sembari Mudik, Yuk Simak Rekomendasi 6 Tempat Staycation di Sumatera



Jakarta

Hari Raya Idulfitri menjadi momen untuk menghabiskan libur panjang, di samping bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat terdekat. Salah satu yang dilakukan oleh mayoritas masyarakat Indonesia saat Lebaran yaitu mudik.

Nah, yuk buat momen libur Lebaranmu semakin berkesan dengan staycation bersama keluarga agar semakin hangat. Minimal sekali setahun kamu ajak mereka staycation ke hotel atau penginapan yang punya konsep unik.

Bagi yang mudik ke Sumatera, ada banyak pilihan hotel atau penginapan yang cocok untuk staycation. Dikutip dari laman Indonesia Travel, berikut enam di antaranya:


1. Jukung Vietnam, Lampung

Jukung Vietnam terletak di Jalan Teuku Cik Ditiro, Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Tiket masuk wisata ini cuma Rp 10.000.

Bagi kamu yang ingin staycation, disediakan vila untuk disewakan. Fasilitasnya ada TV, AC, kulkas, dan kamar mandi.

Menariknya, di sini ada kamar dengan balkon pemandangan langsung menghadap ke laut. Harga setiap kamar berkisar Rp 450.000.

Untuk urusan makan, di sini juga ada resto yang menyediakan beragam menu yang bisa kamu pilih.

2. Villa Hotel Gunung Gare, Pagar Alam, Sumatera Selatan

Ilustrasi LiburanVila Gunung Gare. (Foto: Shutterstock)

Vila gunung gare adalah salah satu vila di Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan. Cocok buat kamu yang ingin staycation bersama keluarga sembari menghabiskan libur Lebaran.

Vila Gunung Gare juga memiliki suasana yang sejuk karena berada di tengah hamparan perkebunan teh. Untuk ukuran kamar mandi di sini cukup besar, bahkan tersedia juga air hangat dan peralatan mandi yang lengkap.

Harga yang ditawarkan untuk masuk ke area vila ini sebesar Rp 5.000. Jika kamu ingin staycation, ada berbagai tipe kamar yang tersedia dengan harga variatif mulai Rp 500.000 hingga Rp 2.000.000.

3. Paradiso Village Cubadak, Pesisir Selatan, Sumatera Barat

Bagi kamu yang ingin liburan Lebaran sekalian staycation di Sumatera Barat, Paradiso Village Cubadak bisa menjadi pilihan.

Lokasinya berada di Pulau Cubadak, Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Vila ini berada di Pulau Cubadak yang merupakan sebuah pulau seluas sekitar 40 km2.

Vila ini tersembunyi di antara rimbunnya hutan yang eksotik. Setiap saat kamu juga bisa dengar deburan ombak yang merdu.

Paradiso Village Cubadak dibangun dengan gaya arsitektur kayu yang langsung menghadap ke arah laut. Kamu juga tidak perlu ke mana-mana untuk makan, karena restonya juga menyediakan ragam menu makanan.

Mulai dari hidangan oriental hingga Italia. Bahan makanan seafood juga masih segar, karena diperoleh langsung dari nelayan lokal. Untuk tarif kamar per malamnya berkisar Rp 1.500.000.

4. Ashamaya Belitung, Pulau Belitung

detikers yang pulang kampung atau liburan panjang Idul Fitri di Pulau Belitung, jangan lewatkan staycation di Ashamaya Belitung yang merupakan dome glamping site. Lokasinya terletak di Pasarbaru.

Glamping ini menawarkan parkir pribadi gratis, layanan kamar, dan WiFi gratis.

Setiap kamar juga sudah dilengkapi pengering rambut (hairdryer) dan peralatan mandi. Kamu dapat juga bersepeda di area glamping atau sekadar jalan-jalan di taman.

Ashamaya Belitung merupakan tempat yang cocok untuk staycation bareng keluarga di sini. Untuk tarif glamping dibanderol dengan harga antara Rp 1.300.000 hingga Rp 1.700.000.

5. Samosir Cottage Resort, Sumatera Utara

Ilustrasi LiburanSamosir Cottage Resort. (Foto: Info Samosir)

Samosir Cottage Resort bisa jadi alternatif pilihan kamu untuk staycation dengan view Danau Toba. Lokasinya berada di Pulau Samosir, sehingga kamu harus menyeberang dulu dengan kapal.

Kamu dapat menikmati pemandangan yang mempesona dengan melihat langsung Danau Toba dari resor ini. Desain resor ini mengusung konsep Rumah Bolon yang merupakan rumah adat Suku Batak.

Ada kolam renang dengan panorama langsung ke Danau Toba, sehingga kamu bisa berenang sembari menikmati pemandangan tepi danau. Tarif menginap di sini mulai dari Rp 500.000.

6. Casa Nemo Beach Resort & Spa, Pulau Weh

Di ujung Pulau Sumatera, kamu bisa mencoba staycation di Casa Nemo Beach Resort & Spa. Lokasinya beberapa langkah dari Pantai Sumur Tiga, Pulau Weh, Aceh.

Casa Nemo Beach Resort & Spa menawarkan akomodasi penginapan dengan teras, restoran, taman, dan bar. Kamar mandinya juga sudah lengkap dengan shower dan perlengkapan mandi.

Saat sarapan di restonya, kamu bisa melihat monumen Tugu 0 km Indonesia dari jauh. Tarif menginap di sini mulai dari Rp 650.000,-.

Ditunggu cerita staycation terbaik #DiIndonesiaAja versi kamu ya. Untuk inspirasi liburan lainnya, pastikan kamu sudah follow Instagram @pesona.indonesia. Selamat menikmati libur Lebaran 1445 Hijriyah!

(ncm/ega)



Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Lebaran, Kebun Binatang Bandung Tetap Buka



Bandung

Bandung tetap favorit sebagai tempat libur Lebaran. Salah satu tempat wisatanya, Kebun Binatang Bandung, tetap buka saat lebaran.

Menghadapi libur Lebaran kali ini, Bunbin Bandung terus berbenah, mulai dari merenovasi kandang satwa, menambah kandang satwa, serta menambah koleksi satwa, salah satunya kura-kura sulcata.

Kandang baru kura-kura yang berasal dari gurun di Afrika ini posisinya tidak jauh dari kandang buaya dan reptile lainnya yang menjadi koleksi Bunbin Bandung.


“Besok, di hari Lebaran buka dari pukul 10.00-17.00 WIB, untuk tiket Rp 65 ribu per orang,” kata Humas Bandung Zoo Sulhan Safi’i kepada detikJabar, Selasa (9/4/2024).

“Kandang dan satwa baru kita, terakhir komplek kura-kura sulcata, kura-kura terbesar nomor dua di dunia,” tambah Aan sapaan Sulhan.

Aan juga menyebut, komplek kandang gajah juga turut dilakukan renovasi menjadi lebih nyaman. Harapannya membuat pengunjung semakin betah saat berkunjung ke kandang gajah.

“Kandang gajah sekitar 1.000 meter persegi, treknya juga baru,” ujarnya.

Selain itu, ada wahana sepeda listrik dan area foto-foto dengan satwa seperti burung, ular, hingga binturong itu. “Untuk pertunjukan satwa tetap dua kali, pukul 11.00 dan 14.00 WIB,” ucapnya.

Aan berharap dengan ditambahnya kandang satwa di Bunbin Bandung bisa buat para pengunjung senang. “Silakan datang ke sini, hati Lebaran buka pukul 10.00 WIB, hari seterusnya buka pukul 08.00 WIB dan tutup sama pukul 17.00 WIB,” tuturnya.

Aan menambahakan, pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan sekitar 3.500 pengunjung hingga 12 hari ke depan setelah Lebaran. “Target wisatawan secara keseluruhan 35 ribu orang,” pungkasnya.

***

Baca berita selengkapnya di sana.

(bnl/bnl)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Lebih Dekat Yuk dengan Penyu di Rumah Penyu Denpasar



Denpasar

Traveler yang liburan ke Bali, sempatkan waktu berkunjung ke Rumah Penyu di Denpasar ini. Tenang saja, kamu membayar tiket seikhlasnya kok.

Sejak tahun 2023, Rumah Penyu di Denpasar, Bali, aktif memberikan edukasi seputar penyu bagi warga hingga wisatawan. Tak ada biaya yang dipatok, pengunjung cukup berdonasi seikhlasnya untuk bisa mendapatkan wisata edukasi di Rumah Penyu.

Total ada tiga jenis penyu yang berada di Rumah Penyu, yakni penyu hijau, penyu lekang, dan penyu sisik. Tak hanya penyu dewasa, tukik pun juga ada di Rumah Penyu.


“Sama sekali tidak (mencari profit). Jadi kami bersyukur sudah diberikan lahan oleh pemerintah karena kami butuh tempat yang betul-betul dekat dengan air laut,” kata Inisiator Rumah Penyu Sanur Kadek Suprapta Meranggi (46) saat ditemui di Jalan Kusuma Sari, Denpasar, Bali, Minggu (7/4/2024).

Rumah Penyu yang beralamat di Jalan Kusuma Sari, Denpasar, Bali, Minggu (7/4/2024). (Ni Made Lastri Karsiani Putri-detikBali)Rumah Penyu yang beralamat di Jalan Kusuma Sari, Denpasar (Ni Made Lastri Karsiani Putri-detikBali)

Meskipun sifatnya donasi, pria yang akrab disapa Deck Sotto mengimbau pengunjung agar dapat mengikuti peraturan selama berada di Rumah Penyu. Salah satunya tidak menyentuh penyu secara langsung.

“Kami punya kotak donasi, silahkan kalau mau berdonasi. Kami tidak di-funding pemerintah. Kami beli listrik, menjalankan pompa, makanan (penyu) saya beli dari teman-teman nelayan untuk (mereka) cari ikan jenis tertentu dan cari rumput-rumput laut. Itu kami bayar dengan donasi,” sebutnya.

Deck Sotto mengungkapkan sebelum hadirnya Rumah Penyu sejak lima tahun lalu, dia bersama kelompok nelayan setempat aktif menyelamatkan tukik di sekitar Pantai Semawang, Denpasar. Keinginan untuk menyelamatkan tukik pun tercetus saat mereka melihat banyak burung kormoran di kawasan tersebut.

Menurutnya, burung ini menjadi salah satu pemangsa tukik dan hal itu pun telah sempat dia suarakan kepada pemerintah daerah. Deck Sotto kemudian berinisiatif bersama dengan kelompok nelayan untuk menyelamatkan, merawat tukik, dan penyu hingga nantinya dapat dilepaskan ke alam.

“Karena kami tidak punya uang kami gunakan ember (untuk menampung tukik), ganti airnya, kasih makan dan rawat. Rata-rata ada 100 tukik dan (dirawat) sampai tiga-empat bulan sehingga sizenya tiga-empat jari. (Dengan) Cangkangnya sudah kokoh dan ukurannya sudah tidak mungkin dimangsa oleh burung,” tuturnya.

Deck Sotto memandang dengan hadirnya Rumah Penyu, banyak siswa hingga mahasiswa di Indonesia bahkan dari Singapura bisa datang untuk mempelajari penyu. Menurutnya, untuk dapat menumbuhkan kepedulian dan kecintaan terhadap penyu adalah dengan berinteraksi langsung.

Selama ini pelajar yang berkunjung akan diajak untuk ikut memberi makan penyu. Bahkan berpartisipasi dalam membersihkan kolam.

“Ketika mereka nyentuh (penyu atau tukik) dengan tangan yang sudah bersih, saya bisa melihat something sparkling dari mata mereka dan itu akan memorable seumur hidup mereka, menambah awareness untuk mencintai lingkungan, dan mencintai laut ini melalui penyu,” imbuh Deck Sotto.

Adapun rata-rata jumlah kunjungan ke Rumah Penyu per hari sekitar 100-200 orang. Mereka tak hanya berasal dari Nusantara, namun juga dari berbagai negara. Untuk jam operasional Rumah Penyu mulai dari pukul 05.00-20.00 Wita.

Deck Sotto berharap melalui hadirnya Rumah Penyu ini dapat mewujudkan keinginannya untuk melihat kembali ekosistem penyu seperti saat 1980. Di mana saat bulan-bulan tertentu seperti bulan purnama, penyu-penyu dapat naik dan bertelur di pantai.

Untuk mewujudkan hal tersebut, dia pun mendorong agar pemerintah dapat lebih bijak dalam membuat sebuah keputusan terhadap pengembangan pantai sebagai obyek pariwisata.

Artikel ini telah tayang di detikbali

(sym/sym)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Kurang Afdal Bila Mudik ke Klaten Tak Membeli Jenang Ayu Niten



Klaten

Kabupaten Klaten memiliki beragam kuliner khas yang sedap dan wajib dibeli untuk oleh-oleh. Salah satunya jenang ayu, yang paling terkenal yaitu Jenang Ayu Niten yang ada sejak 1928.

Jenang Ayu Niten Ny. Ym. Wignyowikarno merupakan jenang legendaris yang sering jadi incaran pemudik untuk dibawa ke daerah perantauan sebagai oleh-oleh. Jenang ayu legendaris ini diproduksi di salah satu rumah bernuansa klasik di Dukuh Niten, Desa Gadungan, Kecamatan Wedi.

Terletak di ujung gang, pembeli akan melewati klinik dokter gigi terlebih dahulu untuk bisa sampai ke tempat produksi sekaligus tempat berjualan. Tampak penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten tahun 1973 terpajang di dinding rumah produksi, tertulis bahwa jenang ini berhasil meraih juara pertama lomba bidang pangan.


Pemkab KlatenPembuatan Jenang Ayu Niten Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

Penerusnya dari generasi keenam, Nana (36) tampak tengah sibuk memotong adonan jenang bersama dua pegawainya. Ia mengatakan, pesanan jenang sudah mulai meningkat sejak bulan Ramadan.

“Pesanannya sudah ramai dari sebelum Lebaran, biasanya yang mau pergi melancong. Kadang ada pesanan dari yang mudik dari Jakarta, sudah telepon dulu minta disisakan. Biasanya kalau beli minimal 10 kotak,” ujar Nana saat ditemui detikJateng di rumah produksi, Senin (15/4/2024).

Adapun, satu kotak berisi 8 jenang original dihargai Rp 18 ribu. Meski sudah berjalan hampir seabad, Jenang Ayu Niten masih tetap mempertahankan kualitas dan rasanya sejak dulu.

“Bedanya dengan jenang lain itu pertama bahannya. Kita bahannya sekali masak bisa sampai 100-105 kelapa. Terus untuk keawetannya hampir 3 bulan kalau sekarang. Kalau zaman dulu generasi keempat sampai satu tahun saja masih awet, karena memang mereka membuatnya benar-benar matang. Pakainya kelapa memang benar-benar tua, harus tua banget,” dia menjelaskan.

“Kalau sekarang kan nyari kayak gitu susah, untuk kelapa yang benar-benar tua itu kan sudah jarang. Makanya kita dari generasi kelima sudah mentok 3 bulan. Kalau yang lain biasanya satu bulan,” ujar dia.

Nana mengungkapkan, selama momen Hari Raya Idul Fitri ini, tampak ada peningkatan penjualan hingga dua kali lipat. Selama libur Lebaran, dirinya bisa membuat hingga 50 kilogram jenang ayu.

“Sebenarnya permintaan pembeli lebih. Soalnya ini kan full manual, jadi kalau belum matang benar, belum diangkat,” kata dia.

Selain dipesan untuk oleh-oleh atau konsumsi pribadi, jenang ayu ini juga sering dipesan untuk acara pernikahan, arisan, hingga tradisi sadranan

***
Artikel ini sudah lebih dulu tayang di detikJateng. Baca selengkapnya di sini

(sym/sym)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Mata Air Grogolan Diserbu Wisatawan saat Libur Lebaran



Bojonegoro

Destinasi mata Air Grogolan di Bojonegoro ramai diserbu wisatawan saat libur Lebaran. Suasana rindang hutan jati yang dialiri mata air alami jadi daya tarik.

Mata air Grogolan berada di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Bojonegoro. Pada libur Lebaran, destinasi ini jadi objek wisata murah meriah untuk dikunjungi masyarakat Bojonegoro.

Mereka menghabiskan waktu bersantai bersama keluarga di destinasi ini. Air yang mengalir dari sumber mata air Grogolan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para kawula muda maupun anak-anak.


Di sini, mereka bisa bermain air atau mandi di aliran sungai yang jernih. Ditambah aneka makanan ringan yang dijajakan oleh warga setempat, semakin menambah betah para wisatawan.

Dari pagi hingga siang hari, ada sekitar 500 pengunjung dari berbagai wilayah di Bojonegoro. Mereka berasal dari Kecamatan Balen, Sumberejo, Kedungadem dan Boureno. Mereka memadati wisata yang dikelola oleh pokdarwis serta pemuda Desa Ngunut ini.

“Murah meriah ya main di sini bersama keluarga, yang penting anak-anak juga nyaman bermain air yang jernih dan suasana alam terbuka,” tutur Yuni, Minggu (14/4/2024).

Wisata mata air Grogolan Bojonegoro ramai diserbu wisatawan saat libur LebaranWisata mata air Grogolan Bojonegoro ramai diserbu wisatawan Foto: Ainur Rofiq/detikJatim

Untuk liburan kali ini, tiket masuk di lokasi sumber mata air Grogolan Kecamatan Dander hanya dipatok Rp 3 ribu untuk satu orang.

Selain di mata air Grogolan, di kecamatan Dander juga terdapat alternatif wisata alam lainnya. Pengunjung bisa mampir ke sejumlah wisata ini, mulai dari Khayangan Api, kolam renang water park serta air panas blukutuk.

——

Artikel ini telah naik di detikJatim.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker