All posts by Sudah Di Share di Blogger

2 Wisata Alam Baru Disiapkan di IKN, Lagi Pembebasan Lahan



Penajam Paser Utara

Untuk memperkuat sektor pariwisata seiring rencana pemindahan ibu kota negara Indonesia dari Jakarta ke sebagian wilayah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan pengembangan objek wisata alam.

“Pemerintah kabupaten perkuat sektor pariwisata dengan kembangkan dua objek wisata alam,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Israwati ketika ditanya mengenai potensi wisata di Penajam, seperti dilansir dari Antara, Kamis (7/8/2025).

Ibu Kota Nusantara (IKN), sebagai Ibu kota negara baru Indonesia yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, dinilai memberi imbas dalam memperbesar peluang sektor wisata lokal untuk berkembang dan memberikan manfaat ekonomi masyarakat.


Pemerintah kabupaten, kata dia, harus menyiapkan sektor wisata agar bisa menarik lebih banyak pengunjung, atau wisatawan, sehingga bermuara pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Saat ini sedang proses pembebasan lahan warga untuk kembangkan dua objek wisata alam,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melibatkan tim penilai (appraisal) bertugas menilai harga tanah yang pantas dan wajar dalam pembebasan lahan mengembangkan objek wisata pantai dan hutan bakau di kabupaten yang akrab disapa Benuo Taka itu.

Objek atau tempat wisata yang bakal dikembangkan tersebut, Pantai Sipakario Kelurahan Nipah-Nipah dan Ekowisata Hutan Mangrove (bakau) Kelurahan Kampung Baru di Kecamatan Penajam.

“Pembebasan lahan dilakukan secara transparan melibatkan tim appraisal dan penilaian lahan didasarkan rencana pengembangan dengan menentukan harga yang ditawarkan kepada pemilik lahan,” katanya.

Hasil penilaian tim appraisal diumumkan secara terbuka, terutama kepada pemilik lahan dan setelah ada kesepakatan bakal dilanjutkan dengan proses pembayaran pembebasan lahan tersebut, demikian Andi Israwati.

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com

15 Hotel Terbaik Murah Dekat Malioboro Tinggal Jalan, Mulai Rp 85 Ribuan


Jakarta

Traveler dengan budget ngepas yang mau liburan ke Malioboro, Yogyakarta nggak perlu khawatir. Di sini tersedia penginapan budget yang bersih dan nyaman untuk ditinggali. Traveler cukup jalan kali dari penginapan ke destinasi wisata pilihan di Malioboro.

Rekomendasi 15 Hotel Terbaik Murah Dekat Malioboro

Berikut daftar penginapan ekonomis yang bisa kamu pilih dikutip dari situs penyewaan kamar hotel

1. Losmen Mawar

Hotel murah dekat malioboroLosmen Mawar (dok. Losmen Mawar)

Tarif per malam: mulai Rp 85.011


Lokasi: Sosrowijayan Wetan GT 1/136, Jalan Malioboro, Yogyakarta

Penginapan tipe budget room ini hanya berjarak 150 meter dari Stasiun Tugu, sehingga traveler tak kesulitan mengaksesnya sebelum atau setelah turun dari kereta. Tarif yang murah tidak lantas menurunkan kualitas pelayanan bagi para kustomer.

“Tempatnya sangat strategis di samping Stasiun Tugu. Kamarnya bersih, pelayanan sangat ramah, cocok buat para backpacker dengan low budget, rekomendasi sekali,” tulis akun amin m yang mengulas penginapan ini dan memberi skor 8,5/10.

2. DBC Rooms Malioboro

DBC Rooms Malioboro hotel murah dekat MalioboroDBC Rooms Malioboro (dok. DBC Rooms Malioboro)

Tarif per malam: mulai Rp 98.280

Lokasi: Jalan Beskalan nomor 1 Malioboro, Yogyakarta

Dengan harga yang sangat terjangkau, traveler sudah bisa menikmati kamar nyaman dan kemudahan akses ke berbagai tempat wisata di Malioboro. Saking dekatnya, akun Tri H merasa penginapan ini seolah berada tepat di depan salah satu kawasan wisata unggulan Yogyakarta ini.

“Puas dengan pelayanannya. Dekat banget depannya Malioboro hanya 5 langkah,” tulis Tri H yang memberi skor 8,5/10 pada kualitas pelayanan, kamar, kemudahan akses dari dan ke Stasiun Tugu, serta berbagai tempat wisata.

3. Losmen Suryo

Losmen SuryoLosmen Suryo (dok. Losmen Suryo)

Tarif per malam: mulai Rp 106.469

Lokasi: Sosrowijayan Wetan GT 145, Sosromenduran, Gedongtengen Kota Yogyakarta

Penginapan bertipe guest house ini mendapat skor nyaris sempurna dari para traveler yang pernah menginap. Akun Slamet misalnya yang menyatakan, foto di situs pencarian kamar hotel sama dengan faktanya sehingga traveler tidak merasa tertipu. Selain itu, kamar sudah dilengkapi dengan TV dengan berbagai program.

“Tempatnya keren banget dengan harga murah, bersih, dan sudah ada TV berikut harganya. Jarak ke stasiun tinggal nyebrang doang dari gang, ke Malioboro juga deket banget. Foto di gambar sesuai banget no tipu tipu. Rekomendasi banget dah,kalo ke Jogja kudu nginep di sini lagi,” tulis akun Slamet.

4. Losmen 2000 Tiga

Losmen 2000 TigaLosmen 2000 Tiga (dok. Losmen 2000 Tiga)

Tarif per malam: mulai dari Rp 128.313

Lokasi: Losmen Malioboro DN I/168, Jalan Sosrokusuman 1, Suryatmajan, Malioboro, Yogyakarta

Penginapan ini juga memperoleh review yang sangat baik dari para traveler. Akun tika r. s. mengatakan, pelayanan di penginapan dengan tipe guest house sangat dekat dengan Malioboro cuku jalan kaki 5 menit. Kendati begitu beberapa akun menyoroti kamar dan kamar mandi yang kurang nyaman.

“Kamar mandinya sedikit agak licin tapi masih oke-lah. Sempat mati listrik di pagi hari dan kebetulan karena nggak ada jendela jadinya gelap banget. Takut gelap lebih tepatnya,” tulis akun R***L yang berharap ada perbaikan pada pelayanan di Losmen 2000 Tiga.

5. Citra Anda Losmen

Losmen Citra AndaLosmen Citra Anda Foto: Losmen Citra Anda

Tarif per malam: mulai dari Rp 123.967

Lokasi: Jalan Sosrowijayan Wetan Gg. 2 GT 1/144, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta

Penginapan ini berada di gang-gang tepat di jantung Malioboro sehingga traveler tidak sulit mengakses berbagai destinasi wisata. Meski sedikit berbelok-belok, pelayanan losmen ini sangat nyaman dan bikin betah. Tentunya, kamar dan kamar mandi di losmen ini sangat bersih.

“Tempatnya masuk ke dalam gang berbelok-belok, tapi staffnya ramah dan pelayanannya sangat baik. Kamarnya bersih dan cukup jalan kaki 5 menit ke Malioboro. Di sini nyamah bikin betah,” tulis akun Suhaimun yang memberi nilai sempurna untuk penginapan ini.

6. Hotel Karunia Yogyakarta

Losmen Citra AndaHotel Karunia Yogyakarta Foto: Losmen Citra Anda

Tarif per malam: mulai dari Rp 129.229

Lokasi: Jalan Sosrowijayan 78, Malioboro, Yogyakarta

Dengan jarak hanya kurang lebih 300 meter dari Stasiun Tugu Yogyakarta, hotel ini siap menyambut traveler 24 jam yang hendak piknik atau melakukan aktivitas lain. Hotel ini teryata juga menyewakan motor bagi traveler, yang tersedia bila menghubungi pengelola penginapan lebih dulu.

“Di sini bisa sewa motor sehingga bebas ke destinasi wisata pilihan. Traveler bisa lebih gampang ke mana-mana, semua pelayanan ramah, kamar mandi bersih. Untuk lintas wisata paling jauh 1 jam, hotel ini sangat cocok untuk traveler yang niat liburan di Yogyakarta,” tulis akun Wildan H.

7. Virgo 3 Homestay

Tarif per malam: mulai Rp 131.040

Lokasi: Jalan Sosrowijayan Wetan GT I/148 D, Malioboro, Yogyakarta

Berlokasi di gang-gang Malioboro, penginapan ini bikin traveler mudah merasakan vibe warga lokal dan aktivitasnya setiap hari. Dengan keramahan staf homestay dan masyarakat sekitar, traveler bisa lebih mudah blending dengan lingkungan setempat. Tentunya, homestay ini menyediakan kamar yang bersih dang nyaman.

“Senang di sini, sudah tiga kali nginep. Kamarnya bersih, nyaman, harga murah, dengan staf penginapan ramah dan sopan. Di sini ada dapur kecil jadi bisa bikin kopi dan teh sendiri. Tapi nggak ada air panas buat mandi. Mungkin ke depannya sudah ada ya, ada handuk, sabun, sprei juga bersih,” tulis akun S***i.

8. Losmen Setia Kawan

Tarif per malam: mulai Rp 143.325

Lokasi: Jalan Sosrowijayan Wetan GT I/58A, Malioboro, Yogyakarta

Homestay ini sangat artistik dengan berbagai tema lukisan di setiap ujungnya berpadu dengan warna dinding yang enak dilihat. Sehingga, penginapan ini sangat Instagramabel dan pastinya menyediakan kamar yang sangat bersih. Kualitas tersedia dengan harga sangat terjangkau bagi para traveler.

“Harga sesuai dengan budget yang disediakan mayoritas traveler. Lokasi dekat dengan pusat keramaian Malioboro dan Stasiun Tugu, dengan petugas ramah dan sigap. Next time ke Yogya, nginep di sini aja,” tulis akun Yuni E.P. yang memberi nilai 9.7/10 terkait kualitas dan service hotel.

9. De Patuk Homestay

Tarif per malam: mulai Rp 146.581

Lokasi: Jalam Sostrodipuran, Malioboro, Yogyakarta

Menurut akun V***a, homestay ini sangat bersih, nyaman, wangi, dan pastinya adem. Pelayanannya baik serta ramah, plus nggak jau daru Malioboro. Tiap kamar sudah menyediakan TV lengkap dengan channel dan berbagai program, yang bikin traveler makin betah beristirahat di kamar.

“Tempatnya enak dan pelayanannya juga oke banget. Lokasi enggak jauh dari Malioboro, mantap deh pokoknya puas bangettt,” tulis akun V***a yang memberi nilai 9,4/10 sesuai hasil reviewnya.

10. Red Palm Losmen Syariah

Tarif per malam: mulai Rp 147.420

Lokasi: Sosrowijayan Wetan GT I/62, Malioboro, Yogyakarta

Bagi traveler yang lebih nyaman dengan penerapan prinsip Islam, homestay syariah ini bisa jadi pilihan. Penginapan menyediakan perlengkapan ibadah, makanan dan minuman halal, serta pasangan muhrim bagi laki-laki dan perempuan yang menginap bersama.

“Deket banget dr stasiun, dan yg paling saya suka disini suasananya hommy Jawa bgt. Jadi berasa pulang ke rumah nenek, sangat ademm. Penginapan ini masuk gang ya, jadi motor nggak bisa masuk,” tulis akin D***k.

11. The Packer Lodge Yogyakarta

Tarif per malam: mulai Rp 149.786

Lokasi: Jalan Dagen nomor 3, Sosromeduran, Malioboro, Yogyakarta

Dengan skor keseluruhan dari traveler 8,7/10, kualitas dan pelayanan hotel di lokasi strategis sekitar Malioboro ini sangat baik. Selain dekat dengan berbagai destinasi wisata, hotel ini punya balkon atas yang memungkinkan tamu melihat view di sekitar penginapan.

“Balkon lantai paling atas bagus dan nyaman banget buat lihat pemandangan. Di sini bisa mendengarkan lagi lewat speaker buetooth pake hape sendiri. Kamar dan kamar mandinya bersih, nyaman, plus ada air panas. Makin cakep karena deket sama Malioboro,” tulis akun Paulina M.

12. The Cabin Hotel Gandekan

Tarif per malam: mulai Rp 160.115

Lokasi: Gandekan Lor nomor 2, Malioboro, Yogyakarta

Hotel dengan hasil review mengesankan ini mengambil konsep kabin yang memperoleh respon positif. Meski begitu, beberapa traveler menilai kamar terlalu sempit apalagi jika digunakan dua orang. Selain itu, tangga tidak terlalu lebar sehingga harus hati-hati dan bergiliran saat melewatinya.

Review lain menyatakan, traveler sebaiknya menghubungi pihak hotel lebih dulu sebelum memesan kamar. Info pihak hotel untuk memastikan ketersediaan kamar mandi di hotel ada di tiap kabin atau hanya ada satu untuk bersama. Terlepas dari informasi tersebut, hotel sangat nyama dan sesuai untuk solo traveler.

13. Niki Backpaker Malioboro

Tarif per malam: mulai dari Rp 162.162

Lokasi: Jalan Kumetiran nomor 31, Malioboro, Yogyakarta

Konsep hostel yang dipilih penginapan ini memang tepat untuk para traveler dengan budget terbatas. Tentunya, kamar dengan konsep dormitory atau asrama ini tetap terasa nyaman ditinggali dan homey. Sebagai tambahan, penginapan menyediakan area parkir bagi penyandang disabilitas.

“Jujur, saya puas dapat penginapan yang best banget. Murah dan bersih. Saya nggak kecewa dan happy. Memang ukuran kamarnya kecil tapi luar biasa bersih dan nyaman. Wi-Fi, AC, dan saluran TV ok banget. Next time saya akan ke tempat ini lagi,” tulis akun Warno

14. Amarta Malioboro by Daphna Management

Tarif per malam: mulai Rp 170.488

Lokasi: Jalan Dagen nomor 12 Sosromenduran, Gedong Tengen, Yogyakarta

Guest house ini menyediakan layanan sewa mobil yang menjadi nilai tambah bagi para traveler. Selain itu tersedia jasa tur, concierge, dan minuman sambutan yang pastinya bikin traveler makin betah. Bagi yang membawa orang-orang terdekatnya, tersedia area keluarga yang bisa diakses setiap saat.

“Kamarnya bersih..staf ramah dan deket banget dari Malioboro. Plus kawasannya rame bikin betah banget di Jogja,” tulis akin A***H.

15. Wanderlust Homestay

Tarif per malam: mulai Rp 180.482

Lokasi: Jalan Sosrowijayan Kulo GT I/202, Malioboro, Yogyakarta

Seperti konsepnya, penginapan ini benar-benar serasa di rumah dengan lingkungan yang sangat baik. Sebelum menginap traveler bisa mencari tahu lebih dulu apakah kamar yang disewakan masih gabung dalam satu properti dengan pemilik. Info ini bisa jadi pertimbangan penting sebelum memilih tempat.

“Bapak dan ibunya ramah, tidak sungkan membantu kalau tanya, kamarnya juga bersih. Homestay yang seperti home sweet home di rumah sendiri, bebas minum teh kopi gratis, ada balkon buat ngopi santai-santai, ke Malioboro tinggal jalan kaki,” tulis akun Olivia.

Setiap penginapan menyediakan pelayanan berbeda-beda sesuai kebutuhan konsumen. Sebelum memilih ada baiknya traveler memastikan info ini pada pengelola penginapan

  • Pakai AC atau kipas angin
  • Ketersediaan kamar mandi di tiap kamar hotel
  • Ada parkir motor bagi traveler yang menggunakan transportasi tersebut
  • Tamu masih harus bayar parkir atau gratis
  • Lokasi dan layanan yang tersedia dengan tarif yang dibebankan pada traveler
  • Berada di lingkungan aman dan nyaman.

Jika traveler sudah memastikan informasi tersebut dan merasa sreg dengan penginapan pilihan, traveler bisa langsung booking kamar tanpa ragu.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Labuan Bajo, Pesona Surga Tersembunyi di Indonesia



Manggarai Barat

Terletak di ujung barat pulau besar Flores di Nusa Tenggara Timur, Labuan Bajo adalah permata tersembunyi yang mendapat banyak puji.

Labuan Bajo berawal dari desa nelayan kecil, alam dan budaya yang indah membuat kawasan ini menjadi pusat wisata NTB yang mulai mendapat banyak perhatian.

Yang membuat desa ini begitu menonjol adalah reptil purba komodo yang tinggal di Pulau Komodo. Sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO, Pulau Komodo terus bersolek untuk mempertahankan statusnya.


Kamu yang mau liburan ke Labuan Bajo, bisa intip destinasinya berikut ini:

1. Wisata Perahu Pulau Komodo

komodo di Loh Liangkomodo di Loh Liang (Bonauli/detikcom)

Perjalanan ke Pulau Komodo adalah daya tarik utama kawasan ini. Pulau ini merupakan taman nasional yang terletak di sebelah barat Labuan Bajo. Komodo adalah reptil terbesar di dunia dan melihat salah satu makhluk luar biasa ini dari dekat adalah pengalaman yang istimewa dan mengesankan.

Yang paling populer adalah Live on Board Phinisi, wisatawan bisa staycation di kapal sambil berlayaar ke beberapa pulau di sekitar taman nasional.

Turun dari perahu di Loh Liang di Taman Nasional Komodo seperti melakukan perjalanan kembali ke masa lalu, ke zaman ketika kadal purba menguasai planet ini. Pemandu lokal dalam safari berjalan kaki akan mengajak kamu untuk melihat langsung kehidupan rusa, babi hutan, dan banyak spesies burung di alam liar.

Destinasi populer lainnya adalah Pink Beach. Pantai ini memiliki pasir pink dan sangat cantik. Airnya jenih, terumbu karangnya sangat indah. Kamu bisa melakukan beberapa kegiatan seperti snorkeling, berjemur atau banana boat.

2. Gua Pangkat

Gua di Labuan Bajo.Gua di Labuan Bajo. (eko_tarnando/d’Traveler)

Sekitar 10-15 km timur laut Labuan Bajo terdapat Gua Rangko yang menakjubkan. Gua ini terkenal dengan perairan biru kehijauan yang mencolok, diterangi oleh sinar matahari yang menembus langit-langit gua. Di dalam gua bisa menjadi sangat hangat, membuat berenang yang menyegarkan di air yang jernih dan sejuk menjadi lebih menarik.

Saat berada di dalam air, pastikan untuk mengagumi formasi batu kapur yang rumit dan menikmati permainan cahaya dan bayangan yang mempesona. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat matahari tengah hari ketika efeknya paling kuat.

Gua Rangko dapat diakses dengan naik perahu singkat menuju pantai di depan gua. Titik keberangkatan kapal ditandai di Google Maps sebagai “Mulai Kapal ke Gua Rangko” (pada koordinat: -8.455861, 119.951083). Biaya perahunya adalah Rp 100.000 per orang dan ada biaya masuk sebesar Rp 50k (sekitar $3,25) per orang untuk gua.

Untuk opsi bebas repot, kamu juga dapat memesan kombinasi Perjalanan Gua Rangko dan Snorkeling dengan penjemputan dan pengantaran ke hotel.

3. Batu Cermin Cave – Mirror Stone Cave

Gua di Labuan BajoGua di Labuan Bajo (Johanes Randy)

Sebuah keajaiban geologis, Gua Batu Cermin (atau Batu Cermin) mendapatkan namanya dari kilauan dinding kalsit di bawah sinar matahari pagi. Pertunjukan cahaya menawan ini memberikan ilusi cermin besar yang memantulkan sinarnya.

Gua ini ditutupi pola rumit yang terbentuk dari fosilisasi karang dan makhluk laut lainnya. Tiket masuknya seharga Rp 50 ribu per orang dan tur berpemandu dikenakan biaya tambahan Rp 50 ribu per grup, yang sangat kami rekomendasikan. Sebagai permulaan, informasi tambahan meningkatkan pengalaman gua, dan kedua, banyak hal menarik yang mudah terlewatkan oleh mata yang tidak terlatih.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Spot Foto Menarik dan Kisah di Baliknya



Jakarta

Kawasan Dieng di Jawa Tengah memang sudah terkenal sebagai salah satu destinasi wisata yang jadi favorit wisatawan. Kawasan itu berada di dua wilayah yakni Wonosobo dan Banjarnegara.

Di sana traveler bukan hanya disuguhkan dengan keindahan alamnya saja, tetapi juga budaya serta sejarah-sejarah yang melengkapinya. Sudah sejak lama pesona Dieng sudah harum hingga wisatawan internasional, belum lagi cuaca di sana yang sangat menyejukkan.

Dengan berbagai acara yang kerap dihelat di sana membuat kawasan Dieng ini begitu diminati. Belum lagi dengan lanskap yang indah itu menawarkan visual yang menakjubkan, sehingga sangat cocok menjadi latar belakang foto traveler.


Nama Dieng sendiri diambil dari Bahasa Sansekerta ‘Die Hieyang’ yang punya arti indah dan langka. Kata Dieng pun terdiri dari dua suku kata yaitu Di dan Hyang, Di artinya gunung atau area yang tinggi sementara Hyang adalah dewa-dewi jadi secara makna punya arti pegunungan atau tempat para dewa-dewi.

Dieng juga punya desa tertinggi di Pulau Jawa: Desa Sembungan yang berada di ketinggian 2.300 mdpl. Dengan lanskap hamparan sawah berundak juga perbukitan hijau yang sejuk.

Desa Sembungan juga pernah menyabet gelar Desa Terbaik di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) di tahun 2022.

Jika traveler hendak berkunjung ke kawasan Dieng, berikut rekomendasi detikTravel untuk destinasi-destinasi yang bisa jadi spot foto menawan.

1. Candi Arjuna

Candi Arjuna ini letaknya berada di puncak pegunungan Dieng dan candi tersebut merupakan candi yang bercorak Hindu. Dengan berada di atas puncak, membuat Candi Arjuna ini punya persona dan daya tarik tersendiri.

Suasana objek wisata Candi Arjuna Dieng ramai dikunjungi wisatawan. Foto diunggah pada Senin (31/7/2023).Suasana objek wisata Candi Arjuna Dieng ramai dikunjungi wisatawan. (UPT Dieng)

Salah satu bukti peninggalan Kerajaan Mataram Kuno ini dibangun sekitar abad ke-7 atau 731 saka. Dan punya luas hingga satu hektar, di kawasan komplek Candi Arjuna ini juga traveler akan menemukan beberapa candi lainnya seperti Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Sembadra, dan Candi Puntadewa.

Tiket masuk: Rp 10.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 30.000 untuk wisatawan internasional.

2. Kawah Sikidang

Meski merupakan kawah gunung berapi, Kawah Sikidang ini tidak berbahaya dan jadi langganan destinasi wisatawan lokal dan internasional. Kawah Sikidang juga dikenal luas sebagai Kawah Telur Rebus karena bau belerang yang sangat menyengat di hidung.

Wisatawan mengunjungi Kawah Sikidang Dieng di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (5/2/2022). Wisata Kawah Sikidang ramai dikunjungi wisatawan domestik saat akhir pekan. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/rwa.Wisatawan mengunjungi Kawah Sikidang Dieng di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)

Berada di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Yang jadi primadonanya, Kawah Sikidang ini punya warna kawah kehijauan yang mengeluarkan asap putih.

Tiket masuk: Rp 15.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 30.000 untuk wisatawan internasional.

3. Telaga Dringo

Destinasi selanjutnya ini punya ketinggian di 2.202 mdpl dengan luasan sekitar 10 hektar. Telaga Dringo juga kerap disebut Ranu Kumbolo karena landskapnya yang mirip dengan danau terkenal di Gunung Merapi itu.

Di sana traveler bakal disuguhkan dengan hutan yang indah dengan pesona telaganya. Dan di Telaga Dringo juga banyak wisatawan yang menjadikannya sebagai area camping.

Telaga Dringo di BanjarnegaraTelaga Dringo di Banjarnegara. (Randy/detikTravel)

Tiket masuk: Rp 5.000 hingga Rp 15.000 per orang.

4. Gardu Pandang Dieng

Gardu Pandang Dieng ini punya daya tarik tersendiri dari ketinggian, di sana traveler bisa melihat pemandangan Gunung Sindoro secara lebih dekat. Ditambah pemandangan ladang serta pemukiman masyarakat sekitar.

Waktu tepat untuk berada di Gardu Pandang Dieng ini tentunya di pagi buta dan sore hari. Karena traveler akan ditawarkan indahnya matahari terbit dan terbenam.

5. Bukit Sikunir

Ini jadi salah satu tempat paling favorit yang ada di kawasan Dieng. Karena di bukit yang punya tinggi 2.263 mdpl ini traveler bisa melihat pemandangan indah saat matahari terbit.

Bukit di Wonosobo, DiengBukit di Wonosobo, Dieng. (ahmadsabani18/d’Traveler)

Tak ayal pesona itu dijuluki sebagai Golden Sunrise Sikunir. Tentunya bukan hanya matahari terbit saja yang menawarkan keindahan saat matahari tenggelam pun indahnya tak kalah jauh.

Tiket masuk: Rp 10.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 30.000 untuk wisatawan internasional

6. Batu Pandang Ratapan Angin

Di kawasan ini sangat cocok buat traveler yang ingin punya pengalaman lain untuk menikmati indahnya Telaga Warna dan Telaga Pengilon Dieng. Di sana jadi primadona spot foto terbaik untuk keduanya.

Telaga Warna DiengTelaga Warna Dieng. (Reexy/d’traveler)

Berada di atas ketinggian, Batu Pandang Ratapan Angin ini berlokasi di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah.

Tiket masuk: Rp 15.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 30.000 untuk wisatawan internasional.

7. Gunung Prau

Bagi traveler yang ingin senang dengan aktivitas luar ruangan yang lebih menantang, bisa mencoba untuk melakukan pendakian ke Gunung Prau. Berada di ketinggian 2.565 mdpl akan membuat traveler sangat terpukau ketika berada di puncaknya.

Gunung PrauGunung Prau. (Uje Hartono/detikcom)

Hamparan lautan awan dan pemandangan gunung-gunung di sekitarnya, membuat pengalaman saat berada di kawasan Dieng ini tidak akan membuat kecewa. Tentunya untuk mendaki gunung, traveler harus mempersiapkan segalanya, mulai dari pemandu, perlengkapan alat, mental, fisik hingga membawa obat-obatan pribadi.

(upd/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Wisata Aek Sipitu Dai, Pesona Air 7 Rasa Pusuk Buhit Tempat Mandi Raja

Jakarta
Aek Sipitu Dai adalah mata air sakral di Kecamatan Sianjur Mula Mula, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara. Mata air berusia ribuan tahun ini dulu digunakan para raja untuk mandi sebelum semedi untuk mengambil keputusan, berharap diberi kesehatan, dan rizki untuk warga serta keturunannya.

Hingga saat ini, mata air di kaki Pusuk Buhit ini masih terus mengeluarkan air meski lingkungan sekitar kering atau musim kemarau. Dengan airnya yang bersih dan bening, Aek Sipitu Dai memberi berkah pada lingkungan sekitar dan pengunjung yang datang.

“Masyarakat percaya keajaiban dari tujuh pancuran mata air Aek Sipitu Dai. Jika mandi dengan hati yang bersih bisa meningkatkan semangat dan motivasi diri, serta menghilangkan penyakit yang tak bisa diobati secara medis,” tulis Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) dalam situsnya mengutip keterangan pemandu Aek Sipitu Dai Pasogit Limbong.

1. Punya 7 rasa

Pancuran dan batu berlubang untuk menumbuk kelapa dan jeruk nipis pada masa lalu di Aek Siputu Dai
Pancuran dan batu berlubang untuk menumbuk kelapa dan jeruk nipis pada masa lalu di Aek Sipitu Dai (dok. BOPDT)

Air di Aek Sipitu Dai sempat dicoba detikTravel yang ternyata memang punya rasa berbeda. Rasa air di mata air pertama cenderung agak asin, sementara yang kedua sedikit bersoda. Beranjak ke mata air ketiga, ada rasa sedikit pahit yang bikin alis berkerut saat mencicipi.

Di mata air keempat rasanya agak bersoda mirip dengan mata air kedua dan keena,. Selanjutnya adalah mata air kelima yang tanpa rasa alias tawar, sedangkan mata air ketujuh rasanya pahit. Seluruh mata air diberi sekat karena kegunaannya sebagai pemandian sakral.

2. Tiap mata air punya nama dan khasiat

Pancuran Pangulu Raja di Aek Siputu Dai
Pancuran Passur Pangulu Raja di Aek Sipitu Dai (dok. BOPDT)

Ketujuh nama mata air Aek Sipiti Dai serta khasiatnya adalah:

  • Pancuran Poso-poso: pancuran untuk kesembuhan bayi yang kurang sehat
  • Pancuran Nasohaguguan: pancuran untuk anak gadis yang belum mendapatkan jodh
  • Pancuran Sait Ladang: pancuran untuk keluarga yang belum dikaruniai keturunan
  • Pancuran Sibaso Bolon: pancuran untuk ibu hamil agar persalinan berjalan lancar
  • Pancuran Passur Pangulu Raja: pancuran untuk pemimpin agar selalu ingat untuk mengayomi masyarakatnya
  • Pancuran Passur guru Tatea Bulan: pancuran untuk keturunan Guru Tatea Bulan agar memperoleh kesehatan dan rezeki
  • Pancuran Pasur Hela: untuk kelompok yang lahir dari marga Sumba untuk memohon banyak rezeki dan berkomunikasi dengan leluhur.

3. Air boleh dibawa pulang

Aek Sipitu Dai
Aek Siputu Dai (dok. Bonauli/detikcom)

Pengunjung bebas membawa pulang air dari Aek Sipitu Dai sesuai keperluannya. Jika tidak membawa botol minum sendiri, pengunjung bisa membeli jeriken dari warung sekitar. Di warung tersedia jeriken plastik berkapasitas 5 liter dengan jarha Rp 10-15 ribu.

Namun air jangan sampai dilangkahi atau diletakkan di lantai tanpa alas. Perlakuan ini dipercaya bisa mengurangi khasiat air. Sebaiknya air diambil dari 7 mata air dan dicampur saat hendak diminum. Air Aek Sipitu Dai kemudian dicampur air biasa dan dikonsumsi sehari-hari untuk menjaga kesehatan tubuh.

4. Boleh ziarah atau sekadar wisata

Aek Sipitu Dai
Aek Sipitu Dai (dok. Bonauli/detikcom)

Menurut Pasogit, pengunjung bisa berwisata atau melakukan ziarah seperti para pendahulu. Namun wisatawan dan peziarah akan masuk lewat pintu berbeda. Wisatawan bisa masuk lewat pintu dan mata air yang mana saja.

Sedangkan untuk peziarah masuk lewat gerbang inti yang letaknya di pancuran paling tinggi. Peziarah berdoa lebih dulu dengan membawa persembahan di gerbang terletak di pojok dalam. Mereka yang ziarah biasanya mengenakan ulos dan dipandu selama di pancuran.

5. Posisi 7 mata air

Aek Sipitu Dai
Aek Siputu Dai (dok. Bonauli/detikcom)

Posisi tujuh mata air di Aek Sipitu Dai berada di ruang laki-laki dan perempuan. Empat pancuran di ruang perempuan sementara sisanya di tempat khusus laki-laki. Namun pengunjung bisa melihat ketujuh sumur dengan mengucapkan permisi lebih dulu. Pengucapan izin adalah antisipasi jika ada yang sedang mandi.

6. Aturan selama di Aek Sipitu Dai

Mata air 7 rasa di Samosir
Aek Sipitu Dai (dok. Sumper EH Simanjuntak/d’Traveler)

Tidak ada aturan durasi bagi pengunjung selama berada di Aek Sipitu Dai. Namun, pengunjung wajib menjaga kebersihan dan tidak boleh mencuci. Semua sampah harus dibersihkan dan tidak meninggalkan jejak. Jeriken wajib dibeli sesuai kebutuhan dan dibawa pulang.

Halaman 2 dari 7

Air di Aek Sipitu Dai sempat dicoba detikTravel yang ternyata memang punya rasa berbeda. Rasa air di mata air pertama cenderung agak asin, sementara yang kedua sedikit bersoda. Beranjak ke mata air ketiga, ada rasa sedikit pahit yang bikin alis berkerut saat mencicipi.

Di mata air keempat rasanya agak bersoda mirip dengan mata air kedua dan keena,. Selanjutnya adalah mata air kelima yang tanpa rasa alias tawar, sedangkan mata air ketujuh rasanya pahit. Seluruh mata air diberi sekat karena kegunaannya sebagai pemandian sakral.

Ketujuh nama mata air Aek Sipiti Dai serta khasiatnya adalah:

  • Pancuran Poso-poso: pancuran untuk kesembuhan bayi yang kurang sehat
  • Pancuran Nasohaguguan: pancuran untuk anak gadis yang belum mendapatkan jodh
  • Pancuran Sait Ladang: pancuran untuk keluarga yang belum dikaruniai keturunan
  • Pancuran Sibaso Bolon: pancuran untuk ibu hamil agar persalinan berjalan lancar
  • Pancuran Passur Pangulu Raja: pancuran untuk pemimpin agar selalu ingat untuk mengayomi masyarakatnya
  • Pancuran Passur guru Tatea Bulan: pancuran untuk keturunan Guru Tatea Bulan agar memperoleh kesehatan dan rezeki
  • Pancuran Pasur Hela: untuk kelompok yang lahir dari marga Sumba untuk memohon banyak rezeki dan berkomunikasi dengan leluhur.

Pengunjung bebas membawa pulang air dari Aek Sipitu Dai sesuai keperluannya. Jika tidak membawa botol minum sendiri, pengunjung bisa membeli jeriken dari warung sekitar. Di warung tersedia jeriken plastik berkapasitas 5 liter dengan jarha Rp 10-15 ribu.

Namun air jangan sampai dilangkahi atau diletakkan di lantai tanpa alas. Perlakuan ini dipercaya bisa mengurangi khasiat air. Sebaiknya air diambil dari 7 mata air dan dicampur saat hendak diminum. Air Aek Sipitu Dai kemudian dicampur air biasa dan dikonsumsi sehari-hari untuk menjaga kesehatan tubuh.

Menurut Pasogit, pengunjung bisa berwisata atau melakukan ziarah seperti para pendahulu. Namun wisatawan dan peziarah akan masuk lewat pintu berbeda. Wisatawan bisa masuk lewat pintu dan mata air yang mana saja.

Sedangkan untuk peziarah masuk lewat gerbang inti yang letaknya di pancuran paling tinggi. Peziarah berdoa lebih dulu dengan membawa persembahan di gerbang terletak di pojok dalam. Mereka yang ziarah biasanya mengenakan ulos dan dipandu selama di pancuran.

Posisi tujuh mata air di Aek Sipitu Dai berada di ruang laki-laki dan perempuan. Empat pancuran di ruang perempuan sementara sisanya di tempat khusus laki-laki. Namun pengunjung bisa melihat ketujuh sumur dengan mengucapkan permisi lebih dulu. Pengucapan izin adalah antisipasi jika ada yang sedang mandi.

Tidak ada aturan durasi bagi pengunjung selama berada di Aek Sipitu Dai. Namun, pengunjung wajib menjaga kebersihan dan tidak boleh mencuci. Semua sampah harus dibersihkan dan tidak meninggalkan jejak. Jeriken wajib dibeli sesuai kebutuhan dan dibawa pulang.

(row/fem)

Simak Video “Video: Pria Dianiaya hingga Tewas saat Tidur di Masjid Sibolga Sumut
[Gambas:Video 20detik]








Sumber : travel.detik.com

Fasilitas dan Harga Main Ice Skating Taman Anggrek



Jakarta

Seru-seruan bermain ice skating di Taman Anggrek atau Skyrink Jakarta bisa nih untuk mengisi kegiatan akhir pekan. Cek dulu yuk fasilitas hingga harga bermain di sana.

Ice skating Taman Anggrek atau Skyrink Jakarta merupakan salah satu arena ice skating terpanjang di asia tenggara. Panjang arenanya mencapai 1,248 m2.

detikTravel telah merangkum, Sabtu (9/8/2025) informasi lengkap tentang harga hingga fasilitas yang disediakan Skyrink Jakarta yang bisa kamu nikmati.


1. Lokasi Ice Skating Taman Anggrek

Ice Skating Taman Anggrek berlokasi di lantai 3 Mall Taman Anggrek RT.12/RW.1, Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11470.

2. Harga Main (Tiket) Ice Skating Taman Anggrek

Mengutip laman Instagram Skyrink Jakarta, harga tiket di Ice Skating Taman Anggrek Senin-Jumat Rp 110.000 per sesi dan weekend dan tanggal merah Rp 145 ribu per sesi. Dengan waktu main maksimal 2 jam.

Untuk perlengkapan, harganya adalah sebagai berikut:

  • Kaos kaki: Rp 16.000
  • Sarung tangan: Rp 18.000
  • Loker: Rp 15.000
  • Pinguin: Rp 90.000 (maksimal 50 menit)
  • Snow Man: Rp 100.000 (maksimal 50 menit).
  • Ice skating ini juga menyediakan skating school (les) untuk pengunjung. Berikut daftar harganya.

Private

  • Weekday Rp 870.000 (5×30 menit)
  • Weekend Rp 1.000.000 (5×30 menit).

Semi Private

  • Weekday Rp 670.000 (5×30 menit)
  • Weekend Rp 760.000 (5×30 menit).

Walk in

  • Weekday Rp 225.000 (1×30 menit)
  • Weekend Rp 255.000 (1×30 menit).

3. Jam Operasional Ice Skating Taman Anggrek

Jam operasional Ice Skating Taman Anggrek yaitu mulai pukul 09.30-22.00 WIB. Penjualan tiket dimulai dari jam 09.30. Adapun sesi bermainnya yaitu:

  • Sesi 1: 10.00-12.00 WIB
  • Sesi 2: 12.30-14.30 WIB
  • Sesi 3: 15.00-17.00 WIB
  • Sesi 4: 17.30-19.30 WIB
  • Sesi 5: 20.00-22.00 WIB.

4. Syarat dan Ketentuan bermain

Sebelum bermain, kamu harus mengetahui beberapa syarat dan ketentuan yang berlaku. Berikut di antaranya:

1. Wajib memakai kaos kaki dan sarung tangan
2. Hanya pemegang tiket yang diizinkan masuk
3. Minimal usia pengunjung 5 tahun
4. Setiap pergantian sesi, semua pengunjung keluar dari wahana
5. Risiko kecelakaan bermain ditanggung skater.

5. Fasilitas Ice Skating Taman Anggrek

Ice skating Taman Anggrek memiliki beberapa fasilitas untuk pengunjung. Berikut di antaranya:

  • Loker
  • Skating school
  • Rental skates
  • Area ruang tunggu

(sym/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Dari yang Legendaris Hingga Kekinian


Jakarta

Kota Bogor tak hanya dikenal dengan pesona wisata alamnya, tetapi juga menawarkan beragam pilihan wisata kuliner yang menggoda. Mulai dari sajian legendaris hingga makanan kekinian yang sedang tren, semua bisa ditemukan di kota yang dijuluki Kota Hujan ini.

Bagi para traveler yang berencana menjelajahi kuliner di Bogor, berikut adalah beberapa rekomendasi tempat makan legendaris hingga kekinian yang layak dicoba.

Kuliner Legendaris yang Tetap Eksis

Toge Goreng H. Gebro

Telah hadir sejak tahun 1967, Toge Goreng H. Gebro menjadi salah satu kuliner khas Bogor yang melegenda. Hidangan ini terdiri dari lontong, mie kuning, tahu, taoge, dan oncom merah, disiram dengan bumbu tauco yang khas dan gurih. Seporsi toge goreng ini dapat dinikmati mulai dari harga Rp 15.000 di Pasar Anyar, Blok B2, Jalan Dewi Sartika.


Soto Kuning Pak Salam

Mulai berjualan sejak era 1980-an, Soto Kuning Pak Salam dikenal berkat kuah santan kuningnya yang kaya rempah. Menunya terdiri dari aneka isian seperti daging, paru goreng, dan berbagai jenis jeroan. Lokasinya berada di Jalan Suryakencana, Sukasari, dengan harga mulai dari Rp 11.000.

Martabak Encek

Martabak Encek yang telah berdiri sejak tahun 1975 menyajikan martabak manis berukuran besar yang dimasak menggunakan arang. Tekstur martabaknya yang lembut dan rasanya yang khas membuatnya tetap menjadi pilihan favorit hingga kini.

5 Martabak Enak di Bogor yang Kelezatannya Teruji Puluhan TahunIlustrasi martabak. (Istimewa)

Nasi Uduk Kaum 58

Sudah ada sejak tahun 1890, Nasi Uduk Kaum 58 menawarkan cita rasa nasi uduk beraroma rempah khas, lengkap dengan lauk tradisional seperti ayam goreng, tongkol, hingga jengkol. Lokasinya berada di Jalan Masjid 1, kawasan Empang, Bogor Selatan.

Kuliner Kekinian yang Instagramable

Two Stories Cafe

Terletak di Jalan Pajajaran Indah V, Two Stories Cafe menyuguhkan suasana rooftop yang nyaman dengan desain interior yang menarik untuk berswafoto. Menu yang ditawarkan antara lain pasta, rice bowl, hingga burger cocok sebagai tempat hangout bersama teman.

Kopi Daong

Menikmati secangkir kopi di tengah rimbunnya pepohonan Kopi Daong BogorMenikmati secangkir kopi di tengah rimbunnya pepohonan Kopi Daong Bogor. (Luthfi Hafidz/detikcom)

Berlokasi di kawasan Puncak Dua, Pancawati, Kabupaten Bogor, Kopi Daong menghadirkan pengalaman ngopi di tengah hutan pinus yang sejuk dan asri. Berbagai pilihan kopi dan camilan tersedia untuk dinikmati sambil meresapi keindahan alam sekitar.

The Lake House

Berlokasi di Pesona Alam Sedayu Resort & Spa, Puncak, The Lake House menawarkan area makan outdoor dengan pemandangan danau yang menenangkan. Menu yang disajikan beragam, mulai dari masakan lokal hingga hidangan Barat.

Breve Hills

Terletak di Jalan Raya Puncak No. 81, Desa Leuwimalang, Cisarua, Breve Hills menyajikan panorama pegunungan yang memukau. Dengan suasana yang tenang dan menyegarkan, tempat ini menjadi pilihan tepat untuk bersantai sambil menikmati hidangan dan pemandangan alam yang indah.

(upd/fem)



Sumber : travel.detik.com

Daftar Obyek Wisata di Selo, Boyolali



Boyolali

Terletak di antara gunung Merapi dan Merbabu membuat daerah Selo di Boyolali dianugerahi beberapa tempat wisata menarik. Ini daftar obyek wisata di Selo:

Lokasi yang strategis, diapit oleh dua gunung membuat kecamatan Selo di Boyolali, Jawa Tengah dikenal memiliki pemandangan alam mempesona.

Berikut daftar wisata Selo, Boyolali yang patut dikunjungi:


1. Embung Manajar

Embung Manajar adalah objek wisata waduk di Selo Boyolali. Tempat ini ramai dikunjungi lantaran menyuguhkan panorama pedesaan asri serta beberapa gunung seperti Gunung Merapi dan Merbabu.

Lokasi Embung Manajar berada di dataran cukup tinggi, sekitar 1.700 mdpl. Menjadikannya spot terbaik untuk menyaksikan pemandangan sekeliling yang mempesona.

Embung ManajarEmbung Manajar Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom

Tempat wisata ini hanya bisa diakses menggunakan kendaraan roda dua lantaran jalan yang sempit. Pastikan kondisi kendaraan fit untuk dibawa ke Embung Manajar. Atau traveler juga bisa menyewa ojek lokal untuk sampai ke lokasi.

Lokasi: Dusun III, Desa Samiran, Selo, Boyolali.
Jam buka: 24 jam.
Harga tiket masuk: Rp 5.000 per orang.
Tarif parkir: Rp 3.000 (motor).

2. Merapi Garden Selo

Merapi Garden Selo menyuguhkan hamparan taman bunga cantik berwarna-warni dengan latar belakang Gunung Merapi. Di sini bisa ditemukan juga ornamen kincir angin, gazebo, dan ayunan.

Taman bunga beragam jenis ini cocok banget dijadikan spot foto aesthetic. Traveler juga bisa singgah ke D’Garden Cafe kalau ingin menikmati panorama alam lebih lama sambil menyeruput kopi dan menyicipi hidangan lezat.

Merapi Garden Selo, BoyolaliMerapi Garden Selo, Boyolali Foto: dok. Instagram @merapigardenselo

Aktivitas lain yang bisa dilakukan wisatawan di sini seperti paralayang, hingga outbond. Naik mobil jeep wisata dapat pula direservasi di kafe tersebut.

Lokasi: Dusun IV, Desa Samiran, Selo, Boyolali.
Jam buka: 09.00-18.00.
Harga tiket masuk: Rp 5.000 per orang.
Tarif parkir: Rp 3.000 (motor) dan Rp 5.000 (mobil).

3. New Selo

New Selo menawarkan pemandangan alami Gunung Merbabu yang menawan. Saat cuaca cerah, kalian dapat melihat puncak gunung Merbabu beserta hutan lerengnya yang asri cukup jelas.

Ditambah lagi udara pegunungan yang menyejukkan membuat siapa saja yang datang ke sini merasa betah dan enggan untuk pulang.

Objek wisata New Selo di BoyolaliObjek wisata New Selo di Boyolali Foto: Brigida Emi Lillia/dTraveler

Traveler juga bisa memesan secangkir kopi dan makanan hangat di beberapa warung New Selo sambil nongkrong dan ngobrol bareng teman atau keluarga.

Lokasi: Desa Samiran, Selo, Boyolali.
Jam buka: 08.00-19.00.
Harga tiket masuk: Rp 10.000 per orang.
Tarif parkir: Rp 2.000 (motor) dan Rp 5.000 (mobil).

4. Bukit Gancik

Bukit Gancik ini berada di kaki Gunung Merbabu. Objek wisata ini menawarkan panorama alam yang asri dari ketinggian.

Traveler juga bisa berfoto di sejumlah spot Instagramable yang tersedia. Di sini juga bisa jadi spot untuk menyaksikan matahari terbit lho.

Bukit Gancik di BoyolaliBukit Gancik di Boyolali Foto: (Retno Wardhana/d’Traveler)

Akses jalan ke lokasi ini menanjak curam. Jika naik motor harap berhati-hati ya. Di samping itu, para pendaki yang akan mendaki Gunung Merbabu bisa melalui jalur Bukit Gancik ini.

Lokasi: Dukuh Selo Nduwur, Dusun I, Selo, Boyolali
Jam buka: 24 jam.
Harga tiket masuk: Rp 5.000 per orang.
Tarif parkir: Rp 3.000 (motor) dan Rp 5.000 (mobil).

5. Simpang Paku Buwono VI

Terakhir ada Simpang Paku Buwono VI yang disebut juga oleh masyarakat setempat dengan Alun-Alun Selo. Lokasi ini tak kalah indah dari spot wisata lainnya.

Traveler dapat menyaksikan view Gunung Merapi yang jelas dari spot ini jika cuaca sedang cerah. Di sekitar lokasi kamu dapat menyewa sepeda listrik untuk berkeliling, menunggang kuda, atau pun naik delman.

Simpang PB VI di Selo, Boyolali.Simpang PB VI di Selo, Boyolali. Foto: Jarmaji/detikJateng

Kalau perut keroncongan, banyak pedagang makanan yang menjajakan berbagai menu enak-enak lho. Tinggal dipilih saja mana yang sesuai dengan selera traveler

Lokasi: Jl. Blabak-Boyolali, Desa Samiran, Boyolali
Jam buka: 09.00-22.00.
Hargga tiket masuk: gratis.
Tarif parkir: gratis.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

10 Kafe dan Resto di Kota Wisata Cibubur, Ada yang Halal Certified

Jakarta
Kota Wisata Cibubur jadi alternatif liburan akhir pekan warga Jabodetabek karena beragam pilihan aktivitas. Termasuk kafe dan resto dengan berbagai pilihan menu Asia, Nusantara, Barat, serta fusion. Sebagian kafe dan resto bahkan menyediakan space untuk keluarga, aktivitas, dan berbagai hidangan.

Berikut daftar 10 kafe dan resto di Kota Wisata Cibubur yang bisa dikunjungi sendiri atau bareng lingkungan terdekat. Sebelum berkunjung, ada baiknya reservasi lebih dulu supaya kebagian tempat.

1. CU@CAFE Kota Wisata

CU@CAFE Kota Wisata Cibubur
CU@CAFE Kota Wisata Cibubur (dok. Instagram cuatcafe)

Jam buka: 08.00-22.00 setiap hari

Lokasi: Jl. Wisata Utama Nomor 30 Blok I1, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 50-124 ribu bergantung jumlah pesanana dan harga bisa berubah tiap saat

Resto ini mencantumkan keterangan smoked chicken halal di media sosialnya, sehingga sangat direkomendasikan bagi penikmat hidangan halal. Di sini tersedia musholla yang sangat bersih dan nyaman, meski resto dekat masjid sehingga memudahkan pengunjung yang harus beribadah tepat waktu.

Tentunya CU@CAFE menyediakan makanan dan minuman yang super enak dengan ragam menu Nusantara hingga Western. Kafe dan resto ini cocok buat kamu yang pengen kulineran sendiri, atau bareng temen-temen segang. Kamu juga bisa meeting casual di sini atau sekadar hangout di hari libur.

2. NOB Coffee & Eatery, Kota Wisata Cibubur

NOB Coffee & Eatery, Kota Wisata Cibubur
NOB Coffee & Eatery, Kota Wisata Cibubur (dok. Instagram nob.journal)

Jam buka:

  • Minggu-Jumat: 08.00-22.00
  • Sabtu: 08.00-23.00

Lokasi: Kantor Marketing Satelite-Marketing Gallery, Jl. Raya Ciangsana, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 32-145 ribu bergantung pesanan dan harga bisa berubah tiap saat

Aneka roti dan pastry adalah hidangan spesial dari resto ini yang diolah sendiri dengan pilihan rasa manis hingga asin gurih. Enaknya olahan gandum ini langsung terasa di ujung lidah saat melihat displaynya di jendela resto. Tentunya tersedia juga menu lain yang tidak kalah lezat misal pasta, salad, dan aneka minuman.

Resto ini sangat welcome bagi tamu yang ingin bertanya terkait bahan dan status halal hidangan. Sehingga kita bisa menikmati hidangan seutuhnya tanpa khawatir menu pesanan halal atau haram. Ragam menu plus ambiance resto yang modern sekaligus calm pas buat yang ingin menghabiskan waktu bareng orang-orang terdekat.

3. Prompt Space

Prompt Space Kota Wisata Cibubur
Prompt Space (dok. Instagram prompt.space)

Jam buka:

  • Senin-Jumat: 08.00-23.00
  • Sabtu-Minggu: 07.00-23.00

Lokasi: Jl. Wisata Utama Boulevard Blok H1 Nomor 08, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 40-135 ribu bergantung pesanan dan harga bisa berubah tiap saat

Resto ini menyajikan menu Nusantara hingga Western yang super cocok dengan lidah pengunjung. Ragam hidangan dengan paduan rasa gurih, asam manis segar, dan hint pedas lada ini berpadu dengan minuman berbasis kopi dan non kopi. Kualitas menu yang nggak ecek-ecek ini tentunya bisa diperoleh dengan harga super affordable.

Selain variasi hidangan, resto ini juga menyelenggarakan BSB alias Backyard Sale Bazaar dengan waktu pelaksanaan bergantung kebijakan pengelola resto. Even ini melibatkan berbagai clothing line dan produknya dengan harga sangat bersahabat hanya untuk pengunjung Prompt Space.

4. Main Street Dining & Coffee

Main Street Dining & Coffee
Main Street Dining & Coffee (dok. Instagram mainstreet.id)

Jam buka:

  • Senin-Kamis: 10.00-23.00
  • Jumat: 10.00-00.00
  • Minggu: 07.00-00.00

Lokasi: Jl. Boulevard Kota Wisata Blok H1 Nomor 29, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 58-135 ribu bergantung pesanan dan harga bisa berubag bisa tiap saat

Resto ini sudah halal certified jadi nggak perlu ragu lagi buat hangout, meeting, atau sekadar healing menyantap aneka hidangan enak banget di sini. Pilihan menu tersedia mulai dari Asian hingga Western plus fusion yang bisa memperuas wawasan kuliner.

Selain kualitas hidangan, ulasan google menjelaskan pelayanan restoran yang benar-benar berkualitas. Khususnya di WC wanita yang menyediakan pembalut, kunciran, dan jarum pentul yang sangat-sangat berdampak bagi kenyamanan. Plus fee air putih 1 liter bagi pengunjung dengan syarat dan ketentuan berlaku.

5. Teras Rumah Nenek

Teras Rumah Nenek
Teras Rumah Nenek (dok. Instagram terasrumahnenek)

Jam buka: setiap hari 10.00-23.00

Lokasi: Jl. Abdulrahman Nomor 46, RT 12/RW 5, Cibubur, Kecamatan Ciracas

Tarif menu: Rp 35-85 ribu dan tersedia paket WFC di harga Rp 50-75 ribu bergantung kebijakan pengelola resto

Ambiance plus menu di Teras Rumah Nenek benar-benar sesuai dengan namanya. Ulasan goole review menyatakan, resto ini berada di dalam gang bukan di posisi strategis layaknya kafe populer. Namun perjuangan masuk gang dari jalan besar benar-benar terasa ketika masuk resto dengan ambiance yang simpel dan homey.

Di sini tersedia area dalam dan ruang ruangan yang cocok untuk aneka acara, asal menghubungi pengelola lebih dulu untuk reservasi. Piihan menu sangat affordable dan beragam dengan jenis hidangan Nusantara dan fusion western, plus aneka camilan serta dessert. Di sini, kamu benar-benar merasa sedang berkunjung ke rumah saudara dengan sajian variasi menu Indonesia lengkap dengan minumnya.

6. Platinum Resto & Cafe-Living World Kota Wisata Cibubur

Platinum Resto & Cafe-Living World Kota Wisata Cibubur
Platinum Resto & Cafe-Living World Kota Wisata Cibubur (dok. Instagram platinumresto)

Jam buka: setiap hari 10.00-22.00

Lokasi: Living World Kota Wisata Cibubur, Jl. Boulevard Kota Wisata Lantai Lower Ground (LG), Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 50-90 ribu berganntung pesanan dan kebijakan pengelola resto

Satu lagi resto halal certified dengan rasa yang akrab dengan kebanyakan orang Indonesia. Sesuai dengan motto comfort food for everyone, tiap menu di sini pastinya enak dan lezat plus sangat bisa dinikmati hingga habis. Dengan menu Indonesia dan Chinese, pilihan menu cocok di berbagai rentang usia.

Selain menu halal berkualitas, pelayanan juga jadi sorotan google reviewer. Service dilakukan dengan cepat, tepat, dan efektif sehingga cocok buat yang sudah sangat lapar. Sambi nunggu, kita bisa ngemil kerupuk gratis dalam wadah buat para pengunjung.

7. Kopi Nako Kota Wisata

Kopi Nako Kota Wisata
Kopi Nako Kota Wisata (dok. Instagram kopinako.kotawisata)

Jam buka:

  • Minggu-Kamis: 07.00-22.00
  • Jumat-Sabtu: 07.00-23.00

Lokasi: Jl. Kota Wisata D1 Nomor 11, Nagrak, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 19-34 ribu

Resto plus kafe populer ini memiliki konsep tenang, teduh, dan aesthetic di seluruh cabangnya. Dengan bangunan tinggi plus pohon-pohon rindang, vibe Kopi Nako sangat cocok buat kamu yang ingin me time atau ngobrol santai sama temen-temen. Bisa juga foto-foto di tiap jengkalnya yang sangat Instagramabel.

8. Luna Coffee & eatery

Luna Coffee & Eatery Kota Wisata Cibubur
Luna Coffee & Eatery (dok. Instagram theluna_id)

Jam buka:

  • Senin-Kamis: 08.00-22.00
  • Jumat: 07.00-22.00
  • Sabtu-Minggu: 07.00-23.00

Lokasi: Jl. Raya Kota Wisata Blok D1 RW.18 Nomor 9, Nagrak, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 32-85 ribu bergantung pesanan dan kebijakan pengelola resto

Kafe dan resto ini menyediakan suasana yang sangat tenang cocok untuk berbagai keperluan misal Work From Cafe (WFC), meeting dengan kolega dengan suasana serius tapi santai, atau ngobrol ngalor ngidul sama temen-temen. Tentunya beragam cemilan, dessert, beverage, dan makanan berat siap menemani aktivitas.

Khusus weekend ada live music untuk menghibur pengunjung yang datang sendiri atau berombongan. Meski begitu, kafe dan resto ini tetep cocok buat yang harus bekerja atau meeting di akhir minggu dengan memilih tempat agak sepi.

9. Whiley

Whiley Kota Wisata Cibubur
Whiley Kota Wisata Cibubur (dok. Instagram whiley.id)

Jam buka:

  • Senin: 08.30-22.00
  • Selasa-Kamis: 08.00-22.00
  • Jumat-Minggu: 07.00-22.00

Lokasi: Cluster Amsterdam, Jl. Raya Kota Wisata Nomor 5 Blok i, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 40-100 ribu

Ulasan google menyebut coffee shop ini sebagai must visit buat kamu yang sedang berada di area Cibubur dan Kota Wisata. Selain atmosfer tenang, nyaman, plus modern, makanan dan minuman di sini nggak kaleng-kaleng. Apalagi signature drinksnya yang berbasis kopi dan karamel.

Tentunya di sini tersedia spot-spot aesthetic untuk bahan upload medsos bareng temen-teman. Selain itu ada mushola yang nyaman dan wangi sehingga pengunjung bisa sholat tepat waktu tanpa harus ketinggalan peluang nongkrong bersama circlenya.

10. Malacca Toast Cibubur

Malacca Toast Cibubur di Kota Wisata
Malacca Toast Cibubur di Kota Wisata (dok. Instagram malaccatoastcibubur)

Jam buka: setiap hari 07.00-22.30

Lokasi: Ruko Kota Wisata Commpark, Jl. Canadian Broadway Blok D Nomor 49 dan 50, Limus Nunggal, Cileungsi

Tarif menu: Rp 50-100 ribu

Menu andalan di resto keluarga ini adalah roti bakar dengan isian manis hingga savory atau mix sesuai pesanan. Namun menu makanan berat, camilan, dan aneka beveraga sangat worth to try, apalagi bagi penyukan hidangan Asia dan Indonesia yang kaya rempah. Makan di sini dipastikan semua orang bakal puas.

Para orang tua nggal perlu repot menjaga anak sambil menunggu pesanan datang, karena ada kertas bergambar yang bisa diwarnai. Kegiatan ini bisa jadi bahan family time sambil kulineran bareng orang-orang terkasih. Nilai plus lainnya, resto berada di pinggir jalan besar yang strategi sehingga nggak repot menemukan lokasinya.

Halaman 2 dari 11

Jam buka: 08.00-22.00 setiap hari

Lokasi: Jl. Wisata Utama Nomor 30 Blok I1, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 50-124 ribu bergantung jumlah pesanana dan harga bisa berubah tiap saat

Resto ini mencantumkan keterangan smoked chicken halal di media sosialnya, sehingga sangat direkomendasikan bagi penikmat hidangan halal. Di sini tersedia musholla yang sangat bersih dan nyaman, meski resto dekat masjid sehingga memudahkan pengunjung yang harus beribadah tepat waktu.

Tentunya CU@CAFE menyediakan makanan dan minuman yang super enak dengan ragam menu Nusantara hingga Western. Kafe dan resto ini cocok buat kamu yang pengen kulineran sendiri, atau bareng temen-temen segang. Kamu juga bisa meeting casual di sini atau sekadar hangout di hari libur.

Jam buka:

  • Minggu-Jumat: 08.00-22.00
  • Sabtu: 08.00-23.00

Lokasi: Kantor Marketing Satelite-Marketing Gallery, Jl. Raya Ciangsana, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 32-145 ribu bergantung pesanan dan harga bisa berubah tiap saat

Aneka roti dan pastry adalah hidangan spesial dari resto ini yang diolah sendiri dengan pilihan rasa manis hingga asin gurih. Enaknya olahan gandum ini langsung terasa di ujung lidah saat melihat displaynya di jendela resto. Tentunya tersedia juga menu lain yang tidak kalah lezat misal pasta, salad, dan aneka minuman.

Resto ini sangat welcome bagi tamu yang ingin bertanya terkait bahan dan status halal hidangan. Sehingga kita bisa menikmati hidangan seutuhnya tanpa khawatir menu pesanan halal atau haram. Ragam menu plus ambiance resto yang modern sekaligus calm pas buat yang ingin menghabiskan waktu bareng orang-orang terdekat.

Jam buka:

  • Senin-Jumat: 08.00-23.00
  • Sabtu-Minggu: 07.00-23.00

Lokasi: Jl. Wisata Utama Boulevard Blok H1 Nomor 08, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 40-135 ribu bergantung pesanan dan harga bisa berubah tiap saat

Resto ini menyajikan menu Nusantara hingga Western yang super cocok dengan lidah pengunjung. Ragam hidangan dengan paduan rasa gurih, asam manis segar, dan hint pedas lada ini berpadu dengan minuman berbasis kopi dan non kopi. Kualitas menu yang nggak ecek-ecek ini tentunya bisa diperoleh dengan harga super affordable.

Selain variasi hidangan, resto ini juga menyelenggarakan BSB alias Backyard Sale Bazaar dengan waktu pelaksanaan bergantung kebijakan pengelola resto. Even ini melibatkan berbagai clothing line dan produknya dengan harga sangat bersahabat hanya untuk pengunjung Prompt Space.

Jam buka:

  • Senin-Kamis: 10.00-23.00
  • Jumat: 10.00-00.00
  • Minggu: 07.00-00.00

Lokasi: Jl. Boulevard Kota Wisata Blok H1 Nomor 29, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 58-135 ribu bergantung pesanan dan harga bisa berubag bisa tiap saat

Resto ini sudah halal certified jadi nggak perlu ragu lagi buat hangout, meeting, atau sekadar healing menyantap aneka hidangan enak banget di sini. Pilihan menu tersedia mulai dari Asian hingga Western plus fusion yang bisa memperuas wawasan kuliner.

Selain kualitas hidangan, ulasan google menjelaskan pelayanan restoran yang benar-benar berkualitas. Khususnya di WC wanita yang menyediakan pembalut, kunciran, dan jarum pentul yang sangat-sangat berdampak bagi kenyamanan. Plus fee air putih 1 liter bagi pengunjung dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Jam buka: setiap hari 10.00-23.00

Lokasi: Jl. Abdulrahman Nomor 46, RT 12/RW 5, Cibubur, Kecamatan Ciracas

Tarif menu: Rp 35-85 ribu dan tersedia paket WFC di harga Rp 50-75 ribu bergantung kebijakan pengelola resto

Ambiance plus menu di Teras Rumah Nenek benar-benar sesuai dengan namanya. Ulasan goole review menyatakan, resto ini berada di dalam gang bukan di posisi strategis layaknya kafe populer. Namun perjuangan masuk gang dari jalan besar benar-benar terasa ketika masuk resto dengan ambiance yang simpel dan homey.

Di sini tersedia area dalam dan ruang ruangan yang cocok untuk aneka acara, asal menghubungi pengelola lebih dulu untuk reservasi. Piihan menu sangat affordable dan beragam dengan jenis hidangan Nusantara dan fusion western, plus aneka camilan serta dessert. Di sini, kamu benar-benar merasa sedang berkunjung ke rumah saudara dengan sajian variasi menu Indonesia lengkap dengan minumnya.

Jam buka: setiap hari 10.00-22.00

Lokasi: Living World Kota Wisata Cibubur, Jl. Boulevard Kota Wisata Lantai Lower Ground (LG), Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 50-90 ribu berganntung pesanan dan kebijakan pengelola resto

Satu lagi resto halal certified dengan rasa yang akrab dengan kebanyakan orang Indonesia. Sesuai dengan motto comfort food for everyone, tiap menu di sini pastinya enak dan lezat plus sangat bisa dinikmati hingga habis. Dengan menu Indonesia dan Chinese, pilihan menu cocok di berbagai rentang usia.

Selain menu halal berkualitas, pelayanan juga jadi sorotan google reviewer. Service dilakukan dengan cepat, tepat, dan efektif sehingga cocok buat yang sudah sangat lapar. Sambi nunggu, kita bisa ngemil kerupuk gratis dalam wadah buat para pengunjung.

Jam buka:

  • Minggu-Kamis: 07.00-22.00
  • Jumat-Sabtu: 07.00-23.00

Lokasi: Jl. Kota Wisata D1 Nomor 11, Nagrak, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 19-34 ribu

Resto plus kafe populer ini memiliki konsep tenang, teduh, dan aesthetic di seluruh cabangnya. Dengan bangunan tinggi plus pohon-pohon rindang, vibe Kopi Nako sangat cocok buat kamu yang ingin me time atau ngobrol santai sama temen-temen. Bisa juga foto-foto di tiap jengkalnya yang sangat Instagramabel.

Jam buka:

  • Senin-Kamis: 08.00-22.00
  • Jumat: 07.00-22.00
  • Sabtu-Minggu: 07.00-23.00

Lokasi: Jl. Raya Kota Wisata Blok D1 RW.18 Nomor 9, Nagrak, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 32-85 ribu bergantung pesanan dan kebijakan pengelola resto

Kafe dan resto ini menyediakan suasana yang sangat tenang cocok untuk berbagai keperluan misal Work From Cafe (WFC), meeting dengan kolega dengan suasana serius tapi santai, atau ngobrol ngalor ngidul sama temen-temen. Tentunya beragam cemilan, dessert, beverage, dan makanan berat siap menemani aktivitas.

Khusus weekend ada live music untuk menghibur pengunjung yang datang sendiri atau berombongan. Meski begitu, kafe dan resto ini tetep cocok buat yang harus bekerja atau meeting di akhir minggu dengan memilih tempat agak sepi.

Jam buka:

  • Senin: 08.30-22.00
  • Selasa-Kamis: 08.00-22.00
  • Jumat-Minggu: 07.00-22.00

Lokasi: Cluster Amsterdam, Jl. Raya Kota Wisata Nomor 5 Blok i, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 40-100 ribu

Ulasan google menyebut coffee shop ini sebagai must visit buat kamu yang sedang berada di area Cibubur dan Kota Wisata. Selain atmosfer tenang, nyaman, plus modern, makanan dan minuman di sini nggak kaleng-kaleng. Apalagi signature drinksnya yang berbasis kopi dan karamel.

Tentunya di sini tersedia spot-spot aesthetic untuk bahan upload medsos bareng temen-teman. Selain itu ada mushola yang nyaman dan wangi sehingga pengunjung bisa sholat tepat waktu tanpa harus ketinggalan peluang nongkrong bersama circlenya.

Jam buka: setiap hari 07.00-22.30

Lokasi: Ruko Kota Wisata Commpark, Jl. Canadian Broadway Blok D Nomor 49 dan 50, Limus Nunggal, Cileungsi

Tarif menu: Rp 50-100 ribu

Menu andalan di resto keluarga ini adalah roti bakar dengan isian manis hingga savory atau mix sesuai pesanan. Namun menu makanan berat, camilan, dan aneka beveraga sangat worth to try, apalagi bagi penyukan hidangan Asia dan Indonesia yang kaya rempah. Makan di sini dipastikan semua orang bakal puas.

Para orang tua nggal perlu repot menjaga anak sambil menunggu pesanan datang, karena ada kertas bergambar yang bisa diwarnai. Kegiatan ini bisa jadi bahan family time sambil kulineran bareng orang-orang terkasih. Nilai plus lainnya, resto berada di pinggir jalan besar yang strategi sehingga nggak repot menemukan lokasinya.

(row/fem)

Simak Video “Video: Sensasi Ikut Race Lari di dalam Mall
[Gambas:Video 20detik]








Sumber : travel.detik.com

Penampakan Sawah Seribu Bendera di Kulon Progo



Kulon Progo

Menyambut HUT RI ke-80, warga Kulon Progo mengibarkan seribu bendera sang merah putih di area persawahan. Sawah Seribu Bendera itu pun menyita perhatian warga.

Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan ke-80 RI. Salah satunya menciptakan Sawah seribu bendera di Kulon Progo.

Area persawahan yang dipenuhi dengan ribuan bendera merah putih itu terletak di Dusun Dobangsan, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates, Kulon Progo.


Julukan ini muncul karena banyaknya bendera merah putih yang berkibar di lokasi tersebut. Bendera itu terpasang rapi di sepanjang jalan kampung yang membelah persawahan dari Jalan Pahlawan menuju permukiman penduduk Dobangsan.

Saat melintasi jalan sepanjang 500 meter ini menggunakan kendaraan bermotor, kita seakan berada di dalam lorong yang sekelilingnya terbungkus warna merah dan putih.

Ilusi ini terjadi karena pemasangan bendera berdekatan dengan jarak antar tiang kurang dari 1,5 meter. Hal ini membuat area persawahan Dobangsan jadi daya tarik wisata baru.

Setiap sore hari, area persawahan ini ramai dikunjungi oleh masyarakat yang ingin mengabadikan gambar. Mereka asyik foto-foto dengan latar Sawah Seribu Bendera.

Suasana area sawah yang terpasang ribuan bendera merah putih di Dobangsan, Giripeni, Wates, Kulon Progo, Kamis (7/8/2025)Sawah Seribu Bendera di Kulon Progo Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikJogja

Dukuh Dobangsan, Teguh Supriyono, mengatakan pemasangan bendera di area persawahan Dobangsan merupakan program rutin yang diinisiasi oleh warganya sendiri. Program yang diberi nama memasang 1.000 bendera ini sudah dilakukan sejak awal Agustus 2025 lalu.

“Untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 80 di Dobangsan, rutinitas tiap tahun itu ada program memasang 1.000 bendera, utamanya di jalan turi (lokasi pemasangan bendera),” ucapnya saat ditemui wartawan di lokasi, Kamis (7/8).

Tujuan Membuat Sawah Seribu Bendera

Teguh mengatakan program 1.000 bendera di Dobangsan bertujuan untuk mengenang jasa pahlawan yang berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Di samping itu juga jadi ajang penguat nasionalisme dan solidaritas antarwarga.

“Tujuan pertama buat mengenang jasa pahlawan yang telah membela dan membuat bangsa Indonesia merdeka. Sekaligus menanamkan cinta nasionalisme kepada semua warga yang ada di Dobangsan. Dengan menanamkan rasa nasionalisme itu nantinya untuk kegotongroyongan dan kerukunan warga di Dobangsan terjaga, jadi program apa pun yang akan dilakukan di Dobangsan warga akan mendukung,” ujarnya.

Teguh mengatakan anggaran pemasangan 1.000 bendera mencapai lebih dari Rp 5 juta. Uang tersebut diperoleh dari swadaya masyarakat dan iuran rutin setiap RT.

“Anggarannya dari swadaya masyarakat. Jadi setiap tahunnya di Dobangsan, per RT menyetorkan uang. Kemudian untuk bendera dan lain-lainnya itu bisa sampai Rp 5-7 jutaan. Sedangkan bambu swadaya dari warga,” jelasnya.

Selain memasang bendera, warga Dobangsan khususnya yang tinggal di wilayah RT 20 juga punya kreativitas lain untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI tahun ini. Mereka memasang sejumlah maskot bergambar tokoh pahlawan di sepanjang jalan kampung.

“Kalau di sepanjang jalan RT 20 sudah terpasang 100 bendera disertai dengan tokoh-tokoh pahlawan yang telah berjuang menegakkan kemerdekaan RI, ada Sukarno, Hatta, Imam Bonjol yang dipasang di sepanjang jalan,” ucap Ketua RT 20 Dobangsan, Ariyanton.

Ariyanton berharap kegiatan ini bisa memacu jiwa nasionalisme masyarakat terutama bagi warga Dobangsan. Di samping itu juga jadi media pemersatu warga karena proses pemasangannya dilakukan secara gotong royong.

“Dengan cara ini kami ingin agar jiwa nasionalisme warga semakin kuat sehingga momen kemerdekaan bisa benar-benar terasa,” ujarnya.

——–

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com