Tag Archives: air terjun

Liburan Murah Meriah di Kaki Gunung Sawal



Ciamis

Menghabiskan libur panjang long weekend di bulan Mei 2025, traveler bisa mencoba wisata curug Jami yang murah meriah di kaki gunung Sawal, Ciamis.

Curug Jami menjadi salah satu tempat wisata yang cukup ramai dikunjungi di Kabupaten Ciamis. Destinasi ini menawarkan wisata alam yang murah meriah.

Curug Jami berada di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Jarak dari pusat perkotaan Ciamis sekitar 27 kilometer atau 40 menit perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.


Meski berada di Ciamis, namun wisata alam ini lebih dekat ke Kota Tasikmalaya yang jaraknya hanya sekitar 20-30 menit saja. Akses jalan hot mix yang mulus membuat tempat destinasi ini mudah dikunjungi.

Curug Jami menawarkan panorama alam Gunung Sawal yang hijau. Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 30 meter tersebut berasal dari mata air gunung. Curug ini menjadi tempat favorit wisatawan untuk berfoto ria.

Suasana di destinasi wisata Curug Jami, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis di hari terakhir long weekend, Selasa (13/5/2025).Suasana di destinasi wisata Curug Jami Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar

Di sekitar lokasi Curug terhadap fasilitas yang tersedia seperti tempat parkir sepeda motor, mobil, Musala, toilet, gazebo (sewa Rp 5 ribu) untuk makan dan bersantai serta sejumlah warung makanan.

Tidak ada tiket masuk alias gratis untuk menikmati keindahan air terjun ini, pengunjung hanya dikenakan tarif parkir Rp 3 ribu.

Pengunjung yang ingin merasakan sensasi berenang di alam liar, bisa juga mengunjungi Sungai Cibaruyan yang lokasinya tak jauh dari Curug Jami. Pengunjung cukup berjalan kaki ke bawah sekitar 5-10 menit. Tiket menuju area Sungai Cibaruyan tersebut hanya Rp 2 ribu per orang.

Di tempat tersebut pengunjung bisa merasakan dingin dan segarnya mata air pegunungan asli. Arus airnya yang cukup deras serta jernih membuat aktivitas berenang di alam bersama keluarga menjadi lebih seru dan asyik.

Pengunjung juga dimanjakan dengan sejumlah fasilitas yang disediakan oleh warga setempat. Mulai dari saung-saung untuk bersantai, kamar bilas, warung jajanan, hingga tempat duduk untuk nongkrong.

Dari pantauan di lokasi, terlihat ratusan pengunjung dari Ciamis dan Tasikmalaya memadati destinasi Curug Jami dan Sungai Cibaruyan. Mereka mengisi liburan dengan menikmati suasana alam sambil makan bersama. Beberapa di antaranya bermain air dan berenang di Sungai.

Suasana di destinasi wisata Curug Jami, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis di hari terakhir long weekend, Selasa (13/5/2025).Suasana di destinasi wisata Curug Jami Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar

“Tahu curug Jami dari medsos, lagi cari-cari tempat wisata di Ciamis untuk ngisi libur panjang Minggu ini. Ketemu Curug jami, penasaran di medsos tempatnya sepertinya bagus jadi didatangi bersama anak dan keluarga,” ujar Ratna, pengunjung asal Linggasari, Ciamis.

Menurutnya, destinasi Wisata Alam Curug Jami ini sangat cocok untuk healing. Lokasinya di bawah Gunung Sawal dengan pemandangan hijau membuat pikiran menjadi tenang, di tambah dengan suasana sejuk dan teduh.

“Lokasinya pas untuk healing, tidak jauh dari kota juga murah apalagi aksesnya mudah, murah dan jalannya mulus,” katanya.

——–

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Menyusuri Keindahan Curug Cilember, Ada 7 Air Terjun di Satu Lokasi


Jakarta

Curug Cilember adalah destinasi populer di Bogor. Terkenal dengan keindahan alamnya, Curug Cilember menawarkan pengalaman yang menenangkan bagi wisatawan yang mau melarikan diri dari hiruk pikuk kota.

Berada di ketinggian sekitar 800-900 mdpl, Curug Cilember menghadirkan udara yang menyegarkan. Curug ini cocok untuk wisatawan pecinta alam. Apa saja daya tarik dari Curug Cilember?

Daya Tarik Curug Cilember

Curug Cilember memiliki tujuh air terjun dengan tinggi berbeda dan air yang jernih. Selain itu, curug ini juga memiliki taman konservasi kupu-kupu.


1. Tujuh Air Terjun

Menurut laman Disbudpar Kabupaten Bogor, Curug Cilember mempunyai tujuh air terjun di satu lokasi. Air terjunnya mempunyai ketinggian yang berbeda-beda, mulai dari 15 meter hingga 50 meter. Curug kembar adalah air terjun tertinggi yang memiliki ketinggian 50 meter.

2. Airnya Jernih, Udaranya Sejuk

Air terjun-air terjun di curug ini jernih dan juga segar. Pada bagian bawah air terjun, ada kolam alami untuk berenang atau bermain air. Sementara, di sekitar curug ada hutan pinus yang rindang, sehingga suasananya begitu asri dan sejuk.

3. Taman Kupu-kupu

Selain ada tujuh air terjun beserta keindahan alamnya, ada taman kupu-kupu yang instagramable. Traveler bisa melihat kupu-kupu yang beterbangan sambil berfoto-foto.

4. Aktivitas Trekking

Untuk kamu yang suka trekking, ada aktivitas trekking dari Curug 7 ke Curug 2. Menurut laman Instagram Curug CIlember, jaraknya sekitar 1,3 km dan ditempuh dalam waktu 1,5 jam. Wisatawan yang trekking akan ditemani oleh seorang pemandu.

5. Aneka Wahana

Curug Cilember juga mempunyai aneka wahana seperti flying fox dan sepeda layang. Selain itu, ada aktivitas shooting target dan panahan.

6. Penginapan

Bagi traveler yang mau menginap, ada beberapa fasilitas penginapan. Mulai dari villa kayu 2 lantai dengan 3 kamar, villa kayu 1 lantai 2 kamar, serta villa 2 lantai dengan 1 kamar. Selain itu, ada rumah kepompong serta saung hawu dengan kasur dan sleeping bag.

Untuk menginap di villa biayanya mulai dari Rp 1.050.000/malam. Sementara untuk saung hawu dan rumah kepompong biayanya Rp 500.000/malam.

7. Camping

Jika mau lebih dekat dengan alam dan suka camping, traveler juga menyewa tenda yang sudah termasuk matras dan sleeping bag. Untuk paket campingnya harganya mulai dari Rp 180.000. Sementara, tiket campingnya Rp 35.000.

Harga Tiket Masuk Curug Cilember

Harga tiket wisatawan curug cilember untuk wisatawan domestik berbeda dengan wisatawan mancanegara. Berikut daftarnya:

Wisatawan Domestik

  • Harga tiket masuk: Rp 25.000
  • Flying fox: Rp 25.000
  • Shooting target: Rp 25.000
  • Panahan: Rp 20.000
  • Sepeda layang: Rp 25.000

Wisatawan Mancanegara

  • Harga tiket masuk: Rp 75.000
  • Flying fox: Rp 50.000
  • Shooting target: Rp 40.000
  • Panahan: Rp: 40.000
  • Sepeda layang: Rp 40.000

Parkir

  • Parkir motor: Rp 5.000
  • Parkir mobil: Rp 10.000

Lokasi Curug Cilember

Curug Cilember berlokasi di Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung. Menurut laman agen travel, jam operasionalnya mulai dari 06.00-18.00 WIB.

Itulah daya tarik, harga tiket, lokasi, dan jam operasional Curug Cilember. Tertarik untuk mengunjungi destinasi ini? Jangan lupa update informasi terbaru terkait Curug Cilember sebelum berkunjung ya.

(elk/row)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Air Terjun Lembah Tepus, Ini Harga Tiket Masuk dan Rutenya dari Stasiun Bogor


Bogor

Sejumlah destinasi yang menawarkan daya tarik air terjun atau curug mudah ditemukan di Bogor. Salah satunya yakni Air Terjun Lembah Tepus yang bisa dikunjungi saat masa liburan.

Selain air yang jernih, Curug Lembah Tepus menyajikan pemandangan alami dan suasana tenteram karena letaknya yang berada di tengah hutan. Gemercik air yang mengalir juga menambah ketenangan bagi para pengunjung yang datang.

Makin penasaran dengan wisata alam satu ini? Temukan informasi lebih lanjut mengenai Lembah Tepus pada artikel ini.


Lokasi Lembah Tepus

Air Terjun Lembah Tepus terletak di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Lokasinya beralamatkan di Pasir Reungit, Gunung Sari, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kawasan Lembah Tepus cukup mudah dijangkau. Traveler dapat berkendara mobil atau motor pribadi untuk menuju ke sana. Detikers yang menggunakan transportasi umum seperti KRL bisa turun di Stasiun Bogor dan melanjutkan perjalanan dengan motor atau mobil.

Jarak Lembah Tepus dari pusat Kota Bogor sekitar 30 km dengan waktu tempuh kurang lebih 90 menit.

Kalau traveler dari Stasiun Bogor bisa mulai perjalanan dari Jalan Raya Gunung Batu lalu belok ke Jalan RE Abdullah untuk menuju Jalan Aria Surialaga. Kemudian lurus lewati Jalan Kapten Yusuf untuk sampai di Jalan Raya Ciapus.

Dari Jalan Raya Ciapus, ambil Jalan Gunung Malang lalu ambil Jalan Curug Luhur Indah. Ikuti jalan sampai masuk ke Jalan Hegarmanah. Dari sini, jalanan akan banyak berbelok dan traveler bisa lalui jalan besar sampai di Jalan Curug Luhur-Pasir Reungit.

Kemudian ambil Jalan Kampung Rawa Desa menuju Jalan Gunung Bunder. Dari situ, detikers sudah memasuki area TNGHS. Di kawasan ini terdapat banyak spot air terjun, dan salah satunya Air Terjun Lembah Tepus.

Aktivitas Menarik di Lembah Tepus

Lembah Tepus memperoleh ulasan 4,6 di Google Maps, berikut kegiatan menarik yang dapat traveler lakukan di destinasi wisata alam ini.

1. Trekking

Kawasan Curug Lembah Tepus bisa dijangkau dengan trekking. Ketika sampai di area parkir tempat wisata ini, traveler dapat berjalan kaki menuju spot air terjunnya melewati jalan setapak. Trekking tipis-tipis ini bisa ditempuh dalam waktu sekitar 10 menit.

Selama trekking, detikers tidak akan bosan apalagi merasa lelah. Karena kamu dapat menyaksikan panorama alam yang mempesona di lingkungan wisata Lembah Tepus.

2. Berenang

Setelah sampai di lokasi, traveler akan mendapati curug bertingkat yang aliran airnya jatuh ke kolam di sekitar. Di sekelilingnya bisa ditemukan pula tumpukan bebatuan yang menghiasi.

Dengan airnya yang jernih dan sejuk, tentunya pengunjung tidak akan tahan untuk coba berenang di area kolamnya. Kalau tidak terlalu mahir berenang, detikers bisa menyewa pelampung atau berenang di kolam yang dangkal saja.

Namun kamu tidak perlu khawatir, di kawasan wisata ini juga sudah ada petugas yang berjaga untuk memantau keamanan dan keselamatan di area air terjun.

3. Berburu Foto

Kalau berada di tempat wisata dengan pemandangan cantik, berfoto dan selfie tentunya tidak boleh terlewatkan. Traveler bisa berfoto dengan latar air terjunnya yang menawan atau di beberapa spot yang telah disediakan.

Jika ingin sekadar bersantai sambil menikmati kawasan Lembah Tepus yang asri, terdapat gazebo atau bale-bale yang bisa dimanfaatkan.

4. Berkemah

Nah, traveler juga bisa banget merasakan suasana malam yang sunyi di kawasan Air Terjun Lembah Tepus. Karena di sini, tersedia area camping untuk berkemah. Detikers dapat membawa sendiri perlengkapan camping atau bisa menyewanya di sana. Pastinya dikenakan biaya lebih ya untuk aktivitas satu ini.

Waktu Operasional Lembah Tepus

Kalau tertarik ke sini, wisata Curug Lembah Tepus buka setiap hari, kok. Jam bukanya mulai pukul 07.00-17.00 WIB. Untuk yang berkemah, tentu detikers bisa mengakses air terjunnya sesukamu.

Oh iya, disarankan mengunjungi Lembah Tepus saat weekday untuk menghindari pengunjung yang membludak sehingga traveler dapat berenang dan bermain air di sekitar curug dengan nyaman.

Harga Tiket Masuk Lembah Tepus

Untuk memasuki kawasan Lembah Tepus, detikers perlu mengeluarkan biaya untuk tiket masuk seharga Rp 10.000 per orang. Kalau membawa kendaraan dikenakan tarif parkir sebesar Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil.

Jika ingin berkemah akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 30.000. Dan traveler dapat menyewa tenda camping sekitar Rp 150.000 per dua hari satu malamnya. Harga ini sudah termasuk penyewaan matras.

Fasilitas Lembah Tepus

Sebagai area wisata, Lembah Tepus sudah dilengkapi fasilitas penunjang yang cukup lengkap bagi pengunjung. Di sana terdapat fasilitas area parkir, toilet, gazebo atau saung, warung makan, mushola, serta ruang ganti.

Jadi gimana detikers, apakah kamu tertarik berkunjung ke Air Terjun Lembah Tepus di Bogor ini?

(fds/fds)



Sumber : travel.detik.com

Bosan ke Pantai? Ini Air Terjun Tersembunyi di Bali yang Cantik



Gianyar

Liburan ke Bali, tapi bosan ke pantai? Traveler bisa bertualang mencari air terjun Ulu Petanu yang cantik tapi tersembunyi di Gianyar.

Selain pantainya, Bali juga punya banyak air terjun cantik dan menarik. Salah satunya adalah Air Terjun Ulu Petanu.

Tersembunyi di wilayah Gianyar, Air Terjun Ulu Petanu menawarkan pengalaman yang memukau bagi traveler yang menginginkan kedamaian dan keajaiban alam yang otentik.


Air Terjun Ulu Petanu merupakan air terjun yang baru saja dibuka di kawasan Tegallalang, Gianyar. Meski baru dibuka, namun air terjun ini sudah mulai ramai oleh pengunjung.

Air terjun yang dikelilingi oleh hutan yang lebat ini membuat pemandangan di sekitar destinasi ini tampak sangat menakjubkan.

Objek wisata ini merupakan pengembangan yang dilakukan oleh Desa Kedisan untuk pendapatan asli desa. Tak hanya itu, di sekitaran Ulu Petanu banyak terdapat peninggalan bersejarah yang sudah ada sejak masa kepemimpinan Sri Astasura Bumi Banten.

Air terjun yang jernih dengan pemandangan bebatuan besar di sekitar air terjun menjadi salah satu daya tarik destinasi wisata ini. Tak hanya itu, pepohonan hijau juga ikut menghiasi sekitaran Air Terjun Ulu Petanu.

Cara Menuju ke Ulu Petanu

Air Terjun Ulu Petanu terletak di Manik Sawang, Jalan Raya Bayad, Kedisan, Tegallalang, Gianyar, Bali. Jika Anda berangkat dari Pusat Kota Denpasar, akan memakan waktu sekitar 1 jam 15 menit menggunakan kendaraan roda dua untuk menuju Air Terjun Ulu Petanu.

Fasilitas di Air Terjun Ulu Petanu

Adapun beberapa fasilitas yang disediakan oleh pihak pengelola wisata Air Terjun Ulu Petanu yang dapat traveler gunakan:

– Area parkir kendaraan roda dua dan empat yang luas

– Gazebo atau pondok untuk beristirahat dan bersantai

– Warung makan

– Toilet umum yang bersih

Harga Tiket Masuk

Untuk menikmati keindahan Air Terjun Ulu Petanu, traveler akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 20 ribu per orang.

Jangan lupa untuk memanjakan diri dengan berendam atau berenang di sejuknya air terjun ini. Berendam sembari menikmati pemandangan sekitar air terjun, dan diiringi suara air yang jatuh adalah pengalaman yang tak akan traveler terlupakan.

—–

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Ada Hidden Gems Segar di Bandung Timur, Namanya Curug Madi



Bandung

Traveler yang mendambakan kesegaran di libur lebaran, bisa menuju ke Bandung Timur. Di sana ada Hidden Gems bernama curug Madi yang segar untuk berendam.

Suara percikan air yang mengalir, kicauan burung yang merdu dan gesekan daun membuat melodi alam yang tenang. Itulah suasana yang tersaji di Curug Madi yang berlokasi di Bandung Timur.

Curug Madi berlokasi di Patrol Jln. Lama Kamojang, Laksana, Kec. Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Jaraknya kurang lebih 41 km dari pusat Kota Bandung.


Akses menuju curug ini, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 20 menit dari titik gerbang awal sampai menuju curug. Tetapi lelah selama perjalanan tidak akan terasa, karena pengunjung akan disuguhkan dengan alam yang sangat asri dan terjaga.

Sepanjang jalan menuju Curug, pengunjung juga akan melihat pohon-pohon tua besar dan bebatuan yang sangat indah. Pengunjung bisa menitipkan kendaraan pribadinya di tempat yang telah disediakan oleh warga.

“Simpan di sini aja kendaraannya sudah biasa banyak yang suka nitip di sini, soalnya kalau dekat gerbang jarang ada yang jaga kalau sekarang,” ucap Ujang, salah seorang penjaga curug.

Curug MadiCurug Madi Foto: Wisga Putra Julian/detikJabar

Curug Madi memiliki ketinggian sekitar 10-20 meter. Curug ini tidak berbentuk satu air terjun, tetapi beberapa aliran dengan ketinggian lebih rendah.

Curug utama terbilang cukup lebar kurang lebih 15 meter dengan arus yang tenang dan cocok untuk berenang dan mandi air di sini.

Curung Madi dikelilingi bebatuan besar dan cukup licin. Oleh karena itu, pengunjung harus berhati-hati jika ingin menaiki bebatuan tersebut. Ada beberapa bagian juga lahan yang landai bisa juga digunakan untuk berkemah ceria.

Air yang dialirkannya sangat jernih. Aliran airnya langsung mengarah ke sungai. Akan tetapi pengunjung bisa bermain air tepat di bawah aliran tersebut.

“Kalau sekarang jarang ada pengunjung paling satu dua aja yang datang, jadinya kurang terurus juga fasilitas di Curug ini,” ujar Bahri salah seorang pencari kayu sekitar Curug.

Fasilitas yang ada di Curug ini ada toilet, warung kecil, dan area parkir kendaraan roda dua.

Curug Madi ini belum ada pengelola khusus yang menjaga tempat tersebut. Anda hanya perlu membayar Rp 5 ribu untuk tiket masuk dan Rp 2 ribu untuk parkir kendaraan.

——-

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Curug Sodong Sukabumi, Pesona Air Terjun Kembar di Geopark Ciletuh


Jakarta

Curug Sodong Sukabumi adalah wisata alam yang berada di kawasan Geopark Ciletuh, Jawa Barat. Air terjun ini setinggi 20 meter ini unik karena memiliki dua aliran yang berdampingan di satu lokasi.

Geopark Ciletuh telah menjadi situs warisan dunia UNESCO pada tahun 2015. Selain pemandangannya yang mempesona, ada beberapa daya tarik yang membuat traveler wajib datang ke Curug Sodong Sukabumi.

Daya Tarik Curug Sodong Sukabumi

Berikut ini beberapa daya tarik dari Curug Sodong:


1. Air Terjun Kembar

Curug Sodong Sukabumi memiliki keunikan yang tidak banyak dimiliki air terjun lain. Curug ini memiliki dua aliran air terjun yang berdampingan, sehingga sering disebut sebagai curug kembar. Aliran keduanya ada kadang sama-sama deras, meski tak jarang salah satunya mengalir lebih lambat.

2. Sejarah Bongkahan Batu

Aliran dua air terjun tersebut dipisahkan bongkahan batu yang sangat kokoh. Dalam mitosnya, seperti ditulis detikJabar, batu ini jangan sampai jatuh karena air laut (Samudera Hindia) berisiko naik ke darat.

Panel informasi di lokasi Curug Sodong Sukabumi menjelaskan mitos ini secara geologis. Batu yang memisahkan aliran curug kemungkinan bisa jatuh karena gempa yang besar. Gempa inilah yang berisiko mengakibatkan air laut naik ke darat menjadi tsunami.

3. Pemandangan Air Terjun Lain

Curug Sodong Sukabumi menyediakan bonus bagi para pengunjung. Mereka tidak hanya menikmati keindahan air terjun tersebut, tapi juga bentang alam serupa di sekitarnya. Kedua air terjun tersebut adalah Curug Cikanteh dan Curug Ciateul.

4. Akses Mudah

Salah satu alasan wisatawan banyak memilih Curug Sodong Sukabumi adalah aksesnya yang mudah. Pengunjung bisa membawa kendaraan hingga dekat dengan air terjun. Selanjutnya, wisatawan bisa langsung melihat pemandangan Curug Sodong Sukabumi dari tempat parkir.

5. Fasilitas Lengkap

Fasilitas di Curug Sodong Sukabumi semakin lengkap setelah mendapat suntikan dana Rp 7 Miliar dari anggaran pemulihan ekonomi nasional tahun 2021. Beberapa fasilitasnya yaitu:

  • Area parkir luas
  • Mushola
  • Gazebo
  • Toilet
  • Homestay
  • Amfiteater

Harga Tiket Masuk, Lokasi, dan Jam Buka

Bagi detikers yang tertarik mengunjungi Curug Sodong Sukabumi, berikut informasi detailnya

Harga Tiket Masuk

Untuk masuk ke Curug Sodong Sukabumi, harga tiket masuknya adalah Rp 5 ribu per orang. Namun, informasi lain menyatakan harga tiket masuk Curug Sodong Sukabumi adalah Rp 12 ribu untuk dewasa. Sedangkan untuk anak-anak adalah Rp 7 ribu dan Rp 12 ribu bagi pengunjung yang akan berkemah.

Lokasi

Curug Sodong berada di Kompleks Geopark Ciletuh, Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jaraknya Curug Sodong Sukabumi sekitar 45 km yang dapat ditempuh sekitar 1,5 jam dari pusat kota.

Jam Buka

Tempat wisata Curug Sodong Sukabumi buka setiap hari pada pukul 08.00-16.00 WIB. Namun untuk wisatawan yang berkemah atau camping, Curug Sodong Sukabumi dibuka setiap saat (24 jam).

Nah, itulah tadi informasi lengkap mengenai Curug Sodong Sukabumi, lengkap dengan daya tarik, tiket masuk, lokasi, dan jam bukanya. Sebelum berkunjung, jangan lupa mengupdate informasi sehingga bisa berwisata dengan aman dan nyaman.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

Indahnya Curug Lawe Ungaran, Air Terjun Bak Benang Putih yang Menjuntai


Jakarta

Curug Lawe merupakan air terjun yang jernih dengan pemandangan asri yang memukau di sekitarnya. Destinasi ini dikelola oleh Pemerintah Desa Kalisidi dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bela Pesona sebagai mitra dari Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kedu Utara.

Pada area yang sama dengan Curug Lawe, terdapat Curug Benowo yang juga menyuguhkan keindahan air terjun yang indah. Yuk, ketahui apa saja daya tarik, fasilitas, harga tiket, beserta lokasi Curug Lawe.

Daya Tarik Curug Lawe

Curug Lawe mempunyai air terjun bak benang putih yang turun dari tebing. Namun, sebelum menyaksikan keindahannya, traveler perlu melewati jalur trekking yang menantang terlebih dahulu. Berikut daya tarik Curug Lawe lengkapnya:


1. Air Terjunnya seperti Benang Putih

Air terjun ini disebut dengan Curug Lawe karena air yang jatuh dari atas tebing terlihat seperti benang putih yang menjuntai. Dalam bahasa Jawa, benang putih yang menjuntai disebut lawe.

2. Jalur Trekking yang Menantang

Sebelum sampai ke Curug Lawe, traveler harus menempuh jalur trekking yang cukup menantang. Jalan setapak yang dilalui hanya selebar 40 cm.

Menurut e-paper Universitas Diponogoro, jaraknya sekitar 2,5 km dari area parkir kendaraan. Selama perjalanan, traveler bisa menikmati keindahan alam dan mengambil gambar di beberapa spot foto.

3. Jembatan Romantis

Mengutip salah satu laman agen travel, pada jalur trekking, traveler akan menemukan beragam jembatan yang melintang di atas sungai kecil atau jalur irigasi. Salah satunya adalah Jembatan Romantis yang berada di atas jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter.

4. Curug Benowo

Dalam satu kawasan Curug Lawe, di sisi timur terdapat Curug Benowo yang berjarak dekat.Curug ini berada di lereng yang lebih terbuka.

Untuk sampai di Curug Benowo, traveler perlu menempuh jarak 2,5 km. Di area Curug Benowo dapat dijadikan lokasi berkemah.

Fasilitas Curug Lawe

Fasilitas yang dimiliki Curug Lawe cukup lengkap. Berikut di antaranya:

  • Tempat parkir
  • Toilet
  • Musholla
  • Tempat duduk di beberapa titik area
  • Warung makan yang menjual snack, makanan berat, dan minuman
  • Pos peristirahatan
  • Ranger, jika memerlukan
  • Porter, jika memerlukan.

Lokasi Curug Lawe

Curug Lawe berada di Lereng Gunung Ungaran, Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Jaraknya dari kota Semarang sekitar 12 km, sementara dari kota Ungaran sekitar 7 km.

Jika berangkat dari Ungaran, ambil arah ke Mapagan melalui jalan tembus ke Boja. Ambil belokan ke kiri di desa Sumur Gunung. Dari pertigaan Sumur Gunung terus ke arah selatan sampai perkebunan cengkeh zanzibar sekitar 3 km.

Harga Tiket dan Jam Operasional Curug Lawe

Sebelum mengunjungi Curug Lawe, ketahui dulu harga tiket dan jam operasional destinasi ini. Berikut informasinya.

Harga Tiket Curug Lawe

  • Harga tiket masuk: Rp 8.000
  • Parkir motor Rp 3.000
  • Parkir mobil: Rp 5.000

Jam Operasional Curug Lawe

Setiap hari mulai pukul 08.00-16.00 WIB

Itulah informasi mengenai Curug Lawe. Sebelum mengunjungi destinasi ini jangan lupa untuk mengetahui harga tiket atau jam operasional terbarunya ya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

10 Wisata Air Terjun Populer di Indonesia, Mana Favoritmu?


Jakarta

Indonesia dengan kekayaan alam yang melimpah menawarkan berbagai destinasi wisata alam yang memukau, salah satunya adalah air terjun.

Tak hanya menjadi tempat untuk menikmati keindahan alam, tapi air terjun di Indonesia juga menjadi daya tarik bagi pecinta petualangan dan wisata alam.

Air terjun menjadi destinasi yang pas untuk healing sejenak dari hiruk pikuk kota. Terdapat begitu banyak air terjun yang Indah tersebar di berbagai daerah. Banyak di antara wisata air terjun tersebut yang begitu populer dan disukai wisatawan.


10 Wisata Air Terjun Populer di Indonesia

Begitu banyak wisata air terjun yang populer di Indonesia. Berikut 10 di antaranya:

1. Air Terjun Sri Gethuk

Air terjun Sri Gethuk di Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, menawarkan pemandangan yang menakjubkan. Yuk lihat.Air terjun Sri Gethuk di Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, menawarkan pemandangan yang menakjubkan. Yuk lihat. (Agung Pambudhy/detikcom)

Air Terjun Sri Gethuk berada di kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta. Keindahan alam di kawasan ini begitu mempesona, mulai dari aliran sungai, bebatuan, pepohonan, hingga tumbuhan.

Mengutip laman Kabupaten Gunung Kidul, untuk sampai ke air terjunnya, traveler perlu naik perahu karet atau gethek dan menyeberangi sungai sepanjang 450 meter. Air terjun ini mengalir dari atas sebuah tebing dengan ketinggian sekitar 50 meter.

  • Harga tiket: Rp 15.000
  • Lokasi: Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.
  • Jam buka: 08.00-16.00 WIB

2. Air Terjun Tumpak Sewu

Air terjun Tumpak SewuAir terjun Tumpak Sewu (Syamsul Arifin/d’traveler)

Air Terjun Tumpak Sewu mempunyai pemandangan yang mirip seperti tirai raksasa. Menurut laman Kemenparekraf, ada banyak spot yang tersedia untuk melihat keindahan air terjun ini.

Menariknya, wisatawan bisa melihat keindahan air terjun dari atas. Sebelum itu, traveler perlu berjalan selama 10 menit dengan menaiki beberapa tangga. Jika beruntung, kamu bisa melihat Gunung Semeru di balik dinding Air Terjun Tumpak Sewu.

  • Harga Tiket masuk: Rp 10.000 per orang
  • Lokasi: Jalan Tumpak Sewu, Besukcukit, Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

3. Air Terjun Grojogan Sewu

Taman Wisata Alam Grojogan Sewu.Taman Wisata Alam Grojogan Sewu. Foto: Pemprov Jawa Tengah via visitjawatengah.jatengprov.go.id

Air Terjun Grojogan Sewu merupakan bagian dari Hutan Wisata Grojogan Sewu. Dalam bahasa Jawa, grojogan berarti air, sementara sewu berarti seribu.

Air terjun ini memiliki ketinggian 81 meter dan di bawahnya ada sungai yang tak kalah indah. Salah satu lokasi menarik untuk mengambil foto di air terjun Grojogan Sewu adalah jembatan yang melintang di depannya.

  • Harga tiket masuk: Rp 22.000
  • Lokasi: Jl. Raya Tawangmangu, Beji, Tawangmangu, Kec. Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah
  • Jam buka: 08.00-16.00 WIB

4. Air Terjun Manuaba

Tak hanya pantai dengan pasir putihnya yang Indah, kawasan Bali juga memiliki air terjun yang menawan. Air terjun ini dikelilingi berbagai tanaman tropis yang tumbuh subur dan menyejukkan mata.

Airnya mengalir di antara celah tebing bebatuan dan jatuh ke kolam kecil alami di bawahnya. Mengutip laman Direktorat Event Daerah Kemenparekraf, masyarakat lokal percaya bahwa air terjun Manuaba bisa menyehatkan jiwa dan raga karena berasal dari Danau Batur.

  • Harga tiket masuk: Rp 5.000
  • Lokasi: Kenderan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali
  • Jam buka: 08.00-17.00 WITA

5. Curug Cileat

Curug CileatCurug Cileat (Cah Jetak/d’travelers)

Menurut laman Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Curug Cileat berada di atas ketinggian 100 meter pada tebing-tebing tinggi di bawah kaki Gunung Canggah. Aliran air terjunnya begitu deras dengan hembusan angin yang menyejukkan. Curug ini juga dikelilingi hutan rimbun, sehingga memberi suasana asri dan menenangkan.

  • Harga tiket: Rp 15.000
  • Lokasi: Cibogo, Cupunagara, Gardusayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat
  • Jam buka: 24 jam

6. Air Terjun Situmurun

Sebuah kapal pesiar yang membawa wisatawan bersandar di dekat air terjun Situmurun, Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Kamis (23/2/2023). Air terjun dengan ketinggian sekitar 70 meter tersebut merupakan salah satu daya tarik wisatawan untuk menikmati Destinasi Super Prioritas (DSP) Indonesia di kawasan Danau Toba. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom.Air Terjun Situmurun (Risyal Hidayat/ANTARA FOTO)

Air Terjun Situmurun menjadi daya tarik untuk wisatawan yang berkunjung ke Toba. Uniknya, air terjun ini langsung turun dan mengalir ke Danau Toba.

Berada di dinding tebing Danau Toba, wisatawan bisa merasakan sensasi segar air terjun dengan ketinggian mencapai belasan meter ini.

  • Harga tiket: Gratis
  • Lokasi: Desa Situmurun, Lumban, Jalu, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara
  • Jam buka: 24 jam

7. Curug Cimahi

curugCurug Cimahi (Yudha Maulana/detikcom)

Curug Cimahi memiliki ketinggian mencapai 87 meter. Aliran air curug ini berasal dari sungai Cimahi yang juga mengaliri curug kainnya, seperti Curug Bugbrug.

Curug Cimahi dikenal juga sebagai Rainbow Waterfall. Ada cahaya vertikal yang memancar dari air terjun yang menarik dilihat saat malam hari. Sebuah lampu didesain sedemikian rupa hingga menghasilkan warna-warni pelangi.

  • Harga tiket: Rp 20.000
  • Lokasi: Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40551
  • Jam buka: 07.30-17.00 WIB

8. Curug Cilember

Curug CilemberCurug Cilember (Suyoto Achmadi/d’Traveler)

Curug Cilember berada di ketinggian sekitar 800-900 mdpl. Menurut laman Disbudpar Kabupaten Bogor, curug ini mempunyai tujuh air terjun di satu lokasi.

Air terjun di curug ini begitu jernih dengan udara yang sejuk. Ketinggian air terjunnya berbeda-beda, mulai dari 15 meter-50 meter. Curug kembar adalah yang tertinggi dengan ketinggian 50 meter.

Wisatawan domestik: Rp 25.000
Wisatawan mancanegara: Rp 75.000

  • Lokasi: Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung
  • Jam buka: 06.00-18.00 WIB

9. Curug Cikaso

Curug CikasoCurug Cikaso Foto: Taty Harlini/d’Traveler

Curug Cikaso memiliki 3 titik air terjun yang berdampingan dalam satu lokasi. Untuk sampai ke Curug Cikaso, traveler bisa memilih berjalan kaki atau naik perahu.

Kalau memilih naik perahu, kamu akan melihat gradasi warna sungai utama dengan sungai Curug Cikaso dari warna coklat menjadi hijau kebiruan. Setelah sampai ke Curug Cikaso, traveler bisa main air dan berenang.

Meski begitu, ada kawasan yang dilarang berenang. Beberapa areanya memiliki kedalaman lebih dari 10 meter dengan arus sungai yang kuat.

Wisatawan dewasa: Rp 12.000
Wisatawan anak-anak: Rp 7.000
Harga tiket naik perahu (pulang-pergi): Rp 65.000/perahu

  • Lokasi: Desa Ciniti, Cibitung, Sukabumi, Jawa Barat
  • Jam buka: 06.00-17.00 WIB

10. Air Terjun Haratai

Air terjun di KalimantanAir terjun Haratai di Kalimantan (linardyphotography/d’Traveler)

Air terjun Haratai berlokasi di pulau Kalimantan. Sebab lokasinya berada di tengah Pegunungan Meratus, traveler harus berjalan menyusuri hutan atau menggunakan jasa ojek sampai ke air terjun.

Namun, setelah sampai di lokasi, rasa lelah akan terbayarkan dengan keindahan air terjun setinggi 20 meter yang mengalir deras. Kamu bisa menyewa rakit bambu dan pelampung untuk mengeksplorasi perairan di sekitar air terjun.

  • Harga tiket: Rp 10.000
  • Biaya naik ojek: Rp 100.000 (pulang pergi)
  • Lokasi: Haratai, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan
  • Jam buka: 24 jam

Itulah sejumlah air terjun populer di Indonesia. Beberapa informasi mengenai harga tiket dan jam operasional wisata air terjun diambil dari instagram wisata dan situs travel agent. Sebelum melakukan perjalanan, jangan lupa untuk update informasi terkait wisata yang akan dituju ya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik Air Terjun Kedung Kayang, Lokasi, dan Harga Tiketnya


Jakarta

Air terjun Kedung Kayang merupakan salah satu wisata Magelang yang menarik untuk dikunjungi saat liburan. Aliran airnya berseling dengan bebatuan, suasannya rileks dan segar. Pemandangan yang disuguhkan begitu menakjubkan.

Kedung berarti air terjun dan kayang berarti langit, sehingga kedung kayang memiliki arti air terjun langit. Bisa jadi nama itu karena pemandangan yang disuguhkan membuat wisatawan seolah berada di atas awan.

Berikut informasi mengenai daya tarik, lokasi, dan harga tiketnya.


Daya Tarik Air Terjun Kedung Kayang

Air terjun Kedung Kayang begitu sejuk dengan pepohonan rindang yang mengelilinginya. Aliran airnya pun cukup deras.

1. Dikelilingi Pepohonan Rindang

Air terjun Kedung Kayang memiliki pemandangan pepohonan yang rindang, sehingga menghasilkan udara yang sejuk.

Menurut laman BOB Kemenparekraf, udara dan air yang dingin menambah kesejukan di sekeliling air terjun.

2. Spot Foto

Kawasan air terjun Kedung Kayang memiliki spot menarik untuk menghasilkan foto estetik. Traveler bisa berfoto berlatar air terjunnya atau ketinggian pohon pinus. Selain itu, ada pula area yang menjulang setinggi 50 meter. Di sana, wisatawan dapat melihat panorama air terjun sekaligus gunung Merapi.

3. Air Terjun Setinggi 40 Meter

Air terjun Kedung Kayang adalah salah satu air tertinggi di Jawa Tengah. Lokasinya berada di ketinggian 1.200 mdpl dengan tinggi air terjun mencapai 40 meter. Aliran airnya cukup deras, namun masih aman jika wisatawan mandi di sekitar air terjun.

4. Goa di Belakang Air Terjun

Terdapat goa yang memiliki lebar 2 m dan tinggi 2,5 m di belakang air terjun. Jika mau menyusuri goa, maka kamu harus naik sekitar 1,5 meter.

Fasilitas Air Terjun Kedung Kayang

Air terjun Kedung Kayang memiliki sejumlah fasilitas yang bisa dinikmati wisatawan. Menurut laman Instagram Kedung Kayang Waterfall, berikut di antaranya:

  • Lahan parkir kendaraan
  • Pusat informasi wisata
  • Kamar mandi
  • Air bersih
  • Free Wifi
  • Gazebo
  • Warung wisata
  • Gardu pandang

Lokasi Air Terjun Kedung Kayang

Air terjun Kedung Kayang berada di Desa Wonolelo kedung kayang, Nangrong, Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Dari arah Yogyakarta, Magelang dan sekitarnya, traveler bisa mengambil arah mengikuti jalan utama menuju Ketep Pass melalui jalan Magelang Boyolali. Ikuti jalan hingga sampai di lokasi Air Terjun Kedung Kayang.

Sementara, dari arah Semarang, Salatiga, dan sekitarnya, ikuti jalan utama melalui jalan Kopeng-Salatiga hingga sampai di pertigaan Ketep Pass. Belok kiri menuju jalan Magelang-Boyolali, sekitar 3 km hingga sampai ke lokasi air terjun Kedung Kayang.

Kendaraan yang dibawa bisa diparkir di dekat rumah warga. Perjalanan dari ladang penduduk akan menghabiskan waktu sekitar 20 menit dengan menyusuri sungai.

Harga Tiket dan Jam Operasional Air Terjun Kedung Kayang

Harga tiket masuk air terjun Kedung Kayang hingga parkir kendaraan yaitu:

  • Tiket masuk: Rp 4.000
  • Asuransi: Rp 500
  • Parkir mobil: Rp 4.000
  • Parkir motor: Rp 2.000
  • Parkir bus: Rp 10.000

Adapun jam operasional air terjun Kedung Kayang mulai pukul 07.00-17.00 WIB. Untuk sunrise view pukul 05.00, wisatawan dipersilahkan masuk terlebih dahulu. Pelayanan retribusi nantinya dilakukan saat jam operasional.

Itulah informasi mengenai air terjun Kedung Kayang di Magelang. Sebelum datang ke lokasi, pastikan kamu sudah mencari informasi terbaru terkait harga tiket hingga jam operasionalnya.

(elk/fem)



Sumber : travel.detik.com

Cerita Air Terjun di Magelang, Konon Jadi Lokasi Legenda Jaka Tarub



Magelang

Di Magelang, Jawa Tengah ada satu air terjun yang dipercaya sebagai lokasi legenda Jaka Tarub bermula. Penasaran dengan ceritanya?

Dikutip dari laman resmi Desa Tlogorejo Magelang, air terjun itu diketahui bernama air terjun Sekar Langit. Nama itu berasal dari bahasa Jawa.

Kata ‘sekar’ berarti bunga dan ‘langit’ yang juga berarti langit dalam bahasa Indonesia. Jika diterjemahkan, sekar langit berarti bunga yang turun dari langit.


Legenda Jaka Tarub di Air Terjun Sekar Langit

Dikutip dari laman resmi Badan Otorita Borobudur, di balik keindahan Air Terjun Sekar Langit yang asri dan sejuk, tersimpan sebuah legenda yang menarik perhatian banyak orang. Legenda ini dikenal sebagai legenda Jaka Tarub.

Konon, di telaga dekat air terjun tersebut, hiduplah seorang lelaki bernama Jaka Tarub. Ia terkenal karena memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Suatu hari, Jaka Tarub melihat para bidadari yang sedang mandi di telaga. Terpesona oleh kecantikan mereka, ia diam-diam mengintip dan mencuri selendang milik salah satu bidadari.

Bidadari tersebut adalah Nawang Wulan. Selendang yang dicuri Jaka Tarub sangatlah penting, karena itulah satu-satunya alat yang memungkinkan para bidadari untuk terbang kembali ke kahyangan.

Tanpa selendangnya, Nawang Wulan terpaksa tinggal di Bumi dan tidak bisa kembali. Dalam pencarian untuk mendapatkan kembali selendangnya, Nawang Wulan bertemu dengan Jaka Tarub.

Alih-alih marah, keduanya akhirnya jatuh cinta dan membangun rumah tangga bersama, melahirkan seorang anak perempuan yang bernama Nawangsih.

Air Terjun Sekar Langit kini menjadi saksi bisu dari kisah cinta Jakatarub dan Nawang Wulan. Banyak wisatawan datang bukan hanya untuk menikmati panorama alamnya yang menawan, tetapi juga untuk mendengarkan kisah yang melegenda ini.

Mitos Awet Muda dan Enteng Jodoh

Masyarakat setempat percaya bahwa air dari Sekar Langit memiliki khasiat khusus, terutama bagi para wanita. Konon, mandi di air terjun ini bisa membuat seseorang awet muda dan enteng jodoh.

Mitos ini menarik wisatawan yang ingin mencoba peruntungan atau sekadar merasakan kesegaran air yang bersumber dari pegunungan di sana.

Lokasi dan Cara Menuju ke Air Terjun Sekar Langit

Air Terjun Sekar Langit terletak di RT 03 RW 01, Desa Tlogorejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Lokasinya kurang lebih 25 kilometer dari pusat Kota Magelang dan bisa ditempuh dengan perjalanan selama 45 menit.

Untuk menuju ke sini, traveler bisa memulai perjalanan dari Alun-Alun Magelang. Ikutilah Jalan Alun-Alun Utara ke arah timur menuju Jalan Ahmad Yani.

Setelah itu, lanjutkan perjalanan dengan mengikuti Jalan Pahlawan dan Jalan Raya Grabag-Magelang hingga mencapai Jalan Sunan Geseng di wilayah Grabag.

Belok kanan ke Jalan Sunan Geseng, dan ikuti jalan tersebut sekitar 3,9 km. Air Terjun Sekar Langit akan berada di sebelah kiri jalan di kawasan Tlogorejo, Grabag, Magelang.

——-

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com