Tag Archives: air terjun

12 Curug Terdekat dari Jakarta, Cocok Buat Healing Sejenak


Jakarta

Air terjun atau curug menjadi salah satu objek wisata yang paling favorit untuk menyegarkan pikiran. Apalagi buat detikers yang bekerja di Jakarta, pasti sangat menyenangkan jika seminggu sekali healing ke curug.

Nah, di bawah ini ada rekomendasi 12 curug terdekat dari Jakarta yang bisa detikers kunjungi di akhir pekan. Simak lokasi, harga tiket masuk, dan jam bukanya.

Rekomendasi Curug Terdekat dari Jakarta

Berikut ini rekomendasi 12 curug terdekat dari Jakarta yang dilansir dari sejumlah artikel detikTravel:


1. Curug Cibulao

Curug Cibulao di Kawasan Gunung Paseban, BogorCurug Cibulao di Kawasan Gunung Paseban, Bogor. (Muhammad Idris/d’Traveler)
  • Lokasi: Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

Dilansir dari situs Desa Megamendung, nama Curug Cibulao berasal dari warna airnya yang kebiruan. Warna biru tersebut menyerupai blau yang berwarna biru. Sementara ci berarti air, maka disebut Cibulao.

Nama asli dari air terjun ini adalah Curug Hulu karena lokasinya berada di hulu atau paling atas dibandingkan air terjun lain di aliran sungai Cirangrang.

Curug ini memiliki dua leuwi atau kolam. Leuwi pertama sedalam 8 meter, dan yang kedua 5 meter. Jika ingin seru-seruan meloncat dari tebing, traveler bisa mencobanya di kolam pertama yang lebih dalam.

2. Curug Ciburial

Bogor juga punya banyak curug alias air terjun yang bisa disambangi traveler. Salah satunya ada curug Ciburial yang segar. Lokasinya tak jauh-jauh amat dari Jakarta lho! Nih penampakannya.Bogor juga punya banyak curug alias air terjun yang bisa disambangi traveler. Salah satunya ada curug Ciburial yang segar. Lokasinya tak jauh-jauh amat dari Jakarta lho! Nih penampakannya. (Rachman_punyaFOTO)
  • Lokasi: Jl. Gunung Wangun Kampung Cibereum, Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 20 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

Curug Ciburial cukup hits di Bogor. Ada tiga curug di kawasan ini, yaitu Curug Ciburial, Curug Hordeng, dan Curug Kembar Cibeureum. Sekali bayar tiket, traveler bisa menikmati ketiga curug itu.

Di sana, traveler akan menyusuri aliran sungai dan tracking melewati bebatuan besar. Selama perjalanan, tampak pemandangan pepohonan rindang. Sesampainya di air terjun, rasa capek akan ditukar dengan kesegaran air terjun ini.

3. Curug Rahong

Curug Rahong di BogorCurug Rahong di Bogor. (Bekti Yustiarti/d’Traveler)
  • Lokasi: Rengasjajar, Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

Curug Rahong adalah air terjun yang tersembunyi di kawasan tambang pasir. Selama perjalanan, traveler akan melihat tambang pasir yang gersang. Tak jarang kalian menemui truk-truk pasir.

Dari parkiran, traveler harus berjalan sekitar 1,5 km melewati perkampungan, sawah, jembatan, dan jalan setapak. Tapi jika membawa sepeda, kalian bisa membawanya mendekat ke air terjun.

4. Curug Bidadari

air terjunCurug Bidadari. (Bekti/d’Traveler)
  • Lokasi: Jalan Sentul Paradise Park, Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 30 ribu (weekday) dan Rp 40 ribu (weekend).
  • Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

Curug Bidadari merupakan tempat wisata hits yang menyenangkan. Selain karena tingginya air terjun yang mencapai 50 meter, aliran airnya menyenangkan untuk tempat bermain.

Terdapat kolam yang berkedalaman 30 cm untuk anak-anak dan kolam dewasa dengan kedalaman 1,5 cm. Traveler bisa menyewa ban untuk bermain-main di air.

5. Curug Cikaracak

Curug Cikaracak di BogorCurug Cikaracak di Bogor Foto: Muhammad Idris/d’Traveler
  • Lokasi: Jalan Cinagara, Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu (termasuk parkir).
  • Jam buka: 06.00-16.00 WIB.

Curug Cikaracak berada di bawah Gunung Gede. Air terjun ini menarik karena diapit dua tebing curam yang membuat pemandangannya menakjubkan. Ketinggiannya mencapai 40 meter dengan debit air yang besar, sehingga pengunjung tidak boleh berada di bawahnya.

6. Leuwi Hejo

Bermain Air Di Segarnya Aliran Sungai Curug Leuwi HejoBermain Air Di Segarnya Aliran Sungai Curug Leuwi Hejo. (Luthfi hafidz/detikcom)
  • Lokasi: Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

Nama Curug Leuwi Hejo berasal dari kata leuwi yang berarti relungan atau kolam, dan hejo yang berarti hijau. Sesuai namanya, air terjun ini memiliki warna jernih kehijauan.

Jika datang ke sini, traveler bisa mengunjungi 5 curug sekaligus. Yaitu Leuwi Hejo, Leuwi Liek, Leuwi Ciung, Leuwi Cepet, serta Baliung.

7. Curug Lembah Tepus

Curug Lembah Tepus yang Eksotis di BogorCurug Lembah Tepus yang Eksotis di Bogor. (Resa Noor Fauziah/d’Traveler)
  • Lokasi: Pasir Reungit, Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

Lokasi Curug Lembah Tepus cukup mudah ditemukan, karena berada di kawasan wisata Gunung Halimun Salak. Infrastruktur jalannya pun sudah cukup baik. Traveler cukup berjalan sekitar 300 meter dengan kondisi jalan yang sudah baik, dari loket pembayaran tiket.

8. Curug Cigamea

Curug di Gunung SalakCurug Cigamea. (Teguh Tofik Hidayat/d’Traveler)
  • Lokasi: Jalan Curug Cigamea, Gunung Picung, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.30 WIB.

Curug Cigamea juga termasuk tempat wisata di kawasan Halimun Salak. Air terjun ini dilengkapi dengan kolam yang cukup luas untuk berendam atau bermain air. Untuk menuju ke air terjun, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 30 menit. Sampai di lokasi, traveler akan menyaksikan air terjun dengan ketinggian sekitar 50 meter.

9. Curug Love

Lokasi curug berada di tengah perkebunanCurug Love. (detik)
  • Lokasi: Bantar Karet, Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

Curug Love memiliki keunikan tersendiri. Meski debit airnya kecil, terdapat spot foto yang sangat menarik, yakni seperti Grand Canyon tapi versi mini. Pengunjung bisa berjalan di air di antara dinding tebing yang tinggi.

10. Curug Mariuk

Kalau mau sepi datangnya harus lebih pagi yaCurug Mariuk. (detik)
  • Lokasi: Sukamakmur, Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 07.00-16.00 WIB.

Curug Mariuk memiliki air terjun yang jernih dan memanjakan mata traveler. Tapi wisatawan harus berjalan sekitar 1 jam melewati bukit dengan pepohonan dan jalanan batu. Debit air curug ini tidak besar, namun memiliki leuwi yang bisa dipakai untuk terjun dari atas bebatuan.

11. Curug Lontar

Curug LontarCurug Lontar. (Cah Jetak/d’travelers)
  • Lokasi: kawasan Geopark Pongkor, Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 08.00-16.00 WIB.

Curug Lontar memiliki air tenang, tetapi cukup dalam. Aliran sungai di sekitarnya juga bisa digunakan untuk bermain-main. Aksesnya cukup mudah dan bisa dilewati mobil. Dari tempat penitipan kendaraan, pengunjung hanya berjalan sebentar untuk sampai di curug.

12. Curug Putri Kencana

Curug Putri Kencana di BogorCurug Putri Kencana di Bogor. (idris_aje/d’Traveler)
  • Lokasi: Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Bogor.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

Terakhir adalah Curug Putri Kencana yang sudah tertata, namun masih terasa alami. Wisatawan dapat menikmati keindahan Taman Gunung Pancar yang asri. Dari Taman Gunung Pancar, masih harus berjalan kaki.

Bagi detikers yang ingin berkunjung ke 12 curug terdekat dari Jakarta, jangan lupa update harga tiket dan ketersediaan layanan lebih dulu. Hal ini untuk memastikan liburan kamu berlangsung lancar dan menyenangkan.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Curug Kubang yang Tersembunyi di Cianjur buat Healing di Akhir Pekan



Cianjur

Akhir pekan ini, mari bertualang ke pelosok Cianjur. Di sana ada sebuah curug cantik yang tersembunyi dengan aliran air deras dan menyejukkan.

Cianjur menyimpan segudang permata tersembunyi berupa destinasi yang cantik dan indah. Setelah ramai rumah ‘surga’ Abah Jajang, ternyata ada Curug Kubang di Kecamatan Cibinong yang tak kalah indah bak ‘surga’ di dunia.

Curug Kubang berlokasi di pelosok Kabupaten Cianjur, tepatnya berada di Kampung Liung Gunung, Desa Padasuka, Kecamatan Cibinong.


Untuk sampai ke Curug Kubang yang memiliki tinggi 100 meter ini, kita dapat melalui Jalur Selatan Cianjur dengan jarak tempuh sejauh 96 kilometer dari pusat Kota Santri.

Selain itu, wisatawan juga bisa melalui jalur Ciwidey yang jarak tempuhnya sekitar 86 kilometer dari Kota Bandung.

Curug ini juga tidak jauh dengan lokasi Curug Citambur, yakni sekitar 12 kilometer. Namun lantaran aksesnya masih rusak, waktu tempuh dari Citambur menuju Curug Kubang dapat memakan waktu hingga 1 jam lebih.

Pesona Curug Kubang sangat indah, tingginya air terjun tersebut membuatnya begitu indah dengan butiran embun yang mengitari dasar curug.

Curug ini juga dikelilingi gunung-gunung dan hutan yang asri. Tak hanya itu, hamparan persawahan juga makin mempercantik curug itu.

Apalagi, curug ini juga dekat dengan pemukiman warga dengan rumah panggung yang masih tradisional. Wisatawan dapat menikmati pesona curug dari halaman rumah warga yang hanya berjarak kurang dari 100 meter dari curug.

Pengelola curug Kubang Suhendra mengatakan, pesona curug Kubang memang sangat indah dan akan memanjakan mata pada wisatawan.

“Alamnya juga masih asri, sehingga curug dengan alam di sekitarnya yang indah memang layaknya surga dunia dan permata tersembunyi di pelosok Kota Santri,” kata dia, Selasa (3/12/2024).

Dia menjelaskan, curug Kubang juga masih belum setahun ditata dan dikelola, sehingga kawasannya masih sangat alami.

“Ini baru ditata sekitar setahun lalu. Masih sangat baru. Tapi wisatawan yang datang sudah banyak, sehari bisa sampai 100 lebih wisatawan dari dalam kota, Bandung, hingga Jakarta,” kata dia.

Bahkan saat ini wisatawan tidak dikenakan karcis ataupun tiket masuk. Begitupun untuk menginap, warga tidak mematok harga bagi wisatawan yang ingin menginap di rumah-rumah tradisional di sekitar curug.

“Untuk saat ini masih free, di sini juga ada homestay yang bayar seikhlasnya,” kata dia.

Meski begitu, fasilitas di curug Kubang sudah cukup lengkap, mulai dari spot foto, wahana perahu di danau alami, hingga flying fox.

“Selain menikmati curug bisa menikmati berbagai wahana yang ada. Dan curug ini tidak pernah surut meskipun di musim kemarau, pesona dan pemandangannya tetap indah,” pungkasnya.

——

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Penampakan Air Terjun Keramat dari Samosir



Samosir

Liburan akhir tahun ke Samosir tak lengkap jika tidak mengunjungi Sampuran Na Pitu, air terjun yang dianggap keramat oleh warga setempat.

Air Terjun Sampuran Na Pitu ini dianggap sebagai objek wisata spiritual yang juga dijadikan sebagai tempat ritual oleh warga Samosir.

Dilansir dari website Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, air terjun merupakan bagian dari magma yang terangkat ketika Samosir masih sejajar Danau Toba pada proses letusan super volcano.


Namun lambat laun, tebing mulai terbentuk dan jadilah air terjun Sampuran Na Pitu. Sesuai dengan namanya, air terjun Sampuran Na Pitu artinya air yang memiliki tujuh tingkatan.

Dalam setiap tingkatan, air turun bak air hujan. Masyarakat setempat percaya, air terjun ini dipercaya keramat. Air terjun ini dipercaya milik Siboru Langgatan.

“Peziarah yang sering meramaikan tempat ini, biasanya meminta berkah atau ingin menyembuhkan penyakit yang disebabkan dari nonmedis,” tulis akun website BDODT.

Tim detikSumut pun mendatangi langsung Air Terjun Sampuran Na Pitu di Kabupaten Samosir, Minggu (16/12) lalu. Percikan air terjun yang deras memang membuat suasana menjadi sejuk.

Di bawah air terjun Sampuran Na Pitu, ada bak keramik dengan gayung dan terdapat beberapa mangkuk keramik yang sudah disemen.

Sementara itu, tak jauh titik air terjun terdapat pondok dengan arsitektur berbentuk singgasana kerajaan berwarna emas.

Panorama Air Terjun Na Pitu ternyata memiliki magnet menarik para pengunjung untuk dapat menikmati suasana di sekitar air terjun.

“Sejuk tempatnya ya, kita bisa lihat air terjun tapi di pinggir jalan. Terus tempatnya juga sepertinya religius ya kayak ada tempat ritualnya,” ungkap pengunjung asal Jakarta bernama Dinda.

Air Terjun Sampuran Na Pitu di Samosir ini dapat ditempuh dengan jarak sekitar 111 km atau selama 5 jam perjalanan dari Kota Medan.

——

Artikel ini telah naik di detikSumut.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Indahnya Air Terjun Tumpak Sewu di Kaki Gunung Semeru



Lumajang

Lumajang memiliki berbagai objek wisata yang menarik untuk dieksplorasi. Salah satu yang patut didatangi adalah Wisata Air Terjun Tumpak Sewu yang berada di kaki Gunung Semeru.

Air terjun itu berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Bertepatan dengan dibukanya pendakian ke Semeru, mungkin mampir sejenak ke air terjun itu dapat menjadi pengalaman menyenangkan.

Wisata air terjun itu memiliki formasi yang indah karena mempunyai sumber mata air yang melebar seperti tirai. Air Terjun Tumpak Sewu memiliki ketinggian 120 meter.


Nama Air Terjun Tumpak Sewu berasal dari bahasa Jawa, yakni sewu artinya seribu karena memiliki banyak sumber mata air. Air Terjun Tumpak Sewu bisa didatangi menggunakan roda dua maupun roda empat.

“Nama air terjun ini dari bahasa Sanksekerta “tumpak” itu Sabtu, karena diawali hari Sabtu, dan “sewu” itu dari banyaknya mata air,” ujar pengelola air terjun Abdul Karim kepada detikjatim, Sabtu (28/12/2024).

Tak heran, wisata alam di lereng Gunung Semeru ini menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik dikunjungi untuk menghabiskan waktu liburan. Apalagi saat ini bertepatan musim liburan Nataru.

“Di sini, tempatnya keren, meskipun jauh, tapi air terjunnya keren, karena air terjunnya banyak, ke sini dalam rangka liburan,” ujar salah satu wisatawan bernama Gunawan.

Untuk masuk ke Air Terjun Tumpak Sewu, wisatawan cukup membayar tiket sebesar Rp 10.000, untuk dapat menikmati keindahannya alam, dan swafoto berlatar belakang keindahan air terjun di kaki Gunung Semeru.

Bagi wisatawan yang belum memiliki destinasi wisata untuk mengisi liburan Nataru, wisata Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang bisa menjadi alternatif.

________________

Artikel ini telah tayang di detikJatim

(wkn/wkn)



Sumber : travel.detik.com

Air Terjun Ini Sangat Keramat tapi juga Begitu Menawan



Jakarta

Air Terjun Murundao di Ende, NTT, menawarkan keindahan alam, trekking mudah, dan nuansa mistis. Cocok untuk liburan keluarga dan pencinta alam.

Terletak di Desa Koanara, Kecamatan Kelimutu, air terjun ini menyajikan pemandangan alam yang memukau dan suasana yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk kota. Dengan ketinggian sekitar 40-50 meter, Air Terjun Murundao menjadi salah satu air terjun terbesar di daerah ini.

Dikelilingi oleh hutan tropis yang rimbun, Air Terjun Murundao menawarkan suasana yang menyejukkan dan damai. Pepohonan hijau yang lebat menciptakan pemandangan yang menenangkan bagi siapa saja yang mengunjunginya.


Suara gemericik air yang jatuh dari ketinggian serta udara segar yang mengalir membuat tempat ini menjadi tempat yang sempurna untuk bersantai dan menikmati alam.

Ketika sampai di Air Terjun Murundao, pengunjung akan disambut dengan pemandangan yang memukau dan suasana yang damai. Anda dapat merasakan kesejukan udara pegunungan sambil menikmati keindahan alam sekitar.

Trekking menuju air terjun ini pun tidak terlalu sulit, cocok untuk semua kalangan, termasuk anak-anak. Jalur trekking yang ringan ini memungkinkan pengunjung untuk menjelajahi flora dan fauna lokal, sekaligus mengajak anak-anak berinteraksi dengan alam dan mengajarkan mereka untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Selain keindahan alamnya, Air Terjun Murundao juga memiliki cerita mistis yang menambah daya tariknya. Menurut cerita rakyat setempat, air terjun ini dianggap sebagai tempat yang suci dan keramat. Banyak orang datang ke sini untuk melakukan upacara keagamaan, berdoa, atau memohon berkah. Hal ini memberi nuansa spiritual yang membuat tempat ini terasa lebih istimewa.

Air Terjun Murundao terletak sekitar 60 kilometer (km) dari ibu kota Kabupaten Ende, yang dapat dijangkau dalam waktu sekitar 2 jam dengan kendaraan. Jika Anda berasal dari kota Moni, air terjun ini hanya berjarak sekitar 400 meter, yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama 15 menit.

Jalan masuk menuju air terjun ini terletak tepat di seberang Rainbow Cafe Moni. Dari pintu masuk, Anda akan melewati jalan setapak tanah yang menurun hingga tiba di jembatan bambu yang melintasi sungai kecil yang mengalir dari air terjun. Setelah menyeberangi jembatan, Anda hanya perlu berjalan 50 meter lagi untuk mencapai dasar air terjun.

Dengan keindahan alam yang menakjubkan dan trek yang cocok untuk keluarga, Air Terjun Murundao menjadi destinasi wisata yang tepat untuk liburan bersama keluarga atau teman-teman.

Baca artikel selengkapnya di detikBali

(msl/msl)



Sumber : travel.detik.com

10 Wahana Seru di Ocean Park BSD, Ada Perosotan Spiral-Outbound


Jakarta

Ocean Park BSD termasuk salah satu kawasan kolam renang di wilayah Tangerang. Areanya yang luas menawarkan berbagai wahana seru yang dapat pengunjung jajal, mulai dari wahana air hingga outbound.

Penasaran dengan kawasan kolam renang satu ini? Simak informasi selengkapnya mengenai Ocean Park BSD di bawah.

Wahana Ocean Park BSD

Merangkum dari laman Instagram resminya, berikut sejumlah wahana seru di Ocean Park BSD yang bisa dijajal pengunjung:


1. Flying Tower

Ocean Park BSD punya papan seluncur setinggi 13 meter dengan track panjang dan memutar. Bukan hanya satu tapi empat perosotan dengan tiap lintasannya menyuguhkan sensasi berbeda, yaitu Giant Swing, Shocking Quae, Wave Splash, dan Stroom Scream.

2. Racer Slide

Adu kecepatan dengan balapan meluncur bisa dilakukan di Racer Slide. Dengan empat jalurnya, traveler dapat berseluncur bersama beberapa teman atau keluarga sekaligus. Jalurnya yang banyak juga tidak membuat pengunjung lain lama mengantre.

3. Splash Town

Ocean Park BSDSplash Town di Ocean Park BSD Foto: dok. Instagram @oceanparkbsd

Beberapa papan seluncur berukuran mini dapat dijajal di Splash Town. Lokasinya berada di area kolam dangkal sehingga aman bagi anak-anak. Di sini juga terdapat ember tumpah dan air mancur. Selain itu, wahananya berhiaskan patung-patung unik yang disukai anak-anak.

4. Slide n Fun

Slide n Fun bisa pengunjung dewasa coba untuk pengalaman meluncur yang menantang. Wahana ini memiliki tinggi sekitar 15 meter dengan panjang lintasan hingga 96 meter. Dengan ketinggiannya, traveler bisa berseluncur cepat.

5. The Bahama

Air terjun buatan di Ocean Park BSD ini menawarkan pengalaman relaksasi bagi pengunjung. Air terjunnya mengalir tenang sehingga bak memberikan ‘pijatan’ yang menyegarkan.

Ocean Park BSDOcean Park BSD Foto: dok. Instagram @oceanparkbsd

6. Flying Fox

Selain perosotan, ada Flying Fox di kawasan kolam renang ini. Traveler bisa merasakan ‘meluncur di udara’ pada ketinggian 15 meter dengan lintasannya sepanjang 120 meter.

7. Bungee Trampoline

Untuk pengalaman menantang lainnya, Bungee Trampoline dapat dicoba. Wahana ini menyuguhkan sensasi melompat sangat tinggi berkali-kali di atas trampoline. Dengan pengaman yang diikatkan ke badan pengunjung, wahana ini aman dinaiki.

8. Pacific Wave

Ocean Park BSDPacific Wave atau kolam ombak di Ocean Park BSD Foto: oceanpark.co.id

Pacific Wave di Ocean Park BSD memberikan sensasi berenang di lepas pantai dengan arus ombak buatannya. Wahana ini akan hadir setiap satu jam sekali selama 15 menit. Ombaknya dapat mencapai ketinggian 1,5 meter.

9. Caribbean River

Bersantai di atas ban pelampung sambil mengapung bebas mengikuti arus dapat dilakukan di Carribean River. Kolam arusnya memiliki panjang kisaran 500 meter yang mengelilingi hampir seluruh kawasan ini. Terdapat sejumlah air mancur di beberapa spotnya yang dapat memercikkan air ke pengunjung yang lewat.

10. Kiddy Pool

Ocean Park BSDKiddy Pool di Ocean Park BSD Foto: dok. Instagram @oceanparkbsd

Selain sejumlah kolam yang ada, di Ocean Park BSD juga terdapat Kiddy Pool alias kolam anak. Kolamnya dangkal sehingga cocok untuk anak-anak bahkan balita sekalipun. Kolam ini juga dilengkapi air mancur, papan seluncur mini, serta air terjun payung.

Ocean Park BSD terletak di Jl. Pahlawan Seribu, CBD Area, Lengkong Gudang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Lokasinya mudah diakses baik dengan kendaraan pribadi maupun umum.

Lokasinya berjarak sekitar 35 km dari pusat Jakarta dan 12 km dari Ciputat. Dekat dengan pusat perbelanjaan Giant BSD Tangerang dan TerasKota. Ocean Park BSD dapat dijangkau dengan transportasi umum seperti bus atau kereta dengan tujuan akhir Rangkasbitung.

Kendaraan roda dua dapat melalui jalan arteri Ciledug atau Ciputat. Kendaraan roda empat bisa melewati jalan Tol Jakarta-Tangerang/Merak/Jakarta lanjut Tol Jakarta/Serpong dan keluar menuju Tangerang. Traveler dapat menggunakan online maps untuk detail arah jalannya.

Jam Buka Ocean Park BSD

Ocean Park BSD buka di hari Sabtu hingga Kamis dan tutup setiap hari Jumat. Pada Senin-Kamis dibuka mulai jam 11.00-16.00 WIB dan jam 09.00-16.00 WIB pada Sabtu-Minggu.

Ocean Park BSDOcean Park BSD Foto: dok. Instagram @oceanparkbsd

Harga Tiket Masuk Ocean Park BSD

Tiket masuk Ocean Park BSD seharga Rp 65.000 untuk weekday atau Senin-Kamis dan Rp 100.000 untuk weekend atau Sabtu-Minggu dan hari libur.

Tiket dapat dibeli secara online melalui aplikasi E-members maupun offline atau on the spot. Pembelian tiket online dibatasi hingga jam 14.00 WIB setiap harinya. Pembayaran tiket on the spot hanya bisa dilakukan secara non tunai dengan kartu debit, kartu kredit, atau QRIS.

Syarat Masuk Ocean Park BSD

  • Anak dengan tinggi badan di atas 90 cm diwajibkan membayar tiket masuk penuh.
  • Pengunjung disarankan untuk memakai baju renang. Jika tidak ada bisa menggunakan baju berbahan halus.
  • Boleh membawa makanan dari luar, tetapi tidak boleh dibawa masuk ke dalam area kolam renang.
  • Pengunjung harus menitipkan makanan dan makan di tempat khusus yang telah disediakan.

Fasilitas Ocean Park BSD

Fasilitas umum di Ocean Park BSD sudah lengkap. Pengunjung dapat menemukan loker penyimpanan barang, ruang khusus ibu dan anak, fasilitas kesehatan, ATM center, akses WiFi gratis, food court, gazebo dan kursi santai, hingga ruang ganti dan kamar mandi bersih.

Bukan hanya kawasan kolam renangnya yang luas, area parkir di sini juga lapang.

Penting diperhatikan, pengunjung anak harap tetap berada dalam pengawasan orang tua selama beraktivitas di Ocean Park BSD.

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

Boleh Mandi di Air Terjun Ini, tapi Jangan Berhajat Ya



Jakarta

Air Terjun Wairpoar merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup populer di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Letaknya tak jauh dari Gunung Lewotobi Laki-laki, hanya sekitar delapan kilometer.

Di tengah erupsi, objek wisata ini tetap diminati turis domestik maupun asing. Lantaran jaraknya yang dekat kawasan Air Terjun Wairpoar terdampak abu vulkanik Lewotobi.

Air Terjun Wairpoar merupakan salah satu mata air alami. Lokasinya berada tak jauh dari rumah penduduk di Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang.


Untuk menikmati air terjun ini, bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua. Bisa juga jalan kaki dari permukiman penduduk dengan jarak tempuh tak lebih dari 30 menit.

“Jalan masuk 1 kilometer, kurang lebih 30 menit ke sana,” kata Kepala Desa Boru, Darius Don Boruk, kepada detikBali, Minggu (16/2/2025).

Don Boruk mengungkapkan pada 2016 Desa Boru membangun sarana mandi, cuci, kakus (MCK) di lokasi air terjun. Maka, turis-turis tak perlu khawatir jika berwisata ke sana.

Menurut Don Boruk, waktu paling aman berwisata ke Air Terjun Wairpoar adalah pada Oktober dan November. Sebab, debit mata airnya tidak terlalu besar. Wisatawan diminta waspada di saat hujan karena debit air yang bisa meningkat.

Selain menikmati jernihnya air terjun, wisatawan juga bisa menikmati panorama alam yang asri. Di sekeliling air terjun penuh dengan pepohonan.

Don Boruk mengungkapkan kunjungan ke Air Terjun Wairpoar saat ini setiap harinya tidak terlalu sepi, meski aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki meningkat. Ada puluhan wisatawan tiap hari.

“Masih saja orang ke sana, saat ini bisa sekitar 20 orang. Kemarin menurun karena bencana (erupsi Lewotobi Laki-Laki),” imbuhnya.

Dia mengatakan para turis bisa melakukan beragam aktivitas di Air Terjun Wairpoar. Mulai mandi sepuasnya hingga makan-makan di sekitar destinasi wisata. Tentu dengan menjaga kebersihan. Namun, ada satu hal yang dilarang keras, yakni buang air besar di sumber mata air tersebut.

Baca artikel selengkapnya di detikBali

(msl/msl)



Sumber : travel.detik.com

Menikmati Segarnya Tiga Curug di Kaki Gunung Halimun Salak



Bogor

Di kawasan kaki Gunung Halimun Salak, Bogor tersimpan salah satu destinasi yang bisa jadi pilihan masyarakat untuk menikmati ketenangan dan keindahan alam, yakni Curug Nangka.

Suasananya yang sepi tak seperti saat berkunjung ke kawasan Puncak. Jika berkunjung ke Curug Nangka, pengunjung tak hanya akan disajikan dengan satu curug saja. Ternyata di dalam area itu terdapat tiga curug yang bisa dikunjungi pengunjung.

Pada Sabtu (22/2/2025) detikTravel berkunjung ke curug tersebut yang beberapa waktu ke belakang sempat ramai karena harga tiket yang kurang lebih Rp 50 ribu. Dengan perjalanan yang kurang lebih menghabiskan waktu tiga jam dari Jakarta ini cukup membayar kesuntukan perjalanan.


Untuk bisa masuk ke kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak detikTravel mengeluarkan kocek Rp 145 ribu untuk tiga orang dan termasuk kendaraan (mobil) belum termasuk biaya parkir. Untuk biaya parkir mobil seharga Rp 15 ribu. Sehingga kurang lebih untuk satu orang dikenakan biaya sekitar Rp 43 ribu.

Tapi setelah membayar semua itu, untungnya traveler sudah tidak perlu lagi bayar-membayar di lain areanya (pungli). Sesampainya di tempat parkiran, untuk bisa sampai ke curug traveler harus melakukan trekking kurang lebih sejauh 2 kilometer.

Dengan pepohonan yang rimbun dan udara yang segar, setidaknya tidak terlalu membuat perjalanan begitu melelahkan. Untuk trek pun tidak terlalu berbahaya, hanya saja tetap perlu fokus karena ada beberapa area bebatuan yang basah.

Curug Nangka di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, BogorMenyusuri bebatuan untuk menjangkau Curug Kaung. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Kurang lebih setengah jam berjalan, curug yang pertama ditemui adalah Curug Nangka yang. Tetapi Curug Nangka ini hanya terlihat dari atas saja, untuk bisa menikmati alirannya traveler perlu turun dari area yang berbeda dan trek yang sudah disediakan dan perlu menyusuri aliran untuk menikmati turunnya air.

Namun, jika ingin merasakan segarnya air di kawasannya ini ada beberapa titik kolam alami yang bisa dinikmati. Berjalan menyusuri lebih dalam, traveler harus melewati jalanan yang telah dicor dan bebatuan sungai.

Kala detikTravel berkunjung, debit air terlihat kecil sehingga sungainya sedikit kering. Di tengah perjalanan menyusuri lebih dalam, traveler akan menemukan curug kedua yakni Curug Daun.

Di Curug Daun ini traveler bisa bermain air seraya menikmati kesegaran air di sana, tentunya tetap harus berhati-hati. Kemudian jika ingin melihat air terjun lainnya, traveler harus kembali menyusuri bebatuan sungai.

Di sana traveler akan menemukan Curug Kaung, curug yang paling ujung di area tersebut. Karena debit air yang kecil sehingga tak terlalu basah jika dekat-dekat dengan area turunnya air. Pengunjung yang datang ke Curug Kaung pun banyak yang berendam dan bermain air.

Tak lupa pengunjung pun berfoto di atas bebatuan besar dengan latar belakang air terjun. Memang berkunjung ke kawasan ini lebih baik ketika cuaca cerah, karena jika kondisi mendung ataupun hujan sangat berbahaya untuk berkunjung ke tiga curug ini.

Traveler yang ingin merasakan ketenangan dan udara yang bersih, tamasya ke area Curug Nangka ini sungguh memberikan suasana yang menenangkan. Sedikit melepaskan diri dari hiruk-pikuk perkotaan.

Di kawasan itu pun banyak pedagang-pedagang yang, jadi sebelum traveler masuk untuk menjajal trek menuju ketiga curug itu traveler akan melewati deretan toko-toko makanan dan minuman. Mulai dari makanan ringan, makanan berat hingga menjual buah-buahan.

Kawasan Curug Nangka ini buka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB, selain bisa menikmati sejuknya alam dan segarnya air, traveler juga bisa menikmati bermalam di area ini. Dan yang perlu diperhatikan traveler jika berkunjung ke sini adalah kawanan monyet.

Jadi perlu berhati-hati jika membawa jinjingan atau totebag karena kawanan monyet ini tak akan segan untuk ‘menjambret’ bawaan traveler.

(upd/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Lokasi, Jam Buka, HTM, hingga Fasilitasnya


Jakarta

Curug Pelangi jadi salah satu destinasi wisata alam di kawasan Cimahi, Jawa Barat. Curug ini menawarkan keindahan air terjunnya atau curug dengan ketinggian 87 meter.

Selain itu, pemandangan hijau, kesejukan udara serta suara gemericik air juga menjadikannya tempat untuk healing. Ketahui alamat, daya tarik, hingga harga tiket masuknya (HTM).

Lokasi Curug Pelangi

Curug Pelangi beralamat di Jalan Kolonel Matsuri, Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.


Daya Tarik Curug Pelangi

Dengan tinggi sekitar 87 meter, Curug Pelangi menjadi salah satu air terjun tertinggi di Jawa Barat. Dinamakan pelangi, karena saat air terjun yang jatuh dari ketinggian dengan bias sinar matahari akan menciptakan efek pelangi yang indah.

Efek pelangi tersebut bisa kita lihat terutama saat pagi atau sore hari. Momen ini bertepatan saat sudut cahaya matahari ideal.

Wisatawan berfoto dengan latar belakang Curug Pelangi Cimahi di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (27/10/2024). Air terjun atau curug yang memiliki ketinggian 87 meter dan menjadi salah satu air terjun tertinggi di Jawa Barat tersebut berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan yang dapat meningkatkan kunjungan pariwisata serta perekonomian masyarakat di kawasan tersebut. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agrWisatawan berfoto dengan latar belakang Curug Pelangi Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Foto: ANTARA FOTO/ABDAN SYAKURA

Spot curug juga menawarkan suasana alam yang asri karena dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi, hutan pinus, hingga aneka tumbuhan hijau. Suasana yang tenang membuat tempat ini cocok dijadikan pilihan untuk menikmati udara segar pegunungan.

Wisatawan berfoto dengan latar belakang Curug Pelangi Cimahi di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (27/10/2024). Air terjun atau curug yang memiliki ketinggian 87 meter dan menjadi salah satu air terjun tertinggi di Jawa Barat tersebut berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan yang dapat meningkatkan kunjungan pariwisata serta perekonomian masyarakat di kawasan tersebut. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agrWisatawan berfoto dengan latar belakang Curug Pelangi Cimahi di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (27/10/2024). Foto: ANTARA FOTO/ABDAN SYAKURA

Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Curug Pelangi

  • Bermain air
  • Melihat pemandangan curug dan berfoto-foto
  • Trekking santai
  • Piknik di alam.

Jam Buka dan HTM Curug Pelangi

  • Jam operasional: Buka setiap hari setiap pukul pukul 08.00-17.00 WIB.
  • HTM: Rp 20 ribu per orang.
  • Parkir: Rp 3 ribu (motor) dan Rp 5 ribu (mobil).

Fasilitas Wisata Curug Pelangi

Mengutip salah satu laman travel agency, berikut adalah seputar fasilitas umum yang ada di wisata Curug Pelangi Cimahi:

  • Musala
  • Toilet umum
  • Tempat duduk dan gazebo
  • Area parkir
  • Warung makan
  • Area piknik.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Air Terjun Ini Lebih Terkenal di Mata Turis Asing daripada Warlok Bali



Gianyar

Di Bali, ada sebuah air terjun yang lebih dikenal oleh turis asing dibandingkan oleh warga lokal (warlok) Bali sendiri. Air terjun Kanto Lampo namanya.

Sejumlah turis asing terlihat berdiri mengular di Air Terjun Kanto Lampo. Mereka menanti giliran untuk bisa berfoto dengan latar air terjun cantik tersebut.

Jangan heran jika ada lebih banyak turis asing yang berkunjung ke air terjun ini dibandingkan dengan wisatawan domestik, bahkan warga lokal (warlok) Bali sendiri. Fenomena tersebut sudah biasa terjadi di Bali.


Petugas Pemasaran Air Terjun Kanto Lampo, Ita Pratistita, menuturkan air terjun yang ditemukan pada tahun 2016 silam itu memang lebih populer di kalangan pelancong asing.

“Jumlah wisatawan asing sampai 80 persen, sedangkan sisanya domestik,” ungkap dia.

Menurut Ita, jumlah pengunjung Air Terjun Kanto Lampo saat musim liburan bisa mencapai 1.000 turis. Sedangkan saat hari biasa hanya 500 pelancong. Adapun, wisatawan domestik ramai saat libur sekolah dan Lebaran.

Saat kami pelesiran ke Air Terjun Kanto Lampo. memang terlihat bagian besar pengunjung saat itu merupakan turis asing.

Sejumlah konten kreator asing dan pemengaruh mancanegara pelesiran ke sana lalu mengunggah foto maupun video selama pelesiran di sana.

Ita menjelaskan kenapa Air Terjun Kanto Lampo banyak dikunjungi turis asing karena objek wisata tersebut viral di dunia maya.

Wisatawan berfoto di jembatan bambu di kawasan objek wisata Air Terjun Kantolampo, Gianyar, Bali, Sabtu (12/4/2025).Wisatawan berfoto di Air Terjun Kanto Lampo Foto: Gangsar Parikesit/detikBali

Hal itu juga yang membuat pengelola Air Terjun Kanto Lampo, warga Banjar Kelod Kangin, menerapkan tiket yang sama untuk wisatawan asing dan domestik yakni Rp 25 ribu per orang. Padahal, sejumlah objek wisata di Pulau Dewata menerapkan tarif berbeda antara pelancong asing, domestik, dan pemegang KTP Bali.

Menurut Ita, daya tarik Air Terjun Kanto Lampo adalah batu berundak yang jadi latar air terjun. Selain itu, bebatuan besar yang berada di sungai mempercantik objek wisata tersebut.

Momen terbaik datang ke Air Terjun Kanto Lampo pada pukul 07.00-09.00 Wita. Saat itu, objek wisata tersebut belum dipadati oleh wisatawan sehingga bisa puas berfoto di air terjun.

Buat traveler yang ingin melali (jalan-jalan) ke Air Terjun Kanto Lampo jangan khawatir. Objek wisata tersebut sudah dilengkapi beragam fasilitas seperti tempat parkir, kamar mandi, ruang ganti, hingga food court.

Sayangnya, pengelola Air Terjun Kanto Lampo belum menyiapkan transaksi nontunai. Traveler perlu menyiapkan uang tunai. Selain itu, objek wisata yang berada di Desa Adat Beng, Gianyar, Bali tersebut juga belum dilengkapi musala.

Tiket masuk seharga Rp 25 ribu cukup sepadan untuk menikmati air terjun dan rindangnya pepohonan di sana. detikers juga bisa berendam di kolam, treking menyusuri tepi sungai, singgah ke Goa Tan Hana, hingga berfoto lalu menggunggahnya di media sosial.

——-

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com