Tag Archives: air terjunnya

Menyusuri Keindahan Curug Cilember, Ada 7 Air Terjun di Satu Lokasi


Jakarta

Curug Cilember adalah destinasi populer di Bogor. Terkenal dengan keindahan alamnya, Curug Cilember menawarkan pengalaman yang menenangkan bagi wisatawan yang mau melarikan diri dari hiruk pikuk kota.

Berada di ketinggian sekitar 800-900 mdpl, Curug Cilember menghadirkan udara yang menyegarkan. Curug ini cocok untuk wisatawan pecinta alam. Apa saja daya tarik dari Curug Cilember?

Daya Tarik Curug Cilember

Curug Cilember memiliki tujuh air terjun dengan tinggi berbeda dan air yang jernih. Selain itu, curug ini juga memiliki taman konservasi kupu-kupu.


1. Tujuh Air Terjun

Menurut laman Disbudpar Kabupaten Bogor, Curug Cilember mempunyai tujuh air terjun di satu lokasi. Air terjunnya mempunyai ketinggian yang berbeda-beda, mulai dari 15 meter hingga 50 meter. Curug kembar adalah air terjun tertinggi yang memiliki ketinggian 50 meter.

2. Airnya Jernih, Udaranya Sejuk

Air terjun-air terjun di curug ini jernih dan juga segar. Pada bagian bawah air terjun, ada kolam alami untuk berenang atau bermain air. Sementara, di sekitar curug ada hutan pinus yang rindang, sehingga suasananya begitu asri dan sejuk.

3. Taman Kupu-kupu

Selain ada tujuh air terjun beserta keindahan alamnya, ada taman kupu-kupu yang instagramable. Traveler bisa melihat kupu-kupu yang beterbangan sambil berfoto-foto.

4. Aktivitas Trekking

Untuk kamu yang suka trekking, ada aktivitas trekking dari Curug 7 ke Curug 2. Menurut laman Instagram Curug CIlember, jaraknya sekitar 1,3 km dan ditempuh dalam waktu 1,5 jam. Wisatawan yang trekking akan ditemani oleh seorang pemandu.

5. Aneka Wahana

Curug Cilember juga mempunyai aneka wahana seperti flying fox dan sepeda layang. Selain itu, ada aktivitas shooting target dan panahan.

6. Penginapan

Bagi traveler yang mau menginap, ada beberapa fasilitas penginapan. Mulai dari villa kayu 2 lantai dengan 3 kamar, villa kayu 1 lantai 2 kamar, serta villa 2 lantai dengan 1 kamar. Selain itu, ada rumah kepompong serta saung hawu dengan kasur dan sleeping bag.

Untuk menginap di villa biayanya mulai dari Rp 1.050.000/malam. Sementara untuk saung hawu dan rumah kepompong biayanya Rp 500.000/malam.

7. Camping

Jika mau lebih dekat dengan alam dan suka camping, traveler juga menyewa tenda yang sudah termasuk matras dan sleeping bag. Untuk paket campingnya harganya mulai dari Rp 180.000. Sementara, tiket campingnya Rp 35.000.

Harga Tiket Masuk Curug Cilember

Harga tiket wisatawan curug cilember untuk wisatawan domestik berbeda dengan wisatawan mancanegara. Berikut daftarnya:

Wisatawan Domestik

  • Harga tiket masuk: Rp 25.000
  • Flying fox: Rp 25.000
  • Shooting target: Rp 25.000
  • Panahan: Rp 20.000
  • Sepeda layang: Rp 25.000

Wisatawan Mancanegara

  • Harga tiket masuk: Rp 75.000
  • Flying fox: Rp 50.000
  • Shooting target: Rp 40.000
  • Panahan: Rp: 40.000
  • Sepeda layang: Rp 40.000

Parkir

  • Parkir motor: Rp 5.000
  • Parkir mobil: Rp 10.000

Lokasi Curug Cilember

Curug Cilember berlokasi di Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung. Menurut laman agen travel, jam operasionalnya mulai dari 06.00-18.00 WIB.

Itulah daya tarik, harga tiket, lokasi, dan jam operasional Curug Cilember. Tertarik untuk mengunjungi destinasi ini? Jangan lupa update informasi terbaru terkait Curug Cilember sebelum berkunjung ya.

(elk/row)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Indahnya Curug Lawe Ungaran, Air Terjun Bak Benang Putih yang Menjuntai


Jakarta

Curug Lawe merupakan air terjun yang jernih dengan pemandangan asri yang memukau di sekitarnya. Destinasi ini dikelola oleh Pemerintah Desa Kalisidi dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bela Pesona sebagai mitra dari Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kedu Utara.

Pada area yang sama dengan Curug Lawe, terdapat Curug Benowo yang juga menyuguhkan keindahan air terjun yang indah. Yuk, ketahui apa saja daya tarik, fasilitas, harga tiket, beserta lokasi Curug Lawe.

Daya Tarik Curug Lawe

Curug Lawe mempunyai air terjun bak benang putih yang turun dari tebing. Namun, sebelum menyaksikan keindahannya, traveler perlu melewati jalur trekking yang menantang terlebih dahulu. Berikut daya tarik Curug Lawe lengkapnya:


1. Air Terjunnya seperti Benang Putih

Air terjun ini disebut dengan Curug Lawe karena air yang jatuh dari atas tebing terlihat seperti benang putih yang menjuntai. Dalam bahasa Jawa, benang putih yang menjuntai disebut lawe.

2. Jalur Trekking yang Menantang

Sebelum sampai ke Curug Lawe, traveler harus menempuh jalur trekking yang cukup menantang. Jalan setapak yang dilalui hanya selebar 40 cm.

Menurut e-paper Universitas Diponogoro, jaraknya sekitar 2,5 km dari area parkir kendaraan. Selama perjalanan, traveler bisa menikmati keindahan alam dan mengambil gambar di beberapa spot foto.

3. Jembatan Romantis

Mengutip salah satu laman agen travel, pada jalur trekking, traveler akan menemukan beragam jembatan yang melintang di atas sungai kecil atau jalur irigasi. Salah satunya adalah Jembatan Romantis yang berada di atas jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter.

4. Curug Benowo

Dalam satu kawasan Curug Lawe, di sisi timur terdapat Curug Benowo yang berjarak dekat.Curug ini berada di lereng yang lebih terbuka.

Untuk sampai di Curug Benowo, traveler perlu menempuh jarak 2,5 km. Di area Curug Benowo dapat dijadikan lokasi berkemah.

Fasilitas Curug Lawe

Fasilitas yang dimiliki Curug Lawe cukup lengkap. Berikut di antaranya:

  • Tempat parkir
  • Toilet
  • Musholla
  • Tempat duduk di beberapa titik area
  • Warung makan yang menjual snack, makanan berat, dan minuman
  • Pos peristirahatan
  • Ranger, jika memerlukan
  • Porter, jika memerlukan.

Lokasi Curug Lawe

Curug Lawe berada di Lereng Gunung Ungaran, Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Jaraknya dari kota Semarang sekitar 12 km, sementara dari kota Ungaran sekitar 7 km.

Jika berangkat dari Ungaran, ambil arah ke Mapagan melalui jalan tembus ke Boja. Ambil belokan ke kiri di desa Sumur Gunung. Dari pertigaan Sumur Gunung terus ke arah selatan sampai perkebunan cengkeh zanzibar sekitar 3 km.

Harga Tiket dan Jam Operasional Curug Lawe

Sebelum mengunjungi Curug Lawe, ketahui dulu harga tiket dan jam operasional destinasi ini. Berikut informasinya.

Harga Tiket Curug Lawe

  • Harga tiket masuk: Rp 8.000
  • Parkir motor Rp 3.000
  • Parkir mobil: Rp 5.000

Jam Operasional Curug Lawe

Setiap hari mulai pukul 08.00-16.00 WIB

Itulah informasi mengenai Curug Lawe. Sebelum mengunjungi destinasi ini jangan lupa untuk mengetahui harga tiket atau jam operasional terbarunya ya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

10 Wisata Air Terjun Populer di Indonesia, Mana Favoritmu?


Jakarta

Indonesia dengan kekayaan alam yang melimpah menawarkan berbagai destinasi wisata alam yang memukau, salah satunya adalah air terjun.

Tak hanya menjadi tempat untuk menikmati keindahan alam, tapi air terjun di Indonesia juga menjadi daya tarik bagi pecinta petualangan dan wisata alam.

Air terjun menjadi destinasi yang pas untuk healing sejenak dari hiruk pikuk kota. Terdapat begitu banyak air terjun yang Indah tersebar di berbagai daerah. Banyak di antara wisata air terjun tersebut yang begitu populer dan disukai wisatawan.


10 Wisata Air Terjun Populer di Indonesia

Begitu banyak wisata air terjun yang populer di Indonesia. Berikut 10 di antaranya:

1. Air Terjun Sri Gethuk

Air terjun Sri Gethuk di Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, menawarkan pemandangan yang menakjubkan. Yuk lihat.Air terjun Sri Gethuk di Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, menawarkan pemandangan yang menakjubkan. Yuk lihat. (Agung Pambudhy/detikcom)

Air Terjun Sri Gethuk berada di kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta. Keindahan alam di kawasan ini begitu mempesona, mulai dari aliran sungai, bebatuan, pepohonan, hingga tumbuhan.

Mengutip laman Kabupaten Gunung Kidul, untuk sampai ke air terjunnya, traveler perlu naik perahu karet atau gethek dan menyeberangi sungai sepanjang 450 meter. Air terjun ini mengalir dari atas sebuah tebing dengan ketinggian sekitar 50 meter.

  • Harga tiket: Rp 15.000
  • Lokasi: Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.
  • Jam buka: 08.00-16.00 WIB

2. Air Terjun Tumpak Sewu

Air terjun Tumpak SewuAir terjun Tumpak Sewu (Syamsul Arifin/d’traveler)

Air Terjun Tumpak Sewu mempunyai pemandangan yang mirip seperti tirai raksasa. Menurut laman Kemenparekraf, ada banyak spot yang tersedia untuk melihat keindahan air terjun ini.

Menariknya, wisatawan bisa melihat keindahan air terjun dari atas. Sebelum itu, traveler perlu berjalan selama 10 menit dengan menaiki beberapa tangga. Jika beruntung, kamu bisa melihat Gunung Semeru di balik dinding Air Terjun Tumpak Sewu.

  • Harga Tiket masuk: Rp 10.000 per orang
  • Lokasi: Jalan Tumpak Sewu, Besukcukit, Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

3. Air Terjun Grojogan Sewu

Taman Wisata Alam Grojogan Sewu.Taman Wisata Alam Grojogan Sewu. Foto: Pemprov Jawa Tengah via visitjawatengah.jatengprov.go.id

Air Terjun Grojogan Sewu merupakan bagian dari Hutan Wisata Grojogan Sewu. Dalam bahasa Jawa, grojogan berarti air, sementara sewu berarti seribu.

Air terjun ini memiliki ketinggian 81 meter dan di bawahnya ada sungai yang tak kalah indah. Salah satu lokasi menarik untuk mengambil foto di air terjun Grojogan Sewu adalah jembatan yang melintang di depannya.

  • Harga tiket masuk: Rp 22.000
  • Lokasi: Jl. Raya Tawangmangu, Beji, Tawangmangu, Kec. Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah
  • Jam buka: 08.00-16.00 WIB

4. Air Terjun Manuaba

Tak hanya pantai dengan pasir putihnya yang Indah, kawasan Bali juga memiliki air terjun yang menawan. Air terjun ini dikelilingi berbagai tanaman tropis yang tumbuh subur dan menyejukkan mata.

Airnya mengalir di antara celah tebing bebatuan dan jatuh ke kolam kecil alami di bawahnya. Mengutip laman Direktorat Event Daerah Kemenparekraf, masyarakat lokal percaya bahwa air terjun Manuaba bisa menyehatkan jiwa dan raga karena berasal dari Danau Batur.

  • Harga tiket masuk: Rp 5.000
  • Lokasi: Kenderan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali
  • Jam buka: 08.00-17.00 WITA

5. Curug Cileat

Curug CileatCurug Cileat (Cah Jetak/d’travelers)

Menurut laman Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Curug Cileat berada di atas ketinggian 100 meter pada tebing-tebing tinggi di bawah kaki Gunung Canggah. Aliran air terjunnya begitu deras dengan hembusan angin yang menyejukkan. Curug ini juga dikelilingi hutan rimbun, sehingga memberi suasana asri dan menenangkan.

  • Harga tiket: Rp 15.000
  • Lokasi: Cibogo, Cupunagara, Gardusayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat
  • Jam buka: 24 jam

6. Air Terjun Situmurun

Sebuah kapal pesiar yang membawa wisatawan bersandar di dekat air terjun Situmurun, Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Kamis (23/2/2023). Air terjun dengan ketinggian sekitar 70 meter tersebut merupakan salah satu daya tarik wisatawan untuk menikmati Destinasi Super Prioritas (DSP) Indonesia di kawasan Danau Toba. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom.Air Terjun Situmurun (Risyal Hidayat/ANTARA FOTO)

Air Terjun Situmurun menjadi daya tarik untuk wisatawan yang berkunjung ke Toba. Uniknya, air terjun ini langsung turun dan mengalir ke Danau Toba.

Berada di dinding tebing Danau Toba, wisatawan bisa merasakan sensasi segar air terjun dengan ketinggian mencapai belasan meter ini.

  • Harga tiket: Gratis
  • Lokasi: Desa Situmurun, Lumban, Jalu, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara
  • Jam buka: 24 jam

7. Curug Cimahi

curugCurug Cimahi (Yudha Maulana/detikcom)

Curug Cimahi memiliki ketinggian mencapai 87 meter. Aliran air curug ini berasal dari sungai Cimahi yang juga mengaliri curug kainnya, seperti Curug Bugbrug.

Curug Cimahi dikenal juga sebagai Rainbow Waterfall. Ada cahaya vertikal yang memancar dari air terjun yang menarik dilihat saat malam hari. Sebuah lampu didesain sedemikian rupa hingga menghasilkan warna-warni pelangi.

  • Harga tiket: Rp 20.000
  • Lokasi: Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40551
  • Jam buka: 07.30-17.00 WIB

8. Curug Cilember

Curug CilemberCurug Cilember (Suyoto Achmadi/d’Traveler)

Curug Cilember berada di ketinggian sekitar 800-900 mdpl. Menurut laman Disbudpar Kabupaten Bogor, curug ini mempunyai tujuh air terjun di satu lokasi.

Air terjun di curug ini begitu jernih dengan udara yang sejuk. Ketinggian air terjunnya berbeda-beda, mulai dari 15 meter-50 meter. Curug kembar adalah yang tertinggi dengan ketinggian 50 meter.

Wisatawan domestik: Rp 25.000
Wisatawan mancanegara: Rp 75.000

  • Lokasi: Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung
  • Jam buka: 06.00-18.00 WIB

9. Curug Cikaso

Curug CikasoCurug Cikaso Foto: Taty Harlini/d’Traveler

Curug Cikaso memiliki 3 titik air terjun yang berdampingan dalam satu lokasi. Untuk sampai ke Curug Cikaso, traveler bisa memilih berjalan kaki atau naik perahu.

Kalau memilih naik perahu, kamu akan melihat gradasi warna sungai utama dengan sungai Curug Cikaso dari warna coklat menjadi hijau kebiruan. Setelah sampai ke Curug Cikaso, traveler bisa main air dan berenang.

Meski begitu, ada kawasan yang dilarang berenang. Beberapa areanya memiliki kedalaman lebih dari 10 meter dengan arus sungai yang kuat.

Wisatawan dewasa: Rp 12.000
Wisatawan anak-anak: Rp 7.000
Harga tiket naik perahu (pulang-pergi): Rp 65.000/perahu

  • Lokasi: Desa Ciniti, Cibitung, Sukabumi, Jawa Barat
  • Jam buka: 06.00-17.00 WIB

10. Air Terjun Haratai

Air terjun di KalimantanAir terjun Haratai di Kalimantan (linardyphotography/d’Traveler)

Air terjun Haratai berlokasi di pulau Kalimantan. Sebab lokasinya berada di tengah Pegunungan Meratus, traveler harus berjalan menyusuri hutan atau menggunakan jasa ojek sampai ke air terjun.

Namun, setelah sampai di lokasi, rasa lelah akan terbayarkan dengan keindahan air terjun setinggi 20 meter yang mengalir deras. Kamu bisa menyewa rakit bambu dan pelampung untuk mengeksplorasi perairan di sekitar air terjun.

  • Harga tiket: Rp 10.000
  • Biaya naik ojek: Rp 100.000 (pulang pergi)
  • Lokasi: Haratai, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan
  • Jam buka: 24 jam

Itulah sejumlah air terjun populer di Indonesia. Beberapa informasi mengenai harga tiket dan jam operasional wisata air terjun diambil dari instagram wisata dan situs travel agent. Sebelum melakukan perjalanan, jangan lupa untuk update informasi terkait wisata yang akan dituju ya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik Air Terjun Kedung Kayang, Lokasi, dan Harga Tiketnya


Jakarta

Air terjun Kedung Kayang merupakan salah satu wisata Magelang yang menarik untuk dikunjungi saat liburan. Aliran airnya berseling dengan bebatuan, suasannya rileks dan segar. Pemandangan yang disuguhkan begitu menakjubkan.

Kedung berarti air terjun dan kayang berarti langit, sehingga kedung kayang memiliki arti air terjun langit. Bisa jadi nama itu karena pemandangan yang disuguhkan membuat wisatawan seolah berada di atas awan.

Berikut informasi mengenai daya tarik, lokasi, dan harga tiketnya.


Daya Tarik Air Terjun Kedung Kayang

Air terjun Kedung Kayang begitu sejuk dengan pepohonan rindang yang mengelilinginya. Aliran airnya pun cukup deras.

1. Dikelilingi Pepohonan Rindang

Air terjun Kedung Kayang memiliki pemandangan pepohonan yang rindang, sehingga menghasilkan udara yang sejuk.

Menurut laman BOB Kemenparekraf, udara dan air yang dingin menambah kesejukan di sekeliling air terjun.

2. Spot Foto

Kawasan air terjun Kedung Kayang memiliki spot menarik untuk menghasilkan foto estetik. Traveler bisa berfoto berlatar air terjunnya atau ketinggian pohon pinus. Selain itu, ada pula area yang menjulang setinggi 50 meter. Di sana, wisatawan dapat melihat panorama air terjun sekaligus gunung Merapi.

3. Air Terjun Setinggi 40 Meter

Air terjun Kedung Kayang adalah salah satu air tertinggi di Jawa Tengah. Lokasinya berada di ketinggian 1.200 mdpl dengan tinggi air terjun mencapai 40 meter. Aliran airnya cukup deras, namun masih aman jika wisatawan mandi di sekitar air terjun.

4. Goa di Belakang Air Terjun

Terdapat goa yang memiliki lebar 2 m dan tinggi 2,5 m di belakang air terjun. Jika mau menyusuri goa, maka kamu harus naik sekitar 1,5 meter.

Fasilitas Air Terjun Kedung Kayang

Air terjun Kedung Kayang memiliki sejumlah fasilitas yang bisa dinikmati wisatawan. Menurut laman Instagram Kedung Kayang Waterfall, berikut di antaranya:

  • Lahan parkir kendaraan
  • Pusat informasi wisata
  • Kamar mandi
  • Air bersih
  • Free Wifi
  • Gazebo
  • Warung wisata
  • Gardu pandang

Lokasi Air Terjun Kedung Kayang

Air terjun Kedung Kayang berada di Desa Wonolelo kedung kayang, Nangrong, Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Dari arah Yogyakarta, Magelang dan sekitarnya, traveler bisa mengambil arah mengikuti jalan utama menuju Ketep Pass melalui jalan Magelang Boyolali. Ikuti jalan hingga sampai di lokasi Air Terjun Kedung Kayang.

Sementara, dari arah Semarang, Salatiga, dan sekitarnya, ikuti jalan utama melalui jalan Kopeng-Salatiga hingga sampai di pertigaan Ketep Pass. Belok kiri menuju jalan Magelang-Boyolali, sekitar 3 km hingga sampai ke lokasi air terjun Kedung Kayang.

Kendaraan yang dibawa bisa diparkir di dekat rumah warga. Perjalanan dari ladang penduduk akan menghabiskan waktu sekitar 20 menit dengan menyusuri sungai.

Harga Tiket dan Jam Operasional Air Terjun Kedung Kayang

Harga tiket masuk air terjun Kedung Kayang hingga parkir kendaraan yaitu:

  • Tiket masuk: Rp 4.000
  • Asuransi: Rp 500
  • Parkir mobil: Rp 4.000
  • Parkir motor: Rp 2.000
  • Parkir bus: Rp 10.000

Adapun jam operasional air terjun Kedung Kayang mulai pukul 07.00-17.00 WIB. Untuk sunrise view pukul 05.00, wisatawan dipersilahkan masuk terlebih dahulu. Pelayanan retribusi nantinya dilakukan saat jam operasional.

Itulah informasi mengenai air terjun Kedung Kayang di Magelang. Sebelum datang ke lokasi, pastikan kamu sudah mencari informasi terbaru terkait harga tiket hingga jam operasionalnya.

(elk/fem)



Sumber : travel.detik.com

Bertualang di Leuwi Hajo Wisata Alam Segar Dekat Jakarta



Jakarta

Traveler yang mencari ide kegiatan weekend tanpa perlu jauh-jauh dari Jakarta, datang saja ke Leuwi Hejo. Di sini kamu bisa menikmati alam dan healing sejenak.

Lokasinya berada di Jalan Raya Jungleland Sentul, Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Suguhan beragam air terjun, seperti Curug Leuwi Hejo, Curug Leuwi Lieuk, Curug Leuwi Ciung, Curug Leuwi Cepet, dan Curug Leuwi Baliung bikin adem. Banyak yang memberikan predikat Green Canyon-nya Bogor untuk kawasan ini.

Tak hanya menawarkan keindahan, akses menuju Curug Leuwi Hejo relatif mudah dijangkau. Trekking untuk menuju curug ini tidak jauh dan tidak terlalu naik turun.


Selain itu, trekking menuju Leuwi Hajo karena kamu bisa menikmati hijaunya pemandangan sekitar. Nanti setelah sampai di curug, kamu bisa seru-seruan lagi dengan mandi di kolam aliran air terjunnya.

Wah, kebayang segarnya!

Wisata Trekking Curug Leuwi HejoWisata Trekking Curug Leuwi Hejo (Instagram @whatraveltrekkingclub)

Air terjunnya tidak terlalu tinggi, sekitar 1,5 meter. Air yang jernih menjadi salah satu poin pemikat destinasi itu.

Untuk bisa masuk ke lokasi, traveler hanya perlu membayar tiket sebesar Rp 15-25 ribu per orang. Urusan toilet tidak perlu khawatir, ada banyak toilet dan kamar mandi sini. So, usai basah-basahan traveler bisa berganti pakaian.

Tips menuju Curug Leuwi Hajo

Bermain Air Di Segarnya Aliran Sungai Curug Leuwi HejoBermain air di aliran Sungai Curug Leuwi Hejo (Luthfi hafidz/detikcom)

Nah, sebelum datang ke curug, terdapat beberapa hal yang perlu traveler perhatikan nih supaya kunjungannya ke Leuwi Hajo nyaman dan aman.

1. Pakailah alas kaki dan pakaian yang nyaman untuk trekking
2. Datanglah saat cuaca cerah dan hindari musim hujan
3. Bawalah baju ganti, sunblock, topi, minuman hingga makanan ringan
4. Bila kamu belum pernah trekking, gunakanlah jasa pemandu atau ikut open trip
5. Jaga kebersihan dan tertib selama berkegiatan
6. Jangan lupa menikmati perjalanan dan abadikan dalam bentuk foto atau video sebagai kenang-kenangan

(sym/fem)



Sumber : travel.detik.com