Tag Archives: air

Wisata Kebun Melon di Pangandaran, Alternatif Long Weekend Dekat Jakarta


Pangandaran

Libur long weekend jelas menyenangkan dan selalu mengundang antusiasme. Sayang, harapan relaksasi dan healing kerap terbentur macet serta jarak destinasi wisata yang terlalu jauh. Akibatnya waktu liburan habis di perjalanan dan malah bikin lelah.

Bagi warga Jakarta, wisata petik melon di Pangandaran mungkin bisa jadi alternatif liburan. Pangandaran bisa diakses dengan kereta dan transportasi lain dari Jakarta menuju destinasi wisata pilihan. Akomodasi dan biaya yang diperlukan bisa dirancang dengan baik.

Lokasi Kebun Melon Milik Tuslam

Destinasi wisata ini berada di Dusun Ciledug RT 42/11, Desa Sukanagara, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Pantauan google maps menyatakan alamat itu terdata atas nama G_i Farm dengan visual terakhir diambil pada 2021.

Ada Apa di Kebun Melon Milik Tuslam?

Kebun ini menyediakan wisata petik melon yang dikelola Tuslam seorang warga setempat yang menimba ilmu di bidang pertanian. Pengunjung bisa memilih melon matang di pohon lalu memetiknya dengan alat yang telah disediakan.

Selanjutnya, melon tersebut ditimbang dan dibayar dengan harga yang telah ditetapkan pengelola. Harga melon jenis inthanon adalah Rp 35 ribu per kilogram. Pengunjung wajib membayar melon yang telah dipetik.

Dalam arsip detikcom dijelaskan, melon dibudidayakan dengan sistem hidroponik Nutritient Film Technique (NFT). Melon tidak menggunakan media tanam tanah sejak awal seperti pertanaman biasa.

Dikutip dari situs Hydroplanner, NFT adalah sistem pertanaman yang memberikan nutrisi pada tanaman lewat aliran air. Aliran air yang menyentuh akar tanaman sangat tipis hingga mirip lapisan film.

Air dialirkan lewat saluran sempit untuk menjamin semua akar tanaman mendapat nutrisi. Sirkulasi air diatur dengan sistem kelistrikan untuk menjamin tidak berhenti. Tanaman berisiko langsung mati jika aliran air dan nutrisi berhenti.

Tuslam terbukti berhasil menerapkan sistem hidroponik NFT pada budidaya melon inthanon. Dengan luasan kebun 130 meter persegi, Tuslam bisa menghasilkan melon hingga 30 kg per hari di masa panen. Populasi dalam kebun tersebut mencapai 150 tanaman jenis ithanon.

detikers bisa naik kereta menuju Stasiun Banjar dengan alternatif sebagai berikut dikutip dari KAI Access:

  • Pangandaran: Rp 275 ribu
  • Pangandaran panoramic: Rp 675 ribu
  • Serayu: Rp 63 ribu.

Perjalanan selanjutnya bisa menggunakan transportasi online atau angkutan umum setempat. Jarak Stasiun Banjar hingga kebun melon di Dusun Ciledug adalah 39,3 kilometer yang bisa ditempuh dalam waktu 1 jam saat lancar.

Pengunjung juga bisa menggunakan kendaraan pribadi dengan melewati jalan tol Cikopo-Palimanan. Sebelum berkunjung, pastikan telah update info untuk menjamin ketersediaan layanan petik buah di kebun melon milik Tuslam. Update info nisa memudahkan pengunjung menyusun itinerary menuju kebun melon.

(row/ddn)



Sumber : travel.detik.com

5 Wisata Alam di Jawa Barat yang Bisa Didatangi Pulang Pergi dari Jakarta


Jakarta

Jawa Barat terkenal dengan keanekaragaman alam yang pastinya sangat indah dan jangan sampai dilewatkan. Dataran tinggi Jawa Barat juga punya hawa sejuk dan adem yang menenangkan, sehingga cocok untuk liburan sendiri atau bareng keluarga.

Dari sekin banyak destinasi pilihan wisata alam di Jawa Barat, beberapa spot ternyata tidak jauh dari Jakarta atau Jabodetabek secara umum. Artinya, detikers tidak perlu menyediakan waktu sehari semalam untuk liburan.

Wisata Alam Jadar yang Bisa Dikunjungi Tanpa Nginep

Buat detiker, berikut beberapa rekomendasi wisata alam Jabar yang bisa menjadi tujuan liburan pulang pergi dari Jakarta dikutip dari arsip berita detiktravel.


1. Kawasan Kawah Putih

Objek wisata Kawah Putih CiwideyObjek wisata Kawah Putih Ciwidey Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Sesuai namanya, kawasan Kawah Putih di kaki Gunung Patuha ini menyediakan view kawah vulkanik dengan air berwarna hijau biru dikelilingi pemandangan eksotis.

Alamat

  • Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Rute dan waktu tempuh

  • 184,8 km dengan waktu tempuh 3 jam 28 menit lewat tol Cipularang dalam kondisi lancar.

Wisata

  • Danau Kawah Putih
  • Bukit Sunan Ibu
  • Dermaga Ponton
  • Skywalk Cantigi.

2. Tangkuban Perahu

Tangkuban PerahuTangkuban Perahu Foto: (Dessy Amirudin/d’Traveler)

Kawasan taman wisata alam ini menyediakan pemandangan khas kawah gunung api yang terbentuk ratusan tahun lalu. Dari danau kawah tercium bau belerang, yang mungkin sangat tajam bila belum pernah ke Tangkuban Perahu sebelumnya. Kawasan ini juga dikelilingi hutan pinus yang sangat eksotis.

Alamat

  • Jl. Tangkuban Parahu Nomor 282, Cikole Lembang, Kabupaten Bandung Barat

Rute dan waktu tempuh

  • 125-130 km dengan waktu tempuh 2-3 jam dalam kondisi lancar

Wisata

  • Kawah Ratu, Upas, Baru, Domas
  • Kebun Teh Ciater
  • Pemandian Air Panas Ciater
  • Hutan Pinus Pal 16 Cikole.

3. Curug Cilember

Turis Arab di Curug Cilember BogorCurug Cilember Bogor Foto: (bonauli/detikcom)

Spot wisata ini punya 7 air terjun yang dilengkapi sarana dan fasilitas untuk wisatawan. Pengunjung dipastikan bisa menikmati pemandangan menakjubkan sambil liburan bersama keluarga dengan, aman, nyaman, dan menyenangkan. Tempat wisata ini dikelola pihak Perhutani bersama masyarakat setempat.

Alamat

  • Desa Cilember, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Rute dan waktu tempuh

  • 72 km dengan waktu tempuh 1 jam 44 menit lewat Tol Jagorawi
  • 77,6 km dengan waktu tempuh 1 jam 46 menit lewat Tol Cinere-Jagorawi dan Tol Jagorawi

Wisata

  • Air terjun
  • Taman kupu-kupu
  • Sarana kemah dan penginapan
  • Trekking.

4. Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Cibinong di Bogor menyajikan pesona alam yang memukau. Ayo jelajahi danau cantik dangan suasana yang menenangkan, Kamis (21/11/2024).Kebun Raya Bogor Foto: Hilalia Kani Juliana

Tujuan wisata ini bisa dikatakan sangat ikonik dan langsung terpikir kali pertama saat bicara tentang Bogor. Di sini tak hanya menyediakan hawa sejuk, keanekaragaman flora dan fauna, serta aneka wahana tapi juga wisata sejarah karena Kebun Raya Bogor sudah ada sejak zaman Belanda.

Alamat

  • Jl. Ir H Juanda Nomor 13, Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Rute dan waktu tempuh

  • 56,8 km dengan waktu tempuh 1 jam lewat Tol Jagorawi
  • 62,4 km dengan waktu tempuh 1 jam 6 menit lewat Tol Cinere-Jagorawi dan Tol Jagorawi

Wisata

  • Museum zoologi
  • Monumen Lady Rafles
  • Taman Nephentes
  • Griya Anggrek.

5. Taman Safari Indonesia (TSI)

Serunya berfoto bareng berbagai jenis burung di Taman Safari BogorTaman Safari Bogor Foto: Dok Taman Safari Indonesia

Destinasi wisata ini bisa dikatakan jadi incaran banyak keluarga Indonesia saat musim liburan. Pengunjung bisa berkeliling kompleks wisata dengan mobil pribadi atau transportasi yang disediakan pengelola. Pengunjung wajib taat aturan saat berkeliling TSI, misal ikut rute dan tutup jendela.

Alamat

  • Jl. Kapten Harun Kabir Nomor 724, Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor

Rute dan waktu tempuh

  • 77 km dengan waktu tempuh 1-2 jam lewat tol Jagorawi dalam kondisi lancar

Wisata

  • Istana Panda Indonesia
  • Edukasi satwa
  • Exhibit satwa
  • Wahana Permainan.

Waktu tempuh bisa berubah setiap saat bergantung kondisi lalu lintas saat itu. Karena itu, pengunjung bisa mencari rute terbaik untuk menghindari macet. Pengunjung juga bisa menyusun itineary terbaik sehingga bisa liburan dengan aman dan nyaman.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Goa Rajo Bangli, Keindahan Air Terjun dan Kolam Alami di Bali



Bangli

Goa Rajo di Bangli termasuk destinasi yang terhitung baru. Meski begitu, objek wisata tersebut sudah jadi favorit para turis asing.

Salah satu petugas di objek wisata Goa Rajo, Nengah Mardika, menerangkan gua tersebut baru dijadikan objek wisata pada 2019. Warga Desa Adat Jahem dulu kerap bermeditasi di tempat tersebut.

“Sebelumnya, masih seperti hutan,” tuturnya beberapa waktu lalu.


Warga Desa Adat Jahem lalu membuatnya menjadi tempat wisata karena melihat potensinya. Mereka terinspirasi dari objek wisata air terjun Tukad Cepung, Bangli, Bali.

“Tukad Cepung itu dulunya bukan tempat wisata,” ungkap pria berusia 45 tahun tersebut.

Warga Desa Adat Jahem lalu membuat kolam. Mereka juga bahu-membahu membuat jalan setapak agar mudah dilalui para pelancong.

Jalan setapak menuju air terjun Goa Rajo, Bangli, Bali, beberapa waktu lalu. (Foto: Gangsar Parikesit/detikBali)
Mahardika tidak tahu kenapa objek wisata itu dinamakan Goa Rajo. Menurut dia, sejak dulu nama tempat itu Goa Rajo.

Mardika menuturkan Goa Rajo tak bisa disusuri. Gua tersebut tertutup bebatuan. “Dulu bisa masuk hingga 100 meter, tapi sekarang paling hanya sejauh 20 meter,” tuturnya.

Kini Desa Adat Jahem menuai cuan. Saat hari biasa jumlah pengunjung Goa Rajo mencapai 200 orang per hari, sedangkan saat akhir pekan, jumlah pengunjung mencapai 300 orang per hari. “Hampir 80 persen pengunjungnya turis asing,” ungkap Mahardika.

Air Terjun dan Kolam Alami

Pengunjung Goa Rajo bisa menikmati air terjun dan dua kolam alami di sana. Pengunjung perlu berjalan sekitar 300 meter dari loket untuk mencapai kolam dan air terjun tersebut.

Pelancong akan menyusuri jalan setapak menuju air terjun tersebut. Mata akan dimanjakan dengan beraneka ragam tumbuhan yang berada di sekitar jalan setapak yang lebarnya sekitar satu meter itu.

Nuansa bertualang juga terasa saat menyusuri jalan tanah tersebut. Sebab, wisatawan perlu beberapa kali melintasi jembatan berlantai kayu. Suara serangga pun sesekali terdengar.

Tiba di tempat tujuan, mata akan langsung dimanjakan dengan air terjun dengan ketinggian 8 meter. Batu besar di bawah air terjun dan di depan mulut Goa Rajo menjadi tempat yang cocok untuk berfoto. Cahaya dari atas air terjun berpadu dengan gelapnya mulut gua membuat foto kian estetik.

Di samping air terjun tersebut terdapat dua kolam alami dengan dalam sekitar satu meter. Byur… Air yang sejuk dan bening membilas keringat setelah menyusuri jalan setapak yang naik dan turun.

Wisatawan yang pelesiran dan ingin mandi di kolam alami tersebut tidak perlu risau. Pengelola objek wisata tersebut telah menyediakan tempat ganti baju. Tak ada penjual di dalam kawasan Goa Rajo.

Jam Buka Goa Rajo

Goa Rajo mulai buka sejak pukul 07.00 Wita dan tutup pada pukul 17.00 Wita. Adapun, harga tiket masuk dibanderol Rp 25 ribu per orang.

“Tutup hanya saat Nyepi,” tutur Mahardika.

Bagi pelancong yang membawa kendaraan bermotor ke Goa Rajo tak perlu khawatir. Pengelola objek wisata telah menyediakan tempat parkir untuk mobil maupun motor. Sejumlah warung dan tempat makan juga tersedia sebelum loket tiket.

Waktu tempuh menuju Goa Rajo dari Denpasar mencapai 120 menit menggunakan mobil. Untuk menuju objek wisata tersebut pastikan kondisi kendaraan prima karena jalannya naik dan turun.

——–

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Dulu Tempat Pembuangan Sampah, Kini Wisata Air Favorit di Akhir Pekan



Kalasan

Tempat wisata air ini dulu tidak cantik, malah jadi tempat pembuangan sampah. Namun berkat kerjasama dan usaha semua warga, ia kini berubah jadi tempat wisata.

Inilah Umbul Sidomulyo Kalasan. Berada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, tempat ini adalah sebuah umbul atau kolam pemandian dari mata air asli.

Sumber mata air mulai memancar pada awal tahun 2000. Namun, air itu terbuang langsung ke sungai dan belum dimanfaatkan oleh warga.


Buat warga, tempat ini dulu hanyalah tempat pembuangan sampah. Pemandian ini dulunya digunakan menjadi tempat pembuangan sampah oleh masyarakat sekitar.

Sampai akhirnya pada tahun 2019 silam, warga kampung setempat saling bekerja sama untuk membangun tempat wisata ini.

Ibu Karti (63) salah satu keluarga pedagang warung pertama di Umbul Sidomulyo mengatakan bahwa wisata air ini diurus oleh RT 8/RW 17 Desa Brintikan Sidomulyo.

“Dulu urunan, seorang tiga ratus ribu,” ucapnya.

Umbul Sidomulyo KalasanUmbul Sidomulyo Kalasan Foto: Mellisa Bonauli/detikTravel

Bu Karti berkata bahwa pemandian ini sangat ramai di akhir pekan, apalagi saat musim lebaran, di mana orang-orang pulang kampung. Pengunjung ramai jajan di warungnya.

“Biasanya mulai datang pengunjung pagi dari jam 7, tapi baru jajan jam 10 siang biasanya,” ungkapnya.

Akhir pekan ini, Umbul Sidomulyo cukup ramai, namun pengunjung masih leluasa untuk berenang. Pernah ada satu beberapa momen, pemandian yang memiliki 5 kolam ini penuh sampai pengunjung tidak mampu bergerak di dalam air.

“Ini masih enak, dulu pernah di kolam enggak bisa bergerak sama sekali,” ucap Irma, salah seorang pengunjung.

Umbul Sidomulyo KalasanUmbul Sidomulyo Kalasan Foto: Mellisa Bonauli/detikTravel

Air kolam pemandian mengalir langsung ke kolam renang. Bahkan bisa diminum secara langsung!

Zoey (8), sering datang ke sini bersama adiknya, Key (3). Ia sangat suka bermain di sini.

“Aku suka ke sini karena airnya dingin,” ucapnya.

Bocah asal Klaten ini sudah ada di pemandian sejak pukul 11.00 WIB. Ia tak mau keluar dari kolam dan terus berenang sampai pukul 14.00 WIB.

Umbul Sidomulyo mulai beroperasi pukul 06.00-16.40 WIB. Pemandian ini ditutup setiap Selasa dan Jumat untuk pengurasan air kolam.

Tiket masuknya sebesar Rp 5.000 pada hari biasa dan Rp 8.000 pada akhir pekan. Untuk warga desa setempat yang kontribusi bisa membayar seikhlasnya.

(bnl/wsw)



Sumber : travel.detik.com