Tag Archives: akses

Rumah di Gang Nggak Bisa Jadi Agunan, Mitos atau Fakta?



Jakarta

Rumah di gang memiliki lokasi yang sedikit menantang karena aksesnya yang kecil. Tak hanya akses, rumah tersebut juga dianggap sulit untuk dijadikan agunan saat ingin mengajukan pinjaman ke bank.

Pasalnya, pengajuan pinjaman ke bank tidak mudah karena pihak bank melakukan penilaian yang ketat dan selektif, apalagi soal agunan. Lantas, bagaimana kalau aset yang kita bisa jaminkan berupa rumah di gang? Apakah bank akan menolak pengajuan pinjaman?

Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo menjelaskan jaminan adalah ‘second way out’, di mana jalan utama dalam penyelesaian pembiayaan adalah kemampuan debitur membayar dengan pendapatan yang diperolehnya.


“Apabila debitur tidak mampu memenuhi kewajibannya, maka bank akan melakukan menjual jaminan,” ujar Arianto kepada detikcom, Rabu (4/7/2024).

Arianto mengungkapkan rumah di gang bisa dijadikan agunan ke bank selama ada bukti historis yang menunjukkan kawasan rumah likuid atau mudah untuk dijual. Hal ini akan dibuktikan oleh pihak bank melalui appraisal dengan wawancara lapangan serta mencari data jual beli dari mitra notaris atau Petugas Pembuat Akta Tanah (PPAT) setempat.

“Yang membuat (rumah di gang) tidak bisa diagunkan, di luar syarat dokumen yang tidak dapat dipenuhi, adalah valuasi harga pasar dan likuiditas (mudah atau tidak untuk dijual),” katanya.

Selain itu, pastikan rumah yang akan dijadikan agunan ada dokumen lengkapnya, seperti sertifikat, Akta Jual Beli (AJB), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Lalu, properti yang diagunkan tidak bermasalah, salah satunya dibuktikan dengan pernyataan tidak ada sengketa.

Di samping itu, ia mengakui agunan berupa rumah di gang biasanya lebih sulit disetujui oleh bank. Sebab, bank mempertimbangkan akses jalan sekitar rumah yang menjadi agunan.

“Penjualan rumah dalam gang tidak semudah penjualan rumah dengan akses jalan yang lebih lebar, misal dapat dilalui mobil, baik searah maupun dua arah. Hal ini yang menjadi salah satu pertimbangan bank untuk menolak membiayai pembelian rumah dalam gang apabila objek tersebut yang dijaminkan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, agunan berupa rumah di gang bisa saja menjadi tantangan untuk mengajukan pinjaman untuk KPR. Banyak yang mengira rumah dengan lokasi tersebut sering ditolak pengajuan KPR-nya.

“Jadi (pengajuan KPR) bukan soal penolakan atas penggunaan dana pembiayaannya, tetapi lebih pada permasalahan penyerahan aset agunan/jaminan yang lebih mudah dieksekusi (jual),” pungkas Arianto.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Bentuk dan Jumlah Lubang Colokan Listrik Berbeda di Tiap Negara?


Jakarta

Stop kontak atau colokan listrik biasanya ditemukan di dinding rumah. Bentuknya berlubang untuk mencolok steker alat elektronik.

Nah, ada banyak jenis colokan listrik yang tampilannya berbeda-beda. Bahkan, bentuk colokan bisa berbeda di setiap negara, lho.

Dari bentuk, jumlah, hingga letak lubang sangat variatif. Jadi kalau kamu travelling ke luar negeri, harus siap sedia adaptor colokan.


Namun, kenapa bisa berbeda ya? Simak jawabannya berikut ini, dikutip dari The Conversation, Rabu (28/8/2024).

Kenapa Colokan Listrik Tiap Negara Berbeda?

Sistem distribusi listrik ke rumah di seluruh dunia telah dibangun oleh ribuan orang selama 140 tahun terakhir dan belum selesai hingga sekarang.

Setiap negara membangun jaringan listrik masing-masing tanpa adanya kesepakatan bersama. Setiap negara mencoba memodifikasi jaringan listrik agar lebih baik dan lebih hemat, baik dari segi bahan baku maupun uang.

Jenis-jenis ColokanJenis-jenis Colokan Foto: Lightning Bug Electric

Sebagai contoh, perusahaan di Eropa menyadari bahwa tegangan 220 volt akan lebih murah daripada 110 volt.

Pada tegangan yang lebih tinggi, perusahaan listrik bisa menyampaikan daya yang sama dengan arus yang lebih sedikit. Bayangkan aliran sungai yang sempit mengalir dengan cepat dibandingkan dengan aliran yang lebih lebar yang mengalir lebih lambat.

Lebih jauh, arus yang lebih sedikit memungkinkan penggunaan kawat yang lebih tipis. Karena tembaga yang digunakan untuk kabel listrik mahal, tegangan yang lebih tinggi bisa menghemat uang.

Bentuk bulat kemudian menjadi salah satu inovasi pada awal mula adanya colokan. Hal ini karena colokan bulat dinilai lebih aman dan lebih pas saat dicolok.

Kenapa Bentuk Colokan Tidak Dibuat Seragam Saja?

Saat ini, sebagian besar rumah di dunia memiliki akses listrik. Ide untuk mengadopsi satu standar global bentuk colokan listrik mungkin terdengar solutif.

Namun, perubahan tersebut akan menghabiskan triliunan rupiah, mulai dari mengubah bentuk colokan, mengubah cara membangun gedung, dan bahkan cara mereka memproduksi beberapa peralatan.

Maka, tak heran, setiap negara mempertahankan bentuk colokan yang sudah ada dan mengalokasikan dana tersebut untuk keperluan yang lain.

Itulah alasan kenapa bentuk colokan atau stop kontak listrik bisa berbeda di tiap negara. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Tips Bikin Properti Indekos Nyaman dan Aman



Jakarta

Dalam desain kos-kosan dua lantai, integrasi teknologi dan sistem keamanan tidak hanya memberikan kenyamanan tambahan tetapi juga meningkatkan keselamatan penghuni.

Dengan memasukkan fitur-fitur teknologi canggih dan sistem keamanan yang modern dapat membuat kos-kosan kamu lebih menarik bagi penyewa serta memastikan perlindungan yang lebih baik.

Kamera CCTV dan Pengawasan Jarak Jauh

Dalam ulasan yang diunggah pada binus.ac.id 2022 silam, dijelaskan, sistem keamanan yang baik dimulai dengan pengawasan yang memadai.


Instalasi kamera CCTV di area strategis seperti pintu masuk utama, koridor, dan area parkir dapat membantu mencegah kejahatan dan meningkatkan rasa aman bagi penyewa, teknologi kamera CCTV modern memungkinkan pemantauan secara nyata melalui aplikasi ponsel, sehingga pemilik dan penyewa dapat memantau keamanan dari jarak jauh.

Sistem Akses Kontrol Pintar

Mengganti kunci tradisional dengan sistem akses kontrol pintar memberikan kemudahan dan keamanan tambahan, sistem ini menggunakan teknologi seperti kunci digital, biometrik, atau kartu akses yang dapat diprogram ulang jika diperlukan, selain itu, akses kontrol pintar dapat diintegrasikan dengan aplikasi mobile yang memungkinkan pemilik dan penyewa mengelola akses secara efisien.

Alarm dan Sistem Peringatan

Kamu juga dapat memasang alarm canggih yang dilengkapi dengan sensor gerak dan detektor asap yang dapat meningkatkan keamanan, alarm ini dapat dihubungkan dengan sistem pemantauan yang memberikan notifikasi langsung kepada pemilik atau penyewa jika terdeteksi aktivitas mencurigakan atau keadaan darurat, selain itu sistem alarm yang terintegrasi dengan aplikasi mobile memungkinkan pengawasan dan respons yang lebih cepat.

Sistem Filtrasi Udara dan Purifikasi

Kamu bisa menambahkan sistem filtrasi dan purifikasi udara, guna meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan, sistem ini dapat membantu menghilangkan polutan, debu, dan alergen, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi penyewa, kamu juga dapat memilih sistem dengan filter HEPA yang dapat menangkap partikel kecil dan memastikan udara yang lebih bersih.

Aspek penting perihal hidup sehat juga dipengaruhi oleh kualitas udara yang kita hirup. Zaman sekarang udara semakin bertambah kotor karena adanya polusi, polusi dari kendaraan, polusi dari pabrik, dan polusi gas berbahaya dari hasil pembakaran lainnya.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

7 Mal di Jakarta yang Terintegrasi dengan Transportasi Umum


Jakarta

Siapa bilang jalan-jalan ke mall harus ribet dengan kendaraan pribadi? Di kawasan Jakarta, banyak mal yang strategis dan mudah dijangkau dengan transportasi umum.

Traveler pengguna TransJakarta, MRT, KRL, dan LRT sejumlah pusat perbelanjaan dapat diakses dengan nyaman tanpa perlu repot mencari parkir untuk kendaraan pribadi.

Berikut adalah beberapa mall di Jabodetabek yang bisa dijangkau dengan transportasi umum, cocok untuk traveler yang ingin menikmati hari tanpa ribet:


1. Cibubur junction

Mall yang berlokasi strategis di Jl. Jambore No.1, RT.8/RW.7, Cibubur, Kecamatan Ciracas, Kota Jakarta Timur, menawarkan kemudahan akses bagi pengunjung berkat lokasinya yang dekat dengan berbagai moda transportasi umum, seperti halte TransJakarta Cibubur Junction yang terletak tepat di depannya.

Kemudahan juga dirasakan bagi traveler dari Depok yang ingin berbelanja atau sekadar menonton bioskop, traveler dapat memanfaatkan layanan BisKita TransDepok dan turun langsung di halte Cibubur Junction.

Selain itu, akses semakin praktis dengan hadirnya Stasiun LRT Harjamukti yang terintegrasi dengan jaringan kereta LRT, traveler dapat jalan dari pintu keluar selama 5 menit melalui jalur pejalan kaki menuju mall Cibubur Junction bertemu dengan lorong sebelah kanan akan sampai menuju mall Cibubur Junction.

2. Plaza Indonesia

Mall Plaza Indonesia, dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan mewah dan ikonik di ibu kota Jakarta, berlokasi di Jl. M.H. Thamrin No.Kav.28-30, Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat menawarkan keunggulan lokasi yang sangat strategis karena langsung terhubung dengan berbagai moda transportasi umum, termasuk Halte TransJakarta Bundaran HI Astra.

Traveler bisa menaiki bus nomer 1 tujuan kota – Blok M dari halte TransJakarta Monumen Nasional lalu turun di halte TransJakarta Bundarah HI. Selain itu, terdapat juga stasiun MRT Bundaran HI Bank DKI tepat berada di depan mall Plaza Indonesia.

Traveler bisa berfoto di area Halte TransJakarta Bundaran HI yang terletak di lantai 2, traveler dapat mengambil foto berlatar belakang Patung Selamat Datang, menciptakan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga berkesan dan penuh keunikan.

3. Points Mall Lebak Bulus

Points Mall berlokasi di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, menawarkan keunikan tersendiri karena terintegrasi langsung dengan Skybridge simpang temu MRT Lebak Bulus, traveler yang turun dari MRT akan disambut dengan pemandangan memukau berupa depo kereta MRT yang terparkir rapih, serta panorama di sepanjang perjalanan melintasi skybridge menuju Points Mall lantai 3.

Traveler juga dapat menikmati aktivitas menarik seperti melihat pemberhentian parkir kereta MRT, melihat kendaraan roda dua dan roda empat dari atas skybride, dan lalu lalang kereta MRT yang melintas, menjadikannya lokasi sempurna untuk mengabadikan momen berswafoto berlatar belakang kereta MRT, menciptakan pengalaman yang unik dan tak terlupakan sebelum memasuki pusat perbelanjaan ini.

4. Aeon Mall Tanjung Barat

AEON Mall Tanjung Barat yang terletak di kawasan strategis di Jl. Raya Tj. Barat No.163, RT.12/RW.4, Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, traveler dapat berburu hidangan sushi viral khas Aeon di dalam mal. Di sini traveler dapat bersantai di Sky Garden, sebuah area rooftop yang berada di lantai 5 dengan pemandangan yang menenangkan di atas mall.

Traveler juga dapat duduk dan bersantai di Taman AEON Mall Tanjung Barat yang terletak di luar area mall, memberikan nuansa segar hijaunya pepohonan dan rileks untuk santai dan nongrong sejenak.

Traveler yang menggunakan transportasi umum dapat dengan mudah mengakses mall ini melalui KRL dan turun di Stasiun Tanjung Barat, lalu keluar melalui jembatan penyeberangan orang (JPO) yang langsung terhubung dengan mall, menjadikan perjalanan menuju AEON Mall Tanjung Barat semakin praktis untuk berbelanja, bersantai, atau sekadar melepas penat di tempat yang nyaman.

5. Pondok Indah Mall

Mall yang menawarkan akses yang sangat mudah bagi traveler yang menggunakan transportasi umum, karena terintegrasi langsung dengan layanan TransJakarta nomor 8 dengan rute Lebak Bulus – Pasar Baru.

Traveler cukup turun di halte Pondok Indah dan dapat langsung memasuki area mall melalui Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang nyaman, menghubungkan traveler ke dalam kompleks mall yang berada di antara PIM 1 dan PIM 2, memberikan pengalaman akses yang praktis sekaligus memudahkan pengunjung menikmati berbagai fasilitas premium yang tersedia di mall ini.

6. Emporium Pluit Mall

Dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan modern dengan berbagai fasilitas lengkap di Jakarta Utara, lokasinya yang sangat mudah diakses karena berada persis di depan Halte TransJakarta Penjaringan.

Traveler bisa naik turun di stasiun Jakarta Kota lalu disambung melalui halte Transjakarta kali besar barat naik nomer 1A Balai Kota – Pantai Maju kemudian turun di halte transjakarta Penjaringan tepat di depan Emporium Pluit Mall.

Hal ini menjadikan Emporium Pluit Mall pilihan favorit bagi traveler yang menggunakan transportasi umum, memungkinkan traveler untuk langsung masuk ke area mall tanpa perlu berjalan jauh.

Mal ini menawarkan berbagai macam tenant mulai dari toko fashion ternama, restoran dengan cita rasa lokal dan internasional, hingga fasilitas hiburan seperti bioskop yang cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman.

7. Bintaro Exchange Mall

Menjelajahi akuarium BX Sea yang berada di dalam Bintaro Exchange Mall adalah pengalaman yang menarik, di mana traveler dapat melihat beragam ikan-ikan cantik yang memukau dan mendokumentasikan momen tersebut sebagai kenang-kenangan. Mall ini sangat cocok untuk dijadikan destinasi hangout bersama teman, keluarga, atau pasangan.

Untuk mencapai lokasi ini, traveler yang menggunakan KRL dapat turun di Stasiun Jurangmangu dan dengan mudah menuju Bintaro Exchange Mall melalui jembatan penghubung yang sudah dilengkapi tanda panah menuju Bintaro Exchange Mall.

Traveler melewati lorong panjang di dalam mall ini hanya memakan waktu sekitar lima menit, sehingga tidak membutuhkan waktu lama bagi pengunjung untuk sampai di akuarium BX Sea, menjadikannya destinasi rekreasi yang praktis dan seru di kawasan Mall Bintaro.

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Gratis, Bebas Asap Rokok, Fasilitas Lengkap



Jakarta

Siapa bilang taman-taman keren hanya ada di Jakarta Pusat atau Jakarta Selatan, ternyata di Jakarta Utara juga terdapat taman yang keren dengan fasilitas lengkap. Taman Sungai Kendal.

Di taman itu terdapat taman bermain anak-anak, skatepark hingga area hijau yang luas. Asyiknya lagi semua fasilitas semua bisa dinikmati tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun.

Taman Sungai Kendal terletak di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, taman itu berdiri di area seluas kurang lebih 3,5 hektar. Sejak diresmikan pada 2019, taman itu langsung menjadi primadona warga untuk menghabiskan waktu luang mereka, mulai pagi, siang, hingga sore.


detikTravel datang untuk melihat secara langsung penampakan taman yang fasilitasnya lengkap itu. Di awal masuk, parkiran yang luas bisa untuk ditempat beberapa mobil dan juga puluhan motor dan untuk bisa mencapai ke area bermain, pengunjung perlu melewati jembatan-jembatan yang pas untuk dijadikan spot berfoto juga lari tipis-tipis.

Selagi berjalan di jembatan, pengunjung juga disuguhkan dengan kolam-kolam yang berada bawah jembatan tersebut, terlihat beberapa ikan yang muncul ke permukaan namun terdapat larangan untuk memancing ikan di Taman Sungai Kendal ini.

Setelah melewati jembatan-jembatan tersebut, barulah terlihat taman-taman bermainnya. Di buka dengan permainan-permainan jadul seperti ular tangga yang berukuran besar, namun sayang cat pada area bermain sudah sedikit memudar. Dari area ini, terdapat dua jembatan yang bisa pengunjung akses untuk menuju area bermain yang lebih besar.

Taman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta UtaraTaman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)

Di sana terdapat area bermain anak-anak yang sudah ramai didatangi oleh pengunjung, wahana perosotan jadi pilihan anak-anak yang bermain di sini. Mereka rela mengantre untuk bergiliran mencobanya, selain perosotan ada pula ayunan yang tak kalah ramainya dijajal oleh anak-anak.

Dan di ujung dekat area bermain ini terdapat lapang serbaguna dan juga skatepark yang bisa digunakan oleh pengunjung dengan gratis. Selagi anak-anak bermain dengan riang, para orang tua yang mengantar bisa duduk manis di bawah pohon-pohon yang rindang.

Suasana dan cuaca di taman ini pun begitu berbeda dengan image Jakarta Utara yang berdebu, Taman Sungai Kendal ini begitu tenang dan juga angin berhembus dengan sejuk. Hal-hal tersebutlah yang menjadi pilihan para warga sekitar untuk membawa anak-anak mereka berkunjung ke taman ini.

Ajeng yang merupakan warga Bakti Cilincing mengungkapkan sudah beberapa kali datang ke taman ini, sedari dulu ia senang untuk berkunjung ke taman ini. Terlebih saat memiliki buah hati, saat diajak ke taman ini sang anak begitu senang karena bisa eksplor kawasan ini dan bermain permainan.

“Sering udah beberapa kali ke sini dari sebelum nikah sampai sekarang punya anak sering beberapa kali karena lebih dekat aja dari rumah saya, nggak terlalu jauh gitu jadi gampang lah untuk ke sininya juga. Terus di sininya juga aman untuk anak-anak karena bebas rokok, fasilitasnya juga cukup sih untuk duduk, piknik, atau untuk main anak-anak tuh cukup cuma ya diperbaiki aja sih sedikit soalnya masih ada beberapa sampah,” kata Ajeng dalam perbincangan dengan detikTravel, Senin (1/7/2024).

Taman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta UtaraTaman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)

Di taman tersebut, Ajeng dan keluarganya tengah asyik menikmati udara yang sejuk. Sang anak yang bernama Naya pun yang sudah berkeringat sehabis bermain dan mencoba perosotan serta ayunan.

Senada dengan Ajeng, Neneng pun datang bersama keluarga ke Taman Sungai Kendal ini, dengan fasilitas lengkap dan area yang luas ini tak ada pungutan biaya untuk pengunjung yang ingin memasukinya.

“Udah beberapa kali sih datang ke sini, soalnya kan deket terus taman bermainnya juga enak buat anak-anak. Terus anak-anak juga bisa eksplor ke mana-mana gitu jadi ada banyak aktivitas sih di sini, selain gratis tempatnya juga nyaman dan bersih,” kata Neneng.

Bahkan ia menunjukkan salah satu anaknya yang hampir setiap hari datang ke taman ini, walaupun ia menyebut jarak rumah ke taman ini cukup jauh sekiranya tiga kilometer. Namun yang membuatnya dan keluarga kerap datang ke sini karena terdapat transportasi JakLinko.

“Ini nih sering hampir setiap hari, padahal lumayan jauh juga loh jaraknya sekitar tiga kiloan ya, daerah Cakung kita Jalan Baru. Udah gitu ada JakLinko gratis juga kan jadi mempermudah,” kata dia.

Neneng biasa menghabiskan waktu di taman ini sedari pukul 14.00 WIB atau pukul 15.00 WIB, dan akan kembali ke rumah saat menjelang adzan maghrib. Ya, jam operasional Taman Sungai Kendal ini dibuka pada pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

Pengamanan Dalam (Pamdal) Wilayah Rorotan, Jakarta Utara, Susiarti mengatakan masyarakat yang datang ke taman di momen libur sekolah ini mengalami peningkatan. Walaupun peningkatannya tak signifikan tapi terlihat dari banyak yang datang di hari biasa.

“Untuk libur sekolah di hari biasa itu masih seperti biasa tapi agak meningkat sedikit ya. Kalau setiap weekend rame walaupun nggak ada libur sekolah tetap rame, biasanya kalau rame itu di sore di jam setengah empat sore sampai magrib itu rame,” ujar Susiarti.

Taman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta UtaraTaman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)

Susiarti juga mengatakan banyak masyarakat yang datang ke sini membawa keluarganya sebagai tempat rekreasi. Karena dengan banyaknya fasilitas bermain untuk anak, jadi membuat anak merasa senang saat diajak ke Taman Sungai Kendal ini.

“Kalau keluarganya yang datang ke sini ya mereka mengajak putra dan putrinya ya untuk bertamasya, mengenal lingkungan ‘ini loh taman kita yang indah, yang kita kunjungi nggak harus berbayar di sini fasilitas semuanya gratis’. Jadi putra dan putri mereka itu cukup bahagia juga antusias, cukup memberikan semangat dan kebahagiaan bagi putra-putri mereka,” katanya.

Jadi buat kamu warga Cilincing dan sekitarnya nggak usah jauh-jauh cari taman yang lengkap dan sejuk, tinggal datang ke Taman Sungai Kendal saja. Di taman ini juga sudah disediakan toilet yang bersih dan juga mushola.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Spot-spot Nongkrong Estetik di Taman Ismail Marzuki, Catat ya!



Jakarta

Taman Ismail Marzuki (TIM) bisa menjadi pilihan sebagai tempat nongkrong hemat. Apa saja spotnya? Catat ya traveler!

Selain karena gratis, kawasan TIM juga memiliki spot-spot yang estetik untuk berfoto bersama teman-teman atau untuk selfie.

Letaknya berada di pinggir Jalan Cikini Raya Nomor 73, Menteng, Jakarta Pusat. Biasanya masyarakat ramai mengunjungi tempat ini ketika sore hari.


Entah itu sehabis para pelajar usai sekolah ataupun pekerja di sekitar area itu yang hendak rehat sejenak untuk sekadar duduk-duduk santai.

Salah satu petugas keamanan yang berjaga di Taman Ismail Marzuki mengatakan, ketika sore hari tiba yang ditandai mulai banyaknya pedagang yang berjualan, di situlah waktu yang biasanya mulai banyak berdatang masyarakat untuk menikmati sore hari di Cikini.

Ketika detikTravel berada di Taman Ismail Marzuki dan waktu tepat menunjukkan sekitar pukul 15.45 WIB. Betul saja para pedagang pun mulai bermunculan di area depan Taman Ismail Marzuki.

Kemudian tak lama berselang, masyarakat yang entah keluar dari gedung-gedung di area Taman Ismail Marzuki atau sekelilingnya mulai menghampiri pinggiran jalan itu.

Selain pinggiran Jalan Cikini atau area depan Taman Ismail Marzuki, area mana saja sih yang biasa dijadikan tempat nongkrong oleh masyarakat, yuk simak beberapa pilihan spotnya.

1. Depan Patung Ismail Marzuki

Tempat ini biasa dijadikan area untuk duduk-duduk santai masyarakat yang hendak menunggu transportasi atau pun yang memang sengaja menjadikan area tersebut sebagai spot nongkrong mereka.

Selain itu, tepat tak jauh dari patung tersebut ada photo box yang bisa dicoba oleh masyarakat dengan latar belakang patung Ismail Marzuki.

2. Tangga Gedung Ali Sadikin

Sebelum masuk ke dalam gedung ini, kamu harus menaiki beberapa anak tangga untuk akses menuju ke Perpustakaan Jakarta. Nah anak tangga inilah yang biasanya juga dijadikan area nongkrong oleh masyarakat.

tempatnya teduh juga bersih, begitu nyaman untuk duduk-duduk sore sambil bercengkrama dengan teman-teman.

3. Kolam Planetarium

Tempat Nongkrong di Taman Ismail MarzukiTempat Nongkrong di Taman Ismail Marzuki Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Jika masuk ke outdoor di dalam area Taman Ismail Marzuki dan berada dekat Planetarium, kamu akan menemukan sebuah kolam yang cukup luas.

Di tempat ini pula terdapat area luas yang biasa dijadikan tempat duduk-duduk santai oleh masyarakat dan biasanya pula area ini dijadikan tempat untuk latihan menari oleh para pelajar.

Menurut petugas keamanan lainnya yang berada di Taman Ismail Marzuki, Mukti mengatakan untuk aktivitas nongkrong ini diperbolehkan selagi tidak melakukan hal-hal di luar aturan yang sudah ada.

Kegiatan melanggar norma hingga membuang sampah sembarangan sudah tentu dilarang di sini. Sedangkan untuk waktu, terbilang begitu leluasa karena warga bisa nongkrong hingga malam.

“Kalau untuk jam operasional itu kita di Taman Ismail Marzuki itu di jam 07.00 pagi mungkin sudah bisa diakses untuk umum hanya saja belum bisa masuk ke area dalam venue, karena untuk venue sendiri dibuka ketika ada kegiatan paling yang bisa diakses itu area outdoor. Dan terkait untuk jam operasional itu sebenarnya kita ada di jam 09.00 sampai 22.00 WIB,” ungkap Mukti.

Jadi buat kamu yang nyari tempat nongkrong murah dan estetik bisa langsung datang ke Taman Ismail Marzuki. Selain nongkrong-nongkrong di Taman Ismail Marzuki, kamu juga bisa kunjungi Perpustakaan Jakarta.

Taman Ismail Marzuki dengan bangunan yang berkonsep minimalis ini cocok untuk dijadikan latar belakang foto yang keren.

4. Perpustakaan Jakarta

Rasanya seperti kurang afdol jika berkunjung Ke Taman Ismail Marzuki tanpa mengunjungi Perpustakaan Jakarta yang berada di Gedung Ali Sadikin.

Bukan hanya jadi tujuan tempat baca saja, banyak dari pengunjung yang datang ke sana juga menjadikan perpustakaan tersebut sebagai tempat berfoto karena areanya yang estetik, belum lagi suasana di dalam yang nyaman bikin betah buat nongkrong berlama-lama.

5. Tangga Kecil Dekat Masjid Amir Hamzah

Buat kamu yang belum tahu spot nongkrong estetik lainnya di Taman Ismail Marzuki, ini adalah salah satunya.

Tak terlalu jauh dari Masjid Amir Hamzah terdapat beberapa anak tangga yang bisa dijadikan tempat duduk-duduk santai, tempat yang hening dan sejuk (sore hari) cocok banget buat kamu yang ingin suasana lebih tentram dibanding nongkrong di area depan Taman Ismail marzuki.

6. Foodcourt Gedung Ali Sadikin

Buat kamu yang ingin nongkrong dan sambil makan-makanan berat, tempat ini cocok banget deh. Berada di lantai satu, foodcourt ini bisa jadi pilihan kamu ketika ingin nongkrong tapi perut keroncongan.

Di sini terdapat berbagai pilihan makanannya mulai dari kudapan berat hingga cemilan, dan tentunya juga minuman. Tak jauh dari foodcourt juga terdapat kursi panjang yang dilengkapi dengan meja, bisa bengat buat menikmati makanan kalau kursi di depan foodcourt penuh.

(wsw/fem)



Sumber : travel.detik.com

Terpikat Pemandangan Gedung Pencakar Langit Jakarta di Tanjakan 13



Jakarta

Banyak cara menikmati kota Jakarta yang sibuk. Salah satunya dengan melihat indahnya pemandangan gedung pencakar langit di Tanjakan 13, Mall Kuningan City.

Tanjakan 13 menyuguhkan panorama gedung-gedung pencakar langit di Jakarta. Tempat ini jadi spot menarik muda-mudi untuk menghabiskan waktu dengan menikmati Kota Jakarta dari ketinggian.

Beberapa waktu lalu, Tanjakan 13 Mall Kuningan City memang ramai berseliweran di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan TikTok.


Di sini tak perlu khawatir jika butuh camilan untuk menghabiskan waktu, karena di Tanjakan 13 ini tersedia beberapa kafe yang menyuguhkan aneka hidangan makan dan minuman bagi pengunjung yang datang.

Waktu yang tepat untuk berada di rooftop mal ini adalah sore menjelang malam, karena pemandangan gedung-gedung tinggi akan lebih indah saat lampu-lampunya mulai menyala.

Tanjakan 13 Kunigan City MallTanjakan 13 Kuningan City Mall Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Tim detikTravel datang ke Tanjakan 13 sekitar pukul 17.00. Kami menikmati langsung pemandangan gedung-gedung bertingkat itu seperti dalam unggahan di media sosial.

Banyak pengunjung datang karena penasaran dan memang biasa menjadi tujuan nongkrong di wilayah sini. Nur Afifah sudah kesekian kalinya bersantai di Tanjakan 13.

Bersama teman-temannya, ia kerap habiskan waktu sore hari di tempat ini. Memang menurutnya jam-jam tersebut merupakan waktu yang tepat berkunjung ke Tanjakan 13.

Tentunya karena area rooftop ini adalah outdoor sore hari jadi waktu yang pas agar tidak merasakan panas Jakarta yang begitu menyengat kala siang.

“Sore hari sih enak buat di sini tuh, terus kan cuacanya mulai agak adem jadi makin nambah nyaman nongkrongnya. Di sini tempat nongkrongnya juga asik banyak makanan dan minuman,” katanya kepada detikTravel.

Tanjakan 13 Kunigan City MallTanjakan 13 Kuningan City Mall Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Betul saja, semakin matahari terbenam area ini semakin ramai pengunjung. Banyak pengunjung yang bersiap dengan kamera handphonenya untuk mengabadikan gambar dan memang pemandangan gedung-gedung kala malam merupakan pemandangan yang berbeda.

Salah satu pengunjung yang baru pertama kali ke sini adalah Tika, perantau asal Bandung ini awalnya melihat di media sosial tentang Tanjakan 13 di Mall Kuningan City. Ia tak menyangka bahwa melihat pemandangan yang seperti ini.

“Ini jadi pengalaman baru juga buat aku, selama ini baru lihat langsung pemandangan seperti ini. Ternyata Jakarta keren banget kalau malam gedung-gedungnya,” papar Tika.

Kawasan Tanjakan 13 ini bisa dinikmati setiap harinya hingga menjelang tengah malam sekitar pukul 22.30 WIB. Akses untuk berada di Tanjakan 13 ini pengunjung tinggal menggunakan lift untuk naik ke P7, setelah itu tinggal keluar untuK ke area terbuka.

“Kita pemberitahuan untuk clear area jam 22.00, untuk bener-bener clear areanya paling lambat jam 22.30,” ucap petugas keamanan di sana, Eriyanto.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Cara ke Dufan Naik KRL Beserta Rute Stasiunnya


Jakarta

Taman hiburan Dunia Fantasi (Dufan) adalah salah satu destinasi liburan yang populer di Jakarta. Akses stasiun terdekat dari Dufan adalah Stasiun Ancol dengan jarak ±2,4 km. Simak panduan rutenya berikut ini.

Bagi kamu yang ingin mengunjungi Dufan menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL), penting untuk mengetahui stasiun yang terdekat untuk turun. Cari tahu rutenya di bawah ini.

Rute Ke Dufan Naik KRL

Berdasarkan informasi yang didapat detikTravel dari akun Twitter resmi KAI Commuter @CommuterLine (24/09/2024), ke Dufan naik KRL bisa turun di Stasiun Ancol.


Berikut adalah beberapa cara ke Dufan menggunakan KRL dari beberapa rute.

Cara ke Dufan Naik KRL dari Stasiun Jakarta Kota

  • Dari Stasiun Jakarta Kota, kita bisa menuju peron 7 untuk naik KRL tujuan akhir Stasiun Tanjung Priok untuk turun di Stasiun Ancol.
  • Dari Stasiun Ancol, kamu bisa naik transportasi ojek online, atau ojek pangkalan menuju Dufan. Jarak yang ditempuh kurang lebih 3,1 km dengan waktu tempuh yang diperlukan kurang lebih 7 menit.

Cara ke Dufan Naik KRL dari Stasiun Bogor

  • Dari Stasiun Bogor lalu pilih tujuan Stasiun Jakarta Kota.
  • Setelah sampai Stasiun Jakarta Kota, lanjutkan perjalanan ke Stasiun Tanjung Priok, lalu turun di Stasiun Ancol.
  • Dari Stasiun Ancol, kamu bisa naik transportasi ojek online, atau ojek pangkalan menuju Dufan. Jarak yang ditempuh kurang lebih 3,1 km dengan waktu tempuh yang diperlukan kurang lebih 7 menit.

Cara ke Dufan Naik KRL dari Stasiun Bekasi

  • Dari Stasiun Bekasi pilih kereta arah Stasiun Jakarta Kota.
  • Setelah sampai Stasiun Jakarta Kota, lanjutkan perjalanan ke Stasiun Tanjung Priok, lalu turun di Stasiun Ancol.
  • Dari Stasiun Ancol, kamu bisa naik transportasi ojek online, atau ojek pangkalan menuju Dufan. Jarak yang ditempuh kurang lebih 3,1 km dengan waktu tempuh yang diperlukan kurang lebih 7 menit.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Taman Wisata Alam Gunung Pancar, Akses Sempit dengan Beragam Destinasi



Sentul

Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Pancar, Sentul, Bogor jadi sasaran wisatawan yang ingin healing dari hiruk-pikuk Jakarta. Sayang, jalanan menuju Gunung Pancar sempit.

Dengan banyaknya destinasi di kawasan tersebut memudahkan pengunjung untuk memilih destinasi mana yang akan mereka pilih. Destinasi di wilayah Sentul itu memang jadi pilihan alternatif masyarakat di wilayah sekitar untuk berlibur dengan waktu terbatas.

detikTravel berkunjung ke TWA Gunung Pancar pada Sabtu (5/10/202) pagi. Saat itu, jalan tol Jakarta – Bogor lancar sehingga hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar satu jam perjalanan.


Sesampainya di gerbang masuk TWA Gunung Pancar banyak pengunjung yang melakukan trekking. TWA Gunung Pancar memang banyak diminati pengunjung sebagai destinasi untuk trekking santai.

Untuk traveller yang ingin berkunjung ke kawasan itu dan mencoba beberapa destinasi di sana perlu berhati-hati saat dalam perjalanannya, terlebih menggunakan kendaraan roda empat. Karena, jalanan yang kecil serta kontur jalanan yang berkelok-kelok, juga naik-turun diperlukan ekstra konsentrasi.

Saat detikTravel berada di kawasan itu pun beberapa kali harus menepikan kendaraan sejenak untuk memberikan jalan pada kendaraan dari arah berlawanan. Di sepanjang jalan di TWA Gunung Pancar itu juga terdapat beberapa destinasi seperti pemandian air panas hingga area hutan pinus.

Di sana juga terdapat deretan warung-warung yang bisa didatangi pengunjung untuk menikmati alam Gunung Pancar. Selain pemandian air panas serta hutan pinus, di kawasan juga terdapat gua yang biasa jadi tujuan trekking oleh pengunjung atau ke Bukit Paniisan.

“Kalau Gunung Pancar tahu, tapi kalau daerah ini baru pertama ke sini. Lihat dari sosial media juga bagus tempatnya buat foto,” kata Ara, salah satu pengunjung, kepada detikTravel di area Gua Agung Garunggang.

Bagi pengunjung yang ingin bermain air juga di kawasan ini pengunjung bisa menikmatinya semisal di area Curug Leuwi Asih. Atau bisa sekadar bermain air di aliran Sungai Ciherang.

Selama perjalanan pemandangan alam di kawasan tersebut cukup hijau, banyak pepohonan serta kebun-kebun milik warga. Udara sejuk juga menjadi kenikmatan tersendiri bagi pengunjung yang datang ke kawasan ini.

Untuk bisa masuk ke kawasan Taman Wisata Alam Gunung Pancar ini pengujung akan dikenakan biaya Rp 5.000 per orang di hari kerja dan Rp 7.500 di akhir pekan serta hari libur. Kemudian untuk bisa menikmati destinasi lainnya pengunjung akan dikenakan biaya yang berbeda.

(upd/fem)



Sumber : travel.detik.com

Keliling Jakarta Naik Transjakarta Cuma Rp 3.500



Jakarta

Ingin mengajak si kecil keliling Jakarta tanpa menguras kantong? Transjakarta bisa jadi pilihan yang tepat!

Dengan hanya membayar 3.500, kamu dan si kecil bisa menjelajahi berbagai destinasi seru di ibu kota, dari tempat bersejarah, taman rekreasi, hingga pusat kuliner.

Kenapa Harus Transjakarta?

Transjakarta bukan cuma murah, tapi juga nyaman untuk keluarga. Dengan jalur khusus busway, traveler bisa bebas macet dan si kecil pun tidak perlu merasa bosan di jalan. Ditambah lagi, fasilitas AC di setiap bus akan membuat perjalanan jadi lebih menyenangkan, terutama saat cuaca Jakarta sedang panas.


Destinasi Seru untuk Si Kecil

1. Monumen Nasional (Monas)

Pesawat KT-1 Wong Bee yang tergabung dalam Jupiter Aerobatic Team (JAT) TNI AU bermanuver dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta, Sabtu (5/10/2024). Sebanyak 30.206  personel pasukan, 521 Alutsista dan 145 unit kendaraan klasik dan moge memeriahkan  perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 TNI. ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/nzPesawat KT-1 Wong Bee yang tergabung dalam Jupiter Aerobatic Team (JAT) TNI AU bermanuver dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 TNI di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas)(Muhammad Ramdan/Antara)

Ajak si kecil menikmati pemandangan Jakarta dari puncak Monas! Traveler bisa sampai ke sini dengan mudah menggunakan Transjakarta Koridor 1 (Blok M-Kota) atau Koridor 2 (Pulogadung-Monas). Perjalanan singkat dan nyaman, plus si kecil pasti akan antusias melihat tugu ikonik ini.

2. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, jadi tempat warga berlibur saat Natal 2023. Pengunjung ramai datang ke TMII.Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta (Pradita Utama/detikcom)

Ingin mengenalkan budaya Indonesia ke si kecil? Naik Transjakarta ke TMII adalah pilihan yang tepat. Rute S15A dari Pinang Ranti atau JAK6 dari Kampung Rambutan akan mengantarmu ke taman ini. Di sini, si kecil bisa belajar sambil bermain, melihat anjungan-anjungan rumah adat dari seluruh Nusantara.

3. Sarinah & Kampung Kuliner Sabang

Produk outdoor asal Bandung Eiger menggelar pameran produk-produk outdoor ramah lingkungan di halaman Sarinah. Yuk, intip foto-fotonya.Sarinah (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Buat keluarga yang suka wisata kuliner, Sabang adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Naik Transjakarta Koridor 1 dan turun di Halte Sarinah, kamu bisa menikmati beragam kuliner dari jajanan hingga makanan berat di sepanjang Jalan Sabang. Si kecil pasti akan senang mencoba berbagai makanan yang menarik.

4. Bundaran HI

Bawa Balon Merah Putih-Spanduk, Pria Ini Ceburkan Diri ke Kolam Bundaran HIBundaran HI (Maulana Ilhami Fawdi/detikcom)

Bundaran HI adalah spot foto yang seru untuk si kecil. Naik Transjakarta Koridor 1, 6A, atau 9D, dan turun di Halte Bundaran HI. Kamu bisa mengajak si kecil berfoto dengan latar Monumen Selamat Datang yang ikonik, atau sekadar menikmati suasana kota dari halte yang Instagramable ini.

5. Gelora Bung Karno (GBK)

Setelah renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno rampung, kini masyarakat bisa kembali joging dan berolahraga lainnya di sekeliling stadion utama.GBK (Rengga Sancaya)

Jika si kecil suka olahraga, ajak dia mengunjungi Gelora Bung Karno (GBK). Naik Transjakarta Koridor 1 atau 3F yang langsung menuju Halte GBK, dan si kecil bisa melihat stadion megah serta area hijau yang luas, cocok untuk piknik singkat atau bermain di ruang terbuka.

Nikmati Perjalanan dengan Aman dan Nyaman

Bawa si kecil naik Transjakarta nggak perlu ribet! Fasilitas yang nyaman, halte yang bersih, serta akses yang mudah membuat perjalanan lebih menyenangkan. Jangan lupa bawa kartu elektronik dengan saldo yang cukup, dan pastikan si kecil selalu berada di dekatmu saat naik atau turun bus.

Dengan Transjakarta, si kecil bisa senang berkeliling kota, dan kamu tetap tenang karena biayanya sangat ramah di kantong. Jadi, yuk ajak si kecil keliling Jakarta hanya dengan 3.500!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com