Tag Archives: akumulasi

Jangan Salah, Begini Cara Membersihkan Rak Buku Biar Awet


Jakarta

Rak buku merupakan salah satu furniture yang ada di rumah, apalagi jika kamu pecinta buku. Rak tersebut tidak hanya bisa diisi dengan buku, tetapi juga dengan hal-hal lainnya seperti benda-benda dekoratif maupun figura foto.

Sama seperti benda-benda lainnya, rak buku juga perlu dibersihkan. Sebab, jika rak tersebut kotor bisa berimbas kepada kondisi buku. Paparan terhadap debu dan kelembapan secara terus menerus tak hanya merusak rak, tetapi juga buku.

Lalu, bagaimana cara membersihkan rak buku? Melansir My Cleaning Home Guide, berikut ini informasinya.


Langkah-langkah Membersihkan Rak Buku

1. Keluarkan Buku dari Rak

Langkah pertama sebelum membersihkan rak buku adalah mengeluarkan buku-buku maupun dekorasi yang ada terlebih dahulu. Sembari mengeluarkan buku, kamu bisa mengkategorikan buku agar lebih mudah diatur setelah rak dibersihkan.

2. Bersihkan Debu

Langkah selanjutnya adalah membersihkan debu. Kamu bisa menggunakan kemoceng atau lap kering untuk membersihkan rak.

3. Lap Rak Buku

Setelah membersihkan debu, kamu bisa mengelap rak dengan lap basah. Untuk cairan pembersihnya, kamu bisa menggunakan campuran sabun cuci piring dengan air hangat ke dalam botol dan semprotkan ke rak. Lalu, lap rak menggunakan kain mikrofiber.

4. Bersihkan Buku

Selain raknya, kamu juga perlu membersihkan buku. Kamu bisa merentangkan handuk atau bahan yang tidak terpakai di lantai sebagai alas untuk membersihkan buku.

Gosokkan sikat berbulu lembut ke sisi atas, samping, dan juga bawah buku untuk membersihkan debu. Jika sudah bersih, biarkan untuk terkena angin dahulu sebelum menatanya ke rak buku.

5. Tata Buku

Setelah bersih, kamu bisa menata buku kembali ke dalam rak. Namun, jangan sampai rak terlalu padat oleh barang-barang ya karena bisa mempercepat akumulasi debu.

Cara Agar Rak Buku Tetap Bersih

Kamu bisa membersihkan debu dari rak buku setidaknya seminggu sekali untuk mencegah penumpukan debu. Selanjutnya, kamu bisa membersihkan seluruh rak atau melakukan deep cleaning sebulan sekali agar kondisi rak buku tetap dalam keadaan baik.

Sebaiknya, kamu juga meletakkan rak buku di tempat yang memiliki ventilasi dengan baik untuk mencegah pertumbuhan jamur. Hindari meletakkan rak buku di dekat jendela atau dinding yang lembap.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Air AC Jangan Dibuang, Bisa buat Ngepel hingga Bersihkan WC!



Jakarta

AC atau Air Conditioner adalah alat penyejuk ruangan yang biasa ditempelkan di dinding. AC yang berfungsi normal pasti mengeluarkan air yang menetes dari selang.

Air ini tercipta dari proses akumulasi kelembapan ruangan selama penggunaan AC. Proses mendinginkan membuat suhu normal menjadi lebih dingin atau terjadi kondensasi sehingga menghasilkan air. Semakin sering dan lama penggunaan AC, air yang dihasilkan juga semakin banyak.

Nah, biasanya air yang dihasilkan AC tersebut dibuang oleh pemilik. Tapi, tahukah kamu, air buangan AC juga ada gunanya lho. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut.


Kegunaan Air AC

Seperti yang kita tahu, air AC berasal dari kondensasi udara di dalam ruangan tersebut. Menurut greenprophet.com, air AC biasanya bersih dan bebas dari kontaminasi kotoran. Apabila AC tersebut terjaga kebersihannya, termasuk tempat penampungan airnya juga.

Air ini bisa digunakan untuk beberapa hal dan lebih bermanfaat daripada harus dibuang. Salah satunya adalah membersihkan jendela, lantai, hingga kloset WC. Air AC ini cukup aman untuk membersihkan beberapa bagian rumah karena tidak membuat barang rusak.

Apabila kamu ingin memakai untuk mengepel atau membersihkan toilet, tentu perlu ditambahkan cairan pengharum dan anti bakteri agar benar-benar bersih.

Jika kamu memiliki mobil di rumah, kamu bisa menggunakan air AC untuk membersihkan mobil tanpa khawatir terjadi korosi. Selain itu, bisa juga digunakan untuk mengganti air radiator mobil. Air buangan AC biasanya dingin dibandingkan air biasa sehingga membuat radiator mobil lebih sejuk dan mobil pun berfungsi lebih baik.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Ada Banyak Nyamuk di Halaman Rumah? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


Jakarta

Pernahkah berjalan di halaman rumah atau sekadar bersantai di teras, lalu diserang banyak nyamuk? Alhasil, kulit jadi bentol-bentol dan gatal. Hal itu tentu bikin risih penghuni rumah.

Kehadiran nyamuk memang patut diwaspadai. Sebab, hama ini dapat membawa sumber penyakit berbahaya.

Bukan cuma di pekarangan, nyamuk itu nantinya bisa masuk ke dalam rumah. Oleh karena itu, penghuni perlu mencegah nyamuk di halaman rumah.


Namun, kenapa ada banyak nyamuk di pekarangan ya? Simak penyebab dan cara cegahnya berikut ini.

Penyebab Banyak Nyamuk di Halaman Rumah

Inilah beberapa faktor yang mengakibatkan nyamuk bersarang di pekarangan, dikutip dari Trio Pest Control, Senin (6/10/2025).

1. Genangan Air

Salah satu penyebab utama kehadiran nyamuk adalah adanya genangan air. Nyamuk betina bertelur, lalu larvanya tumbuh di sana. Biasanya genangan air ada di talang air, pot tanaman, ataupun benda lainnya.

2. Area Gelap dan Lembap

Area pekarangan yang lembap dan gelap menjadi tempat yang menarik bagi nyamuk. Penyiraman kebun secara teratur tanpa adanya sinar matahari yang cukup untuk area tersebut mengering bisa menciptakan kondisi lembap yang disukai nyamuk.

3. Tempat Berlindung

Nyamuk mencari tempat berlindung dari angin dan predator di rumput tinggi, semak lebat, dan bawah dedaunan. Selain jadi tempat istirahat nyamuk, kondisi pekarangan yang rimbun seperti itu membuat lingkungan lebih lembap.

4. Sampah Organik

Akumulasi sampah organik di halaman rumah seperti daun kering, ranting, dan potongan rumput bisa menahan kelembapan. Tempat itu menjadi lokasi yang ideal buat nyamuk tempati.

Cara Cegah Nyamuk di Halaman Rumah

Jika tak ingin ada banyak nyamuk di halaman rumah, ikuti langkah-langkah pencegahan berikut ini.

1. Hilangkan Genangan Air

Periksa kondisi pekarangan setiap minggu untuk mengecek adanya genangan air. Segera hilangkan genangan air agar tidak menjadi sarang nyamuk.

2. Bersihkan Talang Air

Pastikan talang air bersih dan air mengalir dengan baik supaya tidak ada genangan air.

3. Rapikan Halaman Rumah

Rapikan halaman rumah dengan memangkas rumput tinggi dan semak lebat biar nggak disinggahi nyamuk. Penghuni juga bisa menanam tanaman yang tak disukai nyamuk. Lalu, perbaiki juga permukaan tanah yang rawan timbul genangan air.

4. Pasang Perangkap

Perangkap nyamuk dapat mengurangi populasi nyamuk di halaman. Kemudian, penghuni dapat memasang produk anti nyamuk di teras biar nyamuk ogah mendekat.

Itulah penyebab beserta cara cegah banyak nyamuk di halaman rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com