Tag Archives: al-quran

Wajib Tahu! Begini Adab Bertamu yang Dianjurkan dalam Islam


Jakarta

Saat mengunjungi rumah kerabat, teman, atau orang yang baru dikenal kamu tidak boleh melupakan adab bertamu. Hal ini merupakan bagian dari sopan santun antara tamu dengan pemilik rumah agar sama-sama nyaman selama bertemu.

Dalam Islam juga diatur mengenai adab bertamu untuk menjaga hubungan baik antar sesama dan silahturahmi. Beberapa ada yang disebut dalam Al-Quran, selebihnya berasal dari perilaku Rasulullah SAW sehari-hari.

Dikutip dari buku Pelajaran Adab Islam 1 (2022:73-76) oleh Sehendri dan Syukri, bertamu merupakan cara untuk menyambung tali silaturahmi dalam Islam. Terdapat beberapa ketentuan yang bisa diterapkan, di antaranya sebagai berikut.


1. Tidak Mengintip

Saat ingin memastikan apakah penghuni rumah sedang ada di rumah atau tidak, sebaiknya tidak dengan cara mengintip. Hal ini ternyata dilarang oleh Rasulullah SAW, bahkan ada ancaman kepada para pengintip sebagaimana disebutkan dalam hadits.

لو أنّ امرأ اطلع عليك بغير إذن فخذفته بحصاة ففقأت عينه لم يكن عليك جناح

“Andaikan ada orang melihatmu di rumah tanpa izin, engkau melemparnya dengan batu kecil lalu kamu cungkil matanya, maka tidak ada dosa bagimu.” (HR. Bukhari Kitabul Isti’dzan).

2. Jangan Berdiri Tepat di Depan Pintu

Biasanya saat bertamu, kamu sering berdiri di depan pintu, tetapi dalam Islam posisi ini dianggap tidak pantas. Mengutip dari Ustaz Khalid Basalamah dalam siaran berjudul Adab Bertamu di Rumah Orang di YouTube Siiquote Channel, lebih baik tamu berdiri di sisi kanan pintu, bukan tepat di depannya. Adab ini tertulis dalam hadits berikut.

كان رسول الله إذا أتى باب قوم لم يستقبل الباب من تلقاء و جهه و لكن ركنها الأيمن أو الأيسر و يقول السلام عليكم السلام عليكم

Artinya: “Adalah Rasulullah SAW apabila mendatangi pintu suatu kaum, beliau tidak menghadapkan wajahnya di depan pintu, tetapi berada di sebelah kanan atau kirinya dan mengucapkan assalamu’alaikum… assalamu’alaikum…”

3. Mengucap Salam dan Mengetuk Pintu

Sebagai seorang muslim mengucapkan salam adalah sesuatu yang dianjurkan. Bahkan bukan hanya pada saat bertamu sekali pun, saat bertemu dengan seseorang di tempat umum, kita diperbolehkan untuk menyapa dengan salam.

Selain mengucapkan salam saat bertamu, kamu juga perlu mengetuk pintu tiga kali. Apabila tidak ada jawaban, maka batalkan niat untuk bertamu. Bisa saja pemilik rumah sedang tidak ingin diganggu.

Adab bertamu mengucapkan salam telah dijelaskan dalam QS An Nur ayat 27 sebagai berikut.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَدْخُلُوا۟ بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّىٰ تَسْتَأْنِسُوا۟ وَتُسَلِّمُوا۟ عَلَىٰٓ أَهْلِهَا ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Bacaan latin: “Yā ayyuhallażīna āmanụ lā tadkhulụ buyụtan gaira buyụtikum ḥattā tasta`nisụ wa tusallimụ ‘alā ahlihā, żālikum khairul lakum la’allakum tażakkarụn.”

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat.”

Sementara adab mengetuk pintu Rasulullah SAW menyebutkannya dalam hadits berikut.

عن أبى موسى الاشعريّ رضي الله عمه قال: قال رسول الله صلّى الله عليه و سلم: الاستئذانُ ثلاثٌ، فان أذن لك و الاّ فارجع

Dari Abu Musa Al-Asy’ary RA berkata, Rasulullah SAW bersabda,

“Minta izin masuk rumah itu tiga kali, jika diizinkan untuk kamu (masuklah) dan jika tidak maka pulanglah!” (HR Bukhari dan Muslim).

4. Tunggu Hingga Dipersilakan Masuk dan Duduk

Adab bertamu selanjutnya yang diajarkan adalah tamu tidak boleh asal masuk ke rumah seseorang sebelum dipersilahkan. Ustaz Khalid mengatakan adab ini juga berlaku bagi seorang tamu muslim saat dihidangkan makanan. Tamu harus menunggu hingga dipersilahkan baru boleh menyentuh makanannya.

5. Tidak Terlalu Lama Bertamu

Islam memang mengajarkan kita untuk tidak memutus silahturahmi. Namun, bukan berarti kamu bisa berlama-lama di rumah seseorang tanpa ada tujuan khusus. Apabila urusan sudah selesai di rumah tersebut, maka segera pulang sebagaimana disebutkan dalam Surat An-Nur Ayat 28.

فَإِن لَّمْ تَجِدُوا۟ فِيهَآ أَحَدًا فَلَا تَدْخُلُوهَا حَتَّىٰ يُؤْذَنَ لَكُمْ ۖ وَإِن قِيلَ لَكُمُ ٱرْجِعُوا۟ فَٱرْجِعُوا۟ ۖ هُوَ أَزْكَىٰ لَكُمْ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ

Bacaan latin: “Fa il lam tajidụ fīhā aḥadan fa lā tadkhulụhā ḥattā yu`żana lakum wa ing qīla lakumurji’ụ farji’ụ huwa azkā lakum, wallāhu bimā ta’malụna ‘alīm.”

Artinya: “Jika kamu tidak menemui seorang pun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu: “Kembali (saja)lah, maka hendaklah kamu kembali. Itu bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Mau Ibadah Nyaman di Rumah? Yuk, buat Musala dengan 7 Langkah Ini



Jakarta

Selama Ramadan, banyak dari kita yang berupaya meningkatkan intensitas ibadah khususnya di rumah. Namun, melakukan ibadah di rumah juga memungkinkan kita mengalami gangguan yang menyebabkan kurangnya kekhusyuk-an Dalam beribadah.

Untuk itu, kita dapat merancang ruangan kecil yang dapat difungsikan sebagai musala untuk beribadah. Melansir dari situs Coohom, berikut 7 langkah mudah merancang ruang ibadah di rumah:

Pilih Sudut Ruangan yang Tenang

Langkah pertama bisa dilakukan dengan memilih salah satu sudut di ruangan rumah yang tenang dan bebas dari gangguan.


Tentukan Arah Kiblat

Selanjutnya menentukan arah kiblat untuk salat yaitu ke arah Ka’bah di Mekkah. Gunakan aplikasi kompas pada handphone untuk menentukan arah kiblat yang tepat. Kemudian, posisikan sajadah menghadap ke arah kiblat untuk menandai area salat.

Dekorasikan Ruangan

Mendekorasikan ruangan salat juga penting, seperti memilih warna cat dinding dan barang-barang lainnya. Pilihlah warna yang memberikan ketenangan, seperti putih atau biru lembut. Selain itu, dapat juga menambahkan elemen lain seperti kaligrafi yang ditempel pada dinding, rak menyimpan Al-Quran, tanaman hias, atau lentera untuk mempercantik ruangan.

Perhatikan Pencahayaan Ruang

Terdapat beberapa pilihan untuk mengatur pencahayaan dalam musala di rumah. Kamu bisa memilih ruang yang memiliki jendela atau ruangan yang punya pencahayaan lembut dan hangat. Hindari pencahayaan yang terlalu terang. Pilihan lain bisa menggunakan pencahayaan yang lembut seperti lilin.

Beri Alas pada Lantai

Demi kenyamanan beribadah, kamu bisa menambah karpet yang lembut atau sajadah yang tebal sebagai alas. Hal ini berguna untuk mengurangi rasa sakit pada lutut ketika salat dan dapat meningkatkan kenyamanan beribadah.

Barang Pribadi

Tambahkan barang-barang yang memiliki makna pribadi, seperti foto keluarga, buku doa-doa, atau karya seni yang menginspirasi.

Itulah langkah mudah merancang musala di rumah. Semoga menginspirasi!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

3 Lokasi Rumah yang Baik dan Berkah Menurut Ajaran Islam


Jakarta

Saat hendak membeli rumah, kamu pasti harus menentukan lokasinya. Biasanya kriteria lokasi rumah yang paling banyak diincar adalah akses yang mudah, dekat dengan tempat kerja, jauh dari sumber bahaya seperti lokasi banjir, tebing curam, atau pinggiran kali.

Dalam Islam juga diajarkan cara memilih posisi rumah yang baik. Tujuannya bukan hanya untuk keselamatan pemilik rumah, melainkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Bagi kamu seorang Muslim dan berencana membeli atau membangun rumah, dilansir situs Learn Islam, berikut cara menentukan lokasi rumah yang baik dalam Islam.


1. Berada di Kawasan yang Bersih dan Nyaman

Pertama, pilih lokasi yang bersih dan nyaman. Maksudnya adalah hindari tempat-tempat di mana kotoran berkumpul, misalnya dekat TPA, bantaran kali penuh sampah, atau selokan yang berbau. Rumah yang jauh dari tempat kotor dan bau membuat penghuninya nyaman, sehat, dan khyusuk dalam beribadah.

2. Rumah Dekat dengan Masjid

Masjid adalah rumah ibadah bagi umat muslim. Rumah yang berada di dekat Masjid, memudahkan muslim yang ingin beribadah ke Masjid. Mereka bisa menghemat waktu ketika ingin ikut kajian atau sekadar membaca Al-Quran di Masjid. Manfaat lainnya dengan punya rumah dekat dengan masjid adalah memudahkan silaturahmi antar tetangga dalam menjalankan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

3. Jauhi Tempat Maksiat

Lingkungan mempengaruhi kebiasaan dan sifat seseorang. Dalam Islam diajarkan agar sesesorang terhindar dari perbuatan maksiat termasuk lokasi atau tempat di mana maksiat mudah dilakukan. Tempat-tempat maksiat yang dimaksud contohnya adalah klub malam, tempat perjudian, dan juga tempat prostitusi. Hal ini bertujuan untuk menjaga diri dan keluarga dari pengaruh negatif yang dapat mempengaruhi perilaku dan moral mereka.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Akhir Pekan, Main ke Lebaran Depok di Alun-Alun Timur GDC Yuk!



Jakarta

Lebaran Depok 2025 telah tiba. Warga Jabodetabek yang bingung mau akhir pekan di mana, bisa main ke Alun-alun Timur Grand Depok City (GDC) sambil seru-seruan.

Hajatan itu berlangsung sampai Sabtu (17/5). Acara puncak diisi dengan berbagai kegiatan dan penampilan artis papan atas.

Pukul 05.30 rombongan arak-arakan atau pawai dengan pakaian tradisional dari 33 provinsi sudah disiapkan untuk tampil di Alun-alun Timur GDC (Altim). Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan tradisi Berebud Dangdang, Nyorog dan bagi-bagi Fitrah.


Lebaran Depok kali ini berbeda dari sebelumnya. Kali ini dipentaskan ogoh-ogoh Bali, barongsai, dan tari kolosal reog Ponorogo. Wali Kota Supian Suri ingin Lebaran Depok bukan dimiliki satu etnis saja, tapi masyarakat yang telah menetap di Depok.

Hajatan tahunan Depok itu memang fokus dalam pelestarian budaya Betawi Depok. Misi itu dituangkan dalam susunan acara, yakni dengan menggunakan tradisi Betawi saat menjelang Lebaran, seperti Ngubek Empang, Motong Kerbau Andil sampai Berebud Dangdang,

Lebaran Depok 2025Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

“Kita berharap Lebaran Depok kali ini dan ke depan adalah lebaran yang dimiliki oleh seluruh masyarakat Kota Depok,” kata Wali Kota Depok Supian Suri pada Kamis (15/5).

Bahkan, Persatuan Orang Manado Depok (Pomade) ikut andil dalam kegiatan ini.

Kegiatan siang hari diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, pembagian door prize dan penyerahan hadiah lomba.

Lebaran Depok 2025Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

Pengunjung bisa menikmati acara sambil wisata kuliner juga. Ibu Lintang, Kepala UPTD Hutan Raya Depok berkata bahwa acara ini dimeriahkan lebih dari 250 booth UMKM.

Semakin sore, panggung akan semakin panas dengan berbagai penampilan budaya dari sanggar-sanggar tari Depok dan penampilan band.

Sanggar Tari Denok adalah satu dari sekian sanggar tari yang tampil di Lebaran Depok 2025. Ibu Silvi (35), pemilik sanggar, mengaku sangat senang dengan acara tersebut.

“Kami membawakan tari Ujung Alit, kesenian dari Jawa Timur,” kata dia.

Ia mengaku sangat senang, karena acaranya meriah dan bagus untuk memperkenalkan budaya Depok.

Lebaran Depok 2025Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

“Pesertanya anak kelas 3-7 SD,” ujar dia.

Acara puncak berlangsung pada pukul 19.00 WIB. Dua bintang tamu sudah disiapkan untuk menyemarakkan Lebaran Depok 2025, yaitu Band Naff dan Ayu Ting-Ting.

Kegiatan akan berlangsung sampai pukul 22.00 WIB. Pengunjung diharapkan membawa payung dan jas hujan, mengingat kondisi cuaca yang belakangan cukup ekstrem.

(bnl/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Rekomendasi 7 Destinasi Wisata Religi yang Pas buat Ramadan



Jakarta

Traveling saat ramadan memang masih dilakukan oleh sebagian orang. Jika traveler melakukannya di dalam negeri maka destinasi-destinasi ini patut untuk diperhitungkan.

Dihimpun detikTravel, Senin (24/2/2025), destinasi wisata religi ini memang sangat kental dalam cerita peradaban perkembangan muslim di Indonesia. Traveler dapat menimba ilmu pengetahuan dan ketenangan ketika berada di sana.

Berikut rekomendasi aneka destinasi wisata religi untuk dikunjungi di bulan Ramadan nanti:


Menengok perkembangan pembangunan Museum Islam Nusantara Hasyim Asyari (MINHA) di Jombang, Jawa TimurMenengok perkembangan pembangunan Museum Islam Nusantara Hasyim Asyari (MINHA) di Jombang, Jawa Timur Foto: Enggran Eko Budianto/detikTravel

1. Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari (Minha) di Jombang

Wisatawan disuguhi ratusan bukti sejarah masuknya Islam ke nusantara abad 11-19 masehi.
Minha terletak di kawasan Wisata Religi Makam Gus Dur, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang. Bangunan museum tiga lantai ini berdiri di lahan Pemkab Jombang seluas 4,9 hektare.

Asisten Edukator Minha Devan Firmansyah mengatakan, museum Islam ini dibuka gratis setiap hari pukul 08.30-15.30 WIB sejak 10 Juni 2022. Terdapat tim guide berjumlah 3 orang yang siap melayani para wisatawan.

Minha sendiri tidak jauh dari makam Presiden RI Keempat KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan keluarganya di Ponpes Tebuireng. Oleh sebab itu, pengunjung Minha biasanya peziarah yang mampir setelah dari makam.

'Indonesian Islamic Art Museum' atau Museum Islam ini ada di WBL‘Indonesian Islamic Art Museum’ atau Museum Islam ini ada di WBL Foto: Eko Sudjarwo

2. Indonesian Islamic Art Museum Lamongan

Bagi traveler yang melakukan ziarah Walisongo terutama ke makam Sunan Drajat dan Sunan Bonang, jangan lupa untuk mampir ke Indonesian Islamic Art Museum.

Indonesian Islamic Art Museum merupakan wisata religi yang terletak di Wisata Bahari Lamongan, Jl. Raya Paciran (Ex. Tanjung Kodok) Lamongan. Museum yang baru dibuka pada 28 Desember 2017 ini menyajikan berbagai koleksi benda-benda bersejarah Islam terlengkap.

Indonesian Islamic Art ini menyajikan benda-benda bersejarah dari kerajaan Islam di Indonesia, seperti Samudra Pasai, Aceh, Mataram Islam, Gowa Talu, Demak dan masih banyak lainya.

Ada pula berbagai kitab-kitab kuno karangan Walisongo yang usianya sudah lebih dari seribu tahun. Tidak hanya itu, Indonesian Islamic Art Museum juga mendatangkan artifak islam dari berbagai kerajaan Islam dunia, seperti Ottoman Turki, Mughal India, dan kedinastian China.

Masjid Al-Aqsha Menara Kudus, Selasa (3/3/2024).Masjid Al-Aqsha Menara Kudus, Selasa. Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

3. Masjid Menara Kudus Al-Aqsa

Masjid Menara Kudus merupakan salah satu masjid bersejarah yang terletak di Kudus, Jawa Tengah. Masjid ini dibangun oleh Sunan Kudus, tokoh wali songo yang menyebarkan Islam di Jawa.

Masjid Menara Kudus ini bukan hanya memiliki banyak nilai sejarah, tapi juga terkenal dengan arsitekturnya yang unik. Berikut sejarah Masjid Menara Kudus dan keunikannya.

Dikutip dari buku Masjid yang ditulis oleh Teguh Purwantari, Masjid Menara Kudus, yang memiliki nama resmi Masjid Al-Aqsa Menara Kudus, terletak di Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah. Masjid ini didirikan pada tahun 1549 M atau 956 H oleh salah satu anggota wali songo, yaitu Sunan Kudus (Raden Ja’far Shadiq).

Bayt Alquran dan Museum IstiqlalBayt Alquran dan Museum Istiqlal Foto: (Yetie Herawati/d’Traveler)

4. Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal Jakarta

Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal (BQMI) adalah dua museum yang terpadu sebagai satu kesatuan yang saling terkait. Bayt Al-Quran menggambarkan Al-Quran sebagai kitab suci dan sumber petunjuk bagi manusia, sedangkan Museum Istiqlal menggambarkan perwujudan pelaksanaan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan dan budaya umat Islam di Nusantara.

Diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 20 April 1997, kedua museum ini hadir dalam upaya meningkatkan kecintaan, pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an di masyarakat. BQMI ingin menampilkan makna dan citra ajaran Islam dan budaya bangsa Indonesia yang bersifat terbuka, dinamis dan toleran, yang memperkaya khazanah kebudayaan Islam dunia.

Bayt Al-Qur’an menyimpan dan menampilkan berbagai khazanah Al-Qur’an, mulai dari mushaf Al-Qur’an manuskrip (naskah tulisan tangan), mushaf Al-Qur’an cetakan, mushaf Al-Qur’an braille, Al-Qur’an isyarat, beragam terjemahan Al-Qur’an dalam bahasa daerah dan bahasa asing, beragam manuskrip tafsir Al-Qur’an, dan khazanah budaya Qur’ani lainnya.

Masjid Cheng Ho, PasuruanMasjid Cheng Ho, Pasuruan Foto: Muhajir Arifin

5. Masjid Cheng Ho Pasuruan

Masjid Cheng Ho di Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur, merupakan salah satu masjid unik bergaya Tiongkok. Masjid ini didirikan sebagai penghormatan kepada Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah Muslim Tiongkok.

Masjid ini berlokasi di Jalan Raya Kasri No. 14, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan itu, sekitar 56 kilometer dari Kota Surabaya. Lokasinya sangat strategis karena terletak di jalur utama Surabaya-Malang yang ramai.

Lingkungan sekitar masjid dikelilingi oleh pepohonan rindang dan taman yang tertata rapi. Suasana tenang dan udara segar memberikan kenyamanan bagi para jamaah dan pengunjung.

Bangunan Masjid Cheng Ho mengadopsi arsitektur khas Tiongkok dengan dominasi warna merah dan hijau. Atap masjid berbentuk melengkung dengan ornamen naga yang menghiasi sudut-sudutnya.

Masjid ini dibangun pada tahun 2008 oleh masyarakat Tionghoa Muslim setempat. Pembangunan masjid ini terinspirasi oleh semangat toleransi dan persatuan yang dibawa Cheng Ho.

6. Makam Wali Songo

Wali Songo menjadi sosok yang berpengaruh menyebarkan agama Islam. Mereka berdakwah dari Cirebon, Demak, Kudus, Muria, Lamongan, Gresik hingga Surabaya.

Mengutip buku Sejarah Wali Songo yang ditulis Zulham Farobi, Walisongo merupakan nama dewan dakwah atau dewan mubaligh, pergi atau wafat maka akan diganti oleh wali lainnya.

Era Wali Songo adalah era berakhirnya dominasi budaya Hindu-Budha di Nusantara, lalu diganti dengan kebudayaan Islam.

Wali Songo juga disebut dengan simbol penyebaran Islam di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Peranan mereka sangat besar dalam mendirikan kerajaan Islam di Jawa juga pengaruhnya kepada kebudayaan masyarakat luas serta dakwah secara langsung.

masjid syaikhona kholil bangkalanMasjid Syaikhona Kholil Bangkalan Foto: Kamaluddin

7. Makam Syaikhona Kholil Bangkalan

Makam Syaikhona Kholil yang ada di Bangkalan, Madura. Makam ini menjadi salah satu destinasi wisata religi yang tidak pernah sepi pengunjung.

Syaikhona Muhammad Kholil merupakan salah satu ulama besar yang berasal dari Bangkalan, Madura. Beliau lahir pada tanggal 25 Mei tahun 1835. Tanggal beliau lahir ini bertepatan dengan 9 Shafar 1252 Hijriah.

Syaikhona mendapatkan gelar ini karena beliau dianggap memiliki derajat ilmu yang tinggi. Syaikhona Kholil hingga saat ini sering disebut sebagai bapak pesantren Indonesia.

(msl/wsw)



Sumber : travel.detik.com