Tag Archives: album

Barang Rumah Tangga yang Tak Sadar Ada di Tempat yang Salah



Jakarta

Tanpa kita sadari banyak barang-barang rumah tangga yang salah penempatan. Minimnya pengetahuan tentang produk tersebut membuat banyak orang asal menempatkan barang-barang tersebut.

Berikut barang-barang rumah tangga yang sering kali salah tempat penyimpanannya:

Cat

Melansir The Spruce, pada Rabu (13/11/2024), ini merupakan barang rumah tangga yang paling umum lainnya yang sangat rentan terhadap perubahan suhu. Ketika suhu berfluktuasi, cat di dalamnya akan rusak yang disebabkan bahan kimia serta senyawa yang digunakan untuk membuat warna menggumpal atau terpisah menjadi gumpalan yang tidak teratur.


Tempat yang tepat untuk menyimpan kaleng cat adalah di dalam ruangan dengan suhu yang dapat di kontrol. Pikirkan ruang penyimpanan pada ruang penyimpanan ataupun ruang cuci, sebab garasi serta loteng juga dapat menjadi sangat dingin atau hangat pada musim hujan ataupun panas.

Perlu kamu ketahui juga bahwa kaleng cat mempunyai masa simpan yang singkat sehabis dibuka, maka sebaiknya kamu rutin mencatat berapa lama kaleng cat dapat bertahan.

Bohlam Lampu

Walaupun jelas rapuh karena dibuat dari kaca, bahan pembuat bola lampu membuatnya begitu rentan terhadap fluktuasi suhu.

Suhu panas sering kali bisa memperpendek masa pakainya serta membuatnya kurang efisien. Maka dari itu, bohlam lampu dilarang disimpan di loteng atau garasi karena dapat membuatnya rentan terhadap kerusakan akibat panas, air, serta dingin.

Sebaliknya, simpanlah di dalam ruangan yang suhu nya bisa dikontrol seperti ruang cuci, lemari linen, atau bahkan ruang bawah tanah.

Album Foto

Sering kali barang ini disimpan secara tidak sengaja di loteng ataupun garasi, yang merupakan tempat yang buruk untuk mengambil foto karena panas, kelembapan, serta perubahan suhu yang menyebabkan kerusakan lebih parah.

Terdapat alternatif lainnya, simpanlah album foto kamu pada tempat yang gelap, sejuk, dan kering seperti di rak buku atau laci pada kamar tidur kamu. Untuk pengawetan yang lebih jauh, pertimbangkan untuk mendigitalkan foto serta membuat cadangannya pada file di perangkat elektronik guna melindunginya dari kerusakan.

Kotak Obat

Menyimpan obat pada kamar mandi adalah kesalahan yang lumrah, karena obat akan kehilangan efektivitasnya akibat lembap dan panas. Namun nama tempat penyimpanan ini menyesatkan.

Terdapat ide yang lebih baik untuk menyimpan obat-obatan. Obat-obatan sebaiknya disimpan pada tempat yang sejuk serta tidak lembap seperti halnya lemari linen atau laci nakas, akan lebih baik lagi jika kedua tempat itu dilengkapi kunci untuk menjauhkan obat dari jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan.

Dokumen

Baik itu catatan keuangan atau surat-surat penting lainnya, dokumen hampir selalu diletakkan pada tempat yang salah. Meskipun menumpuk kertas mungkin terlihat seperti cara yang cukup mudah untuk menyimpan dokumen, hal itu membuat pengaturan menjadi tambah kacau pada rumah secara keseluruhan.

Menyimpan kertas pada lingkungan yang lembap juga merupakan ide yang buruk karena kertas menyerap kelembapan, dan akan menyebabkan serat kertas menjadi lemah serta tinta akan memudar. Sebaliknya, arsipkan dokumen dan kertas secara vertikal dengan mengkombinasikan folder arsip serta lemari arsip ataupun pengisi desktop.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Berburu Kaset Bekas di Blok M Square: Nostalgia Zaman Tap Radio



Jakarta

Jelajahi Blok M Square, surga kaset bekas di Jakarta. Di sana sekaligus menjadi tempat bernostalgia di tengah kesibukan ibu kota.

Tepatnya di lantai bawah pusat perbelanjaan itu terdapat sebuah surga kecil bagi para kolektor kaset bekas. Tempat tersebut seolah menjadi mesin waktu yang membawa pengunjung kembali ke era kejayaan kaset pita, sebuah media yang kini digantikan oleh streaming digital.

Memasuki kawasan Blok M Square lantai basement, penjual kaset bekas di Blok M Square, traveler akan langsung disambut oleh jejeran rak kayu yang dipenuhi kaset-kaset dari berbagai genre dan era.


Dari musik pop Indonesia tahun 80-an hingga rock klasik Barat, semuanya tersusun rapi menunggu untuk ditemukan. Aroma khas plastik kaset yang usang bercampur dengan bau buku-buku lawas menciptakan suasana yang syahdu dan penuh kenangan. Para penjual di sini bukan sekadar pedagang biasa. Mereka adalah penjaga sejarah musik yang tahu detail tentang koleksi mereka.

“Disini banyak banget ka, kaka suka genre apa nanti saya carikan. Ada kaset piringan hitam maupun kaset kompak, ada Indonesia maupun luar negeri ini salah satu karya musisi Dian Pramana Poetra enak banget di dengarnya,” ujar salah satu penjual sambil menunjukkan sebuah kaset dengan sampul berwarna biru.

Kegiatan berburu kaset bekas di Blok M Square ibarat mencari harta karun. Setiap tumpukan kaset menyimpan kemungkinan untuk menemukan album-album langka atau bahkan rilisan yang sudah tidak diproduksi lagi. Beberapa pengunjung bahkan rela datang jauh-jauh dari luar kota demi berburu koleksi yang ternilai ini.

“Saya datang jauh dari Cikarang, saya pun pecinta lagu-lagu lawas kalo dirumah lagi santai, seneng aja dengernya, soalnya dirumah masih ada tap radio juga sebelum dibeli bisa didengarkan secara langsung,” kata Dendi, salah satu pembeli kaset.

Untuk berburu dan bernostalgia dengan kaset lawas di Blok M Square, traveler disarankan datang pada siang hari sekitar pukul 12.00 WIB, karena beberapa gerai baru buka pada waktu tersebut. Akses ke lokasi ini juga sangat mudah.

Traveler bisa menggunakan MRT dan turun di Stasiun Blok M BCA, kemudian berjalan menuju Little Tokyo. Lurus terus hingga menemukan Blok M Square. Masuklah melalui pintu UG yang dekat dengan jejeran stand makanan, lalu turun ke lantai 2 basement, dan traveler akan sampai di surga kaset lawas ini.

Bagi para pengunjung, harganya juga cukup terjangkau. Sebuah kaset bekas bisa dibeli dengan harga yang bervariatif tergantung pada kelangkaan dan kondisinya. Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan daftar album favorit Anda dan nikmati petualangan berburu kaset bekas yang penuh kejutan di Blok M Square. Siapa tahu, Anda akan pulang dengan menemukan kenangan manis yang selama ini traveler cari!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com