Tag Archives: antibakteri

Waspada! Spons Cuci Piring Ternyata Sarang Bakteri, Ini Batas Aman Pemakaiannya



Jakarta

Spons merupakan alat pembersih kotoran pada perlengkapan makan, kendaraan, hingga perabotan lainnya. Sifatnya yang bisa menyerap air dan seketika kering ketika diperas sangat mudah digunakan daripada kain biasa.

Kelebihan lain dari spons adalah ketahanannya. Barang satu ini bisa digunakan cukup lama. Biasanya orang akan mengganti spons baru ketika bentuknya sudah berubah drastis menjadi lebih tipis dan kecil. Namun, sebelum bentuknya jadi seperti itu seharusnya spons sudah diganti karena waktu pemakaiannya tidak boleh terlalu lama.

Dilansir dari Today, para peneliti di Italia menemukan bahwa spons cuci piring tidak bisa digunakan terlalu lama karena benda ini paling mudah terkontaminasi bakteri, mikroorganisme, hingga patogen dari makanan. Mereka menyarankan setiap orang yang masih memakai spons untuk sering menggantinya.


Seberapa Sering Harus Ganti Spons?

Masa penggunaan spons yang baik adalah seminggu. Setelah itu, spons harus segera diganti dengan yang baru. Hal ini juga berlaku untuk spons yang digunakan untuk membersihkan benda selain piring atau peralatan makan. Apabila ingin mengganti spons dengan alat kebersihan lain, salah satu barang yang disarankan adalah lap dapur antibakteri atau handuk microfiber yang bisa dicuci dengan mesin cuci.

Cara Membersihkan Spons

Setiap selesai menggunakan, spons harus dibersihkan. Caranya dengan direndam ke dalam air hangat yang dicampur dengan sabun. Rendam selama 2 menit lalu bilas dan letakkan di area kering. Cara lainnya bisa merendam spons dalam campuran 1/2 sendok teh pemutih konsentrat dengan satu liter air hangat. Rendam selama 1 menit saja. Letakkan di tempat kering dan dibersihkan minimal sehari sekali.

Itulah waktu penggunaan spons yang disarankan dan cara membersihkannya. Semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Tips Bersihkan Jendela Kotor Tanpa Ribet, Hanya Modal Cuka Putih


Jakarta

Jendela rumah wajib dibersihkan secara rutin agar tetap terlihat kinclong. Untuk membersihkan jendela biasanya menggunakan cairan pembersih khusus yang dijual di pasaran.

Nah, ada cara lain untuk membersihkan jendela kotor di rumah, yakni menggunakan bahan alami dari cuka putih. Tak hanya dipakai untuk bahan dapur, ternyata cuka putih diklaim efektif mengangkat kotoran di jendela.

Untuk bisa menggunakan cuka putih sebagai cairan pembersih jendela, kamu perlu mencampurnya dengan sejumlah bahan lain. Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Cara Bersihkan Jendela Pakai Cuka Putih

Dilansir situs Bob Vila, cuka putih dapat digunakan untuk membersihkan jendela karena mengandung asam asetat. Senyawa organik ini dapat membunuh bakteri dan mengangkat kotoran yang menempel, terutama di jendela.

Agar efektif untuk mengangkat kotoran, disarankan untuk mencampur cuka putih dan sabun cuci piring. Soalnya, sabun ini mengandung natrium lauril sulfat yang ampuh untuk menghilangkan minyak.

Karena cuka putih memiliki aroma yang menyengat dan kurang sedap, kamu bisa menambahkan sedikit minyak esensial. Untuk aromanya bisa dipilih sesuai keinginan, seperti tea tree, lavender, peppermint, jeruk, serai, atau eukaliptus.

Selain mengeluarkan wangi yang menenangkan, minyak esensial juga memiliki sifat antibakteri, antiseptik, dan antijamur. Kandungan tersebut dapat membantu mencegah pertumbuhan jamur dan lumut.

Simak langkah-langkah di bawah ini untuk membuat cairan pembersih jendela alami:

  1. Tuang 1/4 cangkir cuka putih ke dalam wadah
  2. Masukkan 1/2 sendok teh sabun cuci piring cair, lalu aduk hingga tercampur rata dengan cuka
  3. Tuang 2 gelas air hangat ke dalam wadah, lalu aduk kembali sampai merata
  4. Tuang cairan tersebut ke dalam botol semprot
  5. Kocok botol semprot dengan kuat agar semua bahan tercampur rata
  6. Tambah 10-15 tetes minyak esensial sesuai aroma yang diinginkan
  7. Setelah itu, kocok lagi botol semprot agar minyak esensial tercampur rata.

Apabila tidak ada cuka putih di rumah, kamu bisa menggantinya dengan air jeruk. Soalnya, asam sitrat pada jeruk dinilai efektif untuk melarutkan kotoran pada permukaan kaca seperti jendela.

Kandungan asam sitrat dari lemon juga dinilai sedikit lebih kuat daripada asam asetat pada cuka. Meski begitu, keduanya tetap efektif untuk mengangkat kotoran.

Tips Membersihkan Jendela Agar Kinclong Lagi

Agar jendela terlihat kinclong lagi, simak tips sederhana dalam membersihkan jendela berikut ini:

  1. Bersihkan debu yang menempel di jendela dengan menggunakan kain microfiber atau tisu kering.
  2. Pastikan kamu membersihkan jendela saat cuaca sedang cerah agar larutan pembersih lebih cepat kering.
  3. Bersihkan jendela interior dan eksterior rumah sebanyak dua kali setahun agar mencegah penumpukan debu dan kotoran.

Itulah langkah-langkah membersihkan jendela dengan menggunakan cuka putih. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com