Tag Archives: api

Sebelum Terlambat, Begini Cara Cek Kebocoran Listrik di Rumah



Kebocoran listrik merupakan kerusakan pada arus listrik yang bisa mengancam keselamatan. Kebocoran listrik dapat menyebabkan sengatan listrik ketika menyentuh area yang mengalami kebocoran, korsleting listrik, hingga kebakaran.

SPV Teknik PLN ULP Sawangan Depok Yudhi Maharsa Jaya mengungkapkan kebocoran listrik dapat berbahaya terutama jika berada di dekat besi dan air karena listrik dapat dengan mudah menyambar ke sekitarnya.

“Misalkan jalur kabel itu melewati besi. Nah itu mungkin ada sedikit sengatan, (meskipun) kebocorannya masih kecil, bisa tersetrum lah bahasa kasarnya,” kata Yudhi kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


“(Aliran dekat air) Itu ngaruh juga karena kalau setahu saya, saya pernah kejadian terkait instalasi yang bocor,” lanjutnya.

Cara Mengetahui Ada Kebocoran Listrik

Sayangnya, kebocoran listrik terkadang tidak terdeteksi sejak awal karena jarang orang mengecek kondisi listrik di rumah. Padahal kebocoran listrik sebenarnya bisa dicek. Yudhi mengatakan pengecekannya pun tidak harus memanggil pihak PLN, pemilik rumah dapat melakukan sendiri di meteran listrik yang biasanya terpasang di depan rumah. Namun, ini hanya berlaku pada meteran listrik pra bayar yang memiliki tombol. Berikut caranya.

1. Matikan dan cabut semua kabel perangkat elektronik di rumah

2. Matikan aliran listrik di rumah

3. Tekan angka ’44’ lalu enter

4. Lihat angka yang tertera pada meteran listrik. Apabila angka ‘0 (nol)’ yang muncul maka tidak ada kebocoran. Namun, apabila ada angka 1, 2, atau angka dengan koma, itu pertanda listrik di rumah bocor.

“Harusnya kan itu menunjukkan angka 0. Tapi misalkan ada angka 1, 2, atau 1,3, nah itu kan ada kebocoran di sisi instalasi,” jelasnya.

Penyebab Kebocoran Listrik

1. Kabel Listrik Sudah Tua

Yudhi mengatakan kualitas kabel listrik dapat mempengaruhi ketahanan bahan isolatornya. Umumnya kabel yang sudah dipakai cukup lama, terjadi penurunan kualitas Disarankan untuk mengecek kondisi kabel-kabel tua di rumah atau bisa cek secara menyeluruh jika tidak mengetahui lokasi kabel yang sudah tua.

“Dari kabel yang sudah usianya sudah lama. Kabel di instalasi kita, lampu, stop kontak, dan peralatan elektronik,” sebut Yudhi.

2. Pemasangan Kabel yang Tidak Sesuai

Kesalahan yang kerap terjadi dan sangat berbahaya adalah kabel di rumah dipasang asal-asalan tidak memikirkan standar keamanan. Kesalahan pemasangan ini bukan hanya mengenai lokasi dan posisinya, melainkan jenis kabel yang dipakai. Meskipun bentuk kabel sama, ternyata setiap besaran arus listrik jenis kabel yang digunakan berbeda lho. Yudhi menuturkan penyambungan kabel yang sembarangan dan tidak sama besarannya dapat menyebabkan arus listrik bocor.

“Dari sisi pemasangan mungkin ada sambungan atau kabel yang masih terbuka, tidak terisolasi dengan baik, itu juga bisa menyebabkan kebocoran atau korsleting,” tuturnya.

3. Kabel Stop Kontak Berbeda Dipakai Bersambung

Pemakaian kabel stop kontak yang disambung begitu banyak dapat menyebabkan kebocoran listrik. Jika didiamkan dari kabel tersebut bisa muncul percikan api yang dapat menyebabkan kebakaran.

Itulah penyebab dan tanda kabel listrik mengalami kebocoran, semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Ngider dari Stasiun KRL Cawang ke Stasiun Kereta Cepat Halim, Ada Apa Saja?



Jakarta

Bagi para pecinta perjalanan singkat di Jakarta, eksplorasi menggunakan transportasi umum bisa menjadi pilihan menyenangkan untuk mengisi waktu luang. Salah satu rute menarik adalah perjalanan nongkrong dari Stasiun KRL Cawang menuju Stasiun Halim, pusat transportasi modern yang kini menjadi daya tarik baru di ibu kota.

Rute cocok untuk traveler yang sekadar ingin nongkrong atau mencari suasana baru. Perjalanan dimulai dari Stasiun KRL Cawang yang rutenya menghubungkan Bogor, Depok, Manggarai, Jakarta kota maupun wilayah sekitarnya.

Untuk menuju Stasiun Halim, traveler yang turun di Stasiun KRL Cawang hanya perlu pindah ke Stasiun LRT Cikoko dengan menaiki eskalator atau lift prioritas menuju lantai 2. Eits, jangan lupa tapping out ya traveler.


Setelah berada di lantai 2, cukup ikuti petunjuk arah menuju Stasiun LRT Cikoko untuk melanjutkan perjalanan. Sesampainya di LRT Cikoko, traveler dapat mengikuti petunjuk menuju Peron 1 dengan naik satu lantai lagi untuk menuju kereta arah peron Jati Mulya dengan eskalator.

Stasiun Kereta Cepat WhooshStasiun LRT Halim (Amalia Novia Putri/detikTravel)

Tak berselang lama kereta Jati Mulya kereta pun tiba, dan traveler duduk sambil menikmati perjalanan dengan pemandangan gedung-gedung tinggi di sekitar. Dalam perjalanan, kereta melewati dua stasiun, yaitu Ciliwung dan Cawang, sebelum akhirnya tiba di Stasiun LRT Halim. Perjalanan dari LRT Cikoko ke LRT Halim ini memakan waktu sekitar 15 menit.

Setibanya di LRT Halim, traveler dapat mengikuti petunjuk menuju Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan menaiki eskalator satu lantai, lalu mengikuti tanda panah yang tersedia. Tak jauh dari situ, traveler akan menemukan skybridge yang dipenuhi berbagai tenant makanan khas Indonesia serta area tempat duduk yang nyaman.

Di sini juga tersedia toilet, musala dan ruangan untuk ibu menyusui dan ganti popok pada anak.

Dari sini, traveler dapat menyaksikan aktivitas para penumpang yang bersiap bepergian menggunakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Serta juga terlihat papan sejarah kereta api maupun layar jadwal kedatangan kereta, lengkap dengan waktu agar memudahkan penumpang.

Stasiun Kereta Cepat WhooshSuasana di stasiun Kereta Cepat Whoosh Foto: (Amalia Novia Putri/detikTravel)

Setelah memasuki pintu keberangkatan, terdapat area pemeriksaan bagasi yang menjadi batas akhir bagi para pengantar. Sambil menunggu di ruang tunggu, traveler dapat bersantai dan menikmati makanan di tenant seperti Bakso Afung, Hokben, Solaria, dan Kopi Kenangan yang tersedia di ruang tunggu keberangkatan penumpang. Traveler bisa menikmati berbagai pilihan makanan sambil melihat suasana stasiun yang sibuk dan ramai oleh para penumpang.

Stasiun Halim menawarkan lebih dari sekadar tempat perjalanan saja. Dengan desain modern dan fasilitas lengkap, stasiun ini menjadi tempat yang nyaman untuk nongkrong atau bersantai. Area ruang tunggu yang luas dan bersih dilengkapi dengan tempat duduk, pendingin ruangan, papan kedatangan kereta dan fasilitas charging station, menjadikan tempat ini ideal untuk menghabiskan waktu.

Setelah selesai bersantai melihat lalu lalang penumpang yang berpergian menggunakan kereta cepat Jakarta Bandung, kini saatnya pulang.

Traveler yang ingin menggunakan Transjakarta dapat memanfaatkan layanan bus dengan kode 7W rute Cawang – Stasiun KCJB Halim, yang beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Tarifnya pun sangat terjangkau, hanya Rp 3.500 saja.

Bagi yang ingin naik ojek online, cukup keluar melalui pintu utara untuk memesan layanan tersebut, atau traveler juga bisa memilih taksi online yang tersedia. Jika ingin kembali menggunakan LRT, traveler dapat mengikuti arah yang sama seperti saat kedatangan sebelumnya.

Dengan perjalanan singkat ini, traveler tidak hanya merasakan kemudahan akses transportasi modern di Jakarta, tetapi juga mendapatkan pengalaman baru yang menyenangkan. Jadi, tunggu apa lagi?

Yuk, coba eksplorasi rute dari Stasiun KRL Cawang ke Stasiun Halim dan nikmati ‘me time’ yang berbeda.

(sym/sym)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Perpustakaan Batu Api Mengoleksi Buku, Menyimpan Keresahan



Jakarta

Perpustakaan Batu Api di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat awalnya tidak hanya menyimpan buku. Tempat itu, juga rumah bagi audio (musik) dan video (film) dari seluruh dunia dengan berbagai genre, mulai dari jazz hingga dangdut.

Cahaya matahari menembus tumpukan buku dibalik jendela dari bangunan yang tampak tidak terlalu besar, namun mampu menyimpan ribuan koleksi buku, perpustakaan Batu Api.

Saat detikJabar mengunjungi perpustakaan ini, Selasa (8/10/2024), terdengar alunan musik dari sudut ruangan, seakan menyihir suasana menjadi lebih nyaman. Tumpukan buku yang disampul rapi seolah mengucapkan selamat datang.


Si pemilik, Anton Solihin, duduk di sudut ruangan, bergelut dengan laptopnya dikelilingi tumpukan buku. dia membangun perpustakaan Batu Api sejak 1 April 1999.

Perpustakaan Batu Api di Jatinangor.Perpustakaan Batu Api di Jatinangor. Foto: Asy Syifa Ramadhani Imam

Anton menceritakan kendati secara visual tempat itu penuh akan buku, ia justru memulai perjalanannya dengan ketertarikan akan musik.

“Awal itu minatnya musik, rekaman kaset, piring hitam. Dulu kan suka nongkrong di Cihapit, buku belakangan aja. Bukunya harus kelihatan karena ini di tengah kampus, supaya keliatan interaktual,” ujar Anton.

Ya, perpustakaan yang berada di Jl Raya Jatinangor No 142 A, Cikeruh, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, di tengah kawasan yang dihuni ribuan mahasiswa dengan jumlah yang terus meningkat setiap tahunnya.

Dulu, perpustakaan ini rutin melakukan beragam kegiatan, seperti pemutaran film setiap minggu dari tahun 2001 hingga 2019. Selain itu, Anton juga mengadakan diskusi buku bersama organisasi kampus. Ia juga menghadirkan pembicara dari kalangan penulis hingga sejarawan.

Sayangnya, kegiatan tersebut terhenti setelah Covid-19 melanda dan belum dilanjutkan hingga saat ini. Ia menyampaikan, saat ini kegiatan serupa sudah banyak dilakukan.

Pengunjung Jarang yang Baca Buku

satu keresahan Anton selama mengelola perpustakaan itu. Kendati banyak mahasiswa yang datang, namun hanya sedikit mahasiswa yang datang hanya untuk membaca buku.

“Dari 100 paling 5% yang datang untuk baca, sisanya itu dulu untuk tugas kuliah. Nah kan sekarang tugas kuliah banyak pakai AI,” kata Anton.

Pria yang hobi membuat kliping ini menggunakan kata ‘warung’ yang merujuk pada pustaka Batu Api ini. Bukan tanpa sebab, ia menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki latar belakang ilmu perpustakaan. Ia tidak memahami sama sekali teknis dari perpustakaan. Meski begitu, ia tetap menunjukkan keseriusannya dalam membangun perpustakaan ini.

“Saya bukan anak jurusan perpustakaan, kategorisasi segala macem, saya tidak peduli. Sampai sekarang masih acak-acakan. Tapi kalau konten saya serius. Bahan yang sekiranya orang susah nyari, saya betulan simpen,” ujarnya.

Anton juga sering berdiskusi dengan para pengunjung. Mulai dari membahas buku atau rekaman yang tersedia, hingga berkonsultasi terkait tugas kuliah.

Seperti yang disampaikan Salman (21), seorang mahasiswa yang sudah beberapa kali berkunjung ke perpustakaan Batu Api. Tidak hanya datang untuk membaca buku, ia juga mencari bacaan sebagai tuntutan tugas kuliah.

“Buku yang aku cari, terutama soal politik atau budaya lebih lengkap dibandingkan perpustakaan lain. Bang Anton juga bisa diajak diskusi, soal ketersediaan buku atau referensi topik yang sedang dibutuhkan,” kata Salman sambil menggenggam sebuah buku.

Hingga saat ini, tidak tahu pasti jumlah buku, rekaman video maupun audio yang ada di perpustakaan ini. Saat awal dibangun, sudah ada sekitar 4.500 buku. Sekarang, belasan ribu rekaman juga dikoleksi oleh Anton. Ia juga membagikan rekaman yang ada secara gratis.

Jika ingin menjadi anggota dari perpustakaan Batu Api, harus mendaftarkan diri dengan biaya Rp 20 ribu. Sementara itu, biaya sewa buku selama seminggu dibanderol Rp 5 ribu.

Digitalisasi Tidak Membantu Tingkatkan Minat Baca

Keresahan lain yang dirasakan Anton adalah tidak ada pengaruh digitalisasi buku atau pun novel. Dia membandingkan kondisi saat masa orde baru dan masa kini. Dulu, saat orba dengan semua hal diseragamkan, mulai dari tontonan hingga pemikiran, orang-orang berusaha untuk ‘berbeda’. Kini di era digital yang penuh kebebasan, banyak yang memilih untuk tetap ‘seragam’.

“Zaman Orde Baru kita semuanya dibuat seragam, tontonannya sampai apa yang dipikirkan seragam. Tapi kita berusaha untuk menjadi berbeda. Sekarang saya justru lihat, orang harusnya punya imajinasi tak terbatas, tapi banyak yang jadi seragam. Jadi kalau dibilang ada perubahan gara-gara digital, ternyata enggak juga,” kata dia.

Tidak lagi sekedar hobi, mengoleksi buku dan rekaman seakan menjadi jalan hidupnya. Perpustakaan ini tetap eksis di tengah digitalisasi dan meningkatnya harga buku di pasaran.

“Sudah tidak bisa disebut hobi saja karena sudah 25 tahun. Ternyata saya bisa hidup dari sini,” kata dia.

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Tradisi Menginjak Api Menjelang Nyepi di Bali



Klungkung

Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi, ada satu tradisi unik yang masih dilaksanakan masyarakat adat di Nusa Penida, yaitu menginjak-injak api. Seperti apa?

Di Desa Adat Pundukaha Kaja, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali ada tradisi unik yang setiap tahun dilaksanakan sebelum pelaksanaan Nyepi adat.

Nyepi adat beda dengan Hari Raya Nyepi yang dilaksanakan oleh umat Hindu. Nyepi adat dilaksanakan secara khusus oleh desa adat setempat. Tidak semua desa adat di Bali memiliki perayaan Nyepi adat.


Nyepi di desa adat di Desa Adat Pundukaha Kaja dilaksanakan sehari setelah Purnama Sasih Kesanga (purnama bulan kesembilan). Rentetan Nyepi adat ini diisi dengan upacara mecaru, serta ritual nyekjek (menginjak-injak) api.

Tokoh Desa Adat Pundukaha Kaja, Jero Gede Mangku Dalem I Made Lastrawan mengatakan, prosesi diawali dengan melaksanakan upacara purnama kesanga. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan pecaruan panca sata dengan menghaturkan segehan agung (sesajen besar) di perempatan desa.

“Segehan ini untuk menetralisir kekuatan bhuta (negatif) menjadi sifat dewa dengan tujuan kemakmuran, keselamatan, dan ketentraman bagi umat,” kata Lastrawan, Minggu (25/2/2024).

Prosesi ritual nyekjek api dalam rangka menyambut Nyepi adat di Desa Adat Pundukaha Kaja, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Minggu (25/2/2024). (Istimewa).Prosesi ritual nyekjek api (Istimewa). Foto: Prosesi ritual nyekjek api dalam rangka menyambut Nyepi adat di Desa Adat Pundukaha Kaja, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Minggu (25/2/2024). (Istimewa).

Ritual mecaru dilaksanakan dini hari sekitar pukul 03.00 Wita dan diikuti oleh semua umat. Prosesi ini diiringi suara kentongan dan denting genta para jero mangku di desa adat setempat.

Para Pria Mulai Menginjak-injak Api

Warga laki-laki kemudian menyalakan api dengan kayu bakar yang sudah disiapkan setelah proses mecaru rampung. Api yang menyala disebut Sanghyang Api dan digunakan untuk ritual nyekjek api.

Tradisi nyekjek api digelar di jabe Pura Puseh Bale Agung, di depan Pura Kepah Agung, desa adat setempat. Sesuai dengan namanya, nyekjek api, para pemuda akan menari-nari mendatangi api dan menginjak-injaknya.

Mereka seakan tidak takut terhadap panasnya api. Warga yang mengikuti ritual nyekjek api semakin lama kian bersemangat. Terlebih iringan gamelan gong yang menghentak. Ada berlari mengitari, memukul api dengan kayu, dan melompatinya.

“Di situlah uniknya ritual ini, meskipun mereka yang ikut menginjak api dalam keadaan sadar (tidak kesurupan), tetapi tidak ada rasa sakit yang dirasakan,” tambah Lastrawan.

Warga yang menginjak api sesekali diperciki tirta suci selama tradisi berlangsung. Tujuannya agar selalu mendapatkan kekuatan dan perlindungan.

“Tradisi ini sudah kami laksanakan turun temurun, dan terus kami gelar hingga saat ini,” tegasnya.

Prosesi Nyekjek api berhenti menjelang pukul 06.00 Wita. Seusai itu baru dilanjutkan dengan Nyepi adat sampai pukul 16.00 Wita.

Selama proses Nyepi adat dilarang ada kendaraan dari luar masuk menuju objek wisata. Larangan itu sebelumnya juga sudah disampaikan melalui surat pengumuman.

Proses Nyepi adat di Desa Adat Pundukaha Kaja hampir sama dengan Hari Raya Nyepi tahun baru Saka. Masyarakat menggelar catur brata penyepian saat Nyepi adat, yakni amati gni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak beraktivitas), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak menggelar hiburan). Semua warga desa adat wajib berada di rumah masing-masing.

——

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Cipeundeuy, Stasiun Kecil yang Dirindukan Penumpang KA Jalur Selatan



Tasikmalaya

“Selamat datang kepada penumpang kereta api jarak jauh. Saat ini perjalanan anda tiba di Stasiun Cipeundeuy”.

Itulah announcement dari Arif dengan logat khas Sundanya yang menyambut kedatangan setiap penumpang KA jarak jauh. Pengucapan Stasiun Cipeundeuy yang khas ini, dengan spontan diikuti hampir semua pedagang di luar KA, bahkan para penumpang yang sudah hapal dengan adat unik nan beda dari stasiun ini.

“Hahaha…iya sampai hafal. Aku setiap berhenti disini juga spontan aja niruin ucapan masnya tadi. Selamat datang di Stasiun Cipeundeuy pakai logat Sunda gitu,” aku Dyah, penumpang KA dari Yogya tujuan Bandung ini sambil tertawa.


Selain announcement yang unik, menyebut nama Cipeundeuy, pasti tak asing untuk para penumpang kereta api jarak jauh tujuan Bandung atau Jakarta di jalur selatan. Karena di sinilah, penumpang yang kelaparan, akan mendapat pertolongan dengan hadirnya pedagang makanan kaki lima.

Stasiun Cipeundeuy berada di wilayah kerja Daop 2 Bandung. Dengan posisi di 772 MDPL, suhu dingin sekejap terasa ketika memasuki wilayah di lembah perbukitan Gunung Karaha Bodas ini. Di stasiun kecil dengan bangunan lawas Belanda inilah, semua rangkaian kereta api wajib berhenti.

Ayep Hanapi, Manager Humas 2 Bandung menjelaskan, pola operasi di Stasiun Cipeundeuy mengikuti grafik perjalanan kereta api (Gapeka). Semua KA wajib berhenti di stasiun ini untuk mengikuti SOP pemeriksaan rangkaian gerbongnya.

“Semua KA wajib berhenti sekitar 10 sampai 15 menit untuk pengecekan rangkaian gerbong KA. Kenapa di Stasiun Cipeundeuy, karena dari timur jalur naik, begitu tiba di Cipeundeuy ke arah barat itu jalurnya akan menurun. Nah rangkaian gerbong KA harus diperiksa keamanannya,” papar Ayeb dihubungi beberapa waktu lalu.

Momen berhentinya semua KA ini menjadi kesempatan para penumpang berburu kuliner tradisional khas Sunda. Seperti cimol, siomay, batagor, tahu bulat sampai minuman bandrek. Beberapa ibu warga lokal, dengan serempak meneriakkan dagangan mereka masing-masing, begitu rangkaian KA berhenti dengan sempurna.

Sebuah pojok bagian bangunan dengan tulisan lawas “Cipeundeuy” menjadi spot kenangan manis bagi beberapa penumpang KA jarak jauh yang menikmati jajanan tradisional ini. Sebagian lainnya, memanfaatkan kesempatan ini untuk menikmati rokok dan segelas kopi panas.

Mereka yang baru punya pengalaman pertama, biasanya akan menuju spot itu dan membeli makanan tradisional yang di lapak dalam kondisi masih panas. Namun bagi yang sudah terbiasa, akan berjalan keluar stasiun menuju lokasi para pedagang makanan yang berjejer tepat di depan stasiun. Tak hanya penumpang, beberapa crew KA jarak jauh juga memanfaatkan kesempatan ini buat membeli makanan, camilan dan minuman di pedagang kaki lima di luar stasiun.

Achmad Cholik adalah satu diantara penumpang KA tujuan Jakarta yang menyimpan kenangan manis itu. Cholik yang merupakan pejabat di Pemkab Blitar kerapkali melakukan perjalanan dinas ke Jakarta dengan naik kereta api. Baginya, Stasiun Cipeundeuy selalu menjadi titik singgah yang dirindukan.

“Biasanya kalau dari Blitar pagi sampai Cipeundeuy itu sore. Pas hawa dingin, kereta berhenti terus ada ibu-ibu jualan makanan dibalik pagar, aromanya sedap dan mengepul dari dandang. Wes langsung lari turun…jajan hahahaa,” kenangnya.

Ternyata tidak hanya Cholik seorang yang menyimpan kenangan mengesankan itu. Beberapa penumpang yang sering melakukan perjalanan tujuan Jakarta naik KA juga melakukan hal yang sama. Pokok sampai Stasiun Cipeundeuy harus turun untuk jajan.

“Soalnya makanan tradisional, masih hangat itu kan gak mungkin kita jumpai di dalam kereta. Itu cerita lama penumpang KA yang sekarang sudah tidak ada. Begitu lihat situasi Stasiun Cipeundeuy ini kok asik, otomatis banyak penumpang yang menikmatinya. Jajan dan merokok , puhh nikmat,” pungkas Kakok, penumpang asal Malang.

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Cara ke Temanggung dari Jakarta Naik Kereta dan Stasiun Terdekatnya


Jakarta

Temanggung adalah salah satu kota/kab yang terletak di Jawa Tengah. Untuk bisa ke sana, kita bisa melakukan perjalanan dengan berbagai moda transportasi dari berbagai kota besar.

Dari Jakarta untuk menuju Temanggung dengan kereta api, traveler bisa memulai perjalanan dari Stasiun Gambir atau Pasar Senen. Simak rute dan pilihan keretanya.

Cara ke Temanggung dari Jakarta Naik Kereta

Sayangnya, ssat ini tidak ada stasiun kereta aktif yang langsung berhenti di Temanggung. Berdasarkan informasi dari akun X @KAI212, stasiun terdekat dari Temanggung adalah Stasiun Weleri.


Perjalanan ke Temanggung dari Jakarta bisa pilih rute Pasar Senen – Weleri. Selain itu, kamu juga bisa pilih kereta dengan tujuan Semarang.

Dilihat detikTravel dari laman resmi PT Kereta Api Indonesia (KAI) (11/11/2024), berikut adalah daftar stasiun asal beserta stasiun tujuan dalam rute Jakarta ke Temanggung dari stasiun tujuan terdekatnya.

1. Keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen (Jakarta) ke Stasiun Weleri (Kendal)

  • Kereta Api Dharmawangsa – Stasiun Weleri
  • Kereta Api Tawang Jaya – Stasiun Weleri
  • Kereta Api Tawang Jaya Premium – Stasiun Weleri
  • Kereta Api Kertajaya – Stasiun Weleri
  • Kereta Api Menoreh – Stasiun Weleri
  • Kereta Api Jayabaya – Stasiun Weleri.

Perjalanan dari Stasiun Pasar Senen ke Stasiun Weleri ditempuh sekitar 5-6 jam. Harga tiket keretanya berkisar mulai dari Rp 104 ribu hingga Rp 500 ribuan.

2. Keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen (Jakarta) ke Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng

  • Kereta Api Dharmawangsa – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Tawang Jaya Premium – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Matarmaja – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Blambangan Ekspres – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Brantas – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Menoreh – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Majapahit – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Gumarang – Stasiun Semarang Tawang

Perjalanan dari Stasiun Pasar Senen ke Stasiun Semarang Tawang ditempuh sekitar 6-7 jam. Harga tiket kereta keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen ke berkisar mulai dari Rp 180 ribu hingga Rp 500 ribuan.

Sebagai informasi, biasanya kereta yang keberangkatan dari Stasiun Pasar adalah kereta-kereta kelas ekonomi sehingga harga tiketnya lebih terjangkau.

3. Keberangkatan dari Stasiun Gambir (Jakarta) ke Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng

  • Kereta Api Argo Muria – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Argo Anggrek Luxury Sleeper – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Argo Bromo Anggrek – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Sembrani Luxury – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Sembrani – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Argo Merbabu – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Brawijaya – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Argo Sindoro – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Pandalungan – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Argo Muria – Stasiun Semarang Tawang
  • Kereta Api Brawijaya – Stasiun Semarang Tawang

Perjalanan dari Stasiun Gambir ke Stasiun ditempuh sekitar 4-5 jam. Harga tiket kereta keberangkatan dari Stasiun Gambir ke Stasiun Semarang Tawang berkisar mulai dari Rp 400 ribuan sampai Rp 1,4 jutaan.

Kemudian, setelah tiba di stasiun traveler perlu melanjutkan perjalanan ke Temanggung menggunakan transportasi/angkutan umum atau kendaraan pribadi.

Dilihat dari Google Maps, dari Stasiun Weleri ke Temanggung berkisar 60,2 km dengan waktu tempuh 1 jam 40 menitan. Sementara jika turun di Semarang Tawang berjarak 84,5 km dengan waktu tempuh berkisar 2 jam.

Wisata Temanggung

Mengutip situs Media Center Temanggung, berikut adalah beberapa pilihan destinasi wisata di Temanggung:

  • Candi Gondosuli.
  • Monumen Bambang Sugeng.
  • Taman Kartini Kowangan.
  • Water Park Pikatan.
  • Kledung Pass yang lokasinya diapit dengan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.
  • Kawasan wisata alam Posong di Kecamatan Kledung.

Itu tadi penjelasan rute ke Temanggung dari Jakarta naik kereta api beserta waktu tempuhnya. Semoga bisa membantu!

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

10 Stasiun KA Paling Sibuk pada Januari-Oktober 2024



Jakarta

PT Kereta Api Indonesia (KAI) merilis daftar stasiun kereta api paling sibuk sejak Januari hingga Oktober 2024. Stasiun Pasarsenen juaranya.

KAI membagi stasiun kereta api menjadi tiga jenis, yaitu stasiun penumpang, stasiun barang dan stasiun operasi. Saat ini, KAI mengelola 569 stasiun yang tersebar di wilayah operasionalnya.

Nah, untuk memberikan keamanan dan kenyamanan yang optimal bagi para penumpang kereta api, KAI berupaya melakukan modernisasi fasilitas dan meningkatkan aksesibilitas di berbagai stasiun.


Vice President of Public Relations KAI Anne Purba mengungkapkan bahwa pada 2024 terlihat kepadatan jumlah penumpang di banyak stasiun, hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap layanan kereta api semakin meningkat.

“Peningkatan jumlah penumpang ini menjadi memacu kami untuk terus berinovasi dalam meningkatkan fasilitas dan layanan stasiun, guna menjadikan kereta api sebagai pilihan utama bertransportasi,” ujar Anne seperti dikutip dari rilis KAI, Rabu (13/11/2024).

Anne mengatakan ada 10 stasiun dengan jumlah terbanyak naik – turun penumpang KA JJ yang dikelola KAI pada periode Januari s.d Oktober 2024 sebagai berikut:

Stasiun dengan jumlah naik penumpang KA Jarak Jauh tertinggi:

1. Stasiun Pasarsenen: 3.589.144 penumpang
2. Stasiun Gambir: 2.531.864 penumpang
3. Stasiun Yogyakarta: 2.450.955 penumpang
4. Stasiun Surabaya Gubeng: 1.475.647 penumpang
5. Stasiun Surabaya Pasarturi: 1.362.481 penumpang
6. Stasiun Bandung: 1.268.243 penumpang
7. Stasiun Lempuyangan: 1.252.075 penumpang
8. Stasiun Semarang Poncol: 1.241.267 penumpang
9. Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng: 1.239.622 penumpang
10. Stasiun Purwokerto: 1.229.558 penumpang

Stasiun dengan jumlah turun penumpang KA Jarak Jauh tertinggi:

1. Stasiun Pasarsenen: 3.091.590 penumpang
2. Stasiun Yogyakarta: 2.396.462 penumpang
3. Stasiun Gambir: 2.355.125 penumpang
4. Stasiun Surabaya Gubeng: 1.547.969 penumpang
5. Stasiun Surabaya Pasarturi: 1.351.323 penumpang
6. Stasiun Bandung: 1.292.396 penumpang
7. Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng: 1.275.828 penumpang
8. Stasiun Semarang Poncol: 1.273.213 penumpang
9. Stasiun Purwokerto: 1.244.528 penumpang
10. Stasiun Lempuyangan: 1.240.867 penumpang

Dari Januari hingga Oktober 2024, KAI Group telah melayani 378.998.962 penumpang. Adapun rinciannya yaitu 42.767.683 penumpang yang dikelola KAI, 309.694.220 penumpang dikelola KAI Commuter, 16.858.617 penumpang yang dikelola LRT Jabodebek, 4.889.754 penumpang dikelola KCIC, 4.667.314 penumpang yang dikelola KAI Bandara, dan 121.374 penumpang dikelola KAI Wisata.

Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api dapat dimanfaatkan oleh brand yang ingin bermitra dengan KAI.

“KAI membuka kesempatan bagi perusahaan-perusahaan untuk bekerja sama dalam program branding di stasiun, kereta dan hak penamaan (naming rights) seluruh wilayah KAI Group Jawa dan Sumatera, nantinya nama brand milik mitra akan diterapkan dalam berbagai penyebutan baik audio maupun visual di berbagai media seperti, signage, wayfinding, peta jalur, announcement, dan berbagai publikasi lainnya terkait stasiun tersebut,” kata Anne.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Pasar Ini Pernah Jadi Pusat Perdagangan Rempah-rempah di Zaman Belanda



Surabaya

Di Surabaya, ada sebuah pasar yang dahulu pernah menjadi pusat perdagangan rempah-rempah pada zaman kolonial Belanda. Pasar manakah itu?

Pasar Pabean di Surabaya ternyata masuk ke dalam kategori pasar tua dan memiliki sejarah yang panjang. Pasar itu didirikan sejak tahun 1849 silam.

Di ezaman itu, Belanda menggunakan Pasar Pabean sebagai pusat rempah-rempah. Pasar Pabean sendiri terletak di Jalan Songoyudan, Pabean Cantian, Surabaya, Jawa Timur.


Dulunya kawasan itu merupakan kawasan Pecinan, bersebelahan dengan Jalan KH Mas Mansyur (dulu dikenal sebagai Kampementstraat), sebuah area yang dihuni oleh komunitas Arab.

Hingga kini, Pasar Pabean tetap menjadi ikon pasar ikan terbesar di Jawa Timur, berkat sejarahnya yang strategis dekat dengan Pelabuhan Rakyat (Pelra) Kalimas di kawasan Tanjung Perak.

Sejarawan Komunitas Begandring Soerabaia, Kuncarsono Prasetyo mengatakan bahwa Pasar Pabean dulu dijadikan sebagai Pusat Rempah-Rempah. Bahkan, telah dijadikan pusat rempah rempah sebelum Belanda datang ke tanah air.

“Sejak kolonial, Eropa sebelum Belanda. Kalau catatan orang Eropa datang itu tahun 1511. Karena Pabean dulunya pelabuhan, kemudian ada pasar ada gudang sehingga dijadikan pusat rempah-rempah di Pasar tersebut,” kata Kuncar, Kamis, (24/10).

Menurut Kuncar, wilayah Pabean yang dekat dengan pelabuhan memiliki lokasi strategis, sehingga koloni Eropa membangun pos perdagangan di area itu. Hingga kini, Pasar Pabean masih eksis dijadikan tempat/gudang untuk menyimpan rempah-rempah tersebut.

pasar pabeanPasar Pabean Foto: Firtian Ramadhani

“Ada ketumbar, kayu manis, lada, asem dan kemiri. Sebenarnya, peralihan pertama dari rempah kemudian ke produk hasil perkebunan seperti kopi, kacang. Sehingga, di sekitar area Pasar sempat ada pabrik kopi, salah satunya pabrik kopi Kapal Api lahir di situ,” terangnya.

Kuncar menegaskan pascakemerdekaan, Pasar Pabean telah beralih menjadi pasar yang menjual bawang merah dan bawang putih. Akan tetapi, karena lokasi Pasar Pabean yang tidak muat, pada akhirnya transaksi juga dilakukan di sekitar pasar.

“Telah beralih itu setahu saya pascakemerdekaan, menjadi sepenuhnya pasar bawang merah, bawang putih. Nah, karena lokasi Pasar Pabean tidak muat, penjualan akhirnya dilakukan juga di sekitar pasar,” urainya.

Selain menjual bawang, Pasar Pabean tetap digunakan sebagai pasar untuk penjualan rempah-rempah. Meskipun telah beralih usai Pasar Pabean tidak dikuasai oleh Koloni Eropa, warga tetap saja menjual rempah-rempah yang telah ada sejak dulu.

“Penjualan di sekitar pasar ada di Jalan Panggung itu banyak, yang eceran itu kan kelihatan. Jadi meski telah beralih, rempah-rempah tetap dijual di sana. Lokasi penyimpanan rempah-rempah dan kopi ada di dalam Pasar itu kan ada gudang, rempah-rempah dan kopi disimpan di situ,” tandas dia.

——-

Artikel ini telah naik di detikJatim.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

8 Spot Malam Tahun Baru 2025 di Jakarta untuk Nikmati Pesta Kembang Api


Jakarta

Ingin merayakan malam pergantian tahun 2025 di Jakarta? Pas banget, karena kota ini menawarkan berbagai pilihan spot menarik untuk merayakan malam tahun baru.

Mulai dari acara hiburan, live music, pesta di rooftop, hingga pertunjukan kembang api pada malam puncaknya. Simak beberapa spot malam tahun baru 2025 di Jakarta yang bisa kamu kunjungi di bawah ini.

Spot Malam Tahun Baru 2025 di Jakarta

Dirangkum detikTravel, berikut adalah beberapa tempat terkenal dijadikan tempat untuk malam tahun baru di Jakarta:


1. Monumen Nasional (Monas)

Suasana malam Tahun Baru 2023 di Monas.Ilustrasi saat suasana malam tahun baru di Monas (2023). Foto: Suasana malam Tahun Baru 2023 di Monas. (Rumondang Naibaho-detikcom)

Monas jadi salah satu spot malam tahun baru 2025 di Jakarta, karena hampir setiap tahunnya di sekitar kawasan bakal ada acara hiburan. Mulai dari video mapping di monumennya, penampilan band musik, hingga pertunjukan budaya.

Menariknya, kawasan Monas juga menawarkan pemandangan kerlap-kerlip citylight dari gedung pencakar di sekelilingnya. Biasanya, puncak dari perayaannya adalah pesta kembang api.

Alamat: Jl. Medan Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat.

2. Kota Tua Jakarta

Biasanya pada malam tahun baru, akan ada berbagai acara yang diselenggarakan di sekitar kawasan, Mulai dari konser musik, pertunjukan seni, hingga bazar kuliner.

Spot ini bisa jadi alternatif menarik bagi kamu yang yang mencari perayaan tahun baru 2025 di Jakarta, dengan sentuhan kawasan sejarah.

Alamat: Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

3. Bundaran HI

Pergantian tahun baru kian meriah di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Detik-detik jelang 2019, pesta kembang api mewarnai langit.Potret momen pergantian tahun baru kian meriah di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Foto: Rifkianto Nugroho

Lokasi Bundaran Hotel Indonesia sangat strategis, karena ada di jantung kota Jakarta. Menjadikannya cocok jadi spot malam tahun baru 2025.

Kawasan ini menawarkan suasana meriah pada malam pergantian tahun. Tak heran kalau Bundaran HI kerap dijadikan titik bagi ribuan orang berkumpul untuk menyaksikan berbagai acara, termasuk konser musik, pesta jalanan, hingga pertunjukan kembang api di ikon patung Selamat Datang.

Alamat: Putaran Bundaran Hotel Indonesia, Kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

4. Lapangan Banteng

Jadwal Air Mancur Lapangan BantengWarga menyaksikan pertunjukan air mancur menari di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (18/6/2022). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menghadirkan pertunjukan air mancur menari setiap akhir pekan dan terbagi dalam tiga sesi, yakni pukul 18.30 WIB, 19.30 WIB dan 20.15 WIB, setelah dua tahun ditiadakan akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.Ilustrasi suasana saat pertunjukan air mancur di Lapangan Banteng.Foto:ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA

Meskipun tidak sepopuler lokasi-lokasi seperti Monas atau Bundaran HI, tapi Lapangan Banteng bisa jadi spot yang bisa kamu datangi untuk menikmati malam pergantian tahun.

Terlebih, Lapangan Banteng sering dijadikan lokasi acara publik seperti konser musik, festival seni, dan bazar kuliner. Ditambah, aksesnya juga cukup mudah karena ada di tengah kota dan dikelilingi oleh gedung-gedung ikonik dan fasilitas umum.

Alamat: Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat.

5. Central Park Mall

Bagi kalian yang mau nge mal sambil nunggu malam pergantian tahun,Central Park Mall di Jakarta Barat bisa jadi pilihannya. Di sekitar halaman outdoor kawasan ini, biasanya akan dimeriahkan dengan acara hiburan seperti konser musik hingga pesta kembang api yang meriah di beberapa titik sekitar mal.

Alamat: Jl. Letjen S. Parman No.Kav. 28, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat.

6. Pantjoran Chinatown

Pantjoran PIK.Ilustrasi suasana malam di Pantjoran PIK. Foto: Johanes Randy

Pantjoran Chinatown bisa jadi spot tahun baru di Jakarta Utara yang bisa kamu tuju. Ini adalah destinasi yang menggabungkan suasana tradisional ala Tiongkok dengan berbagai restoran, kafe, hingga toko dibalut arsitektur yang unik.

Tempat cocok didatangi bersama keluarga, teman, atau pasangan untuk menyambut perayaan malam tahun baru 2025.

Alamat: kawasan Pantai Indah Kapuk 2, Kamal Muara, Jakarta Utara.

7. Sarinah

Jalan Sudirman-Thamrin memang menjadi salah satu spot menarik untuk merayakan malam Tahun Baru di Jakarta. Terutama bagi mereka yang ingin menikmati suasana perkotaan.

Sarinah juga berada di sekitar jalan ini. Kini, pelataran mal Sarinah kerap mengadakan live music dari band dan penyanyi terkenal secara gratis. Nah, ini bisa jadi spot bagi kamu juga untuk malam tahun baruan.

Alamat: Jl. M.H. Thamrin No.11, RT.8/RW.4, Gondangdia, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat.

8. Area Gelora Bung Karno (GBK)

GBK yang berada di kawasan Jakarta Pusat juga bisa jadi spot pilihan. Pasalnya, di kawasan ini kerap digelar konser musik hingga festival kuliner yang seru dan gratis lho.

Alamat: Jl. Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat.

Setiap tempat punya daya tarik dan titik ramainya tersendiri, dengan acara-acara seru seperti konser musik, pertunjukan kembang api, dan bazar makanan yang biasanya meriah.

Namun perlu diingat kalau setiap tahun, acara dan jadwal perayaan bisa berbeda-beda tergantung pada kebijakan tempat tersebut maupun pihak penyelenggara.

Jadi, pastikan untuk selalu memeriksa update terkait informasi lokasi dan acara yang diselenggarakan supaya kamu bisa merencanakan perayaan malam Tahun Baru sesuai harapan.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Nikmati Mini Musical Fireworks dan Keseruan Akhir Tahun di Mikie Funland



Berastagi

Liburan tahun baru selalu menjadi momen yang dinanti untuk berkumpul bersama orang-orang tersayang dan menciptakan kenangan manis. Menjadi destinasi seru untuk menghabiskan akhir tahun, Mikie Funland Berastagi menjadi pilihan yang tepat!

Pada 31 Desember 2024, Mikie Funland menghadirkan rangkaian acara spesial yang dijamin bikin liburan akhir tahunmu makin berkesan. Mulai dari pertunjukan mini musical fireworks yang memberikan pengalaman liburan spektakuler!

Kembang api yang berkilauan diiringi musik, menciptakan pengalaman visual dan auditori yang tak terlupakan. Acara ini akan membuat malam tahun baru kamu menjadi lebih spesial bersama teman dan keluarga.


Suasana malam akan semakin hangat dengan penampilan dari live acoustic band, iringan musik santai akan menemani kamu menikmati suasana Berastagi yang sejuk.

Buat pecinta kuliner, deretan food truck di Mikie Funland menyajikan berbagai hidangan lezat yang siap memanjakan lidahmu. Mulai dari camilan hingga makanan berat, semua tersedia untuk melengkapi pengalaman seru kamu di sini.

Ajak keluarga dan teman untuk bermain di carnival games yang penuh keseruan. Nggak cuma itu, ada juga photo corner bertema spesial di Lapangan Atlantis, untuk kamu bisa mengabadikan momen akhir tahun yang berkesan.

Catat Tanggalnya:

Tanggal: 31 Desember 2024
Lokasi: Mikie Funland, Berastagi
Jam operasional: 11.00 – 01.00 WIB (dini hari)

Jadikan malam tahun barumu penuh warna dan keseruan di Mikie Funland! Rangkaian acara spesial ini hanya bisa kamu nikmati dengan tiket Mikie Funland. Jangan sampai kehabisan, ya! Pesan tiket dengan mudah melalui detikevent

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com