Tag Archives: area

4 Tips Pilih Lokasi Rumah yang Pas


Jakarta

Memilih lokasi rumah yang tepat adalah kunci untuk menciptakan kehidupan yang nyaman dan harmonis. Mulai dari aksesibilitas hingga keamanan, faktor-faktor penting yang perlu dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan besar ini.

Lokasi rumah yang pas bisa memudahkan kehidupan. Misalnya, rumah yang dekat sekolah, rumah sakit, hingga pasar sangat strategis sehingga tidak perlu keluar jauh-jauh keluar dari rumah untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

Berikut ini beberapa tips untuk membeli rumah dengan lokasi yang pas.


Pertimbangkan Aksesibilitas

Hal pertama yang harus kamu pikirkan adalah aksesibilitas yang mudah dijangkau, mulai dari sekolah, fasilitas umum, hingga tempat kerja. Kamu wajib mencari tahu jarak dari rumah sakit, supermarket, dan pusat perbelanjaan lainnya agar mempermudah dalam urusan kamu sehari-hari.

Melansir agungsedayu.com, jika kamu mengandalkan transportasi umum pilih lokasi yang dekat dengan halte, stasiun, sekolah, dan rumah sakit. Hal ini mempermudah kamu dalam melakukan mobilitas sehari-hari, baik berangkat kerja ataupun mengantar anak ke sekolah.

Keamanan Lingkungan

Fasilitas yang dekat dapat meningkatkan keamanan, lakukan juga riset tingkat kriminalitas di area tersebut, memilih lingkungan yang aman sangat penting untuk keselamatan keluarga kamu. Amati lingkungan sekitar, pastikan itu mencerminkan gaya hidup yang kamu inginkan, baik untuk keluarga maupun bersosialisasi.

Rencana Pengembangan Masa Depan

Kamu harus mencari tahu tentang rencana pengembangan di daerah yang akan kamu tempati, memahami potensi pertumbuhan nilai properti sangat membantu dalam investasi jangka panjang.

Kenali Komunitas atau Organisasi Setempat

Berinteraksi dengan tetangga dapat memberikan gambaran tentang komunitas atau kegiatan di daerah tersebut, lingkungan yang suportif dapat meningkatkan kualitas hidup kamu dan keluarga. Dengan mengikuti tips ini kamu dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam memilih lokasi rumah yang ideal untuk keluarga kamu, temukan lokasi yang tepat dan nikmati kehidupan yang nyaman dan aman.

Itulah beberapa tips untuk mendapatkan rumah dengan lokasi yang pas.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Catat Ya! Ini 3 Lokasi Terbaik Taruh Kotak Pasir Kucing


Jakarta

Menyediakan kotak pasir atau litter box sangat diperlukan bagi kalian yang memelihara kucing. Saat ingin menaruh kotak pasir ini jangan sembarangan ya, karena ada area terbaik untuk meletakkannya.

Kotak pasir ini berfungsi sebagai media buang air besar maupun kecil oleh kucing. Dikutip dari The Spruce Pets, pemilik kucing disarankan untuk memiliki lebih dari satu kotak pasir. Hal itu karena kadang-kadang kucing tidak mau buang air besar maupun kecil di tempat yang sama.

Ada beberapa area yang menjadi tempat terbaik meletakkan kotak pasir lho detikers. Di mana saja itu? Berikut ini informasinya.


Jauh dari Tempat Makan

Jangan taruh kotak pasir di dekat tempat makan kucing karena alasan kebersihan. Sebaiknya, pemilik kucing menyimpan kotak pasir terpisah dari area makan.

Lokasi Mudah Diakses

Pastikan lokasi kotak pasir mudah diakses untuk kucing. Jangan sampai menaruhnya di tempat yang perlu membuka atau menutup pintu terlebih dahulu.

Disarankan juga untuk meletakkan kotak pasir di tempat yang tidak perlu naik-turun tangga. Jika meletakkan kotak pasir di lantai atas bisa saja membuat anak kucing atau kucing yang sudah tua enggan menggunakannya di sana. Sebab, harus menaiki tangga terlebih dahulu.

Area yang Sepi

Kucing menyukai privasi yang terjaga. Maka dari itu, meletakkan kotak pasir di tempat yang sepi bisa menjadi pilihan yang baik.

Pemilik kucing bisa meletakkan kotak pasir di kamar mandi tamu yang jarang dipakai. Jika ingin menaruh kotak pasir di ruang cuci, pastikan menempatkannya jauh dari mesin cuci karena suaranya yang berisik bisa membuat kucing stres.

Itulah beberapa lokasi terbaik untuk menaruh kotak pasir kucing.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Spot-spot Nongkrong Estetik di Taman Ismail Marzuki, Catat ya!



Jakarta

Taman Ismail Marzuki (TIM) bisa menjadi pilihan sebagai tempat nongkrong hemat. Apa saja spotnya? Catat ya traveler!

Selain karena gratis, kawasan TIM juga memiliki spot-spot yang estetik untuk berfoto bersama teman-teman atau untuk selfie.

Letaknya berada di pinggir Jalan Cikini Raya Nomor 73, Menteng, Jakarta Pusat. Biasanya masyarakat ramai mengunjungi tempat ini ketika sore hari.


Entah itu sehabis para pelajar usai sekolah ataupun pekerja di sekitar area itu yang hendak rehat sejenak untuk sekadar duduk-duduk santai.

Salah satu petugas keamanan yang berjaga di Taman Ismail Marzuki mengatakan, ketika sore hari tiba yang ditandai mulai banyaknya pedagang yang berjualan, di situlah waktu yang biasanya mulai banyak berdatang masyarakat untuk menikmati sore hari di Cikini.

Ketika detikTravel berada di Taman Ismail Marzuki dan waktu tepat menunjukkan sekitar pukul 15.45 WIB. Betul saja para pedagang pun mulai bermunculan di area depan Taman Ismail Marzuki.

Kemudian tak lama berselang, masyarakat yang entah keluar dari gedung-gedung di area Taman Ismail Marzuki atau sekelilingnya mulai menghampiri pinggiran jalan itu.

Selain pinggiran Jalan Cikini atau area depan Taman Ismail Marzuki, area mana saja sih yang biasa dijadikan tempat nongkrong oleh masyarakat, yuk simak beberapa pilihan spotnya.

1. Depan Patung Ismail Marzuki

Tempat ini biasa dijadikan area untuk duduk-duduk santai masyarakat yang hendak menunggu transportasi atau pun yang memang sengaja menjadikan area tersebut sebagai spot nongkrong mereka.

Selain itu, tepat tak jauh dari patung tersebut ada photo box yang bisa dicoba oleh masyarakat dengan latar belakang patung Ismail Marzuki.

2. Tangga Gedung Ali Sadikin

Sebelum masuk ke dalam gedung ini, kamu harus menaiki beberapa anak tangga untuk akses menuju ke Perpustakaan Jakarta. Nah anak tangga inilah yang biasanya juga dijadikan area nongkrong oleh masyarakat.

tempatnya teduh juga bersih, begitu nyaman untuk duduk-duduk sore sambil bercengkrama dengan teman-teman.

3. Kolam Planetarium

Tempat Nongkrong di Taman Ismail MarzukiTempat Nongkrong di Taman Ismail Marzuki Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Jika masuk ke outdoor di dalam area Taman Ismail Marzuki dan berada dekat Planetarium, kamu akan menemukan sebuah kolam yang cukup luas.

Di tempat ini pula terdapat area luas yang biasa dijadikan tempat duduk-duduk santai oleh masyarakat dan biasanya pula area ini dijadikan tempat untuk latihan menari oleh para pelajar.

Menurut petugas keamanan lainnya yang berada di Taman Ismail Marzuki, Mukti mengatakan untuk aktivitas nongkrong ini diperbolehkan selagi tidak melakukan hal-hal di luar aturan yang sudah ada.

Kegiatan melanggar norma hingga membuang sampah sembarangan sudah tentu dilarang di sini. Sedangkan untuk waktu, terbilang begitu leluasa karena warga bisa nongkrong hingga malam.

“Kalau untuk jam operasional itu kita di Taman Ismail Marzuki itu di jam 07.00 pagi mungkin sudah bisa diakses untuk umum hanya saja belum bisa masuk ke area dalam venue, karena untuk venue sendiri dibuka ketika ada kegiatan paling yang bisa diakses itu area outdoor. Dan terkait untuk jam operasional itu sebenarnya kita ada di jam 09.00 sampai 22.00 WIB,” ungkap Mukti.

Jadi buat kamu yang nyari tempat nongkrong murah dan estetik bisa langsung datang ke Taman Ismail Marzuki. Selain nongkrong-nongkrong di Taman Ismail Marzuki, kamu juga bisa kunjungi Perpustakaan Jakarta.

Taman Ismail Marzuki dengan bangunan yang berkonsep minimalis ini cocok untuk dijadikan latar belakang foto yang keren.

4. Perpustakaan Jakarta

Rasanya seperti kurang afdol jika berkunjung Ke Taman Ismail Marzuki tanpa mengunjungi Perpustakaan Jakarta yang berada di Gedung Ali Sadikin.

Bukan hanya jadi tujuan tempat baca saja, banyak dari pengunjung yang datang ke sana juga menjadikan perpustakaan tersebut sebagai tempat berfoto karena areanya yang estetik, belum lagi suasana di dalam yang nyaman bikin betah buat nongkrong berlama-lama.

5. Tangga Kecil Dekat Masjid Amir Hamzah

Buat kamu yang belum tahu spot nongkrong estetik lainnya di Taman Ismail Marzuki, ini adalah salah satunya.

Tak terlalu jauh dari Masjid Amir Hamzah terdapat beberapa anak tangga yang bisa dijadikan tempat duduk-duduk santai, tempat yang hening dan sejuk (sore hari) cocok banget buat kamu yang ingin suasana lebih tentram dibanding nongkrong di area depan Taman Ismail marzuki.

6. Foodcourt Gedung Ali Sadikin

Buat kamu yang ingin nongkrong dan sambil makan-makanan berat, tempat ini cocok banget deh. Berada di lantai satu, foodcourt ini bisa jadi pilihan kamu ketika ingin nongkrong tapi perut keroncongan.

Di sini terdapat berbagai pilihan makanannya mulai dari kudapan berat hingga cemilan, dan tentunya juga minuman. Tak jauh dari foodcourt juga terdapat kursi panjang yang dilengkapi dengan meja, bisa bengat buat menikmati makanan kalau kursi di depan foodcourt penuh.

(wsw/fem)



Sumber : travel.detik.com

Taman Situlembang, Destinasi Sejuk dan Asri di Jakpus



Jakarta

Taman kota bisa menjadi pilihan traveler untuk menghabiskan waktu bersama orang tercinta atau menyendiri untuk mengusir penat. Taman Situlembang di Jakarta Selatan memberikan momen tersebut.

Tak perlu mengeluarkan kocek besar, cukup dengan membeli makanan dan minuman di pinggir taman atau bahkan membawa perbekalan dari rumah, traveler sudah bisa menikmati sejuknya udara Jakarta. detikTravel pun berkunjung tepat saat sore tiba, Jumat (19/7/2024).

Saat tiba di taman, atraksi air mancur pun langsung menyambut, beruntung karena air mancur di tengah danau itu tak selalu beroperasi. Menurut petugas yang berjaga air mancur akan beroperasi dua jam sekali.


Benar saja tak lama berselang, air mancur pun terhenti. Sedikit mencari keringat dengan berkeliling beberapa kali mengitari taman yang kurang lebih 14.700 meter persegi ini cukup membuat nafas terengah-engah, selagi berjalan banyak masyarakat yang duduk santai di setiap area taman.

Duduk di pinggir danau pun menjadi spot yang menyenangkan bagi masyarakat, belum lagi terdapat kawanan bebek yang tengah berenang. Tapi hati-hati juga karena terdapat dua soang yang kerap ‘iseng’ mengejar pengunjung.

Pengunjung yang menjadi sasaran angsa itu adalah Liora dan Sheila. Sempat ketakutan mereka pun akhirnya tenang setelah soang-soang itu pergi. Kedua sahabat tersebut datang dari Depok ke Taman Situlembang memang untuk menikmati sore.

Taman Situlembang, Menteng, Jakarta PusatTaman Situlembang, Menteng, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

“Waktu itu sih ngeliat di Instagram ada postingan taman ini viral terus kan saya sendiri juga suak taman jadi pengen lihat ke sini. Kita di sini dari jam setengah empat sih, suasananya enak nyaman karena di dalam perumahan juga sih,” katanya.

Selain cocok untuk duduk-duduk santai menghadap danau, suasana sejuk nan rimbun juga tercipta karena banyaknya pepohonan yang ada di Taman Situlembang. Berbagai pohon ada di taman ini seperti mahoni, buni, beringin, tabebuya, angsa hingga tanjung dan bunga-bunga indah yang ditanam di sisi danau.

Terlihat keluarga yang membawa anak-anak untuk bermain di area taman, ada yang bermain dengan bebek hingga bermain di wahana anak seperti perosotan dan ayunan. Novian salah satu yang mengajak keluarganya untuk berkunjung ke Taman Situlembang.

Baginya berkunjung ke sini jika sore maupun pagi adalah waktu yang tepat untuk menikmati hari, belum lagi momen bersama keluarga bisa lebih seru ketika berkunjung ke taman.

“Kalau main di sini nyaman sih sejuk apalagi kalau pagi dan sore itu suasananya dapet sih untuk kita duduk-duduk santai bareng keluarga. Saya dari Matraman sengaja untuk datang ke sini karena untuk main-main sama keluarga atau kumpul-kumpul bareng kan enak di sini,” kata Novian sambil menggendong anaknya.

Momen nyaman pun dirasakan oleh Ahmad, duduk-duduk santai di sore hari dengan minuman dingin yang ia pesan adalah kenikmatan yang tak bisa dibeli. Bersama kedua temannya ia datang dari Kwitang untuk sekadar nongkrong menikmati matahari terbenam.

Taman Situlembang, Menteng, Jakarta PusatTaman Situlembang, Menteng, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

“Datang ke sini udah sering sih buat nongkrong, di sini tuh udaranya seger, adem, terus banyak pohon. Biasanya di sini dari jam empat sampe sebelum Maghrib, ya gini aja nongkrong sambil ngopi,” katanya.

Taman Situ Lembaga ini menjadi tempat yang murah meriah juga mudah dicapai oleh masyarakat yang ingin menikmati suasana asri tanpa harus mengeluarkan kocek tinggi. Setiap harinya banyak masyarakat yang datang ke Taman Situlembang ini terutama di pagi dan sore hari, masyarakat juga bisa datang ke sini setiap harinya mulai dari jam 06.00 hingga 17.00 WIB.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Santai Bisa, Olahraga Boleh di Tengah Kawasan Bisnis Jaksel



Jakarta

Ada spot asyik untuk nongkrong sekaligus olahraga ada di tengah kawasan bisnis di bilangan Jakarta. Dengan view gedung-gedung pencakar langit membuat tempat ini bak berada di luar negeri.

River Walk Epicentrum, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan ini begitu ikonik dan kerap dijadikan tempat untuk bersantai di tengah kota. detikTravel pun mendatangi area yang dibangun oleh mantan orang nomor satu di Jawa Barat kala itu, Ridwan Kamil.

Di tahun 2005 sebelum menjadi Gubernur Jabar, RK bersama tim yang lain bekerja sama membangun tempat yang indah ini. Didapuk sebagai arsitek dengan tangan dinginnya ia menyulap area kosong jadi tempat yang kini banyak didatangi orang-orang.


Menurut petugas keamanan wilayah Epicentrum, Purnama, mengatakan River Walk Epicentrum ini banyak dijadikan arena olahraga dan juga bersantai-santai.

“Beres (adzan) ashar tuh jam-jam empatan mulai banyak yang lari satu, dua, tiga orang, nanti jam lima udah mulai rame. Kalau pagi orang-orang biasa lari di sini jam setengah enam,” kata Purnama kepada detikTravel, Selasa (30/7/2024).

Menurut Purnama yang menikmati tempat ini bukan hanya warga apartemen di sekitaran River Walk Epicentrum saja, tapi juga warga-warga lainnya di sekitar wilayah ini juga kerap menikmati hari ini di sini. Terlebih, saat akhir pekan seperti Sabtu dan Minggu.

“Kalau Sabtu-Minggu apalagi wah… orang-orang kampung pada ke sini, ada yang bawa anak, rame lah. Sabtu pagi atau Minggu pagi tuh rame,” ujarnya.

Ia juga mengingat masa sebelum pandemi Covid-19 dan sekarang ini berbeda. Kala itu Purnama menuturkan lebih banyak lagi masyarakat yang berkunjung ke River Walk Epicentrum ini.

Memang kawasan River Walk Epicentrum ini menyuguhkan tempat yang sejuk walaupun terletak di tengah jalan dan berada di samping Kali Cideng. Yang menariknya kebersihan kali di River Walk Epicentrum yang panjangnya sekitar 500 meter dengan lebar 8 meter ini terbilang cukup bersih dan tidak tercium bau apapun.

“Efek sebelum pandemi sama setelah pandemi beda jauh, dulu sebelum pandemi buset widih dari mana-mana datang ke sini. Orang-orang dari luar (kawasan Epicentrum) parkir motor, mobilnya di mana gitu terus ke sini, sekarang udah jarang nggak kaya dulu lagi,” kata dia.

Lelaki yang telah bertugas kawasan ini dari tahun 2016 itu, melanjutkan kalau banyak masyarakat yang menikmati River Walk Epicentrum ini hingga malam hari. Kawasan ini memang tak ada jam operasional, akan selalu hidup 24 jam.

“Nggak ada, ini kan 24 jam kawasan ini tuh. Selalu open 24 jam nggak ada penutupan, pembatasan nggak ada,” ujar dia.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Terpikat Pemandangan Gedung Pencakar Langit Jakarta di Tanjakan 13



Jakarta

Banyak cara menikmati kota Jakarta yang sibuk. Salah satunya dengan melihat indahnya pemandangan gedung pencakar langit di Tanjakan 13, Mall Kuningan City.

Tanjakan 13 menyuguhkan panorama gedung-gedung pencakar langit di Jakarta. Tempat ini jadi spot menarik muda-mudi untuk menghabiskan waktu dengan menikmati Kota Jakarta dari ketinggian.

Beberapa waktu lalu, Tanjakan 13 Mall Kuningan City memang ramai berseliweran di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan TikTok.


Di sini tak perlu khawatir jika butuh camilan untuk menghabiskan waktu, karena di Tanjakan 13 ini tersedia beberapa kafe yang menyuguhkan aneka hidangan makan dan minuman bagi pengunjung yang datang.

Waktu yang tepat untuk berada di rooftop mal ini adalah sore menjelang malam, karena pemandangan gedung-gedung tinggi akan lebih indah saat lampu-lampunya mulai menyala.

Tanjakan 13 Kunigan City MallTanjakan 13 Kuningan City Mall Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Tim detikTravel datang ke Tanjakan 13 sekitar pukul 17.00. Kami menikmati langsung pemandangan gedung-gedung bertingkat itu seperti dalam unggahan di media sosial.

Banyak pengunjung datang karena penasaran dan memang biasa menjadi tujuan nongkrong di wilayah sini. Nur Afifah sudah kesekian kalinya bersantai di Tanjakan 13.

Bersama teman-temannya, ia kerap habiskan waktu sore hari di tempat ini. Memang menurutnya jam-jam tersebut merupakan waktu yang tepat berkunjung ke Tanjakan 13.

Tentunya karena area rooftop ini adalah outdoor sore hari jadi waktu yang pas agar tidak merasakan panas Jakarta yang begitu menyengat kala siang.

“Sore hari sih enak buat di sini tuh, terus kan cuacanya mulai agak adem jadi makin nambah nyaman nongkrongnya. Di sini tempat nongkrongnya juga asik banyak makanan dan minuman,” katanya kepada detikTravel.

Tanjakan 13 Kunigan City MallTanjakan 13 Kuningan City Mall Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Betul saja, semakin matahari terbenam area ini semakin ramai pengunjung. Banyak pengunjung yang bersiap dengan kamera handphonenya untuk mengabadikan gambar dan memang pemandangan gedung-gedung kala malam merupakan pemandangan yang berbeda.

Salah satu pengunjung yang baru pertama kali ke sini adalah Tika, perantau asal Bandung ini awalnya melihat di media sosial tentang Tanjakan 13 di Mall Kuningan City. Ia tak menyangka bahwa melihat pemandangan yang seperti ini.

“Ini jadi pengalaman baru juga buat aku, selama ini baru lihat langsung pemandangan seperti ini. Ternyata Jakarta keren banget kalau malam gedung-gedungnya,” papar Tika.

Kawasan Tanjakan 13 ini bisa dinikmati setiap harinya hingga menjelang tengah malam sekitar pukul 22.30 WIB. Akses untuk berada di Tanjakan 13 ini pengunjung tinggal menggunakan lift untuk naik ke P7, setelah itu tinggal keluar untuK ke area terbuka.

“Kita pemberitahuan untuk clear area jam 22.00, untuk bener-bener clear areanya paling lambat jam 22.30,” ucap petugas keamanan di sana, Eriyanto.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

5 Tempat Hits di Jakarta Selatan dari Cafe sampai Public Space


Jakarta

Sebagai kota megapolitan, Jakarta tentu punya banyak tempat hits yang tidak hanya populer di kalangan penduduk lokal tapi juga pengunjung dari luar kota.

Banyak yang bilang kalau setiap sudut kota ini menyajikan tempat-tempat unik. Mulai dari kafe-kafe trendi dan Instagramable, pusat hiburan modern, hingga destinasi kuliner.

Tempat Hits di Jakarta Selatan

1. M Bloc Space

M Bloc Space di Blok MM Bloc Space. Foto: Johanes Randy

M Bloc Space jadi salah satu tempat hits di Jakarta Selatan yang menggabungkan seni, kreativitas, dan kuliner dalam satu lokasi yang trendi. Lokasinya ada di Jalan Panglima Polim Nomor 37, RW 1, Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.


Di sini, pengunjung bisa menikmati beragam aktivitas mulai dari workshop kreatif, konser live, hingga festival kuliner.

M Bloc Space buka setiap hari dari jam 09.00 – 24.00 WIB. Namun, setiap tenant F&B di sana waktu beroperasinya bisa berbeda-beda.

2. Blok M

Di Bulungan Blok M Ada Nasi Bebek Super Pedas hingga Gultik Stiker yang ViralArea Blok M Plaza dan para pedagang gultik (gulai tikungan). Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Blok M juga jadi kawasan tempat hits di Jakarta yang terkenal dengan keanekaragaman kuliner ataupun hiburan. Sebagai salah satu kawasan ikonik di Jakarta, Blok M menawarkan suasana yang hidup dan beragam aktivitas menarik.

Di sini, kita bisa menjelajahi pasar, pusat perbelanjaan, dan berbagai kafe serta restoran. Bahkan, sampai malam hari Blok M juga masih ramai.
Salah satu spot yang wajib kamu kunjungi di Blok M di antaranya gultik (gulai tikungan) Blok M, Taman Literasi, Mal Blok M Square, ataupun Mal Blok M Plaza.

3. Jalan Senopati

Jalan Senopati terkenal dengan pilihan kafe, restoran, dan bar trendi serta Instagramable yang sangat terkenal di kalangan anak muda dan profesional. Tempat ini juga terletak di kawasan yang strategis.

Dengan berbagai tempat makan dan hiburan yang menarik, Jalan Senopati menjadi destinasi yang sangat dicari bagi mereka yang ingin merasakan suasana metropolitan dan stylish di Jakarta Selatan.

4. Sudirman Central Business District (SCBD)

SCBD JakartaGedung tinggi di kawasan SCBD Jakarta Foto: Angga Aliya ZR Firdaus/detikcom-gedung

Kawasan SCBD dikenal sebagai salah satu pusat bisnis yang ada di Jakarta, yang penuh dengan gedung-gedung perkantoran tinggi.

Selain itu, SCBD juga dikenal dengan kehidupan malam yang menawarkan berbagai pilihan restoran, bar, dan kafe trendi yang populer di kalangan masyarakat Jakarta.

Misalnya Lucy in The Sky, Beer Garden, Odysseia, hingga Bukanagara Coffee & Roastery. Beberapa tempat tadi bisa kamu kunjungi ketika ada kawasan SCBD Jakarta Selatan.

5. Tebet Ecopark

Sejumlah warga bermain di wahana yang tersedia di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2024). Taman seluas 7,3 hektar yang bisa diakses secara gratis oleh warga tersebut menjadi pilihan favorit warga Jakarta dan sekitarnya untuk memanfaatkan libur panjang akhir pekan dan cuti bersama yang bertepatan dengan hari Kenaikan Isa Almasih. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YUSejumlah warga bermain di wahana yang tersedia di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2024). Taman seluas 7,3 hektar yang bisa diakses secara gratis oleh warga tersebut menjadi pilihan favorit warga Jakarta dan sekitarnya untuk memanfaatkan libur panjang akhir pekan. Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

Tebet Ecopark adalah salah satu taman yang hits di daerah Jakarta Selatan. Terletak di kawasan Tebet, taman kota dikenal karena desain dan ruang terbuka yang luas.

Tebet Ecopark juga menyediakan berbagai fasilitas untuk aktivitas outdoor, termasuk jalur jogging, area bermain anak-anak, dan taman-taman tematik untuk rekreasi serta edukasi. Selain itu, Tebet Ecopark sering menjadi lokasi berbagai acara komunitas.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Bukan Ubud, Sawah Hijau nan Viral Ini Ada di Bandung



Bandung

Tak perlu jauh-jauh ke Ubud, Bali untuk menyaksikan pemandangan sawah nan hijau. Cukup ke Bandung saja, traveler bisa melihat pemandangan sawah seindah Ubud.

Pemandangan persawahan selalu menjadi daya tarik bagi wisatawan. Objek wisata yang menampilkan persawahan biasanya terdapat di Ubud, Bali.

Namun kali ini traveler bisa menikmati pemandangan alam dengan sepuas-puasnya di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Area persawahan tersebut menunjukkan pemandangan yang menarik.


Di tengah-tengah sawah itu terdapat jalan setapak penghubung Kampung Cihamerang, Desa Batu Karut, dan Kampung Cisema, Desa Mangunjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung.

Pada lokasi tersebut terdapat beberapa saung yang kerap digunakan warga untuk beristirahat kala tengah menanam padi. Sehingga suasana persawahan tetap asri dan sejuk.

Area persawahan tersebut kali ini telah menjadi primadona masyarakat. Hal tersebut terjadi kala beberapa warga mengunjungi lokasi tersebut dan mengunggahnya di sosial media. Bahkan masyarakat mengenal lokasi tersebut dengan nama Cisema Banjaran.

Banyak masyarakat bekunjung ke lokasi persawahan tersebut sambil berolahraga. Kemudian beberapa warga lainnya datang dengan menggunakan sepeda.

Beberapa masyarakat ada yang datang hanya menikmati beberapa kuliner hingga berswafoto. Mereka mayoritas datang bersama keluarga dan kerabatnya.

Kondisi ramainya wisata pemandangan sawah di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung.Pemandangan sawah di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Warga Banjaran, Weni Maulani (47) mengatakan, sengaja mengunjungi lokasi tersebut pasca viral di sosial media. Dirinya datang bersama anak-anaknya sejak pagi hari.

“Iya sengaja dateng ke sini dari Banjaran. Saya dari jam 7 pagi sudah di sini,” ujar Weni, kepada detikJabar, Minggu (6/10/2024).

Weni mengaku mengetahui tempat tersebut sejak dahulu. Namun kata dia, semenjak tempat tersebut viral menjadi banyak dikunjungi orang-orang.

“Memang sudah tahu tempat ini. Cuma dulu mah belum seramai ini, karena udah viral jadi sudah ramai, banyak warung-warung juga,” katanya.

Pihaknya mengaku sangat menikmati area persawahan tersebut. Sehingga dirinya bisa menikmati kuliner dan pemandangan yang ada.

“Memang baru ke sini lagi. Tadi makan baso tahu aja. Saya pengen mah lebih diperbanyak gazebo-gazebonya. Jadi lebih tertata lagi lokasinya,” jelasnya.

Sementara itu, warga setempat, Dedi (42) mengungkapkan awalnya terdapat beberapa orang yang bersepeda ke lokasi tersebut. Kemudian orang tersebut langsung membuat video dan menggunggah ke sosial media.

“Ini mulai ramai itu awalnya sekitar sebulan yang lalu ada yang maen sepeda, terus di upload videonya ke sosial media. Setelah itu ramai, dan viral aja sekarang,” kata Dedi.

Dedi menjelaskan area persawahan tersebut merupakan milik warga. Sehingga objek wisata tersebut tidak ditarif biaya apapun.

“Sawah milik warga, dan ini juga akses jalan warga. Jadi memang iya engga di tarif aja,” bebernya.

Dengan banyaknya masyarakat datang ke lokasi tersebut banyak warga yang terbantu. Pasalnya beberapa warga memutuskan untuk berjualan di lokasi tersebut.

“Alhamdulillah bisa membangun ekonomi masyarakat. Mohon dijaga kebersihannya. Terus kalau bisa jangan mengganggu sawahnya,” pungkasnya.

——-

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

7 Taman Cantik di Jaksel yang Gratis dan Dekat Halte, Tempat Piknik-Nongkrong


Jakarta

Jakarta Selatan punya banyak ruang terbuka hijau seperti taman yang bisa diakses gratis. Kawasan tamannya ditata rapi cantik serta dilengkapi fasilitas penunjang sehingga menarik banyak pengunjung datang.

Di taman-taman ini, traveler dapat melakukan berbagai aktivitas mulai dari duduk-duduk santai, berfoto ria, berolahraga, bermain, hingga piknik seru bersama teman atau pasangan. Lantas, apa saja taman estetik yang gratis di Jakarta Selatan? Simak rekomendasinya di bawah ini.

Taman Gratis di Jakarta Selatan

Ada banyak taman indah di Jakarta Selatan yang tidak dikenai biaya tiket masuk alias gratis. Mengutip catatan detikcom, berikut deretannya:


1. Tebet Eco Park

Aktivitas pengunjung di Tebet Eco Park, Jakarta, saat Idul Adha 2023.Pengunjung piknik dan duduk santai di samping Infinity Link Bridge, Tebet Eco Park. Foto: Rumondang Naibaho/detikcom
  • Lokasi: Jl. Tebet Raya, Tebet
  • Jam Buka: Senin-Minggu, Sesi 1: 06.00-11.00 dan sesi 2: 13.00-18.00

Kalau ingin duduk-duduk santai di bawah pohon, piknik seru, hingga bermain di playground, Tebet Eco Park bisa jadi pilihan. Infinity Link Bridge setinggi 6 meter yang menghubungkan taman utara dan selatan menjadi spot foto favorit di tempat ini.

Taman di Tebet ini punya ruang hijau cukup luas yang ditata rapi dan dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang. Di sekitar taman juga banyak ditemukan kafe, tempat makan, dan pedagang kaki lima yang bisa didatangi saat perut keroncongan.

Tebet Eco Park bisa dijangkau dengan KRL dan bus Transjakarta. Traveler dapat turun di Stasiun Tebet, keluar di Plaza Barat, dan lanjut menaiki Mikrotrans Jak-18. Kalau naik Transjakarta pilih koridor 7D, 9, 9A, atau 13F dan turun di Halte Tebet Eco Park. Dilanjutkan berjalan kaki atau bersepeda dengan jarak sekitar 300 meter ke area taman.

2. Taman Langsat

  • Lokasi: Jl. Barito, Kramat Pela, Kebayoran Baru
  • Jam Buka: Setiap hari, 06.30-17.00 WIB

Taman Langsat viral di media sosial sebagai lokasi piknik estetik dengan danau dipenuhi teratai cantik dan beberapa ekor bebek yang ke sana kemari.

Area taman ini juga cukup luas dan dikelilingi banyak pohon tinggi yang rindang. Traveler dapat memilih spot piknik di bawah pohon atau di pinggir danaunya.

Untuk ke sini dapat menaiki MRT dan turun di Stasiun Blok M BCA. Keluar melalui pintu C ke arah Jalan Mahakam dan berjalan sekitar 9 menit untuk sampai di lokasi.

3. Taman One Satrio Kuningan

Warga menikmati suasana Imlek di One Satrio, kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Senin (23/1/2023).‘Taman Kota’ One Satrio di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. Foto: Ari Saputra
  • Lokasi: Jl. Mega Kuningan Kav. E 1, Karet Kuningan, Setiabudi
  • Jam Buka: Setiap Hari, 10.00-22.00 WIB

Kawasan Mega Kuningan punya area terbuka dengan taman dan banyak tenant yaitu One Satrio. Tempat ini dilengkapi jogging track hingga playground untuk anak.

Tidak seperti taman pada umumnya, area ini punya view gedung-gedung tinggi karena memang letaknya yang berada di tengah perkotaan. Cocok banget sebagai tempat rehat sejenak setelah seharian bekerja.

Taman One Satrio bisa dijangkau dengan bus Transjakarta, KRL, MRT, maupun LRT. Naik KRL turun di Stasiun Tebet lanjut naik bus Transjakarta koridor 6D. LRT turun di Stasiun Kuningan dan jalan sedikit menuju lokasi. Kalau naik MRT turun di Stasiun Istora Mandiri lalu keluar dari pintu B. Jalan kaki sedikit dengan melewati pintu 7 GBK.

4. Urban Forest Cipete

Urban Forest CipeteUrban Forest Cipete Foto: Putu Intan/detikcom
  • Lokasi: Jl. RS Fatmawati Raya, Cilandak
  • Jam Buka: Setiap hari, 07.00-22.00 WIB

Urban Forest Cipete memiliki ruang terbuka hijau yang mirip taman atau hutan kota. Kawasannya adem juga sejuk dengan pepohonan hijau yang rindang. Area rerumputannya bisa digelar alas duduk sebagai lokasi piknik.

Sejumlah kafe dengan menu bervariasi bisa ditemukan di sini. Ada El Profesor dengan steak wagyunya, pizza ala Italia dari Solo Pizza, hidangan Jepang di Kohai Izakaya, hingga gelato dari Rivareno.

Urban Forest Cipete dapat dijangkau menggunakan MRT dengan turun di Stasiun Cipete Raya. Keluar melalui pintu Exit D yang mengarah ke Jalan BDN Raya dan berjalan kaki sekitar 50 meter untuk sampai ke lokasi.

5. Taman Literasi Christina Martha Tiahahu

taman Literasi Blok M atau Taman Literasi Martha Christina TiahahuTaman Literasi Blok M atau Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Foto: Weka Kanaka/detikcom
  • Lokasi: Jl. Sisingamangaraja, Melawai, Kebayoran Baru
  • Jam Buka: 24 Jam

Taman Literasi terletak di kawasan Blok M. Traveler dapat membaca buku atau mengerjakan tugas di perpustakaan yang ada di sana.

Bisa juga sekadar duduk di pinggir kolam atau area atasnya sambil nongkrong bersama teman serta menikmati night vibesnya yang ramai. Ada banyak tenant makanan dan minuman hingga photobooth yang dapat dijajal di sini.

Kalau mau ke sini, bisa gunakan MRT atau bus Transjakarta. Naik bus yang menuju Blok M dan turun di Halte Kejaksaan Agung. Keluar dari halte dan jalan sedikit untuk sampai di taman. Jika naik Mrt, turun di Stasiun Blok M BCA dan Taman Literasi tepat berada di bawahnya.

6. Cibis Park

Ingin melepas penat dari hiruk-pikuk dan rutinitas kerja. Warga Jakarta Selatan bisa coba datangi CIBIS Park, tempatnya yang nyaman cocok untuk bersantai di akhir pekan.Cibis Park di Cilandak, Jakarta Selatan. Foto: Muhammad Lugas Pribady
  • Lokasi: Jl. TB Simatupang, Cilandak Timur, Pasar Minggu
  • Jam Buka: Setiap Hari, 08.00-22.00 WIB

Taman satu ini mirip One Satrio dengan dikelilingi banyak tenant makanan dan minuman yang menawarkan menu bervariasi. Pembedanya, terdapat kolam ikan koi di tengah Cibis Park. Traveler dapat memberi makan ikan dengan pakan yang dijual di sekitar kolam.

Pengunjung juga bisa melakukan aktivitas olahraga seperti jogging di track yang tersedia, bersepatu roda, maupun pound fit. Sekadar duduk santai di pinggir kolam sambil menikmati Semilir angin juga bisa dipertimbangkan.

Untuk ke sini dapat menaiki bus Transjakarta rute Rambutan-Lebak Bulus lalu turun di Halte Ampera, terletak di depan Gedung TMT setelah lampu merah Cilandak. Jika naik KRL, turun di Stasiun Pasar Minggu lanjut gunakan Mikrotrans Jak 47 dan turun di depan Cibis Park.

7. Taman Ayodia

  • Lokasi: Jl. Lamandau III, Kramat Pela, Kebayoran Baru
  • Jam Buka: 24 Jam

Taman satu ini juga berada dekat dengan kawasan Blok M. Lokasinya bahkan bersebelahan persis dengan Taman Langsat, tetapi luas areanya lebih kecil.

Taman Ayodia cocok banget sebagai tempat bengong, nongkrong, serta ngobrol bersama teman maupun pacar. Di sekitar taman juga terdapat banyak kuliner sehingga traveler bisa sekalian jajan mengisi perut.

Tempat ini bisa dijangkau dengan menaiki MRT dan turun di Stasiun Blok M BCA. Lanjut berjalan kaki sebentar untuk sampai di lokasi.

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

5 Wisata Bernuansa Alam di Tangerang dan Tangerang Selatan, Mana Favoritmu?



Jakarta

Banyak tempat menarik yang bernuansa alam yang bisa kamu kunjungi di Tangerang dan Tangerang Selatan, lho. Mulai dari taman rekreasi ramah keluarga hingga aviary park.

detikcom telah merangkum nih, Senin (10/2/2025) tempat di Tangerang dan Tangsel yang punya nuansa alam yang bisa kamu kunjungi bersama teman dan keluarga.

1. Aviary Park Bintaro

Aviary Park BintaroAviary Park Bintaro (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Aviary Park berlokasi di Jalan Bintaro Creative District no 15 Bintaro Jaya. Lokasinya tak jauh dari Stasiun Pondok Ranji dan bisa ditempuh berjalan kaki kok.


Di sini, areanya dibagi dalam lima ekosistem, yakni Desert (gurun pasir), Savanna, Rainforest (Hutan Hujan), Swamp (Rawa) dan Lake (Danau). Beragam satwa menarik bisa kamu lihat di sini.

Selain itu, ada pertunjukan burung lho di sini. Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 09.00-18.00 WIB.

Adapun harganya tiketnya, untuk weekday, anak-anak Rp 98 ribu dan dewasa Rp 118 ribu. Nah, saat weekend anak-anak Rp 118 ribu dan dewasa Rp 138 ribu.

2. Jasmine Park

Bisa dikatakan Jasmine Park seperti mini zoo, karena beragam hewan gemas bisa ditemukan di sini. Harga tiket masuk mulai Rp 20 ribu.

Jasmine Park berada di Cisauk, Kabupaten Tangerang. Lokasinya tak jauh kok dari Stasiun KRL Cisauk.

Untuk jam operasional Jasmine Park buka setiap hari sejak pukul 09.00 WIB-19.00 WIB.

Banyak kegiatan menarik yang bisa traveler lakukan di Jasmine Park, mulai memberi makan hewan, menanam pohon, berfoto, dan menikmati kuliner ditemani pemandangan yang rimbun.

Di sini ada kafe dan restoran. Jadi, traveler bisa seharian main di sini tanpa takut haus dan lapar.

3. Kandank Jurank Creative Park

Kandank Jurank DoankKandank Jurank Doank (Dok. Instagram/kandankjurank)

Kandank Jurank Creative Park, sebelumnya dikenal sebagai Kandank Jurank Doank, adalah destinasi wisata yang ideal untuk dikunjungi oleh anak-anak, remaja, dan keluarga. Tempat ini berada di Kompleks Alvita Blok Q No. 14, Sawah Baru, Ciputat, Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Kandank Jurank Creative Park gratis dan terbuka untuk umum. Traveler bisa mengikuti ragam kegiatan kreatif, di antaranya kelas menggambar dan kelas kreatif. Kamu bisa lihat informasi tercepatnya melalui laman Instagram mereka.

4. Kampung Konservasi Rimbun

Kampung Konservasi Rimbun berada di Jalan Haji Jamat no 11, Ciater, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Sesuai dengan namanya, di sini adalah tempat edukasi agar pengunjung bisa belajar tentang tanaman.

Menariknya lagi, tempat yang dulu fokus pada camping ground dan outbond ini beralih konsep semi outdoor cafe and resto. Si pemilik mendesain suasana sebegitu nyaman dan tentu saja kekinian untuk difoto.

Kampung Konservasi Rimbun didesain ramah keluarga kok. Mereka punya beragam menu makanan dan minuman yang bisa dinikmati sembari menikmati asrinya suasana taman. Di sini terdapat mini playground juga untuk anak-anak, ragam tanaman hias, sayur, live music serta area konservasi.

Saat berada di sini kamu akan menemukan suasana sejuk karena areanya memang dipenuhi oleh beragam tanaman. Juga di sini terdapat bangku-bangku dan meja yang bisa dipilih para tamu.

Soal makanan juga cukup beragam. Bila traveler ingin makan siang, mereka punya beragam olahan gurame, ayam, mie dan nasi goreng. untuk minuman juga ada beragam jus segar, minuman dingin dan aneka kopi untuk menemani santai kamu. Harga makanan dan minuman di sini juga terjangkau kok, mulai Rp 5.000-an untuk minuman dan Rp 20 ribuan untuk makanan.

5. Nice Garden Serpong

The Nice Garden Serpong di Tangerang SelatanThe Nice Garden Serpong di Tangerang Selatan (Syanti Mustika/detikcom)

The Nice Garden Serpong berada di Jl. Raya Serpong, Cilenggang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Lokasinya persis berada di tepi jalan raya. Tempat ini itu tidak hanya menawarkan lokasi bermain anak-anak saja lho, namun juga terdapat restoran dua lantai dengan sajian kuliner nusantara.

Harga tiket masuk untuk anak-anak adalah Rp 30 ribu per orang, baik untuk weekend maupun weekday. Sedangkan harga tiket untuk pendampingnya (orang dewasa) Rp 20 ribu per orang.

Banyak permainan yang bisa dicoba oleh anak-anak di sini, mulai dari perosotan, jungkit-jungkitan, ayunan, sepeda roda tiga hingga area bermain pasir. Juga ada area memanjat untuk memacu adrenalin si buah hati.

Di sini juga ada rainbow slide, yang bisa juga dimainkan oleh orang dewasa lho. Tenang saja, ada pemandu dan penjaga yang mengawasi kamu bermain. Ikuti saja arahannya dan berseluncur!

Puas bermain, anak-anak juga bisa bertemu dan berinteraksi dengan beragam hewan-hewan lucu dan unik lho. Di sini ada monyet albino, monyet tupai, domba merino, burung makaw, marmoset, kura-kura sulcata, ikan koi, marmut, dan cincila.

Untuk jam operasional, The Nice Garden Serpong buka setiap hari. Saat weekday mulai pukul 09.00-21.00 WIB dan weekend 08.00-21.00 WIB

(sym/fem)



Sumber : travel.detik.com