Tag Archives: area pantai

4 Destinasi Wisata di Marunda, Jakarta Utara


Jakarta

Selain Ancol, Marunda bisa menjadi pilihan liburan traveler saat berada di Jakarta Utara. Berikut empat spot wisata di Marunda yang bisa dikunjungi.

Saat berkunjung dan berlibur ke Jakarta Utara, destinasi mana saja sih yang akan jadi tujuannya? Mungkin beberapa akan menjawab kawasan Ancol karena banyaknya pilihan dan wahana yang menarik di sana. Tapi selain kawasan Ancol, ada juga nih tempat menarik dan tentunya harganya lebih terjangkau.

Coba deh untuk sesekali berkunjung ke beberapa tempat tentunya selain hemat di kantong juga bakalan ngasih informasi sejarah yang seru. Atau menikmati suasana pantai yang tenang sambil menyaksikan matahari terbenam.


Kesampingkan terlebih dahulu pikiran tentang Jakarta Utara bikin penat jalanannya karena banyak truk-truk besar yang lewat hingga debu jalanan yang tebal. Anggap saja hal-hal tersebut sebagai proses untuk menikmati destinasi ini.

Berikut empat tempat di Marunda, Jakarta Utara:

1. Pantai Marunda

Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diminati pengunjung pada momen libur sekolah kali ini. Biaya masuk terjangkau, pantai pun kian bersih.Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diminati pengunjung pada momen libur sekolah kali ini. Biaya masuk terjangkau, pantai pun kian bersih. (Pradita Utama/detikcom)

Mungkin yang terbersit dalam pikiran dan ingatan tentang pantai ini adalah kotor dan banyak sampah. Ya, jika beberapa tahun lalu pantai tersebut memang memperlihatkan sisi yang seperti itu namun keadaannya sekarang telah berangsur membaik.

detikTravel berkunjung beberapa kali ke kawasan Pantai Marunda belakangan ini dan melihat tumpukan sampah itu mulai menghilang. Keadaan pantai cukup bersih tak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Saat ini, petugas PPSU dan petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Pulau Seribu rutin membersihkan area pantai tersebut. Pantai Marunda pun nyaman untuk dikunjungi.

Waktu tepat untuk menikmati Pantai Marunda ini adalah saat sore hari dan biasanya pantai ini akan mulai ramai dikunjungi sedari pukul 14.00 WIB. Jangan khawatir jika perutmu lapar karena di sini juga banyak tersedia warung cemilan hingga rumah makan masakan khas pantai yang menggiurkan.

Harga tiket masuk: cukup membayar parkir, Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Jika datang di weekend akan ada biaya tambahan di pintu masuk sebesar Rp 2.000.

Jam buka: tak ada waktu tentu, biasanya pengunjung mulai meninggalkan pantai setelah matahari terbenam.

2. Rumah Si Pitung

Rumah Si Pitung di Marunda, Jakarta UtaraRumah Si Pitung di Marunda, Jakarta Utara (Pradita Utama/detikcom)

Situs cagar budaya ini perlu kamu datengin ketika berada di wilayah Marunda karena biar mengetahui informasi-informasi menarik di bangunan tersebut. Rumah Si Pitung bukan sejatinya rumah yang ditinggali oleh yang bernama Pitung tapi rumah tersebut dahulu milik Haji Marsani yang dijadikan tempat pelarian Pitung.

Naman Pitung sendiri terdapat banyak versi ada yang menyebut nama seseorang dan ada juga yang menyebut nama sebuah kelompok. Tama, yang merupakan pemandu di Rumah Si Pitung, menceritakan versi Pitung yang paling masuk akal adalah versi sebagai kelompok.

“Tujuh orang itu ada nama-namanya lagi tapi yang paling orang kenal itu tuh nama pemimpinnya tuh Radin Muhammad Ali Nitikusuma,” kata Tama saat ditemui detikTravel, Jumat (5/7/2024).

Cerita berbagai versi Pitung ini bakalan kamu dengar langsung jika berkunjung ke Rumah Si Pitung yang terletak di Jalan Kampung Marunda Pulo 2, Cilincing, Jakarta Utara.

Harga tiket masuk: Selasa – Jumat untuk dewasa Rp 10.000, mahasiswa dan anak-anak/pelajar Rp 5.000, rombongan dewasa Rp 7.500, rombongan pelajar/mahasiswa/anak-anak Rp 3.500, dan wisatawan mancanegara Rp 50.000

Untuk Sabtu dan Minggu, dewasa Rp 15.000, mahasiswa Rp 5.000, anak-anak/pelajar Rp 5.000, rombongan dewasa Rp 11.500, rombongan pelajar/mahasiswa/anak-anak Rp 3.750, dan wisatawan mancanegara Rp 50.000

Jam buka: 08.00 – 16.00 WIB, buka setiap hari kecuali hari Senin dan libur nasional.

3. Masjid Al Alam

Masjid Al Alam, Marunda, Jakarta UtaraMasjid Al Alam, Marunda, Jakarta Utara Foto: Pradita Utama/detikcom

Destinasi berikutnya di Marunda masih terdapat kaitannya dengan cerita Pitung. Konon, Pitung pernah singgah ke masjid yang dibangun pada abad ke-17 dan didirikan oleh Pasukan Fatahillah saat akan menyerang Sunda Kelapa.

Di Masjid yang tak terlalu jauh dari Rumah Si Pitung dan Pantai Marunda itu menyimpan segudang cerita yang menarik, juga bangunannya tak berubah sejak dulu. Masjid itu berada di Jalan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Hanya beberapa bagian sudah diperbaiki karena faktor usia, salah satu pengurus masjid Al Alam atau disebut juga Masjid Al Marunda, Kusnadi, mengatakan kalau masjid ini hanya dibangun dalam satu malam saja.

“Masjid Aulia Al Marunda ini dalam waktu semalam saja, itu cerita dari orang tua kita bahwa Masjid Aulia Al Marunda didirikan dalam waktu semalam oleh para aulia,” kata Kusnadi.

Selain sarat dengan cerita sejarahnya, masjid itu juga memiliki sumur yang dikenal dengan sumur tiga rasa. Dari rasa air biasa, asin hingga manis dan setiap orang yang mengangkut air tersebut akan berbeda rasanya,

Harga tiket masuk: gratis

Jam buka: untuk area bangunan Masih Al Alam lama dibuka hanya hingga jam 21.00 WIB, namun untuk area pendoponya dibuka 24 jam dan bisa digunakan untuk beristirahat.

4. Batik Marunda

Warga Rusunawa Marunda terus berkarya dengan memproduksi batik. DI Hari Batik Nasional ini, batik Marunda jadi babak baru batik Betawi.Warga Rusunawa Marunda terus berkarya dengan memproduksi batik. DI Hari Batik Nasional ini, batik Marunda jadi babak baru batik Betawi. (Pradita Utama/detikcom)

Jakarta Utara memiliki salah satu produksi batik yang menarik yaitu Batik Marunda, batik ini memiliki ciri khas motif flora dan fauna serta motif lainnya yang mencakup bangun Jakarta seperti Monumen Nasional (Monas) dan Museum Fatahillah.

Koordinator Produksi Batik Marunda, Mulyadi menjelaskan kalau Batik Marunda ini memiliki perbedaan dengan Batik Betawi. Jika Batik Betawi memakai warna cerah, maka Batik Marunda menggunakan warna yang lebih gelap.

“Yang membedakan batik kita dengan Batik Betawi dia kan cerah, kalau Batik Marunda lebih ke warna-warna gelap kayak merahnya maroon, orangenya agak tua gitu, birunya biru dongker,” kata dia.

Batik Marunda juga dibuat oleh ibu-ibu sekitar di Rusun Marunda, untuk masyarakat yang ingin melihat pembuatan Batik Marunda juga bisa datang ke Rusun Marunda blok A 10 dan untuk tempatnya pun berada di lantai dasar.

Harga tiket masuk: gratis

Jam buka: 10.00 – 17.00 WIB dari Senin – Sabtu

Jadi buat yang bingung untuk mencari destinasi wisata di Jakarta Utara bisa banget nih berkunjung ke beberapa tempat di atas. Silahkan jajal pengalaman menarik wisata di Jakarta Utara ini.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Serunya Mengisi Liburan di Pantai Slopeng, Objek Wisata Favorit di Madura



Jakarta

Pantai Slopeng di Kabupaten Sumenep, Madura, menjadi salah satu destinasi wisata favorit untuk mengisi liburan bersama keluarga atau teman. Pantai ini terletak sekitar 21 kilometer dari pusat kota Sumenep.

Pantai ini menawarkan pesona alam yang memikat dengan hamparan pasir putih yang luas, deretan pohon cemara udang, serta ombak yang tenang. Selama musim liburan, Pantai Slopeng selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

Dengan suasananya yang tenang dan asri, pantai ini menjadi tempat ideal untuk melepaskan penat setelah aktivitas sehari-hari. Wisatawan dapat menikmati berbagai kegiatan seru, mulai dari bermain pasir, naik kuda, hingga mencoba motor Atv menyusuri keindahan pantai.


“Pantai Slopeng harus dikunjungi saat mengisi liburan ke Madura. Objek wisata ini akan memberikan pengalaman seru yang tak terlupakan,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo dalam keterangan tertulis, Jumat (6/12/2024).

Pantai Slopeng di MaduraFoto: Pemkab Sumenep

Bagi penggemar fotografi, Pantai Slopeng adalah surga kecil dengan pemandangan alam yang memukau, terutama saat matahari terbenam.

Banyak pengunjung memanfaatkan keindahan ini untuk mengabadikan momen bersama keluarga atau pasangan. Selain itu, area pantai yang luas juga cocok untuk bermain voli pantai atau sekadar duduk santai menikmati semilir angin laut.

Tidak hanya menawarkan keindahan alam, Pantai Slopeng juga menjadi tempat yang sempurna untuk mencicipi kuliner khas Madura. Wisatawan dapat menikmati nasi jagung, atau berbagai olahan ikan segar yang dijajakan oleh pedagang lokal. Sebagai pelengkap, es kelapa muda yang segar menjadi favorit untuk dinikmati sambil bersantai.

Fasilitas di Pantai Slopeng terus ditingkatkan oleh pengelola dan pemerintah daerah. Tersedia area parkir yang luas, gazebo untuk berteduh, toilet bersih, hingga tempat ibadah.

“Akses menuju pantai pun sudah nyaman, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman bagi pengunjung,” tuturnya.

Dengan tiket masuk yang terjangkau, Pantai Slopeng menjadi pilihan wisata yang ramah di kantong namun tetap memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan.

“Jadi, jika Anda mencari tempat untuk mengisi liburan dengan suasana yang seru dan menenangkan, Pantai Slopeng di Sumenep adalah destinasi yang wajib dikunjungi,” imbuh Fauzi.

(anl/ega)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, Lokasi, hingga Tiket Masuknya


Jakarta

Pantai Jetis Cilacap menjadi salah satu destinasi wisata di ujung timur Cilacap. Terutama bagi wisatawan yang mau mencari suasana tenang dan pemandangan alam yang indah.

Selain menawarkan keindahan alam, di sana traveler bisa melakukan berbagai aktivitas di sekitar pantai pasir hitam ini.

Letak Pantai Jetis Cilacap

Mengutip laman Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Pantai Jetis Cilacap berlokasi di Desa Jetis, Kecamatan Nusawungu.


Dari pusat kota Cilacap, jarak tempuh ke pantai ini berkisar sekitar 47 km atau dengan waktu tempuh 1 jam 15 menitan.

Daya Tarik Pantai Jetis Cilacap

Berikut adalah daya tarik dan aktivitas seru yang bisa dilakukan jika berwisata di Pantai Jetis Cilacap:

1. Panorama Alam yang Cantik

Pantai ini juga dihiasi dengan keberadaan perbukitan kapur memanjang yang ditutupi pepohonan hijau. Perpaduan antara air laut dan hijaunya pohon kelapa serta cemara di sekelilingnya tak boleh kamu lewatkan.

Karena ada banyak pohon cemara disana, Pantai Jetis juga sering disebut sebagai Pantai Cemara Sewu.

Kamu bisa menikmati panorama Pantai Jetis ini bisa dengan duduk santai, berjalan-jalan atau jogging saat menyusuri pantai. Tentunya akan ada suara ombak dan angin sepoi-sepoi yang menemanimu.

Pantai Jetis buka selama 24 jam sehingga kamu bisa mengunjungi pantai ini kapanpun. Namun sebaiknya untuk berkunjung pada pagi ataupun sore hari, agar bisa lebih puas menyaksikan keindahan pemandangan yang ada.

2. Berkeliling Pantai dengan Naik Kuda dan ATV

Bagi yang ingin berkeliling pantai, traveler juga bisa menemukan penyewaan kuda. Selain kuda, ada juga penyewaan ATV yang bisa disewakan untuk anak-anak hingga orang dewasa.

3. Kulineran

Bagi pecinta kuliner seafood kamu bakal suka ke pantai ini. Karena di sekitar area pantai, kamu akan denba mudah menemukan warung makan yang berjajar.

Mulai menu dari seafood, ketupat pecel, hingga mendoan Banyumas pun dijual di warung-warung si sana. Selain itu, traveler juga bisa milih langsung hasil tangkapan laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Congot.

4. Bangunan Pemecah Ombak yang Jadi Spot Foto Menarik

Beutiful wallpaper background of Jetis Beach Cilacap Central Java IndonesiaPantai Jetis Cilacap, Jawa Tengah (Getty Images/Ani Dwi Wahyuni)
Beautiful background of Jetis Beach Cilacap Central Java with green hill and blue sky for wallpaperPantai Jetis Cilacap (Getty Images/Ani Dwi Wahyuni)

Salah satu ciri khas di Pantai Jetis Cilacap adalah bangunan pemecah gelombang atau ombaknya (tetrapod). Meskipun berantakan, spot ini juga sering dijadikan spot foto para pengunjung yang datang.

Tiket Masuk Pantai Jetis Cilacap

Mengutip salah satu situs travel agency online, harga tiket masuk ke Pantai Jetis berkisar Rp 5.000 per orang. Sementara, untuk tarif parkir kendaraannya Rp 2.000 untuk motor dan mobil Rp 5.000. Jika traveler mau bersantai di pinggir pantai ada gazebo yang disewakan. Harga sewa gazebonya berkisar Rp 10.000.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com