Tag Archives: area tmii

11 Kegiatan Seru di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Harga Tiket, Jam Buka


Jakarta

Sejak revitalisasinya rampung pada awal September 2023, kini Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memiliki wajah baru yang lebih cantik, rapi, dan hijau. Tempat ini menjadi lokasi perkumpulan dan area rekreasi yang cocok untuk perorangan, keluarga, maupun komunitas.

TMII pertama kali diresmikan pada April 1975 silam. Hingga sekarang, tempat wisata ini ditujukan untuk kawasan rekreasi sekaligus pelestarian budaya Indonesia. Penasaran ada apa saja di Taman Mini saat ini? Simak informasinya di bawah ini.

Aktivitas Seru di TMII

Ada banyak kegiatan seru yang dapat traveler lakukan di Taman Mini, di antaranya sebagai berikut:


1. Naik Kereta Gantung

Di area TMII yang luas, kamu dapat menemukan deretan Anjungan Daerah, museum, rumah ibadah, hingga peta Indonesia di kawasan Archipelago. Hampir seluruh wajah baru Taman Mini yang menawan dapat dilihat dari ketinggian dan tanpa lelah dengan menaiki kereta gantung.

Traveler akan dibawa keliling satu putaran dari stasiun pertama ke kedua, dan kembali lagi ke stasiun awal. Total terdapat 81 kabin kereta gantung dan tiga stasiun: Stasiun A di dekat area parkir selatan, Stasiun B berseberangan dengan Anjungan Papua, dan Stasiun C di sekitar lapangan parkir utara.

2. Keliling Museum

Terdapat banyak museum yang bisa Traveler datangi di Taman Mini. Sejumlah museum ini dapat menjadi wisata edukasi yang pas, terlebih untuk anak. Seperti Museum Indonesia untuk mempelajari ragam kebudayaan di Tanah Air, belajar perihal kelistrikan sambil bereksperimen kecil di Museum Listrik, dan mencoba flight simulator di Museum Transportasi.

Ada pula Museum Perangko, Museum Pusaka, Museum Batik, sampai Museum Penerangan. Tenang saja, deretan museum tersebut telah direvitalisasi sehingga punya suasana yang menarik dan tidak membosankan.

3. Melihat Fauna

Siapa sangka di TMII terdapat konservasi fauna Indonesia yang cukup lengkap? Ya, di sini ada Jagat Satwa Nusantara dengan tiga destinasinya yakni Taman Burung, Museum Komodo, dan Dunia Air Tawar dan Serangga.

Di Taman Burung, traveler bakal lihat koleksi burung dari seluruh wilayah Tanah Air. Berbagai spesies reptilia dapat ditemukan di Museum Komodo. Kamu juga bisa lihat sejumlah serangga dan ikan langka di Dunia Air Tawar dan Serangga lho.

4. Nonton Film

Taman Mini punya bangunan ikonik berwarna kuning yaitu Teater Keong Mas. Di sana, traveler dapat menyaksikan berbagai film dengan layar raksasa di ruangan yang besar.

Film yang diputar mulai dari animasi pilihan hingga film bertema kekayaan budaya Indonesia. Beberapa film yang sudah dirilis yakni The Glorious Komodo Island, Langkah-Langkah Kecil, dan legenda animasi Keong Mas.

5. Mengunjungi Anjungan Daerah

Miniatur rumah adat dari seluruh wilayah Indonesia yang disebut Anjungan, bisa kamu temukan di TMII. Mulai dari Anjungan Aceh, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Bali, NTT dan NTB, Sulawesi Tengah, Maluku, sampai Papua, semuanya ada di sini.

Tak jarang digelar acara yang bisa kamu datangi di masing-masing Anjungan. Traveler bahkan dapat memainkan alat musik daerah seperti gamelan di Anjungan Jawa Tengah. Dan yang tidak boleh terlewat juga, tiap-tiap Anjungan bisa dijadikan spot foto unik.

6. Nonton dan Ikuti Ragam Acara

Tahukah traveler, berbagai acara juga sering diselenggarakan lho di TMII? Antara lain pertunjukan ragam budaya Indonesia, festival, pawai, parade, pemanggungan teater, storytelling, workshop, hingga konser bersama artis papan atas Tanah Air.

Terdapat acara yang rutin dilakukan setiap hari, per pekan, atau bulanan, maupun acara sekali selesai. Seperti pertunjukan Kecak Dance tiap akhir bulan, free bike tour setiap weekend, atau instalasi seni di Contemporary Art Gallery dan workshop painting di Desa Seni Ganara.

Untuk mengikuti atau nonton sejumlah acaranya, kamu bisa pantengin Instagram @tmiiofficial untuk tahu jadwal masing-masingnya.

7. Keliling TMII

Taman Mini mempunyai area yang luas. Namun kini, pengunjung tidak boleh berkeliling menggunakan kendaraan pribadi. Untuk menelusuri kawasan ini, pengunjung hanya bisa menyewa transportasi di dalam atau menaiki angkutan yang disediakan pihak TMII.

Traveler dapat menyewa sepeda single atau tandem, skuter listrik, sepeda listrik roda 3, atau buggy car dengan tarif yang bervariasi. Sementara untuk angkutan gratis tersedia feeder, shuttle LRT, serta angling umum dan prioritas. Transportasi gratis ini dapat dinaiki pada titik-titik tertentu saja.

8. Piknik

Sekitar 70 persen kawasan TMII adalah ruang terbuka hijau. Area ini dapat dinikmati oleh pengunjung, salah satunya untuk kegiatan piknik. Kamu bisa menggelar tikar atau alas duduk lain di sana untuk berkumpul bersama keluarga atau teman sambil menyantap makanan dan camilan lezat.

9. Mencicipi Kuliner

Perut keroncongan saat berkeliling Taman Mini? Traveler bisa mampir ke sejumlah resto di beberapa titik areanya lho. Kamu dapat mencicipi berbagai menu nikmat nan sedap yang disajikan di sana.

Resto yang dapat ditemukan, yaitu Resto Bajo di Museum Komodo, Resto Bakau di area Dunia Air Tawar dan Serangga, Resto Bantimurung di Taman Burung, KOBAin COFFEE di kawasan parkir selatan, Resto Navarasa di dekat Anjungan Jambi, dan Tentang Kopi di depan Anjungan Maluku.

Terdapat pula banyak tenant street food lain yang tersebar di sejumlah titik area TMII lho. Sejumlah resto tidak hanya menawarkan menu hidangan tetapi juga view dan tempat yang cantik serta nyaman untuk nongkrong.

10. Merchandise Store

Kalau cari aksesoris atau ornamen unik yang identik dengan TMII, kamu bisa mencarinya di Merchandise Store. Traveler dapat menemukan koleksi baju, tas, topi, mainan, buku cerita, papercraft, keramik, hingga kerajinan tangan khas Nusantara. Terdapat koleksi pernak-pernik yang berkolaborasi dengan beberapa brand lokal seperti

Di sini tersedia pula berbagai jajanan jadul, makanan dan minuman, serta es krim. Kalau pingin ngopi juga bisa karena terdapat coffee shop yang dapat didatangi. Lokasi Merchandise Store terletak di seberang Museum Indonesia, tidak jauh dari Pusat Informasi.

11. Menyaksikan Pertunjukan Air Mancur

Setelah seharian mengelilingi TMII, ada satu hal lagi nih yang tidak boleh terlewat yaitu menonton Air Mancur Tirta Cerita dan Air Mancur Tirta Menari. Pertunjukan air mancur ini digelar setiap harinya di Danau Archipelago. Seluruh pengunjung dapat menyaksikannya secara gratis di Plaza Promenade, depan Anjungan D.I. Yogyakarta.

Jadwal pertunjukan Air Mancur Tirta Menari: Senin-Kamis (13.00), Jumat (14.00), serta Sabtu-Minggu (10.00, 13.00, dan 16.00). Sementara jadwal pertunjukan Air Mancur Tirta Cerita: Senin-Jumat (18.30) tanpa drone show dan Sabtu-Minggu (18.30) dengan drone show.

Lokasi dan Waktu Operasional TMII

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) beralamatkan di Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Dari pusat kota Jakarta, tempat rekreasi ini dapat ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit-1 jam perjalanan, tergantung kondisi jalan.

Traveler dapat mengunjungi TMII dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti bus Transjakarta, LRT, dan KRL. Kendaraan pribadi tidak boleh dibawa masuk untuk berkeliling area Taman Mini.

TMII buka setiap hari mulai pukul 05.00-20.00 WIB untuk gate 3. Waktu pembelian tiket dapat dilakukan dari jam 05.00-19.00 WIB.

Harga Tiket Masuk TMII

Tiket masuk taman Mini terbagi menjadi beberapa kategori, yaitu tiket masuk perorangan dan tiket masuk kendaraan. Berikut daftar tiket masuk TMII:

1. Harga Tiket Masuk Harian

  • Harga tiket masuk orang: Rp 35.000
  • Harga tiket masuk motor: Rp 15.000
  • Harga tiket masuk mobil: Rp 35.000
  • Harga tiket masuk sepeda: Rp 10.000
  • Harga tiket masuk bus/truk: Rp 60.000.

2. Harga Tiket Annual Pass

  • TMII LOOP Sport Annual Pass Reguler (tiket masuk orang + sepeda): Rp 600.000
  • TMII LOOP Sport Annual Pass Komunitas (tiket masuk orang + sepeda): Rp 400.000.

3. Harga Tiket Masuk & Kereta Gantung (Bundling)

  • Harga tiket masuk & kereta gantung: Rp 70.000
  • Harga tiket masuk & kereta gantung: Rp 70.000.

4. Harga Tiket Masuk & Jagat Satwa Nusantara (Bundling)

  • Harga tiket masuk & Taman Burung: Rp 77.500
  • Harga tiket masuk & Dunia Air Tawar: Rp 62.500
  • Harga tiket masuk & Museum Komodo: Rp 62.500
  • Harga tiket masuk & 3 Jagat Satwa Nusantara: Rp 147.500.

Cara Beli Tiket Masuk TMII

Tiket Taman Mini dapat dibeli secara online melalui situs resminya. Berikut langkah-langkahnya:

1. Cara Beli Tiket Harian

  • Buka situs tiket.tamanmini.com di browser
  • Pada halaman utama, pilih Beli Tiket Masuk
  • Pilih tanggal kedatangan
  • Pilih jenis tiket yang diinginkan, lalu gulir ke bawah dan ketuk Beli Tiket
  • Masukkan data diri lalu klik Lanjutkan
  • Lanjut bayar tiket sesuai dengan metode pembayaran yang dipilih
  • E-tiket akan dikirim ke nomor WhatsApp dan email terdaftar
  • Tunjukkan e-tiket kepada petugas untuk di scan saat hari kunjungan.

2. Cara Beli Tiket Annual Pass

  • Buka situs tiket.tamanmini.com di browser
  • Pada halaman utama, pilih Beli Tiket Annual Pass
  • Pilih tanggal kedatangan
  • Pilih jenis tiket yang diinginkan, lalu gulir ke bawah dan ketuk Beli Tiket
  • Masukkan data diri lalu klik Lanjutkan
  • Lanjut bayar tiket sesuai dengan metode pembayaran yang dipilih
  • E-tiket akan dikirim ke nomor WhatsApp dan email terdaftar
  • Tunjukkan e-tiket kepada petugas untuk di scan saat hari kunjungan.

Harga Sewa Kendaraan Keliling TMII

Untuk berkeliling kawasan Taman Mini, traveler dapat berbagai kendaraan seperti sepeda, skuter dan sepeda listrik, serta buggy car. Berikut daftar harganya:

  • Sepeda single: Rp 30.000 / jam
  • Sepeda keranjang: Rp 40.000 / jam
  • Sepeda tandem: Rp 40.000 / jam
  • Skuter listrik: Rp 25.000 / 15 menit, Rp 40.000 / 30 menit
  • Sepeda listrik roda tiga: Rp 70.000 / 30 menit, Rp 120.000 / jam, Rp 200.000 / 2 jam
  • Buggy car / 2 jam: Rp 350.000 (2 kursi), Rp 450.000 (4 kursi), Rp 600.000 (6 kursi).

Nah, itu tadi sederet aktivitas seru hingga harga tiket TMII. So, apakah kamu tertarik berkunjung ke Taman Mini?

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Asyik Juga Keliling Taman Mini Naik Shuttle



Jakarta

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bisa menjadi destinasi tujuan akhir pekan. Cek yuk akses ke sana.

Setelah revitalisasi dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 1 September 2023, kini TMII tampil dengan wajah baru. Selain menyuguhkan kebaruan, TMII membuat kebijakan untuk mendorong pengunjung memanfaatkan moda transportasi umum sebagai pilihan utama.

Kendaraan pribadi tidak bisa lalu lalang di dalam area TMII. Untuk berkeliling di dalam TMII, pengunjung bisa berjalan kaki, menggunakan kendaraan listrik, atau dengan fasilitas shuttle bus.


Langkah itu tidak hanya mendukung kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi pengunjung dalam menjelajahi berbagai wahana dan budaya yang ada di kawasan tersebut.

Pada kunjungan detikTravel pada Selasa (5/11/2024), shuttle bus tidak sulit didapatkan. Merujuk liputan terdahulu, jumlah shuttle bus tidak sebanding dengan pengunjung harus rebutan. detikTravel menuju TMII dengan LRT.

Traveler yang ingin berkunjung ke TMII, dengan memulai perjalanan dari Stasiun Jakarta Kota, bisa memilih KRL jurusan jurusan Bogor, kemudian turun di Stasiun Cawang. Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan LRT Cibubur Line (Harjamukti), lalu traveler turun di Stasiun LRT Taman Mini.

Setelah turun dan menggunakan eskalator, traveler akan sampai di lobi, lalu traveler dapat belok kiri dan bertemu dengan staf TMII baju berwarna kuning yang menawarkan layanan shuttle bus gratis menuju TMII.

Dengan membayar tiket masuk TMII sebesar Rp25.000 beroperasi setiap hari dari jam 07.00 hingga 19.00 WIB depan Travoy Hub LRT – TIC TMII, traveler dapat menaiki shuttle bus gratis berwarna kuning dengan tulisan “TMII,” yang akan mengantarkan traveler ke pintu utama Taman Mini Indonesia Indah dan mengantarkan kembali ke stasiun LRT Taman Mini, memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam menjelajahi destinasi wisata ikonik tersebut.

“Kakak duduk sini aja membayar tiket 25.000 per orang nanti saya bantu scan untuk pembayarannya. Kakak duduk saja nanti tunggu sekitar kurang lebih 10 sampai 15 menit mobil akan menuju ke sini, untuk akses shuttle bus ini berangkat dan pulang ya ka tiketnya jangan dibuang, ketika sudah mau pulang kaka bisa tunggu di tempat shuttle bus kaka turun tadi,” kata salah satu staff TMII saat ditemui oleh detikTravel.

Tidak hanya mengantarkan traveller dari stasiun ke pintu utama saja, shuttle bus gratis di TMII juga siap membawa traveler berkeliling untuk menikmati berbagai wisata menarik. Dengan shuttle bus udara terbuka (Angkling/Angkutan keliling) traveler akan disuguhkan pemandangan dan segarnya udara Taman Mini tanpa asap kendaraan, termasuk mengunjungi anjungan dari setiap rumah adat provinsi di Indonesia serta berbagai museum yang tersebar di dalam kawasan TMII.

Dengan adanya fasilitas shuttle bus gratis ini, traveller dapat dengan mudah berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya tanpa harus khawatir mengenai transportasi, sehingga memungkinkan mereka untuk mengeksplorasi kekayaan budaya, sejarah, dan keunikan setiap provinsi dengan nyaman dan praktis dalam suasana wisata yang lebih berkesan.

Namun, traveller tidak perlu khawatir jika ingin berhenti di lokasi tertentu tapi tidak menemukan nama museum atau anjungan yang tertera di halte. Petugas yang ramah dan siap membantu selalu ada untuk memberikan informasi dan panduan, memastikan setiap pengunjung dapat mencapai tujuan mereka dengan mudah dan nyaman.

Berikut Rute dan Halte Shuttle Bus Angkling yang tersedia di TMII:

Di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), berbagai halte shuttle bus gratis tersebar di seluruh area untuk memudahkan traveller menjelajahi fasilitas dan anjungan budaya yang ada. Beberapa halte utama dengan fasilitas menarik di antaranya:

Rute Utara:

  1. Halte Museum Penerangan: Menyediakan akses ke Gedung Parkir, Museum Penerangan, serta informasi wisata. Dari sini, pengunjung juga bisa mengunjungi Anjungan Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Riau. Terdapat pula food and beverage.
  2. Halte Sky World: Menawarkan fasilitas seperti Ganara Art, Among Putro Skyworld, dan Museum Pemadam Kebakaran, dengan akses ke Anjungan Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan.
  3. Halte Anjungan Terpadu: Akses ke Taman Konservasi Burung, Taman Burung Jagat Satwa, dan Istana Anak-Anak Indonesia, dengan Anjungan Papua, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Kepulauan Riau, Gorontalo, Maluku Utara, Banten, dan Bangka Belitung.
  4. Halte Taman Burung : terdapat fasilitas Community centre, Taman Burung Jagat Satwa, Indonesian Science Centre, Monumen Persahabatan, Negara-negara non blok, dengan Anjungan Bangka Belitung.
  5. Halte Utara: Fasilitas meliputi Museum Indonesia, Museum Contemporary, Art Gallery, Teater Tanah Airku, Tower Saujana, Taman Prasasti APEC, Sasono Adiguno, dan Gedung Pengelola, serta akses ke Anjungan Bengkulu, Sulawesi dan Jambi.
  6. Halte Anjungan Aceh: Fasilitas meliputi Plaza Malaka, Among Putro Skyworld dan Ganara Art, untuk Anjungannya yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh dan Kalimantan Barat.
  7. Halte Anjungan Kalimantan Barat: Memiliki fasilitas yaitu Plaza Arsipelago, Ganara Art, Museum Pemadam Kebakaran dan Taman Melati, untuk Anjungan yaitu Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.
  8. Halte Community Centre: Fasilitasnya mencakup Community Center, Istana Anak-Anak Indonesia, untuk akses ke Anjungan yaitu Kalimantan Tengah, Maluku, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Papua Barat, dan Sulawesi Barat

Rute Selatan:

  1. Gerbang TIC dan melewati berbagai halte dan tempat wisata menarik di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Dimulai dari halte Anjungan Jawa Timur, perjalanan berlanjut ke Halte Anjungan Sulawesi Tenggara, dan kemudian menuju Taman Burung.
  2. Selanjutnya, traveler akan melewati Halte PP IPTEK dan Museum Migas, tiba di Halte Museum Perangko, Halte Museum Transportasi, dan Halte Fresh Water Aquarium. Rute perjalanan ini berakhir di Taman Legenda Keong Emas.
  3. Beberapa wahana yang dilewati dalam perjalanan ini termasuk Kereta Gantung yang berhenti di Stasiun A, Istana Anak-Anak Indonesia, Fresh Water Aquarium, dan Museum Serangga. Selama perjalanan, pengunjung juga akan melewati berbagai museum dan taman, seperti Borobudur Mini, Museum Komodo, Museum Transportasi, Museum Keprajuritan, dan Museum Pusaka.
  4. Selain itu, perjalanan ini juga melintasi beberapa anjungan budaya yang mewakili berbagai provinsi Indonesia, di antaranya DKI Jakarta, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Tak ketinggalan, berbagai rumah ibadah juga dapat ditemukan di sepanjang rute, seperti Klenteng Kong Miao, Masjid Diponegoro, Gereja Santa Katrina, Gereja Haleluya, Pura Hindu Dharma, dan Wihara Budha dan Arya Sasana Adi Roso.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com