Tag Archives: asha resort

Wisata Seharian di Asha Resort Bisa Ngapain Aja?



Kepulauan Seribu

Pulau Seribu memiliki banyak pilihan pulau yang dapat disambangi. Salah satunya adalah pulau private Asha Resort yang naik daun belakangan ini.

Asha Resort belakangan ini viral dan tengah digandrungi banyak orang. Bahkan, tokoh terkenal hingga artis seperti Anya Geraldine pun terlihat sempat berkunjung dan menikmati pulau ini. Tak hanya Anya, artis nasional lain seperti Nikita Mirzani, Tyas Mirasih, Ivan Gunawan, Baim, Lesti Kejora dan suami juga pernah traveling ke sini.

Asha Resort adalah resor private yang dibangun di atas Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Pulau ini dapat ditempuh sekitar satu jam perjalanan dengan speedboat dari dermaga kapal Baywalk Mall di Jakarta Utara.


Resor ini dapat dikunjungi baik dengan menginap atau one day trip, alias wisata satu hari. detikTravel bersama Disparekraf DKI Jakarta bersama rombongan Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) berkesempatan mampir sejenak ke resor ini pada Senin (27/11/2023).

Berikut ini detikTravel rangkum beberapa aktivitas yang dapat dilakukan di Asha Resort dalam kunjungan satu hari.

1. Hunting Foto

Asha Resort di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI JakartaHunting foto di Asha Resort Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. (Weka Kanaka/detikcom)

Pulau Payung yang dikelola Asha Resort merupakan salah satu pulau yang memiliki pemandangan eksotis. Laut biru kehijauan, pohon luas berjajaran, hingga resor serta penginapan estetik membuat tempat ini menjadi viral.

Panorama menawan tersebut yang membuat aktivitas hunting foto di sini adalah agenda wajib. Traveler dapat memotret keindahan pulau, bibir pantai, hingga bangunan estetik. Selain itu, traveler juga dapat berpose di beberapa spot foto atau kursi yang berhadapan langsung ke pantai.

2. Bermain olahraga air

Snorkeling di Pulau PayungSnorkeling di sekitar Pulau Payung. (Istimewa)

Punya air berwarna biru kehijauan layaknya batu emerald, olahraga air tentunya satu hal yang tak boleh dilewatkan di sini.

Wahana air yang dapat dilakukan di sini adalah berenang di bibir pantai, mendayung kano dan paddle boat, hingga snorkeling.

Namun untuk aktivitas snorkeling tidak dapat dilakukan di sekitar Pulau Payung, melainkan traveler akan diajak menaiki perahu nelayan sekitar 10 menit menuju Pulau Gosong yang merupakan satu kawasan Asha Resort

3. Susur Pulau dengan ATV

Asha Resort di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI JakartaSusur Pulau dengan ATV di Asha Resort Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. (Weka Kanaka/detikcom)

Salah satu wahana yang asyik dan sulit ditemui di tempat lain adalah susur pulau dengan menaiki ATV. Traveler akan diajak berkeliling beberapa menit untuk masuk ke dalam Pulau Payung.

Di pulau seluas 22 hektare ini, traveler akan menemui suasana tengah pulau yang ditumbuhi pepohonan dan dan tanaman yang cukup lebat. Aktivitas ATV ini seakan membuat traveler seperti penjelajah hutan sungguhan.

Adapun aktivitas ATV memiliki biaya yang variatif, yakni Rp 150 ribu per ATV untuk 15 menit, Rp 400 ribu per ATV selama 1 jam, atau Rp 500 ribu per ATV untuk seharian penuh.

4. Menikmati sajian resto

Asha Resort di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI JakartaMenikmati hidangan kelapa segar di Asha Resort, Pulau Payung, Kepulauan Seribu. Foto: Weka Kanaka/detikcom

Salah satu yang dipunya Asha Resort adalah resto yang berhadapan langsung ke bibir pantai. Tempat ini menjadi tempat berkumpul dan menikmati hidangan bagi traveler.

Sajian makanannya beragam, meliputi western food, balinese food, latin, hingga lokal. Udang dan cumi di sini juga menjadi keunggulan tersendiri karena disebut diambil langsung dari para nelayan di sekitaran Kepulauan Seribu.

Untuk minumannya, traveler dapat memesan minuman alkohol ataupun non-alkohol. Minuman seperti lemon squash, lychee tea, es kopi susu, hingga es kelapa utuh bisa menjadi hidangan yang menyegarkan di sini.

Yang jadi menarik di sini adalah traveler dapat menikmati santapan dengan pemandangan langsung ke laut serta hiburan DJ atau live music yang digelar setiap hari.

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com

Healing Sejenak ke Asha Resort, Berikut Tips One Day Trip di Sini!



Kepulauan Seribu

Asha Resort adalah pulau resor yang berada di Kepulauan Seribu, tepatnya di Pulau Payung. Tempat ini ternyata tak hanya menyajikan wisata menginap, tetapi dapat juga dikunjungi dalam satu hari.

Wisata One Day Trip atau pulang pergi ke Asha Resort dapat dilakukan oleh traveler. Ini memungkinkan bagi traveler yang ingin merasakan keindahan Pulau Payung yang private dengan budget yang lebih hemat. Selain itu, bagi traveler yang hanya ingin kabur sejenak dari kepenatan Jakarta, wisata ke sini sangat oke untuk dipilih.

Berkunjung seharian di sini, traveler dapat menikmati berbagai aktivitas seperti bermain kano, menyusuri pulau dengan ATV, snorkeling, menikmati sajian DJ, dan aktivitas lainnya.


Namun, tak banyak yang tahu bagaimana caranya liburan pulang-pergi ke pulau resor ini.

detikTravel merangkum beberapa catatan dan tips liburan sehari di Asha Resort:

1. Reservasi terlebih dulu

Seiring semakin populernya Pulau Payung dan Asha Resort kunjungan ke sini pun diwajibkan untuk reservasi terlebih dulu. General Manager Asha Resort, Aryo Nodya, menjelaskan jika traveler datang tanpa ada reservasi, maka kunjungannya akan ditolak. Dia beralasan soal kenyamanan dan keberlanjutan wisata di pulau itu.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa kunjungan pada jadwal akhir pekan untuk tamu menginap di Asha Resort sudah full booked hingga akhir tahun. Adapun, penginapan di weekdays masih tersedia beberapa.

2. Naik dari pelabuhan Bay Walk Mall

Dalam kunjungan ke pulau ini, traveler dikenai biaya kapal pulang pergi sebesar Rp 400 ribu di weekdays dan Rp 550 ribu di weekend. Harga ini merupakan harga satu penumpang.

Nantinya traveler akan disediakan speedboat dan perlu menaikinya di pelabuhan BayWalk Mall. Untuk jadwal keberangkatan kapal pukul 10.00 WIB dan berangkat pulang dari pulau menuju kembali ke BayWalk Mall pukul 16.00 WIB.

3. Siapkan perlengkapan pribadi

Di Pulau Payung, terdapat aktivitas air menarik seperti bermain kano, berenang, ataupun snorkeling. Namun, bagi yang berkunjung secara One Day Trip, traveler harus mempersiapkan sendiri pakaian hingga alat mandi seperti sabun, shampoo, hingga handuk.

Selain itu traveler juga jangan lupa mempersiapkan pakaian renang ataupun pakaian ganti. Namun begitu, untuk urusan perlengkapan snorkeling seperti kacamata, snorkel, hingga pelampung sudah tersedia di sini.

4. Perhatikan Cuaca

Nah, karena pulau ini menyediakan banyak aktivitas luar ruangan, membuat cuaca menjadi bagian terpenting dalam aktivitas liburan ke sini.

Traveler perlu memperhatikan cuaca atau memilih cuaca yang cerah. Itu agar aktivitas liburan di Asha Resort dapat berjalan lancar.

Pasalnya, jika hujan turun, mungkin saja traveler hanya dapat menikmati liburan di area indoor yakni area restoran saja.

5. Siapkan Uang

Dalam liburan One Day Trip ke Asha Resort, kendati traveler tidak mengeluarkan biaya menginap, tetapi traveler harus menyiapkan budget lebih nih untuk bisa cobain semua wahana.

Untuk fasilitas yang gratis di sini adalah wahana paddle boat dan kano. Sedangkan aktivitas susur pulau dengan ATV memiliki biaya tersendiri, yakni Rp 150 ribu per ATV untuk 15 menit, Rp 400 ribu per ATV selama 1 jam, atau Rp 500 ribu per ATV untuk seharian penuh.

Sedangkan untuk snorkeling, biayanya juga bervariatif, tergantung dengan jumlah peserta. Adapun rinciannya adalah Rp 400 ribu per orang dengan jumlah peserta 2-3 orang, Rp 300 ribu per orang dengan jumlah peserta 4 orang, dan Rp 250 ribu per orang untuk 5 peserta atau lebih.

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com

Tengah Viral, Asha Resort di Pulau Payung Punya Apa Aja?


Jakarta

Asha Resort merupakan resor private yang tengah digandrungi dan banyak dikunjungi turis hingga artis. Ada apa saja di sini ya?

Terletak di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Asha Resort dikunjungi oleh beberapa artis nasional seperti Anya Geraldine, Nikita Mirzani, Tyas Mirasih, Ivan Gunawan, Baim, Lesti Kejora dan suami juga pernah traveling ke sini.

Lokasinya yang tak jauh dari daratan Jakarta sehingga cocok untuk healing sejenak menjadi keunggulan tersendiri bagi tempat ini.


Lalu, selain itu apa lagi hal menarik di resor ini?

Berikut detikTravel rangkum fasilitas dan hiburan di sini.

1. Penginapan estetik

Penginapan di Asha Resort, Pulau Payung, Kepulauan SeribuPenginapan di Asha Resort, Pulau Payung, Kepulauan Seribu. (Asha Resort)

Salah satu yang menarik perhatian dari resor ini adalah adanya penginapan estetik. Asha Resort memiliki penginapan dalam bentuk cabin, glamping, hingga villa.

Total jumlah kamarnya ada sekitar 15 kamar dengan 18 kabin room. Di sisi lain, tempat ini juga tengah melakukan pembangunan lagi 18 unit penginapan agar dapat menampung wisatawan.

2. Speedboat pribadi

Asha Resort di Pulau Payung, Kepulauan SeribuSpeedboat berlabuh di Asha Resort Pulau Payung, Kepulauan Seribu. (Weka Kanaka/detikcom)

Asha Resort yang mengelola wisata di Pulau Payung memiliki fasilitas yang tak main-main. Mereka bahkan menyediakan speedboat khusus bagi traveler yang ingin berkunjung ke pulau ini.

Sehingga traveler yang ingin berkunjung akan dapat langsung menuju datang ke pulau ini tanpa hopping island atau mengikuti rombongan wisatawan ke pulau yang lain.

Kapal ini tersedia bagi traveler yang telah reservasi dan dapat dinaiki pada dermaga di Baywalk Mall. Untuk biayanya yakni Rp 400 ribu per orang di Senin-Jumat dan Rp 550 ribu per orang di Sabtu dan Minggu.

3. Water sport

Snorkeling di Pulau PayungSnorkeling di sekitaran Pulau Payung. (Istimewa)

Salah satu yang menjadi daya tarik di tempat ini adalah fasilitas hiburan dan olahraga air. Meliputi bermain kano dan paddle boat di laguna, berenang dengan snorkeling atau diving, hingga berkeliling pulau dengan jetski.

Namun, hanya fasilitas bermain paddle boat dan kano saja yang gratis dinikmati wisatawan. Sisanya, traveler perlu merogoh kocek lagi dengan harga variatif.

Untuk snorkeling misalnya, traveler mesti merogoh kocek ratusan ribu. Itu karena aktivitas snorkeling tidak dilakukan di sekitar bibir pantai, melainkan traveler akan diajak dalam perjalanan sekitar 10 menit untuk menuju spot snorkeling.

Biayanya snorkeling yakni Rp 400 ribu per orang dengan jumlah peserta 2-3 orang, Rp 300 ribu per orang dengan jumlah peserta 4 orang, dan Rp 250 ribu per orang untuk 5 peserta atau lebih.

4. Susur pulau dengan ATV

Asha Resort di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI JakartaMain ATV di Asha Resort. (Weka Kanaka/detikcom)

Salah satu aktivitas yang menarik dan patut dicoba traveler jika berkunjung ke sini adalah susur pulau dengan ATV. Nantinya, traveler dapat menyusuri pulau yang memiliki luas sekitar 22 hektar dan melihat ke dalam pulau yang dipenuhi belukar dan pepohonan rimbun.

Bagi pengunjung yang menginap, ATV diberikan secara cuma-cuma. Sedangkan bagi traveler yang datang dengan One Day Trip, traveler akan dikenai biaya yakni Rp 150 ribu untuk 15 menit, Rp 400 ribu selama 1 jam, atau Rp 500 ribu untuk seharian penuh.

5. Panggung hiburan layaknya beach club

Asha Resort di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI JakartaPanggung hiburan di Asha Resort Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta (Weka Kanaka/detikcom)

Daya tarik yang mungkin paling menarik dan membedakan pulau di Kepulauan Seribu lainnya adalah adanya panggung hiburan. Panggung ini digunakan untuk live music hingga live DJ.

Panggung tersebut berada di sisi restoran dan di sekitarnya berjajar cukup banyak kursi pantai. Sehingga suasananya mungkin mirip seperti beach club di Bali.

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com

Penuh hingga Akhir Tahun, Asha Resort Apa Sebagus Itu?



Kepulauan Seribu

Asha Resort merupakan sebuah resor private di Pulau Payung, Kepulauan Seribu. Pulau ini tengah digandrungi hingga membuat reservasi selalu penuh. Seberapa baguskah?

Asha Resort adalah salah satu pulau private yang tengah digandrungi dan viral. Tempat ini bahkan dikunjungi sejumlah tokoh hingga artis nasional. Misalnya, Anya Geraldine, Nikita Mirzani, Tyas Mirasih, Ivan Gunawan, Baim, Lesti Kejora dan suami juga menikmati suasana pulau ini.

Sebagai pulau private, traveler yang ingin berkunjung ke sini perlu terlebih dulu reservasi. Namun, General Manager Asha Resort, Aryo Nodya, menjelaskan bahwa reservasi akhir pekan di sini sudah full booked hingga akhir tahun.


“Reservasi di weekend saja yang full sampai akhir Desember. Dan di weekdays masih available di 1 atau 2 room glamping saja,” ujarnya saat ditemui detikTravel, Senin (27/11/2023).

Sehingga bagi traveler yang ingin ke sini untuk menginap, bisa datang di hari kerja, atau datang di akhir pekan dengan paket wisata One Day Trip.

Lalu yang menjadi pertanyaan, apakah Asha Resort sebagus itu sehingga reservasinya penuh selalu?

Asha Resort di Pulau Payung, Kepulauan SeribuDermaga di Asha Resort. (Weka Kanaka/detikcom)

Dalam kunjungan detikTravel ke sini pada Senin (27/11/2023), kami langsung disuguhkan oleh pemandangan air laut yang berwarna biru kehijauan seperti emerald. Selain itu, terlihat pula area pulau yang masih dipenuhi oleh pepohonan sehingga perpaduan warna hijau tersebut cukup nyaman di mata.

Memasuki area resor, kami dibawa menuju area restoran yang langsung menghadap ke laut. Area restoran ini terdiri dari sekitar 8 meja yang dapat dimanfaatkan untuk tamu menyantap hidangan dan nongkrong.

Asha Resort di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI JakartaPanggung di Asha Resort. (Weka Kanaka/detikcom)

Selain itu, di sisi restoran ini tersedia juga panggung yang dipergunakan untuk hiburan akustik hingga DJ. Terdapat pula beberapa kursi pantai yang menghadap ke panggung dan pantai, sehingga suasananya mirip seperti beach club di Canggu.

Pulau Payung di Kepulauan SeribuBermain kano di Pulau Payung Kepulauan Seribu. (Weka Kanaka/detikcom)

Di sekitar area restoran juga terdapat laguna, baik di depannya atau di sampingnya. Untuk di bagian samping kiri, laguna tersebut menjadi area bermain kano dan paddle boat. Suasana air di laguna tersebut begitu tenang karena terdapat penghalang atau pemecah ombak.

Kami juga berkesempatan menyusuri pulau ini dengan menaiki ATV. Kami melihat sisi lain dari pulau resor ini, yakni masih terjaganya pepohonan dan semak belukar di pulau yang memiliki luas total 22 hektar ini. Namun sayang, pada perjalanan telusur pulau kami terlihat beberapa sampah rumah tangga terlihat cukup berserakan.

Selain itu, area pulau ini tengah menggenjot fasilitas tambahan berupa akomodasi. Itu untuk memenuhi jumlah permintaan wisatawan yang membludak. Sehingga, terlihat pula beberapa bahan material di area resor.

Namun sayang, karena kunjungan kami yang hanya One Day Trip, sehingga kami tidak berkesempatan melihat akomodasi yang tersedia, lantaran sedang digunakan oleh pengunjung lainnya. Aryo menjelaskan bahwa pihaknya menghargai privasi tamu sehingga fasilitas showing tersebut memungkinkan jika ada tamu yang sudah Check Out.

Asha Resort di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI JakartaRuang bilas di Asha Resort Pulau Payung, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta (Weka Kanaka/detikcom)

Selain itu, yang jadi PR bagi traveler yang berkunjung singkat di sini adalah fasilitas umum pemandian dan ruang ganti. Terlihat hanya ada satu ruang ganti yang dipakai bergantian. Sedangkan ruang bilas untuk traveler yang baru saja bermain air bersifat sangat terbuka dan dekat sekali area restoran. Sehingga membuat kegiatan membersihkan diri terlalu minim privasi.

Ditambah tidak adanya fasilitas pendukung seperti sabun, shampoo, ataupun handuk, sehingga membuat traveler yang berkunjung dan bermain air mesti mempersiapkan sendiri.

Secara umum aktivitas liburan di Asha Resort cukup menyenangkan dan menunjukkan kualitasnya tersendiri. Kendati ada beberapa hal yang masih juga dapat ditingkatkan oleh pengelola.

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com

Ambisi Pulau Payung di Kepulauan Seribu Jadi Surga Glamping



Jakarta

Pulau Payung di Kepulauan Seribu berbenah untuk menjadi destinasi wisata yang siap bersaing secara global. Sebuah wisata glamping ditawarkan.

Pulau Payung bukan pulau kosong. Pulau itu adalah pulau berpenduduk dan ada akomodasi komersial, Asha Resort.

Dengan luas sekitar 40 hektare dan populasi mencapai 40 ribu jiwa, Pulau Payung bertekad untuk bertransformasi menjadi kawasan wisata berkelanjutan.


Pada sektor pariwisata, Pulau Payung dikunjungi oleh 1.500-2.000 jiwa per bulan.

Pulau Payung tidak mengunggulkan hutan mangrove sebagai daya pikat pariwisata, sebab pulau itu tidak memiliki hutan mangrove. Kendati tidak memiliki hutan mangrove, masyarakat setempat memanfaatkan batu karang alami sebagai penahan abrasi, langkah sederhana namun efektif menjaga garis pantai dari pengikisan laut.

Akses Mudah Menuju Pulau Payung

Wisatawan dapat menempuh perjalanan menuju Pulau Payung melalui empat jalur berbeda. Dua di antaranya menggunakan kapal cepat dari Marina Ancol dan Pelabuhan Baywalk Pluit, dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Alternatif lainnya, kapal kayu dari Muara Angke dan Muara Kamal (Jakarta Barat) membutuhkan waktu sekitar 3 jam perjalanan.

“Ada empat cara menuju Pulau Payung atau Asha, masing-masing menempuh waktu 1-3 jam perjalanan, yakni dari Marina Ancol, Pelabuhan Baywalk di PIK 2 Jakarta, serta dari Muara Angke dan Muara Kamal. Muara Kamal berbatasan dengan PIK 2, Jakarta, dan Banten, dengan pilihan kapal cepat maupun kapal kayu,” ujar Yulia, pemandu wisata dari Asosiasi Himpunan Pramuwisata Indonesia (AHPI) yang bekerja sama dengan Suku Dinas Ekonomi Kreatif dan Pariwisata yang mendampingi detikTravel dalam Agenda Walking Tour Disparekraf DKI Jakarta pada 22-23 Oktober 2025.

Asha Resort beroperasi pada 2023. Meski banyak yang mengenalnya sebagai Pulau Asha, sebenarnya lokasi resort ini berada di wilayah Pulau Payung Besar.

“Sebenarnya di sini (Asha Resort) letaknya di Pulau Payung Besar, tapi masyarakat lebih mengenalnya dengan Pulau Asha,” kata Yulia.

Asha Resort: Glamping Mewah Bernuansa Alam

Asha Resort dibangun di Pulau Payung dengan mengusung konsep glamping (glamorous camping), Resor itu menawarkan 16 unit penginapan eksklusif di tepi pantai. Proyek kedua berlanjut dengan jenama Cora.

Untuk menginap di sini, pengunjung tidak perlu lagi repot mendirikan tenda, karena setiap glamping dilengkapi fasilitas modern layaknya hotel.

Selain menginap, wisatawan juga bisa menikmati berbagai aktivitas seperti ATV menyusuri hutan konservasi dan bersantai di kafe tepi laut yang menjual paket makanan dan minuman tanpa tiket masuk tambahan. Harga paket Asha Resort dibanderol sekitar Rp 400 ribu pada weekday dan Rp 500 ribu saat weekend yang sudah termasuk transportasi kapal pulang pergi.

Menariknya, baik pengunjung yang memilih paket one day trip maupun menginap akan menikmati fasilitas transportasi laut yang sama. Terdapat dua dermaga utama, yaitu Dermaga Payung dan Dermaga Asha, tergantung paket perjalanan yang dipilih.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com