Tag Archives: bahasa

Bekisting Adalah? Ini Fungsi, Material, dan Jenis-jenisnya


Jakarta

Di dunia bangunan dikenal istilah bekisting. Singkatnya, bekisting adalah cetakan sementara yang digunakan untuk menahan beton saat dituang dan dibentuk sesuai bentuk cetakannya. Dalam bahasa Inggris, bekisting disebut dengan formwork.

Beton diketahui menjadi bahan bangunan yang banyak digunakan di dunia. Untuk mencetak beton dengan bentuk yang diinginkan, bekisting harus cukup kuat untuk menahannya hingga mengeras. Ketahui lebih lanjut tentang fungsi, material, dan jenis-jenis bekisting pada uraian di bawah.

Apa Itu Bekisting?

Mengutip Panduan Pembuatan Panel Beton oleh Sri Wiwoho Mudjanarko, dkk, bekisting adalah suatu konstruksi pembantu berupa cetakan yang bersifat sementara. Dalam pembangunan, bekisting dipasang pada bagian samping dan bawah dari suatu konstruksi beton yang akan dibangun.


Dikarenakan cetakan sementara, bekisting harus bisa dibongkar jika beton yang dituang sudah cukup kering, keras, dan menguat. Selain itu, kekuatan bekisting harus diperhatikan agar tidak rusak akibat beton yang mengering.

Kebersihan bekisting juga perlu diperiksa sebelum cairan beton dituangkan ke dalamnya agar tidak ada kotoran yang ikut mengeras bersama beton.

Fungsi Bekisting

Dikutip dari E-Journal milik Universitas Atma Jaya Yogyakarta, bekisting secara umum memiliki tiga fungsi utama, yaitu:

  • Untuk memberikan bentuk pada sebuah konstruksi beton
  • Untuk memperoleh struktur permukaan yang diharapkan
  • Untuk menahan beton sampai cukup keras sehingga bagian atasnya dapat memikul atau dilalui tenaga kerja dan peralatan bangunan.

Bahan Bekisting

Bahan bekisting dikatakan baik bila memenuhi beberapa persyaratan: tidak bocor dan menghisap air dalam campuran beton, kuat, memiliki tekstur seperti beton yang ingin dihasilkan, dan dimensi presisi sesuai dengan perencanaan. Nah, berikut material yang biasa dijadikan bekisting:

1. Kayu

Kayu termasuk material yang banyak digunakan untuk bekisting. Bahan ini khususnya masih sering dipakai pada tipe bekisting konvensional dan semi konvensional.

Material kayu untuk bekisting haruslah kuat tetapi hanya boleh setengah kering. Maksudnya, kayu tidak boleh terlalu basah karena bisa menyusut dan melengkung saat cuaca panas. Dan jika kayu terlalu kering maka bisa membengkak ketika dibasahi.

2. Plywood

Semenjak diperkenalkannya kayu lapis atau plywood, bahan ini jadi material yang lumrah dipakai juga untuk bekisting. Plywood memiliki ketahanan yang cukup tinggi.

Untuk dijadikan material bekisting, plywood dapat dilapisi polyfilm atau tidak. Kayu lapis yang dilapisi polyfilm lebih awet dan dapat digunakan berulang kali. Pemakaiannya juga bisa lebih lama dibanding plywood yang tidak dilapisi polyfilm.

3. Baja

Baja digunakan sebagai bahan bekisting pada tipe bekisting semi konvensional dan bekisting sistem. Material ini dijadikan sebagai support atau sabuk pada bekisting kolom dan dinding. Penggunaan baja sebagai bekisting tergolong tahan lama dan dapat dipakai berulang kali.

Jenis-jenis Bekisting

Secara garis besar, tipe-tipe bekisting dibedakan menjadi tiga, yaitu:

1. Bekisting Konvensional

Material utama bekisting jenis ini adalah kayu. Kelebihan bekisting konvensional adalah fleksibilitasnya yang tinggi, sedang kekurangannya yaitu membutuhkan waktu relatif lama dalam pengerjaannya. Di sisi lain, material kayunya tidak dapat dipakai berulang kali.

2. Bekisting Semi Modern

Bekisting semi modern merupakan jenis bekisting yang memadukan kayu dan bahan fabrikasi. Keunggulannya yaitu lebih hemat biaya lantaran kayu bukanlah material utama bekisting. Kayu berupa plywood hanya digunakan pada bagian tertentu.

3. Bekisting Modern

Bahan yang digunakan pada bekisting modern yaitu material fabrikasi. Pemasangan bekisting dengan cara ini sudah cukup sederhana sehingga tidak memberatkan pekerja bangunan. Namun kekurangannya, bekisting jenis ini tergolong mahal.

Bekisting semi sistem merupakan perkembangan dari bekisting konvensional di mana terdapat peningkatan kualitas material sehingga dapat digunakan berulang dan cukup awet.

Material yang digunakan untuk bekisting semi sistem adalah scaffolding. Cetakannya terbuat dari material kayu lapis atau plat sedangkan penopangnya terbuat dari baja yang difabrikasi.

Bekisting sistem atau full system merupakan bekisting universal yang difabrikasi. Pemasangannya sudah sangat disederhanakan dan pengerjaannya ringan. Akan tetapi, material bekisting ini terbilang mahal.

Nah, itu tadi penjelasan mengenai bekisting yang merupakan cetakan sementara untuk membentuk cairan beton dalam pembangunan. Pastikan detikers menggunakan bekisting yang tepat, sehingga rumah detikers terjamin kuat dan kokoh.

(row/dna)



Sumber : www.detik.com

Jangan Salah, Ini Perbedaan Rusun, Apartemen dan Kondominium



Jakarta

Rumah atau hunian ini terbagi dua, yakni hunian vertikal dan horizontal. Hunian horizontal adalah rumah yang dibangun berderet memanjang. Contoh yang biasa kita temui adalah rumah tapak alias landed house.

Sedangkan rumah vertikal adalah rumah yang dibangun bertumpuk meninggi ke atas (vertikal). Contohnya adalah rusun, apartemen hingga kondominium.

Rumah vertikal adalah solusi pembangunan rumah pada lahan yang terbatas. Ini juga bisa menjadi solusi perkotaan untuk menjawab harga tanah yang mahal.


Namun, hingga kini banyak yang belum mengetahui apa perbedaan antara apartemen, rusun dan kondominum.

Dikutip dari Cekaja.com, berikut perbedaan rusun, apartemen dan kondominium:

Rusun

Berdasarkan Undang-undang, rumah susun adalah bangunan gedung bertingkat yang terbagi dalam bagian-bagian yang distrukturkan secara fungsional, dan merupakan satuan-satuan yang masing-masing dapat dimiliki dan digunakan secara terpisah.

Pada perkembangannya, masyarakat mengenal rusun sebagai hunian bertingkat untuk kelas menengah bawah. Rusun juga terbagi menjadi dua yaitu:

Rusunami

Rusunami adalah Rumah Susun Sederhana Milik. Pada Rusunami, pengguna tangan pertama harus membeli dari pengembang. Pengembang kerap menggunakan istilah apartemen bersubsidi untuk Rusunami.

Rusunawa

Rusunawa adalah Rumah Susun Sederhana Sewa. Dari segi tampilan fisik bangunan kurang lebih sama dengan Rusunami. Perbedaannya, untuk menempati Rusunawa, pengguna menyewa dari pengembang.

Apartemen

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), apartemen adalah tempat tinggal yang terdiri dari ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan sebagainya yang berada pada satu lantai bangunan bertingkat yang besar dan mewah.

Apartemen juga biasanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti kolam renang, pusat kebugaran, toko, dan lainnya. Tak hanya itu, biasanya, untuk memiliki apartemen dibutuhkan biaya yang tak sedikit.

Kondominium

Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi kondominium adalah gedung besar, mewah, bertingkat yang disewakan; apartemen. Jadi dalam praktiknya, pemilik unit kondominium memiliki hak melakukan apa pun, misalnya menyewakan atau menjual pada orang lain.

Artinya, kondominium dapat menjadi alternatif investasi, sedangkan apartemen lebih sebagai hunian rumah tinggal.

Itulah perbedaan dari rusun, apartemen, dan kondominium. Apakah kamu tertarik tinggal di salah satunya? Atau kamu lebih memilih mencari rumah hunian?

Sementara itu, dikutip dari sumber lain, perbedaan paling mencolok antara rusun, apartemen dan kondominium adalah dari segi fasilitas.

Fasilitas yang terdapat di rusun terkesan seadanaya, karena rusun memang tergolong hunian vertikal yang paling terjangkau dari sisi harga. Sebab rusun ditujukan untuk masyarakat menengah ke bawah.

Apartemen memiliki fasilitas yang lengkap, seperti tempat parkir yang luas, kolam renang, tempat kebugaaran, taman dan lainnya. Beberapa apartemen mewah juga terintegrasi dengan pusat perbelanjaan. Meski begitu, ada juga apartemen yang memiliki fasilitas seadanya.

Lalu kondominimum memiliki fasilitas premium dan lebih mewah dibanding apartemen.

Selain itu, ketiganya juga bisa dibedakan dari siapa yang menginisiasi pembangunan. Rusun, biasanya dibangun atas inisiasi pemerintah daerah atau pusat untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau kelas menengah ke bawah. Sementara apartemen dan kondominium dibangun murni sebagai tujuan bisnis dari para pengembang.

Demikian perbedaan rusun, apartemen dan kondominium. Semoga bermanfaat!

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Apa Itu Fasad Rumah? Pengertian, Fungsi dan Jenis-jenisnya


Jakarta

Bagian depan rumah adalah bagian terpenting pada eksterior rumah. Pernahkah kamu mendengar kata fasad atau dalam bahasa Inggris facade saat bicara soal rumah? Nah, fasad adalah tampilan depan rumah.

Tampilan depan rumah ini menentukan kesan pertama pada rumah. Karena sebelum masuk ke dalam rumah, kita pasti melihat eksterior rumah yang salah satunya fasad itu tadi.

Pada dasarnya, fasad adalah tampilan depan rumah. Namun, bila dibahas lebih jauh, fasad punya pengaruh yang besar terhadap rumah. Berikut penjelasan soal fasad


Pengertian Fasad Rumah

Fasad adalah bagian depan rumah yang dilihat dari luar wujudnya. Fasad rumah ini adalah salah satu bagian terpenting pada rumah karena bagian luar ini menjadi kesan pertama bagi semua orang yang melihatnya dengan kasat mata. Kesan ini justru yang memberikan definisi pada karakter atau gaya sebuah rumah tersebut.

Kata fasad sendiri berasal dari bahasa perancis yang memiliki arti “depan” atau “wajah” , yang secara umum didefinisikan sebagai bagian luar dari sebuah bangunan (eksterior).

Kegunaan atau Fungsi Fasad Rumah

Bagian eksterior sebuah properti merupakan fungsi penting pada fasad. Fasad juga memiliki beragam fungsi yang sangat berguna bagi pemilik rumah, salah satu kegunaannya adalah menjaga privasi bagian dalam pemilik hunian. Selain itu, berikut ini adalah kegunaan fungsi fasad lainnya.

Fasad Rumah Sebagai Kesan Pertama

Elemen ini adalah fungsi pertama dari sebuah fasad yakni menjadi sebuah kesan bagi siapapun yang melihatnya pertama kali. Fasad dapat membuat rumah Kamu memiliki daya tarik dan bisa memberikan kesan positif hanya dengan kasat mata, selain itu ini juga bisa menjadi poin tambahan untuk menaikkan nilai harga suatu rumah.

Fasad Rumah Sebagai Pelindung

Fasad merupakan salah satu bagian rumah yang berfungsi sebagai pelindung dari cuaca baik panas, hujan, dingin bahkan serta perubahan iklim seperti angin kencang misalnya. Fasad juga bisa mencegah cahaya matahari langsung masuk ke dalam rumah sehingga suhu di dalam ruangan tetap terjaga dan stabil.

Fasad Rumah Sebagai Penentu Suhu Dalam Rumah

Walaupun fasad memiliki fungsi yang berhubungan dengan bagian luar rumah, fasad ternyata juga mempengaruhi suhu atau iklim di dalam rumah juga, lho.

Ini terjadi tergantung pada material yang digunakan pada fasad misalnya seperti kayu atau batu, terbukti bisa membuat suhu rumah tetap stabil karena ada efek menyerap yang memberikan kelembaban di dalamnya.

Selain kelembapan, pemilihan material ada juga yang bisa menyimpan panas selama siang hari sehingga ini bisa dimanfaatkan untuk menjaga suhu ruangan tetap hangat saat malam hari. Fasad juga bisa membantu udara di dalam rumah tetap segar dan bersih.

Fasad Rumah Sebagai Estetika

Fasad bisa menjadi sebuah karakter dan ciri khas pemilik rumah tersebut. Fungsi ini membuat rumah memiliki identitas yang berbeda dari rumah yang lain sehingga bisa memberikan kesan bagi orang yang melihatnya dan mampu meningkatkan kualitas hidup pemilik rumah.

Bagian – bagian Utama atau Komponen Fasad Rumah

Bagian- bagian yang dimaksud ini mencakup beberapa komponen yang menghasilkan struktur rumah dan membuatnya menjadi sebuah fasad itu sendiri. Komponen ini yang membantu fasad tersebut memiliki fungsi. Bagian – bagian utama ini mencakup sebagai berikut :

Pintu Masuk

Bagian ini merupakan akses keluar masuk rumah dan membantu memberikan perlindungan privasi dari pandangan masyarakat luar. Pintu memiliki beragam desain dan biasanya hanya ada satu pada suatu rumah. Pintu juga bisa memberikan cahaya alami dan menghindari cuaca dan iklim yang ekstrim seperti hujan dan angin kencang.

Jendela

Bagian ini bisa menambah keindahan dan karakter sebuah rumah. Namun, fungsi utama dari jendela adalah mengatur pencahayaan dan masuknya udara ke dalam rumah.

Dinding

Dinding merupakan komponen utama sebagai pelindung rumah dan membentuk sebuah struktur kuat yang mampu menahan beban seperti lantai atau atap rumah. Dinding ini akan menghasilkan sebuah insulasi suhu dan suara sehingga membuat rumah menjadi lebih tenang dan nyaman.

Tritan atau Penopang Atap

Atap tambahan atau juga disebut tritan merupakan atap tambahan yang letaknya berada diatas pintu dan jendela yang memiliki fungsi untuk melindungi pintu dan jendela dengan cara menopangnya dari hujan atau angin.

Sun Shading

Bagian fasad ini merupakan peredam sinar matahari yang masuk ke dalam rumah. Peneduh matahari bisa bermacam-macam seperti tirai atau gorden, kaca cermin, atau awning. Komponen Ini membantu menghindari rumah dari terik matahari dan memberikan pendinginan sehingga ini juga bisa menghemat biaya listrik.

Jenis Material Fasad Rumah

Fasad memiliki jenis-jenis material yang membentuk konstruksi sebuah rumah. Beberapa jenis material yang biasanya digunakan antara lain sebagai berikut :

Batu Bata

Batu bata adalah jenis material yang umum dipakai dan membuat struktur rumah menjadi kokoh. Jenis ini sering dipakai karena kemampuan menahannya yang baik pada beban lantai atas dan atap rumah.

Dari segi estetika, batu bata juga mempunyai tampilan yang elegan dan klasik sehingga fasad rumah tampak kuat dan unik.

Kayu

Kayu bisa menopang beban dan menjaga struktur rumah tetap ideal. Jenis kayu ini bisa memberikan rumah tampak lembut dan hangat.

Batuan

Jenis ini merupakan material yang sering dipilih karena memiliki ketahanan dan kekuatan yang lama. Ini menjadi nilai tambahan bagi pemilik rumah karena tidak perlu melakukan perawatan yang ekstra agar kualitas material terjaga. Batuan membuat rumah kamu memberikan kesan yang klasik dan elegan.

Logam

Material jenis ini memiliki tekstur yang halus dan licin sehingga mudah untuk dibersihkan dari kotoran dan debu sehingga membuat kesan rumah menjadi modern dan futuristik.

Keramik

Jenis ini merupakan material yang sudah ada sejak zaman dahulu, tepatnya saat zaman mesir kuno. Jenis ini memiliki daya tahan yang baik dan bisa dibuat menjadi berbagai bentuk menarik dan bisa menambah nilai estetika fasad rumah Kamu.

Contoh – contoh Fasad

Penampilan fasad ini dipilih tergantung selera setiap orang dengan mempertimbangkan estetika dan kebutuhan yang ingin ditampilkan oleh pemilik rumah. Berikut ini beberapa contoh fasad yang bisa menjadi inspirasi untuk Kamu ketika membangun rumah.

Fasad Klasik

Desain fasad ini memberikan kesan mahal dan berkelas dan biasanya material yang digunakan berupa kayu dan batu. Desain ini disusun dengan simetris dan rapi bak istana sehingga membuat rumah terlihat mewah dan elegan.

Fasad Modern

Desain fasad modern paling banyak digunakan oleh rumah-rumah zaman sekarang dan biasanya menggunakan material kaca dan baja. Desain ini menambah kesan kekinian dan biasanya menonjolkan garis-garis yang mencolok dan horizontal, sehingga tampilannya tidak membosankan dan terkesan dinamis.

Fasad Vernakular

Desain fasad ini biasanya memiliki sentuhan adat dan budaya setempat. Biasanya material yang ditonjolkan yaitu batu dan kayu yang membuat bentuknya memiliki keunikan dan ciri khas.

Fasad Minimalis

Fasad minimalis fokus utamanya adalah kesederhanaan dan modern jadi tidak memberikan sentuhan yang terlalu detail. Garis-garis pada desain fasad ini terkesan simpel tetapi elegan sehingga tampilannya banyak diminati oleh semua orang.

Fasad Kontemporer

Desain ini biasanya campuran dari setiap contoh desain yang ada, baik klasik, minimalis, maupun modern. Kontemporer ini biasanya berbentuk unik dan tidak terikat dengan aturan-aturan desain sehingga memiliki kesan yang bebas dan kreatif.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Kiyomeru, Prinsip dari Jepang biar Nggak Males Bersih-bersih Rumah



Jakarta

Apakah kamu mengalami kesulitan dalam menjaga kebersihan rumah? Jika iya, prinsip pembersihan Jepang yang dikenal sebagai Kiyomeru bisa menjadi solusi yang tepat untuk kamu.

Metode ini tidak hanya fokus pada kebersihan fisik, tetapi juga membantu menciptakan suasana yang lebih tenang dan teratur di rumah. Simak penjelasan ini yang akan menjelajahi bagaimana Kiyomeru dapat membantu kamu mengatasi tantangan kebersihan dan membuat rumah kamu lebih nyaman.

Apa Itu Kiyomeru?

Dilansir Homes and Gardens, diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Kiyomeru berarti memurnikan. Dalam konteks ini, pembersihan dianggap sebagai ritual yang tidak hanya membersihkan rumah, tetapi juga jiwa kamu .


Azumi Uchitani, penulis, seniman, dan dosen serta salah satu pendiri Akademi Kebijaksanaan Jepang, menjelaskan bahwa kata Kiyomeru (清める) dilambangkan dengan karakter 清, yang berarti kemurnian dan kebersihan.

Konsep ini melampaui sekadar kebersihan fisik, ia mencakup pemurnian spiritual yang lebih dalam dan pembersihan energi dari barang-barang serta lingkungan sekitar kita.

Berakar pada tradisi Shinto dan kepercayaan Buddha yang mendalam, Kiyomeru mencerminkan pentingnya harmoni, pembaruan, dan penghormatan terhadap hal-hal yang sakral dalam budaya Jepang.

Harmoni adalah elemen kunci dari konsep ini, mendorong individu untuk belajar hidup selaras dengan harta benda dan lingkungan mereka. Ketika Kiyomeru diterapkan pada pembersihan, hal ini juga merujuk pada pembersihan energi rumah kamu (chi).

Bagaimana Kiyomeru Dapat Membantu dalam Membersihkan Rumah?

Ketika seseorang membersihkan rumah, mereka biasanya berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain atau dari satu tempat ke tempat lain, merapikan barang-barang yang tidak terpakai dan mengatasi kekacauan yang terlihat. Aktivitas ini sering kali dianggap sebagai pekerjaan yang berat oleh banyak orang.

Namun, dalam budaya Jepang, pembersihan tidak dipandang dengan cara yang sama. Bersih-bersih dianggap bukan sebagai tugas yang melelahkan, melainkan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur terhadap rumah dan harta benda kita.

“Praktik Kiyomeru sangat mendalam dalam budaya dan kehidupan sehari-hari orang Jepang,” kata Azumi. Salah satu contohnya adalah upacara minum teh Jepang, Sado (atau Chado) 茶道, yang merupakan ritual mendalam yang menekankan pengalaman kesatuan dan pertukaran energi murni melalui pembuatan dan penyajian teh matcha.

Pertukaran sakral antara tuan rumah dan tamu dimulai dan diakhiri dengan Kiyomeru, sebuah proses pembersihan dan pemurnian peralatan makan yang indah. Meskipun peralatan makan mungkin tampak bersih, tujuannya adalah untuk memurnikan energi setiap alat makan dan menunjukkan rasa terima kasih atas perannya.

Ritual ini mencerminkan interaksi harmonis antara kebersihan, perhatian, dan penghormatan terhadap semua yang digunakan. Jika kita mendekati tugas membersihkan rumah dengan pola pikir yang berbeda, yaitu dengan rasa syukur kita dapat memperoleh perspektif yang lebih dalam.

Tugas yang sebelumnya kita benci kini bisa berubah menjadi pengingat betapa beruntungnya kita memiliki tempat untuk dijaga kebersihannya. Mengubah cara pandang terhadap tugas ini dapat mengurangi asosiasi negatif dan mempermudah proses pembersihan, terutama saat merasa kewalahan.

Cara Menerapkan Prinsip Kiyomeru dalam Pembersihan Rumah

Untuk mulai menerapkan Kiyomeru dan prinsip-prinsipnya dalam kehidupan kamu, penting untuk melihatnya sebagai lebih dari sekadar alat, melainkan sebagai gaya hidup.

“Kiyomeru adalah sebuah cara hidup,” jelas Azumi. Tujuannya adalah untuk menjaga aliran energi yang harmonis dalam hidup kita.

Oleh karena itu, kita perlu memahami bahwa lingkungan sekitar kita adalah perpanjangan dari diri kita sendiri. Ketika kita merawat tubuh kita, kita juga harus merawat lingkungan di sekitar kita.

Kita terhubung secara energetik dengan lingkungan, dan ketika area luar bersih dan teratur, energi dapat mengalir dengan lancar, sehingga hidup kita pun menjadi harmonis.

Azumi memberikan panduan langkah demi langkah untuk membersihkan rumah kamu dengan Kiyomeru sebagai cara hidup.

Ubah Pola Pikir Kamu

Renungkan keyakinan dan sikap kamu terhadap pembersihan dan penataan. Apa saja pikiran atau perasaan yang kamu miliki. Jika ada rasa enggan terkait pembersihan, ubahlah terlebih dahulu.

Anggaplah ruang tinggal dan kerja kamu sebagai perpanjangan dari diri kamu. Ketika kamu menyikat gigi setiap pagi dan malam, bersihkan juga toilet. Saat mandi untuk membersihkan tubuh, dan jangan melupakan debu yang mulai menumpuk.

Mengatasi penumpukan tugas akan sangat membantu.

Ciptakan Ritual Pembersihan di Pagi dan Malam Hari

Mulailah hari kamu dengan tindakan sederhana yang menciptakan suasana kemurnian dan keteraturan. Setelah bangun tidur, rapikan tempat tidur, buka jendela untuk menghirup udara segar, dan sapu lantai.

Di malam hari, lakukan hal-hal kecil seperti merapikan rumah sebelum tidur untuk menciptakan suasana yang harmonis. Ini adalah kebiasaan yang dimiliki oleh mereka yang memiliki rumah bersih.

Tetapkan Jadwal Bersih-bersih Harian, Mingguan, Bulanan, dan Musiman

Jadikan pembersihan sebagai bagian alami dari rutinitas kamu, seperti menggosok gigi atau mandi. Setiap hari, fokus pada tugas-tugas penting seperti merapikan permukaan, mengelap meja, dan menyapu ringan. Bersihkan toilet, pancuran, dan bak mandi setiap hari.

Setiap minggu, luangkan waktu untuk menyedot debu, membersihkan debu, dan merapikan lemari pakaian. Setiap bulan, lakukan pembersihan menyeluruh di rumah serta proyek pembersihan besar seperti mencuci jendela atau membersihkan lemari es. Musiman.

Segarkan lemari pakaian kamu di musim panas dan dingin serta lakukan pembersihan menyeluruh di akhir tahun, termasuk membersihkan debu serta jendela, dapur, dan area lainnya.

Tentukan Aturan

Pastikan titik kontak pertama dengan rumah kamu, agar pintu masuk tetap menarik dan bersih. Jaga agar pintu dan keset bebas dari noda, rawat sepatu kamu dengan baik karena sepatu tersebut menopang beban aktivitas harian kamu.

Lepaskan sepatu saat masuk dan letakkan dengan rapi di tempat yang telah ditentukan sambil mengucapkan terima kasih atas jasanya. Di dapur, jangan biarkan piring kotor menumpuk di wastafel segera cuci atau masukkan ke mesin pencuci piring.

Akhiri hari kamu dengan membersihkan wastafel agar tetap teratur. Di kamar mandi, biasakan untuk membersihkan toilet setiap pagi dan sore. Luangkan waktu 10 menit untuk ritual pemurnian.

Sisihkan waktu 10 menit setiap hari untuk menjaga kebersihan dan kemurnian. Tindakan kecil yang konsisten ini akan membantu menumbuhkan keharmonisan dan kesadaran di ruang kamu.

Bagian yang Harus Dibersihkan

Karina Toner, pembersih profesional dan manajer operasi di Spekless, menyarankan untuk memulai pembersihan di area rumah yang paling penting bagi kamu, seperti pintu masuk dan kamar tidur.

“Fokuslah pada area yang paling vital untuk menjaga kebersihan, seperti pintu masuk agar energi positif dapat masuk atau kamar tidur untuk mendukung tidur yang berkualitas,” kata Karina.

“Menggunakan penghilang bau alami dan produk pembersih ramah lingkungan saat membersihkan rumah juga merupakan cara yang baik untuk menjaga kebersihan tanpa meninggalkan bau atau bahan kimia yang menyengat,” tambahnya.

Manfaat Kiyomeru

Kiyomeru bukan sekadar metode, melainkan perubahan pola pikir yang menumbuhkan rasa hormat terhadap lingkungan dan diri kamu sendiri. Dengan mengadopsi pendekatan ini, kamu dapat mengubah pembersihan dari tugas yang menakutkan menjadi ritual perawatan dan peremajaan.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Batu Bata Belum Tentu Lebih Bagus dari Hebel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya


Jakarta

Fondasi yang kuat ditentukan pada material yang digunakan. Biasanya untuk pembangunan rumah banyak yang menggunakan hebel atau batu bata sebagai material utama fondasi rumah. Lantas, di antara keduanya mana yang lebih baik?

Sebelum mengetahui kelebihan dan kekurangan, lebih baik kenali dahulu apa itu hebel dan batu bata.

Hebel

Truk bermuatan hebel yang terguling di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur sudah dievakuasi. Lalu lintas yang sempat macet sudah kembali normal.TIlustrasi hebel. Foto: Lamhot Aritonang

Dilansir laman Loftybuildinggroup, bata hebel atau bata ringan merupakan beton ringan aerasi (Autoclaved Aerated Concrete). Material ini terbuat dari pasir, semen, kapur, dan gypsum. Hebel umumnya tersedia dalam bentuk balok. Warna dari hebel sendiri adalah putih ke abu-abuan. Ukuran dari hebel jauh lebih besar dan panjang. Namun, material ini jauh lebih ringan.


Batu Bata

Tembok Batu Bata dengan Pola English BondTembok Batu Bata dengan Pola English Bond Foto: Getty Images/Jose Pouwels

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), batu bata adalah tanah liat yang diaduk sampai halus, kemudian dicetak, dikeringkan, lalu dibakar. Biasanya dipakai untuk membuat dinding dan sebagainya. Bentuknya persegi panjang berwarna coklat kemerahan.

Kelebihan dan Kekurangan Hebel dan Batu Bata

Menurut Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizki, masing-masing material ini memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, hingga saat ini banyak yang masing memakai keduanya.

Untuk lebih jelasnya berikut kelebihan dan kekurangan hebel dan bata merah.

Kelebihan Hebel

– Harga yang lebih terjangkau jika dibeli satuan

– Memiliki ketahanannya cukup baik

– Lebih ringan daripada batu bata

Kekurangan Hebel

– Ukurannya yang lebih besar dari batu bata.

Kelebihan Batu Bata

– Mudah ditemukan di toko-toko bangunan

– Ukuran lebih kecil

Kekurangan Batu Bata

– Materialnya murah menyerap air sehingga mudah membuat dinding lembab dan berjamur

– Harganya lebih mahal daripada hebel

– Lebih berat dari hebel

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Posisi Ideal Pasang Stop Kontak dan Sakelar yang Aman Tak Terendam Banjir



Jakarta

Pemasangan stop kontak dan sakelar di rumah, ternyata ada aturan mengenai ketinggian dan posisinya lho, tidak bisa dipasang sembarangan. Hal ini untuk memastikan sistem kelistrikan di rumah aman dari jangkauan anak kecil dan terhindar dari rendaman air apabila rumahnya berada di area rawan banjir.

Sebagai informasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), stop kontak adalah tempat menghubungkan arus listrik. Sementara, sakelar adalah penghubung dan pemutus aliran listrik atau alat untuk menghidupkan dan mematikan lampu.

Lantas di mana posisi yang dianjurkan untuk memasang stop kontak dan sakelar?


Arsitek Denny Setiawan menyarankan letak stop kontak sebaiknya berada di area yang dekat dengan lokasi aktivitas penghuninya seperti ranjang, meja, atau area hiburan seperti TV. Pastikan lokasi tersebut memang tidak mudah diakses oleh anak kecil dan pilihlah stop kontak yang memiliki pelindung anti-korsleting.

“Yang ideal adalah yang tidak terakses langsung atau tidak mudah dijangkau oleh anak kecil, tapi cukup dekat dengan kebiasaan pengguna melakukan kegiatan. Yang ideal adalah colokan itu ada di samping ranjang, di atas nakas, kayak di hotel. Lalu di atas area TV,” sebutnya saat dihubungi detikProperti, Selasa (27/5/2025) lalu.

Dalam catatan detikcom pada Februari 2024 lalu, Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) DKI Jakarta Ranu Scarvia Ria Fitri mengatakan, pemasangan sakelar di dinding sebaiknya sekitar 90 cm dari lantai. Ketinggian ini dianggap ideal karena sakelar lebih mudah diraih dan bisa menghindari terendam banjir.

“Rumah kita yang kita bangun itu di daerah banjir, artinya sakelar harus di atas minimal 90 cm dari lantai,” kata Ranu dalam acara Innovation Talk: Rumah Nyaman Listrik Aman di Jakarta pada Rabu (2/10/2024) lalu.

Sakelar yang berada di kamar tidur, bisa diletakkan di lokasi yang mudah diraih, salah satunya di samping tempat tidur. Ia tidak mewajibkan untuk memasangnya di samping pintu atau di samping stop kontak.

“Jadi sakelar tempatnya dengan (bersebelahan) stop kontak itu juga tidak. Itu kadang sudah kebiasaan. Kebiasaan ada stop kontak, ada saklar sebelahnya. Jadi tidak diharuskan,” tegasnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Yeh Pikat nan Memikat di Desa Wisata Taro



Jakarta

Desa Wisata Taro memiliki pesona alam yang memukau. Salah satu permata tersembunyi adalah trekking menuju air terjun Yeh Pikat.

I Wayan Gede Ardika, pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Taro, menjelaskan nama Yeh Pikat berasal dari kata “Yeh” yang dalam bahasa Bali artinya air dan “Pikat” yang artinya menarik. Yeh Pikat merupakan sebuah air terjun yang terletak di sebelah barat Desa Taro.

“Makna nama itu, Yeh kan artinya air dan pikat itu berarti memikat hati kita untuk datang ke air terjun ini. Karena suasananya adem dan airnya bersih. Jadi memikat kita untuk datang dan berlama-lama disana,” kata Gede Ardika.

Bentuk air terjun yang cantik dengan dikelilingi tebing batu, membuat air terjun Yeh Pikat menjadi lokasi menarik berburu foto. Ukuran air terjun ini relatif kecil. Tingginya tidak lebih dari 6 meter dan aliran airnya pun tidak terlalu deras. Dengan begitu, traveler dapat berkunjung ke tempat wisata alam ini dengan aman.

Sebelum terkenal dengan air terjunnya yang cantik, Yeh Pikat juga sudah dikenal sebagai tempat untuk melukat dan membersihkan diri. Konon beberapa pancoran di areal Yeh Pikat bisa menyembuhkan penyakit.

“Sebelumnya yang terkenal itu pancoran Yeh Pikat, mitosnya dipercaya bisa menyembuhkan penyakit. Misalnya untuk sakit mata, sakit kepala, dan sakit perut. Pancurannya itu ada lima,” kata Ardika.

Kepercayaan lain yang tumbuh di tengah masyarakat desa mengenai air terjun ini adalah kekuatan magisnya. Air terjun ini merupakan mata air campuhan, karena Yeh Pikat merupakan tempat pertemuan antara dua sungai. Selain melukat, masyarakat Taro Kaja (Taro Utara) juga menggunakan mata air di Yeh Pikat ini sebagai lokasi dilakukannya upacara pitra yadnya yaitu ngaben atau sering disebut “memanah”.

Yeh Pikat bisa menjadi salah satu air terjun yang tergolong hidden gem. Untuk sampai ke air terjun ini, traveler harus menuruni ratusan anak tangga dan melakukan susur sungai. Pemandangan tebing batu yang besar nan eksotis akan menemani perjalanan traveler untuk sampai ke Yeh Pikat.

Untuk mengeksplor keindahan Yeh Pikat Waterfall, traveler dikenakan biaya sebesar Rp 25.000 untuk wisatawan domestik dan Rp 75.000 untuk wisatawan domestik komplit dengan pemandu. Air terjun ini buka mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA.

“Waktu terbaik untuk berkunjung itu pagi hari, karena masih sejuk, banyak burung, dan matahari juga belum terlalu menyengat,” kata Ardika.

Traveler juga bisa mencoba aktivitas trekking ke Yeh Pikat Waterfall di Desa Taro yang berada di Tegallalang, Gianyar, Bali itu dengan harga Rp 250.000 per orangnya dengan minimal 5 orang. Biaya ini sudah termasuk agenda trekking ke Yeh Pikat, Pura Agung Gunung Raung, dan The Fire Flies Garden. Traveler juga sudah mendapatkan fasilitas pemandu dan coffee break.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Perpustakaan Erasmus Huis Senyaman Itu…, Seestetik Itu…



Jakarta

Di kawasan Jakarta Selatan terdapat perpustakaan yang menarik untuk dikunjungi, bukan hanya tentang koleksi bukunya saja. Tetapi, juga suasana perpustakaan yang bikin nyaman.

Perpustakaan itu ada di dalam Kantor Kedutaan Besar Belanda di Kuningan, Jaksel. Yakni, perpustakaan Erasmus Huis.

Perpustakaan itu bisa diakses oleh masyarakat umum. Jika ingin mengunjungi perpustakaan ini masyarakat tinggal bertanya kepada petugas penjaga yang mengarahkan ke area perpustakaan.


Suasana yang nyaman dan tentunya bersih membuat pengunjung betah untuk berlama-lama. Memang Perpustakaan Erasmus Huis itu didominasi oleh buku-buku Bahasa Belanda dan Inggris, namun ada pula koleksi buku dengan Bahasa Indonesia.

“Ada paling cuma 5% dari keseluruhan koleksi yang ada,” ujar petugas perpustakaan kepada detikTravel, Jumat (19/72024).

Koleksi buku-buku di Perpustakaan Erasmus Huis itu mencapai 6.000 buku. Seluruh buku terpajang rapi di setiap raknya, ada di rak lantai satu dan rak lantai dua.

Variasi buku di sini pun beragam seperti buku anak, biografi, sejarah hingga buku kebudayaan Indonesia Pencak Silat yang berbahasa Belanda.

Erasmus Huis di Kedutaan Belanda di Kuningan, Jakarta SelatanErasmus Huis di Kedutaan Belanda di Kuningan, Jakarta Selatan (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Salah satu pengunjung saat itu adalah Ni Eko. Dia memang ada kepentingan di Kantor Kedutaan Belanda makanya sekaligus ke perpustakaan untuk mencari buku yang diincar.

“Tujuannya itu untuk ambil visa kan udah appointment sebelumnya terus hari ini jadi terus hari ini diambil. Sekalian aja mau cari buku tentang lingkungan gitu kan, kebetulan saya dulu jurusannya Biologi tapi spesialisasinya lingkungan jadi pengen cari-cari buku tentang lingkungan,” kata dia.

Bagi Ni Eko, Perpustakaan Erasmus Huis itu nyaman untuk dikunjungi dan juga ia menyebut Perpustakaan Erasmus Huis ini menyimpan koleksi buku sulit dicari di pasaran. Dia pun kagum ketika berada di perpustakaan itu.

“Saya sukanya tuh ternyata banyak buku yang nggak disebarluaskan secara komersial gitu, banyak sih buku menarik cuma nggak sesuai dengan bidang saya. Tadi tuh banyak buku tentang kebudayaan Indonesia gitu kan, terus tentang bagaimana kondisi lanskap Indonesia di zaman kolonialisme nah itu tuh bagus soalnya belum pernah nemu,” kata Ni Eko.

Selain Ni Eko, pengunjung yang menikmati Perpustakaan Erasmus Huis ini adalah Salwa. Dia datang bersama beberapa temannya untuk mencari pengetahuan baru yang ada di dalam koleksi buku-buku.

Salwa mengetahui keberadaan Perpustakaan Erasmus Huis dari media dan teman-temannya.

“Ke sini ingin lebih tahu tentang wawasan ilmu-ilmu yang sebelumnya belum aku tahu di sini gitu, maksudnya masih banyak hal-hal yang belum aku ketahui juga. Kalau aku tahu (perpustakaan) ini dari media sosial sama rekomendasi dari teman-teman di kampus,” kataSalwa.

Tak hanya membaca buku, ia pun menjelaskan kedatangannya ke perpustakaan ini untuk kebutuhan konten. Alasannya karena tempat dan suasana di Perpustakaan Erasmus Huis bisa jadi magnet untuk para content creator membuat konten.

Di ruang samping perpustakaan juga tengah ada pameran foto dari fotografer bernama Kadir van Lohuizen yang menceritakan tentang dampak naiknya permukaan laut bagi manusia akibat dampak perubahan iklim. Terdapat sekitar 35 foto yang dipamerkan dari delapan negara dan salah satunya ada Indonesia.

Pameran foto tersebut telah dihelat dari tanggal 22 Mei hingga 3 Agustus 2024.

Jadi, buat pengunjung yang datang ke Perpustakaan Erasmus Huis Perpustakaan Erasmus Huis yang berada di komplek Kedutaan Besar Belanda di Jalan Rasuna Said Kav S3, Jakarta Selatan ini bisa sekaligus melihat pameran foto tersebut, untuk akses masuk ke perpustakaan tidak mengeluarkan biaya alias gratis.

“Ini perpustakaan buka dari hari Selasa sampai Sabtu, dari jam 10.00 sampai jam 16.00 WIB. Pameran juga mengikuti waktu buka perpustakaan, kecuali kalau lagi ada event,” kata petugas keamanan, Siti.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Umbul Buto Klaten dan Kisah Asal-usulnya



Klaten

Di Klaten, ada pemandian mata air dengan nama Umbul Buto. Kisah tentang asal usul umbul ini menarik untuk disimak. Seperti apa?

Nama Buto dalam bahasa Jawa berarti Raksasa dalam seni pewayangan. Tidak seperti namanya yang berkonotasi seram, pemandian ini ternyata tempatnya adem.

Umbul Buto berada di sisi utara desa Kedungan, kecamatan Pedan, di tepi perkampungan padat penduduk Klaten. Di Utara mata air tersebut, terdapat persawahan padi dan tanaman palawija yang membentang.


Pantauan di lokasi, Umbul Buto yang mulai kusam airnya karena kemarau berada di tepi jalan desa. Mata air di umbul seukuran sekitar 8×8 meter dengan kedalaman sekitar lima meter itu dikelilingi dua pohon beringin besar dan tiga pohon gayam tua.

Dahannya yang besar dan daunnya yang rimbun membuat Umbul Buto tak mudah tersentuh sinar matahari. Di Utara dan timur dasar umbul yang mulai menyusut airnya terdapat saluran air mengarah ke sawah.

Di tengah air umbul yang mulai dipenuhi sampah daun, dua batu menyembul. Batu berbentuk patung topeng buto itulah yang konon menjadi asal julukan bagi Umbul Buto.

“Ada empat patungnya, yang buat tidak tahu dan sejak dulu sudah ada. Lha itu (menunjuk ke bawah) mulai kelihatan batunya,” ungkap Heri (50) pengelola warung di lokasi.

Menurut Heri, umbul itu dulunya dimanfaatkan untuk pengairan sawah oleh pemerintah Belanda. Disebut Umbul Buto karena ada patungnya.

“Ya karena ada patungnya itu namanya. Dulu sering digunakan nepi (menyendiri) tapi sekarang tidak lagi, tidak ada cerita aneh-aneh,” jelas Heri yang tinggal di lokasi.

Umbul Buto di Desa Kedungan, Kecamatan Pedan, Klaten.Umbul Buto di Desa Kedungan, Kecamatan Pedan, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng

Jarwo (75), warga lain menyatakan sejak dirinya kecil umbul juga sudah ada. Konon menurut cerita orang tua-tua ada pentas tayub tapi gongnya dimasukkan ke umbul itu untuk menutupi mata air yang terlalu deras.

“Ono ledek sak gamelane ditanggap, gong e dilebokne kene ben ora dadi segara (ada penari tayub bersama gamelan pentas, gamelan dimasukkan sini agar tidak jadi laut),” tutur Jarwo dengan bahasa Jawa campuran kepada detikJateng di lokasi.

Menurut Jarwo, zaman dulu umbul itu airnya banyak dan bening untuk mandi. Tetapi sekarang sudah tidak digunakan dan hanya digunakan untuk mencari angin masyarakat.

“Untuk ngadem warga. Tidak ada yang aneh-aneh setiap hari ramai untuk duduk-duduk,” jelasnya.

Kades Kedungan, Kecamatan Pedan, Bagus Wahyu Dewanto, menuturkan umbul Buto dulunya dimanfaatkan untuk pengairan Belanda. Disebut Umbul Buto karena ada patung kepala raksasa buto di dasarnya.

“Di bawah itu ada patung kepala buto, jumlahnya empat dan untuk apa fungsinya kita tidak tahu. Bukan ditemukan baru karena sejak dulu sudah ada, nanti kalau puncak kemarau kelihatan,” ucap Bagus Wahyu kepada detikJateng.

Umbul itu, terang Bagus Wahyu, konon berhubungan dengan dua umbul di utaranya yaitu Umbul Cilik dan Umbul Gede. Umbul cilik dimanfaatkan untuk Pamsimas.

“Umbul cilik dimanfaatkan untuk Pamsimas. Yang Umbul Buto dua tahun lalu kita beri pagar dan tulisan untuk ruang terbuka hijau karena ada pohon-pohon besarnya, terutama pohon gayam,” kata Bagus Wahyu.

——–

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Coba Tebak, Pulau Cantik Ini Terletak di Mana?



Halmahera Tengah

Indonesia kaya dengan pulau-pulau cantik yang di kelilingi dengan warna laut toska yang eksotis. Tapi, sepertinya belum banyak yang tahu soal pulau ini.

Inilah Pulau Gebe yang terletak di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Bagai untaian permata di timur Indonesia, Pulau Gebe berbatasan langsung dengan Kepulauan Raja Ampat.

Dilihat dari situs resmi Kabupaten Halmahera Tengah, Pulau Gebe memiliki luas 224 km persegi yang dihuni oleh empat desa.


Ada hal menarik dari pulau cantik ini, menurut catatan sejarah Pulau Gebe dinamai pada tahun 700 Masehi. Saat itu seorang Sultan dari Kesultanan Tidore datang untuk memperluas wilayah kerajaan sampai ke Kepulauan Raja Ampat.

Salah seorang anggota rombongan berseru dalam bahasa Tidore “Kie…!” yang berarti ada pulau. Kemudian salah seorang anggota rombongan lainnya menjawab “Bei…?” yang artinya di mana.

Anggota rombongan yang pertama kemudian membalas lagi dengan seruan “Ge…!”. Dari balas jawab inilah nama Gebe yang berarti itu pulau mulai digunakan untuk menamai Pulau Gebe.

Pulau Gebe di Halmahera TengahPulau Gebe di Halmahera Tengah Foto: (haltengkab.go.id)

Gebe masuk dalam gugusan pulau dengan Pulau Fau, Pulau Yoi, Pulau Uta dan Pulau Sain. Namun Pulau Gebe jadi yang paling dekat ke Pulau Gag di wilayah Kabupaten Raja Ampat.

Saat ini, Pulau Gebe dihuni oleh 5.000 penduduk. Sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan dan pengolah kopra (kelapa).

Sudah sejak lama kecantikan Pulau Gebe tersembunyi. Nampaknya banyak yang tidak tahu kalau Halmahera menyimpan potensi wisata yang sangat besar.

Pulau ini di kelilingi oleh pasir pantai yang putih bersih dan air sebening kaca. Terumbu karangnya pun sangat indah dan cocok dijadikan sebagai spot snorkeling atau diving.

Hutan mangrove di Desa Kecapi dan pantai-pantai tersembunyi masih belum terjamah oleh wisatawan. Selain itu, Pulau Gebe juga juga memiliki telaga di tengah pulau yang diisi oleh air asin.

Cara ke Pulau Gebe

Traveler yang mau liburan ke Pulau Gebe bisa menggunakan kapal fery dari Kota Weda, Maluku Utara dengan tujuan Sorong-Gebe-Patani-Weda (PP).

Jika ingin cepat, traveler bisa naik pesawat dari Ternate atau Sorong, langsung menuju Pulau Gebe. Maskapai yang beroperasi adalah Susi Air, setiap hari pukul 07.00 WITa. Waktu tempuhnya sekitar satu jam saja.

Transportasi yang ada di sini hanyalah ojek. Sediakan uang pas untuk bisa bertransaksi karena pulau ini tidak memiliki ATM atau pun bank. Selamat liburan!

(bnl/wsw)



Sumber : travel.detik.com