Tag Archives: bali

Akhir Pekan, Main ke Lebaran Depok di Alun-Alun Timur GDC Yuk!



Jakarta

Lebaran Depok 2025 telah tiba. Warga Jabodetabek yang bingung mau akhir pekan di mana, bisa main ke Alun-alun Timur Grand Depok City (GDC) sambil seru-seruan.

Hajatan itu berlangsung sampai Sabtu (17/5). Acara puncak diisi dengan berbagai kegiatan dan penampilan artis papan atas.

Pukul 05.30 rombongan arak-arakan atau pawai dengan pakaian tradisional dari 33 provinsi sudah disiapkan untuk tampil di Alun-alun Timur GDC (Altim). Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan tradisi Berebud Dangdang, Nyorog dan bagi-bagi Fitrah.


Lebaran Depok kali ini berbeda dari sebelumnya. Kali ini dipentaskan ogoh-ogoh Bali, barongsai, dan tari kolosal reog Ponorogo. Wali Kota Supian Suri ingin Lebaran Depok bukan dimiliki satu etnis saja, tapi masyarakat yang telah menetap di Depok.

Hajatan tahunan Depok itu memang fokus dalam pelestarian budaya Betawi Depok. Misi itu dituangkan dalam susunan acara, yakni dengan menggunakan tradisi Betawi saat menjelang Lebaran, seperti Ngubek Empang, Motong Kerbau Andil sampai Berebud Dangdang,

Lebaran Depok 2025Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

“Kita berharap Lebaran Depok kali ini dan ke depan adalah lebaran yang dimiliki oleh seluruh masyarakat Kota Depok,” kata Wali Kota Depok Supian Suri pada Kamis (15/5).

Bahkan, Persatuan Orang Manado Depok (Pomade) ikut andil dalam kegiatan ini.

Kegiatan siang hari diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, pembagian door prize dan penyerahan hadiah lomba.

Lebaran Depok 2025Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

Pengunjung bisa menikmati acara sambil wisata kuliner juga. Ibu Lintang, Kepala UPTD Hutan Raya Depok berkata bahwa acara ini dimeriahkan lebih dari 250 booth UMKM.

Semakin sore, panggung akan semakin panas dengan berbagai penampilan budaya dari sanggar-sanggar tari Depok dan penampilan band.

Sanggar Tari Denok adalah satu dari sekian sanggar tari yang tampil di Lebaran Depok 2025. Ibu Silvi (35), pemilik sanggar, mengaku sangat senang dengan acara tersebut.

“Kami membawakan tari Ujung Alit, kesenian dari Jawa Timur,” kata dia.

Ia mengaku sangat senang, karena acaranya meriah dan bagus untuk memperkenalkan budaya Depok.

Lebaran Depok 2025Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

“Pesertanya anak kelas 3-7 SD,” ujar dia.

Acara puncak berlangsung pada pukul 19.00 WIB. Dua bintang tamu sudah disiapkan untuk menyemarakkan Lebaran Depok 2025, yaitu Band Naff dan Ayu Ting-Ting.

Kegiatan akan berlangsung sampai pukul 22.00 WIB. Pengunjung diharapkan membawa payung dan jas hujan, mengingat kondisi cuaca yang belakangan cukup ekstrem.

(bnl/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Penasaran Berapa Bayar Satu Malam di Hotel Nikah Luna Maya? Cek di Sini


Jakarta

Luna Maya dan Maxime Bouttier resmi menikah pada Rabu (7/5/2025) dengan prosesi yang digelar di COMO Shambhala Estate, Bali. Dikutip dari situsnya, tarif hotel eksklusif ini mencapai lebih dari Rp 10 juta per malam untuk suite.

Tentunya, hotel ini menawarkan kenyamanan ekstra bagi para konsumen. Traveler tak hanya dimanjakan dengan kamar yang bikin betah, tapi juga layanan yang bikin rileks.

Tarif Menginap di COMO Shambhala Estate

Buat detikers yang ingin mencoba layanan hotel yang terletak di Ubud, Gianyar ini, bisa cek langsung di laman terkait. Sebagai gambaran, berikut tarif menginap untuk 2 orang dewasa check in Jumat (9/5/2025) dan check out Sabtu (10/5/2025).


Suite

Tarif menginap untuk suite adalah Rp 12,9 juta per malam sudah termasuk diskon dari harga awal sebesar Rp 18,4 juta per malam. Biaya sudah termasuk pajak dan biaya lain.

Villa

Tarif Rp 16,5 juta per malam ini berlaku untuk satu kamar tidur dengan diskon dari harga awal sebesar Rp 23,5 juta. Harga menginap sudah termasuk pajak dan biaya lain.

Pengunjung dikenakan tarif tambahan jika ingin menikmati layanan lain yang tersedia di COMO Shambhala Estate. Layanan ini mencakup yoga, sarapan sehat, dan treatment lain yang bertujuan membantu tubuh healing.

Sebagai informasi, tarif menginap di COMO Shambhala Estate bisa berubah setiap saat. Calon pengunjung wajib update informasi lebih dulu dan memilih jadwal menginap sebelum memilih ingin menikmati layanan di COMO Shambhala Estate.

COMO Shambhala Estate menawarkan layanan kembali ke alam sebagai sarana kesehatan holistik. Desain kamar dan villa terinspirasi dari kekayaan budaya Indonesia, yang pastinya bikin nyaman dan dekat dengan alam. Dengan berbagai layanan ini, COMO Shambhala Estate sukses menyabet penghargaan internasional misal Top 10 Wellness Retreats in the World oleh Travel + Leisure 2023.

(row/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Berendam di Air Panas Angseri Bali, Konon Bisa Obati Gatal dan Rematik



Tabanan

Bali tidak hanya punya pantai, tapi juga sumber mata air panas di pegunungan. Cobalah berendam di wisata Air Panas Angseri yang bisa menyembuhkan aneka penyakit.

Objek wisata Air Panas Angseri di Tabanan, Bali tidak hanya menjadi tempat pelancong untuk berendam dan relaksasi. Objek wisata tersebut juga kerap dikunjungi oleh mereka yang memiliki penyakit seperti rematik dan gatal-gatal.

Salah satu penjaga di Air Panas Angseri, Wirasutama, mengatakan jumlah pengunjung yang ingin berobat di sana rerata mencapai lima orang per hari.


“Biasanya mereka mengobati rematik dan gatal-gatal dengan berendam di air panas,” tutur dia.

Wirasutama menuturkan mereka yang berobat dan beragama Hindu biasanya juga membawa banten (sesajen). Banten itu lalu diletakkan di samping patung Ganesha yang berada di tepi kolam air panas untuk pengobatan.

Wirasutama menjelaskan pengunjung juga kerap melukat (pembersihan diri) di Air Panas Angseri. Mereka melukat di kolam air panas berukuran 2 meter persegi tersebut.

Wirasutama menerangkan tiket masuk kolam pengobatan adalah Rp 30 ribu per orang. Tiket itu jauh lebih mahal dengan tiket masuk pengunjung domestik dewasa untuk dua kolam air hangat yakni Rp 10 ribu.

Kami pun mencoba berendam di kolam pengobatan tersebut. Suhu air di kolam tersebut lebih panas dibandingkan dengan kolam dewasa dan anak-anak. Perlu waktu untuk membiasakan tubuh saat berendam di kolam tersebut.

“Suhunya memang lebih panas, sampai 40 derajat celcius,” tutur Wirasutama.

Menurut Wirasutama, suhu air di kolam pengobatan lebih panas karena sumbernya berasal dari dalam tanah di tepi kolam itu. Adapun, air hangat yang berada di kolam dewasa, anak, dan ruang privat berasal dari bawah tanah di Tukad (sungai) Panahan yang dialirkan melalui pipa sepanjang 300 meter.

Adapun suhu kolam dewasa Air Panas Angseri adalah 25 derajat celcius. Sedangkan, kolam anak lebih rendah lagi yakni sekitar 15 derajat celsius.

Salah satu penjaga loket tikat di Air Panas Angseri, Wayan Biasa, menerangkan Air Panas Angseri belum dikenal oleh para pelancong. Hal itu terlihat dari jumlah kunjungan saat hari kerja, Senin-Jumat, yang tak sampai 20 orang per hari.

Saat akhir pekan atau saat libur, jumlah wisatawan yang mengunjungi objek wisata itu bisa mencapai 100 orang per hari. Air Panas Angseri buka sejak pukul 08.00-18.00 Wita. Objek wisata tersebut tidak buka pada malam hari.

——-

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Nyaman Asri! Bermalam di Padma Resort Legian yang Memiliki Taman Tropis



Legian, Badung, Bali

Terletak di tengah kawasan Legian, Padma Resort Legian menawarkan pengalaman menginap yang nyaman dengan beragam fasilitas resort bintang lima.

Kawasan Legian di Bali, tak hanya terkenal dengan pantainya yang indah serta menjadi spot selancar yang menarik bagi para wisatawan. Tapi juga menawarkan beragam tempat wisata lainnya, salah satunya ada Pasar Seni yang jadi destinasi berbelanja di Legian hingga menikmati keindahan sunset yang memukau.

Di Legian, terdapat resort bintang lima yang menawarkan pemandangan taman yang asri dan pengalaman menginap yang tak terlupakan.

Berdiri di lahan seluas 9,6 hektar yang disulap menjadi taman tropis, Padma Resort Legian memiliki 437 kamar dengan beragam aktivitas yang ditawarkan untuk para tamunya. Mulai dari fasilitas kolam renang yang lengkap, spa, kitchen garden, kids club dan masih banyak lagi.

1. Resort Bintang Lima di Legian

Berjarak kurang dari 6 km dari bandar udara Ngurah Rai International Airport, Padma Resort Legian bisa jadi pilihan bagi wisatawan yang ingin berlibur di kawasan Legian. Berbeda dengan resort lainnya, Padma Resort Legian mengusung konsep interior tradisional Bali yang dikemas secara modern.

Di bagian lobby utama, para tamu akan disambut dengan ruangan semi terbuka yang luas. Dikelilingi kolam ikan koi dan taman yang menambah kesan asri, teduh dan nyaman.

Ada banyak hiasan, ornamen hingga karya seni yang menunjukkan keindahan Bali dan budayanya di resort ini. Keramahan staff, khas Balinese Hospitality dan fasilitas-fasilitasnya yang membuat resort ini mendapatkan penghargaan. Salah satunya dari TripAdvisor Travellers’ Choice Awards 2024 – #18 Luxury Hotels in Asia.


2. Kamar Deluxe Chalet

Terdiri dari 437 kamar, Padma Resort Legian memiliki beragam jenis kamar yang hadir untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang berbeda. Salah satunya ada tipe kamar Family Room dilengkapi dengan bunk bed untuk si anak yang terpisah dengan kamar orangtua, kemudian ada Premier Double-Double dengan dua Queen Bed yang cocok ditempati oleh keluarga besar.

Salah satu yang paling menarik adalah Deluxe Chalet. Tipe kamar yang popular dengan interior yang modern, berkonsep Balinese kontemporer.

Di Padma Resort Legian, kamar tipe Deluxe Chalet memiliki balkon yang cukup besar dengan pemandangan taman hijau yang menyegarkan mata. Dalam satu bangunan chalet ada dua kamar terletak di lantai satu dan dua. Luas kamarnya 44.45 – 47.28 meter termasuk bagian balkon atau terasnya.

Interior kamar Deluxe Chalet kental dengan nuansa Bali kontemporer yang elegan. Kombinasi kayu dengan dekorasi berwarna pastel hingga area kamar yang cukup luas, membuat kamar ini cocok untuk keluarga.

Dengan pilihan tempat tidur King Size (200cm x 200 cm) atau Twin Single Beds (200 x 120cm) yang nyaman. Serta fasilitas TV LED yang bisa digeser ke arah tempat tidur, layanan kamar 24 jam, broadband internet, serta Pillow Menu yang menjadi fasilitas favorit di sini.

Kamar ini dilengkapi dengan sofa untuk bersantai dan area bekerja. Lalu di bagian bathroom, konsepnya modern dengan marble dan bathtub, lengkap dengan amenities berbahan natural dari Sensatia Botanicals yang berkolaborasi dengan Padma. Menghadirkan wangi khas yang dibuat khusus untuk Padma Hotels.

Tepat di depan bathroom ada walk in closet, atau area penyimpanan pakaian dan barang sehingga koper dan barang bawaan tidak menyita area bersantai Anda di kamar.

3. Karya Seni yang Memanjakan Mata

Di Padma Resort Legian, para tamu akan disambut dengan banyaknya karya seni yang memukau di setiap penjuru resort. Uniknya, karya seni di sini diletakkan di area taman hingga ruang terbuka yang memberi sentuhan baru serta pemandangan indah untuk para tamu yang melintas.

Di lobby ada karya seni pahatan bernama Happy Waves. Karya seni ini bentuknya menyerupai gelombang besar dengan bentuk bundar yang menyita perhatian. Dibuat langsung oleh seniman ternama I Nyoman Nuarta, Happy Waves dibuat dari kuningan dan tembaga di tahun 2002, yang memiliki arti bahwa hidup terus berputar.

Padma Resort LegianPadma Resort Legian Foto: detik/Padma Legian

Lalu ada Dragon Statue di area Taman Naga atau Dragon garden. Patung naga ini merupakan hasil karya seniman pahat I Wayan Winten yang berasal dari Ubud. Ukurannya yang besar dan detail patungnya yang memukau, membuat patung naga ini menjadi salah satu karya seni yang paling banyak difoto tamu di Padma Resort Legian.

Patung ini merepresentasikan Naga Basuki. Dalam mitologi Hindu Bali, Naga Basuki merupakan titisan dewa yang turun untuk menyelamatkan bumi.

4. Fasilitas Spa hingga Afternoon Tea

Tak lengkap rasanya jika menginap di Padma Resort Legian tapi tidak menikmati beragam aktivitas yang ditawarkan di sini. Resort ini memiliki empat kolam renang yang terdiri dari Main Pool, Lagoon Pool, Family Pool dan Infinity Pool yang memiliki ciri khas tersendiri. Selain itu ada banyak aktivitas outdoor hingga berkebun yang menarik.

Bagi yang ingin memanjakan diri dengan relaksasi wajib mampir ke The Spa yang buka setiap hari dari jam 09.00 – 21.00.

Pilihan spanya ada banyak terdiri dari beberapa kategori seperti Signature, Journeys, Massage, Enhancement, Facial by Pevonia hingga Body Treatments. Kisaran harga dari Rp 320,000+ – Rp 1,720,000+.

Salah satu rangkaian spa terbaru di The Spa ada Nature Hair Spa, terdiri dari perawatan rambut selama 75 menit yang dirancang untuk menjaga kesehatan kepala dan mempercepat pertumbuhan rambut. Spa yang satu ini membuat rambut terasa lebih halus dan lembut. Harganya Rp 750.000+ per orang.

Terakhir jangan lewatkan Tropical Forest Afternoon Tea yang hanya bisa ditemukan di Padma Resort Legian. Rangkaian kue dan pastry yang cantik bernuansa hutan tropis. Cocok dinikmati dengan teh dan kopi spesial. Harganya Rp 580,000+/ set untuk dua orang.

Bagi yang tertarik untuk berlibur di Padma Resort Legian, bisa cek Instagram @padmalegian dan hubungi reservation.legian@padmahotels.com untuk reservasi dan informasi lebih lanjut.

(sob/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Pantai Batu Bolong, Surga Tersembunyi di Bali, Tempat Favorit buat Surfing



Badung

Pantai Batu Bolong selalu ramai pengunjung, terutama oleh turis asing. Dengan ombaknya, Pantai Batu Bolong menjadi favorit wisatawan untuk surfing.

Terletak di wilayah Canggu, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Pantai Batu Bolong relatif mudah diakses, baik dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Area parkir juga luas

Pantai itu berjarak sekitar 12 kilometer dari Kota Denpasar dan 22 kilometer dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.


Selain itu, suasananya tenang dan sunset-nya juara. Wisatawan yang ingin merenung atau mencari konten disarankan untuk berkunjung pada sore hari untuk menikmati keindahan sunset yang memukau.

Pantai Batu Bolong di BaliPantai Batu Bolong di Bali Foto: Ni Made Nami Krisnayanti/detikTravel

Kontras dengan suasana yang tenang, ombak di Pantau Batu Bolong cukup besar dan pas untuk berselancar. Pantai itu pun menjadi salah satu primadona turis untuk surfing.

Bagi traveler pemula yang mau mencoba berselancar, tersedia jasa penyewaan peralatan dan kursus selancar untuk mencoba tantangan ombak.

“Biasanya pengunjung yang datang sukanya itu berselancar, karena ombaknya cocok untuk berselancar. Di sini juga banyak yang menyewakan jasa sewa dan kursus berselancar,” kata Winda, penjaga restoran di Pantai Batu Bolong.

“Pengunjungnya lebih banyak turis asing ketimbang wisatawan domestik. Kalau tidak berselancar, mereka ke sini buat berjemur,” dia menambahkan.

Traveler yang mengunjungi Pantai Batu Bolong tidak perlu khawatir soal biaya masuk. Tidak ada tiket masuk yang dikenakan, hanya biaya parkir sebesar Rp 5.000 untuk sepeda motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Ini membuat Pantai Batu Bolong menjadi destinasi wisata yang ramah di kantong.

Di sekitar pantai, terdapat banyak kafe dan restoran dengan pemandangan laut yang menakjubkan. Wisatawan dapat menikmati makanan lokal maupun internasional sambil menikmati debur ombak yang menenangkan. Selain itu, Pantai Batu Bolong juga menawarkan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengunjung.

Tidak hanya itu, Pantai Batu Bolong juga memiliki Pura Batu Bolong yang menambah nilai budaya dan spiritual dari destinasi ini. Pura ini sering digunakan untuk upacara keagamaan, misalnya melasti, pembersihan diri saat menjelang Hari Raya Nyepi.

Pantai Batu Bolong buka setiap hari selama 24 jam. Namun, menjelang sore hari, pantai ini akan ramai oleh wisatawan yang ingin menikmati keindahan sunset.

(wsw/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

4 Rekomendasi Beach Club di Bali yang Masuknya Gratis!



Jakarta

Bali adalah surganya wisata tropis. Tak salah Bali memiliki segudang beach club yang menarik. Tapi traveler tahu nggak? Kalau ada beach club yang masuknya gratis lho.

Jika berkunjung ke Bali untuk liburan rasanya tidak lengkap jika tidak berkunjung ke beach club. Bali merupakan surganya beach club ternama dengan kualitas terbaik dan tentunya dengan pemandangan yang menakjubkan.

Beberapa orang malas untuk datang ke beach club karena khawatir akan overbudget, karena tempatnya yang terkesan mewah, banyak orang yang enggan untuk datang. Padahal ada banyak sekali beach club yang dapat dimasuki secara gratis bahkan beberapa tempat juga memberlakukan dengan tanpa minimum payment.


Lantas, beach club mana saja yang dapat dikunjungi secara gratis?

Berikut rekomendasi beach club yang bebas biaya masuk atau free entry yang dapat kalian kunjungi jika berlibur ke Bali.

1. Potato Head

Potato Head BaliPotato Head Bali. (Ardan Adhi Chandra/detikTravel)

Lokasi: Jalan Petitenget no. 51B, Seminyak, Kuta Utara Kabupaten Badung, Bali – 80361, Indonesia

Daya tarik:

• Potato head adalah salah satu beach club yang populer di Bali
• Memiliki banyak pilihan sofa atau tempat duduk yang dapat diduduki tanpa ada minimum payment
• Terletak di lokasi yang sangat mudah di akses dan juga strategis
• Tidak hanya beach club, terdapat banyak toko-toko yang menjual souvenir
• Terkadang ada pameran berupa karya seni yang dipamerkan di spot tertentu

Fasilitas:

• Fasilitas yang ditawarkan juga tidak kalah seperti fasilitas beach club lain
• Menawarkan kamar, villa, dan beragam jenis penginapan yang bisa disewa
• Terdapat akses ke kolam renang
• Resto yang sangat estetik dan juga memberi kesan mahal

2. Finns Beach Club

Kolam renang untuk bersantai menikmati musik dan berfotoFinns Beach Club. (Ronald Pang)

Lokasi: Jl. Pantai Berawa No.99, Canggu, Kec. Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80361

Daya tarik:

• Terletak di Canggu
• Salah satu beach club paling populer
• Terdapat banyak sekali fasilitas yang menunjang kebutuhan

Fasilitas:

• Terdapat 3 kolam renang
• Terdapat 9 Bar dan 2 swim up bar
• Dilengkapi dengan 7 dapur
• Tersedia 3 Resto

3. Mari Beach Club

Mari Beach ClubMari Beach Club. (Mari Beach Club)

Lokasi: Jl. Batu Belig No.66, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80361

Daya tarik:

• Menampilkan banyak sekali pertunjukkan
• Terletak di lokasi yang sangat strategis antara Seminyak dan Canggu
• Minimum spend hanya mulai dari Rp 250 ribu

Fasilitas:

• Terdapat kolam renang yang membentang sepanjang area beach club
• Desain arsitektur yang sangat unik seperti membuat pantai buatan dengan pasir putih
• Memiliki nuansa yang sangat cozy

4. La Brisa

La Brisa Bali.La Brisa Bali. (La Brisa Bali)

Lokasi: Jl. Pantai Batu Mejan, Canggu, Kec. Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80361

Daya tarik:

• Terletak di daerah yang cukup populer di Canggu
• Terdapat pasar “tradisional” yang diselenggarakan setiap hari minggu yang biasa disebut dengan LYD Market
• Ambience yang estetik dengan kayu-kayu seperti rumah pohon

Fasilitas:

• Terdapat kolam renang yang cukup luas
• suasana yang rindang dengan pepohonan
• Menawarkan makanan dan minuman yang lezat.

________________

Artikel ini telah tayang di detikBali

(wkn/wkn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Mengenal Desa Wisata Jatiluwih, Bali Siap Terima Delegasi World Water Forum



Tabanan

Desa wisata Jatiluwih di Bali terpilih sebagai destinasi wisata yang akan dikunjungi oleh delegasi World Water Forum ke-10, forum air internasional terbesar di dunia yang akan diselenggarakan pada 18 – 25 Mei 2024. Yuk mari mengenal desa wisata ini.

World Water Forum ke-10 ini akan menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk memperkenalkan keragaman budaya dan pariwisata, khususnya Bali kepada dunia, dan juga bagaimana Indonesia menjaga dan merawat sumber daya alam sebagai bagian dari budaya dan juga sumber kehidupan.

Jatiluwih telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada 2012. Desa ini merupakan representasi dari pengembangan pariwisata Indonesia di masa depan, yaitu pariwisata yang berbasis keberlanjutan lingkungan (sustainable tourism).


“Kami sangat mendukung upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan di Jatiluwih karena hal tersebut sejalan dengan kebijakan di Kemenparekraf yang beralih dari quantity tourism ke quality tourism,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam pernyataannya.

Terkenal dengan sistem subaknya, Desa Jatiluwih menghasilkan padi sebagai komoditas utama hasil pertaniannya. Menurut sumber lokal, beras merah yang dihasilkan di wilayah Jatiluwih merupakan beras merah yang terbaik di wilayah Bali.

Subak sendiri merupakan organisasi tradisional yang mengatur sistem irigasi yang digunakan dalam cocok tanam padi di Bali.

Uniknya, selain dijual, masyarakat lokal juga mengolah beras merah tersebut menjadi teh yang bermanfaat bagi kesehatan di antaranya membantu menurunkan berat badan, menjaga keseimbangan gula darah, menurunkan kolesterol, dan sebagai sumber anti oksidan. Teh beras ini telah diproduksi secara komersil dan dipasarkan di wilayah Bali.

Ke depan, pengelolaan persawahan di Jatiluwih akan diarahkan ke konsep _organic farm_, dimana 100 persen pupuk yang digunakan merupakan pupuk alami, misalnya seperti kotoran sapi milik penduduk lokal. Hal tersebut diharapkan semakin menambah manfaat ekonomi yang diterima oleh masyarakat setempat, serta menjadi contoh penerapan _sustainable tourism_ karena lebih ramah lingkungan.

Hal ini juga merupakan suatu bentuk implementasi dari community-based tourism, yang melibatkan masyarakat setempat untuk saling bekerja sama dalam pengembangan pariwisata.

Ketua DTW desa wisata Jatiluwih, Ketut Purna Jhon, menyampaikan bahwa Jatiluwih merupakan destinasi wisata yang dimiliki oleh personal. Hal ini karena daya tarik utamanya adalah persawahan yang dimiliki oleh banyak petani setempat.

“Jadi, kami berusaha untuk merangkul petani-petani setempat untuk bersama-sama mendukung program besar ini karena pengembangan pariwisata di Jatiluwih ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Perlu keterlibatan banyak pihak, terutama petani setempat, untuk akhirnya nanti menggerakkan ekonomi lokal,” kata Purna.

Pihaknya terus mendorong masyarakat untuk turut menjaga kelestarian alam agar sumber mata air di sana tetap terjaga kelestarian dan kebersihannya, salah satunya dengan menjaga kelestarian hutan setempat.

Desa wisata Jatiluwih memiliki beberapa aktivitas untuk ditawarkan kepada wisatawan, di antaranya _trekking_ sambil menikmati keindahan _rice terrace_ atau teras ring, bersepeda, demo masak, serta berkunjung ke perkebunan kopi, alpukat, dan durian.

Menurut Purna, dalam rangka menyambut delegasi World Water Forum, nantinya desa wisata Jatiluwih akan dihias dengan banyak penjor. Selain itu, para delegasi juga akan disambut dengan tari tradisional Bali, yaitu Tari Rejang, yang diiringi dengan musik tumbuk lesung.

“Jika memungkinkan, kami juga akan menyuguhkan Jaje Laklak kepada delegasi World Water Forum. Jaje Laklak ini mirip seperti kue serabi, tetapi dibuat dengan bahan dari beras merah,” katanya.

Selain berkunjung ke Jatiluwih, delegasi World Water Forum juga akan diajak untuk melakukan prosesi melukat, yang merupakan salah satu tradisi atau upacara yang biasa dilakukan oleh umat Hindu, khususnya di Bali.

Melukat dimaksudkan untuk menyucikan jiwa dari hal-hal tidak baik dengan menggunakan media air yang bersumber dari mata air. Istilah melukat sendiri datang dari kata ‘Sulukat’, yang mana ‘Su’ artinya baik, serta ‘lukat’ artinya ‘penyucian’. Jadi, secara sederhana, melukat dapat diartikan sebagai penyucian yang baik.

Pada dasarnya, melukat bertujuan untuk menyegarkan pikiran. Hal ini berkaitan dengan proses melukat yang dominan dilakukan di bagian area kepala.

Selama proses melukat, para pengikut upacara melukat akan diguyurkan air suci yang diharapkan dapat membuat hati merasa lebih tenang dan menyegarkan jiwa.

(ddn/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Harga Tiket, Lokasi, dan Uniknya Ekspedisi Gajah di Bali Zoo, Ubud



Gianyar

Bali Zoo merupakan destinasi wisata edukatif yang menarik bagi keluarga. Dengan berbagai jenis satwa langka dan fasilitas yang nyaman, seperti restoran, area bermain anak-anak, serta tur dan petunjuk yang membantu pengunjung mengeksplorasi keindahan taman margasatwa ini, Bali Zoo menawarkan pengalaman yang unik.

Di sini, pengunjung dapat memberi makan satwa, berfoto bersama burung-burung cantik, atau bahkan berjalan-jalan bersama gajah. Pengalaman ini tidak hanya menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga mengajarkan mereka tentang keanekaragaman hayati dengan cara yang menyenangkan.

Ingin merasakan petualangan yang lebih?


Bali Zoo menawarkan pengalaman ekspedisi yang seru dengan berkeliling kebun binatang dari atas punggung gajah.
Selama perjalanan, pengunjung dapat melihat berbagai flora dan fauna di hutan tropis, melewati sungai, air terjun, hingga area rerumputan yang luas. Aktivitas ini bisa dinikmati bersama keluarga atau orang-orang tercinta selama sekitar 20 menit.

Jika tertarik untuk mengunjungi Bali Zoo, pastikan datang pada jam operasional yang ditetapkan, yaitu mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WITA. Lokasinya terletak di Jl. Raya Singapadu, Singapadu, Kec. Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.

Berikut adalah harga tiket masuk Bali Zoo:

Tiket Masuk – Wisatawan Domestik & KITAS (Dewasa): Rp 126.000
Tiket Masuk – Wisatawan Domestik & KITAS (Anak): Rp 90.000
Tiket Masuk + Ekspedisi Gajah (Dewasa): Rp 495.000
Tiket Masuk + Ekspedisi Gajah (Anak): Rp 351.000

Dapatkan pengalaman tak terlupakan dan edukatif sekaligus di Bali Zoo. Pesan tiketmu sekarang juga di sini!

(ddn/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Hidden Gem Sesungguhnya, Siapa Sangka Bisa Ngopi di Atas Tebing



Jakarta

Tempat ngopi yang satu ini berada di tempat yang anti mainstream. Tepatnya di atas tebing, Karang Boma Cliff. Traveler bisa ngopi santai sambil menikmati cantiknya sunset Pulau Bali.

Inilah pilihan baru bagi traveler yang ingin menghabiskan waktu menikmati sunset, namun dengan suasana dan lokasi yang anti mainstream. The Copy Card namanya, pilihan yang sip untuk nyunset dan ngopi cantik.

Di atas tebing dengan angin sepoi-sepoi, ada sebuah bajaj mini yang tawarkan berbagai minuman segar. Ialah The Copy Cart.

Bukan sekadar penjual minuman biasa, di sini traveler akan mendapatkan bonus view pantai komplit tebing dan suara debur ombak. Menikmati segelas kopi dan kelapa muda di The Copy Card akan semakin istimewa ketika matahari sudah mulai tenggelam di ufuk barat.

The Copy Cart baru-baru ini menjadi lokasi favorit warga Bali untuk menikmati sunset. Bahkan bajaj mini ini tak pernah berhenti membuat kopi. Terlebih ketika waktu mulai sore, The Copy Cart akan padat pembeli.

The Copy Cart, ngopi di Karang Boma Cliff, BaliThe Copy Cart, ngopi di Karang Boma Cliff, Bali (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Lokasinya juga terbilang hidden gem, di Karang Boma Cliff. Tepatnya di Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali. Dari pusat kota Denpasar berjarak kurang lebih 32 kilometer atau dapat ditempuh sekitar 1 jam 15 menit perjalanan. Untuk ke sini, traveler disarankan untuk menggunakan kendaraan roda dua.

Perjalanan sampai ke The Copy Cart tak berhenti disana, traveler harus berjalan kaki sekitar 5 menit melewati jalan setapak. Hingga sampai ke bibir tebing dan menemukan bajaj mini yang sedang menjajakan kopi.

The Copy Cart hanya menjajakan menu minuman, baik kopi maupun non kopi. Ada juga kelapa mudah utuh yang dapat traveler pesan. Menu andalan dari Copy Cart adalah piccolo dan cappucino. Untuk selain kopi ada hot/ice choco.

Ngopi cantik sambil menikmati sunset di The Copy Cart dijamin nggak bikin dompet tipis. Harga menu di sini berkisar antara Rp 34.650 hingga Rp 86.625.

Setelah memesan minuman, traveler bisa langsung memilih tempat duduk. Copy Cart menyediakan beberapa spot payung dan kain yang dapat traveler gunakan sembari menyeruput minuman dan menikmati keindahan sunset.

The Copy Cart buka setiap hari Selasa hingga Minggu. Mulai pukul 15.00 hingga 19.30 WITA. Traveler disarankan untuk berkunjung mulai pukul 17.00 WITA, karena ketika sore hari tiba, antrean panjang sudah mulai terlihat di depan bajaj mini ini. The Copy Cart juga aktif di sosial media instagram mereka @copycartbali.

Bagi traveler yang ingin menikmati sunset di Pulau Bali sambil nongkrong dan ngopi santai yang anti mainstream. The Copy Cart adalah tempat yang tidak boleh dilewatkan. Dijamin cantik dan nggak bikin dompet tipis.

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Lebih Dekat Yuk dengan Penyu di Rumah Penyu Denpasar



Denpasar

Traveler yang liburan ke Bali, sempatkan waktu berkunjung ke Rumah Penyu di Denpasar ini. Tenang saja, kamu membayar tiket seikhlasnya kok.

Sejak tahun 2023, Rumah Penyu di Denpasar, Bali, aktif memberikan edukasi seputar penyu bagi warga hingga wisatawan. Tak ada biaya yang dipatok, pengunjung cukup berdonasi seikhlasnya untuk bisa mendapatkan wisata edukasi di Rumah Penyu.

Total ada tiga jenis penyu yang berada di Rumah Penyu, yakni penyu hijau, penyu lekang, dan penyu sisik. Tak hanya penyu dewasa, tukik pun juga ada di Rumah Penyu.


“Sama sekali tidak (mencari profit). Jadi kami bersyukur sudah diberikan lahan oleh pemerintah karena kami butuh tempat yang betul-betul dekat dengan air laut,” kata Inisiator Rumah Penyu Sanur Kadek Suprapta Meranggi (46) saat ditemui di Jalan Kusuma Sari, Denpasar, Bali, Minggu (7/4/2024).

Rumah Penyu yang beralamat di Jalan Kusuma Sari, Denpasar, Bali, Minggu (7/4/2024). (Ni Made Lastri Karsiani Putri-detikBali)Rumah Penyu yang beralamat di Jalan Kusuma Sari, Denpasar (Ni Made Lastri Karsiani Putri-detikBali)

Meskipun sifatnya donasi, pria yang akrab disapa Deck Sotto mengimbau pengunjung agar dapat mengikuti peraturan selama berada di Rumah Penyu. Salah satunya tidak menyentuh penyu secara langsung.

“Kami punya kotak donasi, silahkan kalau mau berdonasi. Kami tidak di-funding pemerintah. Kami beli listrik, menjalankan pompa, makanan (penyu) saya beli dari teman-teman nelayan untuk (mereka) cari ikan jenis tertentu dan cari rumput-rumput laut. Itu kami bayar dengan donasi,” sebutnya.

Deck Sotto mengungkapkan sebelum hadirnya Rumah Penyu sejak lima tahun lalu, dia bersama kelompok nelayan setempat aktif menyelamatkan tukik di sekitar Pantai Semawang, Denpasar. Keinginan untuk menyelamatkan tukik pun tercetus saat mereka melihat banyak burung kormoran di kawasan tersebut.

Menurutnya, burung ini menjadi salah satu pemangsa tukik dan hal itu pun telah sempat dia suarakan kepada pemerintah daerah. Deck Sotto kemudian berinisiatif bersama dengan kelompok nelayan untuk menyelamatkan, merawat tukik, dan penyu hingga nantinya dapat dilepaskan ke alam.

“Karena kami tidak punya uang kami gunakan ember (untuk menampung tukik), ganti airnya, kasih makan dan rawat. Rata-rata ada 100 tukik dan (dirawat) sampai tiga-empat bulan sehingga sizenya tiga-empat jari. (Dengan) Cangkangnya sudah kokoh dan ukurannya sudah tidak mungkin dimangsa oleh burung,” tuturnya.

Deck Sotto memandang dengan hadirnya Rumah Penyu, banyak siswa hingga mahasiswa di Indonesia bahkan dari Singapura bisa datang untuk mempelajari penyu. Menurutnya, untuk dapat menumbuhkan kepedulian dan kecintaan terhadap penyu adalah dengan berinteraksi langsung.

Selama ini pelajar yang berkunjung akan diajak untuk ikut memberi makan penyu. Bahkan berpartisipasi dalam membersihkan kolam.

“Ketika mereka nyentuh (penyu atau tukik) dengan tangan yang sudah bersih, saya bisa melihat something sparkling dari mata mereka dan itu akan memorable seumur hidup mereka, menambah awareness untuk mencintai lingkungan, dan mencintai laut ini melalui penyu,” imbuh Deck Sotto.

Adapun rata-rata jumlah kunjungan ke Rumah Penyu per hari sekitar 100-200 orang. Mereka tak hanya berasal dari Nusantara, namun juga dari berbagai negara. Untuk jam operasional Rumah Penyu mulai dari pukul 05.00-20.00 Wita.

Deck Sotto berharap melalui hadirnya Rumah Penyu ini dapat mewujudkan keinginannya untuk melihat kembali ekosistem penyu seperti saat 1980. Di mana saat bulan-bulan tertentu seperti bulan purnama, penyu-penyu dapat naik dan bertelur di pantai.

Untuk mewujudkan hal tersebut, dia pun mendorong agar pemerintah dapat lebih bijak dalam membuat sebuah keputusan terhadap pengembangan pantai sebagai obyek pariwisata.

Artikel ini telah tayang di detikbali

(sym/sym)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker