Tag Archives: bandara

Hotel di Dalam Bandara Soekarno-Hatta, Ada di Terminal 2 dan 3


Jakarta

Hotel di dalam Bandara Soekarno-Hatta adalah terobosan efektif untuk melayani penumpang yang terpaksa menginap karena transit. Lokasinya juga terbilang strategis karena berada di terminal 2 dan 3.

Keberadaan hotel tersebut bertujuan untuk memudahkan penumpang selama bepergian. Fasilitasnya pun lengkap mulai dari hotel jenis kapsul hingga yang berukuran besar untuk keluarga.

Tercatat terdapat 3 hotel yang tersebar di kawasan terminal 2 dan 3. Nilai kepraktisan dan kenyamanan menjadi motivasi utama hadirnya hotel di dalam Bandara Soekarno-Hatta.


Hotel di Dalam Bandara Soekarno-Hatta

Dilansir dari laman resmi Bandara CGK, terdapat 2 pengelola yang mendirikan hotel di dalam Bandara Soekarno Hatta. Apa sajakah itu?

1. Digital Airport Hotel

Digital Airport Hotel adalah pencetus hotel di dalam Bandara Soekarno-Hatta. Hotel kapsul pertamanya telah dibuka di terminal 3 pada bulan Agustus tahun 2018. Keberhasilannya membuahkan hasil dengan diresmikannya cabang baru di terminal 2 pada 27 Februari 2020.

Mengusung konsep Smart Airport, Digital Airport Hotel menyediakan nilai kepraktisan bagi setiap pengunjung yang menginap. Dengan pelayanan yang ramah, simpel, dan canggih, hotel ini tidak pernah sepi pengunjung.

Setiap pengunjung akan mendapatkan sensasi pengalaman menginap seperti di luar angkasa. Tentunya dengan menghadirkan simplifikasi pada layanan self-check in, self-baggage drop, iMate Lounge, hingga Skytrain yang bisa diakses. Fasilitas Digital Airport Hotel sangat lengkap dengan spesifikasi berikut.

a. Digital Airport Hotel Terminal 2

  • Lokasi: Ujung barat terminal 2D (sebelah check-in hall keberangkatan)
  • Check in: 14.00 – 23.59 WIB
  • Check out: paling lambat 12.00 WIB

Harga:

  • Rp 280.000 selama 6 jam
  • Rp 305.000 selama 9 jam
  • Rp 350.000 selama 24 jam

Fasilitas:

  • 136 kamar (alpha dan beta capsule) dengan bantal dan matras bermutu tinggi
  • 5 sleeping pod (fasilitas pertama di seluruh bandara Indonesia)
  • Layar multimedia terkini
  • Area charging
  • Lampu baca
  • AC
  • Kamar mandi dan shower terpisah antara pria dan wanita
  • WiFi
  • Restoran
  • Resepsionis 24 jam.

b. Digital Airport Terminal 3

  • Lokasi: Lantai 1 terminal 3 (area kedatangan domestik)
  • Check in: 14.00 – 23.59 WIB
  • Check out: paling lambat 12.00 WIB

Harga:

  • Mulai Rp 290.000 dengan pilihan transit 6 jam atau 24 jam.

Fasilitas:

  • 120 kamar (alpha dan beta capsule) dengan bantal, kasur, selimut berkualitas
  • LED TV
  • Pendingin ruangan (AC)
  • Cermin
  • 2 Area charging setiap kamar
  • Lampu baca dan headphone
  • Kamar mandi terpisah untuk pria dan wanita
  • WiFi
  • Restoran
  • Resepsionis 24 jam
  • Tiket pembersihan gratis
  • Lobby
  • Loker pribadi.

2. Anara Airport Hotel

Anara Airport Hotel adalah penginapan mewah yang berada di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Hotel ini diresmikan sejak 1 Januari 2021 sebagai wujud dukungan penuh terhadap sektor pariwisata usai pandemi.

Hal ini juga dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengunjung internasional untuk berbisnis di Indonesia. Tentunya Anara Airport Hotel juga menyasar kru penerbangan, jamaah haji, warga lokal, agen perjalanan, staf pemerintahan, maupun Frequent Individual Traveler (FIT) dan Walk-in Guest (WIG).

Sesuai dengan misi besarnya dalam menyasar sektor internasional, fasilitas yang diberikan Anara Airport Hotel tentunya sangat mewah. Berikut rincian informasi hotel bintang 4 di dalam Bandara Soekarno-Hatta.

  • Lokasi: Lantai Mezzanine Terminal 3 (area barat Lobby)
  • Check in: 14.00 – 00.00 WIB
  • Check out: maksimal 12.00 WIB

Harga:

  • Mulai Rp 1.700.000/ malam

Fasilitas:

  • 5 Jenis Kamar (Deluxe King & Twin, Deluxe Difable Room, Junior Suite, Executive Suite, Deluxe Suite)
  • WiFi dan LED TV dengan channel satelit
  • Sofa
  • Meja kerja dan kursi
  • Brankas
  • Mesin pembuat kopi dan teh
  • Kulkas mini
  • Bathtub, pengering rambut
  • 4 Function Hall
  • Restoran
  • Lounge dan Lobby yang nyaman.

Demikian informasi lengkap tentang hotel di dalam Bandara Soekarno-Hatta. Pastikan untuk memilih hotel yang sesuai dengan kebutuhan dan budget yang dimiliki. Pantau laman resmi dan agen perjalanan untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Agar Bali Utara Tidak Lagi Menjadi Nomor Dua



Jakarta

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama pemerintah Bali berusaha meratakan penyebaran turis dengan cara memperkenalkan Bali utara. Salah satu faktor yang menyebabkan tidak meratanya wisatawan ini adalah akses menuju lokasi.

Bali masuk dalam daftar destinasi wisata favorit dunia yang dinyatakan mengalami overtourism. Salah satu fakta yang mencolok adalah macet parah di jalan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada akhir tahun lalu.

Tetapi, pemerintah RI dan Bali tidak sepakat. Mereka kompak menyebut kondisi itu disebabkan wisatawan yang tidak merata di Pulau Dewata. Turis-turis lebih menyukai pelesiran dan berwisata di kawasan Bali selatan, mulai dari Seminyak, Kuta, Legian, Jimbaran, Benoa, Nusa Dua, Uluwatu, hingga Pecatu.


Area itu memang lebih mudah dijangkau dari bandara. Hanya diperlukan waktu tempuh satu jam dari gerbang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan berkendara.

Fasilitas juga lebih komplet. Banyak pilihan beach club, hotel, kafe, dll.

Nah, kini pemerintah sedang mengupayakan pemerataan wisata di Bali. Sejumlah pembangunan dikebut.

Destinasi wisata di bali utara diklaim tidak kalah dari Bali selatan. Di antaranya, Pantai Lovina dengan konservasi lumba-lumbanya, Handara Gate dengan gerbang eksotisnya, dan Desa Pemuteran dengan konservasi penyu dan karangnya.

Infografis wisata Bali utara 1Infografis wisata Bali utara 1 (infografis detikcom)

Tetapi, satu kelemahan Bali utara yang bikin wisatawan menomorduakan kawasan itu adalah jarak yang jauh dari bandara. Sudah begitu jalanan sempit.

“Tentu kita harapkan ada aksesibilitas yang lebih cepat. Sekarang kan sedang dibangun apa namanya tol yang sedang dalam proses Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, nanti ini bisa mempercepat,” kata Gede Dody Sukma Aktiva Askara, kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, beberapa waktu lalu

“Kemudian untuk mempercepat aksesibilitas kita di Bali Utara juga dari sisi angkutan darat itu sudah dibangun jalan pintas dari Bedugul menuju kota Singaraja dalam kawasan Lovina. Jadi jalan yang berkelok itu sudah dipangkas-pangkas kelokannya, tikungan itu beberapa dipangkas dari 16 tikungan menjadi 5 tikungan dengan derajat yang landai. Nah ini akan terus sampai dengan ke bawah dibangun, mudah-mudahan berkelanjutan sehingga sampai Kota Singaraja penumpang tidak mabuk,” ujar Dody.

Andai rencana pemerintah dijalankan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan proyek Tol Gilimanuk-Mengwi akan dilanjutkan pada September 2024.

Ramai didatangi turis Eropa

Berbeda dengan kawasan Bali Selatan yang ramai hiburan, Bali utara lebih cenderung tenang dan berfokus kepada wisata konservasi. kegiatan hiking, diving dan planting pun menjadi andalan mereka untuk menarik turis ke sana.

Faktanya, wisata Bali Utara ternyata diminati oleh wisatawan Eropa. Dari tahun ke tahun, turis asing paling banyak datang dari Eropa.

“Paling banyak turis Eropa. Kalau yang tertinggi saat ini adalah dari Prancis. Selanjutnya diikuti turis China. Bulan ini saja jumlah turis Prancis 9.000, sedangkan turis China ada 6.000 orang,” kata Gede Dody

Angka itu diakui Dody sangat kecil jika dibandingkan dengan kedatangan turis asing ke Bali.

“Kalau kita bandingkan dengan kedatangan wisatawan melalui Bandara Ngurah Rai itu kita ada pada posisi 8%. Kemudian dari yang menginap Land of stay-nya itu rata-rata 2,5 persen saka,” kata dia.

Destinasi berwisata

Bali Utara punya banyak destinasi wisata ciamik yang ingin liburan seru. Mulai dari bawah lautnya yang memukau hingga desa wisatanya yang kaya.

1. Handara Gate, gerbang iknoik yang viral di media sosial

Handara Gate berada di Jln. Raya Singaraja-Denpasar, Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Bila ditempuh dari Bandara I Gusti Ngurah Rai butuh waktu empat jam untuk ke sini.

Handara Gate yang ikonik ini begitu viral di media sosial. Saking ciamiknya foto di sana, sering kali netizen menyebutkan ‘Gate to the Heaven’ atau Gerbang Surga.

2. Desa Wisata Pemuteran

Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di Desa Pemuteran lho. Mulai dari snorkling hingga trekking.

Di desa ini terdapat konservasi terumbu karang yang pastinya membuat bawah lautnya menjadi cantik. Kamu yang suka snorkling cocok banget nih datang dan belajar tentang terumbu karang di sini.

Di desa ini juga ada Proyek Penyu, penangkaran penyu yang dikelola sebuah organisasi yang menggandeng masyarakat lokal. Telur-telur penyu yang didapatkan nelayan akan dikumpulkan di sini hingga dikembangbiakkan. Nanti setelah berumur 2-3 bulan, tukik-tukik ini dilepaskan ke laut.

Desa Pemuteran memiliki pantai berpasir hitam. Walau begitu, sore-sore di sini bersantai juga bisa jadi kegiatan seru.

3. Desa Les

Desa Les juga punya banyak aktivitas seru, mulai snorkling, hingga melihat penyulingan arak.

4. Pantai Lovina

Lumba-lumba di Pantai LovinaLumba-lumba di Pantai Lovina (aRifkianto Nugroho/detikcom)

Pantai Lovina dikenal sebagai tempat konservasi lumba-lumba liar. Adapun atraksi wisata yang ditawarkan adalah melihat kawanan lumba-lumba ini berenang di lautan.

Bila ditempuh dari Bandara i Gusti Ngurah Rai, butuh waktu sekitar 2,5-3 jam dengan jarak hampir 100 km dengan mobil menuju titik ini. detikcom pun beberapa waktu lalu berangkat dari Lovina Beach Club.

5. Air Terjun Banyumala

Banyak spot air terjun yang bisa didatangi di Bali Utara, dan salah satunya adalah Air terjun Banyumala. Destniasi ini berada di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Bila ditempuh dari Ubud hampir 2 jam berkendara motor. Dan bila ditempuh dari Pura Ulun Danu Beratan hanya 30 menit saja.

6. Pura Ulun Danu Bratan

Pura Ulun Danu di BaliPura Ulun Danu di Bali Foto: (Teguh Tofik Hidayat/d’Traveler)

Pura Ulun Danu merupakan salah satu pura yang populer di kalangan wisatawan di Bali. Pura ini berada di Danau Beratan, Tabanan. Bila ditempuh dari Ubud sekitar 50 menit perjalanan berkendara.

Adapun daya tarik dari pura ini adalah keindahan lokasi pura yang dikelilingi pegunungan dan danau. Serta lokasinya yang ada di dataran tinggi membuat udara di sini terasa sejuk di saat siang hari. Adapun tiket masuk ke pura yaitu Rp 40 ribu saat weekeday, Rp 50 ribu saat weekend.

7. Danau Buyan

Danau Buyan adalah salah satu danau terbesar di Bali. Terletak di dataran tinggi Bedugul, danau ini dikelilingi oleh hutan lebat dan barisan bukit, menciptakan latar belakang yang indah dan menyegarkan.

Catatan nih untuk traveler, tak cukup semalam atau dua malam saja berkunjung ke Bali Utara. Karena jarak tempat wisatanya cukup memakan waktu.

Namun, bila kamu ingin datang, dan merasakan semua keseruan di Bali Utara, setidaknya kamu bisa menginap satu minggu di sana. Tapi, bila hanya bisa satu malam atau 2 malam saja, traveler harus tentukan mau wisata apa.

Misalnya mau snorkling saja, bisa datang ke Desa Pemuteran atau Desa Les. Bila ingin melihat lumba-lumba, ke Pantai Lovina saja dan menginap di sekitar sana.

(sym/fem)



Sumber : travel.detik.com

Cara Termurah ke Labuan Bajo, Pilih Kapal atau Pesawat?


Jakarta

Labuan Bajo di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), adalah destinasi wisata populer di Indonesia. Labuan Bajo disebut-sebut sebagai “surga” di wilayah timur Indonesia.

Tak heran jika wisatawan lokal dan mancanegara memasukkan Labuan Bajo dalam wishlist liburan. Detikers bisa tahu cara menuju Labuan Bajo jalur darat, laut, dan udara di bawah ini.

Labuan Bajo Hari PertamaLabuan Bajo Foto: (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Cara Paling Murah ke Labuan Bajo

Berikut adalah informasi harga tiket ke Labuan Bajo yang dihimpun pada Jumat (30/8/2024) di media sosial, situs, dan platform pemesanan tiket.


1. Jalur Udara

Apabila ingin menggunakan pesawat, terdapat sejumlah maskapai yang melayani penerbangan ke Labuan Bajo antara lain Garuda Indonesia, Batik Air, Citilink, Air Asia, Super Air Jet, dan Wings Air. Traveler nantinya akan mendarat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo.

Harga tiket ke Labuan Bajo bervariasi, tergantung maskapai dan waktu keberangkatan yang dipilih. Dalam tulisan ini tarif pesawat dicek melalui Google Flights untuk keberangkatan Jumat, (30/8/2024), tiket kelas ekonomi sekali jalan.

Harga tiket menuju Labuan Bajo dimulai dari Rp 936 ribu. Apabila dari Denpasar di tanggal yang sama, maka tiketnya mulai Rp 627 ribu. Sementara berangkat dari Surabaya di hari yang sama, tarif tiketnya mulai dari Rp 1,3 jutaan.

2. Jalur Darat

Tarif bus Jakarta-Labuan Bajo disediakan seharga Rp 1,2 juta di sebuah aplikasi penyedia tiket. Namun saat hendak dilakukan pemesanan, bus yang dimaksud ternyata tidak tersedia. Hal serupa terjadi untuk tiket bus Surabaya dan Bali menuju Labuan Bajo.

Sedangkan situs lain menyarankan untuk menyewa bis dengan jumlah rombongan tertentu, jika hendak menuju Labuan Bajo. Harga sewa bus berkisar Rp 950 ribu hingga Rp 1,5 juta per hari bergantung dari kapasitas, fasilitas, rute, dan lama pemesanan. Bus bisa menjemput dari Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo menuju lokasi tujuan.

3. Jalur Laut

Sebelum memilih transportasi laut menuju Labuan Bajo, detikers wajib memastikan ketersediaan fasilitas lebih dulu. Karena, tidak semua pelabuhan menyediakan layanan menuju Pelabuhan Labuan Bajo, NTT.

Dikutip dari situs ASDP, layanan menuju Labuan Bajo tersedia dalam rute berikut dengan nama kapal diinfokan kemudian:

  • Sape (Bima, NTB)-Labuan Bajo (NTT): Rp 96.500, 1 dewasa ekonomi.
  • Waingapu (NTT)-Labuan Bajo (NTT): Rp 150.000, 1 dewasa ekonomi.

Harga tiket dan ketersediaan layanan bisa berubah setiap saat, bergantung dari banyak faktor salah satunya cuaca. Karena itu, detikers wajib mengecek lebih dulu di ferizy yang merupakan situs pemesanan tiket ASDP.

Bagi detikers yang ingin menuju Labuan Bajo dari Bali atau Surabaya, bisa memanfaatkan layanan kapal atau jasa travel yang lain. Tentunya dengan mengecek lebih dulu ketersediaan layanan di tanggal keberangkatakan, melalui situs atau media sosial terkait.

Dengan informasi ini, tiket kapal bisa dikatakan sebagai cara termurah menuju Labuan Bajo. Detikers yang ingin menikmati layanan kapal, wajib mempertimbangkan cara akses menuju pelabuhan yang menyediakan perjalanan ke Labuan Bajo.

Pertimbangan lain adalah jumlah hari yang diperlukan mulai dari berangkat, transit, sampai di Labuan Bajo, hingga kembali ke rumah. Dengan pertimbangan yang tepat, detikers bisa liburan di Labuan Bajo dengan harga hemat.

Pesona Labuan Bajo

Terdapat sejumlah objek wisata Labuan Bajo yang dapat kamu kunjungi saat berada di sana. Apa saja? Berikut beberapa di antaranya:

1. Pulau Komodo

Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo, NTTPulau Komodo di Taman Nasional Komodo, NTT Foto: Suci Risanti Rahmadania.detikcom

Keberadaan komodo menjadi daya tarik utama Pulau Komodo. Spesies kadal terbesar yang ada sejak zaman pra sejarah ini diketahui hanya bisa ditemukan di bagian timur Tanah Air. Traveler lihat yang datang kemari dapat menyaksikan satwa endemik itu dari dekat.

Selain di sini, komodo juga tersebar di Pulau Rinca. Namun kadal raksasa yang menghuni pulau tersebut dikabarkan lebih ganas.

2. Pulau Padar

Pulau Padar identik dengan barisan bukit eloknya yang dikelilingi laut biru. Biasanya pengunjung akan melakukan treking terlebih dahulu sampai puncaknya untuk menyaksikan pemandangan alam pulau tersebut dari spot terbaiknya. Waktu terbaik untuk treking yaitu di pagi hari saat cuaca masih tidak terlalu terik.

3. Pantai Pink

Sejumlah turis menikmati keindahan pantai Long Pink Beach di sisi utara pulau Padar di Taman Nasional Komodo. (Ambrosius Ardin)Pantai Long Pink Beach di sisi utara Pulau Padar, Taman Nasional Komodo. Foto: Ambrosius Ardin

Kalau biasanya pasir pantai itu putih, di Labuan Bajo terdapat Pantai Pink yang mempunyai pasir berwarna merah muda cantik. Tidak diberi pewarna buatan melainkan warna pantai itu terbentuk secara alami karena foraminifera. Makhluk mikroskopis itu memberi pigmen warna merah pada koral. Hingga akhirnya koral hancur dan pigmennya menyatu dengan pasir putih di pantai menjadi warna pink.

4. Pulau Manjarite

Jika ingin menikmati pesona bawah laut di Labuan Bajo, traveler dapat pergi ke Pulau Manjarite. Laut di sekitar pulau tersebut sangat jernih sehingga kamu dapat mencoba snorkeling di sana. Di samping itu, pasir pantai di pulau ini benar-benar putih bersih juga lembut. Sangat disayangkan apabila kamu melewatkan bermain di pantai Pulau Manjarite.

5. Bukit Sylvia

Bukit Sylvia di Labuan BajoBukit Sylvia di Labuan Bajo Foto: (Syanti/detikcom)

Bukit Sylvia jadi spot favorit wisatawan untuk menyaksikan seluruh pemandangan Labuan Bajo. Sejauh mata memandang, traveler akan disuguhkan hamparan panorama yang ciamik terdiri dari laut, pantai, maupun bukit bergelombang dari sini.

Nama bukit ini diambil dari nama Sylvia Resort yang berjarak dekat. Mulanya bukit ini hanya bisa didatangi wisatawan yang bermalam di penginapan itu. Namun kini, siapa pun dapat menikmati hamparan alam Labuan Bajo dari atas bukit.

Itu dia sejumlah cara ke Labuan Bajo di NTT. Jadi, kapan kamu mau berangkat ke sana?

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com