Tag Archives: basi

Kulkas Kurang Dingin Bikin Makanan Cepat Basi? Begini Cara Perbaikinya


Jakarta

Kulkas atau lemari pendingin berfungsi untuk menyimpan makanan dan minuman. Suhu kulkas yang dingin membuat makanan jadi lebih segar dan nggak cepat basi.

Namun, ada kalanya kulkas kurang dingin. Alhasil, makanan menjadi cepat basi dan jus kemasan tidak dingin.

Jika kulkas tetap tidak dingin setelah mengatur suhu, kemungkinan ada yang tidak beres. Pemilik rumah perlu memperbaiki kulkas agar bekerja dengan baik.


Bagaimana cara memperbaiki kulkas yang tidak dingin? Simak tipsnya berikut ini.

Cara Perbaiki Kulkas yang Tidak Dingin

Inilah beberapa hal yang bisa pemilik lakukan supaya kulkas dingin, dikutip dari Mr. Appliance.

1. Pindah Posisi Kulkas

Posisi kulkas sangat mempengaruhi efisiensi proses pendinginan. Penghuni rumah sebaiknya menghindari posisi kulkas dekat kompor, oven, atau ventilasi panas.

Kulkas harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu dingin dalam kondisi seperti itu. Oleh karena itu, pertimbangkan untuk mengganti posisi kulkas agar meningkatkan efisiensi pendinginan.

2. Perbaiki Kebocoran Freon

Freon atau refrigeran adalah cairan yang menyerap dan melepaskan panas. Cairan ini sangat penting untuk mendinginkan kulkas. Kalau kulkas kurang dingin, kemungkinan ada kebocoran freon.

Hal ini sering kali disebabkan oleh retakan kecil atau korosi pada kumparan evaporator, kumparan kondensor, atau pipa freon. Untuk memperbaikinya, sebaiknya pemilik menggunakan bantuan ahli karena cairan ini berbahaya.

3. Ganti Kompresor Rusak

Kompresor berfungsi untuk mendorong uap refrigeran ke dalam kumparan di dalam dan luar kulkas. Proses ini menghasilkan gas panas yang kemudian mendingin dan menyerap panas dari freezer dan kulkas.

Jika kipas freezer masih berjalan tapi kulkas tidak dingin, kemungkinan kompresor mulai rusak. Jangan perbaiki sendiri, pemilik dianjurkan untuk gunakan jasa ahli buat memperbaiki kulkas.

4. Bersihkan Kumparan Kondensor

Kumparan kondensor sewaktu-waktu bisa kotor dan mengakibatkan sirkulasi udara buruk. Hal ini membatasi kemampuan kulkas untuk tetap dingin.

Penghuni harus membersihkan kumparan kondensor setiap 6-12 bulan. Dengan begitu, penghuni bisa mencegah penyumbatan dan menjaga kulkas tetap beroperasi secara efisien.

5. Ganti Kipas Kondensor yang Rusak

Kipas kondensor dapat mendinginkan kompresor dan kumparan kompresor. Kipas ini terus bergerak selama kompresor menyala.

Jika kipas kondensor tidak berfungsi dengan baik, suhu kulkas bakal meningkat. Pastikan pemutaran kipas kondensor tidak terhalang oleh kotoran atau benda lain.

Apabila tidak ada yang menghalangi putaran bilah kipas, mungkin sebaiknya pengganti mengganti motor kipas kondensor. Supaya lebih aman, penghuni dapat menggunakan jasa ahli buat memperbaiki kulkas.

6. Perbaiki Kipas Evaporator yang Rusak

Kipas evaporator mengeluarkan udara dingin di dalam kulkas. Kipas evaporator yang tidak berfungsi atau menyala tidak dapat menghasilkan udara dingin.

Ada beberapa penyebab kipas evaporator berhenti bekerja. Namun, kebanyakan kasus pemilik memerlukan keahlian profesional untuk memperbaiki kulkas.

7. Atur Isi Kulkas

Penghuni perlu mengatur penyusunan makanan di dalam kulkas. Penyimpanan makanan yang efisien tidak hanya membuat kulkas berfungsi dengan efisien, tetapi juga menjaga kualitas makanan.

Atur barang-barang di kulkas agar tidak ada yang menghalangi ventilasi. Hal itu membantu meningkatkan sirkulasi udara.

8. Ganti Karet Pintu Lama

Gasket atau karet pintu kulkas yang sudah rusak dan usang akan sulit menjaga kulkas tetap dingin. Pemilik rumah bisa mengganti karet yang sudah tua dan rusak agar kulkas dingin.

Itulah beberapa cara untuk memperbaiki kulkas yang tidak dingin. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Muncul Bau Tak Sedap di Rumah? Coba Cek 7 Tempat Ini


Jakarta

Rumah yang bersih dan harum bisa bikin penghuni merasa nyaman. Terkadang ada pemilik rumah yang sampai memasang pengharum ruangan agar udara terasa lebih segar.

Namun, ada rumah yang mau diberi pengharum ruangan pun tetap muncul bau tak sedap. Kalau seperti ini, pemilik perlu mengatasi bau dari sumber masalahnya.

Lalu, apa saja yang bikin rumah bau? Coba periksa tempat-tempat berikut ini di rumah.


Sumber Bau Tak Sedap di Rumah

Inilah beberapa titik di rumah yang bisa jadi penyebab rumah bau, dikutip dari Real Simple, Kamis (6/11/2025).

1. Tempat Sampah

Sumber bau tak sedap yang paling jelas di rumah adalah tempat sampah. Sisa makanan yang menumpuk menimbulkan bau di dapur. Mungkin penghuni rumah sudah rajin buang sampah ke luar rumah. Akan tetapi, kalau tempat sampahnya jarang dibersihkan, baunya masih bisa bertahan di dalam rumah.

2. Kulkas

Lalu, periksa kulkas jika mencium aroma enggak enak di dapur. Bau itu bisa saja muncul dari tumpahan minuman, makanan basi, dan wadah makanan yang tak ditutup di dalam kulkas.

Suhu dingin di lemari es dapat memperlambat pertumbuhan bakteri, tetapi hal itu tidak menghentikannya sepenuhnya. Bau tak sedap pun bisa bertahan lama. Oleh karena itu, penghuni perlu membersihkan kulkas secara berkala.

3. Kotak Kotoran Hewan Peliharaan

Hewan peliharaan bisa mengeluarkan dan meninggalkan bau di rumah, apalagi di kotak kotorannya. Pastikan untuk rajin memandikan hewan peliharaan dan membersihkan rumah, terutama area kotak kotoran.

4. Baju Basah

Jangan meninggalkan pakaian kotor di kamar mandi. Pakaian itu bakal lembap gegara uap yang terbentuk setiap kali mandi. Hal ini memicu pertumbuhan bakteri sehingga muncul bau.

5. Rak Sepatu

Terkadang kaki bisa bau akibat kotoran dan keringat. Bau itu dapat menempel di sepatu. Nah, kalau penghuni menyimpan banyak sepatu dengan kondisi tersebut di rak sepatu, tentu akan terkumpul aroma tak sedap. Apalagi kalau rak sepatu tidak ada ventilasi yang baik, kelembapan dan bakteri akan terbentuk.

Sebaiknya biarkan sepatu kering dulu dari keringat dan air hujan. Cuci dan lap sepatu secara berkala untuk menghilangkan kotoran. Lalu, simpan sepatu di tempat yang sirkulasi udaranya memadai.

6. Tempat Tidur

Tempat tidur bisa jadi sumber bau di rumah. Keringat dan kotoran dari tubuh bisa menumpuk pada seprai kasur. Nah, seprai ini perlu dicuci dan diganti secara berkala agar tidak timbul bau.

Selain itu, matras juga bisa menyimpan kelembapan, tungau, kotoran, dan cairan. Semua itu dapat menyebabkan bau apak. Sebaiknya kasur dibersihkan secara menyeluruh setiap enam bulan sekali.

7. Kamar Mandi

Terakhir, sumber bau dapat berasal dari kamar mandi. Misalnya pada lubang pembuangan ada penumpukkan kotoran yang bikin bau. Penghuni perlu sekali-kali membersihkan lubang tersebut.

Lalu, bau juga muncul dari lubang kloset. Kloset menjadi sarang bakteri dan jamur berkembang. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan dan mendesinfektan kloset secara rutin.

Itulah beberapa sumber bau di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com