Tag Archives: batako

5 Beda Batako dan Hebel, Mana yang Lebih Kuat?


Jakarta

Batako dan hebel adalah jenis material dinding yang populer. Meskipun digunakan sebagai bahan bangunan utama, tapi keduanya punya karakteristik, keunggulan, dan kelemahan tersendiri.

Memilih material dinding perlu diperhatikan, karena hal ini bisa memengaruhi kualitas bangunan. Oleh sebab itu, simak perbedaan antara batako dan hebel di bawah ini.

Batako

Mengutip buku Panduan Lengkap Membangun Rumah oleh Gatut Susanta, batako adalah batu cetak yang di-press (tidak dibakar).


Dilihat dari bahan bakunya, batako dibedakan menjadi dua, yakni batako tras atau batako putih dan batako semen.

1. Batako Tras

Batako tras terbuat dari campuran tras, batu kapur, dan air. Tras sendiri adalah jenis tanah yang terbentuk dari pelapukan batu-batuan dari gunung berapi. Batako ini juga sering disebut batu cetak kapur tras.

Batako tras umumnya memiliki ukuran panjang 25-30 cm, tebal 8-10 cm, dengan tinggi 14-18 cm. Warnanya ada yang putih dan kecokelatan.

Kelebihan Batako Tras

  • Pemasangan relatif cepat.
  • Harga relatif murah.

Kelemahan Batako Tras

  • Cenderung rapuh sehingga mudah pecah.
  • Dinding mudah retak.
  • Mudah menyerap air, sehingga membuat tembok lembap.
  • Memerlukan penggunaan rangka beton pengaku yang relatif banyak.

2. Batako Semen PC

Batako semen terbuat dari campuran semen PC dan pasir atau abu batu yang kemudian di-press. Biasanya di batako ini ada 1-3 lubang di sisinya, yang digunakan sebagai tempat adukan pengikat.

Umumnya, di pasaran batako semen ini dijumpai dengan dengan ukuran panjang 36-40 cm, tinggi 18-20 cm, serta tebal 8-10 cm.

Kelebihan Batako Semen

  • Kemungkinan terjadi rembesan air sangat kecil, karena kedap air.
  • Pemasangannya yang relatif lebih cepat.
  • Penggunaan rangka beton pengakunya lebih luas, yakni antara 9-12 m².

Kekurangan Batako Semen

  • Harganya relatif lebih mahal jika dibanding dengan batako tras.
  • Rentan terjadi retak rambut pada dinding.
  • Karena ada lubang pada bagian sisi dalamnya, hal ini membuat dinding akan mudah dilubangi.

Hebel

Bata hebel atau celcon adalah bata ringan yang memiliki karakteristik ringan, halus, dan rata. Hebel disebut juga bata ringan. Bahan hebel terbuat dari pasir silika.

Karena memiliki tingkat kerataan yang sangat baik, sehingga memungkinkan dinding bisa langsung diaci atau dicat tanpa perlu diplester. Seringnya, hebel digunakan di rumah-rumah mewah.

Umumnya, hebel berukuran 60 cm x 20 cm dengan ketebalan 8-10 cm.

Kelebihan Hebel

  • Kemungkinan terjadinya rembesan air sangat kecil, karena dinding kedap air.
  • Proses pemasangannya cepat.
  • Penggunaan rangka beton pengakunya lebih luas.
  • Bahan tahan api.
  • Punya kekedapan suara yang baik.

Kekurangan Hebel

  • Harganya relatif lebih mahal dibanding jenis bata lain.
  • Tidak semua tukang. Bisa melakukan pemasangan hebel.
  • Biasanya hebel hanya ada di toko material besar, karena penjualannya perlu dalam jumlah per m³.

Perbedaan Batako vs Hebel

Beda batako dan hebel bisa dilihat dari segi harga, tampilan, hingga beratnya.

  1. Dari segi harga, harga hebel cenderung lebih mahal dari batako.
  2. Penggunaan batako rentan terjadi retak rambut pada dinding, sedangkan hebel cenderung tidak.
  3. Batako punya tampilan dan tekstur khas, sementara hebel tampilannya lebih halus dan seragam.
  4. Hebel cenderung lebih ringan daripada batako.
  5. Batako ada yang terbuat dari campuran tras, batu kapur, atau semen PC. Sedangkan, hebel terbuat dari pasir silika.

Pemilihan antara batako dan hebel bisa tergantung pada kebutuhan, anggaran, serta prioritas proyek detiker. Umumnya, batako cocok untuk konstruksi dengan biaya lebih rendah sementara hebel menawarkan keunggulan berupa bobot ringan hingga kemudahan pemasangan.

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com

Kisaran Harga Bata Merah Terbaru 2025 Sesuai Ukuran


Jakarta

Bata merah merupakan salah satu material bangunan yang banyak dipilih masyarakat. Sebab, bata merah punya harga yang lebih murah dibandingkan material sejenisnya, seperti bata ringan dan batako.

Sebagai informasi, bata merah terbuat dari tanah liat yang dicetak dalam bentuk dan ukuran yang sama. Setelah itu, bata merah dibakar pada suhu tinggi.

Jika ingin menggunakan bata merah untuk dinding rumah, sebaiknya ketahui dulu harganya di pasaran. Sebab, harga bata merah bisa berbeda-beda tergantung dari kualitas dan lokasi penjualan.


Kisaran Harga Bata Merah Terbaru 2025

Sebelum membelinya di toko bangunan, detikers perlu mengetahui bata merah yang punya kualitas baik. Biasanya, bata merah berkualitas punya ukuran yang konsisten, tidak ada lubang, tidak mudah pecah atau retak, serta warnanya merata.

Selain dibedakan dari segi kualitas, harga bata merah juga berbeda tergantung ukuran. Bata merah umumnya dibeli dalam hitungan satuan, tapi ada juga per paket yang isinya mulai dari 100-1.000 buah batu bata.

Dari pantauan detikProperti di berbagai e-commerce, Selasa (24/6/2025), berikut harga bata merah yang ditemukan pada sejumlah toko bangunan online:

Bata Merah Eceran

  • Bata merah press 16,5 x 7,5 x 5 cm: Rp 500/buah
  • Bata merah jumbo super 20 x 10 x 5 cm: Rp 1.150/buah
  • Bata merah Eka Sakti 20 x 10 x 5 cm: Rp 1.000/buah.

Bata Merah Paket

  • Bata merah press Garut 20 x 10 x 15 cm: Rp 850.000/1.000 buah
  • Bata merah press Garut 20 x 10 x 15 cm: Rp 5.250.000/7.000 buah
  • Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm: RP 4.075.000/2.000 buah
  • Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm: RP 2.112.000/1.000 buah
  • Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm: RP 365.000/150 buah
  • Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm: RP 245.000/100 buah
  • Bata merah press super kering 19 x 9,5 x 4 cm: Rp 4.620.000/10.000 buah.

Kelebihan dan Kekurangan Bata Merah

Harganya yang murah jadi salah satu keunggulan dari bata merah. Meski begitu, material ini juga punya sejumlah kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum membelinya.

Mengutip catatan detikProperti, berikut sejumlah kelebihan dan kekurangan dari bata merah:

Kelebihan

  • Tahan lama
  • Dapat menahan panas
  • Estetik untuk desain tradisional dan modern
  • Ramah lingkungan.

Kekurangan

  • Bobotnya cukup berat
  • Mudah menyerap air
  • Membutuhkan banyak waktu untuk pemasangannya
  • Fluktuasi suhu udara bisa sebabkan terjadinya keretakan.

Demikian kisaran harga bata merah terbaru 2025 sesuai ukuran serta kelebihan dan kekurangannya. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Jangan Anggap Sepele! Ini Penyebab Muncul Retak Rambut di Dinding


Jakarta

Retak rambut atau garis-garis kecil di dinding sering muncul di banyak rumah. Ukurannya bisa bermacam-macam, ada yang kecil pendek dan ada juga yang kecil panjang.

Muncul retak rambut pada dinding tidak bisa dianggap sepele. Seiring waktu, retak rambut di dinding bisa bertambah panjang dan lebar. Jika hal itu terjadi pada hunian kamu, maka sebaiknya segera dicek dan diperbaiki sebelum bertambah parah.

Apa yang menyebabkan muncul retak rambut di dinding? Simak penjelasannya menurut pakar dalam artikel ini.


Penyebab Retak Rambut di Dinding Rumah

Wildan selaku tim konstruksi dari Rebwild Construction menyebut ada beberapa faktor yang menyebabkan retak rambut pada dinding rumah. Berikut penjelasannya:

1. Permukaan Tanah

Faktor yang pertama karena terjadinya pergerakan pada permukaan tanah. Kondisi alam ini bisa menyebabkan munculnya retak rambut pada dinding. Apabila pergerakan tanah yang terjadi cukup kuat maka dapat menimbulkan retakan lebih besar.

“Karena struktur bangunan itu dibuat sedemikian rupa, jadi kalau ada penurunan tanah maka rumah itu turunnya bisa bareng. Berarti di sekeliling rumah strukturnya masih kuat, tapi di area yang retak ini strukturnya agak kurang kuat, makanya dia jadi retak dan turun,” kata Wildan saat dihubungi detikcom, Rabu (3/9/2025).

Demi mencegah terjadinya kerusakan pada struktur rumah, sebaiknya tidak membangun hunian di lokasi yang rawan terjadi pergerakan tanah. Namun sayang, masyarakat terkadang tidak mengecek kondisi wilayah tersebut dan baru menyadari setelah muncul retak rambut cukup besar di dinding.

2. Pemilihan Material yang Salah

Pemilihan material yang tidak tepat saat membangun rumah juga bisa menyebabkan retak rambut pada dinding. Untuk material dinding misalnya, Wildan mengatakan penggunaan bata yang tepat bisa memengaruhi kekuatan struktur dinding.

“Kita bicara material dinding ya, itu ada yang dari coran, bata merah, bata ringan, dan batako. Biasanya kalau rumah pakai bata ringan sering muncul retak rambut karena sifatnya nggak tahan tekanan,” ujarnya.

Wildan lebih merekomendasikan penggunaan material bata merah oven untuk dinding, khususnya bata oven yang bagian dalamnya berwarna hitam. Sebab, bata merah dinilai lebih kuat, bisa menahan panas, dan tidak mudah retak karena tekanan. Hanya saja, harga bata merah memang lebih mahal daripada bata ringan.

3. Plester yang Kurang Baik

Selain itu, retak rambut bisa disebabkan karena proses plester yang kurang baik. Sedikit informasi, plester merupakan tahapan melapisi susunan batu untuk dinding yang sudah selesai ditumpuk sehingga batu-batu tersebut tidak terlihat lagi.

Retak rambut dapat muncul karena lapisan plester yang dioleskan terlalu kering sehingga tidak ada kelembapan meski hanya sedikit. Alhasil, acian tidak bisa menempel dengan sempurna dan menyebabkan retak rambut pada dinding.

Wildan menyebut bahan baku yang digunakan untuk plester seperti pasir dan semen juga dapat memengaruhi kekuatan struktur dinding. Jika menggunakan bahan bangunan yang murah maka bisa muncul retak rambut karena tidak kuat menahan tekanan.

“Kalau material yang dipakai bukan material yang murah karena biasanya ada yang plesterannya tuh pakai pasir ayak. Nah, sedangkan yang bagus tuh sekarang pasir bangka, cuma dia agak mahal memang,” tutur Wildan.

Semen yang digunakan untuk plester dinding juga harus berkualitas, bila perlu yang mengusung grade A. Sebab, kekhawatiran akan retak rambut sering dianggap remeh pemilik rumah. Padahal, jika terus mengalami retak hingga lebar bisa menyebabkan rumah rata dengan tanah.

“Retak rambut ini pasti awalnya kecil dan mungkin banyak yang nggak sadar. Tapi kalau misalkan memang sengaja didiamkan, lama-lama makin besar dan paling parahnya rumah bisa sampai ambruk,” imbuhnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Batu Bata, Hebel, dan Batako


Jakarta

Saat ini material bangunan untuk fondasi bangunan sudah banyak jenisnya. Tiga jenis teratas yang cukup banyak dipakai dan selalu tersedia di toko bangunan adalah batu bata, batako, dan hebel. Kira-kira apa aja ya perbedaan di antara ketiganya?

Kontraktor Wildan menjelaskan mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing material. Untuk lebih jelasnya, berikut detikcom rangkum.

1. Batu Bata


Buruh harian lepas menurunkan bata merah dalam proyek bangunan rumah di Jl Tambak, Jakarta Selatan, Kamis (17/7/2024). Para buruh ini mengaku dibayar Rp 85.000/hari. Jumlah tersebut terbilang pas-pasan untuk standar upah layak di Jakarta.Bata Merah Foto: Ari Saputra

Wildan menjelaskan batu bata merupakan material yang terbuat dari tanah merah, pasir silika, campuran semen, batu kapur, gypsum, air, dan aluminium bubuk. Material satu ini cukup terkenal di kalangan masyarakat karena rata-rata rumah di Indonesia memakai jenis ini untuk membangun rumah. Alasan batu bata banyak dipilih sebagai berikut.

  • Mudah dipakai untuk membangun bidang kecil
  • Mudah diangkut karena berukuran kecil
  • Mudah didapat hampir di setiap daerah
  • Harga relatif murah
  • Tahan panas sebagai perlindungan dari api
  • Tidak perlu perekat khusus

Kekurangan Batu Bata

Meskipun memiliki kelebihan yang cukup aman untuk membangun rumah, tetapi batu bata juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah pemasangannya lebih lama. Menurut Wildan hal tersebut dikarenakan adukan semen perlu waktu untuk mengering. Selain itu, berikut beberapa kekurangan batu bata.

  • Sulit menyusun bata dengan rapi
  • Ukuran dan kualitas suka tidak seragam
  • Butuh plesteran tebal
  • Lebih boros material perekat
  • Pemasangan lebih lama
  • Bobotnya berat

Hebel

Truk bermuatan hebel yang terguling di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur sudah dievakuasi. Lalu lintas yang sempat macet sudah kembali normal.Bata Ringan Foto: Lamhot Aritonang

Jenis material berikutnya yang saat ini banyak digunakan adalah hebel atau bata ringan. Cara membedakan batu bata dengan hebel cukup mudah, bisa dari warnanya. Hebel berwarna putih, sementara batu bata berwarna terakota.

Bahan pembuat hebel juga berbeda dari batu bata, yakni berasal dari campuran semen, batu kapur, pasir silika, gypsum, air, dan aluminium bubuk. Menurut Wildan, bata ringan menjadi primadona bagi kontraktor karena pembangunannya cepat menggunakan lem hebel.

Kelebihan Hebel

  • Bobotnya lebih ringan
  • Mudah diangkut
  • Ukuran dan kualitas seragam
  • Hemat perekat
  • Plesteran tidak tebal
  • Kedap air
  • Lebih kedap suara
  • Lebih tahan gempa bumi

Kekurangan Hebel

  • Butuh keahlian khusus untuk pemasangan
  • Butuh perekat khusus
  • Lebih mahal dari bata merah
  • Ukuran tanggung.

Batako

Para pekerja membuat batako di Desa Busalangga, Rote Barat Laut, NTT. Batako dijual Rp 3.500/batako termasuk ongkos kirim.Batako Foto: Ari Saputra

Selanjutnya adalah batako. Namanya mirip dengan bata merah, tetapi karakteristik keduanya berbeda. Wildan mengatakan batako terbuat dari campuran semen, pasir, air, dan terkadang abu batu. Warnanya putih mirip dengan hebel. Namun, ukuran dan bentuknya tentu berbeda dari hebel.

Kelebihan Batako

  • Pemasangan cepat
  • Tidak perlu plester kalau sudah rapi
  • Mudah dipotong
  • Tidak perlu direndam air sebelum pemasangan
  • Kedap air
  • Proses pemasangan lebih cepat

Kekurangan Batako

  • Kurang kedap suara
  • Tidak tahan panas
  • Mudah timbul retak rambut

Itulah kelebihan dan kekurangan jenis-jenis batu bata sebagai bahan pertimbangan. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Melepas Penat di Air Terjun Sikulikap



Karo

Jelang libur panjang akhir pekan alias long weekend, saatnya traveler melepaskan penat di pikiran dengan berkunjung ke air terjun Sikulikap.

Air terjun Sikulikap bisa jadi salah satu destinasi yang kamu kunjungi saat liburan long weekend. Suara air terjun yang jatuh dari ketinggian dapat menjadi cara untuk traveler melepas penat setelah lelah bekerja.

Berada di Kabupaten Karo, lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat kota Medan. Traveler hanya perlu menempuh perjalanan 90 menit untuk sampai ke lokasi ini.


Buat traveler yang datang dari arah Medan, pintu masuk air terjun Sikulikap berada tepat sebelum deretan penatapan yang ada di Desa Doulu, Kecamatan Sibolangit. Jalannya menurun, traveler perlu berhati-hati saat menuju lokasi wisata ini.

Di pintu masuk, kamu akan dikenakan biaya parkir yang sudah include dengan biaya masuk lokasi wisata. Terpampang di papan informasi, jika pengunjung menggunakan mobil maka akan dikenakan Rp 60 ribu dan traveler menggunakan sepeda motor dikenakan biaya parkir Rp 30 ribu.

Setelah memarkirkan kendaraan, traveler perlu berjalan kaki sekitar 10 menit ke lokasi air terjun Sikulikap. Jalannya yang akan ditempuh sudah dipasangi batako, jadi tidak sulit dilalui.

Meski begitu, traveler tetap perlu berhati-hati dan tetap menggunakan alas kaki yang sesuai agar tidak terpeleset. Selain itu, detikers juga harus berhati-hati dengan monyet liar yang berkeliaran di sekitar lokasi.

Setelah berwisata ke air terjun, kamu dapat bersantai di Elsierra Coffee. Kafe yang berada di wilayah Sikulikap ini menyajikan makanan dan minuman yang dapat kamu nikmati saat berkunjung ke sana.

Ketika malam hari di kafe ini, traveler akan mendengar beragam suara hewan seperti jangkrik dan monyet. Situasi ini terjadi karena lokasi kafe memang berada di tengah hutan.

Seorang pengunjung, Rere, mengungkap datang dari Medan ke lokasi itu untuk bersantai. Dia memilih ke Sikulikap karena lokasinya tidak jauh dari Kota Medan.

“Pas hari libur May Day ini kan, jadi ke sini dulu bersantai. Di sini juga nggak jauh kali dari Medan, jadi cocok untuk liburan mepet satu hari kayak gini,” ujar Rere.

Rere bercerita, di area ini dia selalu berkeliling terlebih dahulu sebelum akhirnya bersantai di kafe. Suasana kafe, menurut Rere, lebih dapat menikmati di malam hari.

“Kalau malam gini kita banyak dengar suara hewan, lebih enak untuk relaksasi,” sebutnya.

Hal yang selaras disampaikan pengunjung lainnya, Heru. Dia mengungkap, wisata ke Sikulikap dapat menjadi pilihan bagi warga Medan yang ingin berliburan.

“Ya nggak jauh, hemat biaya. Kemudian kalau kita udah di sini, kepikiran mau wisata yang lain juga banyak. Dari sini kan enggak jauh lagi dari Sidebu-debu dan beberapa tempat lain,” jelas Heru.

——–

Artikel ini telah naik di detikSumut.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com