Tag Archives: batas

Sebelum DP, Lakukan 6 Langkah Ini Biar Nggak Kejebak Tanah Sengketa



Jakarta

Membeli tanah bukan hanya soal harga dan lokasi, tetapi juga soal legalitas yang kerap ditakutkan bagi calon pembeli. Tanah dengan status hukum yang tidak jelas bisa menimbulkan sengketa yang merugikan pembeli, baik dari sisi waktu maupun biaya.

Dosen Hukum Universitas Mpu Tantular Jakarta sekaligus Advokat Properti, Mardiman Sane, menekankan pentingnya langkah-langkah preventif sebelum membeli tanah. Tanah rawan sengketa biasanya memiliki ciri-ciri tertentu yang wajib diperhatikan sebelum dilakukannya transaksi.

“Tanah umumnya rawan sengketa jika memiliki ciri berikut. Tidak bersertifikat, status hukum tidak jelas seperti girik, petok, letter C, dan lain-lain. Batas-batas tanah tumpang tindih, ada penguasaan fisik ganda (beberapa orang mengaku sebagai pemilik), tidak ada riwayat jual beli yang jelas,” kata Mardiman saat dihubungi detikProperti, Selasa (17/11/2025).


Dia menjelaskan ciri-ciri lain untuk tanah yang rawan sengketa seperti tanah yang sudah diwariskan tetapi belum dibagi waris, sedang diagunkan, dalam kawasan hijau, serta dalam sengketa adat atau kawasan negara. Jika transaksi dilakukan untuk membeli tanah-tanah tersebut, berpotensi besar menimbulkan konflik hukum.

Untuk terhindar dari sengketa tanah yang bisa menyeret ke masalah hukum, penting untuk melakukan hal-hal berikut.

Ketahui Kejelasan Batas Tanah

Salah satu aspek yang sering diabaikan pembeli adalah batas tanah. Kejelasan batas tanah sangat menentukan agar sengketa tidak terjadi.

Jika batas tanah tidak jelas, berbagai masalah bisa muncul, mulai dari tetangga yang mengklaim kelebihan tanah, tumpang tindih sertifikat, hingga ketidakpastian luas yang berdampak pada pajak dan nilai tanah. Karena itu, BPN (Badan Pertanahan Nasional) mewajibkan pengukuran ulang serta persetujuan batas dari para pemilik tanah yang bersebelahan ketika seseorang membuat SHM atau melakukan balik nama, untuk memastikan batas lahan akurat dan menghindari sengketa di kemudian hari.

“Itulah sebabnya BPN selalu mensyaratkan pengukuran ulang dan persetujuan batas oleh pemilik tanah yang berbatasan (saksi batas) saat membuat SHM atau saat balik nama,” ucapnya.

Lakukan Langkah Aman Sebelum Membeli Tanah

Agar terhindar dari sengketa, Mardiman menyatakan beberapa langkah penting yang wajib dilakukan sebelum membeli tanah. Langkah-langkahnya sebagai berikut.

1. Cek ke BPN

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memeriksa sertifikat tanah di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Menurut Mardiman Sane, pembeli harus memastikan sertifikat yang dimiliki penjual benar-benar asli, tidak sedang diagunkan di bank, tidak diblokir, dan bebas dari catatan perkara hukum.

2. Cek ke Kelurahan atau Kecamatan

Penting untuk menelusuri riwayat tanah melalui kelurahan atau kantor kecamatan setempat. Pembeli bisa mengetahui apakah tanah tersebut pernah menjadi objek sengketa, apakah merupakan tanah warisan, atau memiliki masalah administratif lain. Langkah ini membantu mengungkap potensi konflik yang mungkin tidak terlihat hanya dari dokumen sertifikat.

3. Cek Lokasi Fisik

Pastikan batas tanah sesuai dengan yang tercantum di dokumen, dan tanyakan ke tetangga sekitar untuk memastikan tidak ada pihak lain yang menguasai tanah. Pemeriksaan fisik membantu meminimalisir risiko klaim dari pihak ketiga yang bisa muncul karena penguasaan ganda atau ketidaksesuaian batas tanah.

4. Periksa Riwayat Pemilik

Mardiman menekankan pentingnya memastikan penjual adalah pemilik sah tanah tersebut. Jika tanah merupakan hasil warisan, pastikan ada surat keterangan waris yang sah dan seluruh ahli waris memberikan persetujuan dalam proses jual beli.

5. Gunakan Notaris/ PPAT untuk Transaksi

Transaksi tanah sebaiknya dilakukan melalui notaris. Mereka bertugas membuat Akta Jual Beli (AJB) resmi, memeriksa keaslian sertifikat, dan memberikan perlindungan hukum bagi pembeli. Dengan bantuan profesional, risiko kesalahan dalam dokumen atau sengketa hukum dapat diminimalkan secara signifikan.

“Notaris atau PPAT dapat memastikan sertifikat asli, penjual sah, membuat AJB yang diakui negara, dan mengurus balik nama. Pengacara bisa menganalisis risiko sengketa melalui legal audit, mengecek riwayat hukum tanah, dan melindungi klien dari perjanjian berbahaya. Kesalahan membeli tanah bisa menghilangkan ratusan juta hingga miliaran; menggunakan profesional untuk mengurangi risiko besar,” jelasnya.

6. Kenali Kesalahan Umum dan Cara Menghindarinya

Mardiman juga menyoroti beberapa kesalahan umum saat membeli tanah, seperti membeli hanya dengan kuitansi, tidak mengecek sertifikat ke BPN, tidak melibatkan semua ahli waris, tergiur harga murah, dan tidak memeriksa batas tanah. Untuk menghindarinya, langkah-langkah meliputi legal audit, pengecekan sertifikat, menggunakan PPAT/notaris, memastikan dokumen lengkap, survei lokasi, dan konfirmasi ke tetangga.

“Jika ada sengketa, sertifikat tidak bisa diterbitkan,” pungkasnya.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Tanah Girik Rawan Sengketa dan Dipalsukan, Begini Cara Amankannya!



Jakarta

Tanah girik sering dianggap sebagai bukti kepemilikan, terutama untuk lahan yang belum bersertifikat. Padahal secara hukum, girik hanya berfungsi sebagai tanda bukti pembayaran pajak, bukan bukti hak milik yang sah.

Karena girik tidak diakui secara hukum, pemerintah pun menyiapkan langkah-langkah untuk memastikan semua tanah memiliki kepastian hukum melalui pendaftaran resmi. Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), menegaskan girik tidak lagi berlaku sebagai alat bukti kepemilikan, setelah seluruh kawasan terpetakan dan tanahnya terdaftar.

Di Indonesia banyak kasus sengketa besar yang bersumber dari tanah girik. Dosen Hukum Universitas Mpu Tantular sekaligus Advokat Properti, Mardiman Sane, juga mengatakan tanah girik rawan terkena sengketa. Risiko tinggi muncul karena dokumen mudah dipalsukan, riwayat jual beli sering tidak terdokumentasi, batas tanah tidak jelas, dan sering ada klaim ahli waris lama atau ganda.


Kemudian, nilai jual tanah girik biasanya lebih rendah dibanding tanah bersertifikat. Hal ini terjadi karena pembeli cenderung khawatir akan risiko hukum yang mungkin muncul dan harus menanggung sendiri biaya untuk mengurus sertifikat tanah.

“Biasanya harga girik 10-40% lebih murah dibanding tanah SHM (Sertifikat Hak Milik) di lokasi yang sama,” kata Mardiman saat dihubungi detikProperti, Rabu (19/11/2025).

Untuk meminimalisir risiko sengketa dan meningkatkan legalitas serta kepastian hukum, girik dapat diubah menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM). Cara itu dapat diproses melalui pembuatan sertifikat tanah pertama kali. Mardiman menjelaskan beberapa langkah berikut ini.

1. Menyiapkan Dokumen yang Diperlukan

Sebelum memulai proses pengurusan SHM dari tanah girik, sangat penting untuk menyiapkan dokumen-dokumen yang lengkap dan sah. Dokumen ini berfungsi sebagai bukti kepemilikan, keabsahan transaksi, serta memastikan bahwa tanah tersebut tidak memiliki sengketa hukum atau masalah waris.

Persiapan yang matang akan memperlancar proses pensertifikatan dan meminimalisir risiko penolakan oleh kantor pertanahan. Berikut adalah dokumen-dokumen yang biasanya diperlukan:

  • Surat girik
  • Riwayat jual beli yang berupa kuitansi, akta, dan surat pernyataan
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) pemilik tanah
  • Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) lima tahun terakhir
  • Surat keterangan tanah tidak sengketa
  • Surat keterangan waris (jika diperlukan)
  • Bukti penguasaan fisik tanah (foto dan saksi batas)

2. Mengurus Surat Keterangan Riwayat Tanah

Pemilik tanah harus mengajukan permohonan surat keterangan riwayat tanah ke kantor kelurahan atau desa setempat. Dokumen ini menjadi dasar legalitas tanah sebelum dilakukan pensertifikatan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

3. Pengukuran oleh BPN dan Persetujuan Batas oleh Tetangga

BPN akan melakukan pengukuran fisik tanah untuk memastikan luas dan batas-batasnya sesuai dokumen. Pemilik tanah juga harus mendapatkan persetujuan dari tetangga sebagai saksi batas tanah.

4. Pengumuman Selama 14 Hari

Setelah pengukuran, tanah diumumkan selama 14 hari. Tujuannya untuk memberi kesempatan pihak lain mengajukan keberatan jika ada klaim atas tanah tersebut.

5. Pemeriksaan Kelengkapan Dokumen oleh BPN

BPN akan memeriksa seluruh dokumen yang diajukan untuk memastikan tidak ada yang kurang atau bermasalah. Proses ini penting agar pembuatan sertifikat bisa berjalan lancar tanpa hambatan hukum.

6. Penerbitan SHM

Jika semua dokumen lengkap dan tidak ada keberatan, BPN akan menerbitkan Sertifikat Hak Milik. Sertifikat ini menjadi bukti sah kepemilikan tanah secara resmi.

Dengan mengubah girik menjadi SHM, pemilik tanah girik dapat memperoleh kepastian hukum, meningkatkan nilai properti, dan mengurangi risiko sengketa di masa depan. Segera lakukan pensertifikatan, karena mulai 2026 girik tidak lagi berlaku sebagai alat bukti kepemilikan tanah.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan bahwa girik atau bukti kepemilikan tanah lama tidak lagi sah setelah seluruh kawasan resmi terdaftar. Pernyataan ini merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021, yang menyebutkan bahwa sertifikat tanah yang telah diterbitkan lebih dari lima tahun hanya bisa dicabut atau diganti melalui putusan pengadilan.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Jelajahi Daya Tarik Pantai Kampa, Surga Tersembunyi di Konawe Kepulauan



Konawe Kepulauan

Terletak jauh dari pusat kota, Konawe Kepulauan atau yang dikenal dengan Pulau Wawonii menyimpan segudang keindahan alam. Pantai Kampa, menjadi salah satu surga tersembunyi yang dapat ditemui di pulau ini.

Beberapa waktu lalu, tim detikcom berkesempatan mengunjungi langsung Pantai Kampa. Sesampainya di sana, kami disambut dengan pesona hamparan pasir putih dan air laut yang jernih. Barisan pohon kelapa serta tebing batuan karst yang berada di pinggir pantai menambah kecantikan pantai ini.

Pantai Kampa memang merupakan salah satu tempat terpopuler di Pulau Wawonii. Di sini, kamu bisa berjalan di sepanjang bibir pantai, bermain air atau bahkan berenang.


Selain menjadi wisata andalan warga setempat, Pantai Kampa juga seakan menjadi tempat beristirahat dari hiruk pikuk dunia. Di sepanjang bibir pantai, terlihat beberapa pengunjung yang duduk menikmati ketenangan deburan ombak ditemani hembusan angin yang lembut. Namun, tak sedikit pula dari pengunjung yang asyik bersenang-senang sambil selfi di berbagai sudut pantai.

Jelajahi Daya Tarik Pantai Kampa, Surga Tersembunyi di Konawe KepulauanJelajahi Daya Tarik Pantai Kampa, Surga Tersembunyi di Konawe Kepulauan (Foto: Rafida Fauzia/detikcom)

Fasilitas Pantai Kampa

Tak jauh dari Pantai Kampa, kamu bisa menemukan homestay dengan berbagai fasilitas. Di sana, tersedia 6 villa yang dapat kamu sewa dengan harga Rp 300 ribu per malam.

“Di destinasi Pantai Kampa, kami juga menyediakan homestay atau villa yang menyediakan berbagai fasilitas di antaranya ada homestay itu sendiri, kemudian ada aula pertemuan. Lalu ada gazebo, MCK, musala dan tempat foto, serta berbagai fasilitas lainnya,” ujar Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Kadisparmudora) Konawe Kepulauan Zakaria Rasjid kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Meski letak homestay Pantai Kampa cukup jauh dari pusat kota, kamu tak perlu takut soal jaringan internet. Pasalnya, lokasi Pantai Kampa telah terjamah dengan akses internet. Homestay Pantai Kampa juga telah dilengkapi dengan BAKTI Aksi (Akses Internet) dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dengan kecepatan 4-10 Mbps. Jadi, kamu bisa membagikan momen traveling kamu ke media sosial.

Hadirnya fasilitas internet di Pantai Kampa diakui Zakaria turut mendorong peningkatan jumlah wisatawan. Berdasarkan dari data kunjungan wisata Dispora Konawe Kepulauan, angkanya mengalami peningkatan sekitar 2-3 persen dari tahun-tahun sebelumnya sebelum ada fasilitas internet.

“Sebelum adanya akses internet tentu menghambat jumlah kunjungan wisata karena pengunjung merasa kesulitan untuk berkomunikasi dengan keluarganya dan kami dinas pariwisata juga merasakan kesulitan untuk melakukan promosi dan pemasaran terhadap potensi di Pantai Kampa karena,” katanya.

“Tapi di dua tahun terakhir setelah adanya akses internet dari BAKTI Komdigi memberikan kontribusi besar terhadap jumlah pengunjung. Dan bahkan pengunjung sudah merasa nyaman berada di sana karena mereka bisa berkomunikasi dengan keluarganya secara lancar,” imbuhnya.

Jelajahi Daya Tarik Pantai Kampa, Surga Tersembunyi di Konawe KepulauanJelajahi Daya Tarik Pantai Kampa, Surga Tersembunyi di Konawe Kepulauan (Foto: Rafida Fauzia/detikcom)

Akses Pantai Kampa

Buat kamu yang tertarik menikmati pesona alam Pantai Kampa, jaraknya hanya sekitar 20 menitan saja. Terdapat dua akses yang bisa kamu pilih, yakni lewat Desa Langara atau Desa Wawobili.

“Aksesnya ini dua jalur lewat Barat dari Desa Langara juga bisa, kemudian lewat atas dari Desa Wawobili atas juga bisa. Hanya akses jalan lewat atas ini masih agak ekstrim, tapi masih bisa dilalui. Tapi kebanyakan dari arah Langara karena akses jalannya bagus, lebih mending dari arah atas,” pungkas Pengelola Homestay Villa Pantai Kampa Heryanto.

detikcom bersama BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengadakan program Tapal Batas untuk mengulas perkembangan ekonomi, wisata, infrastruktur, dan pemerataan akses internet di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Ikuti terus berita informatif, inspiratif, unik dan menarik dari program Tapal Batas di tapalbatas.detik.com!

(akd/ega)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Di Tengah Cuaca Tak Menentu Ini, Main Saja di City Garden Eat and Play



Jakarta

Traveler yang sedang mencari ide liburan indoor di tengah cuaca tak menentu ini, City Garden Eat and Play bisa jadi pilihan kamu. Playground ini mudah kok ditemui di kota-kota favorit.

Sesuai dengan namanya, konsep dari Eat and Play berarti makan dan bermain karena pengunjung dapat menikmati kuliner yang tersedia di dalam playground nya sambil bermain seharian sepuasnya. Dan, playground indoor ini di mainkan oleh semua umur tanpa adanya batasan waktu bermain lho. Seru, kan?

Traveler pasti tahu dong dengan Rainbow Slide City Garden yang viral di sosmed? Nah, pastikan kamu menyambut Natal dan Tahun Baru kamu seru-seruan seluncuran dan berpose ciamik ya.


Harga tiket masuk City Garden Eat and Play sangat ramah di kantong, hanya Rp 35 ribu saja. Dengan harga tiket terjangkau kamu boleh kok sepuasnya bermain di dalam.

City Garden Eat and PlayCity Garden Eat and Play Foto: (dok City Garden Eat and Play)

Kamu juga bisa mengabadikan momen berkunjung ke City Garden dengan adanya beragam macam spot photo, seperti foto dengan dinosaurus, light tunnel, gazebo warna warni dan lampu lampu unik. Setiap sudut di sini sangatlah Instagramable.

City Garden menyediakan puluhan wahana yang bisa dinikmati semua umur, dari bayi hingga dewasa lho. Beberapa di antaranya yang menjadi wahana Babyland, Mandi Bola, Rainbow Slide, Balon Air, Rainbow Car, ATV, Gokart dan Motor Dino.

City Garden Eat and PlayCity Garden Eat and Play Foto: (dok City Garden Eat and Play)

Permainan free tanpa batas waktu seperti Istana Balon, becak mini, sepeda unik, Rumah Balon, Susun Lego, 3D Print hingga playhouse. Juga aneka ayunan dan perosotan menjadi incaran banyak anak-anak.

Cabang City Garden sudah berada di kota-kota lainya seperti di Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Sentul Bogor, Serang, Banten, Tajur, Bogor, Cikarang Bekasi hingga Surabaya. Dan saat ini telah hadir di Cipadung Bandung dan akan segera hadir untuk warga Cimahi Bandung. Tunggu tanggalnya ya!

(sym/sym)



Sumber : travel.detik.com

3 Wahana Seru di Panama Park 825 dan Harga Tiket Terbarunya


Jakarta

Bandung punya arena bermain indoor besar untuk menikmati sensasi salju hingga memainkan game arcade, yaitu Panama Park 825. Anak-anak hingga dewasa bisa banget bermain sepuasnya di sana.

Karena menawarkan wahana permainan yang komplit, tempat ini cocok banget dikunjungi saat libur atau akhir pekan. Penasaran dengan Panama Park 825? Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

Wahana di Panama Park 825

Di Panama Park terdapat tiga wahana seru yaitu Playground Joy n Fun, Snow Park, dan Game Master. Berikut penjelasannya yang dikutip dari catatan detikcom:


1. Playground Joy n Fun

Joy n Fun diklaim sebagai indoor playground terbesar di Bandung. Di sini, anak-anak dapat bermain banyak wahana permainan mulai dari perosotan giant dan berundak, trampolin, jaring spider, mandi bola, hingga carousel.

Ada juga ruangan tematik seperti area es krim, pet shop, pizza & burger shop, rumah boneka, supermarket, hingga kantor pemadam kebakaran dan police station. Bermain di sini dijamin seru karena wahananya komplit.

Panama Park BandungPanama Park Bandung Foto: dok. Instagram @panamapark825bdg

2. Snow Park

Panama Park 825 memiliki satu-satunya wahana salju di Bandung yaitu Snow Park. Area salju dalam ruangan tersebut mencapai suhu -3 derajat celcius yang tentunya sangat dingin. Sebab itu, traveler akan dipinjamkan jaket hingga sarung tangan saat bermain di sini.

Di Snow Park ini, pengunjung bisa berseluncur di perosotan es hingga membuat boneka dan bola-bola salju. Terdapat banyak spot Instagramable juga seperti igloo dan pohon lampu yang dapat dijadikan background berfoto.

So, nggak perlu jauh-jauh ke luar negeri buat bermain salju karena di Panama Park juga bisa lho.

3. Game Master

Game Master di Panama Park menawarkan area bermain game arcade. Ada banyak game yang dapat dijajal seperti wahana roket, tank, ambulans, hingga music box.

Mesin game arcade lain yang bisa dimainkan seperti bola basket, balapan motor dan mobil, air hockey, shooting, sampai boneka capit.

Lokasi dan Jam Buka Panama Park 825

Panama Park terletak di Jl. Jend. Sudirman 825, Cijerah, Kota Bandung. Lokasinya dekat dengan bundaran batas kota Cibeureum.

Dari Alun-alun Kota Bandung, jarak Panama Park 825 sekitar 4,5 km yang dapat ditempuh dalam waktu 15 menit. Dari Gedung Sate, jaraknya sekitar 7,5 km yang bisa dicapai kisaran 20-25 menit.

Traveler dapat berkunjung ke sini menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum. Gerbang tol terdekatnya yaitu Pasirkoja.

Panama Park buka setiap hari, termasuk hari libur nasional dan cuti bersama. Senin-Jumat (weekday) buka mulai jam 09.00-19.00 WIB. Sabtu-Minggu (weekend) dan tanggal merah buka mulai jam 09.00-20.00 WIB.

Panama Park BandungPanama Park Bandung Foto: dok. Instagram @panamapark825bdg

Harga Tiket Masuk Panama Park 825

Harga tiket wahana Panama Park bervariasi. Tiket dapat dibeli langsung di lokasi dengan pilihan pembayaran: tunai, debit, kredit, maupun QRIS.

Mengutip akun Instagram resminya, berikut rincian tiket Panama Park terbaru 2025:

1. Playground Joy n Fun

  • Weekday: Rp 80.000 per anak
  • Weekend: Rp 100.000 per anak
  • Pendamping dewasa ke-2: Rp 30.000

Keterangan:

  • Tiket berlaku sepuasnya seharian (dari Playground buka sampai tutup).
  • Anak = usia 0-12 tahun.
  • 1 anak maksimum ditemani 2 pendamping dewasa berusia 17 tahun ke atas.
  • Satu tiket termasuk gratis 1 tiket pendamping. Pendamping ke-2 harus membayar tiket.
  • Adik kurang dari 1 tahun tidak dikenakan tiket masuk alias gratis jika ada kakaknya yang membeli 1 tiket. Jika tidak ada kakaknya maka diberlakukan tiket.
  • Pengunjung bisa keluar-masuk playground selama tiket tidak dirobek dan memberitahukan terlebih dahulu ke petugas.

2. Snow Park

  • Weekday: Rp 50.000 per orang
  • Weekend: Rp 70.000 per orang

Keterangan:

  • Tiket berlaku selama 30 menit.
  • Tiket diberlakukan per pengunjung/orang.
  • Usia minimum masuk ke Snow Park adalah 2 tahun.
  • Tiket sudah termasuk semua permainan di Snow Park.

3. Game Master

  • Harga per mesin permainan: mulai Rp 3.500
Panama Park BandungPanama Park Foto: Kevin Alfarizky

Fasilitas di Panama Park 825

Fasilitas umum di Panama Park cukup lengkap. Traveler dapat menemukan toilet, mushola, loker penyimpanan barang, area tunggu, lokasi parkir, hingga sejumlah titik tempat charging.

Tidak diperkenankan membawa makanan dan minuman dari luar, kecuali makanan bayi. Namun tenang, di sana terdapat food court yang menyediakan berbagai menu yang bisa disantap kala lapar.

Perlu diperhatikan, pengunjung yang bermain di Playground dan Snow Park diharuskan mengenakan kaos kaki.

Untuk bermain di Snow Park, pengunjung akan dipinjamkan jaket, sepatu boots, dan sarung tangan secara gratis. Tersedia semua ukuran dari anak-anak hingga dewasa. Seluruh jaket hingga sarung tangan dicuci steril setelah digunakan.

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

Terkuak, Jakarta Kalah Macet dari Bandung



Jakarta

Kemacetan lalu lintas masih menjadi momok di banyak kota besar, tak terkecuali di Indonesia. Platform TomTom Traffic baru saja merilis daftar kota termacet di dunia dan hasilnya cukup mengejutkan. Kota mana saja yang masuk daftar?

TomTom Traffic Index enggak cuma asal tebak, namun memakai data perjalanan rata-rata dan tingkat kemacetan yang dihitung secara detail. Termasuk, memakai ‘mata-mata’ berupa floating car data (FCD) yang diambil dari kecepatan dan lokasi kendaraan secara real-time. Data itu didapat dari fitur GPS di perangkat pengguna.

Metode ‘Detektif’ Kemacetan Ala TomTom Traffic

TomTom Traffic ini seperti detektif yang menganalisis kemacetan. Mereka enggak cuma lihat jalanan yang macet, tapi juga faktor-faktor lain yang bikin macet makin parah. Ada tiga faktor utama yang mereka amati.


Yang pertama, faktor kurasi-statis, yang seperti identitas’ jalan, mulai dari ukuran, kapasitas, batas kecepatan, sampai jenis jalannya, kemudian faktor dinamis yang merupakan penyebab lalu lintas berubah-ubah, di antaranya perbaikan jalan, cuaca buruk, dan kemacetan itu sendiri. Kemudian, yang ketiga adalah faktor statis, yakni waktu perjalanan optimal di kota tertentu.

Dengan faktor-faktor itu, bisa diketahui kapan jalanan seharusnya lancar. Dengan menggabungkan semua data ini, TomTom Traffic bisa memetakan kota mana yang paling ‘menyiksa’ buat para pengendara.

Kota-Kota ‘Neraka’ Lalu Lintas di Indonesia

Ini dia daftar kota termacet di Indonesia:

  1. Bandung, Jawa Barat: Waktu tempuh rata-rata per 10 km: 32 menit 37 detik
  2. Medan, Sumatera Utara: Waktu tempuh rata-rata per 10 km: 32 menit 3 detik
  3. Palembang, Sumatera Selatan: Waktu tempuh rata-rata per 10 km: 27 menit 55 detik
  4. Surabaya, Jawa Timur: Waktu tempuh rata-rata per 10 km: 26 menit 59 detik
  5. Jakarta: Waktu tempuh rata-rata per 10 km: 25 menit 31 detik

Kota Termacet di Dunia

Ternyata, kota termacet di dunia itu ada di Barranquilla, Kolombia. Waktu tempuh rata-rata per 10 km di sana mencapai 36 menit 6 detik! Wah, bisa sembari nonton drakor di jalan tuh!

Kalau di Asia, kota termacetnya ada di Kolkata, India. Waktu tempuh per 10 km di sana mencapai 34 menit 33 detik.

Di Asia Tenggara, kota termacetnya ada di Davao City, Filipina. Waktu tempuh mencapai 32 menit 59 detik untuk jarak 10 km. Filipina juga enggak mau ketinggalan macetnya.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Dieng Membeku, Ini 5 Spot Wisata Fotogeniknya



Wonosobo

Dieng yang membeku menarik perhatian wisatawan. Kembali terjadi di musim panas, fenomena ini sayang untuk dilewatkan.

Negeri di Atas Awan, itulah julukan destinasi di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut ini. Suasana berkabut menciptakan pemandangan memukau, apalagi saat fenomena embun es terjadi.

Berjarak 30 km dari pusat kota Wonosobo, ada 5 tempat wisata fotogenik yang bisa kamu kunjungi selama berada di Dieng.


5 Spot Wisata Fotogenik Dieng

1. Kawah Sikidang

Kawah ini terkenal dengan aktivitas vulkaniknya yang stabil dan mudah diakses. Kamu bisa melihat semburan uap panas dan kolam lumpur mendidih dari jarak yang cukup dekat, tentunya dengan tetap memperhatikan batas aman.

Kawah ini juga memiliki aroma belerang yang khas, sebaiknya kamu memakai masker. Ada satu kegiatan yang wajib dilakukan wisatawan yaitu, merebus telur mentah dan merebusnya langsung di kawah!

2. Bukti Sikunir

Bukit Sikunir menjadi lokasi berburu matahari terbit yang wajib di Dieng. Bahkan, Sikunir masuk dalam daftar spot sunrise terbaik di Indonesia dengan nama Golden Sunrise.

erjalanan menuju puncak Bukit Sikunir memang membutuhkan tenaga ekstra karena kamu harus mendaki selama kurang lebih 30 menit. Namun, lelahmu akan terbayar lunas begitu melihat indahnya mentari pagi yang perlahan menyinari barisan pegunungan.

3. Telaga Cebong

Telaga Cebong terletak di kaki Bukit Sikunir dan bisa kamu kunjungi sebelum atau sesudah menikmati sunrise. Telaga ini memiliki pemandangan yang memukau dengan air yang jernih dan dikelilingi perbukitan hijau.

Banyak wisatawan yang memilih berkemah di sekitar Telaga Cebong untuk merasakan suasana malam yang tenang dan pagi yang indah. Selain itu, di sini kamu juga bisa menyaksikan aktivitas masyarakat lokal yang bercocok tanam di ladang-ladang sekitar telaga.

4. Kompleks Candi Arjuna

Candi peninggalan Kerajaan Mataram Kuno ini bercorak agama Hindu. Tempat ini menjadi lokasi ritual Dieng Culture Festival yang menampilkan prosesi pemotongan rambut anak gimbal.

Dibangun pada abad ke-8, tempat ini sangat cocok untuk kamu yang menyukai wisata sejarah dan budaya.

5. Telaga Warna

Yang satu ini tak boleh kamu lewatkan saat liburan ke Dieng. Seperti namanya, air di telaga ini dapat berubah warna mulai dari hijau, biru, hingga kuning keemasan. Fenomena ini terjadi karena kandungan belerang di dalam air yang memantulkan sinar matahari dengan sudut berbeda.

Di sekitar telaga, kamu juga bisa menjelajahi gua-gua kecil seperti Gua Semar, Gua Jaran, dan Gua Sumur yang diyakini memiliki nilai spiritual.

(bnl/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Hati-hati di Tanjakan Cisarakan



Sukabumi

Traveler harap hati-hati jika melintas di tanjakan Cisarakan, Sukabumi. Bukan soal mistis, tapi ada banyak monyet-monyet yang bikin kaget.

Suara rem yang ditarik mendadak memecah keheningan siang. Ban berdecit, helm pengendara motor di depan kami sedikit terhuyung. Di depan motor, ada seekor monyet duduk tepat di garis putih tengah jalan.

Ekornya melingkar di aspal, matanya menatap tajam kendaraan yang mendekat tatapan yang entah menantang atau sekadar penasaran. Dari pagar besi di sisi kiri jalan, beberapa ekor monyet lain mengamati.


Ada monyet ekor panjang yang menguap, ada yang sibuk memeriksa bulu kawannya, ada juga yang tampak siap melompat ke badan jalan kapan saja.

Seperti itulah kira-kira situasi di Tanjakan Cisarakan yang berada di desa Buniwangi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hutan tropis di kiri dan tebing batu berlumut di kanan menjadi latar alami yang kontras dengan aspal hitam yang panas tersorot matahari.

Dari pantauan di lokasi, kawanan monyet tersebut tidak terburu-buru. Mereka menyeberang jalan dengan santai. Bahkan kadang berhenti di tengah tanjakan atau turunan, seolah paham bahwa manusia akan mengalah.

Ada yang duduk diam sambil memegang potongan ranting, ada yang mengais sisa makanan dari plastik yang terbuang di pinggir jalan.

“Kalau sore lebih ramai lagi, suka tiba-tiba nyebrang. Makanya kalau lewat sini, gas jangan terlalu dalam,” kata I Supendi, seorang pengendara motor yang kami temui.

Ia mengaku sudah hafal kebiasaan kawanan ini, sehingga selalu menurunkan kecepatan saat melintas.

“Kalau yang saya takutin monyet ini tiba-tiba melompat. Kadang suka takut juga ya karena kondisi jalan raya langsung berdekatan dengan kawanan hewan liar itu. Namun sejauh ini hal itu belum terjadi,” ujarnya.

Warga menyebut perilaku berani monyet Cisarakan makin sering terjadi. Sebagian percaya, kebiasaan pengendara dan wisatawan memberi makan membuat mereka betah di jalur lalu lintas.

Serupa dengan kawasan Gunung Tangkil, di mana monyet liar sering terlihat di tepian hutan hingga bergelantungan di kabel listrik, di Cisarakan kawanan ini juga seolah menguasai jalur, menjadikan jalanan aspal seperti panggung harian untuk bertemu manusia.

Jalur yang Berbahaya

Jalan ini sendiri bukan sembarang jalan, tanjakan dan turunan curamnya adalah penghubung Cikidang – Palabuhanratu, kerap dilalui mobil wisata, truk barang, dan motor yang melaju kencang.

Kombinasi kelokan tajam dan satwa liar yang menyeberang tiba-tiba adalah resep berbahaya jika pengendara tidak waspada.

Dari balik kaca mobil, pemandangan ini memang mengundang rasa kagum seperti potongan film dokumenter yang diambil di hutan liar. Namun bedanya, ini adalah ruang yang dibagi antara mesin dan alam. Dan di sini, batas antara keduanya tipis sekali.

Peringatan untuk pengendara, kurangi kecepatan, jaga jarak, dan jangan memberi makan monyet di lokasi ini. Selain demi keselamatan di jalan, langkah itu juga penting untuk menjaga perilaku alami mereka di habitatnya.

Warga setempat berharap pemerintah atau pihak terkait memasang papan peringatan khusus di titik-titik rawan kemunculan monyet.

Dengan begitu, pengendara dari luar daerah akan siap mengantisipasi sejak awal, bukan kaget lalu mengerem mendadak di tengah tanjakan atau turunan.

“Kalau ada papan peringatan, kan pengendara dari luar daerah juga bisa siap-siap. Jangan sampai ngerem mendadak karena kaget,” tutur seorang warga.

Dengan sedikit kewaspadaan dan tanda peringatan yang jelas, pertemuan antara manusia dan satwa liar di jalur ini bisa tetap aman tanpa harus mengorbankan keselamatan ataupun merusak kebiasaan alami para monyet penghuni hutan Cisarakan.

——–

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Berjalan di Dasar Laut Tanpa Berenang


Badung

Traveler yang ingin menikmati keindahan bawah laut Bali, tapi tidak bisa berenang dan menyelam, sepertinya harus mencoba kegiatan sea walker ini. Sesuai namanya, kamu akan berjalan di dasar laut sembari melihat ikan-ikan berwarna-warni.

Aktivitas sea walker ini bisa kamu rasakan di Bintang Dive & Watersport yang berada di Tanjung Benoa, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali. Selain melayani sea walker, banyak aktivitas menarik lainnya di sini misal banana boat, jet ski, fly board, snorkling, diving, dan lainnya.

Weekend lalu, detikTravel berkesempatan mencoba sea walker bersama teman-teman. Sebelum masuk ke laut, kami menerima briefing dari instruktur.


“Nanti saat turun jangan kaget ya jika kuping tiba-tiba sakit seperti saat pesawat mau landing. Memang tekanannya seperti itu. Nah, untuk mengurangi sakit bisa kalian lakukan beberapa cara, salah satunya mengangkat dagu sedikit lalu goyangkan rahang ke kiri dan kanan. Atau nanti buka mulutnya seperti sedang menguap,” jelas instruktur.

Aktivitas sea walker di Nusa Dua, BaliAktivitas sea walker di Nusa Dua, Bali (dok. Syanti Mustika/detikcom)

Kami juga diajari bahasa isyarat yang nanti digunakan di dalam laut untuk berkomunikasi. Mulai dari jempol yang bergerak ke atas yang berarti ingin naik ke atas, nunjuk ke telinga yang mengisyaratkan ada masalah dengan kuping, hingga isyarat yang artinya ada masalah.

“Jika terjadi apa-apa misalnya ingin naik ke permukaan, ada masalah dengan kuping, ingin berjalan, berdiri, dan lainnya silahkan gunakan bahasa isyarat untuk memberi tahu instruktur selam yang mendampingi,” lanjutnya.

Info lain yang disampaikan adalah, kami akan menggunakan helm yang beratnya lebih dari 40 kg. Namun, helm terasa lebih ringan dan tidak menjadi beban tubuh saat berada di dalam air untuk melakukan sea walker.

Saat berada di dasar laut, kami diingatkan untuk berpegangan ke pagar yang sudah ditancapkan dan ditata sedemikian rupa hingga wisatawan bisa melakukan sea walker dengan aman dan nyaman. Setelah sesi briefing selesai, kami bersiap menuju kapal.

Kami hanya melakukan perjalanan selama lima menit, sebelum pindah ke kapal yang lebih besar. Kapal ini mengapung di tengah laut dan menjadi seperti stasiun bagi turis yang akan menyelam dan berjalan di dasar laut.

Aktivitas sea walker di Nusa Dua, BaliAktivitas sea walker di Nusa Dua, Bali (dok. Syanti Mustika/detikcom)

Saat naik ke kapal besar, kami melihat beberapa helm besar dan sandal karet yang nantinya akan digunakan di dalam air. Jujur kami semua merasa deg-degan karena takut, khawatir, tapi juga excited menyambut pengalaman baru sea walking.

Setelah menggunakan sandal karet dan peralatan lain, kami bersiap masuk laut didampingi instruktur. Setelah berdoa, perlahan saya menuruni anak tangga yang melekat di kapal hingga hanya kepala yang muncul di permukaan air.

Kemudian petugas memakaikan helm besar itu hingga seluruh kepala saya tertutup rapat. Selanjutnya, instruktur sea walker perlahan menarik saya ke dasar laut. Benar saja, kuping terasa makin sakit seiring kedalaman kami menyelam. Rasa sakit ini mengingatkan saya dengan kondisi saat pesawat hendak landing.

Ketika sampai di spot sea walker, saya sempat panik karena kuping seperti akan meledak. Lalu saya memberikan instruksi kepada penyelam untuk menarik saya menuju ke atas permukaan. Instruktur tidak langsung menarik saya ke permukaan, ketika sudah siap untuk jalan di dasar laut.

Dia bertanya dengan bahasa isyarat, apakah telinga terasa sakit yang langsung saya respon dengan anggukan. Kemudian, instruktur memberi instruksi untuk memasukkan tangan ke dalam helm dan menutup hidung. Setelah mengikuti arahan, perlahan rasa perih itu berkurang dan saya mulai tenang.

Instruktur kembali menanyakan keadaan saya dan saya menjawab ‘ok’ dengan bahasa isyarat. Saya pun mencoba bernafas dengan normal sembari menenangkan diri dan beradaptasi dengan keadaan di bawah laut.

Saya di arahkan ke arah pagar yang ada di dasar laut untuk pegangan selama berjalan di dasar laut. Oh iya, di dalam helm kita bisa bernafas layaknya di darat kok, jadi kamu tak perlu panik ya. Momen saya berada di bawah air mengenakan helm besar ini mengingatkan saya pada karakter Sandy temannya Spongebob.

Saya hampir melupakan rasa takut di awal setelah melihat banyak ikan berlenggak-lenggok di depan helm besar ini. Momen favorit saya adalah bisa melihat ikan nemo berenang di terumbu karang. Sungguh menggemaskan! Setelah sekitar 20 menit di dalam air, kami didorong instruktur kembali menuju ke permukaan dan diantar kembali ke daratan.

Berapa Biaya Sea Walker?

Salah satu staf Bintang Water Sport, Devi, mengatakan biaya sea walker adalah Rp 1,2 juta per orang dengan durasi 30 menit. Tarif ini mencakup sewa skin suit untuk menyelam, biaya kapal, dan dokumentasi di dalam air.

Bagi yang tertarik mencoba wahana ini, bisa datang langsung ke Bintang Water Sport seperti yang saya lakukan. Mereka mulai buka pukul 09.00-17.00 WITA dengan batas pemesanan untuk sea walker hanya sampai pukul 16.00 WITA.

Soal kelengkapan fasilitas, kamu nggak perlu khawatir. Di sini juga kamar bilas dan toilet yang bisa kamu gunakan setelah beraktivitas di laut dengan aman dan nyaman.

(sym/row)



Sumber : travel.detik.com

Kutablang, Stasiun Paling Barat Indonesia, dan Relasi Erat dengan KA Cut Meutia



Jakarta

Stasiun Kutablang hidup lagi. Stasiun kereta api yang berada di ujung barat Indonesia itu, berdenyut setelah layanan Kereta Api (KA) Perintis Cut Meutia beroperasi kembali.

KA Cut Meutia melayani lintas Krueng Geukueh – Kutablang di Provinsi Aceh. Jalur itu menjadi simbol keterhubungan masyarakat sekaligus bagian penting dari sistem pertahanan nasional berbasis rel.

Sepanjang Januari-September 2025, KA Cut Meutia melayani 31.412 pelanggan. Angka ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik yang aman, efisien, dan berkelanjutan.


“KA Cut Meutia menjadi alat transportasi dan lambang semangat Aceh untuk kembali bangkit melalui infrastruktur yang memperkuat konektivitas dan pertahanan wilayah barat Indonesia,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba dalam rilis kepada detikTravel, Jumat (24/10/2025).

Stasiun KA Kutablang AcehStasiun KA Kutablang Aceh (dok. PT KAI)

Terletak di Gle Putoh, Kabupaten Bireuen, Stasiun Kutablang kini menjadi stasiun aktif paling barat di Indonesia. Dari sinilah perjalanan KA Cut Meutia berakhir setelah melintasi jalur sepanjang 21,45 kilometer dari Stasiun Krueng Geukueh. Kutablang menjadi penanda batas geografis perkeretaapian nasional dan simbol kedaulatan transportasi di wilayah Aceh.

“Kutabalang mewakili semangat menjaga wilayah terluar bangsa. Saat ini, selain untuk pertahanan juga menjadi fasilitas yang menghubungkan masyarakat, pendidikan, serta wisata,” kata Anne.

Dari Rel Perang ke Jalur Pertahanan dan Harapan

Sejarah perkeretaapian Aceh dimulai tahun 1876, ketika jalur pertama dari Ulee Lheue ke Kutaraja (Banda Aceh) sepanjang 5 kilometer dibangun untuk kepentingan militer. Rel ini digunakan sebagai jalur logistik dan mobilisasi pasukan dalam Perang Aceh. Dalam dua dekade berikutnya, jalur terus diperluas hingga mencapai 502 kilometer, menghubungkan Banda Aceh – Sigli – Lhokseumawe – Langsa – Pangkalan Susu (Sumatera Utara).

Sejak awal, rel di Aceh berperan strategis bagi keamanan dan pertahanan. Jalur ini memungkinkan pasokan logistik dan pergerakan personel secara cepat di kawasan perbatasan barat. Setelah Indonesia merdeka, peran itu berlanjut sebagai infrastruktur dasar untuk membangun konektivitas nasional.

Stasiun KA Kutablang AcehKA Cut Meutia hidupkan Stasiun KA Kutablang Aceh (dok. PT KAI)

Meski operasional kereta api di Aceh sempat berhenti pada 1982 akibat kerusakan jembatan dan penurunan aktivitas ekonomi, semangat untuk menghidupkannya tidak pernah padam. Kini, melalui jalur Krueng Geukueh – Kutablang, rel yang dahulu dibangun untuk kepentingan militer kembali berfungsi sebagai jalur penguatan konektivitas dan pertahanan bangsa.

Selain sebagai infrastruktur pertahanan dan transportasi publik, lintas KA Cut Meutia juga berkembang menjadi jalur wisata edukatif. Penumpang dapat menikmati panorama sawah, perdesaan, dan pantai yang membentang di sepanjang jalur.

Beberapa sekolah dan komunitas di Aceh menjadikan perjalanan ini sebagai sarana belajar sejarah, mengenalkan generasi muda pada kisah perjuangan dan teknologi rel bangsa.

Perintis untuk Pemerataan dan Ketahanan Wilayah

KA Cut Meutia merupakan satu dari sembilan kereta api perintis di Indonesia. Bersama KA Datuk Belambangan di Sumatera Utara, KA Lembah Anai di Sumatera Barat, dan KA Makassar-Parepare di Sulawesi Selatan, layanan ini memperluas pemerataan transportasi sekaligus memperkuat fondasi pertahanan wilayah dari barat hingga timur Nusantara.

“Kereta api adalah infrastruktur strategis. Di Aceh, KA Cut Meutia menjadi penghubung masyarakat sekaligus bagian dari kesiapan bangsa menjaga dan membangun wilayah Indonesia,” kata Anne.

(fem/row)



Sumber : travel.detik.com