Tag Archives: belok

Rute Menuju Pemandian Air Panas Guci Tegal dari Jakarta


Jakarta

Tegal terkenal dengan kawasan wisata Guci di lereng Gunung Slamet. Salah satu objek yang perlu dicoba adalah pemandian air panas alaminya. Selain menyegarkan, air panas ini diyakini bisa menyembuhkan masalah kulit.

Buat traveler yang ingin mencobanya, berikut rute menuju pemandian air panas Guci, baik rute dari Jakarta, dari pusat Kabupaten Tegal, maupun dari Kota Tegal. Simak juga beberapa objek wisata lain yang ada di Guci.

Rute Menuju Pemandian Air Panas Guci

Rute menuju pemandian air panas Guci adalah sebagai berikut:


Dari Jakarta

Rute dari Jakarta harus melewati jalan tol Trans Jawa. Jika dihitung dari Jakarta Pusat, jaraknya sekitar 330 km. Perjalanan bisa membutuhkan waktu 4-7 jam tergantung kecepatan dan kemacetan.

  1. Dari Jakarta Pusat, masuk ke jalan tol dalam kota hingga tol Trans Jawa.
  2. Keluar di Exit Tol Tegal KM 279.
  3. Masuk ke Jalan Banjaranyar-Tegal/Jalan Tegal-Slawi, lurus ke selatan.
  4. Setelah menemui bundaran Tugu Poci Slawi Ayu, terus ke selatan.
  5. Bertemu Tugu GBN Lebaksiu, ikut jalan ke arah kanan.
  6. Di simpang Terminal Yomani, belok kiri ke Jalan Bojong.
  7. Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  8. Belok kiri ke Jalan Tuwel, hingga sekitar 700 meter.
  9. Masuk ke kawasan wisata Guci, cari pemandian air panas yang kalian inginkan.

Dari Kabupaten Tegal

Rute kali ini kita mulai dari pusat Kabupaten Tegal, yakni di Alun-alun Hanggawana Slawi atau Kantor Bupati Tegal. Jaraknya sekitar 27 km atau bisa ditempuh sekitar 50 menit.

  1. Mulai perjalanan dari Jalan Merapi yang berada di selatan Kantor Bupati Tegal.
  2. Terus ke selatan hingga masuk ke Jalan Raya Lebakgowah.
  3. Belok kiri di Jalan Tegal-Purwokerto.
  4. Setelah 350 meter, di simpang Terminal Yomani, belok kanan ke Jalan Bojong.
  5. Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  6. Belok kiri ke Jalan Tuwel, hingga sekitar 700 meter.
  7. Masuk ke kawasan wisata Guci, cari pemandian air panas yang kalian inginkan.

Dari Kota Tegal

Rute kedua dimulai dari pusat Kota Tegal, yakni di Alun-alun Kota Tegal. Jaraknya sekitar 43 km atau ditempuh sekitar 1,5 jam.

  1. Mulai perjalanan dari Jalan P Diponegoro yang berada di barat Alun-alun Kota Tegal.
  2. Terus ke selatan untuk masuk ke Jalan Tegal-Slawi.
  3. Sampai Tugu Teh Botol Sosro Banjaran, terus ke selatan (serong ke kanan).
  4. Masih terus ke selatan sampai melewati bundaran Tugu Poci Slawi Ayu, terus ke selatan.
  5. Bertemu Tugu GBN Lebaksiu, ikut jalan ke arah kanan.
  6. Di simpang Terminal Yomani, belok kiri ke Jalan Bojong.
  7. Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  8. Belok kiri ke Jalan Tuwel, hingga sekitar 700 meter.
  9. Masuk ke kawasan wisata Guci, cari pemandian air panas yang kalian inginkan.

Tempat Wisata di Guci

Sampai di kawasan wisata Guci, traveler bisa mendatangi beberapa tempat wisata sekaligus, di antaranya sebagai berikut:

1. Pemandian Air Panas

Dikutip dari situs Pemprov Jateng, pemandian air panas ini berada di kawasan Desa Rembul, Kecamatan Bojong dan Desa Guci Kecamatan Bumijawa. Air panas Guci selain diyakini berkhasiat, airnya tidak bau belerang, warnanya jernih, tidak berasa, dan mengalir terus-menerus.

Ada beberapa pemandian air panas di Guci. Ada pemandian umum yang terbuka untuk banyak orang, dan ada fasilitas pemandian tertutup.

2. Jembatan Kaca The Baron Hill

Tempat wisata lainnya adalah Jembatan Kaca Baron Hill yang cocok untuk dijadikan spot foto para wisatawan. Traveler bisa melintasi jembatan kaca setinggi 400 meter dan sepanjang 43 meter.

3. Curug Sigeong

Ada juga Curug Sigeong yang tak jauh dari pemandian air panas. Air terjun ini juga berair hangat. Tingginya sekitar 6 meter. Selain menikmati air terjun, terdapat kolam air hangat yang bisa digunakan untuk bermain air.

4. Camping Ground Guci Forest

Buat traveler yang ingin benar-benar menikmati alam, kalian bisa berkemah di camping ground Guci Forest dengan pemandangan hutan pinus. Lokasinya di Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal.

Itulah rute menuju pemandian air panas Guci dari pusat Kabupaten Tegal dan Kota Tegal. Selain pemandian air panas, ada beberapa objek wisata yang juga bisa kalian kunjungi.

(bai/row)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Daya Tarik Air Terjun Kedung Kayang, Lokasi, dan Harga Tiketnya


Jakarta

Air terjun Kedung Kayang merupakan salah satu wisata Magelang yang menarik untuk dikunjungi saat liburan. Aliran airnya berseling dengan bebatuan, suasannya rileks dan segar. Pemandangan yang disuguhkan begitu menakjubkan.

Kedung berarti air terjun dan kayang berarti langit, sehingga kedung kayang memiliki arti air terjun langit. Bisa jadi nama itu karena pemandangan yang disuguhkan membuat wisatawan seolah berada di atas awan.

Berikut informasi mengenai daya tarik, lokasi, dan harga tiketnya.


Daya Tarik Air Terjun Kedung Kayang

Air terjun Kedung Kayang begitu sejuk dengan pepohonan rindang yang mengelilinginya. Aliran airnya pun cukup deras.

1. Dikelilingi Pepohonan Rindang

Air terjun Kedung Kayang memiliki pemandangan pepohonan yang rindang, sehingga menghasilkan udara yang sejuk.

Menurut laman BOB Kemenparekraf, udara dan air yang dingin menambah kesejukan di sekeliling air terjun.

2. Spot Foto

Kawasan air terjun Kedung Kayang memiliki spot menarik untuk menghasilkan foto estetik. Traveler bisa berfoto berlatar air terjunnya atau ketinggian pohon pinus. Selain itu, ada pula area yang menjulang setinggi 50 meter. Di sana, wisatawan dapat melihat panorama air terjun sekaligus gunung Merapi.

3. Air Terjun Setinggi 40 Meter

Air terjun Kedung Kayang adalah salah satu air tertinggi di Jawa Tengah. Lokasinya berada di ketinggian 1.200 mdpl dengan tinggi air terjun mencapai 40 meter. Aliran airnya cukup deras, namun masih aman jika wisatawan mandi di sekitar air terjun.

4. Goa di Belakang Air Terjun

Terdapat goa yang memiliki lebar 2 m dan tinggi 2,5 m di belakang air terjun. Jika mau menyusuri goa, maka kamu harus naik sekitar 1,5 meter.

Fasilitas Air Terjun Kedung Kayang

Air terjun Kedung Kayang memiliki sejumlah fasilitas yang bisa dinikmati wisatawan. Menurut laman Instagram Kedung Kayang Waterfall, berikut di antaranya:

  • Lahan parkir kendaraan
  • Pusat informasi wisata
  • Kamar mandi
  • Air bersih
  • Free Wifi
  • Gazebo
  • Warung wisata
  • Gardu pandang

Lokasi Air Terjun Kedung Kayang

Air terjun Kedung Kayang berada di Desa Wonolelo kedung kayang, Nangrong, Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Dari arah Yogyakarta, Magelang dan sekitarnya, traveler bisa mengambil arah mengikuti jalan utama menuju Ketep Pass melalui jalan Magelang Boyolali. Ikuti jalan hingga sampai di lokasi Air Terjun Kedung Kayang.

Sementara, dari arah Semarang, Salatiga, dan sekitarnya, ikuti jalan utama melalui jalan Kopeng-Salatiga hingga sampai di pertigaan Ketep Pass. Belok kiri menuju jalan Magelang-Boyolali, sekitar 3 km hingga sampai ke lokasi air terjun Kedung Kayang.

Kendaraan yang dibawa bisa diparkir di dekat rumah warga. Perjalanan dari ladang penduduk akan menghabiskan waktu sekitar 20 menit dengan menyusuri sungai.

Harga Tiket dan Jam Operasional Air Terjun Kedung Kayang

Harga tiket masuk air terjun Kedung Kayang hingga parkir kendaraan yaitu:

  • Tiket masuk: Rp 4.000
  • Asuransi: Rp 500
  • Parkir mobil: Rp 4.000
  • Parkir motor: Rp 2.000
  • Parkir bus: Rp 10.000

Adapun jam operasional air terjun Kedung Kayang mulai pukul 07.00-17.00 WIB. Untuk sunrise view pukul 05.00, wisatawan dipersilahkan masuk terlebih dahulu. Pelayanan retribusi nantinya dilakukan saat jam operasional.

Itulah informasi mengenai air terjun Kedung Kayang di Magelang. Sebelum datang ke lokasi, pastikan kamu sudah mencari informasi terbaru terkait harga tiket hingga jam operasionalnya.

(elk/fem)



Sumber : travel.detik.com

Cerita Air Terjun di Magelang, Konon Jadi Lokasi Legenda Jaka Tarub



Magelang

Di Magelang, Jawa Tengah ada satu air terjun yang dipercaya sebagai lokasi legenda Jaka Tarub bermula. Penasaran dengan ceritanya?

Dikutip dari laman resmi Desa Tlogorejo Magelang, air terjun itu diketahui bernama air terjun Sekar Langit. Nama itu berasal dari bahasa Jawa.

Kata ‘sekar’ berarti bunga dan ‘langit’ yang juga berarti langit dalam bahasa Indonesia. Jika diterjemahkan, sekar langit berarti bunga yang turun dari langit.


Legenda Jaka Tarub di Air Terjun Sekar Langit

Dikutip dari laman resmi Badan Otorita Borobudur, di balik keindahan Air Terjun Sekar Langit yang asri dan sejuk, tersimpan sebuah legenda yang menarik perhatian banyak orang. Legenda ini dikenal sebagai legenda Jaka Tarub.

Konon, di telaga dekat air terjun tersebut, hiduplah seorang lelaki bernama Jaka Tarub. Ia terkenal karena memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Suatu hari, Jaka Tarub melihat para bidadari yang sedang mandi di telaga. Terpesona oleh kecantikan mereka, ia diam-diam mengintip dan mencuri selendang milik salah satu bidadari.

Bidadari tersebut adalah Nawang Wulan. Selendang yang dicuri Jaka Tarub sangatlah penting, karena itulah satu-satunya alat yang memungkinkan para bidadari untuk terbang kembali ke kahyangan.

Tanpa selendangnya, Nawang Wulan terpaksa tinggal di Bumi dan tidak bisa kembali. Dalam pencarian untuk mendapatkan kembali selendangnya, Nawang Wulan bertemu dengan Jaka Tarub.

Alih-alih marah, keduanya akhirnya jatuh cinta dan membangun rumah tangga bersama, melahirkan seorang anak perempuan yang bernama Nawangsih.

Air Terjun Sekar Langit kini menjadi saksi bisu dari kisah cinta Jakatarub dan Nawang Wulan. Banyak wisatawan datang bukan hanya untuk menikmati panorama alamnya yang menawan, tetapi juga untuk mendengarkan kisah yang melegenda ini.

Mitos Awet Muda dan Enteng Jodoh

Masyarakat setempat percaya bahwa air dari Sekar Langit memiliki khasiat khusus, terutama bagi para wanita. Konon, mandi di air terjun ini bisa membuat seseorang awet muda dan enteng jodoh.

Mitos ini menarik wisatawan yang ingin mencoba peruntungan atau sekadar merasakan kesegaran air yang bersumber dari pegunungan di sana.

Lokasi dan Cara Menuju ke Air Terjun Sekar Langit

Air Terjun Sekar Langit terletak di RT 03 RW 01, Desa Tlogorejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Lokasinya kurang lebih 25 kilometer dari pusat Kota Magelang dan bisa ditempuh dengan perjalanan selama 45 menit.

Untuk menuju ke sini, traveler bisa memulai perjalanan dari Alun-Alun Magelang. Ikutilah Jalan Alun-Alun Utara ke arah timur menuju Jalan Ahmad Yani.

Setelah itu, lanjutkan perjalanan dengan mengikuti Jalan Pahlawan dan Jalan Raya Grabag-Magelang hingga mencapai Jalan Sunan Geseng di wilayah Grabag.

Belok kanan ke Jalan Sunan Geseng, dan ikuti jalan tersebut sekitar 3,9 km. Air Terjun Sekar Langit akan berada di sebelah kiri jalan di kawasan Tlogorejo, Grabag, Magelang.

——-

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com