Tag Archives: beragam

3 Manfaat Taruh Tanaman Hias di Ruang Kerja, Jadi Makin Produktif


Jakarta

Tanaman hias sering dijadikan dekorasi ruangan untuk memberi kesan asri dan segar pada ruangan. Salah satu tempat yang cocok ditaruh tanaman hias adalah ruang kerja, baik di kantor maupun rumah.

Sebab, ternyata tanaman hias bisa memberi dampak positif ke aktivitas penghuni ruangan. Benda hijau ini bisa menjadi pemandangan sejuk di sela-sela aktivitas padat. Ada beragam tanaman yang bisa disimpan di atas meja atau di sudut ruang kerja.

Lantas, apa saja manfaat memelihara tanaman hias di ruang kerja? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Healthline.


Manfaat Pelihara Tanaman Hias di Ruang Kerja

Inilah dampak baik yang bisa dirasakan penghuni ruangan yang ada tanaman hiasnya.

1. Meningkatkan Fokus

Memelihara tanaman asli di ruang kerja dapat meningkatkan fokus. Sebuah penelitian kecil dilakukan oleh Yun-ah Oh, Seon-Ok Kim, dan Sin-Ae Park dengan melibatkan 23 peserta. Peneliti tersebut menempatkan siswa di ruang kelas yang berbeda-beda.

Setiap kelas ada yang memiliki tanaman palsu, tanaman asli, foto tanaman, atau tanpa tanaman sama sekali. Pemindaian otak peserta menunjukkan siswa yang belajar dengan tanaman hidup dan nyata di kelas lebih perhatian dan lebih mampu berkonsentrasi dibandingkan siswa yang belajar di kelas lainnya.

2. Menekan Tingkat Stress

Kemudian, tanaman hias di ruang kerja juga membantu menekan tingkat stres, lho. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Physiological Anthropology, tanaman di dalam rumah atau kantor bisa membuat penghuni merasa lebih nyaman dan tenteram.

Penelitian tersebut menguji peserta dengan memberikan dua tugas berbeda, yakni memindahkan tanaman hias dari satu pot ke pot lainnya dan menyelesaikan tugas singkat berbasis komputer. Setelah menyelesaikan setiap tugas, peneliti mengukur faktor biologis yang terkait dengan stres, termasuk detak jantung dan tekanan darah.

Hasil menunjukkan tugas berkebun di dalam ruangan menurunkan respons stres pada partisipan, sedangkan tugas menggunakan komputer menyebabkan lonjakan detak jantung dan tekanan darah.

Padahal, peserta penelitian adalah pria muda yang terbiasa bekerja dengan komputer. Dari hasil penelitian itu, para peneliti menyimpulkan bekerja dengan tanaman dapat mengurangi stres fisiologis dan psikologis.

3. Meningkatkan Produktivitas & Kreativitas

Keberadaan tanaman di ruang kerja mampu meningkatkan produktivitas dan kreativitas penghuni. Sebuah penelitian pada tahun 2007 oleh Tina Bringslimark, Terry Hartig, dan Grete Grindal Patil membuktikan orang-orang yang bekerja dengan lebih banyak tanaman di ruang kerja memiliki lebih sedikit hari sakit dan lebih produktif dalam bekerja.

Itulah beberapa alasan tanaman hias diperlukan di dalam ruang kerja. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Punya Kulit Lemon Jangan Dibuang! Bisa Buat Bersihkan Rumah


Jakarta

Lemon merupakan buah yang kaya akan manfaat. Selain bermanfaat untuk tubuh manusia, lemon juga bisa digunakan untuk membersihkan rumah termasuk bagian kulitnya.

Kulit lemon memiliki banyak manfaat untuk membersihkan rumah. Penggunaannya bisa hanya dengan kulit lemon saja atau dicampurkan dengan bahan lain.

Gimana sih cara menggunakan kulit lemon untuk membersihkan rumah? Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


Membersihkan Kerak Air

Kerak air terkadang ditemukan di bagian keran. Nah, kerak ini bisa dihilangkan dengan kulit lemon. Caranya menggosokkan kulit lemon langsung ke kerak air dan lap hingga bersih.

Buat Dapur Harum

Beragam aroma bisa ada di dapur, apalagi setelah memasak. Nah, agar dapur memiliki wangi yang lebih segar bisa menggunakan kulit lemon.

Ahli kebersihan dan juga COO Sparkly Maid San Antonio Jessica Gonzales merebus kulit lemon dengan air dan sedikit cuka. Aromanya yang segar bisa menguar ke penjuru dapur.

“Baunya bersih dan juga membantu mengurangi bau masakan yang membandel,” ujarnya kepada The Spruce, dikutip Selasa (5/8/2025).

Membersihkan Microwave

Bagi detikers yang punya microwave bisa banget coba cara ini. Ahli kebersihan di CottageCare Scott Schrader membagikan tips untuk membersihkan microwave dengan kulit lemon.

Caranya dengan meletakkan kulit lemon ke dalam semangkuk air dan panaskan di microwave selama 3-5 menit. Uap dari air memiliki peran penting untuk membantu menghilangkan sisa makanan yang ada di piringan microwave sekaligus menghilangkan bau. Setelah selesai, bersihkan bagian dalam microwave dengan lap untuk menghilangkan sisa noda.

Buat Cairan Pembersih

Kulit lemon juga bisa digunakan sebagai cairan pembersih. Caranya dengan menaruh kulit lemon dan cuka putih ke dalam mason jar atau toples kaca lalu diamkan selama seminggu.

Setelah itu, tuangkan cairan ke dalam botol semprot dan bisa digunakan langsung membersihkan permukaan. Gonzales biasanya menggunakan cairan itu untuk membersihkan meja di kamar mandi dan dapur.

Itulah beberapa cara memanfaatkan kulit lemon untuk membersihkan rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Lagi Viral di Lumajang, Wisata Kebun Bunga Marigold yang Cantik Merona



Lumajang

Hamparan indahnya ribuan bunga marigold yang bermekaran akan menyambut pengunjung yang datang ke Lumajang. Penasaran dengan wisata yang lagi viral ini?

Tempat wisata ini berada di lahan pertanian Desa Kedungrejo, Rowokangkung, Lumajang. Bunga marigold yang cantik dijamin bisa menyejukkan mata pengunjung untuk sekadar melepas penat.

Indahnya bunga marigold bisa menjadi spot foto yang menarik untuk pengunjung mengabadikan momen. Bukan sebagai pemandangan semata, hamparan bunga marigold ini sebagai pengendalian beragam serangan hama ulat dan lainnya yang bisa merusak tanaman petani.


Wisata petik sayuran ini merupakan inovasi mengembangkan potensi pertanian yang subur dengan wisata bagi para pengunjung.

“Pengunjung yang datang bisa berbelanja sayuran segar, serta berwisata menikmati indahnya bunga marigold yang indah,” ujar PJ Bupati Lumajang Indah Wahyuni, Minggu (22/9/2024).

Di lahan seluas 2 hektar, pengunjung bisa memanen aneka sayuran seperti pakcoy, brokoli, bawang pre, cabai, kangkung, dan lainnya secara langsung. Pengunjung yang datang mengaku senang bisa berwisata petik sayuran di lahan pertanian.

“Untuk pemandangannya bagus dan menarik bagi para pengunjung yang datang. Selain itu, juga bisa berbelanja sayuran dengan harga yang lebih murah dibandingkan di pasar,” ujar salah satu pengunjung Firda.

Pengunjung juga bisa membawa pulang berbagai jenis sayuran yang dipanen dengan harga mulai Rp 4.000 hingga Rp 10.000 per kilogram tergantung jenis sayuran.

Untuk menikmati wisata petik sayuran, pengunjung dikenakan biaya parkir Rp 3.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

——-

Artikel ini telah naik di detikJatim.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

5 Tips Sebelum Berkunjung ke Bali Zoo, Destinasi Favorit Keluarga di Bali



Jakarta

Bali Zoo adalah salah satu taman satwa paling populer di Bali yang menawarkan pengalaman wisata edukatif sekaligus menyenangkan. Terletak di Gianyar, Bali, Bali Zoo menjadi destinasi favorit keluarga yang ingin mengenal lebih dekat berbagai macam satwa dari seluruh dunia.

Tidak hanya melihat beragam hewan, pengunjung juga bisa merasakan pengalaman seru seperti Elephant Expedition, di mana kamu bisa berinteraksi langsung dengan gajah sambil menjelajahi Bali Zoo.

Agar kunjunganmu ke Bali Zoo semakin seru dan nyaman, berikut 5 tips yang bisa kamu ikuti!

1. Pakai Pakaian yang Nyaman

Saat berkunjung ke taman satwa Bali, kamu akan banyak berjalan-jalan di area terbuka. Kenakan pakaian yang ringan dan nyaman, seperti kaos dan celana pendek, serta sepatu yang cocok untuk berjalan jauh. Jangan lupa bawa topi dan kacamata hitam untuk melindungi diri dari terik matahari!


2. Bawa Sunblock dan Air Minum

Cuaca di Bali bisa cukup panas, jadi pastikan kamu membawa sunblock untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Selain itu, bawa juga air minum sendiri agar tetap terhidrasi sepanjang perjalanan mengelilingi Bali Zoo.

3. Datang Lebih Awal

Agar kamu bisa menikmati semua atraksi dan aktivitas yang ada, usahakan datang lebih awal. Bali Zoo memiliki berbagai pertunjukan satwa yang diadakan pada waktu tertentu. Dengan datang pagi, kamu punya kesempatan lebih banyak untuk mengikuti setiap acara tanpa terburu-buru.

4. Coba Elephant Expedition

Selain melihat satwa dari jarak dekat, jangan lewatkan Elephant Expedition, salah satu atraksi andalan di Bali Zoo. Kamu bisa menaiki gajah dan menjelajahi area khusus sambil berinteraksi langsung dengan hewan besar ini. Pastikan untuk mencoba pengalaman unik ini bersama keluarga!

5. Beli Tiket Secara Online

Untuk menghindari antrean panjang, disarankan untuk membeli tiket masuk Bali Zoo secara online. Dengan begitu, kamu bisa lebih santai dan langsung menikmati keseruan di dalam taman. Kamu bisa membeli tiket dengan mudah di detikevent.

Dengan mempersiapkan semua kebutuhan sebelum berkunjung ke Bali Zoo, pengalaman liburanmu bersama keluarga pasti akan semakin menyenangkan dan tak terlupakan.

Ikuti tips-tips di atas agar perjalananmu lebih nyaman dan penuh keseruan. Jangan lupa, beli tiket secara online di detikevent untuk menghemat waktu dan menikmati Bali Zoo tanpa antre! Beli tiketnya sekarang juga di sini!

(ddn/fem)



Sumber : travel.detik.com

Pusat Kota Garut yang Makin Cantik Saja



Garut

Kawasan pusat perkotaan Garut kini punya wajah baru yang berbeda. Penampakannya jadi makin cantik saja. Cocok dikunjungi untuk libur akhir pekan ini.

Pusat kota Garut atau yang akrab disebut oleh warga setempat dengan nama Pengkolan kini telah selesai dibenahi. Pengkolan saat ini tampil dengan wajah baru, dipenuhi ruang publik dan beragam spot foto yang estetik.

Berdasarkan pantauan di lokasi, proses renovasi yang dilakukan Pemkab Garut di Pengkolan saat ini sudah rampung seluruhnya.


Titik renovasi yang paling kentara, berada di perempatan antara Alun-alun dan Rutan Garut. Di sudut perempatan itu, kini disulap menggunakan ukiran seni yang menawan.

Ada mural berisi beragam ikon-ikon khas Garut. Mulai dari domba adu, Candi Cangkuang, batik garutan, Babancong, dodol hingga Gunung Guntur dan Papandayan.

Wajah baru Pengkolan Garut yang kini makin estetikWajah baru Pengkolan Garut yang kini makin estetik Foto: Hakim Ghani/detikJabar

Mural itu dilukis di dinding Rutan Garut yang ikonik sekaligus legendaris, karena sudah eksis sejak zaman Belanda dulu.

Persis di samping mural, Pemkab Garut juga menambahkan ornamen bunga sintetis yang tersusun dengan warna hijau, kuning dan merah.

Di tengahnya, ada tulisan ‘Welcome To Garut Swiss van Java’. Spot tersebut langsung menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat buat foto-foto.

Buktinya, di setiap saat, banyak pelancong yang menyempatkan diri untuk berfoto di sana.

“Lumayan, cantik. Jadi tidak terlihat kumuh seperti sebelumnya,” kata Nadya Nurhalimah (35), warga Garut di lokasi.

Selain mural dan ornamen di dinding Rutan Garut tadi, ada beberapa renovasi juga yang dilakukan Pemda. Di antaranya adalah sebuah monumen mini bertuliskan ‘GARUT’ di pertigaan Kantor POS.

Juga ada beragam tempat duduk umum yang disediakan di dekatnya. Kemudian, ada juga sebuah sudut jalan yang dihias dengan ornamen persegi yang estetik.

Pj Bupati Garut Barnas Adjidin mengatakan renovasi yang dilakukan di jantung perkotaan Garut itu diharapkan bisa membuat masyarakat yang berkunjung ke Pengkolan nyaman.

“Penataan kawasan Pengkolan ini maksudnya tentu agar membuat masyarakat Garut nyaman. Kami ingin masyarakat bahagia,” ungkap Barnas.

——-

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

5 Aktivitas Baru Padma Resort Legian yang Bisa Dicoba saat Liburan



Jakarta

Tahun demi tahun, Padma Resort Legian terus memikat para tamu dengan berbagai aktivitas seru dan pengalaman tak terlupakan. Dikenal sebagai salah satu resort ramah keluarga terbaik di Bali dan telah meraih berbagai penghargaan bergengsi, resort ini senantiasa menghadirkan inovasi untuk menghibur para tamu yang datang kembali setiap tahunnya.

Menyusul kesuksesan berbagai aktivitas seperti pengalaman berkebun dan berternak di Kitchen Garden dan Mini Farm, foam party, gel blaster, serta panahan, Padma Resort Legian kini memperkenalkan beragam aktivitas baru yang lebih menarik serta penawaran eksklusif untuk para tamu. Berikut beberapa di antaranya:

1. ASADO – Latin American Surf & Turf


Padma Resort Legian Hadirkan 5 Pengalaman Baru yang MenyenangkanPadma Resort Legian Hadirkan 5 Pengalaman Baru yang Menyenangkan Foto: Padma Resort Legian

Surf & Turf telah lama menjadi salah satu pilihan bersantap favorit bagi para tamu Padma Resort Legian dan komunitas sekitarnya. Kali ini, resort dengan bangga mempersembahkan inovasi kuliner terbarunya, ASADO – Latin American Surf & Turf.

“Para tamu diundang untuk menikmati pilihan daging premium dan hidangan laut segar yang dipanggang dengan sempurna, menghadirkan cita rasa asap khas tradisi BBQ Amerika Selatan. Setiap pesanan juga disertai buffet salad, sup, dan hidangan penutup sebagai pelengkap pengalaman bersantap yang lengkap,” ujar Marketing & Communications Manager Padma Resort Legian Nadia Ingrida, dalam keterangan tertulis, Rabu (15/10/2025).

Untuk melengkapi sajian ini, para tamu dapat menikmati beragam minuman pilihan dari DONBIU, mulai dari mocktail yang menyegarkan, cocktail racikan tangan, hingga pilihan anggur premium yang tersedia per botol atau per gelas, sempurna untuk melengkapi malam Anda. Tersedia setiap hari Kamis dan Minggu di DONBIU Restaurant, 18.00-21.30 WITA.

2. SKAI Bar & Grill

Padma Resort Legian Hadirkan 5 Pengalaman Baru yang MenyenangkanPadma Resort Legian Hadirkan 5 Pengalaman Baru yang Menyenangkan Foto: Padma Resort Legian

Menambah warna baru dalam dunia kuliner Padma Resort Legian, SKAI Bar & Grill kini memperkenalkan area makan dalam ruangan yang baru dibuka, dengan desain yang nyaman dan bergaya modern serta dilengkapi pendingin udara sepenuhnya. Tempat ini ideal untuk pertemuan santai, acara semi-formal, atau makan siang maupun malam perayaan dengan pemandangan matahari terbenam.

“SKAI Bar & Grill juga menghadirkan pilihan daging segar dan dry-aged premium, menegaskan reputasinya sebagai salah satu destinasi kuliner paling populer di kawasan Legian,” kata Nadia.

Tamu bisa menikmati suasana penuh energi dengan pertunjukan musik setiap hari, mulai dari penampilan DJ, duo akustik, hingga alunan saksofon yang lembut, menciptakan atmosfer sempurna untuk bersantap, menikmati minuman, dan bersantai. Buka setiap hari pukul 12.00-23.00 WITA (Minggu-Kamis) dan 12.00-00.00 WITA (Jumat dan Sabtu).

3. Fun Fishing di Fishing Pond

Aktivitas Fun Fishing menjadi pilihan sempurna bagi anak-anak dan orang tua untuk menikmati waktu bersama dalam suasana yang tenang dan alami. Didampingi oleh staf yang berdedikasi, para tamu dapat belajar dan merasakan pengalaman memancing dengan konsep catch and release, sehingga tetap ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Aktivitas ini ditawarkan secara gratis, ideal untuk mempererat hubungan keluarga sambil menikmati keindahan alam sekitar,” jelas Nadia.

4. Aktivitas Anak

Di Padma Resort Legian, para tamu cilik dapat mengikuti beragam aktivitas edukatif dan menyenangkan di area North Garden dan Mini Farm. Sejalan dengan komitmen resort terhadap keberlanjutan, setiap harinya diadakan Sustainability Programme: Reused Art & Craft.

Program ini mengajak anak-anak untuk membuat karya seni dari kertas daur ulang, seperti dinosaurus, gurita, dan bingkai foto. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mengasah kreativitas dan kemampuan motorik halus, tetapi juga belajar tentang pentingnya mendaur ulang dan menjaga lingkungan.

5. Detox Facial

Bagi yang ingin merasakan perawatan yang menyegarkan, Detox Facial menawarkan pengalaman peremajaan kulit yang menyeluruh. Menggunakan teknologi canggih dan produk alami, perawatan ini membantu mengangkat kotoran dan sel kulit mati, menjadikan kulit terasa lebih bersih, seimbang, dan bercahaya.

Harga mulai dari Rp 790,000+/orang. Harga belum termasuk pajak pemerintah 15%.

“Di Padma Resort Legian, setiap pengalaman dirancang dengan penuh perhatian untuk menciptakan momen berharga yang mempererat kebersamaan keluarga. Resort ini dengan hangat mengundang para tamu beserta orang-orang terkasih untuk menikmati berbagai aktivitas dan penawaran baru yang tak terlupakan,” kata Nadia.

Padma Resort Legian berlokasi Jl. Padma No. 1 Legian – Bali 80361 Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi (+62 361) 752 111, e-mail reservation@padmahotels.com, dan website PadmaResortLegian.com.

(hnu/ega)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

6 Kota Favorit untuk Liburan Slow Travel di Indonesia


Jakarta

Slow travel jadi tren liburan terkini yang ingin lebih menikmati pesona destinasi wisata. Slow travel identik dengan kegiatan yang lebih mengenal (ngeblend) kebiasaan, kebudayaan, dan karakter masyarakat sekitar. Penikmat slow travel biasanya tinggal lebih lama di kota tujuan.

Kota Favorit Slow Travel

Destinasi wisata populer ternyata menjadi tujuan utama penikmat slow travel. Berikut rekomendasi kota tujuan slow travel

Kalegowa, Sulawesi Selatan

Lahan sawah di CirebonIlustrasi sawah Kalegowa (dok. Fahmi Labibinajib)

Kota ini dinobatkan sebagai kota terbaik kedua untuk slow travel di Asia versi Agoda. Kalegowa terkenal dengan sejarahnya yang panjang sebagai lokasi pertama benteng kerajaan Gowa. Kota ini juga punya pesona sawah hijau, pohon rindang, arsitektur Bugis masih lestari, serta warga lokal yang hangat dan ramah.


Yogyakarta, DI Yogyakarta

Tahukah traveler ada yang unik jika berkunjung ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Setiap pengunjung yang datang akan diperlakukan selayaknya tamu raja.tempat penyambutan pengunjung Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Foto: Arawinda Dea Alisia

Penikmat slow travel bisa memilih destinasi wisata dan lokasi menginap yang jauh dari pusat. Selain Yogya, kamu bisa memilih lokasi wisata di Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo, dan daerah lagi di Yogyakarta. Untuk lokasi wisata, kamu sebaiknya memilih museum, candi, situs sejarah dan budaya lain yang bisa dinikmati tanpa harus buru-buru.

Purwokerto, Jawa Tengah

Wisata Baturaden, Baturraden, PurwokertoWisata Baturaden, Baturraden, Purwokerto Foto: Ari Saputra

Ibu kota Kabupaten Banyumas ini kerap disebut mirip Yogya, namun tidak seramai kota tersebut. Purwokerto terkenal dengan hawa sejuk, adem, minim macet, masyarakat ramah, dan biaya hidup murah. Kendati begitu, Puwokerto tidak sulit diakses internet dan sangat adaptif pada perkembangan teknologi.

Bandung, Jawa Barat

Suasana Braga, Kota Bandung di momen libur panjang Waisak 2025.Suasana Braga, Bandung Foto: Rifat Alhamidi

Kota Bandung secara umum adalah destinasi wisata populer karena dekat Jabodetabel dan mudah diakses. Namun, Bandung menyediakan tempat bagi penikmat slow travel yang ingin berlama-lama meniknati keindahannya. Kamu bisa memilih destinasi wisata alam, sejarah, dan budaya yang tidak terlalu ramai pengunjung.

Raja Ampat, Papua Barat Daya

Laguna berbentuk bintang di Raja AmpatLaguna berbentuk bintang di Raja Ampat Foto: Johanes Randy

Potongan surga dunia ini sangat disayangkan jika tidak bisa dinikmati berlama-lama. Slow travel sangat direkomendasikan agar bisa menikmati keberagaman flora dan fauna Raja Ampat, hewan endemik, pasir putih, air laut biru hijau yang jernih. Selain itu, sungguh disayangkan jika harus meninggalkan Raja Ampat tanpa tahu kekayaan budaya dan sejarah masyarakatnya.

Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur

Kapal-kapal wisata di perairan Labuan Bajo yang digunakan wisatawan kala berkunjung ke Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT.Kapal-kapal wisata di perairan Labuan Bajo Foto: Ambrosius Ardin/detikBali

Destinasi wisata ini adalah gerbang menuju habitat asli komodo di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Di sini ada beragam spot wisata yang bisa kamu nikmati tanpa harus terburu-buru yaitu Goa Rangko, Air Terjun Cunca Rami, Bukit Sylvia, Sawah Lingko, dan Kampung Compang To’e Melo untuk mengenal budaya lokal Labuan Bajo.

Sebelum memilih destinasi wisata untuk slow travel, pastikan kamu sudah menyusun itinerary yang tepat sehingga waktu liburan terasa lebih efisien.

(row/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

Ngulik Seni dan Desain di Tengah Kawasan Keren, Yuk Main ke ICAD 2025



Jakarta

Indonesian Contemporary Art and Design (ICAD) kembali digelar pada 10 Oktober-9 November 2025 di Kemang, Jakarta Selatan. Di gelaran yang ke-15 ini, detikTravel sempat berkunjung pada Jumat (17/10/2025) untuk menjelajahi dunia seni kontemporer dan kreatif yang menawarkan ide segar.

Vibe nyeni sudah terasa ketika memasuki lobi pelaksanaan acara di Grand Kemang, yang penuh instalasi seni. Beragam warna dan bentuk seperti menarik perhatian pengunjung untuk sekadar melihat, menyentuh, atau tenggelam bersama pemikiran para senimannya.


ICAD 2025 ini bukan hanya memamerkan karya seni keren, tetapi juga ikut merasakan atmosfer kreatif tepat di jantung Kemang. Saat ini, Kemang adalah kawasan yang baru-baru ini dinobatkan sebagai salah satu kawasan terkeren di dunia.

Sejak dimulai pada tahun 2009, ICAD telah menjadi wadah bagi para seniman, desainer, dan profesional industri kreatif untuk berkolaborasi. Melalui program Kemang 12730 yang dimulai pada tahun 2021, ICAD juga bermitra dengan pelaku industri lokal, mulai dari kuliner, fashion, hingga gaya hidup, untuk menampilkan sisi Kemang yang lebih semarak dan berwarna.

Banyak ide fresh yang ditawarkan dalam ICAD 2025 seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Saking freshnya ide kreatif para seniman, ada saja yang meluangkan waktu untuk nonton tiap tahun.

“Saya selalu datang ke ICAD setiap tahun, jadi ini seperti acara yang wajib diikuti dan tidak perlu registrasi, cukup pakai gelang ini,” kata Richard.

Saat memasuki area pameran, detikers akan menemukan beragam karya seni yang unik dan interaktif. Salah satunya terbuat dari barang-barang daur ulang yang disulap menjadi karya seni futuristik.

“Keren banget, banyak banget karya seni unik yang terbuat dari barang bekas di sini. Aku datang untuk jalan-jalan juga. Suasananya sangat menyenangkan dan ada banyak kafe dan toko lokal yang bisa dikunjungi,” ujar Emely, seorang pengunjung yang mengetahui ICAD 2025 melalui media sosial.

Di Kemang, lokasi pelaksanaan ICAD 2025, suasana urban berpadu dengan sentuhan artistik menjadikan agenda dan kawasan ini ideal bagi detikers yang ingin menikmati pengalaman kreatif. Kalau detikers mencari inspirasi artistik atau sekadar ingin menyaksikan pameran seni, Kemang dan ICAD 2025 wajib detikers kunjungi tahun ini.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Melihat Lebih Dekat Kehidupan Masyarakat Bali di Gayatri Show Trans Studio Bali



Denpasar

Trans Studio Theme Park Bali bukan hanya menyajikan beragam wahana yang menarik, tetapi juga menyuguhkan sajian budaya lokal khas Bali.

Biasanya theme park hanya berfokus pada wahana-wahana untuk dijajal oleh pengunjungnya. Namun beda hal jika traveler berkunjung ke Trans Studio Theme Park Bali.

Di sana selain pengunjung akan diberikan pengalaman yang berbeda dengan sentuhan lokal khas Bali. Sebagaimana diketahui Bali punya berbagai budaya khas yang menjadi daya tariknya.


Melalui pertunjukan Gayatri Show, pengunjung akan menyaksikan cerita kehidupan masyarakat Bali. Menurut General Manager Trans Studio Theme Park Bali, I Nyoman Sutarjana, menyampaikan pesan yang ingin disampaikan dalam pertunjukan tersebut ialah bagaimana kehidupan masyarakat Bali dari lahir hingga tumbuh dewasa.

“Gayatri adalah cultural show. Itu menceritakan bagaimana kehidupan orang Bali dari lahir sampai mereka menikah, termasuk juga lifestyle, kemudian bagaimana mereka hidup di pedesaan yang damai dan indah,” kata Nyoman Sutarjana saat detikTravel berkunjung ke sana, Senin (17/11/2025).

“Kemudian mereka diceritakan dengan beberapa aktivitas adat dan keagamaan yang bercampur di sana yang didesain dengan tarian kolosal, sehingga menarik bagi pengunjung,” lanjutnya.

Ia juga menyebutkan dari Gayatri Show ini diharapkan mampu memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat Bali secara nyata kepada pengunjung, baik wisatawan domestik maupun internasional.

“Dari show itu message-nya adalah mereka pengunjung itu bisa mengetahui bagaimana kehidupan orang Bali yang original, yang diperagakan dari semenjak lahir sampai mereka menikah,” lengkap Nyoman Sutarjana.

Sebagai informasi, pengunjung yang datang ke Trans Studio Theme Park Bali ini didominasi oleh wisatawan internasional. Bagi Nyoman Sutarjana banyak wisatawan internasional yang senang dengan pertunjukan tersebut.

Dan negara yang paling banyak menghabiskan waktu di Trans Studio Theme Park Bali ini adalah wisatawan dari Australia.

“Kalau wisatawan mancanegara yang paling banyak ke tempat kita itu sementara masih dari Australia,” sebutnya.

(upd/wsw)



Sumber : travel.detik.com