Tag Archives: best

4 Wisata Alam di Sembungan Wonosobo, Desa Tertinggi di Pulau Jawa


Jakarta

Lanskap Indonesia yang di antaranya terdiri dari gunung dan pegunungan membuat sebagian masyarakat tinggal di dataran tinggi. Bahkan ada suatu wilayah di Pulau Jawa yang disebut sebagai desa tertinggi.

Ialah Desa Sembungan di Wonosobo yang dijuluki sebagai desa tertinggi di Pulau Jawa. Bukan tanpa alasan, Sembungan dikenal demikian karena terletak di ketinggian seiktar 2.300 mdpl. Panoramanya menawan dengan hamparan sawah berundak dan latar perbukitan hijau yang diselimuti sejuknya udara pegunungan.

Pada 2022 silam, Sembungan berhasil masuk daftar desa terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Karena memang di sana terdapat sejumlah wisata alam cantik yang patut dikunjungi. Lantas, ada wisata apa saja di desa tertinggi Pulau Jawa tersebut?


Wisata Alam di Sembungan Wonosobo

Desa Sembungan di Wonosobo, Jawa Tengah menawarkan wisata alam meliputi air terjun, telaga, hingga spot melihat matahari terbit. Mengutip situs Kemenparekraf, berikut penjelasannya:

1. Puncak Sikunir

Golden sunrise dari puncak sikunirGolden sunrise dari Puncak Sikunir Foto: Fadli Zaini Dalimunthe/d’Traveler

Di Bukit Sikunir, tepatnya di area puncaknya, traveler dapat menyaksikan matahari terbit (sunrise) mempesona. Cahaya matahari pagi yang mengintip di antara perbukitan dan awannya sungguh elok. Sunrise di Puncak Sikunir diklaim sebagai yang terbaik di Asia lho.

Pelancong disarankan mengunjungi Puncak Sikunir pada musim kemarau untuk mendapatkan best viewnya, sebab cuacanya cenderung cerah dan tidak berkabut.

2. Telaga Cebong

Di perjalanan menuju Puncak Sikunir, traveler akan menemukan Telaga Cebong. Terletak di lembah, telaga ini berlatarkan perbukitan dan sawah terasering hijau yang menyegarkan mata.

Dinamakan Telaga Cebong lantaran bentuknya yang mirip bayi katak jika dilihat dari atas. Dahulunya, telaga ini merupakan kawah purba seluas 18 hektare. Seiring waktu, kawah tersebut menjadi nonaktif dan mengecil sehingga kini tersisa sekitar 12 hektare saja.

3. Curug Sikarim

Pengunjung berwisata di air terjun Sikarim kawasan dataran tinggi Dieng Desa Sembungan, Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu (11/1/2023). Air terjun setinggi 125 meter yang berada di ketinggian 1.800 mdpl (meter diatas permukaan laut) tersebut dikelola oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Giri Tirta sebagai salah satu wisata alam alternatif di kawasan Dieng.  ANTARA FOTO/Anis EfizudinCurug Sikarim di Desa Sembungan Foto: ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Traveler juga bakal menjumpai air terjun berundak yang menakjubkan di Desa Sembungan yaitu Curug Sikarim. Menariknya, air terjun ini mengalir di atas permukaan batu curam.

Bebatuan di bawahnya bertingkat-tingkat sehingga air mengalir bebas di sela tumpukan batunya. Pada bagian bawah terdapat kolam kecil yang dipenuhi batu, pelancong disarankan untuk tidak turun.

Debit airnya cukup deras sehingga pengunjung mesti berhati-hati saat mendekati curug. Apalagi tumbuh lumut yang membuat bebatuannya licin, jadi traveler harus ekstra waspada.

Curug Sikarim dikelilingi hutan hijau lebat. Viewnya bahkan sudah terlihat dari jalan. Tak jarang pelancong berfoto di jalanan dengan air terjun indah ini sebagai backgroundnya.

4. Camping Ground

Tersedia penginapan serta homestay di Desa Sembungan. Jika tertarik lebih menyatu dengan alam, traveler dapat berkemah di camping ground.

Bisa dirikan tenda di tepi telaga untuk menikmati nuansa syahdu yang tak ada duanya. Dari sini juga dapat menyaksikan matahari terbenam (sunset) yang epic. Kalau tidak punya tenda, camping ground menawarkan sewa tenda dengan harga terjangkau. Bisa juga rental alat-alat outdoor lainnya.

Selain sejumlah wisata di atas, traveler dapat mengeksplor lanskap alam Desa Sembungan dengan menaiki jeep. Tour jeep bakal semakin seru jika beramai-ramai.

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

Rekomendasi 5 Desa Wisata Terbaik di Bantul



Bantul

Liburan ke Jogja jangan hanya di pusat kotanya saja. Melipir ke Bantul, ada 5 desa wisata yang layak untuk traveler kunjungi. Apa saja?

Desa wisata saat ini jadi salah satu opsi destinasi yang bisa traveler kunjungi saat liburan. Jika bosan dengan suasana kota, menyambangi 5 desa wisata di Bantul ini asyik juga.

Masing-masing desa wisata ini punya keunggulan atraksi dan budayanya sendiri. Berikut uraiannya:


1. Desa Wisata Krebet, Bantul

Desa Wisata KrebetDesa Wisata Krebet Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom

Pertama, ada desa Wisata Krebet di Kabupaten Bantul yang terkenal dengan sentra kerajinan batik kayu yang unik dan langka. Teknik batik yang biasa diaplikasikan di kain, kali ini diterapkan pada media kayu.

Hasilnya berupa produk seperti topeng, wayang, dan souvenir yang cocok untuk oleh-oleh khas Jogja. Tidak hanya menyaksikan hasilnya, pengunjung bisa ikut workshop dan belajar langsung dari para perajin.

Anak-anak pun bisa diajak ikut melukis batik kayu sambil mengenal budaya Jawa. Kombinasi wisata seni dan budaya ini menjadikan Krebet sangat cocok untuk liburan keluarga yang penuh pengalaman baru.

Selain batik, desa ini juga memiliki wisata alam seperti Air Terjun Jurang Pulosari dan Sendang Tirta Waluya. Ada juga jeep wisata untuk menjelajah desa dan kawasan sekitarnya. Homestay dan fasilitas umum tersedia lengkap, menjadikan pengalaman wisata nyaman dan menyenangkan.

2. Desa Wisata Srimulyo, Bantul

Desa Wisata Srimulyo atau Dewi Mulia terletak di Piyungan, Bantul. Dikelilingi Sungai Opak dan Sungai Gawe serta berada di ketinggian 110 meter, desa ini menyuguhkan suasana sejuk dengan udara segar yang cocok untuk wisata keluarga.

Sejak tahun 2018, desa wisata Srimulyo berkembang jadi desa wisata berbasis komunitas dengan lebih dari 10 destinasi. Wisata unggulannya antara lain Bukit Bintang, Watu Amben, Pasar Kebon Empring, hingga Gerbang Banyu Langit yang sangat Instagramable. Di sini juga atraksi budaya seperti Jathilan, Kupatan Jolosutro, dan Gejog Lesung memberi pengalaman unik bagi pengunjung.

Fasilitas pendukungnya juga cukup lengkap, mulai dari taman keluarga, area kuliner, hingga mushola dan toilet bersih. Desa Wisata Srimulyo juga dikenal sebagai Smart Village dan Desa Cantik berkat inovasi dan pengelolaan datanya.

3. Desa Wisata Kasongan, Bantul

Kasongan terkenal sebagai sentra kerajinan gerabah atau keramik. Gerabah khas kasongan tidak hanya diminati di dalam negeri, tapi juga laku di pasar Asia dan Eropa.Kasongan terkenal sebagai sentra kerajinan gerabah atau keramik. Foto: Rifkianto Nugroho

Rekomendasi desa wisata selanjutnya adalah Desa Wisata Kasongan yang berada di Desa Bangunjiwo, Kasihan. Desa ini dikenal sebagai pusat kerajinan gerabah terbesar di Jogja. Letaknya hanya sekitar 7 km dari pusat Kota Jogja dan mudah dijangkau, baik dengan kendaraan pribadi maupun umum.

Saat tiba di desa wisata ini, wisatawan akan disambut deretan showroom yang menjual berbagai produk gerabah seperti guci, vas, pot bunga, patung Buddha, hingga hiasan rumah dari tanah liat.

Selain berbelanja, pengalaman menarik di Kasongan adalah mengunjungi workshop para perajin. Di sini, pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan gerabah dari awal, mulai dari tanah liat mentah hingga menjadi karya seni yang siap dijual.

Aktivitas ini cocok dilakukan untuk anak-anak dan keluarga yang ingin mencoba membentuk gerabah sendiri. Kasongan juga sarat nilai sejarah.

Legenda tentang tanah warga yang diserahkan karena ketakutan pada Belanda menjadi bagian penting identitas desa ini. Kini, warga yang dulu tak punya tanah justru bangkit lewat kreativitas tangan mereka.

Suasana desa wisata Kasongan yang tenang, ramah, dan penuh karya seni menjadikan desa ini sebagai destinasi menarik untuk wisata keluarga yang ingin nuansa budaya sekaligus edukatif.

4. Desa Wisata Kebonagung, Bantul

Berlokasi di Imogiri, Bantul, Desa Wisata Kebonagung menyuguhkan pemandangan sawah yang luas dengan udara sejuk khas pedesaan. Desa ini berfokus pada wisata pertanian dan budaya, memanfaatkan potensi masyarakatnya yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan peternak.

Suasana yang alami menjadikan tempat ini ideal untuk keluarga yang ingin liburan sambil menyatu dengan alam. Aktivitas wisata di Kebonagung sangat edukatif dan banyak pilihannya.

Wisatawan bisa ikut menanam padi, membajak sawah, menggembala itik, bahkan belajar membuat tempe dan emping secara tradisional. Tidak hanya itu, tersedia juga pelatihan seni budaya seperti jathilan, karawitan, macapat, hingga praktik sholat dan kenduri.

Anak-anak akan menemukan banyak hal baru yang tak mereka jumpai di kota. Kebonagung juga memiliki Museum Pertanian dan sejumlah kegiatan kreatif lain seperti membatik di atas kayu atau keramik.

Wisatawan bisa menyusuri Sungai Opak dengan perahu naga, menjadikan kunjungan semakin berkesan. Kombinasi wisata alam, budaya, edukasi, dan kesenian membuat Kebonagung jadi tempat liburan keluarga yang lengkap dan bermakna.

5. Desa Wisata Wukirsari

Perajin batik tulis di Wukirsari, Imogiri, Bantul.Perajin batik tulis di Wukirsari, Imogiri, Bantul. Foto: Dok Pemkab Bantul

Desa Wisata Wukirsari di Imogiri, Bantul juga tak kalah menarik buat dikunjungi. Desa ini terpilih menjadi 55 Best Tourism Village 2024 atau Desa Wisata Terbaik Dunia oleh United Nations World Tourism Organization (UNWTO).

Prestasi itu berhasil dicapai karena desa wisata Wukirsari memiliki dua warisan budaya tak benda dunia berupa wayang dan batik serta berhasil melestarikannya.

Para perajin wayang dan batik di desa wisata Wukirsari masih terjaga keberadaannya. Terdapat 640 perajin batik dan 300 perajin wayang yang mendapat dukungan sarana dan prasarana dari pemerintahan setempat.

Masyarakat Wukirsari juga masih menjaga betul adat istiadat hingga kelestarian alam. Sehingga masyarakat benar-benar menjadi pelaku wisata di tempat tinggalnya. Tak heran jika hal itulah yang menjadikan Wukirsari masuk dalam daftar desa wisata terbaik dunia 2024.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

15 Hotel Terbaik Murah Dekat Malioboro Tinggal Jalan, Mulai Rp 85 Ribuan


Jakarta

Traveler dengan budget ngepas yang mau liburan ke Malioboro, Yogyakarta nggak perlu khawatir. Di sini tersedia penginapan budget yang bersih dan nyaman untuk ditinggali. Traveler cukup jalan kali dari penginapan ke destinasi wisata pilihan di Malioboro.

Rekomendasi 15 Hotel Terbaik Murah Dekat Malioboro

Berikut daftar penginapan ekonomis yang bisa kamu pilih dikutip dari situs penyewaan kamar hotel

1. Losmen Mawar

Hotel murah dekat malioboroLosmen Mawar (dok. Losmen Mawar)

Tarif per malam: mulai Rp 85.011


Lokasi: Sosrowijayan Wetan GT 1/136, Jalan Malioboro, Yogyakarta

Penginapan tipe budget room ini hanya berjarak 150 meter dari Stasiun Tugu, sehingga traveler tak kesulitan mengaksesnya sebelum atau setelah turun dari kereta. Tarif yang murah tidak lantas menurunkan kualitas pelayanan bagi para kustomer.

“Tempatnya sangat strategis di samping Stasiun Tugu. Kamarnya bersih, pelayanan sangat ramah, cocok buat para backpacker dengan low budget, rekomendasi sekali,” tulis akun amin m yang mengulas penginapan ini dan memberi skor 8,5/10.

2. DBC Rooms Malioboro

DBC Rooms Malioboro hotel murah dekat MalioboroDBC Rooms Malioboro (dok. DBC Rooms Malioboro)

Tarif per malam: mulai Rp 98.280

Lokasi: Jalan Beskalan nomor 1 Malioboro, Yogyakarta

Dengan harga yang sangat terjangkau, traveler sudah bisa menikmati kamar nyaman dan kemudahan akses ke berbagai tempat wisata di Malioboro. Saking dekatnya, akun Tri H merasa penginapan ini seolah berada tepat di depan salah satu kawasan wisata unggulan Yogyakarta ini.

“Puas dengan pelayanannya. Dekat banget depannya Malioboro hanya 5 langkah,” tulis Tri H yang memberi skor 8,5/10 pada kualitas pelayanan, kamar, kemudahan akses dari dan ke Stasiun Tugu, serta berbagai tempat wisata.

3. Losmen Suryo

Losmen SuryoLosmen Suryo (dok. Losmen Suryo)

Tarif per malam: mulai Rp 106.469

Lokasi: Sosrowijayan Wetan GT 145, Sosromenduran, Gedongtengen Kota Yogyakarta

Penginapan bertipe guest house ini mendapat skor nyaris sempurna dari para traveler yang pernah menginap. Akun Slamet misalnya yang menyatakan, foto di situs pencarian kamar hotel sama dengan faktanya sehingga traveler tidak merasa tertipu. Selain itu, kamar sudah dilengkapi dengan TV dengan berbagai program.

“Tempatnya keren banget dengan harga murah, bersih, dan sudah ada TV berikut harganya. Jarak ke stasiun tinggal nyebrang doang dari gang, ke Malioboro juga deket banget. Foto di gambar sesuai banget no tipu tipu. Rekomendasi banget dah,kalo ke Jogja kudu nginep di sini lagi,” tulis akun Slamet.

4. Losmen 2000 Tiga

Losmen 2000 TigaLosmen 2000 Tiga (dok. Losmen 2000 Tiga)

Tarif per malam: mulai dari Rp 128.313

Lokasi: Losmen Malioboro DN I/168, Jalan Sosrokusuman 1, Suryatmajan, Malioboro, Yogyakarta

Penginapan ini juga memperoleh review yang sangat baik dari para traveler. Akun tika r. s. mengatakan, pelayanan di penginapan dengan tipe guest house sangat dekat dengan Malioboro cuku jalan kaki 5 menit. Kendati begitu beberapa akun menyoroti kamar dan kamar mandi yang kurang nyaman.

“Kamar mandinya sedikit agak licin tapi masih oke-lah. Sempat mati listrik di pagi hari dan kebetulan karena nggak ada jendela jadinya gelap banget. Takut gelap lebih tepatnya,” tulis akun R***L yang berharap ada perbaikan pada pelayanan di Losmen 2000 Tiga.

5. Citra Anda Losmen

Losmen Citra AndaLosmen Citra Anda Foto: Losmen Citra Anda

Tarif per malam: mulai dari Rp 123.967

Lokasi: Jalan Sosrowijayan Wetan Gg. 2 GT 1/144, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta

Penginapan ini berada di gang-gang tepat di jantung Malioboro sehingga traveler tidak sulit mengakses berbagai destinasi wisata. Meski sedikit berbelok-belok, pelayanan losmen ini sangat nyaman dan bikin betah. Tentunya, kamar dan kamar mandi di losmen ini sangat bersih.

“Tempatnya masuk ke dalam gang berbelok-belok, tapi staffnya ramah dan pelayanannya sangat baik. Kamarnya bersih dan cukup jalan kaki 5 menit ke Malioboro. Di sini nyamah bikin betah,” tulis akun Suhaimun yang memberi nilai sempurna untuk penginapan ini.

6. Hotel Karunia Yogyakarta

Losmen Citra AndaHotel Karunia Yogyakarta Foto: Losmen Citra Anda

Tarif per malam: mulai dari Rp 129.229

Lokasi: Jalan Sosrowijayan 78, Malioboro, Yogyakarta

Dengan jarak hanya kurang lebih 300 meter dari Stasiun Tugu Yogyakarta, hotel ini siap menyambut traveler 24 jam yang hendak piknik atau melakukan aktivitas lain. Hotel ini teryata juga menyewakan motor bagi traveler, yang tersedia bila menghubungi pengelola penginapan lebih dulu.

“Di sini bisa sewa motor sehingga bebas ke destinasi wisata pilihan. Traveler bisa lebih gampang ke mana-mana, semua pelayanan ramah, kamar mandi bersih. Untuk lintas wisata paling jauh 1 jam, hotel ini sangat cocok untuk traveler yang niat liburan di Yogyakarta,” tulis akun Wildan H.

7. Virgo 3 Homestay

Tarif per malam: mulai Rp 131.040

Lokasi: Jalan Sosrowijayan Wetan GT I/148 D, Malioboro, Yogyakarta

Berlokasi di gang-gang Malioboro, penginapan ini bikin traveler mudah merasakan vibe warga lokal dan aktivitasnya setiap hari. Dengan keramahan staf homestay dan masyarakat sekitar, traveler bisa lebih mudah blending dengan lingkungan setempat. Tentunya, homestay ini menyediakan kamar yang bersih dang nyaman.

“Senang di sini, sudah tiga kali nginep. Kamarnya bersih, nyaman, harga murah, dengan staf penginapan ramah dan sopan. Di sini ada dapur kecil jadi bisa bikin kopi dan teh sendiri. Tapi nggak ada air panas buat mandi. Mungkin ke depannya sudah ada ya, ada handuk, sabun, sprei juga bersih,” tulis akun S***i.

8. Losmen Setia Kawan

Tarif per malam: mulai Rp 143.325

Lokasi: Jalan Sosrowijayan Wetan GT I/58A, Malioboro, Yogyakarta

Homestay ini sangat artistik dengan berbagai tema lukisan di setiap ujungnya berpadu dengan warna dinding yang enak dilihat. Sehingga, penginapan ini sangat Instagramabel dan pastinya menyediakan kamar yang sangat bersih. Kualitas tersedia dengan harga sangat terjangkau bagi para traveler.

“Harga sesuai dengan budget yang disediakan mayoritas traveler. Lokasi dekat dengan pusat keramaian Malioboro dan Stasiun Tugu, dengan petugas ramah dan sigap. Next time ke Yogya, nginep di sini aja,” tulis akun Yuni E.P. yang memberi nilai 9.7/10 terkait kualitas dan service hotel.

9. De Patuk Homestay

Tarif per malam: mulai Rp 146.581

Lokasi: Jalam Sostrodipuran, Malioboro, Yogyakarta

Menurut akun V***a, homestay ini sangat bersih, nyaman, wangi, dan pastinya adem. Pelayanannya baik serta ramah, plus nggak jau daru Malioboro. Tiap kamar sudah menyediakan TV lengkap dengan channel dan berbagai program, yang bikin traveler makin betah beristirahat di kamar.

“Tempatnya enak dan pelayanannya juga oke banget. Lokasi enggak jauh dari Malioboro, mantap deh pokoknya puas bangettt,” tulis akun V***a yang memberi nilai 9,4/10 sesuai hasil reviewnya.

10. Red Palm Losmen Syariah

Tarif per malam: mulai Rp 147.420

Lokasi: Sosrowijayan Wetan GT I/62, Malioboro, Yogyakarta

Bagi traveler yang lebih nyaman dengan penerapan prinsip Islam, homestay syariah ini bisa jadi pilihan. Penginapan menyediakan perlengkapan ibadah, makanan dan minuman halal, serta pasangan muhrim bagi laki-laki dan perempuan yang menginap bersama.

“Deket banget dr stasiun, dan yg paling saya suka disini suasananya hommy Jawa bgt. Jadi berasa pulang ke rumah nenek, sangat ademm. Penginapan ini masuk gang ya, jadi motor nggak bisa masuk,” tulis akin D***k.

11. The Packer Lodge Yogyakarta

Tarif per malam: mulai Rp 149.786

Lokasi: Jalan Dagen nomor 3, Sosromeduran, Malioboro, Yogyakarta

Dengan skor keseluruhan dari traveler 8,7/10, kualitas dan pelayanan hotel di lokasi strategis sekitar Malioboro ini sangat baik. Selain dekat dengan berbagai destinasi wisata, hotel ini punya balkon atas yang memungkinkan tamu melihat view di sekitar penginapan.

“Balkon lantai paling atas bagus dan nyaman banget buat lihat pemandangan. Di sini bisa mendengarkan lagi lewat speaker buetooth pake hape sendiri. Kamar dan kamar mandinya bersih, nyaman, plus ada air panas. Makin cakep karena deket sama Malioboro,” tulis akun Paulina M.

12. The Cabin Hotel Gandekan

Tarif per malam: mulai Rp 160.115

Lokasi: Gandekan Lor nomor 2, Malioboro, Yogyakarta

Hotel dengan hasil review mengesankan ini mengambil konsep kabin yang memperoleh respon positif. Meski begitu, beberapa traveler menilai kamar terlalu sempit apalagi jika digunakan dua orang. Selain itu, tangga tidak terlalu lebar sehingga harus hati-hati dan bergiliran saat melewatinya.

Review lain menyatakan, traveler sebaiknya menghubungi pihak hotel lebih dulu sebelum memesan kamar. Info pihak hotel untuk memastikan ketersediaan kamar mandi di hotel ada di tiap kabin atau hanya ada satu untuk bersama. Terlepas dari informasi tersebut, hotel sangat nyama dan sesuai untuk solo traveler.

13. Niki Backpaker Malioboro

Tarif per malam: mulai dari Rp 162.162

Lokasi: Jalan Kumetiran nomor 31, Malioboro, Yogyakarta

Konsep hostel yang dipilih penginapan ini memang tepat untuk para traveler dengan budget terbatas. Tentunya, kamar dengan konsep dormitory atau asrama ini tetap terasa nyaman ditinggali dan homey. Sebagai tambahan, penginapan menyediakan area parkir bagi penyandang disabilitas.

“Jujur, saya puas dapat penginapan yang best banget. Murah dan bersih. Saya nggak kecewa dan happy. Memang ukuran kamarnya kecil tapi luar biasa bersih dan nyaman. Wi-Fi, AC, dan saluran TV ok banget. Next time saya akan ke tempat ini lagi,” tulis akun Warno

14. Amarta Malioboro by Daphna Management

Tarif per malam: mulai Rp 170.488

Lokasi: Jalan Dagen nomor 12 Sosromenduran, Gedong Tengen, Yogyakarta

Guest house ini menyediakan layanan sewa mobil yang menjadi nilai tambah bagi para traveler. Selain itu tersedia jasa tur, concierge, dan minuman sambutan yang pastinya bikin traveler makin betah. Bagi yang membawa orang-orang terdekatnya, tersedia area keluarga yang bisa diakses setiap saat.

“Kamarnya bersih..staf ramah dan deket banget dari Malioboro. Plus kawasannya rame bikin betah banget di Jogja,” tulis akin A***H.

15. Wanderlust Homestay

Tarif per malam: mulai Rp 180.482

Lokasi: Jalan Sosrowijayan Kulo GT I/202, Malioboro, Yogyakarta

Seperti konsepnya, penginapan ini benar-benar serasa di rumah dengan lingkungan yang sangat baik. Sebelum menginap traveler bisa mencari tahu lebih dulu apakah kamar yang disewakan masih gabung dalam satu properti dengan pemilik. Info ini bisa jadi pertimbangan penting sebelum memilih tempat.

“Bapak dan ibunya ramah, tidak sungkan membantu kalau tanya, kamarnya juga bersih. Homestay yang seperti home sweet home di rumah sendiri, bebas minum teh kopi gratis, ada balkon buat ngopi santai-santai, ke Malioboro tinggal jalan kaki,” tulis akun Olivia.

Setiap penginapan menyediakan pelayanan berbeda-beda sesuai kebutuhan konsumen. Sebelum memilih ada baiknya traveler memastikan info ini pada pengelola penginapan

  • Pakai AC atau kipas angin
  • Ketersediaan kamar mandi di tiap kamar hotel
  • Ada parkir motor bagi traveler yang menggunakan transportasi tersebut
  • Tamu masih harus bayar parkir atau gratis
  • Lokasi dan layanan yang tersedia dengan tarif yang dibebankan pada traveler
  • Berada di lingkungan aman dan nyaman.

Jika traveler sudah memastikan informasi tersebut dan merasa sreg dengan penginapan pilihan, traveler bisa langsung booking kamar tanpa ragu.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Oma Huis, Tempat Nongkrong Bernuansa Vintage di Jaksel



Jakarta

Sebuah bangunan kecil bergaya klasik bernama Oma Huis bisa menjadi jujugan buat traveler yang ingin merasakan nuansa tempo dulu. Bangunan berarsitektur Eropa itu menonjol dengan dinding putih dan jendela besar bergaya vintage, memberi kesan hangat sekaligus elegan.

Terletak di Jl. Cikajang No. 74, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Oma Huis relatif mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Pengunjung bisa naik Trans Jakarta 6W dari Blok M dan turun di bus stop depan Oma Huis.

Gedung itu juga memiliki area parkir dengan kapasitas terbatas, namun cukup untuk mobil dan motor pengunjung.


Jika dilihat sekilas, Oma Huis tampak seperti bangunan sederhana. Namun, begitu melangkah masuk, pengunjung akan disambut oleh suasana temaram, ornamen kayu, serta pencahayaan lembut yang menciptakan kesan hangat dan nyaman.

Dibangun dengan konsep artisan retail space bertema vintage, setiap sudut Oma Huis terlihat estetik dan penuh karakter. Desain interiornya yang klasik dan detail dekoratif yang rapi menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang, baik untuk bersantai maupun sekadar berfoto.

Nama “Oma Huis” diambil dari Bahasa Belanda yang berarti Rumah Nenek. Nama ini terinspirasi dari Warung Nasi Kuning Cakalang Oma, sebuah usaha nasi kuning yang menjadi konsep utama berdirinya tempat ini. Filosofinya sederhana namun menciptakan ruang yang hangat dan akrab seperti rumah nenek sendiri.

Pada sudut-sudut toko, digantung sebuah lampu taman yang menambah kesan klasik tempat tersebut. Di bagian ujung lorongm terdapat ruang outdoor yang memberikan pencahayaan langsung, memberikan spot foto estetik bagi pengunjung.

Tangga yang didesain dari kayu dan melingkar menjadi spot ikonik di gedung ini juga memberikan kesan klasik yang kental. Dihiasi dengan lampu-lampu berwarna temaram yang menghangatkan suasana. Selain menyediakan Wifi gratis, Oma Huis juga dilengkapi oleh toilet yang bersih dan area duduk outdoor.

“Udah sering ke sini buat kerja, tempatnya emang enak sih,” ujar Nia, salah satu pengunjung yang datang untuk bekerja di Oma Huis, Jumat (24/10/2025).

Di dalam bangunan itu, pengunjung bisa menemukan beragam gerai kuliner dan toko. Di lantai satu ada gerai Latteria Gelato, Abadi Noodle, Gudi Bake, Kantin Oma, hingga toko bunga. Bagi pengunjung yang ingin bekerja atau belajar, Oma Huis menyediakan kotak space yang difasilitasi oleh AC yang nyaman serta area outdoor dengan cahaya alami.

Kemudian, pada lantai dua terdapat gerai Ice Honey, Burnt Burger, hingga gerai butik. Rentang harga yang dijual di Oma Huis berkisar Rp 30.000-Rp 80.000, sedangkan minuman berkisar Rp 25.000. Oma Huis menerima pembayaran tunai maupun non-tunai.

Gudi Bake menjadi salah satu gerai yang paling banyak dikunjungi pengunjung. Kedai itu menjual berbagai jenis roti. Terletak di lantai satu gerai nomor dua di sebelah kanan. Gudi Bake memberikan cita rasa khas butter yang membuat pengunjung ketagihan.

“Kami membuat cita rasa khas yang menghadirkan rasa ‘rumah’ bagi pelanggan” ujar Henny, penjaga gerai Gudi Bake.

Menurutnya cita rasa tidak hanya berasal dari bahan dan cara membuat semata, tetapi melalui sentuhan ketulusan dan kehangatan.

“Menu favorit disini Pastry Danish, kalo untuk best seller nya ada Gudi Signature Set,” kata dia.

Gudi Bake menyajikan berbagai bentuk kehangatan untuk menciptakan ‘rumah’ bagi siapa saja yang mencicipi lembutnya kue – kue yang mereka jual.

“Kalo menu favorit aku croissant di Gudi Bake yang rasa cheese, itu enak banget,” kata Naura, salah satu pengunjung Oma Huis yang sudah langganan di Gudi Bake.

Oma Huis buka setiap hari pada Senin-Kamis pukul 07.00-20.00 WIB dan Jumat-Minggu pukul 07.00-22.00 WIB. Pengunjung yang berminat menikmati kulineran dengan suasana vintage yang instagramable bisa berkunjung ke Oma Huis.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Terbang Keliling Nusantara dari Bali dengan Waktu Tak Lebih dari 10 Menit



Jakarta

Di Bali ada satu tempat yang punya wahana berkeliling Indonesia dengan pengalaman yang seru dan berbeda. Nama wahana itu adalah Flying Over Indonesia.

Flying Over Indonesia merupakan sebuah wahana yang flying theater yang ada juga di beberapa negara lainnya. Wahana itu ada di Trans Studio Theme Park Bali. Spesialnya, wahana flying theater satu-satunya yang ada di Indonesia.

Traveler yang berkunjung ke Trans Studio Theme Park Bali jangan lupa untuk menjajal Flying Over Indonesia ini. Karena memberikan pengalaman yang menarik, tak ayal antrean wahana ini pun mengekor panjang.


Saat detikTravel berkunjung beberapa waktu lalu, untung saja antrean tak begitu panjang karena kebetulan wahana tersebut baru saja dibuka, sekitar pukul 11.00 WITA. Bahkan, ada pengunjung yang telah menunggu di antrean sebelum wahana itu dibuka.

Masuk ke dalam ruang layaknya bioskop lengkap dengan layar besar dan jajaran kursi. Namun yang membedakan di kursi bioskop biasa adalah adanya safety belt dan ada seperti tembok penghalang di depan kursi yang kita duduki.

Suasana terasa biasa saja sampai layar menyala dan kursi diangkat ke langit. Di sinilah pengalaman yang menegangkan sekaligus menakjubkan, kursi itu ternyata tidak statis tapi bergerak seperti kita sedang bermain paralayang.

Semakin menakjubkan lagi pengunjung dibawa untuk berkeliling Indonesia, mulai dari barat hingga timur Indonesia. Inilah yang jadi daya tarik dari Flying Over Indonesia, sehingga ini jadi salah satu promosi destinasi wisata di Indonesia.

Trans Studio Theme Park BaliWahana Flying Over Indonesia di Trans Studio Theme Park Bali. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Beberapanya seperti Masjid Baiturrahman di Aceh, Candi Borobudur di Yogyakarta, landskap Kota Jakarta, hingga Raja Ampat.

Oleh karenanya banyak pengunjung yang ketagihan untuk mengantre ulang agar bisa merasakan sensasi keliling Indonesia dengan pengalaman yang berbeda. Dalam sekali bermain, pengunjung akan diajak keliling selama kurang lebih tujuh menit dengan kapasitas wahana mencapai 80 orang.

“Dari wahana tersebut kita ingin memperkenalkan Indonesia lewat flying theater dan itu bisa mengakomodasi dalam satu kali permainan itu lebih dari 70 orang. Sehingga itu bagus untuk corporate, untuk grup-grup yang datang ke tempat kita,” kata General Manager Trans Studio Theme Park Bali, I Nyoman Sutarjana.

Trans Studio Theme Park BaliWahana Flying Over Indonesia di Trans Studio Theme Park Bali. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Kemudian, Nyoman Sutarjana mengungkapkan banyak wisatawan yang mengatakan wahana Flying Over Indonesia ini sebagai wahana yang terbaik dari semua wahana yang ada di Trans Studio Theme Park Bali.

“Antusias pengunjung sangat tinggi sekali, bahkan mereka itu menikmati Flying Over Indonesia ini bisa berkali-kali. Beberapa wisatawan yang saya tanya juga mereka mengatakan bahwasannya ini adalah salah satu wahana yang the best yang mereka temukan di dunia,” katanya.

“Kalau tidak salah wahana ini hanya ada di 11 negara saja, jadi tidak banyak negara yang memiliki (wahana) flying over seperti ini,” kata Nyoman Sutarjana.

Sebagai informasi, wahana Flying Over juga ada di beberapa negara lainnya seperti Prancis, Dubai, Kanada, Amerika Serikat, China, UEA, Spanyol, Islandia, Australia, Jerman, dan Indonesia.

(upd/fem)



Sumber : travel.detik.com

Menginap di Dekat Pantai Sanur Tanpa Bikin Kantong Jebol? Cek Promo Spesial Ini!



Denpasar

Bali selalu punya cara untuk memanjakan siapa saja yang datang, dan jika kamu sedang mencari hotel yang nyaman, modern, dan strategis, terutama dekat Pantai Sanur, Four Star by Trans Hotel bisa jadi pilihan yang paling pas.

Lokasi Hotel

Berlokasi di kawasan Renon, Denpasar, tepatnya di Jalan Raya Puputan No. 200, Renon, Denpasar, hotel berbintang empat ini menawarkan pengalaman menginap yang simpel, cozy, dan ramah, cocok untuk liburan maupun perjalanan bisnis.

Sebagai bagian dari Trans Hotel Group, hotel ini dikenal dengan pelayanan profesional yang tetap terasa hangat. Letaknya sangat strategis, dekat Icon Mall, Pantai Sanur, Pelabuhan Sanur, Bali International Hospital, dan Monumen Bajra Sandhi, membuat mobilitas wisatawan maupun pebisnis makin efisien.


Kenapa Menginap di Four Star by Trans Hotel?

Bukan hanya lokasi yang strategis, hotel ini juga dikenal sebagai salah satu business hotel terbaik di Denpasar Renon. Pelayanan cepat dan fasilitas lengkap memudahkan tamu yang butuh kenyamanan sekaligus produktivitas.

Beberapa fasilitas unggulan yang bisa kamu nikmati:

  • Fast Check-In: lebih cepat, lebih praktis, tanpa ribet.
  • Best Breakfast: menu lokal hingga internasional yang variatif dan lezat.
  • Fasilitas bisnis lengkap: ruang meeting nyaman dan Wi-Fi cepat.

Buat kebutuhan liburan, hotel ini juga dilengkapi fasilitas lengkap seperti: kolam renang, gym, restoran, hingga ballroom untuk berbagai jenis acara.

Salah satu keunggulan Four Star by Trans Hotel adalah akses mudah ke berbagai destinasi top di Bali. Dari hotel ini, kamu bisa mencapai Sanur hanya dalam beberapa menit, sementara Kuta dan Ubud juga mudah dijangkau. Cocok untuk yang ingin fleksibel menjelajahi Bali tanpa buang waktu di perjalanan.

Buat kamu yang sudah merencanakan liburan atau staycation akhir tahun, ada kabar baik ada promo spesial yang hanya bisa didapat dengan booking melalui detikcom. Harga lebih hemat untuk pengalaman menginap di hotel berbintang empat, penawaran terbatas dan sayang dilewatkan.

Sejak berdiri pada 2019, hotel ini menjadi salah satu pilihan favorit untuk keperluan MICE, wedding, social event, staycation, hingga perjalanan bisnis.

Dengan fasilitas restoran, gym, kolam renang, ballroom, dan area meeting lengkap, tamu bisa menikmati pengalaman menginap yang praktis dan tetap mewah. Pesan tiket kamar hotelmu sekarang juga, sebelum kehabisan promo spesial melalui https://transhotelgroup.com/detik/.

(ddn/wsw)



Sumber : travel.detik.com