Tag Archives: biaya parkir

Situ Cipondoh, Tempat Asyik untuk Bersantai di Tangerang


Jakarta

Tangerang memiliki sejumlah tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah Situ Cipondoh. Lokasinya yang tak jauh dari Kota Tangerang membuat Situ Cipondoh ramai dikunjungi masyarakat.

Situ Cipondoh menjadi salah satu tempat wisata bagi warga Tangerang yang ingin bersantai. Selain itu, travelers juga bisa berolahraga di pagi atau sore hari sambil menikmati view situ yang luas.

Sebenarnya, masih ada sejumlah aktivitas menarik yang bisa dilakukan di Situ Cipondoh. Penasaran? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Daya Tarik Situ Cipondoh

Situ Cipondoh memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Maka tak heran, tempat ini selalu ramai dikunjungi warga, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Daya tarik utama dari Situ Cipondoh adalah suasananya yang menenangkan. Di sini, travelers bisa bersantai sambil healing sejenak untuk menenangkan pikiran.

Mengutip situs resmi Pemerintah Kota Tangerang, Situ Cipondoh kini telah memiliki jogging track. Jadi, pengunjung bisa berolahraga di pagi dan sore hari sambil menikmati udara segar di sekitar situ.

Daya tarik lainnya dari Situ Cipondoh yakni terdapat area untuk bersantai yang ditutupi atap sehingga tidak kepanasan atau kehujanan. Menariknya, atap di area ini memiliki bentuk seperti Sydney Opera House di Australia.

Selain untuk berolahraga dan bersantai, Situ Cipondoh juga menjadi salah satu tempat mancing favorit warga Tangerang, lho. Maka jangan heran kalau banyak pengunjung, terutama bapak-bapak, yang tengah memancing ikan di tepi situ.

Kalau datang ke Situ Cipondoh bersama anak-anak, ajak mereka untuk bermain sepeda air atau disebut juga bebek-bebekan. Kamu bisa berkeliling Situ Cipondoh sambil melihat aktivitas warga. Namun jangan terlalu jauh dan tetap hati-hati saat bermain sepeda air.

Warga menikmati suasana wisata air di Situ Cipondoh pada musim libur lebaran Idul Fitri 1442 H, di Kota Tangerang, Banten, Sabtu (15/5/2021). Sejumlah pengunjung terlihat mengabaikan protokol kesehatan seperti melepas masker saat bermain atau menunggu wahana perahu wisata.Salah satu aktivitas di Situ Cipondoh (Ari Saputra)

Perut sudah mulai lapar? Jangan khawatir, di Situ Cipondoh terdapat penjual makanan dan minuman yang rasanya lezat. Untuk mengisi perut, travelers bisa mencoba berbagai makanan di Saung Makan Jagarawa.

Kalau sudah sore, paling enak bersantai sambil menyeruput secangkir kopi dan makan berbagai camilan. Nah, di Situ Cipondoh juga terdapat kedai kopi kekinian menawarkan pemandangan situ, namanya Niskala Coffee.

Jika ingin bersantai dengan biaya yang lebih terjangkau, di tepi Situ Cipondoh juga terdapat warung-warung kecil yang menjual minuman segar, seperti es kelapa muda. Paling cocok diminum saat siang atau sore hari saat cuaca sedang cerah.

Nah, cuaca yang sedang cerah juga bisa kamu manfaatkan untuk menikmati sunset. Terdapat sejumlah spot foto bagi travelers yang ingin berburu pemandangan matahari terbenam di Situ Cipondoh.

Harga Tiket Masuk Situ Cipondoh

Warga menikmati suasana wisata air di Situ Cipondoh pada musim libur lebaran Idul Fitri 1442 H, di Kota Tangerang, Banten, Sabtu (15/5/2021). Sejumlah pengunjung terlihat mengabaikan protokol kesehatan seperti melepas masker saat bermain atau menunggu wahana perahu wisata.Suasana di Situ Cipondoh (Ari Saputra)

Pengunjung yang datang ke Situ Cipondoh tidak dikenakan tarif tiket masuk alias gratis. Namun, untuk mencoba berbagai wahana air akan dikenakan biaya mulai dari Rp 10.000 per orang.

Jika datang membawa kendaraan maka travelers dikenakan biaya parkir. Untuk sepeda motor sebesar Rp 3.000 dan mobil Rp 5.000.

Situ Cipondoh terletak di Jalan KH Hasyim Ashari Nomor 99, RT/RW 02/09, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. Lokasinya yang berada di dekat tengah kota membuat Situ Cipondoh sangat mudah diakses dengan kendaraan.

Dari pantauan Google Maps, jika travelers berangkat dari Kantor Pemerintah Kota Tangerang, jaraknya hanya sekitar 6 kilometer atau sekitar 25 menit dengan berkendara mobil.

Bagi warga Jakarta yang ingin berlibur ke Situ Cipondoh, disarankan untuk menggunakan moda transportasi umum seperti KRL Commuter Line, lalu turun di Stasiun Tangerang. Dari stasiun, jaraknya sekitar 6,5 kilometer atau 30 menit dengan berkendara mobil.

Demikian ulasan singkat mengenai Situ Cipondoh, salah satu tempat wisata favorit warga Tangerang. Tertarik berkunjung ke sini?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Harga Tiket, Jam Buka, Rute, hingga Pesonanya


Obelix Sea View adalah destinasi wisata Jogja yang menawarkan pengalaman menakjubkan dengan pemandangan laut yang menakjubkan. Letaknya ada di dataran tinggi dengan panorama birunya samudra.

Dengan suasana yang bagus dan fasilitas yang memadai, Obelix Sea View menjadi tempat yang cocok untuk liburan, bersantai, hingga menikmati matahari terbenam.

Pesona Obelix Sea View Jogja

Lokasinya yang berada di atas tebing membuat Obelix Sea View daya tarik tersendiri, sehingga diklaim The Twilight Paradise atau surganya senja. Wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan pantai selatan dan alam Jogja yang indah.


Obelix Sea ViewObelix Sea View. (dok. Instagram @obelixseaview)

Jika kamu berkunjung ke Obelix SeaView di malam hari, kamu akan melihat view lampu warna-warni di sana.

Keindahan malam dengan lampu-lampu di Obelix Sea View.Keindahan malam dengan gemerlap lampu-lampu di Obelix Sea View. (dok. Instagram @obelixseaview)

Selain dengan view pantai selatan dan sunsetnya, pengunjung juga bisa menikmati hidangan makanan dengan hiburan DJ Performance hingga pertunjukan tari.

Spot Foto Aesthetic di Obelix Sea View:

  • The bridge
  • Goa Purba
  • Pool deck
  • Mozaik amphitheater
  • Kampung Maroko
  • The sky deck
  • Cactus land
  • The stairs
  • Puncak Del Luna
  • Taman bougenville

Harga Tiket Masuk Obelix Sea View 2024

Dilihat dari akun Instagram resminya @obelixseaview (19/08/2024), harga tiket masuk Obelix Sea View adalah Rp 30.000 untuk weekday, dan Rp 40.000 di weekend per tiket.

Selain itu, pengunjung juga perlu membayar biaya parkir kendaraan sebesar Rp 2.000 untuk motor, dan Rp 5.000 untuk mobil.

Harga Tiket Fasilitas Berbayar

Ada berbagai fasilitas berbayar yang dinikmati pengunjung seperti spot foto ‘The Nest’, ayunan ‘The Swing’, dan Infinity pool dengan harga berikut:

  • The Nest: Rp 20.000
  • Single Swing: Rp 30.000
  • Couple Swing: Rp 50.000
  • Infinity Pool: Rp 30.000

Jam Operasional

Obelix Sea View buka setiap hari, dengan jam buka sebagai berikut.

  • Senin-Jumat: 09.00-21.00 WIB.
  • Sabtu, Minggu, & Libur Nasional: 08.00-22.00 WIB.

Alamat dan Rute ke Obelix Sea View

Obelix Sea View Jogja berada di Area Hutan Giricahyo Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lokasinya ada di Jogja bagian timur. Tapi jangan khawatir, karena jalan akses menuju ke Obelix Sea View cukup besar dan dilalui dengan bus.

Rute ke Obelix Sea View bisa ditempuh dari pusat Kota Jogja. Dengan memulai perjalanan ke Jalan Matahari dan Jalan Cempaka, dengan waktu kurang lebih 1 jam.

Kemudian, masuk ke Jalan Affandi di Karang Gayam. Setelah itu, lanjutkan perjalanan dari Jalan Parangtritis menuju Jalan Paralayang di Watu Gajah.

Ikuti terus Jalan Paralayang sampai di lokasi Obelix Sea View, yang letaknya berada di kiri jalan.

Namun, dalam perjalanannya kita mungkin akan menemui beberapa tanjakan. Jadi, pastikan kendaraan yang dipakai sudah dalam kondisi bagus.

Fasilitas di Obelix Sea View

  • Shuttle car
  • Musala
  • Ruang VIP
  • Toko souvenir
  • Area parkir
  • Live music
  • Restoran bakery ala Perancis ‘Element Restaurant by Petit Paris’
  • Food plaza
  • Spot foto ‘The Nest’
  • Ayunan ‘The Swing’
  • Panggung terbuka amphitheatre (susunan mozaik)
  • Infinity pool.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Lagi Viral di Lumajang, Wisata Kebun Bunga Marigold yang Cantik Merona



Lumajang

Hamparan indahnya ribuan bunga marigold yang bermekaran akan menyambut pengunjung yang datang ke Lumajang. Penasaran dengan wisata yang lagi viral ini?

Tempat wisata ini berada di lahan pertanian Desa Kedungrejo, Rowokangkung, Lumajang. Bunga marigold yang cantik dijamin bisa menyejukkan mata pengunjung untuk sekadar melepas penat.

Indahnya bunga marigold bisa menjadi spot foto yang menarik untuk pengunjung mengabadikan momen. Bukan sebagai pemandangan semata, hamparan bunga marigold ini sebagai pengendalian beragam serangan hama ulat dan lainnya yang bisa merusak tanaman petani.


Wisata petik sayuran ini merupakan inovasi mengembangkan potensi pertanian yang subur dengan wisata bagi para pengunjung.

“Pengunjung yang datang bisa berbelanja sayuran segar, serta berwisata menikmati indahnya bunga marigold yang indah,” ujar PJ Bupati Lumajang Indah Wahyuni, Minggu (22/9/2024).

Di lahan seluas 2 hektar, pengunjung bisa memanen aneka sayuran seperti pakcoy, brokoli, bawang pre, cabai, kangkung, dan lainnya secara langsung. Pengunjung yang datang mengaku senang bisa berwisata petik sayuran di lahan pertanian.

“Untuk pemandangannya bagus dan menarik bagi para pengunjung yang datang. Selain itu, juga bisa berbelanja sayuran dengan harga yang lebih murah dibandingkan di pasar,” ujar salah satu pengunjung Firda.

Pengunjung juga bisa membawa pulang berbagai jenis sayuran yang dipanen dengan harga mulai Rp 4.000 hingga Rp 10.000 per kilogram tergantung jenis sayuran.

Untuk menikmati wisata petik sayuran, pengunjung dikenakan biaya parkir Rp 3.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

——-

Artikel ini telah naik di detikJatim.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Destinasi Rekreasi Hemat, Mendunia Berkat Dayung



Karawang

Situ Cipule, sebuah danau yang terletak di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menjadi salah satu destinasi wisata menarik dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau. Selain pesona alamnya yang menenangkan, danau itu memiliki nilai historis sebagai lokasi perlombaan ajang nasional dan internasional cabang olahraga dayung.

Salah satu pemilik warung dekat danau, yang biasa disapa Opung, menyebutkan bahwa Situ Cipule saat ini dikelola oleh Karang Taruna setempat. Adapun, kegiatan dayung dikoordinasikan oleh Rais, yang menjadikan aktivitas itu sebagai ekstrakurikuler pelajar.

“Iya, danau ini dikelola oleh Karang Taruna setempat. Pak Rais yang mengatur kegiatan dayung di sini,” ujar Opung kepada detikTravel, Kamis (28/11/2024).


Menurut Opung, warung-warung di sekitar Situ Cipule biasanya mulai buka pukul 08.00. Warung tersebut ramai oleh pengunjung terutama pada Minggu.

“Kalau hari biasa, sepi, paling ramai itu hari Minggu. Sabtu kadang-kadang saja ramainya,” kata dia.

Situ Cipulir, Karawang, JabarJalan menuju Situ Cipulir, Karawang, Jabar (Asti Azhari/detikcom)

Situ Cipule menyediakan fasilitas tiket masuk yang sangat terjangkau. Pengunjung dikenakan biaya masuk Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat, namun biaya parkir terpisah dengan tarif Rp 2.000.

“Kalau Sabtu dan Minggu biasanya ada penjaga di gerbang tiket, jadi lebih terorganisasi,” kata Opung.

Kegiatan olahraga dayung menjadi salah satu daya tarik utama Situ Cipule. Dengan sejarahnya sebagai lokasi perlombaan cabang olahraga dayung pada Porda Jabar serta sebagai venue dayung pada PON XIX/2026 Jawa Barat dan SEA Games XXVI/2011.

“Pak Rais sering mengelola kegiatan dayung di sini, terutama untuk pelajar yang menjadikan ini sebagai ekstrakurikuler,” kata Opung.

Situ Cipulir, Karawang, JabarSitu Cipulir, Karawang, Jabar (Asti Azhari/detikcom)

Pengunjung yang tertarik bahkan dapat menyaksikan latihan dayung. Selain aktivitas dayung, kawasan sekitar Situ Cipule juga didukung oleh keberadaan warung-warung milik warga lokal yang menjual makanan ringan dan minuman.

“Banyak warga Karawang yang buka warung di sini, jadi pengunjung bisa santai sambil menikmati pemandangan danau,” kata Opung.

Meski menawarkan keindahan dan fasilitas yang cukup memadai, Situ Cipule masih tergolong sepi pada hari-hari biasa. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola dan warga sekitar untuk terus menarik minat wisatawan. Dengan promosi dan pengelolaan yang lebih baik, Situ Cipule memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata andalan Karawang.

Bagi traveler yang mencari destinasi wisata murah meriah dengan suasana asri, Situ Cipule bisa menjadi pilihan menarik. Nikmati keindahan alam, suasana tenang, serta pengalaman melihat para pendayung di salah satu danau bersejarah di Indonesia.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Melepas Penat di Air Terjun Sikulikap



Karo

Jelang libur panjang akhir pekan alias long weekend, saatnya traveler melepaskan penat di pikiran dengan berkunjung ke air terjun Sikulikap.

Air terjun Sikulikap bisa jadi salah satu destinasi yang kamu kunjungi saat liburan long weekend. Suara air terjun yang jatuh dari ketinggian dapat menjadi cara untuk traveler melepas penat setelah lelah bekerja.

Berada di Kabupaten Karo, lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat kota Medan. Traveler hanya perlu menempuh perjalanan 90 menit untuk sampai ke lokasi ini.


Buat traveler yang datang dari arah Medan, pintu masuk air terjun Sikulikap berada tepat sebelum deretan penatapan yang ada di Desa Doulu, Kecamatan Sibolangit. Jalannya menurun, traveler perlu berhati-hati saat menuju lokasi wisata ini.

Di pintu masuk, kamu akan dikenakan biaya parkir yang sudah include dengan biaya masuk lokasi wisata. Terpampang di papan informasi, jika pengunjung menggunakan mobil maka akan dikenakan Rp 60 ribu dan traveler menggunakan sepeda motor dikenakan biaya parkir Rp 30 ribu.

Setelah memarkirkan kendaraan, traveler perlu berjalan kaki sekitar 10 menit ke lokasi air terjun Sikulikap. Jalannya yang akan ditempuh sudah dipasangi batako, jadi tidak sulit dilalui.

Meski begitu, traveler tetap perlu berhati-hati dan tetap menggunakan alas kaki yang sesuai agar tidak terpeleset. Selain itu, detikers juga harus berhati-hati dengan monyet liar yang berkeliaran di sekitar lokasi.

Setelah berwisata ke air terjun, kamu dapat bersantai di Elsierra Coffee. Kafe yang berada di wilayah Sikulikap ini menyajikan makanan dan minuman yang dapat kamu nikmati saat berkunjung ke sana.

Ketika malam hari di kafe ini, traveler akan mendengar beragam suara hewan seperti jangkrik dan monyet. Situasi ini terjadi karena lokasi kafe memang berada di tengah hutan.

Seorang pengunjung, Rere, mengungkap datang dari Medan ke lokasi itu untuk bersantai. Dia memilih ke Sikulikap karena lokasinya tidak jauh dari Kota Medan.

“Pas hari libur May Day ini kan, jadi ke sini dulu bersantai. Di sini juga nggak jauh kali dari Medan, jadi cocok untuk liburan mepet satu hari kayak gini,” ujar Rere.

Rere bercerita, di area ini dia selalu berkeliling terlebih dahulu sebelum akhirnya bersantai di kafe. Suasana kafe, menurut Rere, lebih dapat menikmati di malam hari.

“Kalau malam gini kita banyak dengar suara hewan, lebih enak untuk relaksasi,” sebutnya.

Hal yang selaras disampaikan pengunjung lainnya, Heru. Dia mengungkap, wisata ke Sikulikap dapat menjadi pilihan bagi warga Medan yang ingin berliburan.

“Ya nggak jauh, hemat biaya. Kemudian kalau kita udah di sini, kepikiran mau wisata yang lain juga banyak. Dari sini kan enggak jauh lagi dari Sidebu-debu dan beberapa tempat lain,” jelas Heru.

——–

Artikel ini telah naik di detikSumut.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Jembatan Juara Depok, Spot Ikonik Gratis di Danau Setu 7 Muara


Jakarta

Kota Depok terus berbenah dengan berbagai infrastruktur yang kini memberikan daya tarik tersendiri bagi warganya, salah satunya adalah Jembatan Juara. Jembatan gantung ini merupakan jembatan yang menghubungkan daerah Sawangan dan Bojongsari yang terbentang di atas Danau Setu 7 Muara.

Lokasi dan Keindahan Jembatan Juara

Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar)Jembatan Juara di Taman Alun-Alun dan Hutan Kota Depok (Albar) Foto: Rifkianto Nugroho

Pembangunan jembatan ini didasari oleh pemerataan infrastruktur di Kota Depok dan memberikan destinasi liburan bagi warga Depok dan sekitarnya. Diresmikan pada 20 September 2024, Jembatan Juara di buka untuk umum setiap hari Selasa-Minggu pukul 06.00-18.00 WIB.

Jembatan Juara berbobot 1,2 ton dengan panjang 168 meter dan lebar 1,6 meter. Jembatan ini bisa menampung sekitar 40-60 orang secara bersamaan. Pengunjung atau warga yang menyeberang jembatan tidak diperbolehkan berhenti terlalu lama di tengah jembatan.


Jembatan berwarna oranye tersebut didesain sebagai jembatan bagi pejalan kaki, sehingga kendaraan seperti sepeda atau motor dilarang melintasi jalur jembatan. Biasanya, jembatan ditutup saat cuaca mendung untuk menghindari risiko tersambar petir dan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Motor nggak boleh lewat, sepeda juga. Hanya orang saja, karena ada CCTV, pos pantau dan keamanan,” Ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Taman Hutan Raya (Tahura) Kota Depok, Lintang Yuniar Pratiwi.

Alun-alun dan Hutan Kota

Di salah satu sisi Jembatan Juara, terdapat alun-alun dan hutan kota yang dibangun pada tahun 2024. Alun-alun barat ini kemudian disebut warga setempat sebagai Albar. Kawasan Albar memiliki luas sebesar 2,1 hektar yang dibuat sebagai tempat berlibur bagi warga Depok.

Albar difasilitasi oleh jogging trek yang mengelilingi taman dengan pemandangan kolam dan sungai. Selain itu, Albar memiliki Taman Ruang Bermain Rumah Anak (RBRA) yang difasilitasi banyak permainan seperti: perosotan, jungkat-jungkit, dan ayunan.

Menariknya, Albar dilengkapi dengan kios-kios khusus UMKM. Lintang Yuniar mengungkap, kios-kios tersebut terdiri dari 12 unit dengan luas 3×3 meter yang diperuntukkan bagi 11 kecamatan.

Untuk masuk ke kawasan Albar pengunjung tidak dipungut biaya alias gratis, pengunjung cukup membayar biaya parkir sebesar Rp 3.000 saja. Albar buka setiap hari Selasa-Minggu pukul 06.00-18.00 WIB.

Danau Setu 7 Muara

Selain Albar dan hutan kota, Danau Setu 7 Muara menjadi ikon paling menarik perhatian di kawasan Jembatan Juara. Danau ini dikenal dengan keindahan alamnya yang memanjakan mata. Tak heran pengunjung yang melintasi jalur Jembatan Juara terpukau oleh keindahan Danau Setu 7 Muara.

Banyak warga sekitar yang menjadikan danau ini sebagai tempat bersantai, memancing, atau sekedar menikmati pemandangan matahari terbenam. Keberadaan Danau Setu 7 muara ini menjadi daya tarik di kawasan Bojongsari, apalagi bagi warga yang menyeberangi area Jembatan Juara.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Tempat Nongkrong Anti-mainstream di Jogja, Embung Langensari



Yogyakarta

Yogyakarta begitu identik dengan Malioboro, Prawirotaman atau Jakal (Jalan Kaliurang). Tapi Jogja juga punya tempat nongkrong anti-mainstream dan gratis!

Adalah Embung Langensari, sebuah waduk yang dibuat untuk menampung kelebihan air di saat hujan. Kawasan ini baru dibangun pada tahun 2015 dan dikembangkan sebagai tujuan wisata lokal pada tahun 2017.

Lokasinya ada di Jalan Kusbini, Klitren, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Embung ini buka 24 jam dan tidak tidak memungut biaya masuk alias gratis. Traveler hanya perlu membayar biaya parkir sebesar Rp 2.000 untuk kendaraan roda dua.


Saat malam hari, Embung Langensari tampak bercahaya dengan kelap-kelip lampu yang dipasang berwarna-warni. Dengan pohon-pohon rindang yang mengelilingi waduk, Embung Langensari tampak makin fotogenik.

Embung Langensari di YogyakartaEmbung Langensari di Yogyakarta Foto: (bonauli/detikcom)

Semakin malam, Embung Langensari semakin ramai. Ada banyak kedai makanan dengan model food truck di sana. Pengunjung dibuat nyaman dengan fasilitas kursi dan meja yang menghadap ke arah penampungan air.

Kalau mau lesehan juga bisa, ada lapangan yang cukup luas di area tengah. Pengunjung bisa bebas memilih sudut terbaik untuk nongkrong. Bahkan tak sedikit yang mengerjakan tugas di sini.

Kedai-kedai di Embung Langensari mulai buka saat sore hingga malam hari. Pengunjung bisa puas berwisata kuliner, ada berbagai macam jenis makanan yang dijual. Mulai dari burger, kopi, sampai street food viral. Harganya juga masih terbilang ramah di kantong.

Sebagai gambaran, segelas es teh jumbo dihargai Rp 4.000, makanan berat seperti mie mentai dimulai dari harga Rp 15.000, sampai burger viral mulai dari Rp 28.000.

Embung Langensari di YogyakartaEmbung Langensari di Yogyakarta Foto: (bonauli/detikcom)

Pusa (22), seorang mahasiswi yang baru pertama kali ke sini cukup senang ketika diajak main ke sini oleh teman-temannya. Dengan bekal lotion anti-nyamuk, ia langsung merasa betah untuk nongkrong.

“Ini tempatnya enak buat nongkrong bareng teman, banyak makanan, suasananya juga asyik. Walaupun enggak terlalu luas, lampu-lampu yang dipasang bikin foto estetik. Mau ke sini lagi nanti,”‘ ucapnya senang kepada detikTravel pada Sabtu (22/11/2025)

Sementara Yozar (24), sudah ke sini berulang kali. Ia merasa sangat nyaman nongkrong di sini sampai-sampai membawa gitar untuk berdendang bersama teman-teman.

“Tempatnya cozy, gerai makanan banyak. Ini kaya sunmori versi malam,” kata Yozar.

Embung Langensari di YogyakartaPengunjung Embung Langensari di Yogyakarta Foto: (bonauli/detikcom)

(bnl/ddn)



Sumber : travel.detik.com