Tag Archives: biaya tambahan

Pilih Mana Sewa Rumah Atau Apartemen? Ini Plus Minusnya


Jakarta

Tempat tinggal merupakan kebutuhan yang harus dimiliki setiap orang. Namun, kamu tidak harus langsung membeli properti karena ada opsi untuk menyewa hunian.

Baik berupa rumah tapak ataupun apartemen, kamu bisa memilih sesuai kebutuhan dan preferensi. Nah, saat memutuskan untuk menyewa hunian, kamu dihadapkan dengan beberapa pilihan properti, di antaranya rumah dan apartemen.

Meski keduanya menawarkan sistem sewa, ada beberapa perbedaan yang perlu kamu perhatikan agar tidak salah pilih. Berikut ini perbedaan antara menyewa rumah dan menyewa apartemen mulai dari fasilitas, harga, dan gaya hidup.


Perbedaan Sewa Rumah dan Apartemen

1. Konsep dan Gaya Hidup

Dari segi konsepnya, rumah dan apartemen tentu sangat berbeda. Rumah cenderung berlokasi di lingkungan pemukiman yang padat penduduk. Hal ini membuat kita lebih terhubung dengan masyarakat sekitar. Biasanya, mengharuskan kita untuk banyak berinteraksi dengan tetangga dan mengikuti berbagai kegiatan sosial di lingkungan tersebut.

Berbeda dengan rumah, apartemen adalah unit-unit dalam bangunan besar yang dapat dihuni oleh beberapa keluarga atau individu. Apartemen menawarkan privasi yang lebih tinggi dan lebih sedikit keterlibatan dengan tetangga, ibaratnya seperti tidak ada kultur yang mengikat. Jadi, buat kamu yang introvert, cocok banget untuk lebih pilih sewa apartemen daripada rumah

“Terus kalau yang punya jiwa introvert, itu boleh banget pilih apartemen. Buat orang-orang introvert atau yang memang nggak ingin bersosialisasi lebih baik pilih apartemen saja karena memang secara kultur memungkinkan untuk itu. Tidak bersosialisasi dengan komunitas masyarakat sekitarnya gitu,” ucap Andy Nugroho via telepon seluler beberapa waktu lalu.

2. Fasilitas dan Akses

Pertimbangan selanjutnya adalah dari segi fasilitas dan akses. Saat kita memutuskan untuk menyewa rumah, kita akan tinggal di pemukiman warga yang cenderung lebih jauh dari fasilitas umum jika dibandingkan dengan apartemen. Meskipun ada rumah sewa yang mewah, akses ke fasilitas umum tetap membutuhkan perjalanan lebih jauh, seperti ke minimarket, restoran, atau pusat perbelanjaan.

Sementara apartemen dilengkapi dengan fasilitas yang banyak. Biasanya sudah mencakup minimarket, restoran, atau layanan lainnya di lantai dasar atau dalam kompleks. Oleh karena itu, dari segi fasilitas dan akses, apartemen menyediakan akses yang lebih mudah dan nyaman untuk kebutuhan sehari-hari.

“Bahkan misalnya kita mau kontraknya rumah mewah sekalipun, kalau kita butuh ke minimarket kan perlu jalan kaki lumayan jauh atau mungkin ngeluarin motor atau mobil. Jadi memang kalau yang di apartemen yang dijual adalah fasilitas dan akses yang mudah ke mana-mana. Biasanya apartemen juga letaknya di daerah-daerah tengah kota ataupun keramaian,” ungkap Andy.

3. Harga atau Biaya yang Dikeluarkan

Dalam segi harga atau biayanya, biasanya menyewa rumah tapak cenderung lebih terjangkau daripada menyewa apartemen dengan fasilitas serupa. Bila kamu adalah orang yang sangat mempertimbangkan harga atau tidak memerlukan fasilitas tambahan yang banyak, menyewa rumah tapak akan lebih sesuai.

Di sisi lain, apartemen sering kali lebih mahal karena fasilitas dan lokasinya yang strategis di pusat kota atau daerah yang ramai. Lokasi yang strategis dapat memberikan akses yang lebih mudah ke berbagai fasilitas dan aktivitas kota, seperti pusat perbelanjaan, tempat hiburan, atau kantor-kantor bisnis penting.

Meskipun biaya sewa apartemen mungkin lebih tinggi, namun bagi sebagian orang, kenyamanan dan aksesibilitas yang ditawarkan sebanding dengan biaya tambahan tersebut.

Selain itu, aspek penting lainnya yang perlu dipertimbangkan adalah bahwa harga sewa dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti ukuran unit, fasilitas tambahan yang tersedia, dan kondisi pasar properti di daerah tersebut.

Itulah perbedaan antara menyewa rumah dan apartemen. Jadi yang mana lebih cocok buat kamu?

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini dalam Investasi Properti, Pokoknya Jangan!


Jakarta

Investasi properti bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk membangun kekayaan. Akan tetapi, banyak investor pemula yang terjebak dalam kesalahan yang bisa merugikan mereka.

Kamu harus berhati-hati dan waspada dalam berinvestasi guna meningkatkan atau memaksimalkan keuntungan. Jangan sampai kamu melakukan kesalahan yang justru merugikan. Berikut ini beberapa kesalahan dalam investasi properti yang harus dihindari.

Tidak Melakukan Riset Pasar yang Cukup

Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan investor adalah terburu-buru tanpa memahami kondisi pasar lokal. Dilansir dari peppervirtualassistant.com, banyak investor baru melakukan kesalahan umum yang dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan. Kamu harus memahami riset yang mendalam guna mendapat wawasan tentang tren harga dan permintaan sewa di area yang diinginkan.


Mengabaikan Biaya Tersembunyi

Banyak yang hanya mempertimbangkan harga beli tanpa menghitung biaya tambahan, seperti pajak dan biaya pemeliharaan. Memahami semua biaya terkait adalah kunci untuk perencanaan anggaran yang efektif.

Membeli Properti Tanpa Memperhitungkan Lokasi

Lokasi adalah faktor kunci dalam nilai properti. Pastikan kamu untuk memilih lokasi yang strategis dengan akses yang baik ke fasilitas umum dan transportasi.

Tidak Memeriksa Properti

Kamu perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum membeli properti. Memeriksa properti sangat penting untuk menghindari masalah besar di kemudian hari, serta libatkan profesional untuk menilai kondisi bangunan secara menyeluruh.

Tidak Memiliki Rencana Jangka Panjang

Tanpa rencana investasi yang jelas, keputusan yang impulsif dapat mengakibatkan kerugian. Tentukan tujuan investasi kamu dan buat rencana yang mencakup strategi serta lakukan evaluasi berkala.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Cara Pindah KPR ke Bank Lain: Syarat, Keuntungan, dan Biaya



Jakarta

Pindah KPR bisa dilakukan jika ingin melanjutkan KPR di bank yang berbeda. Seperti misalnya pidah dari KPR bank konvensional ke bank syariah, atau mungkin sebaliknya.

Ada beberapa syarat dan dokumen yang harus kamu penuhi dulu sebelum pindah KPR. Syarat untuk mengajukan pindah KPR sebenarnya tidak jauh berbeda dengan mengajukan KPR baru. Berikut ini daftarnya.

Syarat Pindah KPR

– Formulir pengajuan kredit
– Fotokopi KTP
– Fotokopi Kartu Keluarga
– Fotokopi Akta Nikah atau Cerai
– Pas foto terbaru pemohon dan pasangan apabila berstatus suami-istri
– Fotokopi slip gaji terakhir (khusus karyawan)
– Fotokopi Surat Keputusan pengangkatan pegawai tetap (khusus karyawan)
– Fotokopi buku tabungan atau rekening koran 3 bulan terakhir
– Fotokopi SPT PPh 21
– Fotokopi NPWP
– Fotokopi TDP, SITU, SIUP, serta akta pendirian usaha dan perubahannya (khusus wiraswasta)
– Fotokopi Surat Izin Praktik (khusus profesional)
– Fotokopi SHM/SHGB/ dan IMB


Cara Pengajuan Pindah KPR

Untuk mengajukan pindah KPR, Anda harus datang langsung ke banknya, baik bank asal dan bank yang akan digunakan untuk membayar cicilan ke depannya. Pada bank asal, kamu bisa mengajukan pemberhentian membayar KPR terlebih dahulu kepada pihak yang berwenang.

“Datang ke banknya bertemu dengan marketingnya yang mengurus soal KPR tersebut. Di bank a yang kita mau berhentikan, kita ajukan pemberhentian, biasanya mereka suka tanya alasannya apa. Kalau sudah selesai semua, istilahnya dicabut semua dan dipindahkan ke bank b, sama harus datang juga,” tuturnya.

Keuntungan Pindah KPR

Apabila kamu pindah KPR, ada beberapa keuntungannya juga lho! Beberapa di antaranya yaitu:

1. Lebih sesuai kebutuhan

Bisa saja ketika membayar KPR di bank asal tidak sesuai ekspektasi, di bank b bisa memenuhi ekspektasi. Misalnya, membayar KPR di bank asal, setelah 3 tahun bunga flat 9%, tahun berikutnya bunga floating sebesar 14%. Sementara di bank b bunga flat 10% hingga 9 tahun lamanya.

“Ketika membayar KPR di bank asal tidak sesuai ekspektasi, di bank b bisa memenuhi ekspektasi. Lebih sesuai dengan kebutuhan kita,” kata Andy.

2. Mendapat promo

Apabila pindah KPR, biasanya bank-bank akan memberikan berbagai promo. Misalnya suku bunga fixed yang rendah, ada cashback, atau proses yang lebih mudah.

“Biasanya iya (dapat promo) karena kan mereka berusaha untuk menggaet pasar terus kan, baik yang pasar baru maupun eksisting. Caranya, misal, Kompetitor nya suku bunganya sekian, oh saya kasih suku bunga lebih rendah, mungkin flatnya lebih lama,” tutur Andy.

3. Bisa menghemat biaya

Jika pindah KPR, kamu bisa menghemat biaya yang cukup besar. Bahkan, biaya yang dihemat bisa mencapai ratusan juta rupiah!

Kok bisa hemat hingga ratusan juta rupiah? Begini simulasinya.

Misalnya, Bapak A beli rumah seharga Rp 1.000.000.000 dan mengajukan KPR di bank B. Down Payment atau DPnya adalah 10% alias Rp 100.000.000, dan tenornya 20 tahun. Jadi, plafon KPRnya adalah Rp 900.000.000.

Di bank tersebut, bunganya adalah fixed alias tetap sebesar 3% untuk tahun pertama, dan selanjutnya floating 14%. Jadi, setahun pertama cicilannya adalah sebesar Rp 4.991.378 per bulan, namun masuk tahun kedua dan seterusnya cicilannya jadi Rp 10.884.016.

Setelah berjalan 4 tahun atau 48 bulan, bapak A ingin pindah KPR ke bank C. Adapun, sisa plafonnya saat ini adalah Rp 831.128.912.

Di bank C, bapak A akan dapat tenor 15 tahun, bunga fixed 6,75% selama 8 tahun pertama, lalu setelahnya akan floating di angka 14%. Maka di 8 tahun pertama ia mencicil di bank C, per bulannya dia membayar Rp 7.354.738.

Bila dihitung, seandainya bapak A tetap meneruskan KPR di bank B maka totalnya ia harus membayar Rp 2.089.731.061, sementara setelah pindah KPR ke bank C, total yang harus dibayarkan adalah Rp. 1.479.398.347. Jadi, ia berpotensi berhemat Rp 610.332.714.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Pindah KPR

Meski bisa hemat hingga ratusan juta, terdapat beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan terlebih dahulu sebelum pindah KPR. Hal itu karena pindah KPR tak semudah membalikkan telapak tangan. Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan sebelum pindah KPR.

1. Siapkan waktu dan tenaga untuk mengurusnya

Mengurus pindah KPR tentunya cukup menguras energi, terutama jika kamu sudah bekerja. Selain energi, dibutuhkan waktu untuk mengurus semua berkas pindah KPR. Sebab, mengurus pindah KPR bisa memakan waktu hingga 2 bulan lamanya.

“Sediakan tenaga yang lumayan artinya prosesnya kan butuh waktu, ketelitian, ada sekian banyak dokumen yang dilengkapi dan itu ada dua belah pihak yang minta dokumennya, terutama dari bank yang akan kita hentikan KPRnya kemudian kita pindahkan ke bank baru. Itu pasti masing-masing minta dokumen yang cukup banyak dan harus teliti untuk kita lengkapin,” ungkapnya kepada detikProperti.

2. Pastikan alasan pindah KPR sudah bulat

Hal tersebut perlu dilakukan karena mengurus pindah KPR membutuhkan waktu. tenaga, dan biaya. Tentunya kamu tidak ingin dong kalau setelah pindah KPR yang masih belum sesuai kebutuhan dan keinginanmu?

“Contohnya di bank a sekarang suku bunganya 10% di bank b cuma 9%, ya cuma beda 1% doang nggak terlalu banyak (bedanya) dan menurut saya nggak signifikan banget untuk kita mengeluarkan biaya, tenaga, waktu untuk mengurus itu semua,” paparnya.

“Pastikan penawaran yang dilakukan bank untuk take over ini memang buat kita signifikan menarik. Dan itu kembali lagi tergantung dari kebutuhan dan keinginan kita seperti apa,” tambahnya.

3. Siapkan biaya tambahan

Untuk mengurus pindah KPR diperlukan biaya tambahan. Salah satunya biaya untuk membayar penalti.

Biasanya, jika kita mengajukan pemberhentian pembayaran KPR di bank asal, akan dikenakan penalti. Adapun besarannya sekitar 1-3% dari pokok cicilan KPR.

“Biaya tambahannya itu untuk istilahnya memindahkan berkas dari bank a ke bank b. Kalau dari bank a (asal) kan mengenakan penalti lah ke kita konsumen karena ya perjanjiannya mungkin 15 tahun 20 tahun terus kemudian baru 5 tahun kita sudah, nah biasanya mereka mengenakan pinalti di situ, biaya tambahannya di situ,” terang Andy.

Itulah serba-serbi tentang pindah KPR yang harus kamu ketahui. Semoga bermanfaat ya!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Mau Bangun Rumah 2 Lantai Tipe 45 di Jakarta? Siapkan Dana Segini


Jakarta

Rumah dua lantai jadi salah satu pilihan terbaik untuk membangun hunian yang nyaman. Sebab, rumah ini memiliki ruang yang cukup besar sehingga tidak terasa sempit.

Jika detikers sudah berkeluarga dan memiliki anak, rumah dua lantai tipe 45 bisa menjadi pilihan menarik. Memang tidak sebesar tipe 54 atau 60, tapi setidaknya sudah cukup untuk menampung keluarga kamu dengan nyaman.

Tertarik untuk membangun rumah dua lantai tipe 45? Pastikan kamu sudah mengetahui estimasi biaya pembangunannya agar bisa menyiapkan dana yang cukup. Untuk lebih jelasnya, simak selengkapnya dalam artikel ini.


Estimasi Biaya Bangun Rumah 2 Lantai Tipe 45 di Jakarta 2025

Sebelum membangun rumah dua lantai tip 45, pastikan kamu telah menghitung biayanya terlebih dahulu. Untuk biayanya sendiri dihitung per meter persegi (m2).

Wildan selaku tim konstruksi dari Rebwild Construction mengatakan untuk membangun rumah dua lantai bisa menelan dana sekitar Rp 4,8-5 juta per m2. Harga tersebut berlaku untuk wilayah Jakarta, sedangkan untuk daerah lain kemungkinan harganya bisa berbeda.

Biaya tersebut sudah termasuk seluruh material konstruksi dalam membangun rumah, seperti pasir, semen, genteng, bata ringan (hebel), hingga cat dinding. Biaya tersebut juga meliputi upah tukang borongan di Jakarta.

Namun, harga tersebut masih bisa lebih murah tergantung dari material yang dipilih. Jika sang pemilik ingin material yang harganya terjangkau maka biaya yang dibutuhkan bisa lebih murah.

“Harga itu sudah include semua, cuma nggak bisa pakai model yang bagus gitu lho, jadi kaya plafon pakainya yang model flat, nggak yang drop ceiling. Terus keramik bukan yang asli punya, yang KW 1 lah, jadi semua distandarin aja,” kata Wildan saat dihubungi detikcom, Senin (30/6/2025).

Perlu diingat, biaya tersebut juga hanya untuk membangun rumah serta pemasangan material standar. Untuk instalasi listrik, pagar rumah, atau pemasangan kanopi akan dikenakan biaya tambahan lagi. Besar kecilnya dana yang dibutuhkan tergantung dari material serta ukurannya.

“Pokoknya dengan biaya tersebut sudah jadi (rumah). Cuma materialnya belum yang di-upgrade ke paling bagus gitu,” jelas Wildan.

Selain itu, kamu juga perlu menyiapkan dana darurat sekitar 10-15% dari total biaya bangun rumah. Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama Panggah Nuzhulrizki mengatakan langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan jika sewaktu-waktu membutuhkan biaya lebih saat membangun rumah.

Sebagai contoh, kamu akan membangun rumah sederhana dua lantai tipe 45 di Jakarta dengan kisaran biaya Rp 4,8 juta per m2. Maka estimasi biaya yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

  • Biaya konstruksi: 90 m2 x Rp 4.800.000 per m2 = Rp 432.000.000
  • Biaya instalasi listrik: Rp 1.000.000
  • Biaya darurat 15% saat membangun rumah: Rp 64.800.000

Setelah itu, kamu perlu menjumlahkan biaya konstruksi + biaya instalasi listrik + biaya darurat 15% = Rp 497.800.000.

Jadi, kamu perlu menyiapkan dana sekitar Rp 497 jutaan untuk membangun rumah dua lantai tipe 45 di Jakarta. Untuk menekan biaya, kamu bisa memilih material sederhana tapi punya kualitas yang baik.

Kembali diingatkan, rincian biaya di atas hanya merupakan estimasi sehingga dapat berbeda-beda. Selain itu, biaya tersebut tidak termasuk membeli tanah di Jakarta.

Demikian estimasi biaya bangun rumah dua lantai tipe 45 di Jakarta. Tertarik untuk membangunnya?

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Daftar Hotel Tarif Rp 3 Jutaan per Malam, Dapat Fasilitas Apa Saja?


Jakarta

Dengan tarif hotel Rp 3 juta per malam, tamu bisa memperoleh layanan bintang 5 yang bersifat private dan personal. Apa saja ya fasilitas yang bakal didapatkan para tamu yang menginap di kamar itu?

Hotel menyediakan berbagai fasilitas dan layanan bagi pengunjung sesuai keperluannya. Semakin kompleks kebutuhannya maka service yang tersedia juga makin lengkap yang dibuktikan dengan banyaknya bintang. Salah satu bintang paling tinggi dan umum dalam pelayanan hotel adalah bintang lima.

Tentunya semakin banyak jumlah bintang yang dimiliki hotel, berdampak pada tarif per malam. Apalagi untuk memenuhi standar bintang lima, hotel harus memenuhi syarat lokasi, jumlah kamar, dan layanan lengkap, personal, dan responsif 24 jam.


Hotel Tarif Rp 3 Jutaan per Malam di Jakarta

Tidak semua hotel bisa memenuhi syarat bintang lima dengan tarif per malam mencapai Rp 3 juta. Dikutip dari situs hotel terkait dan layanan traveling, berikut di antaranya

1. Hotel Indonesia Kempinski

situs Hotel Indonesia KempinskiHotel Indonesia Kempinski (dok. situs Hotel Indonesia Kempinski)
  • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,4 juta
  • Lokasi: Jl. MH Thamrin Nomor 1, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat
  • Fasilitas: resepsionis 24 jam, room service 24 jam, gym dan parkir gratis kecuali valet, serta mesin kopi di tiap kamar.

Kualitas layanan Hotel Indonesia Kempinski memang tak perlu diragukan, yang terbukti lewat hasil review di Google. Salah satunya dari akun ReHarD 79 yang sempat merasakan langsung service quality hotel ini. Akun tersebut tak segan menyebut staf hotel yang memberikan pelayanan luar biasa.

“Pelayanannya okey banget mulai dari penyambutan sampai panyajian. Penghormatan terhadap tamu luar biasa dari mba a*** dan mas j****. Dan tentunya semua staf hotel yang sangat luar biasa responsif dan cekatan,” ujarnya.

2. Mandarin Oriental Jakarta

hotelMandarin Oriental Jakarta (dok. mandarinoriental.com)
  • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,01 juta
  • Lokasi: Jl. MH Thamrin, Kecamatan Menteng, Jakarta
  • Fasilitas: resepsionis 24 jam, room service 24 jam, gym dan parkir gratis, dokter panggilan, dan pengawas kolam renang.

Layanan hotel yang tak jauh dari Bundaran HI, pusat perbelanjaan mewah Grand Indonesia, dan Plaza Indonesia ini selalu berkualitas. Dengan suasana full private, tamu bisa leluasa bersantai atau menyelesaikan pekerjaannya. Tamu dengan agenda tertentu juga bisa menuntaskannya tanpa halangan.

“Salah satu hotel bintang 5 di pusat Jakarta dengan akses mudah, pelayanan ramah, super nyaman dan aman. Sangat wajar dapat bintang lima dan banyak acara penting sering diadakan di hotel ini. Mantap sukses selalu,” tulis akun google Ahmad Kurniawan.

3. Grand Hyatt Jakarta

Kamar hotel Grand Hyatt JakartaKamar hotel Grand Hyatt Jakarta (dok. situs Grand Hyatt Jakarta)
  • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,98 juta
  • Lokasi: Jl. MH Thamrin Nomor Kavling 28-30, Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta
  • Fasilitas: resepsionis 24 jam, room service 24 jam, gratis gym dan mesin kopi, dapur plus lemari es di beberapa kamar, serta layanan parkir berbayar.

Grand Hyatt menyediakan kamar dan suite berkelas di hotel mewah dengan restoran, fasilitas kesehatan, dan kolam renang bergaya laguna. Sebagai hotel bintang 5, layanan yang tersedia lengkap dan sangat memuaskan para tamu.

“Dari zaman 30 tahun lalu sampai sekarang, baru sempet nulis review. Stafnya udah pasti super ramah dan profesional. Kamarnya model lama jadi vibenya vintage, tentu tetap suka desainnya. Hotelnya mewah, bedroom dan kamar mandinya bersih wangi,” tulis akun Harso dalam hasil reviewnya.

4. Fairmont Jakarta

Fairmont Hotel JakartaFairmont Hotel Jakarta (dok. Fairmont Jakarta)
  • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,39 juta
  • Lokasi: Jl. Asia Afrika Nomor 8, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta
  • Fasilitas: room service 24 jam, layanan concierge, dekat detinasi wisata utama Jakarta

Hotel mewah di pusat Jakarta ini berjarak 12 menit dengan berjalan kaki dari gerai belanja mewah di Plaza Senayan. Buat para tamu yang ingin piknik ke destinasi wisata utama Jakarta juga tak perlu khawatir, hotel mewah di kawasan bisnis ini berjarak 8 km dari Museum Nasional Indonesia.

“Buat yang cari pengalaman menginap mewah dan berkelas di Jakarta, Fairmont wajib dipertimbangkan. Beberapa kali nginep di sini, selalu terkesan dengan layanan serta fasilitasnya yang luar biasa. Proses check-in-nya cepat dan efisien, jadi kita bisa langsung menikmati kamar tanpa perlu nunggu lama,” tulis akun Yohana dalam reviewnya.

5. The St. Regis Jakarta

The St. Regis JakartaThe St. Regis Jakarta Foto: The St. Regis Jakarta
  • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,04 juta
  • Lokasi: Rajawali Place, Jl. HR Rasuna Said Kavling B/4, Setiabudi, Jakarta Selatan
  • Fasiltas: Parkir, layanan pribadi, dan antar jemput dengan biaya tambahan bergantung jarak

Kamar-kamar mewah khas bintang 5 tersedia lengkap dengan WiFi, TV, balkon, lampu gantung, kulkas mini, serta fasilitas pembuat teh dan kopi. Untuk kamar suite dilengkapi dapur dan ruang makan dengan layanan kamar tersedia 24 jam setiap hari. Pelayanan di hotel St. Regis tentu tak perlu diragukan kualitasnya.

“Overall puas dan senang bisa menginap di sini. Dimulai dari lobi yang megah serta proses check-in yang ramah dan cepat. Selanjutnya, kami diantar ke kamar bersama seorang butler dan ditawari minuman gratis dari restoran. Kamarnya bersih, klasik, sangat elegan dengan amenities lengkap. Kami dapet banyak handuk dan ada shaver juga, nggak nyesel pilih St. Regis,” kata akun Wicak Sono dalam reviewnya.

6. The Langham Jakarta

Hotel The Langham JakartaHotel The Langham Jakarta (dok. Femi Diah/detikcom)
  • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,69 juta
  • Lokasi: Sudirman Central Business District (SCBD) 8 Lot.28, Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
  • Fasilitas: gym, spa, room service dan resepsionis 24 jam, lemari es di beberapa kamar (suite)

Tamu yang pernah nginep di The Langham pastinya kangen bisa berkunjung lagi, salah satunya karena fasilitas gym arena dan indoor pool warm yang sangat diminati. Kamar bintang 5 The Langham menawarkan city view Jakarta dan lampunya yang bener-bener enak dilihat.

“Pengalaman paling menakjubkan menginap di sini dengan city view tiada duanya. Nginep di The Langham Jakarta bener-bener bikin betah. Lokasinya strategis di SCBD, kamar luas, mewah, plus ada bathtub samping jendela dengan view city lights yang cakep parah. Pelayanannya ramah semua sampai nawarin bantu fotoin aku,” tulis Damayanti dalam reviewnya.

7. JW Marriott Hotel Jakarta

Sailendra Restaurant di JW Marriot JakartaSailendra Restaurant di JW Marriot Jakarta (dok. JW Marriott Jakarta)
  • Tarif per malam: mulai Rp 3,7 juta dengan akses executive lounge
  • Lokasi: Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung Nomor 1&2 Kavling E 1.2, Kuningan, Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta
  • Fasilitas: sarapan gratis, parkir, layanan pribadi selama bertamu di JW Marriot

JW Marriott menawarkan kamar glamor berperabot mewah dilengkapi dengan WiFi gratis, TV layar datar, dan alat pembuat kopi. Beberapa kamar menawarkan city view dan akses ke lounge dengan sarapan gratis, camilan, dan minuman ringan. Suite memiliki tambahan ruang keluarga dan ruang makan terpisah dengan room service tersedia setiap saat.

“Pelayanannya ramah dan profesional sejak check-in hingga check-out. Kamar bersih, rapi, dan nyaman dengan fasilitas lengkap yaitu AC dingin, WiFi, dan tempat tidur sangat empuk.
Lokasinya juga strategis dan menu sarapannya enak plus beragam. Recommended banget lah pokoknya,” tulis akun Nurul Hanifah dalam reviewnya.

8. The Westin Jakarta

The Westin Jakarta dikenal sebagai hotel tertinggi di Indonesia dengan ketinggian mencapai 285,5 meter. Hotel memiliki 255 kamar dengan pemandangan kota indah.The Westin Jakarta (dok. The Westin Jakarta)
  • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,15 juta
  • Lokasi: Jl. HR Rasuna Said Kavling C-22 A, Jakarta
  • Fasilitas: city view, WiFi kenceng, dan layanan room service 24 jam

The Westin menyediakan jendela tinggi hingga langit-langit menghadap kota, dengan kamar berdesain modern. Tiap kamar dilengkapi dengan WiFi gratis, TV layar datar, pembuat kopi, serta pancuran bergaya siraman hujan dan dok iPod. Room service tersedia 24 jam siap dipanggil tiap saat.

Di The Westin tersedia pilihan bersantap meliputi restoran kontemporer, restoran, dan bar masakan perpaduan Jepang-Peru di atap. Para tamu juga bisa mengakses toko makanan dan lounge di lobi. Selain itu, ada pusat kebugaran 24 jam dan kolam renang indoor berpemanas di lantai 50.

9. Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel

Anigre RestaurantAnigre Restaurant di Sheraton Grand Jakarta (dok. Instagram @anigrejakarta)
  • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,13 juta dengan kamar lebih besar
  • Lokasi: Jl. Sultan Iskandar Muda, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
  • Fasilitas: kamar mewah dan bikin betah, room service 24 jam, internet kecepatan tinggi

Para tamu di Sheraton Grand bisa menikmati kamar mewah dengan dekorasi modern dan city view Jakarta. Di tiap kamar tersedia TV layar datar, meja, dan internet gratis berkecepatan tinggi. Layanan room service tersedia 24 jam sehingga bisa diakses setiap saat.

Pengunjung yang memilih suite punya tambahan ruang keluarga tergabung atau terpisah dengan kamar tidur. Tamu juga bisa mengakses klub, lounge pribadi, yang menyajikan sarapan dan minuman gratis.

10. The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan

The Ritz-Carlton Mega KuninganThe Ritz-Carlton Mega Kuningan (dok. Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
  • Tarif per malam: mulai dari Rp 3,67 juta
  • Lokasi: Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung Nomor 1 Kavling E, Kuningan, Mega Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta
  • Fasilitas: dekat kawasan bisnis strategis. lokasi private dengan tingkat keamanan tinggi, dilengkapi teknologi terkini, staf hotel ramah dan profesional

Hotel mewah ini terletak di kawasan bisnis Mega Kuningan yang ada di jantung Jakarta. Tamu akan menikmati kamar mewah dan hangat dengan jendela setinggi langit-langit, TV layar datar 55 inci, WiFi gratis, dan kulkas mini. Room service dan resepsionis siap 24 jam memenuhi kebutuhan para tamu.

Untuk kamar suite memiliki area tempat duduk dan kamar mandi marmer, dengan bak mandi whirlpool, serta pelayan pribadi 24 jam. Kamar jenis ini juga mendapat layanan limo gratis, serta akses ke lounge klub dengan sarapan, makanan ringan, dan koktail.

Dengan tarif menginap Rp 3 juta per malam, keamanan dan kenyamanan tamu tak perlu diragukan. Detikers yang ingin mencoba menginap di hotel bintang 5 ini bisa update lebih dulu, untuk memperoleh informasi tarif dan layanan terbaru.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com