Tag Archives: biaya

Hotel Gantung Purwakarta Apakah Masih Beroperasi? Ini Kabar Terbarunya


Jakarta

Hotel gantung Purwakarta adalah salah satu penginapan ekstrem yang pernah ada di dunia. Tetapi, hotel bernama Skylodge Padjadjaran Anyar itu sekarang tidak lagi beroperasi.

“Hotel gantung sudah lama tidak beroperasi,” demikian kata petugas layanan pusat informasi pengelola Gunung Parang melalui WhatsApp, Senin (12/8/2024).

Di media sosial, penginapan yang berlokasi di tebing Gunung Parang, Kampung Cisaga, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat masih sering diulas. Sebagai informasi, berikut penjelasan terkait hotel gantung Purwakarta.


Mengenal Hotel Gantung Purwakarta

Hotel gantung Purwakarta yang kini tak lagi beroperasi ini, dulu sempat disebut sebagai hotel tertinggi di dunia. Skylodge Padjadjaran Anyar berada di ketinggian 500 MDPL atau 400 meter di atas tanah.

Pengunjung yang dulu ingin ke hotel gantung Purwakarta harus memanjat tebing melalui pijakan-pijakan yang telah dibuat, kemudian meluncur menuju ke hotel. Pengunjung akan dipandu untuk memanjat tebing menggunakan pengaman.

Dikutip dari situs Pemkab Purwakarta, Gunung Parang adalah gunung batu andesit yang memiliki ketinggian 963 mdpl. Gunung ini merupakan gunung batu andesit tertinggi di Indonesia dan tertinggi kedua di Asia.

Dilihat dari video di channel YouTube CNN Indonesia berjudul Hotel Gantung Pertama di Indonesia yang diunggah 28 November 2017 dan channel Spotlite Trans 7 berjudul Sensasi Berlibur ke Hotel Gantung Tertinggi di Dunia di Gn Parang-Purwakarta diupload pada 29 Januari 2018, berikut fasilitas di hotel gantung Purwakarta:

  • Kamar berukuran 2,5 x 6 meter dan tinggi ruangan 2,4 meter.
  • Dinding kamar terbuat dari polikarbonat.
  • Tempat tidur
  • Pendingin ruangan
  • Toilet
  • Makanan dan minuman instan
  • Penerangan dan aliran listrik

Harga sewa hotel gantung Purwakarta saat itu adalah Rp 4 juta per malam. Hotel ini paling banyak digunakan untuk empat orang.

5 Penginapan Ekstrem di Dunia

Penginapan ekstrem, seperti hotel gantung Purwakarta, terdapat di beberapa negara lain di dunia. Dikutip dari situs Outside dan One World 365 berikut beberapa contohnya:

1. The SkyLodge Adventure Suites – Peru

Skylodge Adventure SuitesSkylodge Adventure Suites Foto: (Skylodge Adventure Suites/Facebook)

Salah satu hotel gantung yang juga terkenal di dunia adalah The SkyLodge Adventure Suites yang ada di Peru. Hotel ini berada menggantung di tebing setinggi sekitar 120 meter di atas tanah.

Kamar yang transparan membuat pengunjung bisa melihat pemandangan 360 derajat ke lembah yang mempesona di bawahnya. Jika beruntung, pengunjung bisa melihat burung kondor yang sedang mencari mangsa.

2. The Muraka di Conrad Maldives Rangali Island – Maladewa

The Muraka MaldivesThe Muraka Maldives Foto: (dok Conrad Hotels & Resorts)

Penginapan ekstrem selanjutnya adalah hotel di bawah air, yaitu The Muraka di Conrad Maldives Rangali Island di Maladewa. Kamarnya terdiri dari kabin dua tingkat. Pengunjung bisa melihat pemandangan bawah laut dengan sempurna. Siapkah kalian tidur bersama ikan?

3. The Deep Sleep Hotel – Wales

Hotel terdalam dunia di WalesHotel terdalam dunia di Wales Foto: go-below.co.uk

Jika kurang menantang, cobalah The Deep Sleep Hotel di Wales yang berada di 1.375 di bawah permukaan tanah. Hotel di dalam gua ini dikelola oleh perusahaan pemandu gua Inggris, Go Below. Sebelumnya, tempat ini dahulunya adalah tambang.

4. Manta Resort – Zanzibar

The Manta Resort's underwater room costs $1,700-a-night (£1,300) (THE MANTA RESORT via BBC)The Manta Resort’s underwater room costs $1,700-a-night (£1,300) (THE MANTA RESORT via BBC) Foto: THE MANTA RESORT via BBC

Manta Resort adalah hotel mengapung yang berjarak 250 meter dari pantai. Kamarnya terdiri dari 3 tingkat, kamar tidurnya berada di bawah air. Meski agak ekstrem, hotel ini memberikan fasilitas hotel bintang 5.

5. Attrap’Rêves Allauch – Prancis

Attrap’Reves di Allauch, Prancis adalah hotel bubble yang terkenal di dunia. Kamar-kamar di hotel ini yang tembus pandang dan pengunjung bisa melihat pemandangan hutan.

Di malam hari, pengunjung bisa melihat bintang-bintang sambil tiduran. Tetapi, jangan kaget kalau tiba-tiba muncul binatang liar atau penampakan lainnya.

Nah, itulah tadi informasi mengenai hotel gantung Purwakarta yang sekarang tidak lagi beroperasi. Detikers yang ingin menikmati hotel ekstrem bisa mempertimbangkan penginapan lain, dengan layanan seperti hotel gantung Purwakarta.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

Candi Prambanan Terletak di Mana? Ini Lokasi, Harga Tiket, dan Jam Bukanya


Jakarta

Prambanan merupakan kompleks candi terbesar di Jawa. Dibangun pada abad ke-9 masehi, candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah.

Arsitektur di kompleks candi begitu indah, sehingga menarik minat wisatawan berkunjung. Tak heran jika Prambanan menjadi salah satu candi terindah di Asia Tenggara. Lantas, di mana letak Candi Prambanan?

Candi Prambanan Terletak di Mana?

Kompleks Candi Prambanan berada di Dusun Karangasem, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah. Letaknya kurang lebih 17 km timur laut Yogyakarta. 50 km barat daya Surakarta, dan 120 km selatan Semarang, persisi di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.


Menurut laman Pemkab Sleman, Candi Prambanan memang berada di wilayah administrasi desa Bokoharjo, Sleman. Namun pintu masuk kompleks Candi Prambanan berada di wilayah administrasi desa Tlogo, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah.

Ada Apa Saja di Candi Prambanan?

Ada 3 halaman yang dibatasi pagar keliling. Menurut laman Dinas Kebudayaan DIY, berikut beberapa candi yang ada di halaman I (pusat):

1. Candi Siwa

Candi Siwa adalah candi terbesar di Kompleks Candi prambanan. Ukurannya 34 mx 34 m x 47m dan menghadap ke arah timur. Candi ini berada di tengah-tengah diapit oleh Candi Brahma dan Candi Wisnu. Pada candi ini terdapat relief yang menceritakan Ramayana, mulai dari samping kiri pintu masuk candi,

2. Candi Brahma

Candi Brahma berukuran lebih kecil dari Candi Siwa. Berada di selatan Candi Siwa ukurannya 20 mx 20 mx 37 m dan menghadap ke arah timur. Pada candi ini, terdapat pula pahatan relief candi Ramayana yang merupakan lanjutan dari Candi Siwa

3. Candi Wishnu

Candi Wishnu ada di sebelah utara Candi Siwa dengan ukuran yang sama dengan candi Brahma. Pada pagar langkan, ada relief Kresnayana yang bercerita tentang Krisna sebagai penjelmaan Dewa Wishnu.

4. Candi Nandi

Candi Nandi berada di depan Candi Siwa dengan arah hadap ke barat. Ukurannya 15 mx15 mx 25 m. Wisatawan bisa menemukan relief mengenai Dewa Surya dan Candra.

5. Candi Garuda (Candi A)

Candi A berada di depan Candi Wishnu. Ruangan candi kosong dan tidak ditemukan arca.

6. Candi Angsa (Candi B)

Candi B berada di depan Candi Brahma dan menghadap ke barat. Ukurannya 13 m x 13m x 22 m. Sama seperti candi A, di dalam ruangan tidak ditemukan arca apapun.

7. Cand Apit

Ada dua candi apit di Kompleks Candi Prambanan. Candi Apt pertama berdiri di sebelah utara dekat pintu masuk utara. Sementara, candi Apit kedua berada di selatan dekat pintu masuk sebelah selatan. Dilihat dari arsitekturnya, candi ini mempunyai bentuk yang sama dengan candi utama, namun ukurannya lebih kecil.

8. Candi Kelir

Terdapat empat candi kelir di yang ada di depan keempat pintu masuk menuju halaman utama Candi Prambanan. Candi ini mempunyai ruangan, namun tidak ada tangga masuk ke ruangan tersebut.

9. Candi Sudut

Seperti namanya, candi Sudut berada di sudut-sudu halaman utama Kompleks Candi Prambanan. Ada empat candi Sudut di kompleks ini. Sama seperti Candi Kelir, ada ruangan di candi ini, tapi tidak ada tangga menuju ke sanaa.

Pada halaman II terdapat 224 Candi Perwara dengan rincian, deret pertama 58, deret kedua 60, deret ketiga 52, dan deret keempat 44. Tidak semua candi dalam kondisi utuh. Sementara pada halaman III tidak ditemukan candi.

Harga Tiket Masuk Candi Prambanan

Harga tiket masuk Candi Prambanan terbagi menjadi reguler dan terusan. Wisatawan akan dikenai biaya tambahan jika ingin menyewa kendaraan untuk mengelilingi kompleks Candi. Mengutip laman Instagram Taman Wisata Candi Prambanan, berikut hargannya:

Tiket Reguler

Dewasa (>10 tahun) Rp 50.000
Anak-anak (3-10 tahun) Rp 25.000

Tiket Terusan Prambanan-Borobudur

Dewasa (>10 tahun) Rp 80.000
Anak-anak (3-10 tahun) Rp 40.000

Tiket Terusan Prambanan-Ratu Boko

Dewasa (>10 tahun) Rp 85.000
Anak-anak (3-10 tahun) Rp 40.000

Wisatawan bisa menjelajahi Kompleks Candi Prambanan dengan kendaraan yang bisa disewa. Berikut daftar harganya:

  • Sepeda Single/Double: Rp 20.000
  • Segway: Rp 20.000
  • Otoped: Rp 20.000-Rp 35.000
  • Sepeda Listrik: Rp 30.000
  • Tayo: Rp 20.000

Jam Buka Candi Prambanan

Ticket Counter Candi Prambanan dibuka setiap mulai pukul 6.30 – 17.00 WIB. Untuk hari Senin, kunjungan hanya bisa dilakukan di halaman II.

Itulah informasi mengenai letak Candi Prambanan, beserta macam-macam candi, harga tiket, dan jam operasionalnya. Jangan lupa untuk update informasi mengenai ketersediaan layanan terkait destinasi ini ya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Wisata Kali Odo Gedangan, Sungai yang Airnya Mengalir saat Kemarau


Kali Odo adalah destinasi wisata air yang punya keunikan. Ini adalah sebuah sungai yang airnya mengalir jernih dari sumber mata air.

Wisata Kali Odo menawarkan wisata alam dengan kesegaran air murni, yang berlokasi di Desa Gedangan, Semarang. Sebagai sumber air dan ekosistem alami, Sumber Mas Kali Odo juga kaya akan nilai budaya dan sejarah.

Daya Tarik Kali Odo

Dikutip dari situs Desa Gedangan, pasokan air bersih Kali Odo berasal dari sumber mata air bawah tanah.


Menariknya, air Kali Odo mengalir saat musim kemarau. Di musim hujan, justru airnya tidak mengalir.

Mata air tersebut juga bermanfaat untuk sarana persawahan dan air minum bagi warga masyarakat di beberapa desa selain Gedangan.

Desa Gedangan sendiri merupakan desa wisata, yang memiliki 2 jenis tanah garapan pertanian berupa perkebunan dan persawahan.

Di sebelah baratnya, terdapat sumber-sumber mata air yang dengan situs peninggalan sejarah berupa susunan batu bata kuno yang belum tergali.

Dilansir laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, air dari Sumber Mas Kali Odo juga dipakai untuk mengairi tak kurang dari 50 hektare sawah warga di 3 desa, yakni Desa Gedangan, Sraten, Rowosari.

Sungainya memang telah lama menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat sekitar. Selain itu, ada tradisi unik yang kerap dilakukan warga sekitar di sana yakni melakukan keceh atau berenang di aliran sungai.

Acara tersebut dikenal dengan tradisi sadranan, yang diisi dengan doa para tokoh agama. Tujuan tradisi ini yaitu sebagai bentuk mensyukuri anugerah Tuhan Yang Maha Esa, yang telah mengalirkan air alami dari Sumber Mas Kali Odo.

Setiap memasuki musim kemarau warga dusun menggelar selamatan, dengan menghidangkan puluhan nasi tumpeng. Saat musim kemarau, air mulai keluar dari mata air di hulu sungai.

Alamat Kali Odo

Wisata Kali Odo berlokasi di Desa Gedangan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.

Harga Tiket Masuk Kali Odo 2024

Harga tiket masuk ke Sumber Mas Kali Odo berkisar Rp 5.000 per orang. Jika pengunjung ingin menyewa pelampung, biaya tambahannya juga hanya Rp 5.000 saja.

Jam Buka Kali Odo

Wisata Kali Odo buka setiap hari dari jam 07.00-18.00 WIB.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Harga Tiket, Jam Buka, Rute, hingga Pesonanya


Obelix Sea View adalah destinasi wisata Jogja yang menawarkan pengalaman menakjubkan dengan pemandangan laut yang menakjubkan. Letaknya ada di dataran tinggi dengan panorama birunya samudra.

Dengan suasana yang bagus dan fasilitas yang memadai, Obelix Sea View menjadi tempat yang cocok untuk liburan, bersantai, hingga menikmati matahari terbenam.

Pesona Obelix Sea View Jogja

Lokasinya yang berada di atas tebing membuat Obelix Sea View daya tarik tersendiri, sehingga diklaim The Twilight Paradise atau surganya senja. Wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan pantai selatan dan alam Jogja yang indah.


Obelix Sea ViewObelix Sea View. (dok. Instagram @obelixseaview)

Jika kamu berkunjung ke Obelix SeaView di malam hari, kamu akan melihat view lampu warna-warni di sana.

Keindahan malam dengan lampu-lampu di Obelix Sea View.Keindahan malam dengan gemerlap lampu-lampu di Obelix Sea View. (dok. Instagram @obelixseaview)

Selain dengan view pantai selatan dan sunsetnya, pengunjung juga bisa menikmati hidangan makanan dengan hiburan DJ Performance hingga pertunjukan tari.

Spot Foto Aesthetic di Obelix Sea View:

  • The bridge
  • Goa Purba
  • Pool deck
  • Mozaik amphitheater
  • Kampung Maroko
  • The sky deck
  • Cactus land
  • The stairs
  • Puncak Del Luna
  • Taman bougenville

Harga Tiket Masuk Obelix Sea View 2024

Dilihat dari akun Instagram resminya @obelixseaview (19/08/2024), harga tiket masuk Obelix Sea View adalah Rp 30.000 untuk weekday, dan Rp 40.000 di weekend per tiket.

Selain itu, pengunjung juga perlu membayar biaya parkir kendaraan sebesar Rp 2.000 untuk motor, dan Rp 5.000 untuk mobil.

Harga Tiket Fasilitas Berbayar

Ada berbagai fasilitas berbayar yang dinikmati pengunjung seperti spot foto ‘The Nest’, ayunan ‘The Swing’, dan Infinity pool dengan harga berikut:

  • The Nest: Rp 20.000
  • Single Swing: Rp 30.000
  • Couple Swing: Rp 50.000
  • Infinity Pool: Rp 30.000

Jam Operasional

Obelix Sea View buka setiap hari, dengan jam buka sebagai berikut.

  • Senin-Jumat: 09.00-21.00 WIB.
  • Sabtu, Minggu, & Libur Nasional: 08.00-22.00 WIB.

Alamat dan Rute ke Obelix Sea View

Obelix Sea View Jogja berada di Area Hutan Giricahyo Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lokasinya ada di Jogja bagian timur. Tapi jangan khawatir, karena jalan akses menuju ke Obelix Sea View cukup besar dan dilalui dengan bus.

Rute ke Obelix Sea View bisa ditempuh dari pusat Kota Jogja. Dengan memulai perjalanan ke Jalan Matahari dan Jalan Cempaka, dengan waktu kurang lebih 1 jam.

Kemudian, masuk ke Jalan Affandi di Karang Gayam. Setelah itu, lanjutkan perjalanan dari Jalan Parangtritis menuju Jalan Paralayang di Watu Gajah.

Ikuti terus Jalan Paralayang sampai di lokasi Obelix Sea View, yang letaknya berada di kiri jalan.

Namun, dalam perjalanannya kita mungkin akan menemui beberapa tanjakan. Jadi, pastikan kendaraan yang dipakai sudah dalam kondisi bagus.

Fasilitas di Obelix Sea View

  • Shuttle car
  • Musala
  • Ruang VIP
  • Toko souvenir
  • Area parkir
  • Live music
  • Restoran bakery ala Perancis ‘Element Restaurant by Petit Paris’
  • Food plaza
  • Spot foto ‘The Nest’
  • Ayunan ‘The Swing’
  • Panggung terbuka amphitheatre (susunan mozaik)
  • Infinity pool.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

View Buperta Cibubur, Ada Danau untuk Spot Foto Ciamik


Jakarta

Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Wiladatika, Cibubur, tak hanya menjadi tempat camping yang sejuk dan menyenangkan. Area hijau ini juga menawarkan banyak spot foto menarik.

Dengan semua fasilitas ini, Buperta Cibubur bisa menjadi alternatif tempat wisata bersama teman dan keluarga. Sebagai informasi, saat ini Buperta Cibubur berada di bawah naungan Kwarnas dan bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat hingga Angkatan Udara.

View Buperta Cibubur

Buperta Cibubur punya beberapa view yang cantik untuk sekedar healing sejenak. Ada danau, area hijau, dan hutan pinus yang teduh.


1. Danau

Danau bupertaDanau buperta Foto: (Google street view)

Wisatawan yang masuk ke kawasan Buperta Cibubur akan menemukan area danau. Sambil bersantai, wisatawan dapat duduk-duduk melihat pemandangan danau yang menenangkan. Danau Buperta Cibubur kerap disebut sebagai Danau Jambore atau Situ Baru.

2. Area Hijau

Buperta CibuburBuperta Cibubur Foto: (Buperta Cibubur/instagram)

Buperta menawarkan kawasan yang memiliki banyak pepohonan yang tinggi. Sehingga pemandangan hijaunya rumput dan pepohonan ini bisa memanjakan mata.

Pada pagi hari, kawasan Buperta Cibubur biasa digunakan untuk jogging. Jadi, aktivitas jogging tentu akan semakin asyik ditemani pemandangan hijau.

3. Hutan Pinus

Buperta CibuburBuperta Cibubur Foto: (Buperta Cibubur/instagram)

Menurut journal IPB, Buperta Cibubur juga mempunyai kawasan hutan pinus. Sehingga, kamu bisa menikmati pemandangan pepohonan pinus sambil menikmati suasananya yang sejuk.

Fasilitas Buperta Cibubur

Untuk kegiatan kepramukaan atau gathering, Buperta Cibubur menyediakan fasilitas penyewaan kamar, aula, perlengkapan kemah, serta kawasan olahraga. Berikut informasinya.

1. Kamar/Wisma

Bumi Perkemahan Cibubur mempunyai beberapa kamar atau wisma untuk disewakan. Dilengkapi dengan AC, kamarnya mempunyai 2-8 tempat tidur. Harganya mulai dari Rp 400.000

2. Aula

Terdapat 11 aula untuk melaksanakan kegiatan kepramukaan, ada yang ber AC dan non AC. Kapasitasnya mencakup 60-100 orang, tergantung jenis aula yang dipilih. Harganya mulai dari Rp 2.000.000.

3. Perlengkapan Kemah

Selain menyewakan tempat, Buperta Cibubur juga menawarkan perlengkapan kemah. Ada pendopo dengan kapasitas 100 orang, pondok pembina, kayu bakar, meja lapangan tiang bendera, sound system, stop kontan, hingga alat penerangan.

Untuk tendanya, tersedia berbagai ukuran dan jenis. Mulai dari tenda plampang, carnavil 3mx5m, carnavil 5mx5m, cafe, dome, sampai yang berukuran besar dengan kapasitas 30 orang. Harga tenda besarnya yaitu Rp 420.000.

4. Kawasan Olahraga

Buperta Cibubur juga menyediakan fasilitas kawasan olahraga yang bisa disewa. Ada lapangan utama, lapangan sultan, lapangan parkir graha, dan jalan protokol. Biaya penyewaannya mulai dari Rp 600.000.

Lokasi Buperta Cibubur

Buperta Cibubur berlokasi di Jalan Pakuan No.5, Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur. Waktu tempuhnya sekitar 25 menit dari Jakarta.

Harga Tiket Buperta Cibubur

Sebelum datang ke Buperta Cibubur, ketahui harga tiketnya, mulai dari perorangan, parkir, dan sewa lokasi. Berikut daftar harga tiket Buperta Cibubur 2024 berdasarkan price list yang dibagikan admin instagram Buperta Cibubur:

Harga Tiket Masuk

  • Pramuka: Rp 5.000
  • Umum: Rp. 10.000
  • Olahraga (Sabtu-Minggu hingga pukul 08.00 WIB): Rp 5.000

Parkir:

  • Mobil: Rp 15.000
  • Motor: Rp 10.000
  • Bus/Truk: Rp 20.000
  • Sepeda: Rp 5.000

Sewa Lokasi

  • Umum per orang/hari: Rp 15.000, hari kedua dan seterusnya: Rp 10.000
  • Pelajar/Pramuka per orang/hari: Rp 10.000, hari kedua dan seterusnya: Rp 8.000

Jam Operasional

Setelah mengetahui fasilitas, harga tiket masuk, dan lokasinya, ketahui juga jam operasional Buperta Cibubur. Berikut ketentuan jam operasional Buperta Cibubur:

  • Kunjungan/kegiatan sehari: Mulai pukul 08.00-17.00 WIB
  • Penyewaan kamar: Check in pukul 12.00 WIB, check out pukul 13.00 WIB
  • Penyewaan aula: Check in pukul 08.00, check out pukul 17.00 WIB.

Itulah beberapa informasi mengenai Buperta Cibubur. Bagi kamu yang mau mengunjungi tempat ini, baik sekedar datang ataupun berkemah, jangan lupa update terlebih dahulu harga tiket dan jam operasionalnya. Kamu bisa menghubungi 081939302477 untuk info lebih lanjut.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Ranu Regulo Masih Tutup, Ini 3 Alternatif Tempat Camping di Dieng


Jakarta

Ranu Regulo merupakan salah satu objek wisata di Dieng yang ramai dikunjungi wisatawan. Di tempat ini, detikers dapat menikmati pemandangan alam sambil berkemah di tepi danau.

Sayangnya, Ranu Regulo masih ditutup untuk umum. Dalam catatan detikTravel, Ranu Regulo telah ditutup untuk umum sejak 5 Februari 2024.

Kabarnya penutupan ini hanya bersifat sementara sampai ada pemberitahuan berikutnya. Namun hingga sekarang belum ada informasi lebih lanjut apakah Ranu Regulo sudah dibuka atau belum.


Hal ini tentu membuat kecewa sejumlah pengunjung yang ingin datang ke Ranu Regulo, terutama bagi mereka yang mau berkemah di tepi danau. Tapi jangan khawatir, sebab masih ada tempat camping di sekitar Dieng yang tak kalah keren dari Ranu Regulo.

Penasaran, apa saja tempat camping di Dieng sebagai alternatif Ranu Regulo tutup? Simak ulasannya dalam artikel ini.

Camping Ground di Dieng

Ada sejumlah tempat wisata di Dieng yang bisa menjadi pilihan alternatif ketika Ranu Regulo masih ditutup untuk umum. Mengutip dari berbagai sumber, berikut daftar camping ground di Dieng.

1. Puncak Gunung Prau

Gunung PrauFoto: (Uje Hartono/detikcom)

Spot camping yang pertama ada di puncak Gunung Prau. Untuk bisa sampai ke puncak, tentu detikers harus mendaki gunung terlebih dahulu dari basecamp. Namun jangan khawatir, Gunung Prau merupakan salah satu gunung yang ramah bagi pendaki pemula.

Setibanya di atas puncak, travelers dapat mendirikan tenda dan berkemah semalaman. Menjelang pagi hari, kamu bisa menikmati detik-detik matahari terbit yang begitu indah. Ketika cuaca sedang cerah, travelers akan disuguhkan oleh pemandangan alam yang menakjubkan.

Setidaknya ada enam basecamp pendakian di Gunung Prau yang bisa dipilih. Namun, salah satu yang jadi favorit adalah basecamp via Patak Banteng.

Basecamp ini terletak di Jalan Dieng Km 24, Desa Patak Banteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Alasan kenapa basecamp ini jadi favorit para pendaki karena rute pendakiannya lebih singkat daripada melalui jalur lain.

Selain itu, jalur pendakian via Patak Banteng lebih dekat dengan puncak Gunung Prau, yakni hanya sekitar 4 kilometer. Kira-kira butuh waktu sekitar 2-3 jam pendakian dari basecamp Patak Banteng menuju puncak Gunung Prau.

Mengutip akun Instagram @patakbanteng, setiap pengunjung yang ingin mendaki ke puncak Gunung Prau melalui basecamp Patak Banteng dikenakan tiket masuk sebesar Rp 15.000 per orang. Jangan khawatir soal persediaan makanan dan minuman karena ada banyak warung di sekitar basecamp.

2. Bukit Sikunir

Bukit di Wonosobo, DiengFoto: (ahmadsabani18/d’Traveler)

Jika puncak Gunung Prau dirasa terlalu berat untuk didaki, travelers dapat memilih berkemah di Bukit Sikunir. Tempat camping yang satu ini juga menawarkan pemandangan keren, lho.

Cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang, travelers sudah bisa mendaki ke puncak Bukit Sikunir. Waktu pendakiannya juga lebih singkat daripada ke puncak Gunung Prau, yakni sekitar 40-60 menit saja.

Dilansir situs Badan Otorita Borobudur Kemenparekraf, daya tarik utama dari Bukit Sindur adalah pemandangan golden sunrise yang begitu indah. Pastikan kamu datang saat cuaca sedang cerah agar bisa menikmati detik-detik matahari terbit.

3. Embung Kledung

Embung KledungFoto: (Abdullah Hanif Ariq/d’traveler)

Tempat camping ground lainnya di sekitar Dieng adalah Embung Kledung. Lokasinya berada di antara Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro, jadi sudah pasti udaranya dingin dan segar.

Yang menarik, pihak pengelola objek wisata Embung Kledung telah menyediakan paket camping untuk para pengunjung. Mengutip akun Instagram @wisata_embung_kledung, berikut rincian paket dan harganya:

a. Paket 2 orang (Rp 150.000/orang)

Fasilitas yang didapat yakni tenda kap 4, lalu 2 sleeping bag, 2 matras, dan lampu senter.

b. Paket 3 orang (Rp 190.000/orang)

Paket ini menyediakan fasilitas tenda kap 4, lalu 3 sleeping bag, 3 matras, dan lampu senter.

c. Paket 4 orang (Rp 220.000/orang)

Pengunjung akan mendapatkan tenda kap 4, kemudian 4 sleeping bag, 4 matras, dan lampu senter.

Oh ya, harga di atas belum termasuk tiket masuk ke Embung Kledung. Setiap pengunjung yang berkemah dikenakan tiket masuk sebesar Rp 15.000 per orang. Sementara untuk pengunjung yang hanya ingin berwisata di Embung Kledung dikenakan biaya masuk sebesar Rp 7.000 per orang.

Selama berkemah di Embung Kledung, travelers dapat melakukan sejumlah aktivitas menarik lainnya seperti bersantai di tepi waduk, memberi makan ikan, hingga menikmati sunrise dengan pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang begitu menakjubkan.

Selain itu, ada juga sejumlah spot foto Instagramable yang estetik, mulai dari ayunan dengan latar belakang gunung dan danau, hammock, tangga pelangi, tanaman rambat, hingga perkebunan hortikultura. Fasilitas yang tersedia juga lengkap, seperti toilet, musholla, hingga warung.

Itu dia tiga tempat alternatif camping di Dieng selain Ranu Regulo yang masih ditutup untuk umum. Semoga artikel ini dapat membantu travelers yang ingin camping di Dieng.

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Taman Wisata Lebah Jakarta Timur



Jakarta

Taman Wisata Lebah di Jakarta Timur menawarkan pengalaman edukasi tentang budidaya lebah dan madu. Nikmati suasana asri dan berbagai jenis madu yang unik.

Taman Wisata Lebah memiliki area cukup luas, mencapai sekitar lima hektar. Di tempat ini suasananya begitu asri dengan area hijau terbuka dengan banyaknya pepohonan.

Sesuai dengan nama tempatnya, Taman Wisata Lebah merupakan area wisata edukasi terkait budidaya lebah, madu, dan olahan lainnya.


Untuk dapat masuk ke area ini dikenakan tarif per orangnya sekitar Rp 40.000 untuk di hari biasa dan jika datang pada weekend dikenakan biaya sebesar Rp 50.000 per orang.

Taman Wisata Lebah di Jakarta TimurTaman Wisata Lebah di Jakarta Timur (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

detikTravel pun mencoba pengalaman baru wisata edukasi tentang lebah itu pada Kamis (22/8/2024). Bersama pemandu bernama Rudi detikTravel pun diajak berkeliling taman dan melihat dua jenis lebah budidaya yang ada di taman ini yakni lebah Trigona dan Apis Mellifera.

Menurut Rudi kedua jenis lebih terus memiliki beberapa perbedaan seperti secara ukuran lebah trigona lebih kecil daripada lebah mellifera. Selain itu lebih trigona juga tidak memiliki sengat, sementara lebih mellifera menyengat.

Dan madu paling banyak di jual di taman ini berasal dari mellifera yang memiliki beragam jenis madu. Ragam jenis madu dan rasa sesuai dari nektar bunga mana yang lebah itu hisap, ada dari pohon kelengkeng, rambutan, hingga kapuk.

“Misalkan ternak di perkebunan mahoni nah itu madunya terpengaruh agak sedikit ada rasa-rasa pahitnya, terpengaruh sama nektar bunganya. Misalkan kita ternak lebah di kebun kelengkeng pun dia (madu) manisnya itu lebih manis dibanding nektar bunga lain,” ujar Rudi sambil berkeliling.

Taman Wisata Lebah ini merupakan taman edukasi dari produk Madu Pramuka, taman yang berdiri sejak 2013 ini memang fokus untuk memberikan informasi tentang lebah budidaya. Dan Rudi juga mengatakan banyak pembeli Madu Pramuka itu penasaran bagaimana proses dari madu yang mereka beli.

“Kan orang suka banyak yang penasaran ‘pengen tahu dong lebah yang dipakai Madu Pramuka tuh lebah apa’ nah itu pakai lebah mellifera,” ujarnya.

Taman Wisata Lebah di Jakarta TimurTaman Wisata Lebah di Jakarta Timur (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Lebih lengkap, Kepala Taman Wisata Lebah, Indra Gunawan, menerangkan sistem mengangon lebah yang pihaknya lakukan untuk produksi Madu Pramuka. Di mana lebah-lebah nantinya akan di bawa ke kebun buah yang sedang berbunga.

“Jadi kita sebenarnya bekerja sama dengan si pemilik kebun, mereka mendapat manfaat bunganya dipolinasi oleh si lebah sehingga hasil buahnya makin banyak. Sementara kita mendapatkan madunya, selain itu juga mereka mendapatkan biaya sewa juga proses pembuatan madunya juga jadi tahu,” kata Indra.

Taman Wisata Lebah di Cibubur, Jakarta timur ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Terdapat beberapa area di Taman Wisata Lebah ini, mulai dari area budidaya lebah madu, area wahana permainan anak, taman bunga pakan lebah hingga ruang edukasi.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Mampir ke Semesta Gallery, Melihat Karya Seni Sekaligus Spot Foto Estetik



Jakarta

Di Lebak Bulus, Jakarta Selatan ada salah satu ruang pamer seni bernama Semesta Gallery. Tak hanya menyuguhkan karya seni, tempat ini juga punya spot foto estetik.

Tak dipungkiri lagi, zaman sekarang ini media sosial begitu bervariasi, sehingga banyak medium untuk menyalurkan minat. Belum lagi bagi yang senang berfoto, tempat-tempat estetik pasti jadi tujuannya.

Berawal dari media sosial pula, detikTravel berkunjung ke galeri seni tersebut, Selasa (3/9/2024). Di bawah terik matahari, Semesta Gallery ini menyuguhkan suasana yang nyaman nan sejuk karena di sekelilingnya terdapat banyak pepohonan.


Kawasan ini juga cukup luas sehingga pengunjung banyak mengeksplor area-area sekitar Semesta Gallery ini untuk dijadikan latar belakang foto mereka. Shanaz berkunjung ke tempat ini memang sedang mencari ketenangan, sekaligus mencari nyaman secara pandangan matanya.

“Ke sini sih buat nyari suasana tenang aja karena kan tempat enak juga buat healing gitu, terus di sini kan ada galeri seninya jadi sekalian aja liat-liat. Di sini juga tempatnya enak banyak pohon, udaranya juga sejuk jadi enak banget,” ucapnya kepada detikTravel.

Semesta's GallerySemesta Gallery Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Di sela-sela aktivitasnya sebagai mahasiswa, ia sudah beberapa kali datang ke Semesta Galery ini hanya untuk sekadar melepas penat. Tak seperti kebanyakan yang datang ke sini bersama teman atau pasangan, Shanaz datang hanya seorang diri.

“Iya ke sini sendirian aja karena ya memang buat nyari ketenangan aja, kadang juga ke sini bareng teman kalau lagi pengen rame-rame,” ujarnya.

Semesta Gallery ini berada di Jalan Taman Sari No.77, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Saat berkunjung ke Semesta Gallery kebetulan sedang berlangsung pameran seni karya-karya Ria Pasaman yang merupakan ibu dari pemilik galeri ini yakni Andra Semesta.

Tak cuma terdapat galeri seni saja, bagi pengunjung yang lapar di Semesta Gallery juga terdapat cafe yang hidangannya bisa dinikmati oleh para pengunjung.

Semesta Gallery ini buka setiap hari Selasa hingga Minggu mulai dari jam 10.00 hingga 17.00 WIB untuk Selasa sampai Kamis

Untuk Jumat hingga Minggu, Semesta Gallery ini buka dari pukul 09.00 hingg 18.00 WIB. Tidak ada pungutan biaya untuk pengunjung yang ingin datang ke tempat ini.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Panduan Perjalanan dari Jakarta ke Ciwidey Naik Kereta Api dan Biayanya


Jakarta

Ciwidey memiliki sejumlah objek wisata yang menarik dikunjungi. Buat warga Jakarta yang pengin ke sana tapi nggak mau capek-capek mengemudi atau berkendara sendiri, kalian bisa naik transportasi umum.

Dalam artikel ini akan kita ulas panduan dari Jakarta ke Ciwidey naik kereta api. Tentunya, kereta api hanya mengantarkan hingga stasiun terdekat yang dilanjutkan dengan transportasi umum menuju Ciwidey.

Rute dari Jakarta ke Ciwidey Naik Kereta

Berikut ini rute perjalanan dari Jakarta ke Ciwidey naik kereta api yang berlanjut dengan alat transportasi lainnya, lengkap dengan perkiraan biayanya.


1. Naik Kereta ke Bandung

Yang pertama, traveler bisa naik kereta yang memiliki beberapa pilihan. Kalian bisa naik dari Stasiun Gambir dan turun ke Stasiun Bandung, atau naik dari Stasiun Pasar Senen dan turun di Stasiun Kiaracondong. Waktu tempuhnya sekitar 2,5 jam.

Disarankan untuk turun di Stasiun Bandung, karena jaraknya lebih dekat menuju ke titik selanjutnya. Namun jika turun di Stasiun Kiaracondong, selisihnya juga tak terlalu jauh.

Berikut ini beberapa pilihan kereta api Jakarta-Bandung, lengkap dengan kisaran harga tiketnya, yang dilansir dari situs KAI:

a. Cikuray (Ekonomi)

Rute: Stasiun Gambir-Stasiun Bandung-Stasiun Kiaracondong
Harga tiket: Rp 45 ribu

b. Serayu (Ekonomi)

Rute: Stasiun Pasar Senen-Stasiun Kiaracondong (tidak berhenti di Stasiun Bandung)
Harga tiket: Rp 63 ribu

c. Papandayan (Ekonomi & Eksekutif)

Rute: Stasiun Gambir-Stasiun Bandung
Harga tiket: Rp 120 ribu-Rp 200 ribu

d. Papandayan Panoramic (Eksekutif)

Rute: Stasiun Gambir-Stasiun Bandung
Harga tiket: Rp 425 ribu

e. Argo Parahyangan (Ekonomi & Eksekutif)

Rute: Stasiun Gambir-Stasiun Bandung
Harga tiket: Rp 120 ribu-Rp 200 ribu

f. Argo Parahyangan Luxury (Eksekutif)

Rute: Stasiun Gambir-Stasiun Bandung
Harga tiket: Rp 380 ribu-Rp 510 ribu

g. Argo Parahyangan Panoramic (Eksekutif)

Rute: Stasiun Gambir-Stasiun Bandung
Harga tiket: Rp 400 ribu

h. Pangandaran (Ekonomi & Eksekutif)

Rute: Stasiun Gambir-Stasiun Bandung
Harga tiket: Rp 120 ribu-Rp 200 ribu

2. Ke Terminal Leuwipanjang

Setelah turun dari Stasiun Bandung atau Kiaracondong, traveler bisa pindah ke titik selanjutnya, yaitu ke Terminal Leuwipanjang. Ada beberapa transportasi umum, tetapi disarankan untuk naik ojek atau taksi yang lebih cepat.

Perjalanan ini menempuh waktu sekitar 15-20 menit. Tarif naik ojek online sekitar Rp 20 ribu, sedangkan naik taksi online biayanya sekitar Rp 45 ribu.

3. Ke Terminal Cibeureum

Tiba di Terminal Leuwipanjang, carilah angkutan yang dikenal dengan sebutan Colt L300 untuk menuju ke Terminal Cibeureum, Ciwidey. Tanya kepada petugas jika masih ragu. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 40-50 menit. Tarif naik angkutan ini sekitar Rp 20 ribu.

4. Ke Tempat Wisata Ciwidey

Terakhir, setelah sampai di Terminal Cibeureum, traveler bisa menuju ke tempat wisata naik sejumlah angkutan umum. Misalnya jika menuju ke Kawah Putih, Patuha, Ranca Upas, atau Situ Patenggang, kalian bisa menggunakan angkutan umum warna kuning yang tarifnya sekira Rp 10-15 ribu.

Atau traveler bisa mencari paket wisata yang memberikan fasilitas penjemputan. Sampaikan bahwa titik penjemputan kamu adalah di Terminal Cibeureum.

Nah, itulah tadi panduan perjalanan dari Jakarta ke Ciwidey naik kereta api, lengkap mulai dari rute, pilihan kereta, hingga biayanya. Sebelum berangkat, jangan lupa update rute transportasi umum dan biaya yang diperlukan.

Selain itu, detikers sebaiknya mempersiapkan duit kas untuk biaya transortasi umum menuju Ciwidey. Tidak semua angkutan umum menyediakan akses pembayaran non tunai saat melayani penumpang.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

Taman Wisata Alam Gunung Pancar, Akses Sempit dengan Beragam Destinasi



Sentul

Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Pancar, Sentul, Bogor jadi sasaran wisatawan yang ingin healing dari hiruk-pikuk Jakarta. Sayang, jalanan menuju Gunung Pancar sempit.

Dengan banyaknya destinasi di kawasan tersebut memudahkan pengunjung untuk memilih destinasi mana yang akan mereka pilih. Destinasi di wilayah Sentul itu memang jadi pilihan alternatif masyarakat di wilayah sekitar untuk berlibur dengan waktu terbatas.

detikTravel berkunjung ke TWA Gunung Pancar pada Sabtu (5/10/202) pagi. Saat itu, jalan tol Jakarta – Bogor lancar sehingga hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar satu jam perjalanan.


Sesampainya di gerbang masuk TWA Gunung Pancar banyak pengunjung yang melakukan trekking. TWA Gunung Pancar memang banyak diminati pengunjung sebagai destinasi untuk trekking santai.

Untuk traveller yang ingin berkunjung ke kawasan itu dan mencoba beberapa destinasi di sana perlu berhati-hati saat dalam perjalanannya, terlebih menggunakan kendaraan roda empat. Karena, jalanan yang kecil serta kontur jalanan yang berkelok-kelok, juga naik-turun diperlukan ekstra konsentrasi.

Saat detikTravel berada di kawasan itu pun beberapa kali harus menepikan kendaraan sejenak untuk memberikan jalan pada kendaraan dari arah berlawanan. Di sepanjang jalan di TWA Gunung Pancar itu juga terdapat beberapa destinasi seperti pemandian air panas hingga area hutan pinus.

Di sana juga terdapat deretan warung-warung yang bisa didatangi pengunjung untuk menikmati alam Gunung Pancar. Selain pemandian air panas serta hutan pinus, di kawasan juga terdapat gua yang biasa jadi tujuan trekking oleh pengunjung atau ke Bukit Paniisan.

“Kalau Gunung Pancar tahu, tapi kalau daerah ini baru pertama ke sini. Lihat dari sosial media juga bagus tempatnya buat foto,” kata Ara, salah satu pengunjung, kepada detikTravel di area Gua Agung Garunggang.

Bagi pengunjung yang ingin bermain air juga di kawasan ini pengunjung bisa menikmatinya semisal di area Curug Leuwi Asih. Atau bisa sekadar bermain air di aliran Sungai Ciherang.

Selama perjalanan pemandangan alam di kawasan tersebut cukup hijau, banyak pepohonan serta kebun-kebun milik warga. Udara sejuk juga menjadi kenikmatan tersendiri bagi pengunjung yang datang ke kawasan ini.

Untuk bisa masuk ke kawasan Taman Wisata Alam Gunung Pancar ini pengujung akan dikenakan biaya Rp 5.000 per orang di hari kerja dan Rp 7.500 di akhir pekan serta hari libur. Kemudian untuk bisa menikmati destinasi lainnya pengunjung akan dikenakan biaya yang berbeda.

(upd/fem)



Sumber : travel.detik.com