Tag Archives: biru

2 Pilihan Warna Lampu yang Bisa Bantu Tidur Makin Nyenyak


Jakarta

Warna dari cahaya dapat mempengaruhi jam biologis alami tubuh. Saat cerah, tubuh tahu bahwa sudah waktunya untuk bangun dan saat gelap tubuh akan bersiap untuk tidur.

Kamar yang gelap adalah kondisi terbaik untuk tidur. Maka dari itu, lebih baik tidur dalam keadaan lampu mati. Namun, sebelum tidur warna cahaya yang disarankan adalah warna yang lebih hangat daripada cahaya yang lebih dingin. Hal ini karena cahaya berpengaruh pada kualitas tidur seseorang.

Melansir Sleep Foundation, Senin (23/09/2024), berikut ini beberapa warna cahaya yang baik dan warna cahaya yang buruk untuk dinyalakan pada saat tidur.


Lampu Warna Terbaik untuk Tidur

1. Lampu Warna Merah

Lampu berwarna merah tidak mempengaruhi ritme sirkadian atau pola yang diikuti oleh tubuh manusia dalam siklus 24 jam, yang berfungsi sebagai jam internal tubuh. Warna ini merupakan salah satu lampu terbaik untuk digunakan di malam hari.

Penelitian menunjukkan paparan lampu warna merah dapat meningkatkan kualitas tidur dan meningkatkan produksi melatonin. Paparan cahaya merah saat tidur hingga bangun tidur dapat mengurangi rasa lelah dan bingung di pagi hari.

2. Lampu Warna Kuning dan Oranye

Cahaya berwarna kuning dan oranye redup memiliki dampak kecil pada ritme sirkadian sehingga pilihan yang tepat untuk dinyalakan di malam hari.

Paparan cahaya ini dapat meningkatkan produksi melatonin, terutama jika dibandingkan dengan warna yang lebih dingin.

Warna Cahaya yang Nggak Baik

1. Cahaya BIru

Penerima cahaya di mata yang mempengaruhi ritme sirkadian sangat sensitif terhadap cahaya biru. Cahaya biru tidak hanya menekan melatonin, tetapi juga mengaktifkan ritme sirkadian untuk membantu tubuh tetap waspada.

Melihat cahaya biru secara teratur di malam hari meyakinkan tubuh bahwa saat itu masih siang, hal ini dapat mengganggu ritme sirkadian dan mengurangi kualitas tidur.

Hindari penggunaan perangkat elektronik yang memancarkan cahaya biru setidaknya satu jam sebelum tidur.

2. Cahaya Lampu Hijau

Mirip dengan cahaya biru, cahaya hijau juga mengurangi rasa kantuk dengan mengurangi produksi melatonin. Meskipun cahaya biru dapat mengurangi kadar melatonin dua kali lipat dari cahaya hijau.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

4 Warna Cat Dinding Ini Dibenci dan Dijauhi Nyamuk tapi Bikin Sejuk Ruangan


Jakarta

Nyamuk adalah salah satu hewan yang kehadirannya tidak diinginkan. Hewan ini suka menghisap darah manusia untuk mendapat protein dan nutrisi yang mereka butuhkan. Selain itu, mereka juga kerap membuat suara yang mengganggu di dekat telinga dan beberapa di antaranya membawa virus dengue yang dapat menyebabkan penyakit DBD.

Saat ini sudah banyak yang menciptakan cara instan untuk memusnahkan atau mengusir nyamuk. Mulai dari yang modelnya dibakar, disemprot, hingga yang bisa menyetrum. Harga alat-alat ini pun terjangkau di pasaran sehingga banyak dipakai oleh masyarakat.

Namun, kamu juga bisa lho menggunakan skema pengecohan warna agar nyamuk tidak masuk ke kamar. Sebab, ada beberapa warna disukai oleh nyamuk karena perbedaan warna yang kontras. Meskipun kecil, nyamuk memiliki indra penglihatan yakni mata yang sangat sensitif terhadap perubahan warna dan cahaya. Maka dari itu, kamu bisa mengecoh nyamuk dengan memakai cat warna dinding tertentu yang tidak disukai nyamuk.


Menurut Hyperallergic, cara ini terbukti lewat sebuah studi yang menuliskan bahwa nyamuk menggigit manusia ada hubungannya dengan warna yang ada di sekitar. Ada beberapa warna yang menarik perhatian mereka dan ada pula warna yang tidak bisa mereka lihat sehingga tidak terlihat menarik.

Lalu, dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa indera penglihatan nyamuk sangat peka terhadap warna dari karbondioksida di dekatnya. Tanpa karbondioksida di dekatnya, nyamuk tidak akan mengenali preferensi warna di sekitarnya.

Mengutip dari Family Handyman berikut beberapa warna cat dinding yang tidak disukai nyamuk.

1. Biru

Cabinets for TV in a room, blue wall,3D renderingCabinets for TV in a room, blue wall,3D rendering Foto: Getty Images/iStockphoto/Vanit Janthra

Biru memiliki banyak warna mulai dari yang terang hingga yang tua. Dalam sebuah penelitian, tidak banyak nyamuk yang melirik warna cat biru. Tipsnya saat memakai cat biru, pilihlah warna yang terang. Warna biru yang gelap khawatirnya membuat rumah lebih panas karena tidak dapat memantulkan panas.

2. Ungu

interior warna  ungu.interior warna ungu. Foto: dok Glidden

Warna ungu memiliki panjang gelombang terpendek dari semua warna pada spektrum cahaya yang tampak. Oleh sebab itu, nyamuk tidak tertarik pada warna ini dan tidak ingin mendekat. Sementara itu, warna yang memiliki gelombang terpanjang pada spektrum warna ada merah dan oranye.

3. Hijau

Contoh cat tembok warna hijau.Contoh cat tembok warna hijau. Foto: Unsplash

Dalam sebuah penelitian memperlihatkan tangan yang memakai sarung tangan hijau justru tidak menarik perhatian nyamuk. Mereka justru menghindari dan terbang di sisi lain. Bahkan setelah karbondioksida disemprotkan ke kamar pun hasilnya tetap sama, nyamuk tersebut menghindar. warna hijau.

Hal ini akan berbeda jika nyamuk melihat warna hijau pada tanaman, terutama yang berada di luar rumah. Hal ini dikarenakan di dekat tanaman tersebut tanahnya lembap atau terdapat genangan air.

4. Putih

Warna cat dinding untuk rumah bergaya Maroko.Warna cat dinding untuk rumah bergaya Maroko. Foto: Johnson, Lucy Interior Design via The Spruce

Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk tidak mendekati benda berwarna putih, bahkan saat karbondioksida disemprotkan. Alasannya karena nyamuk menjauhi warna terang yang memantulkan panas.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

12 Tempat Liburan Wisata Akhir Tahun 2024, Ada yang Dekat Jakarta



Jakarta

Akhir tahun menjadi waktu yang tepat untuk rehat sejenak dari rutinitas dan menikmati momen berharga bersama keluarga. Dengan kekayaan alamnya, ada berbagai tempat di Indonesia yang bisa menjadi tujuan akhir tahun yang menyenangkan.

Mulai dari pantai-pantainya yang memanjakan mata, pegunungan yang menenangkan, hingga taman rekreasi, ada banyak pilihan menarik untuk liburan akhir tahun. Berikut rekomendasinya;

12 Rekomendasi Wisata Bersama Keluarga

Kebun Raya Bogor di Bogor, TMII di Jakarta, sampai dengan Taman Nasional Baluran di Banyuwangi bisa menjadi tujuan wisata akhir tahun bersama keluarga. Mengutip laman website dan Instagram wisata, Indonesia travel dari Kemenparekraf, hingga agen travel, simak informasinya berikut ini.


1. TMII

Ilustrasi taman miniIlustrasi taman mini (Getty Images/JokoHarismoyo)

TMII memiliki aneka spot wisata yang bisa didatangi keluarga. Ada kereta gantung, keong mas, hingga taman burung.

Mengutip laman Instagramnya, mulai tanggal 30, 31, dan 1 Januari 2025 digelar Sorak Sorai. Acara ini menghadirkan musisi seperti Tiara Andini hingga Diskopantera. Ada pula jajanan hingga kuliner khas Nusantara.

  • Harga tiket: Rp 35.000 (belum termasuk konser).
  • Jam buka: 05.00-20.00 WIB (Gate 3).
  • Lokasi: Jl. Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

2. Kebun Raya Bogor

Cara ke Kebun Raya Bogor naik KRL bisa dilakukan dari Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Bekasi, dan Stasiun Tangerang. Yuk, simak langkah-langkahnya di sini.Cara ke Kebun Raya Bogor naik KRL bisa dilakukan dari Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Bekasi, dan Stasiun Tangerang. Yuk, simak langkah-langkahnya di sini. (Kebun Raya Bogor)

Bogor mempunyai banyak pilihan wisata alam yang memanjakan mata, salah satunya adalah Kebun Raya Bogor. Traveler bisa menikmati makan sian bersama keluarga di antara pepohonan rindang dan udara yang sejuk.

Destinasi ini punya Museum Zoologi yang menyimpan berbagai kerangka binatang, mulai dari hewan purba hingga paus biru. Anak-anak bisa bermain di hamparan rumput hijau yang dikelilingi tanaman dan bunga yang cantik.

  • Harga tiket: Rp 15.500 (Weekday) dan Rp 25.500 (weekend).
  • Jam buka: 08.00-16.00 WIB (Weekday) dan 07.00-16.00 WIB (Weekend).
  • Lokasi: Jl. Ir. H. Juanda No.13, Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

3. Pantai Sawarna

Pantai Sawarna salah satu objek wisata di Geopark Bayah Dome, Lebak.Pantai Sawarna salah satu objek wisata di Geopark Bayah Dome, Lebak. (Bahtiar/Detikcom)

Pantai Sawarna di Banten juga menyuguhkan keindahan yang mempesona. Berada di Desa Wisata Sawarna, Pantai Sawarna terdiri dari beberapa pantai yang menyuguhkan panorama berbeda satu sama lain, yaitu Pantai Karang Taraje Sawarna, Pantai Tanjung Layar Sawarna, Pantai Karang Seupang Sawarna. Pantai Ciantir Sawarna. Pantai Teluk Legon Pari Sawarna, hingga Pantai Karang Bokor Sawarna.

Traveler bisa berselancar. snorkeling, dan berfoto dengan latar keindahan pantai. Selain itu, objek wisata di sekitarnya juga menarik untuk dikunjungi, seperti Pantai Muara, Pantai Pasir Putih dan Pantai Legon Sari, Goa Langir, Goa Seribu hingga Goa Sarah.

  • Harga tiket: Rp 5.000 (Weekday) dan Rp 15.000 untuk (Weekend).
  • Jam buka: 24 jam.
  • Lokasi: Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

4. Ranca Upas

Penangkaran Rusa Ranca UpasPenangkaran Rusa Ranca Upas (Resa Noor Fauziah/d’traveler)

Ranca Upas merupakan kawasan bumi perkemahan, penangkaran rusa, dan spot-spot foto yang instagramable. Area campingnya memiliki luas 215 hektare di ketinggian 1.700 mdpl.

Selain camping atau melihat rusa, traveler bisa mencoba pemandian air panas dan kolam renangnya. Ada juga wahana ATV dan area outbond

  • Harga tiket masuk: Rp 25 ribu (wisatawan lokal), Rp 44 ribu (WNA).
  • Jam buka: 07.00-16.00 WIB (camping 24 jam).
  • Lokasi: Jl. Camp Ranca Upas, Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

5. Taman Buah Mekarsari

Menjelang akan beroperasinya kembali Taman Buah Mekarsari yang rencananya akandibuka pada sabtu 15 Agutus 2020 pengelola sudah mempersiapkan protokol kesehatan covid-19bagi para pengunjung yang berwisata.Taman Buah Mekarsari (Taman Buah Mekarsari)

Taman Buah Mekarsari adalah salah satu pusat pelestarian keanekaragaman hayati buah-buahan tropika terbesar di dunia. Selain melihat aneka buah dan memetiknya, ada berbagai wahana untuk wisatawan.

Ada wahana Maxbound yang menelusuri area seperti Sepeda Gantung, Talloir Crossing, Cross Wall, dan Mobil Seluncur. Ada juga KidsBound yang khusus untuk anak usia 5-12 tahun. Selain itu, ada ATV, 3D Trick ART Mekarsari, perahu naga, dan panahan.

  • Harga tiket: Mulai dari Rp 35.000

-ATV / ATV Mini: Rp 40.000

-MaxBound: Rp 35.000

-KidsBound: Rp 35.000

-Panahan: Rp 20.000.

  • Jam buka: 09.00-16.00 WIB.
  • Lokasi: Jalan Raya Cileungsi-Jonggol KM.3, Mekarsari, Cileungsi, Kabupaten Bogor.

6. Telaga Warna

Telaga Warna DiengTelaga Warna Dieng Foto: Reexy/d’traveler

Telaga Warna di Dieng merupakan danau vulkanik yang terkenal dengan fenomena perubahan airnya. Hal ini karena kandungan mineral dalam air dan pembiasan cahaya matahari.

Menurut laman SMKN 9 Jakarta, wisatawan bisa berjalan-jalan di jalur trekking yang mengelilingi telaga atau duduk di tepiannya. Telaga ini juga menawarkan spot-spot foto alami yang menakjubkan

  • Harga tiket masuk: Rp 22.000.
  • Jam buka: 07.00-16.00 WIB.
  • Lokasi: Dataran Tinggi Dieng, Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

7. Kota Lama Semarang

Little Netherland, Kota Lama SemarangLittle Netherland, Kota Lama Semarang Foto: Laman resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Semarang

Kota Lama Semarang merupakan destinasi yang sayang untuk dilewatkan saat ke Semarang. Ada sekitar 50 bangunan kuno yang masih berdiri dengan kokoh dan memiliki sejarah Kolonialisme di kota ini.

Kawasan yang disebut sebagai Little Netherland ini mempunyai beberapa spot menarik yang bisa dikunjungi. Misalnya, ada Taman Srigunting yang dikelilingi bangunan khas Eropa, Gedung Marabunta yang memiliki patung semut raksasa di atasnya, dan Semarang Contemporary Art Gallery yang memiliki berbagai karya seni kontemporer.

  • Harga tiket: Gratis, namun untuk beberapa spot wisata memerlukan tiket masuk. Misal Semarang Contemporary Art Gallery dengan tarif Rp 20.000 per orang.
  • Jam buka: 24 jam.
  • Lokasi:Jl. Letjen Suprapto No.31, Tj. Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah

8. Obelix Hills

Obelix HillsObelix Hills (dok. Obelix Hills)

Obelix Hills menawarkan pemandangan indah Yogyakarta. Menurut laman resminya, destinasi ini berada di atas perbukitan batu, sehingga wisatawan bisa melihat keindahan dari ketinggian.

Ada lebih dari 30 spot foto instagramable di Obelix Hills. Kamu bisa datang sore menjelang malam untuk melihat sunrise di atas bukit.

  • Harga tiket: Rp 20.000 (Weekday) dan Rp 25.000 (Weekend). Harga belum termasuk spot foto berbayar.
  • Jam buka: 10.00-21.00 WIB (Weekday) dan 07.00-21.00 WIB (Weekend dan hari libur nasional.)
  • Lokasi: Dusun Klumprit I-II, Wukiharjo, Kapanewon, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

9. Batu Night Spectacular

Tim detikJatim menikmati sejumlah wahana di Batu Night SpectacularTim detikJatim menikmati sejumlah wahana di Batu Night Spectacular (Aujana Mahalia/detikcom

Batu Night Spectacular merupakan sebuah lokawisata yang ada di Kota Batu, Jawa Timur. Menurut laman resminya, destinasi ini menggabungkan konsep pusat perbelanjaan, permainan, olahraga, dan hiburan.

Ada beragam wahana yang bisa dinikmati oleh anak-anak sampai orang dewasa. Mulai dari go kart, roller coaster, hunting ghost, bumper car, lampion garden, hingga trick art gallery.

-Tiket reguler: Rp 45.000 (Weekday) dan Rp 65.000 (Weekend).

-Tiket terusan: Rp 115.000 (Weekday) dan Rp Rp 125.000 (Weekend).

  • Jam buka: 15.00-23.00 WIB, untuk tahun baru buka dari pukul 15.00-01.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. Hayam Wuruk No.1, Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu.

10. Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran SitubondoTaman Nasional Baluran Situbondo Foto: Taman Nasional Baluran Situbondo (Chuck Shatu Widarsa/detikJatim)

Taman Nasional Baluran di Banyuwangi disebut sebagai Africa van Java. Menurut laman pemkab Situbondo, saat musim kemarau, panoramanya mirip dengan daratan di Afrika, sementara saat musim hujan, pemandangannya hijau berlatar belakang Gunung Baluran.

Selain pemandangan gunung, ada pula Savana Bekol yang menyuguhkan rerumputan dan pepohonan eksotis. Area ini menjadi rumah bagi kerbau, banteng, rusa, kera, lutung, merak, ular, serta beberapa burung kecil.

Pintu Batangan: Rp 21.000 (Weekday) dan Rp 31.000 (Weekend)

Pintu Watunumpuk dan Pintu Perengan : Rp 11.000 (Weekday) dan Rp 16.000 (Weekend).

  • Jam buka: 07.30-16.00 WIB
  • Lokasi: Area Hutan/Kebun, Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.

11. Pantai Sanur

Wisatawan domestik berwisata di kawasan wisata Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Senin (15/4/2024). Hari terakhir masa libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2024 dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berwisata ke berbagai destinasi yang ada di Pulau Dewata. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/Spt.Pantai Sanur (Fikri Yusuf/Antara)

Pantai Sanur mempunyai pasir putih dengan alam bawah laut yang jernih dan asri. Tak hanya bisa main air di pantai, traveler bisa mencoba sensasi seru menanam terumbu karang di Pantai Mertasari atau disebut dengan sea walker. Aktivitas seru lainnya yaitu mendayung kano dan bersepeda di pinggir pantai.

Dekat dengan pantai ada ragam olahan seafood yang menggoda hingga santapan tradisional. Ada aneka seafood yang dibakar dengan bumbu rempah, sajian sup kepala ikan, hingga sate plecing.

  • Harga tiket: Gratis.
  • Jam buka: 24 jam.
  • Lokasi: Jalan Danau Buyan, Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar.

12. Danau Toba

Perjalanan menuju Parapat via kapal motorPerjalanan menuju Parapat via kapal motor di Danau Toba (Tasya Khairally/detikcom)

Panorama danau, pemandangan deretan pegunungan, dan pepohonan hijau Danau Toba begitu menyegarkan mata. Traveler bisa menyewa motor untuk mengitari kawasan Pulau Samosir.

Di tepi Danau Toba juga terdapat wisata Bukit Senyum Parapat yang menyediakan tempat duduk dari kayu serta gazebo yang bisa disewa sehari penuh. Dari atas puncak Bukit Senyum Parapat, wisatawan bisa melihat hamparan air Danau Toba dan area rerumputan dan view perbukitan.

  • Harga tiket masuk: Gratis
  • Jam buka: 24 jam.
  • Lokasi: Sumatera Utara.

Bagaimana? Tertarik untuk mendatangi salah satu wisata ini? Sebelum datang, jangan lupa update informasi terbaru terkait wisata yang akan kamu datangi ya. Info tarif, layanan, dan rute memastikan liburan kamu berlangsung aman serta nyaman.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Dulu Ini Lokasi Tambang, Sekarang Jadi Surga Wisata



Jakarta

Pertambangan di Raja Ampat telah membuat masyarakat khawatir. Tak banyak yang tahu, ada tempat yang dulunya galian tambang menjadi surga wisata.

Bangka Belitung (Babel) merupakan provinsi penghasil timah terbesar dunia. Di Pulau Bangka, Kabupaten Bangka Tengah, terdapat bekas galian tambang yang kini jadi obyek wisata, namanya Danau Kaolin.

Terletak di Desa Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, Danau Kaolin merupakan satu dari beberapa objek wisata bekas tambang timah yang ada di wilayah Babel. Namanya mencuat setelah viral di media sosial.


Keindahan alamnya pun tak perlu diragukan lagi, danau ini pernah masuk dalam nominasi Destinasi Unik Terpopuler pada Anugerah Pesona Indonesia tahun 2019.

Danau Kaolin sering disebut dengan istilah Camoi Aik Biru (kolam biru) oleh masyarakat setempat. Lokasi ini merupakan bekas pertambangan bijih timah dan kaolin yang telah ditinggalkan sejak 1971.

Foto udara memperlihatkan wisatawan menikmati keindahan alam Danau Kaolin di Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung, Minggu (9/7/2023). Danau Kaolin atau Camoi Aik Biru (kolam biru) itu merupakan bekas pertambangan bijih timah dan kaolin, saat ini dijadikan destinasi wisata unggulan di Bangka Belitung yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Nibung Jaya Abadi. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/Spt.Foto udara memperlihatkan wisatawan menikmati keindahan alam Danau Kaolin di Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung, Minggu (9/7/2023). Danau Kaolin atau Camoi Aik Biru (kolam biru) itu merupakan bekas pertambangan bijih timah dan kaolin, saat ini dijadikan destinasi wisata unggulan di Bangka Belitung yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Nibung Jaya Abadi. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/Spt. Foto: ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA

Galian tambang yang berbentuk cekungan lambat laun terisi air hingga terbentuklah danau seperti saat ini. Ya, butuh waktu puluhan tahun agar alam mampu memperbaiki diri.

Danau kaolin ini punya keindahan yang khas yaitu air danau yang berwarna biru toska. Warna biru berasa dari sisa mineral pertambangan timah dan kaolin.

Wisatawan boleh mengeksplorasi keindahan danau yang berwarna biru toska ini. Meskipun bekas tambang namun kawasan ini memiliki udara yang sejuk dan segar. Tapi ingat, dilarang berenang di danau ini, karena ada efek radiasi logam radioaktif bekas penambangan biji timah dan kaolin.

Jadi, aktivitas yang diperbolehkan hanya foto-foto. Biasanya, spot terbaik untuk mengambil foto adalah berada di titik tertinggi dengan background danau yang indah.

Untuk menuju lokasi ini, wisatawan perlu menempuh perjalanan dari pusat kota Pangkalpinang sejauh 68,6 kilometer atau sekitar 1,2 jam. Tiketnya pun murah meriah mulai dari Rp 5-10 ribu.

Tebing Breksi

Tebing BreksiTebing Breksi Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom

Contoh lain area tambang yang berubah menjadi tempat wisata yang mendatangkan cuan bagi warga sekitar adalah Tebing Breksi di Desa Sambirejo, Sleman, DI Yogyakarta. Dari catatan detikcom, bekas tambang yang satu ini begitu cantik dengan sentuhan seni.

Tebing Breksi dulunya adalah tempat penambangan batu alam untuk material bangunan. Pada 2014, Pemerintah Kabupaten Sleman berinisiatif untuk menutupnya demi kelestarian lingkungan. Barulah setelah itu, tepatnya pada 2015, Tebing Breksi dikembangkan menjadi objek wisata.

Ini untuk membantu perekonomian masyarakat yang dulunya bergantung pada tambang. Tahun 2021 lalu, yang awalnya jadi salah satu desa termiskin di Sleman ini bertransformasi menuju desa wisata berpenghasilan Rp 1 miliar.

Sandiaga awalnya meninjau lokasi di Tebing Breksi yang memajang beberapa produk UMKM dari BUMDes Sambi Mulyo.Tebing Breksi. Foto: Kemenparekraf

Saat ini, Tebing Breksi menjadi salah satu dari 5 tempat favorit yang dikunjungi wisatawan di Kabupaten Sleman selain Candi Prambanan, Jip Wisata Merapi, Kaliurang dan Kaliadem.

Hal menarik dari Tebing Breksi adalah ukiran pada dindingnya. Terdapat berbagai jenis ukiran, mulai dari wayang hingga naga. Inilah yang kemudian menjadi magnet bagi wisatawan Yogyakarta dan luar daerah untuk datang ke sana.

Selain melihat ukiran pada tebing, kegiatan favorit wisatawan di Tebing Breksi adalah melihat matahari terbenam alias sunset. Sunset dari Tebing Breksi ini sering disebut sebagai sunset terbaik di Yogyakarta. Kamu dapat menikmati pemandangan Kota Yogyakarta secara leluasa dari atas sana.

Belitung dan Tebing Breksi adalah bukti nyata bahwa sebuah daerah bisa bangkit dan berbenah. Dari tanah yang dulu dikuras untuk hasil bumi, kini daerah bekas tambang ini menyambut dunia dengan pesona alam dan keramahan budaya. Sebuah metamorfosis luar biasa-dari pulau tambang menjadi surga wisata yang membanggakan Indonesia.

(bnl/ddn)



Sumber : travel.detik.com