Tag Archives: bogor

Ini Pondok Pesantren Berusia 4 Abad dari Semarang



Semarang

Di kota Semarang, berdiri sebuah pondok pesantren yang konon usianya sudah 4 abad alias 400 tahun. Inilah pondok pesantren Luhur Dondong.

Salah satu pondok pesantren (ponpes) tertua di Indonesia ada di Semarang. Saat ini, usianya dipercaya sudah 4 abad. Ponpes tersebut dikenal dengan nama pondok Luhur Dondong.

Hingga kini, pondok tersebut dianggap menjadi penolong bagi para perantau di Kota Semarang. Sesuai namanya pondok ini berada di Jalan Dondong, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.


Di pondok pesantren tertua ini, tampak bangunan yang cukup lawas. Di salah satu sudutnya terdapat kentongan dengan ukuran cukup besar.

Suasana di pondok itu tampak sepi pada siang hari. Hanya ada beberapa santri pengelola pondok yang bersiap untuk salat zuhur. Salah satunya Ifan Fahrudin (22). Santri asal Kendal itu pun sempat menceritakan sejarah Pondok Luhur Dondong yang jadi pondok tertua di Indonesia.

“Iya ini masuk pondok tertua di Indonesia. Sejarahnya, pondok ini berdiri sekitar tahun 1.609, didirikan Kiai Syafi’i Pijoro Negoro pada zaman Mataram,” kata Ifan saat ditemui, Rabu (23/10) pekan lalu.

Pada saat era Sultan Agung itu, lanjut Ifan, Mbah Syafi’i, panggilan Kiai Syafi’i Pijoro Negoro, diutus untuk ikut serta dalam penyerangan di Batavia. Pada saat itu, ia memutuskan untuk singgah ke pesisir Mangkang.

Mbah Syafi’i yang kerap disebut sebagai Panglima Diponegoro itu pun tak hanya ikut serta dalam peperangan. Ia turut melakukan dakwah hingga mendirikan pondok di Jalan Dondong.

“Dulu awalnya beliau mendirikan padepokan dulu, dekat laut. Tapi makin lama kemakan zaman sama banjir rob, akhirnya geser ke sini yang lebih aman,” jelasnya.

Suasana Pondok Luhur Dondong, di Jalan Dondong, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Rabu (23/10/2024).Suasana Pondok Luhur Dondong Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

Santri yang telah menimba ilmu di Pondok Luhur Dondong selama kurang lebih empat tahun itu mengatakan, dua dari lima bangunan pondok kondisinya masih seperti sedia kala. Bangunannya masih menggunakan kayu dengan lantai masih berupa tegel. Pengampunya pun sudah dari generasi ke-7.

Ifan mengatakan, saat ini hanya ada sekitar 20 santri yang mengaji di Pondok Luhur Dondong. Beberapa dari mereka pun merupakan perantau dari berbagai daerah yang saat ini tengah bekerja di Kota Semarang.

“Menurut saya pondok ini termasuk pondok yang menolong, untuk menolong orang yang ingin bekerja. Dari pada di kos-kosan yang mahal, mereka bisa tinggal di sini, ikut ngaji,” jelasnya.

Biasanya, para santri akan bekerja maupun sekolah pada pagi hingga siang hari. Sementara pada sore hingga malam hari, mereka akan memperdalam ilmu keagamaan dengan mengaji.

“Santri paling jauh ada dari Sulawesi, Serang, Bogor, yang dari Sumatera dulu juga ada. Kebanyakan yang ngaji di sini itu buruh pabrik, tapi anak SMA juga ada,” paparnya.

——

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Cara ke Mall Alam Sutera dengan Transportasi Umum dari Jabodetabek


Jakarta

Mall Alam Sutera bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu di akhir pekan. Terutama bagi detikers yang tinggal di Kota Tangerang atau Tangerang Selatan, mal ini mudah dijangkau, yakni di Jalan Jalur Sutera Barat, Kecamatan Pinang, Tangerang, Banten..

Bagi detikers yang tinggal di kawasan Jabodetabek, tidak usah bingung. Kalian bisa hangout ke Mall Alam Sutera naik transportasi umum. Cara ke Mall Alam Sutera dengan transportasi umum yang paling mudah adalah menggunakan kereta rel listrik (KRL).

Dalam artikel ini akan kita ulas cara ke Mall Alam Sutera dengan transportasi umum KRL dari Jakarta, Bogor/Depok, dan Cikarang/Bekasi.


Rute ke Mall Alam Sutera Naik KRL

Jika naik KRL, detikers nantinya harus turun di Stasiun Tanah Tinggi atau Stasiun Rawa Buntu. Setelah itu dapat melanjutkan perjalanan naik angkutan umum lainnya.

Ada beberapa opsi menuju ke sana, tergantung daerah asalmu. Berikut rute ke Mall Alam Sutera naik KRL dari berbagai daerah:

1. Dari Jakarta Pusat (Tanah Abang)

  • Dari Jakarta Pusat, detikers bisa naik KRL dari Stasiun Tanah Abang jurusan Tanah Abang-Rangkasbitung.
  • Turun di Stasiun Rawa Buntu, yakni stasiun keenam setelah Stasiun Tanah Abang.
  • Dari Stasiun Rawa Buntu, detikers keluar menuju halte Rawa Buntu untuk naik angkot B04 dan turun di Warung Mangga 1, kemudian naiklah ojek dengan jarak sekitar 2 km.
  • Jika tak ingin naik angkot, detikers bisa langsung naik ojek dari Stasiun Rawa Buntu dengan jarak sekitar 13 km.

2. Dari Jakarta Barat (Duri)

  • Dari Jakarta Barat, detikers bisa naik KRL dari Stasiun Duri dengan jurusan Duri-Tangerang.
  • Turun di Stasiun Tanah Tinggi, yakni stasiun kesembilan setelah Stasiun Duri.
  • Dari Stasiun Tanah Tinggi, detikers bisa jalan kaki 450 meter ke Pasar Induk Tanah Tinggi, kemudian naik angkot B07 dan turun di Warung Mangga 2, kemudian naiklah ojek dengan jarak sekitar 2 km.
  • Jika tak ingin naik angkot, detikers bisa langsung naik ojek dari Stasiun Tanah Tinggi dengan jarak sekitar 10 km.

3. Dari Jakarta Selatan/Timur (Jatinegara/Manggarai)

  • Dari Jakarta Timur, detikers bisa naik KRL dari Stasiun Jatinegara yang mengarah ke Stasiun Manggarai.
  • Jika kalian dari Jakarta Selatan, bisa langsung naik KRL dari Stasiun Manggarai.
  • Selanjutnya kalian bisa transit di Stasiun Tanah Abang naik KRL jurusan Tanah Abang-Rangkasbitung.
  • Turun di Stasiun Rawa Buntu.
  • Dari Stasiun Rawa Buntu, detikers keluar menuju halte Rawa Buntu untuk naik angkot B04 dan turun di Warung Mangga 1, kemudian naiklah ojek dengan jarak sekitar 2 km.
  • Jika tak ingin naik angkot, detikers bisa langsung naik ojek dari Stasiun Rawa Buntu dengan jarak sekitar 13 km.

4. Dari Jakarta Utara

  • Dari Jakarta Utara, detikers bisa naik KRL dari Stasiun Tanjung Priok atau Ancol.
  • Turun di Stasiun Kampung Bandan, pindah ke KRL arah Manggarai.
  • Turun di Stasiun Duri, pindah ke KRL jurusan Duri-Tangerang.
  • Turun di Stasiun Tanah Tinggi.
  • Dari Stasiun Tanah Tinggi, detikers bisa jalan kaki 450 meter ke Pasar Induk Tanah Tinggi, kemudian naik angkot B07 dan turun di Warung Mangga 2, kemudian naiklah ojek dengan jarak sekitar 2 km.
  • Jika tak ingin naik angkot, detikers bisa langsung naik ojek dari Stasiun Tanah Tinggi dengan jarak sekitar 10 km.

5. Dari Bogor/Depok

  • Jika berangkat dari arah Bogor/Depok, detikers bisa naik KRL Lintas Bogor jurusan Bogor-Jakarta Kota.
  • Turun di Stasiun Manggarai, pindah ke KRL arah Tanah Abang. Turun di Stasiun Tanah Abang.
  • Selanjutnya kalian bisa naik KRL jurusan Tanah Abang-Rangkasbitung.
  • Turun di Stasiun Rawa Buntu.
  • Dari Stasiun Rawa Buntu, detikers keluar menuju halte Rawa Buntu untuk naik angkot B04 dan turun di Warung Mangga 1, kemudian naiklah ojek dengan jarak sekitar 2 km.
  • Jika tak ingin naik angkot, detikers bisa langsung naik ojek dari Stasiun Rawa Buntu dengan jarak sekitar 13 km.

6. Dari Cikarang/Bekasi

  • Jika detikers berangkat dari arah Cikarang/Bekasi, maka naiklah KRL Lintas Cikarang jurusan Jatinegara-Manggarai, lanjutkan hingga Tanah Abang.
    Turu
  • n di Stasiun Tanah Abang, lanjutkan dengan naik KRL jurusan Tanah Abang-Rangkasbitung.
  • Turun di Stasiun Rawa Buntu.
  • Dari Stasiun Rawa Buntu, detikers keluar menuju halte Rawa Buntu untuk naik angkot B04 dan turun di Warung Mangga 1, kemudian naiklah ojek dengan jarak sekitar 2 km.
  • Jika tak ingin naik angkot, detikers bisa langsung naik ojek dari Stasiun Rawa Buntu dengan jarak sekitar 13 km.

Nah, itulah tadi cara ke Mall Alam Sutera dengan transportasi umum KRL. Jangan segan bertanya kepada petugas KRL mengenai rute kalian untuk memastikan kalian tidak salah jalan.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

5 Barbershop Kece di Bogor buat Rapikan Penampilan di Akhir Pekan



Bogor

Menghabiskan akhir pekan di Bogor, traveler bisa sambil merapikan penampilan dengan mengunjungi lima barbershop yang akan membuatmu jadi lebih kece.

Merapikan rambut sambil mendapatkan perawatan tentu jadi salah satu cara terbaik untuk menghabiskan akhir pekan. Tidak perlu bingung memilih, karena di kota hujan ada sederet barbershop yang dikenal dengan pelayanan top, hasil potongan rapi, dan suasana tempat yang nyaman.

Bagi traveler yang ingin tampil stylish tanpa repot, 5 rekomendasi barbershop di Bogor ini bisa membantu untuk memberikan tampilan yang kece maksimal. Berikut 5 Barbershop Kece di Bogor:


1. Mandatory The Barberclub

Mandatory The Barberclub di Bogor merupakan salah satu barbershop yang wajib kamu coba jika ingin tampil dengan gaya rambut terbaik. Berlokasi di Jalan Achmad Sobana No.2, Bogor Utara, Mandatory The Barberclub memiliki konsep barbershop premium yang mengutamakan kenyamanan dan kualitas.

Mandatory The Barberclub menawarkan pengalaman potong rambut yang tak hanya rapi, tetapi juga penuh gaya. Di Mandatory, setiap barber sudah terlatih dan berpengalaman dalam memberikan potongan rambut yang sesuai dengan tren terkini.

Mandatory The Barberclub mengusung desain interior yang elegan dan nyaman, dengan sentuhan modern. Tempat ini sangat cocok bagi kamu yang ingin menikmati pengalaman potong rambut yang santai namun berkelas.

Meskipun menawarkan pengalaman premium, harga di Mandatory The Barberclub masih cukup terjangkau untuk kalangan pria yang peduli akan penampilan. Setiap layanan yang diberikan tentu sebanding dengan kualitas yang diterima.

Jam buka: 09.00-21.00 WIB
Harga cukur di Mandatory The Barberclub: Starts Rp 80 ribu.

2. Captain Barbershop

Jika berbicara tentang barbershop yang sedang viral, Captain Barbershop pasti jadi pilihan. Didirikan pada tahun 2015 oleh Yogi Ang dan 5 rekan lainnya, Captain Barbershop telah tumbuh menjadi jaringan barbershop terbesar di Indonesia.

Mengusung konsep manly, Captain Barbershop menawarkan rangkaian perawatan rambut dan grooming yang lengkap bagi pria. Beberapa layanan unggulannya meliputi: Grooming/Cukur, Hair Spa, Smoothing, Perming, Coloring, Anti-Dandruff Treatment, Hair Repair, Hair System, Hair Tattoo, Shaving, Masker Wajah & Anti Hair Fall.

Dengan tim capster berpengalaman, Captain Barbershop menciptakan pengalaman grooming di tempat yang nyaman dan mewah, menjadikannya tempat favorit bagi kaum pria.

Hanya dengan harga terjangkau, pelanggan dapat menikmati layanan Gentlemen Grooming yang meliputi potong rambut, short massage, hingga aplikasi tonik dan pomade.

Jam buka: 10.00-21.00 WIB
Harga cukur di Captain Barbershop: Starts Rp 70 ribu.

3. Sniff Barbershop

Sniff Barbershop adalah barbershop yang menyajikan pengalaman potong rambut yang nyaman dan stylish. Dengan konsep yang modern dan pelayanan yang ramah, Sniff Barbershop menjadi pilihan tepat bagi para pria yang ingin tampil keren dan rapi.

Di Sniff Barbershop, kamu akan dilayani oleh barber yang berpengalaman dan terlatih. Mereka ahli dalam berbagai gaya potongan, dari fade, undercut, hingga potongan rambut klasik yang selalu trendi.

Setiap pelanggan akan mendapatkan perhatian khusus, sehingga hasil potongan rambut bisa sesuai dengan keinginan dan kebutuhanmu. Sniff Barbershop memiliki suasana yang santai dan nyaman, cocok untuk kamu yang ingin menikmati proses potong rambut dengan rileks.

Desain interior yang modern dan bersih, ditambah dengan musik yang asyik, membuat tempat ini cocok untuk bersantai sejenak setelah hari yang sibuk. Dengan kualitas pelayanan yang sangat baik, Sniff Barbershop menawarkan harga yang cukup bersaing.

Jam buka: 09.00-21.00
Harga cukur di Sniff Barbershop: Starts Rp 50 ribu.

4. HeyBoy Barbershop

Heyboy Barbershop menjadi pilihan yang pas untuk kamu yang ingin tampil maksimal tanpa menguras anggaran. Dengan harga yang ramah di kantong, Heyboy Barbershop tetap menjaga kualitas layanan profesional dan hasil potongan yang rapi.

Tidak heran jika Heyboy Barbershop sering mendapat ulasan positif dari pelanggan yang merasa puas dengan kualitas pelayanan dan suasana yang nyaman.

Selain potongan rambut, barbershop juga menyediakan pelayanan mewarnai rambut, hinggak onsultasi gaya yang bisa disesuaikan dengan bentuk wajah dan preferensi pribadi, sehingga pelanggan bisa tampil percaya diri dengan tampilan baru.

Dengan tarif terjangkau tapi tetap mengedepankan layanan profesional, Heyboy Barbershop berhasil menarik perhatian banyak pelanggan dari berbagai kalangan, khususnya anak muda. Kamu yang ingin upgrade penampilan tanpa menguras dompet, Heyboy Barbershop bisa jadi pilihan terbaik.

Jam buka: 09.30-21.30
Harga cukur di HeyBoy Barbershop: Starts Rp 50 ribuan.

5. Kingz Barbershop

Kingz Barbershop adalah tempat yang tepat bagi pria yang menginginkan potongan rambut dengan kualitas tinggi dan pengalaman yang menyenangkan. Dengan konsep yang modern dan pelayanan yang ramah, Kingz telah menjadi pilihan favorit banyak pelanggan di Bogor.

Memiliki hingga 9 cabang di Bogor, Kingz Barbershop dikenal dengan barber yang berpengalaman dan terampil. Mereka ahli dalam berbagai gaya potongan rambut, mulai dari fade, undercut, hingga pompadour.

Barbershop itu menawarkan suasana yang nyaman dengan desain interior yang stylish dan kekinian. Tempatnya yang bersih dan modern membuat pengalaman potong rambut jadi lebih menyenangkan dan santai.

Meski memiliki kualitas pelayanan yang sangat baik, harga di Kingz Barbershop cukup terjangkau, menjadikannya pilihan yang ideal untuk pria yang ingin tampil keren tanpa harus mengeluarkan banyak uang.

Jam buka: 10.00-21.00
Harga cukur di Kingz Barbershop: Starts Rp 30 ribu.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Harga Terkini Curug Leuwi Hejo Jonggol, Daya Tarik, dan Lokasinya


Jakarta

Kabupaten Bogor masih menjadi daerah yang paling banyak dikunjungi wisatawan di Jawa Barat. Bogor masih menjadi daerah sejuta pesona alam, salah satunya dengan keberadaan curug atau air terjun yang menawarkan keindahan dan kesejukan khas pegunungan.

Salah satu destinasi wisata alam yang populer ialah Curug Leuwi Hejo Jonggol. Airnya jernih berwarna kehijauan dan suasana yang masih asri. Curug Leuwi Hejo menjadi tempat sempurna untuk melepas penat dari hiruk-pikuk kota.

Terletak tidak jauh dari pusat kota Bogor, Curug Leuwi Hejo menawarkan pemandangan eksotis yang memanjakan mata. Di sekitarnya juga terdapat beberapa air terjun cantik lainnya yang dapat dikunjungi, yaitu Curug Cibaliung, Curug Leuwi Lieuk, Curug Leuwi Ciung, dan Curug Leuwi Cepet. Lokasi antar curugnya pun tidak terlalu jauh.


Harga Terkini Curug Leuwi Hejo Jonggol

Curug Leuwi Hejo yang ada di Bogor ini memang banyak menyita perhatian. Air terjun dengan kolam air yang jernih membuat para pengunjung dapat bermain air sambil mandi di sekitar lokasi curug.

Leuwi dalam bahasa Sunda berarti relungan atau kolam, sedangkan hejo berarti hijau. Dengan tebing batu pegunungan, curug ini terlihat sangat indah.

Dari beragam informasi yang dihimpun, biaya masuk ke Curug Leuwi Hejo per akhir tahun 2024 sebesar Rp 25 ribu per orang. Sementara harga curug lain di sekitar Leuwi Hejo bervariasi sekitar Rp 10-30 ribu. Jam Operasional curug ini pukul 08.00-17.00 WIB.

Harga lainnya yakni parkir motor sebesar Rp 10 ribu dan parkir mobil Rp 25 ribu. Harga toilet Rp 3 ribu, dan ada pula warga yang menyediakan penyewaan motor jika tak mau berjalan kaki dengan harga Rp 50 ribu.

Daya Tarik Curug Leuwi Hejo Jonggol

Air Curug Leuwi Hejo Jonggol yang dikenal bening dan dingin, mengalir deras dari tebing-tebing batu yang kokoh. Aliran itu menciptakan kolam alami yang sering dijadikan tempat bermain air oleh para pengunjung.

Tak hanya menawarkan keindahan, akses menuju Curug Leuwi Hejo relatif mudah meskipun tetap memerlukan sedikit usaha untuk trekking. Perjalanan menuju lokasi dipenuhi dengan pemandangan perbukitan dan udara segar khas pegunungan, menambah pengalaman wisata yang menyenangkan.

Air terjunnya tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 1,5 meter. Aliran dari curug ini berasal dari mata air di Gunung Kencana, kemudian aliran Curug ini mengalir menuju beberapa sungai seperti Sungai Cikeas, Sungai Cileungsi, dan Sungai Sunter. Curug ini berjarak sekitar 50 km di selatan Jakarta dan 30 km di sebelah timur Kota Bogor.

Lokasi Curug Leuwi Hejo Jonggol

Curug Leuwi Hejo Jonggol berbatasan dengan kecamatan Sukamakmur, Jonggol, Bogor dengan Babakan Madang, Bogor yang dibatasi oleh aliran Sungai Cileungsi. Curug ini ada di Jl Cibadak Sukamakmur, Cibadak, Kec Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tapi juga bisa diakses dari Kampung Wangan Cileungsi, Karang Tengah, Babakan Madang, Sentul, Bogor.

Jika kamu ke sini dengan menggunakan kendaraan roda empat bisa langsung keluar di pintu Tol Sentul, lalu ambil ke arah kawasan Jungleland, dan jarak ditempuh sekitar 4 jam perjalanan dari Jakarta.

Rute dari Jakarta yakni melewati Tol Jagorawi menuju Sentul Selatan. Setelah keluar dari pintu tol, menuju arah jalan ke Sentul City, Rainbow Hills Golft, lalu Polsek Babakan Madang.

Dari situ, ikuti beberapa petunjuk jalan menuju Curug Leuwi Hejo. Sesampai di pintu masuk curug, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 15-20 menit untuk tiba di Curug Leuwi Hejo. Pengunjung perlu melalui jalan setapak berbatu, sehingga lebih baik untuk menggunakan sepatu yang aman dan anti licin.

Nah itulah tadi informasi seputar Curug Leuwi Hejo Jonggol. Berminat untuk berlibur ke sini?

(aau/fds)



Sumber : travel.detik.com

8 Glamping Terbaik di Bogor, Punya View Kebun Teh-Persawahan Hijau


Jakarta

Tidak hanya objek wisata, Bogor punya sederet tempat bermalam model glamour camping (glamping) terbaik. Lokasinya berada di lingkungan yang asri dan sejuk dengan panorama pegunungan, kebun teh, hingga persawahan hijau.

Menginap di glamping cocok banget jadi aktivitas untuk mengisi akhir pekan dan muslim liburan bersama keluarga hingga pasangan. Apalagi glampingnya juga ada yang dilengkapi paket trekking maupun outbound, liburan jadi makin seru pastinya.

Penasaran dengan glamping di Bogor? Temukan rekomendasinya di bawah ini.


Rekomendasi Glamping Terbaik di Bogor

Ada banyak tempat glamping di Bogor yang punya view bagus dan fasilitas lengkap. Mengutip Google Review, berikut rekomendasi glamping terbaiknya:

1. Pakarangan Glamping Resort

Glamping di Pakarangan Glamping ResortPakarangan Glamping Resort (dok. Pakarangan Glamping Resort)

Cobain glamping ini kalau mau menikmati sensasi bermalam bak di kawasan Ubud, Bali. Letaknya dikelilingi persawahan terasering dan sungai kecil bebatuan, pengunjung bisa bermain-main di sungainya. View yang ditawarkan di sini meliputi pegunungan, sawah, dan hutan hijau nan syahdu.

Tersedia fasilitas cukup lengkap untuk glampingnya, mulai dari welcome drink dan snack, smart TV, sofabed, meja kursi, AC, toiletries, dan free WiFi. Ada akses juga ke panorama deck dan restoran.

  • Lokasi: Bantar Karet, Nanggung, Kabupaten Bogor
  • Harga: Mulai Rp 900.000 per malam.

2. The Ciliwung Adventure Camp

Glamping ini berada di tengah kebun teh. Lokasinya juga menghadap telaga, pegunungan, dan perbukitan hijau. Suasana yang disuguhkan sudah pasti sejuk dan nyaman.

Bukan hanya glamping, ada pula camping dengan tenda. Fasilitas menginap di sini mulai dari sarapan, minum teh, mandi air hangat, WiFi, mini playground, hingga keliling kebun teh dan telaga.

  • Lokasi: Tugu Utara, Cisarua, Kabupaten Bogor
  • Harga: Mulai Rp 1.450.000 per malam.

3. D’Paseban Glamping

Glamping di D'Paseban Glamping BogorD’Paseban Glamping Bogor (dok. Instagram @d_pasebanglamping)

D’Paseban Glamping menawarkan bermalam affordable dengan fasilitas lengkap. Glampingnya dilengkapi kasur queen size, complimentary, hingga kamar mandi luar. Fasilitas bersama yang dapat digunakan seperti gazebo, mini playground, restoran, penangkaran burung, serta kolam renang.

Menginap di sini akan disuguhkan view Gunung Salak dan lingkungan asri hijau. Lokasinya juga dekat dengan wisata Curug Cibulao dan Curug Orok. Traveler cukup berjalan kaki untuk pergi ke sana.

  • Lokasi: Paseban, Megamendung, Kabupaten Bogor
  • Harga: Mulai Rp 540.000 per malam.

4. Leuweung Geledegan Ecolodge

Glamping di Leuweung Geledegan Ecolodge BogorLeuweung Geledegan Ecolodge Bogor (dok. Leuweung Geledegan Ecolodge)

Kalau mau coba glamping aesthetic di Bogor, bisa jajal Leuweung Geledegan Ecolodge. Lokasinya berada di kaki Gunung Salak sehingga lingkungannya masih asri dan rimbun pepohonan hijau. Suasananya sejuk dan nyaman untuk berlibur.

Selain menginap, ada aktivitas yang dapat diikuti pengunjung meliputi fun games, panahan, ATV, paintball, hingga outbound. Ada restoran dan coffee shop yang bisa didatangi atau bisa pesan suki dan grill untuk makan bersama keluarga. Dilengkapi juga aviari dan kolam renang.

  • Lokasi: Tamansari, Kabupaten Bogor
  • Harga: Mulai Rp Rp 540.000 per malam.

5. Tiris Pisan Village

Glamping di Tiris Pisan VillageTiris Pisan Village (dok. Tiris Pisan Village)

Bermalam di sini akan mendapatkan glamping yang dilengkapi queen size bed, kulkas mini, kamar mandi dalam, AC, amenities, teh dan kopi, hingga sarapan. Traveler bisa melakukan trekking ke air terjun dan akses gratis kolam renang.

Sesaat setelah bangun tidur, pengunjung dapat langsung disambut dengan matahari pagi dan view menakjubkan. Karena glamping ini dipasangkan jendela transparan, jadi traveler dapat memandangi panorama cukup dari dalam kamar.

Lokasi: Sukawangi, Sukamakmur, Kabupaten Bogor
Harga: Mulai Rp 990.000 per malam.

6. De Boekit Glamping

Glamping di De Boekit GlampingDe Boekit Glamping (dok. Instagram @deboekitglamping)

Tempat ini punya tenda glamping dan kamar mandi dalam cukup luas yang dilengkapi water heater. Tersedia sofa, meja bangku, serta karpet, jadi traveler bisa duduk-duduk tanpa kedinginan. Teras luar terdapat nilon hammock dan bangku untuk bersantai.

Glampingnya sudah termasuk 2-3 paket sarapan. Selain menginap, De Boekit Glamping menawarkan paket trekking dan outbound.

  • Lokasi: Hambalang, Citeureup, Kabupaten Bogor
  • Harga: Mulai Rp 840.000 per malam.

7. Edelweiss Family Glamping

Glamping di Edelweiss Glamping BogorEdelweiss Glamping Bogor (dok. Instagram @edelweissglamping.bogor)

Edelweiss Family Glamping punya tenda glamping luas dengan fasilitas komplet. Dapat ditemukan kamar mandi pribadi, TV, AC, lemari gantung dan rak sepatu, dispenser air, meja dan kursi, serta board game yang bisa mengisi waktu luang.

Ada kolam renang dan mini golf juga yang bisa diakses sepuasnya. Pengunjung yang mau nonton layar tancap dapat menggunakan fasilitas kursi santai. Paket glampingnya juga sudah termasuk sarapan dan WiFi.

  • Lokasi: Gunung Sari, Pamijahan, Kabupaten Bogor
  • Harga: Mulai Rp 1.300.000.

8. The Highland Park Resort

Glamping di The Highland Park Resort BogorThe Highland Park Resort Bogor (dok. The Highland Park Resort Bogor)

Tempat ini menawarkan menginap dengan view taman, hutan rimbun, dan Gunung Salak kehijauan yang memukau. Lokasi glampingnya di lahan yang luas dan dilengkapi fasilitas lengkap, mulai dari kolam renang, mini zoo, hingga coffee shop.

Kawasannya yang luas dapat dikelilingi dengan sepeda listrik. Setiap titik di tempat ini punya view cantik yang bisa dijadikan background foto. Traveler pun dapat menikmati petualangan berkuda di sini.

  • Lokasi: Sinarwangi, Sukajadi, Tamansari, Kabupaten Bogor
  • Harga: Mulai Rp 800.000.

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

Papa Dino, Wahana Dinosaurus yang Baru Buka di Puncak



Jakarta

Kawanan ‘dinosaurus’ kini hadir di Puncak, Bogor, siap menajak traveler liburan layaknya di Jurassic Park.

Tempat itu adalah Papa Dino Puncak yang merupakan taman bermain yang menyuguhkan wahana animatronik dinosaurus. Berkunjung ke sini, traveler dapat menyaksikan berbagai animatronik dinosaurus yang terdiri dari dinosaurus herbivora, karnivora, hingga omnivora. Dinosaurus yang tersohor seperti T-Rex ataupun pterodactyl juga dapat traveler saksikan.

Papa Dino Puncak, wahana baru di Puncak, Bogor, yang memungkinkan traveler melihat dan belajar terkait hewan purba dinosaurus.Papa Dino Puncak, wahana baru di Puncak, Bogor, yang memungkinkan traveler melihat dan belajar terkait hewan purba dinosaurus. (Pradita Utama/detikcom)

Menariknya, berbagai dinosaurus tersebut dilengkapi dengan efek suara dan gerak tambahan. Ada yang bisa menggerakkan kepala hingga mengeluarkan semburan air.


Sebelumnya, pameran Papa Dino berada di area Kiara Artha Park, Bandung. Kini, tempat rekreasi tersebut baru saja melantai di Puncak, Bogor pada Jumat (20/12/2024).

Papa Dino Puncak, wahana baru di Puncak, Bogor, yang memungkinkan traveler melihat dan belajar terkait hewan purba dinosaurus.Papa Dino Puncak, wahana baru di Puncak, Bogor, yang memungkinkan traveler melihat dan belajar terkait hewan purba dinosaurus. (Pradita Utama/detikcom)

Alamat lengkapnya berada di Jalan Raya Puncak KM. 77 Leuwimalang, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor. Jika traveler tau The Ranch? Yak di sana tempatnya saat ini.

“Papa Dino puncak ini merupakan kelanjutan dari perjalanan Papa Dino yang awalnya di Bandung. Dan sekarang kita memiliki lahan yang jauh lebih luas, jauh lebih adem, jauh lebih lengkap dan pastinya jauh lebih seru,” ujar Owner Papa Dino Puncak Bintang Priambodo, saat soft opening Jumat (20/12/2024).

Ia mengeklaim bahwa wahana tersebut merupakan taman rekreasi dinosaurus terbesar di Jawa Barat.

“Di sini kita memiliki area yang kurang lebih hampir sekitar tiga hektare. Dan kita bisa dikatakan sebagai taman dinosaurus dino park terbesar di Jawa Barat,” ucapnya.

Jam Operasional dan Biaya

Pada hari weekday, tempat itu buka dari pagi hingga sore hari. Sedangkan di akhir pekan tempat itu akan buka hingga malam hari dengan konsep dino night.

“Saya yakin kalau dikelola dengan baik, karena posisi kita, lokasi kita cukup baik pinggir jalan, nggak masuk-masuk, terus dalemnya nyaman, cukup besar, semoga aja,” ujar Perry Tristianto selalu owner The Ranch yang membawahi Papa Dino.

“Apalagi nanti bermain dengan waktu malam. Karena kita memulai selain taman safari mungkin kita yang memulai untuk wisata malam. Yang pastinya begitu jalan diikuti yang lain, yakin, sangat yakin,” tambahnya.

09:00 – 18:00 WIB (Senin-Jumat)
08:00 – 21:00 WIB (Sabtu-Minggu)

Sementara itu untuk tiket masuk, harganya adalah Rp 35 ribu (weekday) dan Rp 40 ribu. Selain menikmati panorama taman bermain dan berfoto dengan dinosaurus, traveler juga dapat menjajal beberapa wahana dan fasilitas yang tersedia.

Berikut ini daftar harga beberapa fasilitas yang tersedia:

1. Dino Dokar Rp 50 ribu (2 dewasa 1 anak / 2 anak 1 dewasa)
2. Dino ride Rp 40 ribu (1 anak 1 dewasa)
3. Kereta dino Rp 25 ribu (1 tiket = 1 orang)
4. Kereta Thomas Rp 20 ribu (1 tiket = 1 orang)
5. Mini komidi putar Rp 20 ribu (1 tiket = 1 orang)
6. Lighting car Rp 30 ribu (1 anak 1 dewasa)
7. Becak anak Rp 25 ribu (2 anak)
8. Becak dewasa Rp 30 ribu (1 dewasa 2 anak)
9. Jeep papa Rp 60 ribu (3 orang)
10. Sepeda gowes Rp 25 ribu (1 orang)
11. Sepeda listrik roda 3 Rp 55 ribu (2 dewasa)
12. Sepeda listrik Rp 40 ribu (1 dewasa 1 anak)
13. Flying fox anak Rp 30 ribu (1 anak)
14. Feeding rabbit Rp 25 ribu (1 orang)

(wkn/wkn)



Sumber : travel.detik.com

Ini 6 Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di Papa Dino



Bogor

Papa Dino Puncak resmi dibuka, berwisata ke sana traveler tak sekedar dapat merasakan sensasi layaknya ke Jurassic Park, tetapi juga banyak keseruan lainnya.

Papa Dino Puncak adalah taman rekreasi bertemakan kehidupan prasejarah dengan unsur klasik yang kental. Bagaimana tidak, berkunjung ke sana traveler dapat melihat berbagai dinosaurus animatronik berbentuk Tyrannosaurus, Pyterodactyl, Brontosaurus, Stegosaurus, dan lain sebagainya.

Suasana klasik ditampilkan tak hanya lewat aneka dinosaurus, tetapi juga lewat arsitektur tempat. Misalnya area menyerupai benteng yang lengkap dengan patung penjaga ala Romawi.


Lalu, berkunjung ke Papa Dino bisa ngapain aja sih? Berikut ini detikTravel rangkum beberapa hal menarik yang dapat dilakukan di sana:

1. Mempelajari Beragam Dinosaurus

Papa Dino Puncak, wahana baru di Puncak, Bogor, yang memungkinkan traveler melihat dan belajar terkait hewan purba dinosaurus.Papa Dino Puncak, wahana baru di Puncak, Bogor, yang memungkinkan traveler melihat dan belajar terkait hewan purba dinosaurus. (Pradita Utama/detikcom)

Tentunya dengan banyaknya animatronik dinosaurus yang disuguhkan, traveler dapat berkenalan singkat dengan dinosaurus-dinosaurus yang populer. Traveler dapat melihat animatronik tersebut mengeluarkan suaranya hingga bergerak.

Tak hanya mengenal dinosaurus lewat animatronik, ada pula beberapa kendaraan bertema dinosaurus hingga wahana VR 4D menyuguhkan tema yang sama.

Hal tersebut bisa menarik khususnya bagi traveler cilik yang membutuhkan edukasi yang dibalut dengan rekreasi.

2. Berinteraksi dengan Hewan hingga Nikmati Susu Murni

Papa Dino PuncakBerinteraksi dengan sapi di Papa Dino Puncak. (Weka Kanaka/detikcom)

Menariknya, Papa Dino memiliki beberapa hewan yang dapat menjadi wahana rekreasi para traveler. Tersedia hewan seperti sapi perah, domba, hingga kelinci.

Ingin berinteraksi langsung? Traveler bisa membeli aktivitas feeding rabbit dengan harga Rp 25 ribu per orang. Tak hanya kelinci, traveler juga bisa melakukan aktivitas memberi minum anak sapi.

Tak hanya berinteraksi, traveler juga dapat menikmati produk olahan, misalnya saja hidangan susu sapi murni.

3. Memancing

Bagi traveler yang ingin rekreasi seraya melepas penat, traveler dapat menjajal memancing ikan di sini. Pasalnya tersedia area kolam ikan yang dapat traveler gunakan.

Mungkin spot satu ini bisa menjadi favorit para bapak-bapak. Selain mengajak keluarga rekreasi, bapak-bapak pun dapat mengaktualisasi hobi.

4. Menjajal berbagai wahana

Papa Dino Puncak, wahana baru di Puncak, Bogor, yang memungkinkan traveler melihat dan belajar terkait hewan purba dinosaurus.Wahana di Papa Dino Puncak. (Pradita Utama/detikcom)

Papa Dino bisa menjadi opsi menarik bagi wisatawan keluarga, khususnya yang membawa anak. Pasalnya tempat itu menyediakan berbagai wahana yang dapat dijajal, seperti komidi putar, jeep, kereta thomas, hingga flying fox.

Berikut ini beberapa fasilitas yang dapat traveler jajal jika singgah ke sana:

1. Dino Dokar Rp 50 ribu (2 dewasa 1 anak / 2 anak 1 dewasa)
2. Dino ride Rp 40 ribu (1 anak 1 dewasa)
3. Kereta dino Rp 25 ribu (1 tiket = 1 orang)
4. Kereta Thomas Rp 20 ribu (1 tiket = 1 orang)
5. Mini komidi putar Rp 20 ribu (1 tiket = 1 orang)
6. Lighting car Rp 30 ribu (1 anak 1 dewasa)
7. Becak anak Rp 25 ribu (2 anak)
8. Becak dewasa Rp 30 ribu (1 dewasa 2 anak)
9. Jeep papa Rp 60 ribu (3 orang)
10. Sepeda gowes Rp 25 ribu (1 orang)
11. Sepeda listrik roda 3 Rp 55 ribu (2 dewasa)
12. Sepeda listrik Rp 40 ribu (1 dewasa 1 anak)
13. Flying fox anak Rp 30 ribu (1 anak)
14. Feeding rabbit Rp 25 ribu (1 orang)

5. Hunting foto

Papa Dino Puncak, wahana baru di Puncak, Bogor, yang memungkinkan traveler melihat dan belajar terkait hewan purba dinosaurus.Papa Dino Puncak, wahana baru di Puncak, Bogor, yang memungkinkan traveler melihat dan belajar terkait hewan purba dinosaurus. (Pradita Utama/detikcom)

Sebagai tempat rekreasi tentunya tempat satu ini juga menyuguhkan beragam spot foto menarik. Beberapa spot menarik untuk swafoto misalnya di area taman bunga, dengan animatronik Tyrannosaurus, di rumah hobbit, hingga area benteng kastil.

6. Belanja oleh-oleh

Puas berkeliling liburan hingga ngonten, traveler jangan kelupaan nih untuk membeli oleh-oleh. Berkunjung ke sana traveler juga dapat mampir ke area oleh-oleh milik The Ranch yang terhubung langsung dengan destinasi tersebut.

(wkn/wkn)



Sumber : travel.detik.com

Lahan Warpat Puncak Bakal Disulap Jadi Anjungan Pandang



Bogor

Lahan eks bangunan Warpat atau Warung Patra di kawasan wisata Puncak, Bogor akan disulap menjadi anjungan pandang beserta posko untuk petugas gabungan.

“Posko gabungan untuk petugas, tapi kan semacam di negara-negara luar, masyarakat bisa menikmati anjungannya,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, dikutip dari Antara, Rabu (8/1/2025).

Ia menjelaskan bangunan posko gabungan ini didesain seunik mungkin dilengkapi dengan anjungan pandang, sehingga bisa menjadi destinasi baru bagi masyarakat.


“Jadi harapnya kita bikin struktur yang mengubah kultur. Jadi jangan sampai kita bikin desain, kemudian desainnya bikin malu,” ujarnya lagi.

Pembangunan posko gabungan dan anjungan pandang ini merupakan bagian dari penataan kawasan wisata Puncak yang dilakukan Pemkab Bogor bersama pemerintah pusat sejak 2024.

Diketahui, sejumlah kebutuhan penataan Puncak yang telah diusulkan Pemkab Bogor seperti pagar pengaman atau guard rail, peningkatan kualitas jalan berupa pelebaran dan pelapisan jalan, pedestrian, taman, serta dinding penahan tanah.

Kemudian, dari segi keamanan dan keselamatan, Pemkab Bogor mengusulkan pemasangan rambu-rambu lalu lintas, dan lampu penerangan jalan umum atau PJU.

Di samping itu, Pemkab Bogor juga membutuhkan perluasan Rest Area Gunung Mas yang lahannya milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dari semula 7 hektare, diusulkan penambahan 4 hektare.

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Menikmati Segarnya Tiga Curug di Kaki Gunung Halimun Salak



Bogor

Di kawasan kaki Gunung Halimun Salak, Bogor tersimpan salah satu destinasi yang bisa jadi pilihan masyarakat untuk menikmati ketenangan dan keindahan alam, yakni Curug Nangka.

Suasananya yang sepi tak seperti saat berkunjung ke kawasan Puncak. Jika berkunjung ke Curug Nangka, pengunjung tak hanya akan disajikan dengan satu curug saja. Ternyata di dalam area itu terdapat tiga curug yang bisa dikunjungi pengunjung.

Pada Sabtu (22/2/2025) detikTravel berkunjung ke curug tersebut yang beberapa waktu ke belakang sempat ramai karena harga tiket yang kurang lebih Rp 50 ribu. Dengan perjalanan yang kurang lebih menghabiskan waktu tiga jam dari Jakarta ini cukup membayar kesuntukan perjalanan.


Untuk bisa masuk ke kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak detikTravel mengeluarkan kocek Rp 145 ribu untuk tiga orang dan termasuk kendaraan (mobil) belum termasuk biaya parkir. Untuk biaya parkir mobil seharga Rp 15 ribu. Sehingga kurang lebih untuk satu orang dikenakan biaya sekitar Rp 43 ribu.

Tapi setelah membayar semua itu, untungnya traveler sudah tidak perlu lagi bayar-membayar di lain areanya (pungli). Sesampainya di tempat parkiran, untuk bisa sampai ke curug traveler harus melakukan trekking kurang lebih sejauh 2 kilometer.

Dengan pepohonan yang rimbun dan udara yang segar, setidaknya tidak terlalu membuat perjalanan begitu melelahkan. Untuk trek pun tidak terlalu berbahaya, hanya saja tetap perlu fokus karena ada beberapa area bebatuan yang basah.

Curug Nangka di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, BogorMenyusuri bebatuan untuk menjangkau Curug Kaung. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Kurang lebih setengah jam berjalan, curug yang pertama ditemui adalah Curug Nangka yang. Tetapi Curug Nangka ini hanya terlihat dari atas saja, untuk bisa menikmati alirannya traveler perlu turun dari area yang berbeda dan trek yang sudah disediakan dan perlu menyusuri aliran untuk menikmati turunnya air.

Namun, jika ingin merasakan segarnya air di kawasannya ini ada beberapa titik kolam alami yang bisa dinikmati. Berjalan menyusuri lebih dalam, traveler harus melewati jalanan yang telah dicor dan bebatuan sungai.

Kala detikTravel berkunjung, debit air terlihat kecil sehingga sungainya sedikit kering. Di tengah perjalanan menyusuri lebih dalam, traveler akan menemukan curug kedua yakni Curug Daun.

Di Curug Daun ini traveler bisa bermain air seraya menikmati kesegaran air di sana, tentunya tetap harus berhati-hati. Kemudian jika ingin melihat air terjun lainnya, traveler harus kembali menyusuri bebatuan sungai.

Di sana traveler akan menemukan Curug Kaung, curug yang paling ujung di area tersebut. Karena debit air yang kecil sehingga tak terlalu basah jika dekat-dekat dengan area turunnya air. Pengunjung yang datang ke Curug Kaung pun banyak yang berendam dan bermain air.

Tak lupa pengunjung pun berfoto di atas bebatuan besar dengan latar belakang air terjun. Memang berkunjung ke kawasan ini lebih baik ketika cuaca cerah, karena jika kondisi mendung ataupun hujan sangat berbahaya untuk berkunjung ke tiga curug ini.

Traveler yang ingin merasakan ketenangan dan udara yang bersih, tamasya ke area Curug Nangka ini sungguh memberikan suasana yang menenangkan. Sedikit melepaskan diri dari hiruk-pikuk perkotaan.

Di kawasan itu pun banyak pedagang-pedagang yang, jadi sebelum traveler masuk untuk menjajal trek menuju ketiga curug itu traveler akan melewati deretan toko-toko makanan dan minuman. Mulai dari makanan ringan, makanan berat hingga menjual buah-buahan.

Kawasan Curug Nangka ini buka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB, selain bisa menikmati sejuknya alam dan segarnya air, traveler juga bisa menikmati bermalam di area ini. Dan yang perlu diperhatikan traveler jika berkunjung ke sini adalah kawanan monyet.

Jadi perlu berhati-hati jika membawa jinjingan atau totebag karena kawanan monyet ini tak akan segan untuk ‘menjambret’ bawaan traveler.

(upd/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Perahu Rakit Danau Lido, Dulunya Transportasi Kini Jadi Wisata



Bogor

Selain kawasan Puncak yang sejuk, Danau Lido belakangan ini menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan Arab maupun lokal. Menikmati udara sejuk seraya bersantap di atas rakit di tengah danau terasa romantis sekaligus magis.

Danau Lido di Cigombong – Bogor awalnya merupakan rawa-rawa yang kemudian dibendung untuk menjadi tempat peristirahatan bagi pejabat Belanda. Dua bangunan bergaya Belanda di pinggir danau merupakan salah satu warisan yang tersisa.

Bertahun-tahun warga sekitar menjadikan danau ini sebagai tempat untuk memancing atau bertambak. Warga luar banyak yang berkunjung sekedar untuk berkeliling menyusuri danau dengan rakit, cuci mata dan menikmati sejuknya udara Bogor.


Seiring itu bermunculan warung dan restoran bagi para pengunjung yang tak membawa bekal. Bahkan ada satu restoran terapung di tengah danau, namanya Rumah Makan Yuliana Terapung (RMYT). Beralas anyaman batang-batang bambu rumah makan itu dikelola keluarga Indra Jaya Lesmana (37).

Danau Lido BogorIndra Jaya Lesmana Ketua Kluster Perahu Rakit Danau Lido Foto: (bonauli/detikcom)

“Orang tua saya memulainya sejak 1993,” kata Indra membuka percakapan saat ditemui detiktravel, Senin (10/3).

Ia pribadi mengaku baru diminta terlibat langsung ketika ayahnya berpulang pada 2015. Kala itu ia masih pegawai bank BUMN di Jakarta Kota. Namun ibunya terus membujuk agar melanjutkan mengelola RMYT. Sekitar 4 tahun lalu Indra akhirnya memenuhi permintaan tersebut.

Selain mengelola RMYT, ia juga mengembangkan rakit-rakit bambu yang biasa digunakan wisatawan berkeliling danau seluas 11,9 hektare itu. Batang bambu dipilih yang memiliki panjang 12-13 meter, diikat berjejer sedemikian rupa hingga memiliki lebar 2-3 meter. Agar lebih seimbang, pada bagian tengah di bawah rakit diberi pelampung berupa styrofoam.

Danau Lido BogorDanau Lido Bogor Foto: (bonauli/detikcom)

Di bagian tengah perahu ada bangunan sederhana dengan bagian depan yang agak luas layaknya teras. Untuk penggeraknya rakit dilengkapi dengan mesin temple di bagian belakang. Detiktravel bersama beberapa mantri dari BRI, sempat mencoba berkeliling danau dengan rakit ini. Total ada enam orang di atas perahu, selain pengemudi di buritan.

“Jika berkeliling danau tarifnya Rp 150 ribu, sementara untuk turis asing Rp 500 per kelompok. Namun kalau cuma antar jemput ke rumah makan ongkosnya cuma Rp 30 ribu,” kata Indra.

Siang itu, detiktravel melihat beberapa wisatawan lokal maupun berparas Timur Tengah terlihat berkeliling danau dengan rakit. Sapuan angin yang lembut membuat kami betah untuk duduk di dalam rakit. Rakit bergerak halus dan stabil. Pepohonan yang hijau di sekeliling danau menambah rasa kerasan di atas perahu.

“Dulu danau ini memiliki warna yang jernih, ikan-ikan masih bisa terlihat dari permukaan danau. Namun sedimentasi membuat danau semakin keruh, dan luasnya menyusut,” kata Indra.

Danau Lido BogorRumah Makan Yuliana Terapung (RMYT) Foto: (bonauli/detikcom)

Salah seorang pengunjung, Ayu (39) yang datang bersama keluarga terlihat, siang itu terlihat enjoy berkeliling danau dengan rakit. Ia mengaku sudah beberapa kali berkunjung ke Danau Lido.

“Konsep restoran terapungnya unik dan paling penting makanannya enak,” ujarnya.

Melihat potensi wisata tersebut, sekitar 4-5 tahun lalu BRI turun tangan membentuk Kluster Wisata Rakit Danau Lido. Indra terpilih menjadi ketua paguyuban kluster.

Menurut Indra, dengan modal sekitar Rp 15-18 juta pinjaman dari KUR BRI beberapa pengelola memodifikasi rakit dengan atap berbentuk helikopter dan bentuk lainnya menjadi miniatur rumah makan terapung.

“Satu rakit bisa diisi 10-15 orang. Mereka bisa makan di dalam atau di luar,” terangnya. Menu makanan akan dikirim dari RMYT.

Danau Lido BogorDanau Lido Bogor Foto: (bonauli/detikcom)

Indra mengaku bergabung dengan BRI karena diajak Pak Omen. Dia tergolong sesepuh di paguyuban rakit. BRI dipilih karena memang cuma bank ini yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut.

“Kalau yang lain jauh,” ucapnya seraya tersenyum menunjukkan kelegaan akan hadirnya BRI.

Tak cuma memberi bantuan modal, BRI juga memberi mereka pelatihan. Terutama saat pandemic Covid-19 menerjang. Aktivitas wisata nyaris lumpuh karena operasional di sekitar Danau Lido dibatasi hanya pukul 16.00-20.00 WIB. Pendapatan mereka otomatis terjun bebas. Kehidupan ekonomi keluarga pun megap-megap.

Di saat kritis itulah BRI hadir memberi keringan cicilan utang mereka. Selain itu juga memberi pelatihan melalui zoom, seperti kiat-kiat meningkatkan pelayanan di tempat wisata (hospitalty), dan lainnya.

“Semua itu sangat membantu kami,” kata Indra.

Saat ini paguyuban perahu rakit sedang mengajukan pendanaan ke lewat program Desa Brilian. Kalau nanti berhasil rencananya akan dipakai untuk mengganti bangku-bangku kayu di perahu dengan bangku yang ada busanya. Indra juga berharap agar BRI terus memberikan pelatihan lainnya kepada mereka.

Tempat wisata ini buka pukul 10.00-19.00 WIB setiap hari, tapi di bulan puasa wisata rakit beroperasi mulai pukul 16.00 WIB. RMYT dan perahu rakit tutup saat Hari Raya Idul Fitri dan buka kembali pada Lebaran ke-3.

Peran BRI dalam kemajuan Perahu Rakit Danau Lido

Danau Lido BogorPimpinan BRI Bogor Dewi Sartika (Bordes) Fahmi Hidayat Foto: (bonauli/detikcom)

Pimpinan BRI Bogor Dewi Sartika (Bordes) Fahmi Hidayat menceritakan POV-nya bermitra dengan UMKM perahu rakit di Danau Lido. Ia menjelaskan bahwa BRI mencoba mengembangkan ekosistem kluster yang memang sudah ada.

“Jadi kita ekosistem sehingga kita ketika akan edukasi literasi keuangan terkait dengan simpanan maupun pinjaman, terkait dengan digital payment dan lain sebagainya, itu lebih gampang tersampaikan,” ucapnya pada Jumat (21/3) di KC BRI Bordes.

Paguyuban yang sudah berjalan di Danau Lido bisa dikatakan erat. BRI mencoba memberdayakan klaster tersebut dengan menjaga komunikasi lewat mantri hingga pimpinan wilayah. Karena dengan adanya komunikasi, maka fasilitas-fasilitas seperti pendanaan untuk modal akan lebih mudah disampaikan.

Fahmi mengatakan bahwa BRI membantu klaster ini dengan fasilitas pendanaan di masa pandemi. BRI tak hanya memikirkan profit, tapi juga bagaimana merawat usaha atau nasabah yang terkena pandemi, sehingga dibuatlah restrukturisasi.

“Harapan kami dengan kami adakan klaster, mereka lebih berkembang secara ekonomi pendapatan mereka jauh lebih berkembang. Saya yakin ketika dikelola dengan baik bersama-sama BRI dan Pemda ya, Pemda itu bisa desa, bisa kabupaten bersama-sama dengan masyarakat, ini potensi yang luar biasa untuk dikembangkan,” pungkasnya.

(bnl/bnl)



Sumber : travel.detik.com