Tag Archives: buang

Pilih Toilet Jongkok atau Toilet Duduk? Ini Perbandingannya



Jakarta

Saat memilih perlengkapan untuk hunian, urusan toilet tidak bisa dianggap sepele. Toilet sangat penting karena digunakan untuk buang hajat para penghuni rumah dan tamu yang datang.

Di Indonesia, toilet jongkok masih banyak ditemukan, sementara toilet duduk makin populer seiring hadirnya hunian modern. Lalu, mana yang lebih tepat untuk rumah Anda? Simak perbandingannya.

Toilet Jongkok

Asia, Turkey, Istanbul Area, 2017: View Of Toilet In Turkish RestaurantToilet jongkok. Foto: Getty Images/Kypros

Dilansir dari laman Bladder & Bowel UK, Minggu (2/11/2025), posisi jongkok dinilai mendukung proses buang air besar lebih alami. Hal ini sejalan dengan kebiasaan banyak orang Asia yang sudah terbiasa menggunakan toilet jongkok.


Toilet jongkok cenderung tidak membutuhkan banyak ruang, cocok untuk kamar mandi kecil dan area servis seperti kamar mandi ART. Bentuknya sederhana dan menyatu dengan lantai, membuat ruangan lebih efisien.

Secara struktur, toilet jongkok lebih sederhana sehingga cenderung membutuhkan perawatan lebih minim. Namun karena lantai cenderung basah, kebersihan material lantai perlu diperhatikan agar tidak licin.

Toilet Duduk

Ilustrasi ToiletIlustrasi Toilet Duduk. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawf8

Dilansir dari Teaching Nomad, toilet duduk dinilai lebih ramah untuk anak-anak, lansia, hingga ibu hamil karena tidak perlu tenaga ekstra untuk berjongkok. Tak heran, toilet duduk banyak digunakan di rumah modern, apartemen, dan hotel.

Penggunaan toilet duduk menghadirkan tampilan lebih modern pada hunian. Dilansir dari Architectural Digest, tren kamar mandi saat ini menonjolkan desain minimalis dan compact yang kerap dipadukan dengan toilet duduk untuk kesan bersih dan rapi.

Untuk toilet duduk, perhatian lebih dibutuhkan pada bagian dudukan dan engsel. Dilansir dari Martha Stewart, pembersihan rutin dengan cairan lembut dan lap microfiber disarankan demi menjaga ketahanan porselen dan kebersihan permukaan.

Perlu diingat, penggunaan toilet jongkok atau duduk tergantung pada kebutuhan masing-masing penghuni rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Awas! Ini Tanda-tanda Ada Tikus di Rumah dan Cara Mengatasinya


Jakarta

Tikus merupakan salah satu hewan yang bikin resah penghuni rumah. Tak heran penghuni rumah sering mencari cara untuk mencegahnya masuk atau membasminya.

Bukan tanpa alasan hewan pengerat ini bikin penghuni rumah uring-uringan. Selain karena tabiatnya yang suka menggerogoti sesuatu, tikus juga merupakan hewan pembawa penyakit yang bisa menyebarkannya lewat urine, saliva, dan kotorannya.

“Mereka dapat menularkan penyakit seperti hantavirus dan leptospirosis, dan mereka mungkin membawa kutu, yang kemudian dapat menggigit Anda atau hewan peliharaan,” ujar Sheldon Owen, PhD, spesialis penyuluhan satwa liar di West Virginia University, dikutip dari Southern Living, Selasa (4/11/2025).


Di sisi lain, tikus kerap masuk ke dalam rumah karena butuh tempat bernaung dan juga makanan.

Tanda-tanda Ada Tikus di Rumah

Lalu, apa saja tanda-tanda ada tikus di rumah? Masih dilansir dari Southern Living, berikut ini informasinya.

– Adanya kotoran tikus di dekat lemari, di bawah wastafel, dan area lainnya yang tidak terlihat.

– Ada bekas gigitan tikus pada material tertentu, seperti kertas, kain, dan lainnya.

– Jejak kaki tikus.

– Suara berisik dari dinding atau atap.

Cara Mengatasi Tikus di Rumah

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan penghuni untuk mengatasi tikus di rumah. Berikut ini caranya.

Gunakan Perangkap Tikus

Penggunaan perangkap tikus menjadi salah satu cara yang efektif dan murah untuk menangkap tikus. Profesor madya dan spesialis penyuluhan perikanan dan satwa liar di University of Missouri, Robert Pierce, PhD, menyarankan untuk menggunakan umpan agar tikus tertarik, seperti keju atau buah kering.

“Biarkan perangkap tetap berumpan tetapi jangan dijepret selama satu atau dua hari agar tikus terbiasa. Ini mencegah mereka menjadi takut pada perangkap,” kata Pierce.

Lalu, Owen menyarankan untuk meletakkan perangkap tegak lurus ke dinding dengan ujung pemicu menghadap permukaan vertikal, atau di ruang sempit, pasang dua perangkap sejajar dengan dinding, dengan pemicu menghadap ke kedua arah.

Owen juga mengatakan untuk tidak menggunakan bahan beracun untuk membasmi tikus karena bisa saja justru terkena ke hewan peliharaan. Kalau tikus tersebut memakan bahan beracun itu bisa saja mati di dalam rumah yang bisa memicu bau busuk.

Gunakan Jasa Profesional

Penghuni rumah juga bisa lho menggunakan jasa profesional untuk membasmi tikus. Apalagi, kalau di rumah ada banyak tikus, bisa jadi menggunakan jasa profesional adalah pilihan yang tepat.

Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah

Nah, agar tikus tidak masuk ke rumah lagi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Berikut ini informasinya.

Tutup Lubang

Tikus bisa masuk melalui lubang yang cukup kecil bahkan jika hanya terbuka setengah saja. Jadi, pastikan tidak ada lubang seperti di pintu, jendela, dan area perpipaan.

Tebang Dahan Pohon

Langkah selanjutnya bisa menebang dahan pohon yang mengarah ke rumah dan memangkas semak-semak. Sebab, tikus merupakan hewan yang bisa memanjat dan melompat dengan baik.

Rapikan Tumpukan Barang

Selanjutnya adalah rapikan tumpukan barang di rumah agar tidak berantakan. Buang barang-barang yang sudah tidak digunakan agar tidak menumpuk di rumah dan menjadi tempat persembunyian tikus.

Gunakan Tempat Sampah Tertutup

Tikus bisa mencari makanan dari sampah. Maka dari itu, pastikan tempat sampah tertutup rapat dan bersihkan secara berkala agar tidak menarik hama lainnya seperti semut.

Itulah tanda ada tikus di rumah dan cara mengatasinya. Semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati! Buang Tisu ke Kloset Bisa Picu Masalah pada Septic Tank


Jakarta

Banyak masyarakat yang terbiasa membuang tisu ke dalam kloset. Padahal, di dalam kamar mandi sudah disediakan tempat sampah untuk membuang tisu bekas pakai.

Banyak orang yang menilai jika tisu, terutama tisu toilet, mudah hancur jika terkena air. Hal tersebut yang menjadi alasan banyak orang memilih membuang tisu secara langsung ke dalam toilet.

Dilansir situs Better Homes & Gardens, memang ada beberapa jenis tisu yang dinilai cepat terurai saat terkena air, yakni tisu toilet daur ulang, tisu dari bambu, tisu satu lapis (1 ply), dan tisu dua lapis (2 ply) yang lembut.


Meski keempat jenis tisu tersebut dapat dengan mudah hancur ketika terkena air, tapi bukan berarti bisa dibuang langsung ke dalam kloset. Selain kloset jadi terlihat kotor, kebiasaan buruk ini bisa menimbulkan masalah di septic tank.

Sebagai informasi, air limbah dari dalam rumah akan dibuang ke septic tank. Di dasar septic tank terdapat lapisan lumpur yang mengendap, sedangkan limbah yang lebih ringan akan membentuk lapisan buih yang mengapung di permukaan.

Lalu, ada bakteri baik di dalam septic tank yang dapat mengurai limbah organik. Sedangkan limbah cair akan mengalir keluar ke saluran pembuangan.

Bahaya Membuang Tisu ke Kloset

Tisu toilet yang dibuang ke dalam kloset, terutama jenis tisu yang lapisannya tebal, tidak akan mudah terurai dengan cepat. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyumbatan di saluran pembuangan dan memenuhi kapasitas septic tank.

Selain itu, tisu yang memiliki bahan kimia tambahan seperti aroma wangi, juga dapat membahayakan sistem pembuangan di septic tank. Zat kimia tambahan ini dapat mengurangi efisiensi bakteri dengan cara membunuh bakteri baik yang berfungsi penting untuk mengurai limbah organik.

Akibat kebiasaan membuang tisu ke dalam kloset bisa mengganggu fungsi septic tank untuk menampung limbah. Hal ini dapat memicu masalah yang lebih parah di kemudian hari, seperti penyumbatan pipa pembuangan dan potensi terjadinya penumpukan limbah.

Kapasitas septic tank juga akan berkurang karena terlalu banyak dipenuhi sampah tisu. Jika septic tank di rumah tak pernah disedot dan terus dipenuhi sampah, maka bisa saja memicu ledakan septic tank di kemudian hari.

Itulah alasan jangan membuang tisu ke dalam kloset karena mengganggu fungsi septic tank. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Jorok Banget! Ini yang Terjadi Kalau Flush Kloset Tanpa Ditutup


Jakarta

Setelah buang air di kloset duduk, pengguna pastinya harus menyiram atau flush agar bersih lagi. Pengguna toilet punya pilihan untuk menutup kloset atau membiarkan tutupnya terbuka saat mau flush.

Dilansir dari Good Housekeeping, Jumat (14/11/2025), ternyata menyiram kloset dalam keadaan terbuka bisa menyebarkan ribuan tetesan aerosol kecil yang mengandung virus dan bakteri. Kekuatan dari flush bisa bikin tetesan itu menjangkau hingga 1,8 meter lho.

Bayangkan, betapa kotornya kamar mandi kalau kebiasaan menyiram kloset seperti itu. Meski tak kasat mata, air kotor yang menyebar dapat merugikan penghuni rumah.


Oleh karena itu, sebaiknya tutup kloset duduk sebelum disiram ya. Jika tidak, berikut ini akibatnya.

Risiko Siram Kloset Duduk Tanpa Ditutup

Inilah beberapa alasan penghuni rumah sebaiknya menutup kloset saat akan disiram.

1. Bakteri Berbahaya Bisa Menyebar

Sebuah penelitian menunjukkan satu kali siraman bisa meluncurkan tetesan air kloset sampai 1,5 meter ke udara. Tetesan itu bisa bertahan cukup lama di udara dan terhirup oleh penghuni rumah.

Padahal, tetesan air kloset mengandung bakteri dan virus, seperti E. coli atau staphylococcus. Alhasil, penghuni rumah berisiko sakit.

2. Benda dan Permukaan Kamar Mandi Terkontaminasi

Menyiram kloset yang tidak tertutup membuat benda dan permukaan sekitar berisiko terkontaminasi kotoran. Apalagi penghuni rumah biasanya menyimpan sikat gigi dan skincare di kamar mandi. Yakin mau sikat gigi bekas cipratan air kloset?

3. Hewan Peliharaan dan Anak Kecil Bisa Celaka

Selain alasan kebersihan, kloset sebaiknya ditutup untuk mencegah kejadian tak terduga. Anak kecil dan hewan peliharaan yang aktif dan penasaran bisa terjatuh ke dalam kloset atau memasukkan tangan atau anggota tubuh lain.

4. Kamar Mandi Semakin Bau

Meski tidak rapat, kloset yang tertutup membantu cegah bau tak sedap menyebar di kamar mandi. Sebaiknya amankan bau itu biar tetap di sumbernya saja dengan cara menutup kloset.

Tetesan air yang keluar saat siram kloset ternyata ikut membentuk lapisan lengket di bagian luar kloset dan permukaan kamar mandi lainnya. Penghuni hanya menambah beban pekerjaan untuk bersih-bersih kalau tidak tutup kloset.

Itulah alasan pengguna kloset duduk harus menutup tutupnya. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Lubang Kloset Penuh Kerak? Coba Trik Ampuh Ini, Langsung Bersih!


Jakarta

Kamar mandi adalah ruangan yang cepat sekali kotor, apalagi lubang kloset. Setiap hari penghuni rumah menggunakannya buat buang air, maka tak heran kalau cepat kotor.

Bagian rumah ini perlu rajin dibersihkan sebelum terbentuk kotoran membandel. Salah satu tantangan saat bersihkan kloset adalah saat muncul kerak. Noda itu sulit hilang kalau cuma disiram air.

Dikutip dari Simply Spotless, beberapa penyebab timbulnya kerak antara lain jamur, karat, dan kalsium. Kerak muncul di permukaan toilet saat konsentrasi mineral dalam air terlalu tinggi dan terjadi penumpukan. Apalagi kelembapan dalam kloset membuat jamur dan bakteri tumbuh dengan subur sehingga noda semakin jelas.


Lalu, bagaimana cara membersihkan kerak yang membandel? Simak penjelasannya berikut ini.

Cara Bersihkan Kerak pada Lubang Kloset

Inilah trik untuk menghilangkan kerak pada permukaan lubang toilet, dilansir dari Real Simple.

Pasta Boraks

Penghuni rumah bisa pakai pasta boraks untuk membersihkan lubang kloset. Caranya dengan mencampurkan ½ cangkir boraks dan ¼ cangkir cuka hingga kental. Gunakan sarung tangan saat proses ini ya.

Selanjutnya, oleskan pasta boraks pada permukaan kloset yang kering dan biarkan selama 15-20 menit. Lalu gosok permukaan dan siram kloset pakai air.

Baking Soda dan Cuka

Selain itu, penghuni juga dapat memanfaatkan baking soda dan cuka buat bersihkan noda membandel. Siram cuka ke permukaan kerak, lalu sikat dan bilas. Biarkan kloset selama 5 menit.

Kemudian, tuangkan baking soda dan cuka sampai muncul busa. Setelah 10 menit, gosok permukaan kloset. Bilas kloset ketika busa sudah menghilang sepenuhnya.

Cara Cegah Kloset Berkerak

Supaya tidak perlu repot-repot menghilangkan kerak, penghuni rumah perlu rajin membersihkan kloset. Bersihkan kloset minimal dua minggu sekali. Gunakan cairan antibakteri atau soda kue dan cuka sebagai bahan pembersih.

Itulah tips membersihkan kloset berkerak. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Rumah Bau Kucing? Jangan Panik, Ini Biang Kerok & Cara Hilangkannya!


Jakarta

Memelihara hewan peliharaan seperti kucing tentu sangat menggemaskan. Namun, hewan berbulu ini terkadang mengeluarkan bau tak sedap ke seluruh rumah.

Bau kucing ini mungkin sudah dianggap hal bias bagi pemilik rumah, tapi bagaimana jika ada tamu yang datang? Belum tentu mereka terbiasa mencium aroma tidak sedap itu.

Ada sejumlah penyebab munculnya bau kucing hingga ke seluruh rumah. Jangan khawatir, aroma tersebut bisa diatasi dengan beberapa cara mudah.


Ketahui penyebab muncul bau kucing di rumah dan cara mengatasinya dengan mudah dalam artikel ini.

Penyebab Muncul Bau Kucing di Rumah

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan munculnya bau kucing di dalam rumah. Dilansir situs Furrbby, Rabu (19/11/2025), berikut beberapa penyebabnya:

1. Kotoran Kucing

Faktor utama karena terdapat kotoran kucing di dalam rumah. Sebab, di dalam kotoran tersebut mengandung konsentrasi urea yang tinggi dan komposisi kimia. Campuran konsentrasi itu memicu bau yang kuat dan beraroma busuk.

2. Kotak Pasir Jarang Dibersihkan

Meski kucing sudah paham untuk buang air di kotak pasir (litter box), tetapi jika kotak pasirnya tidak dibersihkan maka bisa memicu bau tak sedap di dalam rumah. Apalagi jika kotoran sudah menumpuk dalam jumlah banyak, baunya terasa semakin menyengat.

3. Bulu Kucing

Kucing memiliki bulu yang mudah rontok. Jika bulu sudah rontok maka bisa cepat menyebar ke seluruh ruangan dan menempel di karpet, sofa, atau tempat tidur.

Pada bulu kucing terdapat partikel mikroskopis yang merupakan sumber bau. Ketika bulu sudah menyebar ke seluruh ruangan maka bisa menimbulkan aroma tidak sedap.

4. Tempat Tidur Kucing yang Sudah Kotor

Apabila kucing di rumah memiliki tempat tidur sendiri, maka kain untuk alas tidurnya perlu dicuci secara berkala. Sebab, bulu-bulu dan sisa kotoran yang menempel bisa memicu bau tak sedap ke seluruh ruangan.

Cara Mudah Hilangkan Bau Kucing di Rumah

Bau kucing yang menyebar ke seluruh ruangan tentu bikin tidak nyaman. Dikutip dari The Spruce, berikut cara mudah menghilangkannya:

1. Bersihkan Kotak Pasir

Membersihkan kotak pasir kucing wajib dilakukan secara berkala. Semakin banyak anabul di rumah, maka perlu dibersihkan minimal setiap 2-3 hari sekali atau sebelum kotoran kucing menumpuk.

2. Grooming Kucing

Penting juga untuk membersihkan kucing dengan cara di-grooming. Kamu bisa membawa anabul kesayangan ke pet shop agar bisa dilakukan perawatan tubuh, seperti dimandikan, mencukur bulu, dan menggunting kuku.

Pastikan juga makanan yang diberikan cocok dan aman sehingga tidak mengganggu pencernaan. Lalu, rawat bulu kucing agar tetap wangi dan tidak mudah rontok, serta rutin membawanya ke dokter hewan untuk dicek kondisi kesehatan.

3. Rajin Bersihkan Rumah

Bulu-bulu kucing yang beterbangan di udara dapat menempel di karpet, sofa, hingga tempat tidur. Maka dari itu, pastikan rumah dibersihkan setiap hari, terutama pada area yang sering didatangi kucing karena kerap ditemukan banyak bulu.

Itulah penyebab dan cara mengatasi bau kucing yang tidak sedap di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Boleh Mandi di Air Terjun Ini, tapi Jangan Berhajat Ya



Jakarta

Air Terjun Wairpoar merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup populer di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Letaknya tak jauh dari Gunung Lewotobi Laki-laki, hanya sekitar delapan kilometer.

Di tengah erupsi, objek wisata ini tetap diminati turis domestik maupun asing. Lantaran jaraknya yang dekat kawasan Air Terjun Wairpoar terdampak abu vulkanik Lewotobi.

Air Terjun Wairpoar merupakan salah satu mata air alami. Lokasinya berada tak jauh dari rumah penduduk di Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang.


Untuk menikmati air terjun ini, bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua. Bisa juga jalan kaki dari permukiman penduduk dengan jarak tempuh tak lebih dari 30 menit.

“Jalan masuk 1 kilometer, kurang lebih 30 menit ke sana,” kata Kepala Desa Boru, Darius Don Boruk, kepada detikBali, Minggu (16/2/2025).

Don Boruk mengungkapkan pada 2016 Desa Boru membangun sarana mandi, cuci, kakus (MCK) di lokasi air terjun. Maka, turis-turis tak perlu khawatir jika berwisata ke sana.

Menurut Don Boruk, waktu paling aman berwisata ke Air Terjun Wairpoar adalah pada Oktober dan November. Sebab, debit mata airnya tidak terlalu besar. Wisatawan diminta waspada di saat hujan karena debit air yang bisa meningkat.

Selain menikmati jernihnya air terjun, wisatawan juga bisa menikmati panorama alam yang asri. Di sekeliling air terjun penuh dengan pepohonan.

Don Boruk mengungkapkan kunjungan ke Air Terjun Wairpoar saat ini setiap harinya tidak terlalu sepi, meski aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki meningkat. Ada puluhan wisatawan tiap hari.

“Masih saja orang ke sana, saat ini bisa sekitar 20 orang. Kemarin menurun karena bencana (erupsi Lewotobi Laki-Laki),” imbuhnya.

Dia mengatakan para turis bisa melakukan beragam aktivitas di Air Terjun Wairpoar. Mulai mandi sepuasnya hingga makan-makan di sekitar destinasi wisata. Tentu dengan menjaga kebersihan. Namun, ada satu hal yang dilarang keras, yakni buang air besar di sumber mata air tersebut.

Baca artikel selengkapnya di detikBali

(msl/msl)



Sumber : travel.detik.com

Liburan ke Studio Alam TVRI, Ini yang Dilarang



Depok

Sebagai tempat wisata ikonik, ada sejak tahun 1985, destinasi ini masih menjadi pilihan pelesiran oleh warga. Ternyata ada sejumlah larangan yang pengunjung di tempat ini, apa saja ya?

Berlokasi di Jl. Studio Alam TVRI, Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, tempat wisata ini terbuka untuk segala usia. Pepohonannya rindang, bahkan punya hutan sendiri.

Dikenal sebagai tempat syuting, studio alam juga berteman baik dengan komunitas-komunitas di Kota Depok. Sebut saja komunitas air softgun, motor trail sampai treking. Hutannya menjadi tempat yang tepat untuk kembali ke alam di tengah padatnya pemukiman Depok.


Irma, manager sales Studio Alam TVRI, menjelaskan ragam komunitas yang beraktivitas di sana. Dari semuanya ada satu yang membekas di ingatannya.

Nostalgia ke Studio Alam TVRI DepokNostalgia ke Studio Alam TVRI Depok (Andhika Prasetia)

“Ada satu komunitas yang tidak patuh dengan peraturan, mereka buang sampah sembarangan,” kata Irma.

Bicara komunitas pasti bukan satu dua orang. Sampah yang berserakan setelah acara membuat pengelola sedih sekaligus sebal. Dia dengan tegas menindak komunitas itu.

“Kalau tidak seusai dengan perjanjian, termasuk buang sampah sembarangan, bisa kita blacklist. Salah satunya, mereka,” kata Irma tanpa menyebutkan jenis komunitasnya.

Selain buang sampah sembarangan, ada beberapa hal yang dilarang dilakukan oleh pengunjung:

1. Dilarang menebang pohon

Berada di bawah naungan Lembangan Penyiaran Publik (LPP), Studio Alam TVRI masih dikelola langsung oleh TVRI pusat. Setiap kegiatan yang dilakukan di sana akan dilaporkan ke pusat.

Nostalgia ke Studio Alam TVRI DepokNostalgia ke Studio Alam TVRI Depok (Andhika Prasetia)

2. Dilarang membawa speaker

Saat piknik bersama keluarga, speaker biasanya menjadi salah satu barang wajib untuk menyatukan diri. Bisa bernyanyi atau bermain games bersama.

Sayangnya, pengunjung dilarang untuk membawa speaker.

“Kecuali, mereka yang menyewa tempat untuk event. Misalnya event senam bersama, itu boleh karena sudah sewa tempat. Tapi, kalau pengunjung biasa, nggak boleh,” katanya.

3. Dilarang terbangkan drone

Pengunjung dilarang untuk membawa drone. Alat ini disamakan dengan kegiatan syuting atau komersil. Jika pengunjung melanggarnya, maka akan dikenakan sanksi sebesar biaya syuting, yaitu Rp 3,5 juta.

“Kecuali, mereka mau barter. Foto dan video bisa kita ambil sebagai bahan promosi,” jawab Irma.

4. Dilarang nginap

Studio Alam TVRIStudio Alam TVRI (Andhika Prasetia/detikFoto)

Buat kamu yang belum tahu, Studio Alam TVRI tidak menyewakan tempat untuk kemping. Kegiatan menginap tidak boleh dilakukan di sana, kecuali menyewa asrama pusdiklat.

“Asrama itu punya 20 kamar, satu kamar bisa untuk dua orang. Kalau mau melakukan pelatihan atau kegiatan menginap apa pun bisa menyewa pusdiklat,” kata dia.

Semua kegiatan harus berakhir dalam satu hari. Pengunjung hanya boleh berada di sana sampai pukul 18.00 WIB.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Yang Liburan ke Jambi, Buang Sampah Sembarangan Didenda Rp 50 Juta



Jakarta

Jambi punya Gunung Kerinci sebagai destinasi alam yang ikonik. Tak banyak yang tahu, kalau Jambi punya peraturan khusus soal buang sampah.

Pada tahun 2019, Kota Jambi pernah geger dengan berita tentang seorang warga bernama Ali Johan Slamet. Pria itu didenda sebanyak Rp 20 juta karena kepergok membuang sampah sembarangan dengan mobil pikap.

Aksinya kepergok oleh Satpol PP. Kemudian memilih untuk membayar denda sebanyak Rp 20 juta dari pada dipenjara selama 45 hari.


Peraturan Daerah (Perda) Kota Jambi mengatur tentang larangan membuang sampah sembarangan lewat Perda Kota Jambi Nomor 8 Tahun 2013 dan Perda Kota Jambi Nomor 5 Tahun 2020. Perda ini mengatur jadwal pembuangan sampah, tempat pembuangan sampah, serta sanksi bagi pelanggar.

Perda ini mengatur jadwal pembuangan sampah, yakni pukul 18.00 hingga 08.00 WIB. Siapa pun yang melanggar akan dikenakan denda hingga Rp 50 juta, termasuk wisatawan.

Wisatawan yang ingin liburan ke Jambi harus tahu bahwa ada lokasi atau tempat yang tidak diperuntukkan sebagai tempat pembuangan sampah. Buanglah sampah pada tempat yang telah ditetapkan.

“Perda ini mengatur Pengelolaan Sampah, yang meliputi: Maksud dan Tujuan; Ruang Lingkup; Kebijakan, Strategi dan Perencanaan; Tugas. Wewenang dan Tanggungjawab Pemerintah Daerah; Perizinan; Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah; Pengelolaan Sampah Spesifik; Perbuatan yang Dilarang; Lembaga Pengelola; Pembiayaan dan Kompensasi; Kerja Sama dan Kemitraan; Insentif; Sistem Informasi ; Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan; Peran Masyarakat; Pembinaan dan Pengawasan; Penyelesaian Sengketa; Penyidikan; Sanksi Administratif; Ketentuan Pidana,” tulis Badan Pemeriksa Keuangan RI dalam situs resminya.

Lewat perda ini, Jambi ingin menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan kota. Wajar saja, Jambi punya banyak tempat wisata alam yang indah dan perlu dijaga.

Beberapa tempat wisata yang bisa traveler kunjungi di Jambi adalah Danau Tujuh Gunung, Geopark Merangin, Air Terjun Arai Indah, Candi Muaro Jambi, Danau Kaco, dan Air Terjun Kolam Jodoh. Saat liburan ke sini, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan, ya.

(bnl/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Warga Kuningan Sukses Ubah Pembuangan Sampah Liar Jadi Tempat Wisata



Kuningan

Wisata Alam Bantar Delan di Kuningan, dulunya tempat pembuangan sampah, kini jadi objek wisata. Tempat ini mendukung ekonomi lokal dan lingkungan.

Wisata alam yang terletak di Desa Karangtawang, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan ini berlokasi di pinggir jurang sungai Hawangan Landeuh.

Pengelola objek wisata Alam Bantar Delan, Uni (48) memaparkan, bahwa sebelum jadi tempat wisata, Alam Bantar Delan merupakan tempat pembuangan sampah liar. Sampah-sampah tersebut dibuang langsung ke area lembah hingga aliran sungai.


“Sudah puluhan tahun ini jadi tempat buang sampah, masyarakat pada buang sampah di sini, malah sampai longsor sampahnya. Karena resah, terus kakak saya Ehon, yang punya lahan, punya ide bagaimana kalau ubah jadi tempat wisata saja. Kebetulan saya pelaksana lapangannya, asli orang sini. Akhirnya sejak tahun 2022 itu dibersihkan. Untungnya setelah ini dibuat tempat wisata ada TPA khusus buat buang sampah,” tutur Uni.

Uni memaparkan, karena belum terbiasa, awal-awal memang cukup sulit untuk merubah kebiasaan masyarakat agar tidak membuang sampah di bantaran sungai. Bahkan, pembangunan wisata pun sempat mengalami penolakan karena dikhawatirkan bisa menyebabkan longsor.

Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama, setelah sampah mulai dibersihkan, masyarakat pun mendukung pembangunan objek wisata Alam Bantar Delan. Untuk pembangunan awalnya sendiri adalah dengan membangun area tempat bermain anak-anak seperti ayunan, trampolin, toilet, gazebo, perosotan hingga kantin.

“Tadinya ada yang bilang nggak bisa dijadikan ini, takut longsor. Padahal, kalau sudah bersihkan enak karena yang penting sampahnya hilang aja dulu. Dan orang yang mau buang sampah di sini nggak enak, karena sudah jadi tempat wisata. Alhamdulillah setelah dua tahun berjalan, respon masyarakat bagus, malah pada mendukung,” tutur Uni.

Ke depan, Objek wisata Bantar Delan akan terus dikembangkan dengan menambah beberapa fasilitas baru seperti area kemah dan tempat parkir. Rencananya, dua area tersebut akan bisa digunakan di tahun depan.

Artikel ini sudah tayang di detikJabar, baca selengkapnya di sini.

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com