Tag Archives: bubuk

4 Aroma yang Ampuh Usir Tikus, Bisa Pakai Kopi Biar Nggak Balik Lagi


Jakarta

Tikus adalah hama yang bisa mengotori dan membawa penyakit ke rumah. Kalau kamu melihat ada tikus berkeliaran di rumah, segera usir biar sebelum menimbulkan masalah.

Perlu kamu tahu, tikus memiliki indera penciuman yang tajam, sehingga bisa memanfaatkan untuk mengusirnya. Nah, ada beberapa bahan-bahan dapur yang bisa kamu gunakan untuk mengusir tikus.

Dikutip dari detikFood, Selasa (27/8/2024), beberapa bahan dapur bisa mengeluarkan aroma yang dapat mengusir tikus di rumah. Yuk, simak apa saja aroma yang dibenci tikus berikut ini.


Aroma buat Usir Tikus

1. Merica Bubuk

Merica bubuk memiliki aroma menyengat yang bisa menghasilkan sensasi pedas jika terhirup. Aroma ini ternyata tidak disukai oleh tikus, lho.

Merica juga memiliki tekstur bubuk yang halus sehingga mudah digunakan. Kamu hanya perlu menaburkan bubuk merica di sudut-sudut rumah terutama di bagian dapur dan area yang biasa dijangkau tikus.

Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Taburi hanya secukupnya saja, karena jika terlalu banyak juga akan membuat lantai kotor saat terinjak.

Jika tikus menemukan bubuk merica di banyak tempat, mereka pasti ogah berlama-lama di rumah. Setelah tikus kabur, jangan lupa membersihkan setiap sudut rumah yang ditaburi merica. Rumah yang bersih tentu tidak nyaman untuk disambangi tikus.

2. Bubuk Kopi

Kopi punya manfaat untuk mengusir tikus karena aromanya yang tajam. Aroma kopi juga tidak disukai tikus sehingga mereka pasti menghindari area yang ditaburi kopi.

Gunakan kopi hitam, jangan menggunakan kopi dengan campuran gula atau krimer karena justru akan mengundang semut. Cara penggunaannya juga mudah, taburkan kopi di sudut rumah yang sering dilalui tikus. Lakukan cara ini berulang sampai tikus benar-benar pergi.

3. Bawang Putih

Aroma bawang putih yang menyengat juga bisa diandalkan untuk mengusir tikus. Cukup siapkan bawang putih dan kain kasa untuk membungkus bawang putih.

Cara menggunakannya cukup sederhana, iris bawang putih lalu bungkus menggunakan kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

4. Teh Celup Bekas

Habis ngeteh jangan langsung buang kantungnya, kamu bisa mengandalkan teh bekas ini untuk mengusir tikus. Ambil teh celup bekas, pastikan masih dalam keadaan lembab.

Letakkan teh celup bekas ini di sudut ruangan, kamu bisa menggunakan beberapa kantung teh sekaligus. Tikus tidak suka dengan aroma teh bekas ini. Jadi mereka akan kabur menghindar.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Usir Kecoa Pakai Kopi Bubuk biar Kapok Nggak Balik Lagi


Jakarta

Kecoa adalah salah satu hewan yang meresahkan orang-orang ketika ada di rumah. Biasanya, kecoa ditemukan di kamar mandi maupun dapur.

Gimana ya biar kecoa nggak ada lagi di dalam rumah? Begini cara mengusir kecoa di rumah

Dilansir dari Homes & Gardens, Senin (19/6/2023), terdapat 5 cara alami untuk mengusir kecoa dari rumah. Menurut Entomolog dan Direktur Teknis Braman Termite & Pest Elimination, Natasha Wright, untuk membasmi kecoa tidak perlu menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya. Ada 5 metode alami yang dapat dicoba, yaitu:


1. Gula dan Boraks

Entomolog tersebut menyarankan untuk mencampurkan boraks dan gula dengan perbandingan 3:1 sebelum menyebarkannya di tempat-tempat yang ada kecoanya. Wright mengatakan, boraks efektif karena dapat mengeringkan bagian eksoskeleton kecoa, memengaruhi sistem pencernaan, dan membunuhnya.

2. Minyak daun mint atau peppermint oil

Menyemprotkan peppermint oil dapat menghalangi kecoa masuk rumah dengan cara yang aman. Wright menyarankan untuk menyampurkan 15 tetes peppermint oil dengan 10 ons air atau sekitar 295 ml sebelum menyemprot ke bagian rumah yang ada kecoa.

3. Sabun cuci

Campuran air dan sabun dapat menghambat pernapasan dan membunuh kecoa. Campuran tersebut efektif untuk membasmi kecoa Jerman. Biasanya, kecoa Jerman dapat ditemui di celah atau retakan sebuah bangunan.

Campurkan 4 sendok makan dengan satu liter air dan semprotkan ke area yang ada kecoanya.

4. Kopi Bubuk

Kopi bubuk dapat digunakan sebagai umpan untuk menangkap kecoa. Sebab, kecoa tertarik pada aroma kopi bubuk.

“Taruh kopi bubuk dalam wadah kecil dan taruh di atas wadah yang berisi air. Kemudian tempatkan di dekat dinding atau lemari atau tempat kalian melihat kecoa,” ujar Wright.

Wangi kopi tersebut akan mengantarkan kecoa ke jebakan di mana mereka tak bisa kabur. Kalian dapat membuangnya keesokan harinya.

5. Perasan Lemon

Campurkan 2-3 sendok makan perasan lemon dengan air pada sebuah ember. Setelah dicampur, pel area yang ada kecoanya dengan campuran tersebut.

“Lemon memiliki anti-patogen secara alami yang dapat membuat kecoa menjauh,” tutur Wright.

Di sisi lain, kalian juga harus membersihkan rumah secara teratur, khususnya bagian dapur. Sebab, kecoa menyukai tempat yang kotor.

Kalian harus membuang sampah secara teratur atau menutup tempat sampah agar tidak mengundang kecoa. Jangan tinggalkan cucian piring di westafel, jangan tinggalkan makanan hewan yang tidak habis, bersihkan lantai setelah makan, dan jangan sampai ada genangan air.

Demikian tips untuk mengusir kecoa dari rumah. Semoga infonya bermanfaat ya detikers!

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com

Cara Mengusir Tikus dengan Bawang Merah dan Bahan Alami Lainnya


Jakarta

Tikus seringkali menjadi hama yang mengganggu di rumah. Hewan ini merusak barang-barang, dan membawa penyakit.

Beberapa upaya yang biasanya dilakukan untuk mengusir tikus yaitu mulai dari memberi jebakan hingga racun. Namun, cara-cara tersebut terkadang kurang efektif atau berisiko bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Salah satu cara alami yang dapat dicoba adalah dengan menggunakan bawang merah.

Cara Mengusir Tikus dengan Bawang Merah

Tikus sangat sensitif terhadap bau. Sebab indra penglihatan mereka buruk, indra lainnya harus ditingkatkan agar mereka bisa bertahan hidup. Mengutip Pest Control in London, bawang merah memiliki bau yang tidak disukai oleh tikus. Sehingga, rempah ini bisa digunakan untuk mengusir hewan pengerat tersebut. Caranya yaitu:


  • Letakkan bawang merah di lubang-lubang kecil yang dicurigai menjadi tempat tikus
  • Ganti dengan yang baru setiap hari

Cara Mengusir Tikus dengan Bahan Alami Lainnya

Selain bawang merah, beberapa bahan alami lainnya bisa digunakan untuk mengusir tikus. Mengutip Eliminate Solution, berikut di antaranya:

1. Bawang Bombay

Tikus juga bisa diusir dengan bawang bombay. Aroma irisan bawang bombay yang menyengat tidak disukai tikus. Cara menggunakan bawang bombay untuk mengusir tikus yaitu:

  • Iris bawang bombay
  • Letakkan beberapa irisan bawang bombay di tempat yang terdapat aktivias tikus, seperti kotoran atau bekas cakaran
    -Kamu juga bisa menggosokkan kulit bawang pada permukan di mana dicurigai ada tikus bersembunyi.

2. Bawang Putih

Bawang putih mengandung allicin, yaitu minyak yang bisa mengiritasi tikus. Sama seperti pada bawang bombay, tikus juga tidak menyukai bau bawang putih.

Namun, bau ini bisa bertahan lama. Jadi, alternatifnya kamu bisa menggunakan campuran bubuk bawang putih untuk mengusir tikus. Berikut caranya:

  • Campur 1/4 cangkir tepung terigu, 1/4 cangkir tepung maizena, dan dua sendok makan bubuk bawang putih atau bawang putih yang sudah dihancurkan. Simpan di wadah kedap udara
  • Taburkan campuran bubuk bawang putih di area tempa tikus terlihat atau tersembunyi. Baunya bisa bertahan selama beberapa jam untuk mengusir tikus.

3. Bubuk Cabai

Bubuk cabai juga bisa digunakan untuk mengusir tikus. Cara mendapatkan bubuk cabai ini juga mudah.

  • Campurkan dua sendok makan bubuk cabai ke 1 liter air
  • Masukkan ke botol semprot

Semprotkan cairan cabai ke tempat area yang dicurigai menjadi sarang tikus. Bau air cabai ini sangat tidak disukai oleh tikus.

4. Cabe Rawit

Selain menggunakan bubuk cabai, cabe rawit juga dapat digunakan sebagai pengusir tikus. Sama dengan bubuk cabai, kamu hanya perlu mencampurnya dengan air. Kemudian semprotkan ke tempat yang sekiranya menjadi tempat tikus.

5. Bunga Lavender

Tikus juga tidak suka dengan bau lavender. Untuk mengusir hewan ini, kamu bisa menanam tanaman bunga lavender di halaman rumah.

Selain itu, cara lainnya adalah menggunakan semprotan dengan rendaman bunga lavender. Kocok sebelum digunakan lalu semprotkan ke area yang dicurigai ada tikus.

Itulah cara mengusir tikus dengan bawang merah dan bahan alami lainnya. Sebagai catatan, efek bawang merah dan bahan lain bisa hilang setiap saat dan tikus kembali lagi. Karena itu, detikers tetap harus mencari akar masalah dan menyelesaikannya agar tikus tidak datang ke rumah.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com

Mudah! Ini 5 Cara Efektif Usir Cacing yang Ada di Kamar Mandi


Jakarta

Cacing kerap ditemui di kamar mandi. Terkadang keberadaannya tidak disadari karena tubuhnya yang kecil panjang mirip dengan rambut yang terjatuh di lantai kamar mandi. Meskipun tidak menggigit atau naik ke tubuh manusia, cacing dapat menjadi gangguan jika jumlahnya cukup banyak seperti merusak kamar mandi atau membuat penghuni rumah geli dan tidak nyaman melihat tubuhnya.

Selain itu, cacing yang tinggal di kamar mandi dalam waktu lama dapat meninggalkan noda pada lantai kamar mandi. Kemunculan cacing sendiri biasanya dari drainase kamar mandi atau saluran air. Permukaan kamar mandi yang lembap juga menarik perhatian cacing. Kemudian, kondisi kamar mandi yang jarang dibersihkan, banyak rambut yang bercecer dan lumut di setiap sudutnya sangat disukai cacing.

Bagi kamu yang ingin mengurangi keberadaan cacing di rumah, dilansir situs Toity Go, Jumat (25/10/2024), berikut beberapa cara membasmi cacing yang ada di kamar mandi.


1. Pakai Detergen

Di rumah pasti memiliki detergen bukan? Bubuk atau cairan yang kerap digunakan sebelum mencuci pakaian. Bahan pembersih ini ini efektif untuk membasmi cacing. Caranya dengan menaburkan sedikit detergen di lantai kamar mandi. Proses ini akan membuat cacing pergi, cara ini tidak membunuh cacing karena hanya membuat tempat mereka jadi tidak cocok.

2. Gunakan Garam

Taburkan sedikit garam di lantai kamar mandi, garam akan membunuh cacing yang bersentuhan dengannya. Setelah 15 menit, bilas lantai kamar mandi dengan air.

3. Pakai Cuka atau Soda Kue

Kamu bisa menggunakan cuka atau soda kue untuk mengusir cacing. Campurkan satu sendok makan cuka putih atau baking soda dengan air dalam botol semprot. Semprotkan larutan tersebut ke dalam dan luar saluran pembuangan. Diamkan selama lima menit sebelum siram menggunakan air.

4. Gunakan Pemutih Bebas Klorin

Pemutih biasanya digunakan untuk pakaian, tetapi pemutih juga bisa membasmi cacing. Caranya cukup tambahkan dua sendok teh pemutih bebas klorin ke satu gelas air. Aduk rata, lalu tuangkan campuran ke lantai dan saluran air serta di sekitar perlengkapan pipa. Diamkan selama 10 menit sebelum bilas menggunakan air.

5. Tutup Celah Pintu Masuk Cacing

Proses ini merupakan hal yang cukup penting, kamu harus memperhatikan dari mana cacing memasuki kamar mandi kamu. Tutup celah-celah tersebut dan tutup ruang terbuka, sehingga cacing tidak bisa masuk ke dalam ke kamar mandi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Tips Jitu Atasi Bau Cat Baru pada Dinding



Jakarta

Bau cat baru seringkali dapat mengganggu kenyamanan di dalam rumah setelah kamu menyelesaikan proyek pengecatan. Namun, ada beberapa langkah sederhana yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan bau tersebut.

Simak panduan berikut yang akan membagikan tips efektif yang dapat membantu kamu menciptakan suasana yang lebih segar dan nyaman di ruangan yang baru dicat.

Baking Soda

Melansir The Spruce, soda kue efektif dalam menyerap bau di area seperti tempat cucian dan lemari es, serta dapat juga menangkap bau cat. Untuk menggunakannya, tuangkan bubuk soda kue ke dalam mangkuk dangkal dan letakkan di berbagai sudut ruangan.


Jika bau cat masih terasa, taburkan sedikit soda kue pada karpet dan furnitur berlapis kain di ruangan tersebut, lalu biarkan semalaman. Pada pagi harinya, bersihkan sisa bubuk dan bau dengan menggunakan penyedot debu.

Taruh Air Lemon Dalam Mangkuk

Air secara alami dapat menyerap senyawa organik volatil atau VOC, tetapi menambahkan beberapa irisan lemon segar akan memberikan aroma jeruk yang bersih dan menyegarkan. Karena air memerlukan waktu lebih lama untuk menyerap bau, sebaiknya kamu merencanakan untuk membiarkan mangkuk berisi air lemon di dalam ruangan semalaman.

Gunakan Bubuk Kopi

Mangkuk yang diisi dengan bubuk kopi kering dapat secara efektif menyerap bau cat, dan yang lebih baik, banyak orang menyukai aroma kopi. Namun, penting untuk tidak menggunakan bubuk kopi bekas sebagai penyerap bau, sebaiknya buang setelah digunakan.

Minyak Esensial

Dua ekstrak alami yang paling efektif untuk menghilangkan bau cat dan menyegarkan udara di ruangan adalah vanila dan peppermint. Kamu dapat meneteskan beberapa tetes ekstrak atau minyak esensial ke bola kapas dan meletakkannya dalam mangkuk atau piring kecil yang ditempatkan di berbagai sudut ruangan.

Beberapa ahli pengecatan juga merekomendasikan untuk menambahkan satu atau dua tetes ekstrak langsung ke dalam kaleng cat sebelum memulai pengecatan guna mengurangi bau.

Tuangkan Cuka pada Mangkuk

Cuka putih berfungsi sebagai penetral bau. Cuka rumah tangga dengan konsentrasi 10% asam asetat lebih efektif dalam mengatasi bau dibandingkan cuka dapur yang memiliki konsentrasi 5%.

Untuk menghilangkan bau cat, kamu dapat meletakkan mangkuk berisi cuka di berbagai sudut ruangan.

Kontrol Suhu Ruangan

Cuaca panas dapat memperkuat aroma, jadi jika kamu mengecat pada hari yang panas, pastikan untuk menjaga suhu rumah tetap sejuk guna mengurangi bau. Menghidupkan AC dapat membantu mengurangi intensitas aroma tersebut.

Gunakan Cat yang Rendah Senyawa Organik Volatil atau VOC

Walaupun tidak selalu dapat dilakukan, cara terbaik untuk menghindari bau yang menyengat adalah dengan memilih cat alternatif yang lebih sehat, seperti cat dengan kadar atau VOC rendah atau tanpa VOC.

Jika kamu perlu menggunakan cat atau primer berbahan dasar minyak, pilihlah yang memiliki label bau rendah. Selain itu, terdapat juga pilihan cat berbahan nabati, susu, mineral, dan tanah liat.

Tips Mencegah Bau Cat yang Menyengat

Sebelum mulai mengecat rumah, penting untuk memeriksa ramalan cuaca dan menghindari hari dengan tingkat kelembapan tinggi. Kelembapan yang tinggi dapat memperlambat proses pengeringan, dan cat biasanya mengeluarkan bau paling kuat saat diterapkan dan menunggu hingga kering.

Semakin lama cat membutuhkan waktu untuk mengering, semakin besar kemungkinan bahan lembut seperti karpet, gorden, dan pelapis akan menyerap bau tersebut. Pastikan setiap lapisan cat mengering sepenuhnya sebelum menerapkan lapisan berikutnya, karena dinding yang lembap dapat terperangkap asap dan melepaskan bau secara perlahan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Saat mengecat, tutup kaleng cat serta baki dan kuas dengan plastik pembungkus jika tidak sedang digunakan. Ketika mengecat satu ruangan, usahakan untuk membuka pintu dan jendela agar asap dapat tersebar ke udara.

Namun, tutup pintu ruangan lain di rumah kamu untuk mencegah asap menyebar ke area tersebut. Gunakan tips yang sama saat mengelupas cat dalam proyek kamu.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

7 Cara Ampuh Memutihkan Pakaian yang Menguning Tanpa Pemutih


Jakarta

Baju, celana, hingga kain putih mudah kusam atau menguning jika terus digunakan. Cairan pemutih umumnya dipakai untuk membuat warna pakaian kinclong kembali.

Sayangnya, penggunaan produk pemutih yang terlalu banyak bisa merusak bahan. Bukannya bersih, baju justru semakin kekuningan sehingga tidak layak lagi dipakai.

Ada kok cara ampuh memutihkan pakaian tanpa pemutih. Temukan caranya di bawah ini.


Cara Memutihkan Pakaian Tanpa Pemutih

Mengutip The Spruce dan Real Simple, berikut sederet cara memutihkan pakaian putih yang kekuningan atau kusam tanpa cairan pemutih:

1. Gunakan Perasan Lemon

Air perasan lemon merupakan pemutih alami untuk pakaian. Kandungan asam sitratnya berguna untuk memutihkan pakaian berbahan katun, linen, dan poliester.

  • Siapkan 4 buah lemon, potong menjadi dua bagian dan peras untuk diambil airnya.
  • Campurkan perasan lemon ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas.
  • Rendam pakaian putih setidaknya 4 jam atau semalaman.
  • Cuci seperti biasa.

2. Rendam dengan Soda Kue

Soda kue atau baking soda mengandung natrium bikarbonat yang bantu menghilangkan noda membandel pada kain. Bahan ini juga dapat menghempaskan bau yang menempel di pakaian, termasuk kaus kaki.

  • Campurkan 230 gram soda kue ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas, aduk hingga larut.
  • Rendam pakaian putih setidaknya 1 jam atau semalaman.
  • Cuci seperti biasa.

3. Tambahkan Cuka Putih

Asam asetat dalam cuka putih bantu menghilangkan residu deterjen penyebab pakaian menguning dan kusam.

  • Tambahkan 250 ml cuka putih suling ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas.
  • Masukkan pakaian putih menguning dan rendam semalaman.
  • Cuci seperti biasa.

4. Pakai Sabun Cuci Piring

Sabun cuci piring ada yang mengandung natrium hipoklorit yang bisa memutihkan kain terbuat dari serat alami seperti katun atau linen.

  • Siapkan 3,5 liter air panas.
  • Tambahkan sedikit sabun cuci piring dengan deterjen biasa, aduk merata.
  • Masukkan pakaian kusam dan rendam selama 30 menit.
  • Cuci pakaian seperti biasa.

5. Cobalah Citric Acid

Bubuk citric acid atau asam sitrat bekerja sebagai pemutih sama seperti lemon. Teksturnya yang bubuk cukup disimpan tempat kering dan tidak mudah rusak seperti perasan lemon.

  • Campurkan 3 sdm bubuk asam sitrat dalam 3,5 liter air panas.
  • Rendam pakaian setidaknya 4 jam atau semalaman.
  • Cuci seperti biasa.

6. Campurkan Boraks

Boraks termasuk alternatif pemutih yang dapat menghilangkan noda dan residu yang mampu menempel pada kain.

  • Campurkan 115 gram bubuk boraks ke 3,5 liter air hangat, aduk hingga larut.
  • Masukkan pakaian putih dan rendam selama 30 menit atau lebih.
  • Cuci seperti biasa.

7. Jemur di Bawah Sinar Matahari

Cahaya matahari yang mengandung sinar ultraviolet (UV) bisa memudarkan warna pakaian tapi juga dapat mencerahkan baju putih. Tidak hanya memutihkan, cahaya ini bantu membunuh kuman yang mungkin bersarang di kain.

Pakaian, seprai, maupun handuk putih dapat dijemur di bawah sinar matahari langsung dan biarkan hingga kering.

Penting diperhatikan, sejumlah cara di atas dikhususkan untuk pakaian full putih. Pengulangan metode mungkin diperlukan untuk mendapatkan pakaian yang kembali putih dan bersih.

Hindari penggunaannya pada pakaian berwarna atau motif. Lakukan metode sesuai petunjuk dan jangan mencampur-campur bahan yang dipakai.

(azn/row)



Sumber : www.detik.com

6 Cara Efektif Usir Cicak Pakai Bahan yang Ada di Rumah, Mudah!


Jakarta

Adanya cicak di rumah memang tidak berbahaya, namun cicak biasanya sangat tidak diinginkan untuk berkeliaran di sekitar rumah kamu. Cicak tertarik pada makanan, air, dan tempat berlindung.

Adanya serangga menjadi faktor adanya cicak di rumah karena menjadi sumber makanannya. Genangan air, seperti kolam juga menjadi sumber air bagi cicak untuk tetap berada di rumah kamu.

Namun, pastinya kamu menginginkan cicak pergi dari rumah. Melansir The Spruce, berikut beberapa tips mengusir cicak yang ada di sekitar rumah.


Gunakan Bawang Merah dan Bawang Putih

Letakkan bawang merah dan bawang putih di sekitar rumah untuk mencegah cicak memasuki area dalam rumah. Kamu bisa menaruh bawang merah dan bawang putih dalam botol berisi air dan menyemprotkan air tersebut ke sudut-sudut dan sekitar titik masuk rumah.

Bau bawang merah dan bawang putih yang kuat tidak menarik bagi cicak, sehingga cicak akan menghindari tempat-tempat yang berbau menyengat ini.

Simpan Kamper

Kamper memiliki bau yang kuat untuk mengusir berbagai jenis hama, termasuk cicak. Letakkan kamper di area yang sering didatangi cicak, seperti di bawah lemari dapur dan kamar mandi.

Namun, kamu harus memperhatikan sekitar. Hal ini dikarenakan kamper mengandung bahan kimia beracun, sehingga berbahaya bagi anak-anak dan hewan peliharaan.

Tanaman

Beberapa tanaman memiliki bau yang tidak sedap bagi cicak, seperti peppermint, ekaliptus, atau serai. Tanamlah di kebun sebagai cara yang mudah dan praktis untuk mengusir cicak dari halaman rumah kamu.

Pakai Ampas Kopi

“Ampas kopi merupakan obat rumahan yang ampuh untuk mengusir cicak dari rumah, karena baunya yang kuat dan teksturnya yang kasar tidak disukai cicak,” kata Dr. Kathryn Dench, kepala penasihat ilmiah untuk Paw Origins.

Taburkan bubuk kopi di sekitar pondasi rumah dan di dekat titik masuk untuk mencegah cicak masuk ke dalam rumah kamu.

Gunakan Semprotan Merica

Lada bersifat mengganggu bagi cicak. Jadi menyemprotkan semprotan merica di area dalam rumah atau di sekitar bagian luar merupakan cara yang bagus untuk mengusir cicak dari rumah.

Kamu dapat membuat semprotan merica sendiri dengan mencampur air dan cabai rawit atau bubuk cabai. Semprotkan campuran di sudut-sudut kosong dekat titik masuk dan sudut tersembunyi lainnya.

“Bau yang menyengat akan membuat cicak berpikir dua kali sebelum melintasi pintu masuk yang disemprot merica,” kata Wilson.

Manfaatkan Kucing Peliharaan

Kucing tidak hanya suka mengejar tikus, kucing juga suka mengejar dan menangkap reptil kecil seperti cicak. Sehingga cicak yang tersisa akan ketakutan.

“Meskipun kucing kamu bukan pemburu alami, seringkali cicak akan sangat takut hingga tidak mendirikan tempat di rumah kamu saat mereka dikejar-kejar oleh kucing yang ingin tahu,” kata Brett Bennett, direktur operasional untuk PURCOR Pest Solution.

Itulah beberapa cara untuk mengusir cicak dari rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Wajib Tahu! 8 Bau yang Dibenci Tikus, Auto Kabur



Jakarta

Tikus merupakan hama rumah tangga yang sangat mengganggu dan juga menyebalkan, namun mengusir tikus cukup sulit dilakukan. Tikus memiliki indra penciuman yang sangat tajam, sehingga bau dapat digunakan sebagai pengusir tikus dari rumah.

Tikus bisa sangat terganggu dengan sejumlah bau rumah tangga yang kuat. Tetapi cara mengusir tikus dengan bau yang tidak disukai, hanya akan bersifat sementara namun efektif untuk dicoba.

Melansir The Spruce, berikut beberapa bau yang tidak akan disukai oleh tikus sehingga dapat menjadi cara untuk mengusirnya dari rumah.


Kayu Manis

Hidung tikus yang tajam akan sangat sensitif dengan bau seperti kayu manis, sehingga tikus akan menjauhkan area yang terdapat kayu manis karena aromanya yang kuat. Pertimbangkan untuk menaburkan bubuk kayu manis di area yang sering terdapat tikus.

Cuka

Aroma cuka yang menyengat dapat menutupi bau feromon tikus, sehingga tikus tidak akan datang ke rumah lagi. Tuangkan cuka putih ke dalam botol semprot dengan beberapa tetes sabun cuci piring, lalu semprotkan ke area yang dihinggapi tikus.

Minyak Kayu Putih

Minyak kayu putih terbukti dapat mengusir tikus berkat aroma herbalnya yang menyengat. Untuk menggunakannya pada tikus, encerkan dengan sedikit alkohol isopropil dan semprotkan ke area yang dihinggapi tikus.

Bawang Putih

Tidak diragukan lagi bahwa aroma bawang putih bersifat persisten, sehingga sangat ampuh untuk mengusir tikus. Namun, jangan gunakan bawang putih segar atau yang diiris untuk mengusir tikus.

Gunakan bubuk bawang putih atau bawang putih yang sudah diawetkan, sehingga akan bertahan jauh lebih lama daripada bawang putih segar.

Minyak Kayu Cedar

Bau khas minyak kayu cedar dapat bertindak sebagai pencegah tikus, sehingga tikus tidak masuk ke rumah kamu. Akan tetapi, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa minyak kayu cedar sebenarnya beracun bagi tikus dalam jangka waktu lama.

Hal ini menyebabkan lesi dan tumor hati yang lambat, tetapi pasti membunuh tikus. Pertimbangkan untuk menggunakan metode yang lebih manusiawi untuk membunuh tikus di rumah.

Bunga Lavender

Minyak lavender dapat mengusir tikus, begitu pula dengan lavender yang ditanam dalam pot di sekitar rumah kamu. Cobalah untuk menanam lavender di musim yang hangat dan tambahkan minyak lavender di sekitar tepi rumah di musim dingin.

Cabe Rawit

Bau pedas dapat mengusir semua jenis hewan pengerat, termasuk juga tikus. Taburkan bubuk cabai rawit di sekitar loteng untuk mengusir tikus.

Garam Epsom

Garam epsom mengeluarkan bau pahit yang tidak disukai tikus. Taburkan di tepi atau tempat-tempat yang sering dihinggapi tikus, tetapi jangan gunakan terlalu banyak di luar ruangan. Garam dapat merusak tanah jika digunakan dalam jumlah banyak.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Waspada! Ini 6 Tanda Adanya Kecoa di Rumah



Jakarta

Kecoa menjadi salah satu hama yang sangat mengganggu saat masuk ke dalam rumah. Kecoa terkenal menyebarkan bakteri dan penyakit ke seluruh rumah, sehingga menyebabkan penyakit berbahaya.

Beberapa orang juga mengalami masalah asma atau masalah pernapasan lainnya karena kulit yang mengelupas atau kotoran yang kecoa tinggalkan. Mengidentifikasi adanya serangan kecoa sangat penting dilakukan.

Melansir house digest, berikut beberapa tanda adanya kecoa di rumah yang harus segera diatasi sebelum menimbulkan resiko yang berbahaya.


Melihat Kotoran di Lantai

Adanya kotoran kecoa menjadi tanda pasti bahwa kecoa masuk dan bersarang di rumah. Penampakan kotoran ini dapat bervariasi tergantung ukuran kecoa yang meninggalkannya dan beberapa faktor lainnya.

Jika kecoa lebih kecil, kotorannya memiliki warna dan tekstur yang mirip bubuk kopi, dan ada juga yang lebih gelap serta tampak seperti lada hitam. Kecoa yang berukuran besar, akan tampak lebih bulat dan berwarna hitam atau coklat.

Adanya Noda di Dinding

Terkadang kotoran kecoa muncul dalam bentuk bercak, Bercak tersebut adalah jejak kotoran yang tertinggal saat serangga ini merayap di seluruh rumah. Dinding dan langit-langit menjadi lokasi umum tempat bercak ini terlihat.

Noda juga mungkin tertinggal di tempat yang lembap atau basah. Jika kamu melihat bekas noda yang luas, hal ini menjadi petunjuk bahwa ada sumber makanan untuk kecoa di dekatnya.

Bekas noda yang ditinggalkan akan membawa bakteri, sehingga disinfeksi permukaan dengan hati-hati di tempat mereka berada.

Mencium Bau Apek di Rumah

Kecoa memiliki bau yang sangat khas, hal ini dapat mendeteksi keberadaannya sehingga dapat membantu mengetahui adanya kecoa di rumah. Baunya digambarkan sebagai bau apek dan tidak segar.

Serangga menggunakan baunya sebagai bentuk komunikasi, sehingga membantu kecoa untuk menemukan makanan dan kebutuhan lain yang dibutuhkan untuk bertahan hidup.

Menemukan Kulit Kecoa yang Terkelupas

Tanda lain kecoa membuat tempat tinggal di rumah kamu adalah ditemukannya kulit kecoa yang mengelupas. Jika melihat sesuatu sesuatu yang tampak seperti kecoa mati, mungkin itu hanya kulit yang tertinggal dari nimfa yang mengelupas.

Nimfa adalah versi muda dari serangga ini. Kulit kecoa tidak tumbuh bersama tubuh, jadi harus kecoa harus melepaskannya dan membiarkan kutikula baru mengeras. Selama waktu ini kecoa akan terlihat putih sampai kulit baru siap.

Saat nimfa tumbuh, kecoa akan melalui proses pergantian kulit ini beberapa kali. Jadi sudah seharusnya kamu membasmi kecoa di rumah jika melihat selubung kulit di sekitar rumah.

Mengalami Gejala Alergi

Jika seseorang di rumah mengalami alergi yang meningkat, kecoa bisa jadi adalah penyebabnya. Kecoa dapat menyebabkan gejala muncul tanpa memandang waktu dalam setahun.

Namun, tidak semua orang akan mengalami reaksi pernapasan terhadap hama ini. Seseorang akan tampak bergejala saat terpapar kecoa itu sendiri, serta kotoran atau air liurnya.

Mengatasi kecoa di rumah akan menjadi solusi yang paling efektif, tetapi kamu juga harus berkonsultasi dengan dokter mengenai penyebab pasti kamu terkena alergi.

Melihat Kecoa Berkeliaran di Rumah

Kecoa tidak hidup sendiri, menemukan satu kecoa yang berkeliaran di rumah menjadi tanda pasti ada sarang kecoa di rumah kamu. Kemungkinan kecoa akan berkeliaran adalah saat keadaan rumah gelap, karena kecoa aktif di malam hari.

Matikan lampu di tempat yang akan didatangi kecoa, kemudian nyalakan lampu setelah gelap beberapa saat. Kemungkinannya kecoa akan berlari menyebrangi lantai menuju tempat persembunyian saat lampu dinyalakan.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Ini 10 Cara Ampuh Membasmi Kecoak dengan Bahan Alami


Jakarta

Kecoak merupakan salah satu serangga yang sering muncul di dalam rumah. Hewan yang satu ini dianggap menjijikan karena sering berada di tempat-tempat kotor, seperti kamar mandi dan saluran air.

Oleh sebab itu, ketika muncul kecoak di rumah maka harus segera dibasmi. Biasanya, kecoak dapat diusir dengan menggunakan semprotan nyamuk, lalu kecoak akan kabur dan lama-lama mati.

Namun, aroma dari semprotan nyamuk terkadang membuat sebagian orang tidak nyaman. Nah, ada cara lain untuk mengusir kecoak di rumah, yakni menggunakan bahan-bahan alami.


Lantas, apa saja bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk membasmi kecoak? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Cara Membasmi Kecoak dengan Bahan Alami

Ternyata, mengusir kecoak dari dalam rumah bisa menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapat. Apa saja bahan alami tersebut? Simak di bawah ini:

1. Baking Soda dan Cuka

Cara yang pertama adalah menggunakan campuran baking soda (soda kue) dan cuka. Kombinasi kedua bahan tersebut dapat membasmi kecoak di dalam rumah hingga membersihkan saluran pembuangan air di kamar mandi.

Untuk cara pakainya, cukup tuang 2 sendok makan baking soda ke dalam wadah, lalu tuang sedikit cuka dan aduk sampai merata. Setelah itu, taburkan ke sudut-sudut kamar mandi.

2. Asam Borat

Mengutip situs The Pest Informer, asam borat juga bisa dipakai untuk membasmi kecoak secara efektif. Simak langkah-langkah penggunaannya di bawah ini:

  • Tuang bubuk asam borat ke dalam wadah terpisah
  • Lalu campurkan tepung dan gula bersama asam borat
  • Aduk hingga merata, kemudian letakkan adonan di tempat kecoak keluar.

Sebagai informasi, gula dan tepung berfungsi untuk memancing kecoak keluar dari sarangnya, sedangkan asam borat berguna untuk membunuh kecoak.

Agar efektif dalam membasmi kecoak, disarankan untuk meletakkan adonan asam borat saat kamar mandi sedang tidak dipakai atau di malam hari.

3. Ampas Kopi

Setelah menyeruput segelas kopi, sebaiknya ampasnya jangan langsung dibuang. Soalnya, ampas kopi dapat mengusir kecoak yang berada di dalam rumah. Hal ini berkat kandungan asam pada ampas kopi yang tidak disukai oleh kecoak.

Cara penggunaannya juga mudah, cukup taburkan bubuk ampas kopi di sudut-sudut kamar mandi. Selain itu, kamu juga bisa memakai bubuk kopi baru.

Namun perlu diingat, ampas kopi hanya berfungsi untuk mengusir kecoak sehingga tidak efektif untuk membunuhnya.

4. Minyak Peppermint

Cara berikutnya untuk membasmi kecoak adalah menggunakan minyak peppermint. Selain dipakai untuk aroma terapi, minyak esensial ini juga bisa digunakan untuk mengusir kecoak.

Simak cara pakainya di bawah ini:

  • Tuang minyak peppermint ke dalam botol semprotan secukupnya
  • Campurkan dengan air garam secukupnya
  • Kemudian semprot minyak peppermint ke sudut-sudut kamar mandi yang sering dilalui kecoak.

5. Bawang Putih

Selain dipakai untuk bumbu masak, ternyata bawang putih juga bisa digunakan untuk membasmi kecoak. Dilansir situs The Spruce, aroma bawang putih yang menyengat ternyata tidak disukai oleh kecoak, sehingga mereka akan kabur.

Untuk cara pakainya, geprek beberapa siung bawang putih, lalu sebarkan ke sudut-sudut rumah yang diyakini sebagai sarang kecoak. Nantinya, serangga tersebut tidak akan kembali lagi karena aroma bawang putih yang tajam.

6. Air Lemon

Lemon memiliki sifat antipatogen alami yang dipercaya dapat mengusir kecoak dan mencegahnya datang kembali. Untuk mengusir serangga itu, kamu bisa membuat perasan air lemon yang dimasukkan ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan larutan air lemon ke jalur yang sering dilalui atau sarang kecoak di sekitar rumah.

7. Air Sabun

Selain air lemon, kamu juga bisa menggunakan air sabun untuk membasmi kecoak di rumah. Agar lebih efektif membunuh kecoak, disarankan menggunakan sabun cuci piring yang bisa diambil sedikit di dapur.

Untuk cara pakainya, tuangkan sabun cuci piring secukupnya ke dalam botol semprot, lalu campur dengan sedikit air dan kocok hingga merata. Setelah itu, semprotkan larutan tersebut jika menemukan kecoak di rumah.

8. Cairan Pemutih

Cara lainnya untuk membasmi kecoak dengan menggunakan cairan pemutih. Cara pakainya juga mudah, cukup tuangkan cairan pemutih ke dalam botol semprot dan campur dengan sedikit air, lalu semprotkan ke sudut-sudut rumah yang dilalui kecoak.

Namun, penggunaan cairan pemutih terlalu sering dapat menyebabkan korosi pada material seperti plastik dan logam. Lalu, cairan pemutih juga dapat merusak pipa saluran air.

9. Daun Salam

Bahan alami selanjutnya yang dapat dipakai untuk membasmi kecoak adalah daun salam. Simak cara penggunaannya di bawah ini:

  • Tumbuk daun salam hingga halus
  • Lalu, taburkan daun salam di area rumah atau sarang kecoak
  • Atau, rebus daun salam hingga matang, lalu air rebusannya berfungsi sebagai semprotan untuk membasmi kecoak.

10. Kayu Manis

Mengutip Pest Control Weekly, kayu manis bisa digunakan untuk membasmi kecoak di rumah. Adapun sejumlah metode yang bisa dilakukan, yakni:

  • Menaruh batang kayu manis di tempat yang sering dilalui atau sarang kecoak
  • Menaruh batang kayu manis di luar rumah agar kecoak tidak masuk ke dalam
  • Membuat semprotan kayu manis.

Untuk membuat semprotan kayu manis caranya cukup mudah, yakni sebagai berikut:

  • Tambahkan air ke dalam botol semprot sekitar 3/4 bagian
  • Lalu tuang 15-20 tetes minyak kayu manis ke dalam botol semprot
  • Kemudian kocok botol hingga air dan minyak kayu manis tercampur
  • Setelah itu, semprot larutan minyak kayu manis ke sarang atau tempat kecoak melintas di rumah.

Itu dia 10 cara membasmi kecoak dengan menggunakan bahan-bahan alami. Semoga membantu detikers.

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com