Tag Archives: bubuk

Gampang! Ini 7 Tips Bikin Baju Menguning Kembali Putih Tanpa Pemutih


Jakarta

Baju atau pakaian berwarna putih memang punya daya tarik sendiri, namun mudah kotor dan menguning. Untuk mengembalikannya jadi putih bersih, biasanya orang-orang menggunakan cairan pemutih.

Namun, penggunaan produk pemutih yang kurang tepat justru bisa merusak pakaian, lho. Tapi tenang saja, ada cara lain untuk memutihkan baju putih yang menguning.

Kamu bisa menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di rumah atau di alam. Yuk, simak caranya di bawah ini.


Cara Memutihkan Pakaian Tanpa Pemutih

Dikutip dari The Spruce dan Real Simple, berikut sederet cara memutihkan pakaian putih yang kekuningan atau kusam tanpa cairan pemutih:

1. Gunakan Perasan Lemon

Air perasan lemon merupakan pemutih alami untuk pakaian. Kandungan asam sitratnya berguna untuk memutihkan pakaian berbahan katun, linen, dan poliester.

  • Siapkan 4 buah lemon, potong menjadi dua bagian dan peras untuk diambil airnya.
  • Campurkan perasan lemon ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas.
  • Rendam pakaian putih setidaknya 4 jam atau semalaman.
  • Cuci seperti biasa.

2. Rendam dengan Soda Kue

Soda kue atau baking soda mengandung natrium bikarbonat yang bantu menghilangkan noda membandel pada kain. Bahan ini juga dapat menghempaskan bau yang menempel di pakaian, termasuk kaus kaki.

  • Campurkan 230 gram soda kue ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas, aduk hingga larut.
  • Rendam pakaian putih setidaknya 1 jam atau semalaman.
  • Cuci seperti biasa.

3. Tambahkan Cuka Putih

Asam asetat dalam cuka putih bantu menghilangkan residu detergen penyebab pakaian menguning dan kusam.

  • Tambahkan 250 ml cuka putih suling ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas.
  • Masukkan pakaian putih menguning dan rendam semalaman.
  • Cuci seperti biasa.

4. Gunakan Sabun Cuci Piring

Sabun cuci piring ada yang mengandung natrium hipoklorit yang bisa memutihkan kain terbuat dari serat alami seperti katun atau linen.

  • Siapkan 3,5 liter air panas.
  • Tambahkan sedikit sabun cuci piring dengan detergen biasa, aduk merata.
  • Masukkan pakaian kusam dan rendam selama 30 menit.
  • Cuci pakaian seperti biasa.

5. Gunakan Citric Acid

Bubuk citric acid atau asam sitrat bekerja sebagai pemutih sama seperti lemon. Teksturnya yang bubuk cukup disimpan tempat kering dan tidak mudah rusak seperti perasan lemon.

  • Campurkan 3 sendok makan bubuk asam sitrat dalam 3,5 liter air panas.
  • Rendam pakaian setidaknya 4 jam atau semalaman.
  • Cuci seperti biasa.

6. Campurkan Boraks

Boraks termasuk alternatif pemutih yang dapat menghilangkan noda dan residu yang mampu menempel pada kain.

  • Campurkan 115 gram bubuk boraks ke 3,5 liter air hangat, aduk hingga larut.
  • Masukkan pakaian putih dan rendam selama 30 menit atau lebih.
  • Cuci seperti biasa.

7. Jemur di Bawah Sinar Matahari

Cahaya matahari yang mengandung sinar ultraviolet (UV) bisa memudarkan warna pakaian tapi juga dapat mencerahkan baju putih. Tidak hanya memutihkan, cahaya ini bantu membunuh kuman yang mungkin bersarang di kain.

Pakaian, seprai, maupun handuk putih dapat dijemur di bawah sinar matahari langsung dan biarkan hingga kering.

Penting diperhatikan, sejumlah cara di atas dikhususkan untuk pakaian full putih. Pengulangan metode mungkin diperlukan untuk mendapatkan pakaian yang kembali putih dan bersih.

Hindari penggunaannya pada pakaian berwarna atau motif. Lakukan metode sesuai petunjuk dan jangan mencampur-campur bahan yang dipakai.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Bukan Diinjak, Begini Cara Aman dan Ampuh Usir Kecoak Biar Nggak Balik Lagi


Jakarta

Banyak orang tidak tahu cara mengusir kecoak. Sebab, kecoak berbeda dengan serangga lainnya. Ketika dikejar atau didekati, mereka justru bergerak ke arah kita. Hal ini yang membuat beberapa orang justru takut saat melihat kecoak.

Padahal kamu bisa lho mengusir kecoak tanpa perlu mendekatinya. Asal kamu tahu kelemahan dari hewan kecil ini. Tanpa perlu menunggu kemunculannya, kecoak bisa dibasmi dan tak balik lagi.

Namun, yang paling penting adalah kamu harus mengatasi dahulu penyebab mereka masuk ke rumah. Misalnya karena ada lubang di rumah atau karena rumah kamu kotor. Apabila penyebabnya sudah diatasi, akan lebih mudah untuk memerangi kecoak di rumah.


Cara mengusir kecoak yang ampuh dan aman adalah dengan menggunakan bahan alami di rumah yang kamu persiapkan sendiri. Kira-kira apa saja? Berikut daftarnya.

Cara Mengusir Kecoak dengan Bahan Alami

1. Ampas Kopi

Siapa di sini pecinta kopi bubuk? Ampas kopi yang biasanya langsung dibuang, bisa lho kamu manfaatkan untuk perangkap pengusir kecoak. Hal ini dikarenakan di dalam kopi tersebut terdapat kandungan asam yang tidak disukai oleh kecoak.

Cara penggunaannya juga mudah, cukup taburkan bubuk ampas kopi di sudut-sudut kamar mandi. Selain itu, kamu juga bisa memakai bubuk kopi baru. Namun perlu diingat, ampas kopi hanya berfungsi untuk mengusir kecoak sehingga tidak efektif untuk membunuhnya.

2. Bawang Putih

Kamu pasti tahu kalau bawang putih memiliki aroma yang kuat. Maka dari itu, bumbu dapur ini kerap dipakai pada masakan. Ternyata bau yang dikeluarkan bawang putih ini juga bisa untuk mengusir kecoak.

Dilansir situs The Spruce, aroma bawang putih terlalu kuat sehingga tidak disukai kecoak. Cara pasang perangkapnya dengan geprek beberapa siung bawang putih, lalu sebarkan ke sudut-sudut rumah yang diyakini sebagai sarang kecoak.

3. Air Lemon

Air lemon biasanya digunakan untuk membersihkan noda, tetapi ada salah satu sifat antipatogen alami dari lemon yang bisa mencegah kecoak datang ke rumah. Jika bahan sebelumnya dengan diletakkan, untuk mengusir kecoak dengan air lemon, kamu bisa menyemprotkan perasan air lemon yang dimasukkan ke dalam botol semprot. Waktu semprotnya bisa dilakukan secara teratur bukan hanya saat melihat mereka datang.

4. Air Sabun

Jika kamu hanya ada sabun, kamu bisa membuatnya menjadi bahan untuk mengusir kecoak. Untuk cara membuatnya, cukup tuangkan sabun cuci piring secukupnya ke dalam botol semprot, lalu campur dengan sedikit air dan kocok hingga merata. Setelah itu, semprotkan larutan tersebut jika menemukan kecoak di rumah.

5. Baking Soda dan Cuka

Dua bahan ini biasa dipakai untuk membersihkan noda membandel. Ternyata, perpaduan kedua bahan ini cukup untuk membasmi kecoak. Sebab, di dalam baking soda terdapat senyawa natrium bikarbonat atau asam borat yang memang ampuh membasmi serangga apa pun termasuk kecoak.

Caranya dengan mencampurkan menuangkan 2 sendok makan baking soda ke dalam wadah, lalu tuang sedikit cuka dan aduk sampai merata. Setelah itu, taburkan ke sudut-sudut kamar mandi atau tempat yang dilalui kecoak.

6. Cairan Pemutih

Cairan pemutih biasanya untuk membersihkan pakaian atau kain. Ternyata cairan ini juga ampuh untuk mengusir kecoak. Hal ini dikarenakan di dalam cairan pemutih juga memiliki senyawa natrium bikarbonat atau asam borat yang ampuh membasmi serangga.

Caranya dengan menuangkan cairan pemutih ke dalam botol semprot dan campur dengan sedikit air, lalu semprotkan ke sudut-sudut rumah yang dilalui kecoak. Namun sebagai catatan, penggunaan cairan pemutih terlalu sering dapat menyebabkan korosi pada material seperti plastik dan logam. Lalu, cairan pemutih juga dapat merusak pipa saluran air.

7. Daun Salam

Daun salam yang dicincang dan ditumbuk dapat mengeluarkan zat beracun bagi hewan. Bahkan daun salam sebaiknya dijauhkan dari anjing atau kucing. Jika ingin digunakan untuk mengusir kecoak, setelah daun salam hancur, rebus dan ambil airnya untuk disemprot ke area yang kerap ada kecoak.

8. Kayu Manis

Dilansir Pest Control Weekly, kayu manis bisa digunakan untuk membasmi kecoak di rumah. Caranya dengan meletakkan batang kayu manis di tempat yang sering dilalui atau sarang kecoak. Bentuknya bisa dengan menyebar kayu manis atau direbus dan airnya yang dipakai.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Perbedaan Curut dan Tikus, Lengkap Cara Cegah Mereka Masuk Rumah


Jakarta

Banyak orang mengira curut dan tikus itu adalah jenis hewan yang sama. Padahal curut dan tikus adalah jenis hewan yang berbeda.

Dilansir Rentokil, perbedaan pertama adalah dari segi fisik. Tikus memiliki tubuh yang lebih besar dan lebih berat, sementara curut memiliki tubuh yang lebih kecil dan ramping. Bentuk ekornya pun berbeda. Curut memiliki ekor yang berbulu, lebih panjang, dan ramping, daripada ekor tikus yang lebih pendek, lebih tebal, dan tidak berbulu.

Kemudian, perbedaan berikutnya dari jenis makanan yang mereka buru. Tikus adalah hewan omnivora, pemakan segala. Sementara itu, curut mengincar serangga.


Perbedaan berikutnya adalah curut mengeluarkan bau yang lebih busuk dan menyengat daripada tikus.

Cara Mencegah Curut dan Tikus Masuk ke Rumah

Curut dan tikus sama-sama bisa dicegah dengan cara yang sama. Kamu tidak perlu membeli perangkap atau bahan kimia untuk membunuh mereka. Dikhawatirkan menimbulkan bau bangkai yang menyengat. Dilansir detikFood, coba pakai bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di rumah sebagai berikut.

1. Teh Celup Bekas

Kantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta MenariknyaKantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta Menariknya Foto: Getty Images/iStockphoto/Mukhina1

Teh celup bisa digunakan untuk mencegah tikus masuk. Seperti yang diketahui tikus memiliki penciuman yang tajam, kamu dapat mengganggu mereka dengan menyebar teh celup tersebut di area yang kerap ditemui tikus. Mengutip dari Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi menemukan jika teh terutama teh hitam memiliki kandungan tanin sebesar 11%-15%. Zat inilah yang menimbulkan aroma yang tidak disukai oleh tikus.

2. Bubuk Kopi

bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

Jika di rumah kamu tersedia bubu kopi, bahan ini juga ampuh untuk mengusir tikus. Bau dari kopi tidak disukai oleh tikus karena terlalu tajam. Cara membuat jebakan adalah dengan menaburkan kopi di spot yang kerap dilewati tikus. Lakukan secara rutin sampai tikus tidak lagi muncul di rumah.

3. Merica Bubuk

Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface.Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface. Foto: iStock

Sudah menjadi rahasia umum jika merica bubuk memiliki aroma yang kuat. Oleh karena itu, merica bubuk sering digunakan untuk bumbu masakan. Cara memasang perangkapnya cukup menaburkan bubuk merica di sudut-sudut rumah terutama di bagian dapur dan area yang bisa dijangkau tikus.

Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Taburi hanya secukupnya saja, karena jika terlalu banyak juga akan membuat lantai kotor saat terinjak.

Jika tikus menemukan bubuk merica di banyak tempat, mereka tidak akan betah berlama-lama di rumah. Setelah tikus kabur, jangan lupa membersihkan setiap sudut rumah yang ditaburi merica. Jangan lagi memakai merica bubuk yang telah disebar untuk makanan atau hidangan apa pun.

4. Bawang Putih

Bawang putihBawang putih Foto: Pixabay/stevepb

Aroma dari bawang putih juga tidak disukai oleh tikus dan curut. Cara membuat jebakannya adalah dengan memasukkan irisan bawang putih ke dalam kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

5. Kulit Telur

kulit telurkulit telur Foto: Getty Images

Kulit telus yang dihancurkan dan disebar ke dekat lubang depan rumah disebut dapat mencegah tikus dan curut masuk ke rumah. Sebab, di dalam kulit telur terdapat kalsium yang dibenci oleh tikus. Cara ini juga cocok untuk mengusir kecoak.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Mudah Basmi Ulat Bulu yang Suka Gerogot Tanaman


Jakarta

Ulat bulu adalah hama pengganggu bagi kamu yang memelihara tanaman. Ulat ini menggerogoti tanaman, sehingga merusak bahkan dapat mematikan tanaman.

Selain merusak tanaman, ulat bulu juga dapat menimbulkan rasa gatal jika kamu tak tersentuh olehnya. Oleh karena itu, kamu perlu tahu cara membasmi ulat bulu.

Ada beberapa ara mudah untuk membasmi ulat bulu. Yuk, simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Cleanipedia.


Cara Basmi Ulat Bulu

Inilah tips membasmi ulat bulu agar tanaman hias terlindungi.

1. Membersihkan Tong Sampah Secara Rutin

Bersihkan tong sampah 2-3 kali dalam seminggu, apalagi jika sampah tersebut adalah seperti sisa sayur dan kulit buah. Sisa makanan tersebut akan menarik perhatian ulat bulu.

2. Menggunakan Oli

Gunakan oli di pinggir pintu dan jendela untuk mencegah ulat bulu masuk ke dalam rumah dan menghampiri tanaman hias. Ulat bulu membenci aroma dan kelengketan dari oli, sehingga akan berusaha menjauh.

3. Menggunakan Semprotan Cabai

Membuat pestisida alami dengan bahan-bahan seperti cabe merah, sabun atau sabun cuci piring, air, dan bawang putih. Rendam bahan-bahan tersebut di dalam air sabun dan endapkan.

Semprotkan campuran air tersebut ke batang tanaman dan daun untuk mencegah mereka memanjat ke tanaman lagi. Cairan ini bisa disimpan berminggu-minggu dan digunakan setiap hari sampai ulat bulu benar-benar hilang.

4. Mengambilnya Secara Langsung

Meskipun cara ini tergolong sedikit ekstrim, sebenarnya ini merupakan cara membasmi ulat bulu di tanaman yang paling efisien dan cepat. Kamu tinggal gunakan sarung tangan, penjepit atau sendok plastik saat mengambilnya secara langsung lalu buang.

5. Menggunakan Bubuk Bacillus Thuringiensis

Gunakan bubuk Bacillus Thuringiensis (Bt). Bubuk ini adalah semacam pestisida yang bisa didapatkan di toko tanaman dan tidak berbahaya saat ditaburkan langsung ke tanaman Kamu. Ini adalah salah satu cara mengatasi ulat bulu yang efisien.

Itulah cara basmi ulat bulu biar nggak makan tanaman kamu. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Bak Cairan Ajaib Serbaguna, Ini 4 Kegunaan Cuka Putih di Rumah


Jakarta

Cuka putih biasa digunakan sebagai bahan makanan. Namun, ternyata cairan ini juga punya banyak kegunaan lain, lho.

Kamu bisa memakai cuka putih untuk membersihkan barang maupun membasmi hewan di rumah. Kandungan asam di dalam cuka bisa mengatasi berbagai masalah.

Lantas, apa saja kegunaan cuka putih di rumah? Yuk, simak ulasannya berikut ini.


4 Manfaat Cuka Putih di Rumah

Inilah beberapa cara menggunakan cuka putih di rumah.

1. Basmi Jamur di Dinding

Dilansir dari The Spruce, cuka putih ternyata cukup asam untuk merusak struktur jamur di dinding rumah secara perlahan. Caranya, semprotkan cuka putih murni 100% ke arah jamur yang menempel di dinding rumah.

Selanjutnya, lap jamur dengan kain mikrofiber atau spons dan biarkan area dinding tersebut mengering. Jika masih terdapat noda gelap, semprotkan kembali dengan mencampurkan cuka putih dengan cairan pembersih rumah tangga.

2. Hilangkan Bau Apak pada Karpet

Berdasarkan Pristine Home, kombinasi cuka putih dan soda kue mampu menghilangkan noda dan bau apak pada karpet.

Berikut langkah-langkah menghilangkan bau apak pada karpet dengan cuka putih dan soda kue:

  • Pastikan karpet dalam keadaan kering.
  • Campur air hangat dan cuka putih dengan rasio 2:1 dalam botol semprot. Semprotkan campuran tersebut di area yang bau pada karpet. Namun, jangan membuatnya terlalu basah.
  • Taburkan soda kue di area berbau. Kamu bisa menggunakan sapu atau sikat untuk meratakannya, lalu gosokkan bubuk soda kue tersebut ke dalam karpet. Alternatifnya, kamu juga bisa menggunakan boraks.
  • Biarkan campuran tersebut meresap semalaman.
  • Vakum bubuk soda kue dari karpet, pastikan tidak ada produk yang tertinggal.

3. Bersihkan Kencing Tikus

Dikutip dari Hunker, manfaat lainnya dari cuka putih adalah menghilangkan bau pesing dari kencing tikus. Caranya, kamu cukup mencampurkan cuka putih dengan air dengan perbandingan 1:1.

Tambahkan juga beberapa tetes minyak esensial, seperti lemon atau kayu putih. Selanjutnya, kocok hingga tercampur rata dan semprotkan ke permukaan atau area yang tercium kencing tikus.

4. Copot Wallpaper

Selain untuk membersihkan, cuka putih juga bisa membantu kita saat ingin mencopot wallpaper di rumah. Campuran cuka dan air efektif untuk mencopot wallpaper dengan mudah dari dinding rumah.

Caranya, semprotkan campuran cuka putih dan air ke wallpaper. Dengan begitu, wallpaper akan cukup basah sehingga bisa terpisah dari dinding dengan sendirinya. Untuk mencegah lantai basah, kamu bisa menutupinya dengan lembaran plastik.

Itulah beberapa kegunaan cuka putih di rumah. Semoga informasinya bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

6 Aroma Bahan Alami yang Tidak Disukai Tikus, Bisa jadi Cara Mengusirnya


Jakarta

Keberadaan tikus di rumah tentunya akan sangat mengganggu. Tak hanya membawa penyakit, hewan pengerat ini juga bisa merusak benda-benda di rumah.

Jangan khawatir, ada beberapa aroma dari bahan alami yang tidak disukai tikus. Bahan alami ini dapat digunakan sebagai alternatif cara mengusir tikus dari rumah.

Aroma dari Bahan Alami yang Tidak Disukai Tikus

Mengutip laman Purcor Pest Solutions, Summit Environmental Solutions, dan Eliminate Solution, bahan-bahan yang tidak disukai tikus di antaranya tanaman mint, minyak peppermint, dan bubuk cabai. Ketahui cara menggunakan bahan ini untuk mengusir tikus.


1. Tanaman Mint

Tanaman ini tak hanya membantu mengusir tikus, tapi memberi aroma harum di sekitar rumah. Mint bisa ditanam dalam pot dan diletakkan di sekitar rumah.

2. Minyak Peppermint

Tikus akan lari karena tidak tahan aroma peppermint yang kuat. Caranya, rendam bola kapas dengan minyak peppermint. Kemudian letakkan bola kapas pada lubang atau tempat yang biasa didatangi tikus.

3. Minyak Cengkeh

Tikus juga tidak suka dengan bau cengkeh yang menyengat. Cara mengusir tikus dengan minyak cengkeh sama dengan penggunaan minyak peppermint. Rendam bola kapas dengan minyak cengkeh, lalu letakkan di tempat persembunyian tikus.

4. Bawang Bombay

Aroma bawang bombay yang menyengat dapat digunakan untuk mengusir tikus. Caranya, bawang bombay diiris dulu lalu diletakkan di tempat yang ada bekas aktivitas tikus. Misal, bekas cakaran dan kotoran.

5. Bawang Putih

Bawang putih mengandung senyawa allicin yang bisa mengiritasi tikus. Cara penggunaannya, bubuk dan bawang putih yang dihancurkan bisa dicampur 1/4 cangkir tepung terigu serta maizena. Campuran disimpan dalam wadah kedap udara, lalu ditabur di area persembunyian tikus. Baunya bisa bertahan selama beberapa jam untuk mengusir tikus.

6. Bubuk Cabai

Aroma campuran bubuk cabai dan air sangat tidak disukai tikus. Untuk membuat campuran ini, dua sendok bubuk cabai bisa dicampur 1 liter air lalu dimasukkan dalam botol semprot. Campuran disemprotkan di tempat yang dicurigai menjadi sarang tikus.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com

4 Bahan Pembersih yang Ampuh Hilangkan Noda Jamur pada Pakaian


Jakarta

Jamur bukan hanya muncul pada makanan, perabotan, atau material bangunan saja, melainkan pada pakaian juga. Penyebabnya adalah bahan pakaian tersebut lembap atau basah tetapi tidak langsung dibersihkan atau dijemur. Alhasil bagian yang lembap pada pakaian tersebut menjadi tempat yang baik untuk jamur berkembang.

Tanda pakaian kamu berjamur adalah munculnya bercak-bercak berwarna pada permukaan pakaian. Warnanya beragam, ada yang hitam, putih, abu-abu, dan lainnya. Bercak ini tidak bisa langsung hilang hanya dengan membilasnya dengan air biasa. Apalagi jika kamu asal memasukkan ke dalam mesin cuci.

Kamu membutuhkan bahan pembersih tambahan untuk menghilangkan jamur pada pakaian. Dilansir Persil, berikut bahan-bahan yang aman untuk membersihkan jamur pada pakaian.


1. Cuka putih

Cuka merupakan bahan yang ampuh untuk menghilangkan noda membandel dan jamur. Bahan satu ini juga cukup mudah ditemukan di warung atau pusat perbelanjaan. Sebelum memakai cuka untuk membersihkan jamur, kamu perlu melihat keterangan cara membersihkan kain yang tertera pada bagian dalam baju. Apakah penggunaan cuka dapat merusak bahan atau tidak.

Jika tidak ditemukan larangan seperti itu, kamu bisa langsung menyiapkannya. Caranya dengan campurkan satu cangkir cuka ke dalam air bersih yang sudah dituangkan ke dalam ember yang cukup untuk pakaian yang akan dibersihkan. Jika kamu ingin membersihkan menggunakan mesin cuci, tuangkan 1-2 cangkir cuka untuk dapat membunuh jamur dan mencerahkan pakaian putih.

2. Pemutih Pakaian

Jika tidak menemukan cuka, kamu bisa menggunakan pemutih pakaian. Meskipun namanya pemutih, bahan ini efektif membunuh jamur. Namun, hati-hati bahan ini juga bisa memudarkan warna pada pakaian.

Sebelum memakai pemutih, kamu harus mengecek label cara membersihkan pakaian di dalam baju. 0astikan kamu memakai sarung tangan karet dan sirkulasi di ruangan tersebut baik karena bau pemutih pakaian cukup menyengat. Lalu, jauhkan dari jangkauan anak-anak di ruangan tersebut. Simpan pemutih di lemari yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak atau hewan peliharaan.

3. Sabun mandi

Alternatif lainnya adalah menggunakan sabun mandi baik yang batangan atau cair. Lebih baik juga sebelumnya kamu sudah merendam pakaian di air hangat. Setelah dioleskan sabun, gosok hingga noda jamur menghilang atau pudar. Kemudian jemur hingga kering.

4. Boraks

Boraks memang bahaya jika dicampurkan dalam makanan. Namun, keberadaan boraks bisa menghilangkan noda jamur pakaian lho. Kamu bisa membeli boraknya yang bentuknya bubuk. Takarannya adalah setengah cangkir boraks yang dimasukkan ke dalam air panas. Larutan ini juga bisa ditambahkan ke dalam mesin cuci, dan cuci seperti biasa.

Namun, perlu diingat kamu harus membaca tata cara membersihkan pakaian yang tertera pada bagian dalam baju. Kemudian saat mencuci pakaian tersebut tangan kamu harus memakai sarung tangan lateks agar aman. Apabila setelah direndam nodanya tidak hilang, jangan lupa untuk disikat.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Jangan Salah! Ini Perbedaan Antara Semen, Beton, dan Mortar


Jakarta

Dalam membangun sebuah rumah atau gedung, dibutuhkan bahan bangunan untuk memperkuat pondasi bangunan tersebut. Setidaknya ada tiga macam bahan bangunan yang umum digunakan, yakni semen, beton, dan mortar. Apa bedanya?

Meski sama-sama bahan bangunan, tetapi ketiganya memiliki perbedaan. Dilansir situs Toyo Mortar, hal ini dapat diketahui dari segi campuran dan proporsi bentuk untuk menghasilkan massa sebagai pengikat.

Agar tidak salah dalam membedakan antara semen, beton, dan mortar, simak penjelasannya dalam artikel ini.


Semen

Semen adalah sebuah bahan campuran yang terikat dan berfungsi untuk menahan bahan-bahan lain. Sebab, semen tidak dapat bekerja sendirian untuk memperkuat pondasi bangunan.

Ada sejumlah bahan lain yang digunakan untuk campuran semen, yaitu batu kapur, kalsium, silikon, besi, dan aluminium. Ini yang akan menentukan hasil akhir dan setidaknya harus dipanaskan dalam klin besar sekitar 2.700 derajat Fahrenheit (1.482 derajat Celcius) untuk menghasilkan produk yang dikenal sebagai klinker.

Sebagai informasi, klinker memiliki bentuk seperti kelereng dan digiling hingga menjadi bubuk. Lalu, bubuk itu ditambahkan dengan gipsum untuk menghasilkan tepung abu-abu yang disebut dengan semen.

Ketika semen bercampur dengan air, terjadi reaksi kimia yang dapat mengubahnya menjadi keras. Ada berbagai jenis semen yang diproduksi saat ini, tapi umumnya semen yang paling sering digunakan adalah semen Portland.

Beton

Beton merupakan bahan banguan yang terdiri dari campuran semen, air, dan bahan agregat. Perbedaan antara semen dengan beton terletak pada bahan agregat, yakni pasir atau kerikil.

Semen yang dipakai pada massa beton setidaknya memiliki total bentuk sekitar 10-15 persen, tetapi proporsi ini bervariasi tergantung jenis beton yang dibuat.

Agregat ini membentuk sekitar 60-80 persen campuran beton, tergantung dalam beberapa kasus. Agregat berperan pada massa beton dan ditahan dengan reaksi aktif dari air dan semen.

Proporsi dalam campuran agregat, semen, dan air ini akan menentukan hasil pengerasan beton tersebut. Namun tergantung juga pada kekuatan, ketahanan dalam pembukuan dan pencairan, kemampuan kerja, serta waktu.

Perlu diingat, rasio air dan semen yang rendah akan menghasilkan campuran yang lebih tipis. Hal ini akan menyulitkan untuk dipakai sebagai elemen pengikat.

Agar beton berperan menjadi struktural yang dapat menahan proyek struktural, maka beton sering diperkuat dengan rebar baja karena tanah di bawahnya mengendap. Rebar baja ini lebih baik digunakan untuk mendukung balok, dinding, dan pondasi bangunan lainnya.

Mortar

Sementara itu, mortar biasanya dipakai sebagai penyimpan bahan bangunan batu bata atau batu bersama yang merupakan kombinasi campuran dari semen tebal, air, dan pasir. Air tersebut dipakai untuk menahan campuran serta menghidrasi semen.

Dibandingkan beton, rasio air pada semen lebih tinggi agar elemen pengikatnya dapat terbentuk. Substansi yang digunakan lebih tebal dan ideal sebagai perekat bahan bangunan, seperti batu bata.

Selain menjadi perekat antara batu bata, mortar juga berfungsi untuk menutup permukaan yang tidak rata. Hal ini membuat pengerjaan konstruksi dinding terlihat lebih rapi.

Mortar juga digunakan untuk proses plesteran tembok agar permukaannya menjadi rata. Lalu, mortar juga berfungsi sebagai plesteran pada saat akan memasang keramik, baik itu di lantai maupun di tembok.

Itu dia perbedaan antara semen, beton, dan mortar. Semoga dapat membantu detikers!

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com

Cat Baru Pada Dinding Bikin Rumah Bau, Begini Cara Atasinya



Jakarta

Mengecat rumah sering kali dilakukan saat bulan Ramadhan. Tujuannya agar saat hari raya Lebaran rumah terlihat fresh dengan warna cat yang baru.

Nah ketika melakukan pengecatan, biasanya rumah menjadi bau karena cat yang baru. Kondisi ini tentu mengganggu kenyamanan. Tapi ada beberapa langkah sederhana yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan bau tersebut.

Berikut tips efektif yang dapat membantu kamu menciptakan suasana yang lebih segar dan nyaman di ruangan yang baru dicat.


Baking Soda

Melansir The Spruce, soda kue efektif dalam menyerap bau di area seperti tempat cucian dan lemari es, serta dapat juga menangkap bau cat. Untuk menggunakannya, tuangkan bubuk soda kue ke dalam mangkuk dangkal dan letakkan di berbagai sudut ruangan.

Jika bau cat masih terasa, taburkan sedikit soda kue pada karpet dan furnitur berlapis kain di ruangan tersebut, lalu biarkan semalaman. Pada pagi harinya, bersihkan sisa bubuk dan bau dengan menggunakan penyedot debu.

Taruh Air Lemon Dalam Mangkuk

Air secara alami dapat menyerap senyawa organik volatil atau VOC, tetapi menambahkan beberapa irisan lemon segar akan memberikan aroma jeruk yang bersih dan menyegarkan. Karena air memerlukan waktu lebih lama untuk menyerap bau, sebaiknya kamu merencanakan untuk membiarkan mangkuk berisi air lemon di dalam ruangan semalaman.

Gunakan Bubuk Kopi

Mangkuk yang diisi dengan bubuk kopi kering dapat secara efektif menyerap bau cat, dan yang lebih baik, banyak orang menyukai aroma kopi. Namun, penting untuk tidak menggunakan bubuk kopi bekas sebagai penyerap bau, sebaiknya buang setelah digunakan.

Minyak Esensial

Dua ekstrak alami yang paling efektif untuk menghilangkan bau cat dan menyegarkan udara di ruangan adalah vanila dan peppermint. Kamu dapat meneteskan beberapa tetes ekstrak atau minyak esensial ke bola kapas dan meletakkannya dalam mangkuk atau piring kecil yang ditempatkan di berbagai sudut ruangan.

Beberapa ahli pengecatan juga merekomendasikan untuk menambahkan satu atau dua tetes ekstrak langsung ke dalam kaleng cat sebelum memulai pengecatan guna mengurangi bau.

Tuangkan Cuka pada Mangkuk

Cuka putih berfungsi sebagai penetral bau. Cuka rumah tangga dengan konsentrasi 10% asam asetat lebih efektif dalam mengatasi bau dibandingkan cuka dapur yang memiliki konsentrasi 5%.

Untuk menghilangkan bau cat, kamu dapat meletakkan mangkuk berisi cuka di berbagai sudut ruangan.

Kontrol Suhu Ruangan

Cuaca panas dapat memperkuat aroma, jadi jika kamu mengecat pada hari yang panas, pastikan untuk menjaga suhu rumah tetap sejuk guna mengurangi bau. Menghidupkan AC dapat membantu mengurangi intensitas aroma tersebut.

Gunakan Cat yang Rendah Senyawa Organik Volatil atau VOC

Walaupun tidak selalu dapat dilakukan, cara terbaik untuk menghindari bau yang menyengat adalah dengan memilih cat alternatif yang lebih sehat, seperti cat dengan kadar atau VOC rendah atau tanpa VOC.

Jika kamu perlu menggunakan cat atau primer berbahan dasar minyak, pilihlah yang memiliki label bau rendah. Selain itu, terdapat juga pilihan cat berbahan nabati, susu, mineral, dan tanah liat.

Tips Mencegah Bau Cat yang Menyengat

Sebelum mulai mengecat rumah, penting untuk memeriksa ramalan cuaca dan menghindari hari dengan tingkat kelembapan tinggi. Kelembapan yang tinggi dapat memperlambat proses pengeringan, dan cat biasanya mengeluarkan bau paling kuat saat diterapkan dan menunggu hingga kering.

Semakin lama cat membutuhkan waktu untuk mengering, semakin besar kemungkinan bahan lembut seperti karpet, gorden, dan pelapis akan menyerap bau tersebut. Pastikan setiap lapisan cat mengering sepenuhnya sebelum menerapkan lapisan berikutnya, karena dinding yang lembap dapat terperangkap asap dan melepaskan bau secara perlahan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Saat mengecat, tutup kaleng cat serta baki dan kuas dengan plastik pembungkus jika tidak sedang digunakan. Ketika mengecat satu ruangan, usahakan untuk membuka pintu dan jendela agar asap dapat tersebar ke udara.

Namun, tutup pintu ruangan lain di rumah kamu untuk mencegah asap menyebar ke area tersebut. Gunakan tips yang sama saat mengelupas cat dalam proyek kamu.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

7 Cara Ampuh Membasmi Semut yang Bersarang di Rumah


Jakarta

Semut bisa menjadi hama yang mengganggu di rumah. Keberadaan semut bisa merusak stok makanan, mengganggu kenyamanan, dan gigitannya menyakitkan.

Tak jarang koloni semut ditemukan bersarang rumah. Koloninya berbaris rapi saat menemukan sumber makanan dan menyebar luas ke seluruh area rumah untuk menemukan makanan lain.

Jika menemukan sarang semut di rumah, sejumlah bahan dapat digunakan untuk memusnahkannya. Simak di bawah ini.


Cara Membasmi Sarang Semut di Rumah

Sejumlah bahan yang mudah ditemukan dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan sarang semut di rumah. Mengutip HGTV, Healthline, dan BBC Gardeners World Magazine, berikut bahan-bahan dan caranya:

1. Siram dengan Air Panas

Lubang semut mungkin tampak kecil dari atas, tetapi koloni semut di bawahnya sangatlah banyak. Nah, cara ampuh ini dapat dicoba untuk memberantasnya.

Cukup rebus air hingga mendidih dan siram langsung ke sarang semut. Segera semut-semut di dalamnya akan musnah.

2. Taburkan Lada atau Cabai Bubuk

Lada dan cabai bubuk termasuk pengusir semut alami. Aroma menyengat yang dikeluarkan bisa mengganggu semut sehingga mereka akan pergi. Cukup taburkan merica dan cabai bubuk ke sarang semut dan sekitarnya.

3. Semprotkan Larutan Cuka Putih

Kawanan semut meninggalkan feromon untuk memberi tahu semut lain mengenai lokasi sumber makanan. Sekadar menyapu semut tidak akan menghentikan semut lainnya muncul. Karena itu, penting untuk menghilangkan bau feromon yang tertinggal.

Selain terkenal sebagai pembersih rumah, cuka putih efektif untuk membasmi sarang semut. Caranya, campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1. Semprotkan ke area koloni semut berada dan lap dengan kain atau tisu untuk menghancurkan jejak feromonnya.

4. Taburkan Bubuk Kulit Jeruk

Jangan buang kulit jeruk karena bermanfaat untuk mengusir semut. Kulit jeruk perlu dikeringkan terlebih dahulu dan haluskan hingga menjadi bubuk menggunakan food processor atau penggiling. Taburkan kulit jeruk yang sudah dihaluskan ke sarang semut di area rumah.

5. Semprotkan Larutan Minyak Esensial

Kalau punya minyak esensial seperti minyak peppermint, minyak tea tree, minyak citrus, atau minyak beraroma kuat lainnya di rumah, bisa digunakan untuk menghilangkan sarang semut.

Campurkan 60 ml air dengan 7 tetes minyak citrus atau 15 tetes minyak tea tree atau minyak peppermint. Kocok hingga tercampur dan semprotkan ke lubang semut.

Semprotkan juga larutan minyak esensial ini ke sepanjang papan pinggir, ambang jendela, atau tempat lain yang menjadi tempat semut masuk ke rumah.

Bisa juga teteskan beberapa tetes minyak esensial langsung pada bola kapas dan masukkan ke dalam lemari atau area dapur untuk mengusir semut yang bersarang.

6. Taburkan Ampas Kopi

Ampas kopi yang baru diseduh ternyata bisa digunakan untuk membasmi semut yang bersarang. Taburkan ampasnya ke lubang semut atau area berkumpul semut lainnya. Aromanya yang kuat akan membuat semut terganggu.

Ampas kopi yang sudah kering tidak lagi bermanfaat, jadi pastikan menggantinya secara berkala.

7. Siram Air Secara Teratur

Jika menemukan sarang semut di luar rumah seperti di pekarangan, kemungkinan besar tidak akan membahayakan penghuni. Jadi tidak apa-apa untuk membiarkannya.

Namun bila semut bersarang di pot dan membuat tanamannya mati, maka bisa pertimbangkan untuk menyiram pot secara teratur. Hindari membanjiri pot sepenuhnya karena dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

Sejumlah cara di atas mungkin tidak akan bertahan lama dan tidak cukup dilakukan sekali. Ulangi langkah-langkahnya jika masih terdeteksi semut di tempat yang sama.

(azn/row)



Sumber : www.detik.com