Tag Archives: bubuk

Ada Sarang Semut di Rumah? Atasi dengan 5 Bahan Alami Ini


Jakarta

Semut merupakan serangga kecil yang tidak mengancam manusia. Meski begitu, jika semut sudah memiliki sarang di dalam rumah bisa saja mengganggu kenyamanan penghuninya.

Sarang semut di dalam rumah biasanya terletak secara tersembunyi, biasanya terdapat di celah dinding, lantai, atau di bawah lemari. Terkadang, pemilik rumah juga tak sadar kalau ada sarang semut di dalam tempat tinggalnya.

Jika menemukan sarang semut, cara mengatasinya tak cukup dengan menutup atau menghancurkannya. Sebab, koloni semut masih dapat berpindah tempat selagi sang ratu semut masih hidup.


Apabila kehadiran semut di dalam rumah sudah cukup mengganggu, sudah saatnya untuk segera diatasi. Kamu pun bisa mengatasi sarang semut dengan sejumlah bahan alami. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Cara Atasi Sarang Semut dengan Bahan Alami

Sejumlah pakar membagikan berbagai tips untuk mengatasi sarang semut di rumah dengan bahan alami. Dikutip dari Better Homes & Gardens, Rabu (16/7/2025), berikut cara-caranya:

1. Cuka Putih

Cuka putih dapat digunakan untuk membasmi sarang semut. Bau cuka yang menyengat serta sifatnya yang asam sangat tidak disukai semut sehingga mereka akan menghindar.

Cukup campurkan satu sendok makan ke dalam wadah berisi air, lalu aduk hingga merata. Kemudian tuang larutan cuka ke dalam botol semprot dan semprotkan ke sarang semut. Kamu juga dapat menyemprotkan cairan ini ke jalur semut sehingga mereka tidak akan melewatinya lagi.

2. Kulit Jeruk Lemon

Kulit jeruk lemon yang tidak terpakai sebaiknya jangan langsung dibuang karena bisa dimanfaatkan untuk membasmi semut. Cukup taburkan kulit jeruk ke dekat sarang semut dan biarkan semut tersebut keluar karena tidak kuat mencium aroma yang menyengat.

3. Minyak Pepermin

Cara berikutnya adalah menggunakan minyak pepermin. Harry Peters yang bekerja di Tidy Choice mengatakan aroma dari minyak pepermin dapat mengusir semut dari sarangnya. Minyak ini juga efektif untuk membasmi serangga lain, seperti lalat dan nyamuk.

“Minyak pepermin dapat digunakan di dalam rumah atau kebun untuk mencegah hama yang tidak diinginkan masuk ke rumah Anda,” kata Harry.

Kamu dapat mencampur minyak pepermin dan air, lalu dituang ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan ke sarang semut di dalam rumah hingga serangga kecil itu keluar.

4. Kayu Manis

Sejumlah penelitian menunjukkan kayu manis memiliki senyawa yang disebut trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir semut. Caranya cukup meletakkan bubuk kayu manis di sekitar sarang semut, lalu biarkan mereka keluar dari sarangnya karena tidak kuat menghirup aroma yang menyengat.

5. Garam

Satu lagi bahan alami yang dapat digunakan untuk membasmi sarang semut di rumah, yakni menggunakan garam. Taburkan garam di sekitar sarang semut dalam jumlah banyak agar efektif mengusir serangga kecil tersebut. Kamu juga bisa menggunakan semprotan larutan garam untuk membasmi sarang semut.

Itu dia lima bahan alami yang dapat digunakan untuk membasmi sarang semut di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Cara Mudah Bersihkan Bak Cuci Piring sampai Kinclong, Bisa Pakai Soda Kue


Jakarta

Saat membersihkan dapur, bak cuci piring nggak boleh sampai ketinggalan. Meski sering disiram air dan sabun, bak ini tetap bisa menimbun kotoran.

Penghuni rumah sebenarnya dapat membersihkan bak cuci piring dengan mudah. Caranya dengan menggunakan pembersih dari bahan dapur seperti soda kue untuk membuat bak ini kinclong.

Bagaimana cara membersihkan bak cuci piring pakai soda kue? Simak tipsnya berikut ini.


Cara Bersihkan Bak Cuci Piring

Inilah langkah-langkah untuk membersihkan bak cuci piring berbahan stainless steel, dikutip dari The Spruce, Selasa (22/7/2025).

1. Taburkan Pembersih

Pertama, taburkan bubuk pembersih ke seluruh permukaan bak cuci piring. Penghuni bisa menggunakan soda kue sebagai alternatif dari pembersih komersial.

2. Gosok Bak Cuci Piring

Selanjutnya, gosok bak menggunakan spons lembut yang sudah dibasahi dan diberi beberapa tetes sabun cuci piring. Gosok bak cuci piring dengan gerakan memutar kecil. Jika ada noda membandel, gunakan spons yang lebih kasar untuk membersihkan bak.

3. Bilas Bak Cuci Piring

Setelah menggosok seluruh bak, bilas sisa sabun atau soda kue. Sebaiknya gunakan air hangat ketika membilas bak cuci piring.

4. Keringkan Bak Cuci Piring

Lalu, keringkan permukaan bak menggunakan kain mikrofiber. Kain ini ampuh mengangkat sisa kotoran pada stainless steel, sehingga bak cuci piring menjadi kinclong.

5. Bersihkan Keran Air

Setelah bak kering, bekas kain mikrofiber itu bisa dipakai untuk membersihkan keran air. Fokuskan pembersihan pada bagian dasar keran, karena kotoran dan debu sering kali menempel di area ini. Kalau keran kotor, penghuni dapat membersihkannya dengan cara yang sama seperti bak cuci piring.

Itulah cara membersihkan bak cuci piring sampai kinclong. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Mudah Basmi Kutu Putih yang Suka Rusak Tanaman, Bisa Disiram Air



Jakarta

Pernahkah melihat serangga mungil berwarna putih pada tanaman? Serangga itu merupakan hama yang disebut kutu putih.

Kutu putih dapat merusak, menghambat pertumbuhan, bahkan mematikan tanaman. Mereka merusak tanaman dengan cara menghisap sari inangnya. Hal itu memunculkan residu putih pada bagian tertentu.

Penghuni rumah perlu waspada dengan serangan kutu putih. Simak cara membasmi dan penyebab serangan kutu putih berikut ini, dikutip dari The Spruce dan Martha Stewart.


Cara Basmi Kutu Putih pada Tanaman

Inilah tips mudah untuk membasmi kutu putih pada tanaman.

1. Siram Kutu Putih

Serangan kutu putih yang tergolong ringan dapat diatasi menggunakan air. Letakkan bagian tanaman yang terserang kutu putih di bawah pancuran air keran. Siram bagian atas dan bawah tanaman atau daun yang terinfeksi.

2. Pangkas Sebagian Tanaman

Jika infeksi kutu putih cukup berat, penghuni rumah dapat memotong bagian tanaman yang terserang. Kemudian, potong bagian tersebut agar tidak terkena bagian tanaman lain.

3. Semprotkan Cairan Anti Kutu Putih

Penghuni juga bisa membuat cairan anti kutu putih dari bawang bombai, bawang putih, dan bubuk cabai. Cairan tersebut dapat disemprotkan ke bagian tanaman yang terserang kutu putih selama beberapa hari.

Cara buatnya dengan menghaluskan bahan-bahan dengan blender hingga teksturnya menjadi pasta, lalu tambahkan air sekitar 1 liter. Diamkan campuran itu selama satu jam, lalu saring menggunakan kain tipis. Lalu, tambahkan sabun cuci piring cair dan aduk hingga rata.

Terakhir, masukan cairan ke dalam botol semprot agar siap pakai. Cairan ini bisa disimpan di kulkas dan bertahan selama seminggu.

4. Semprotkan Larutan Minyak Nimba

Selain itu, penghuni dapat menyemprotkan larutan minyak nimba sebagai insektisida organik. Minyak ini mengandung zat yang mempengaruhi kemampuan makan, pertumbuhan, dan perkembangan kutu putih.

Campurkan 1-2 sdm minyak nimba dengan 1-2 sdt sabun cuci piring dan 3,7 liter air. Campuran diaduk rata dan dimasukkan ke dalam botol semprot.

Semprotkan cairan tersebut ke tanaman yang terinfeksi kutu putih pada pagi dan sore hari. Jika serangan kutu putih tak usai, ulangi penyemprotan 1-2 minggu kemudian.

5. Sebarkan Serangga Predator

Ada serangga predator yang dapat membunuh kutu putih. Penghuni dapat mengatasi serangan kutu putih ringan dengan tawon parasitoid (leptomastix dactylopii) dan kumbang Cryptolaemus montrouzieri. Namun, proses ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

Penyebab Serangan Kutu Putih

Tak hanya membasmi, penghuni perlu tau penyebab serangan kutu putih. Serangga ini sebenarnya tertarik pada tanaman dengan ciri berikut ini.

1. Kadar Nitrogen Tinggi

Kutu putih suka muncul pada tanaman yang memiliki kadar nitrogen yang tinggi dan pertumbuhannya lunak. Hal ini bisa terjadi kalau penghuni menyiram dan memberi terlalu banyak pupuk pada tanaman.

2. Banyak Sari Buah

Selain itu, serangga putih itu juga menyukai tanaman yang kaya akan sari buah, seperti pohon mangga dan jeruk. Sebab, sari buah merupakan makanan kutu putih.

Itulah informasi seputar kutu putih yang suka merusak tanaman. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Tips Menyimpan Bumbu Dapur agar Tidak Mengundang Semut


Jakarta

Salah satu tempat yang sering didatangi semut adalah dapur. Di tempat ini banyak sekali sumber makanan dan tempat berlindung yang cocok untuk kawanan semut.

Di sisi lain, hal ini menjadi masalah bagi penghuni rumah karena bahan dapur hingga makanan yang disimpan di sana tidak lagi higienis.

Tenang, ada cara untuk mencegah semut mendekat ke dapur dan tidak menyentuh bumbu dapur. Dilansir The Spruce berikut caranya.


1. Simpan Makanan dengan Benar

Cara agar bumbu dapur aman dari semut adalah cara penyimpanannya harus benar. Meskipun tersimpan aman di dalam lemari, tempatkan makanan ke dalam wadah tertutup agar semut tak bisa menjangkaunya.

2. Singkirkan Sumber Kelembapan

Selain menjauhi sumber makanan semut, lingkungannya juga harus tetap bersih dan tidak boleh lembap terlalu lama. Area yang lembap merupakan tempat yang disukai oleh semut. Jaga area dapur agar tetap kering. Setelah selesai memasak, segera bersihkan area dapur dari tumpahan air, baik di meja, maupun lantai.

3. Gunakan Pengusir Semut Alami

Dapur merupakan tempat yang harus selalu bersih dan higienis. Sebaiknya tidak banyak bahan kimia karena khawatir dapat masuk ke makanan. Oleh karena itu, untuk mengusir semut atau hewan lain, sebaiknya memakai bahan-bahan yang alami. Ada lho bahan alami yang dibenci semut dan membuat mereka enggan mendekat di antaranya minyak peppermint, jeruk, kayu manis, bubuk kopi, cabai rawit, dan cuka.

4. Tutup Akses Masuk Semut

Terakhir yang tak kalah penting adalah menutup akses masuk semut ke dalam rumah. Tubuhnya yang kecil bisa masuk melalui celah-celah kecil seperti retakan pada dinding dan lantai. Jadi perlu dicari dengan cermat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

8 Cara Ampuh Basmi Kecoak yang Masuk Lewat Saluran Air


Jakarta

Kamar mandi sering kali jadi tempat favorit kecoak untuk bersarang. Apalagi saat malam hari, serangga ini kerap muncul lewat saluran air dan bikin penghuni rumah merinding. Nggak cuma bikin jijik, kecoak juga bisa menyebarkan kuman dan penyakit.

Kalau kamu sering melihat kecoak lewat saluran air di kamar mandi, sebaiknya segera lakukan tindakan. Mengutip The Pest Informer dan sumber lainnya, berikut cara ampuh yang layak dicoba.

1. Baking Soda dan Cuka

Campuran baking soda dan cuka bisa jadi senjata ampuh untuk membasmi kecoak. Cukup campur dua sendok makan baking soda dengan sedikit cuka hingga berbusa, lalu tuang ke saluran air kamar mandi. Campuran ini juga bisa bantu membersihkan saluran yang mampet.


2. Asam Borat, Gula, dan Tepung

Campuran ini bisa menarik kecoak keluar dari sarangnya sekaligus membunuhnya. Caranya, campur bubuk asam borat dengan sedikit gula dan tepung, lalu taburkan di sekitar area yang sering dilewati kecoak.

3. Air Mendidih

Cara paling simpel: tuang air panas ke dalam saluran air kamar mandi. Kecoa akan langsung mati jika terkena suhu tinggi.

4. Daun Salam

Tumbuk daun salam hingga halus, lalu taburkan di sudut-sudut kamar mandi. Alternatif lain, rebus daun salam dan semprotkan air rebusannya ke area yang sering dilewati kecoak. Aroma khasnya bisa bikin kecoak kabur.

5. Ampas Kopi

Ampas kopi yang mengandung asam bisa membuat kecoak enggan mendekat. Taburkan ampas kopi di sudut kamar mandi atau dekat saluran air. Tapi ingat, ini hanya mengusir, bukan membunuh kecoak.

6. Minyak Peppermint

Minyak peppermint punya aroma menyengat yang nggak disukai kecoak. Campurkan dengan air garam dan semprotkan ke sudut kamar mandi. Selain efektif, cara ini juga bikin kamar mandi lebih harum.

7. Cairan Pemutih

Campur sedikit cairan pemutih dengan air, lalu semprotkan ke area yang jadi sarang kecoak. Tapi jangan terlalu sering, karena bisa merusak pipa atau saluran air.

8. Bawang Putih

Geprek beberapa siung bawang putih dan letakkan di dekat saluran air kamar mandi. Meski nggak membunuh, baunya bisa mencegah kecoak masuk lagi.

Cegah Kecoa Datang Lagi

Sudah dibasmi tapi masih sering muncul? Coba lakukan pencegahan berikut:

  • Tutup saluran air dengan penyumbat saat malam hari.
  • Segera buang sampah, terutama sisa makanan di dapur dan kamar mandi.
  • Bersihkan sisa makanan di wastafel dan kitchen sink.
  • Jaga kebersihan rumah, terutama meja makan dan area dapur.

Dengan langkah-langkah ini, kamu bisa mencegah kecoak muncul lagi lewat saluran air kamar mandi. Selamat mencoba, detikers!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Tercium Bau Bangkai Tikus di Rumah? Begini Cara Atasinya


Jakarta

Bangkai tikus mati sering ditemukan di rumah. Biasanya hewan pengerat itu mati karena terlindas kendaraan, dimakan binatang lain, atau memakan perangkat yang dipasang manusia. Bangkai ini berbau tidak sedap seperti bau daging busuk dan cukup tajam jika lokasi bangkai cukup dekat.

Bau bangkai tikus jangan dianggap sepele. Dilansir dari HVAC, bau dari bangkai tikus bisa menyebabkan sakit kepala, mual, reaksi alergi, hingga masalah saluran pernapasan.

Dilansir Apartment Therapy, berikut cara menghilangkan bau bangkai tikus.


1. Temukan dan Buang Bangkainya

Biasanya bau bangkai tikus yang cukup menyengat menandakan lokasinya cukup dekat dari bau tempat kita mencium bau tersebut. Kebanyakan bangkai tikus ditemukan di jalan karena tikus sering keluar menyeberang di jalanan dan tak sengaja terlindas mobil. Jika seperti ini cara menemukannya cukup mudah.

Lokasi yang sulit adalah apabila bau tikus tercium jelas di dalam rumah, tetapi wujudnya tidak ada. Khawatirnya tikus tersebut mati di atap, saluran pembuangan atau ventilasi udara. Jika sudah begini, cari area yang bisa dibuka untuk mengecek. Jika sulit untuk dicek, bisa memanggil tenaga ahli agar penanganannya lebih cepat.

Saat menemukannya, jangan lupa menggunakan sarung tangan dan masker. Masukkan bangkai ke kantong plastik, lalu lapisi lagi dengan kantong (2-3 lapis). Buang bangkai tersebut ke tempat sampah di luar rumah.

2. Bersihkan Area Bekas Bangkai

Setelah bangkai diangkat, area bekas tikus mati perlu didisinfeksi. Isi disinfektan tersebut adalah campuran larutan pemutih dan air. Lalu, semprotkan pada area tersebut. Diamkan selama 10 menit, kemudian bilas dengan air bersih atau menggunakan lap bersih yang sekali pakai. Tujuannya agar bakteri dan virus yang mungkin terbawa oleh tikus benar-benar hilang.

3. Netralisir Bau Secara Alami

Bau bekas bangkai tikus biasanya tidak akan langsung hilang setelah dibersihkan. Ada cara jitu agar baunya bisa langsung hilang, yakni menaburkan soda kue atau bubuk kopi di area tersebut setelah diberikan disinfektan. Kedua bahan ini efektif menyerap bau tak sedap. Alternatif lain, buat cairan dari campuran air dan cuka, lalu semprotkan ke udara atau area yang bau.

4. Alirkan Udara Segar

Hal penting lainnya adalah jangan lupa membuka jendela dan ventilasi yang ada di rumah agar bau bangkai tikus bisa hilang karena udara segar masuk ke dalam rumah.

Itulah cara menghilangkan bau bangkai tikus. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Anti Ribet! 4 Cara Hilangkan Karat dengan Bahan yang Ada di Rumah


Jakarta

Karat adalah perubahan bentuk permukaan logam akibat dari reaksi oksidasi. Karat membuat permukaan logam terasa kasar dan lebih rapuh. Apabila dibiarkan, lama kelamaan permukaannya bisa patah dan barang tersebut tidak dapat digunakan seperti semula.

Barang-barang yang mudah berkarat di antaranya adalah pagar besi, keran air, engsel pintu dan jendela, paku, gunting, dan masih banyak lagi. Dilansir dari Apartment Therapy, karat bisa dibersihkan dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah, tidak perlu membeli cairan kimia.

4 Cara Bersihkan Karat Pakai Bahan Rumahan

Berikut 4 bahan pembersih yang ampuh menghilangkan karat pada peralatan logam.


1. Lemon dan Garam

Lemon adalah buah yang mengandung zat penghancur yang dapat membersihkan karat pada logam. Namun, zat ini akan bekerja optimal apabila dicampur dengan garam. Caranya adalah dengan menaburkan garam secukupnya pada area yang berkarat. Potong lemon menjadi dua, lalu peras airnya di atas garam.

Diamkan campuran tersebut selama sekitar 30 menit, lalu gosok bagian yang berkarat. Jika karat masih menempel, ulangi prosesnya. Kali ini, jangan langsung digosok, melainkan biarkan meresap selama satu atau dua jam lagi hingga karat benar-benar hilang. Bilas, lalu keringkan.

2. Soda Kue

Apabila memakai lemon dan garam tidak mengalami perubahan, coba pakai soda kue. Bahan ini sering dipakai untuk menghilangkan noda membandel. Caranya dengan membilas benda logam, lalu keringkan. Kemudian, taburkan soda kue pada benda tersebut. Bubuk soda kue akan menempel pada bagian yang lembap. Pastikan semua permukaan berkarat tertutup dengan soda kue. Diamkan selama sejam, lalu gosok permukaan dengan sikat. Terakhir, bilas dan keringkan barang itu.

3. Cuka

Bahan yang juga cukup keras dan ampuh untuk menghilangkan noda karat adalah cuka. Kalian bisa mencoba memakai cuka untuk karat yang cukup parah atau sudah lama. Perlu diingat bahwa penggunaan cuka pada logam yang dicat bisa membuat cat mengelupas.

Cara menggunakan cuka adalah dengan rendam barang yang berkarat di dalam larutan cuka semalaman. Lalu, bersihkan lapisan karat menggunakan sikat. Jika barangnya tidak dapat direndam, rendam kain lap dalam cuka putih dan bungkus area yang berkarat.

4. Kentang dan Sabun Cuci Piring

Percaya atau tidak kombinasi kentang dan sabun cuci piring bisa membersihkan bekas karat. Caranya dengan memotong kentang menjadi dua. Tuang sabun cuci piring secukupnya ke bagian dalam kentang tadi. Lalu, gosokkan ke benda yang berkarat. Tunggu hingga bereaksi, kemudian bilas.

Itulah beberapa cara membersihkan karat menggunakan bahan rumahan. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Batu Bata, Hebel, dan Batako


Jakarta

Saat ini material bangunan untuk fondasi bangunan sudah banyak jenisnya. Tiga jenis teratas yang cukup banyak dipakai dan selalu tersedia di toko bangunan adalah batu bata, batako, dan hebel. Kira-kira apa aja ya perbedaan di antara ketiganya?

Kontraktor Wildan menjelaskan mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing material. Untuk lebih jelasnya, berikut detikcom rangkum.

1. Batu Bata


Buruh harian lepas menurunkan bata merah dalam proyek bangunan rumah di Jl Tambak, Jakarta Selatan, Kamis (17/7/2024). Para buruh ini mengaku dibayar Rp 85.000/hari. Jumlah tersebut terbilang pas-pasan untuk standar upah layak di Jakarta.Bata Merah Foto: Ari Saputra

Wildan menjelaskan batu bata merupakan material yang terbuat dari tanah merah, pasir silika, campuran semen, batu kapur, gypsum, air, dan aluminium bubuk. Material satu ini cukup terkenal di kalangan masyarakat karena rata-rata rumah di Indonesia memakai jenis ini untuk membangun rumah. Alasan batu bata banyak dipilih sebagai berikut.

  • Mudah dipakai untuk membangun bidang kecil
  • Mudah diangkut karena berukuran kecil
  • Mudah didapat hampir di setiap daerah
  • Harga relatif murah
  • Tahan panas sebagai perlindungan dari api
  • Tidak perlu perekat khusus

Kekurangan Batu Bata

Meskipun memiliki kelebihan yang cukup aman untuk membangun rumah, tetapi batu bata juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah pemasangannya lebih lama. Menurut Wildan hal tersebut dikarenakan adukan semen perlu waktu untuk mengering. Selain itu, berikut beberapa kekurangan batu bata.

  • Sulit menyusun bata dengan rapi
  • Ukuran dan kualitas suka tidak seragam
  • Butuh plesteran tebal
  • Lebih boros material perekat
  • Pemasangan lebih lama
  • Bobotnya berat

Hebel

Truk bermuatan hebel yang terguling di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur sudah dievakuasi. Lalu lintas yang sempat macet sudah kembali normal.Bata Ringan Foto: Lamhot Aritonang

Jenis material berikutnya yang saat ini banyak digunakan adalah hebel atau bata ringan. Cara membedakan batu bata dengan hebel cukup mudah, bisa dari warnanya. Hebel berwarna putih, sementara batu bata berwarna terakota.

Bahan pembuat hebel juga berbeda dari batu bata, yakni berasal dari campuran semen, batu kapur, pasir silika, gypsum, air, dan aluminium bubuk. Menurut Wildan, bata ringan menjadi primadona bagi kontraktor karena pembangunannya cepat menggunakan lem hebel.

Kelebihan Hebel

  • Bobotnya lebih ringan
  • Mudah diangkut
  • Ukuran dan kualitas seragam
  • Hemat perekat
  • Plesteran tidak tebal
  • Kedap air
  • Lebih kedap suara
  • Lebih tahan gempa bumi

Kekurangan Hebel

  • Butuh keahlian khusus untuk pemasangan
  • Butuh perekat khusus
  • Lebih mahal dari bata merah
  • Ukuran tanggung.

Batako

Para pekerja membuat batako di Desa Busalangga, Rote Barat Laut, NTT. Batako dijual Rp 3.500/batako termasuk ongkos kirim.Batako Foto: Ari Saputra

Selanjutnya adalah batako. Namanya mirip dengan bata merah, tetapi karakteristik keduanya berbeda. Wildan mengatakan batako terbuat dari campuran semen, pasir, air, dan terkadang abu batu. Warnanya putih mirip dengan hebel. Namun, ukuran dan bentuknya tentu berbeda dari hebel.

Kelebihan Batako

  • Pemasangan cepat
  • Tidak perlu plester kalau sudah rapi
  • Mudah dipotong
  • Tidak perlu direndam air sebelum pemasangan
  • Kedap air
  • Proses pemasangan lebih cepat

Kekurangan Batako

  • Kurang kedap suara
  • Tidak tahan panas
  • Mudah timbul retak rambut

Itulah kelebihan dan kekurangan jenis-jenis batu bata sebagai bahan pertimbangan. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Batu Bata Vs Hebel, Mana yang Paling Efektif Bikin Rumah Adem?



Jakarta

Cara membuat rumah menjadi lebih adem bisa dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan memilih material bangunan yang dapat menangkal panas.

Beruntungnya, saat ini sudah banyak material bangunan yang terbukti dapat menyerap panas dengan baik. Jika dibuat perbandingan antara dua material fondasi yang paling banyak dipakai di Tanah Air, yakni batu bata dan hebel, kira-kira mana yang lebih ampuh membuat rumah lebih adem?

Menurut kontraktor Wildan, antara keduanya batu bata jauh lebih ampuh untuk menangkal panas dan membuat rumah lebih sejuk. Alasannya karena material dasar yang digunakan oleh batu bata.


“Bata merah salah satu insulasi yang baik dibanding hebel,” kata Wildan saat dihubungi detikcom, pada Kamis (11/9/2025).

Jika dilihat dari bahan pembuatannya, batu bata terbuat dari tanah merah, pasir silika, campuran semen, batu kapur, gypsum, air, dan aluminium bubuk. Dilansir Turbull Mansory, batu bata lebih stabil untuk meredakan suhu internal dengan menghalau panas agar tidak masuk atau berpindah dengan cepat. Massa dari batu bata lebih padat sehingga tidak mudah ditembus panas.

Selain lebih adem, batu bata juga tahan dari api sehingga tidak mudah terbakar. Selain itu, ukurannya jauh lebih kecil daripada hebel, pas untuk membangun bidang yang kecil.

Namun, batu bata juga memiliki kekurangan, yakni pengerjaannya yang lama. Batu bata harus menunggu semen mengeras dan merekat dengan kokoh. Selain itu, bentuknya terkadang tidak rapi sehingga membutuhkan bahan yang banyak untuk merapikannya.

Sementara itu, hebel terbuat dari campuran semen, batu kapur, pasir silika, gypsum, air, dan aluminium bubuk. Material ini tetap bisa menghalau panas, tetapi tidak begitu stabil seperti batu bata. Banyak orang memilih memakai hebel karena lebih efisien untuk pemasangannya.

Wildan mengatakan hebel atau bata ringan lebih mudah dipasang karena ada bahan perekat khusus yang disebut dengan lem hebel. Kemudian, bahan ini lebih ringan, tahan air, suara, dan getaran.

Itulah penjelasan alasan batu bata jauh lebih efektif membuat rumah lebih adem. Semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Tips Hilangkan Bau Cat Dinding Pakai Bahan Alami


Jakarta

Bau cat dinding bisa menyebabkan mual dan pusing. Bau ini biasanya tidak akan hilang dalam hitungan jam, melainkan bisa sampai berhari-hari.

Dilansir laman House Beautiful, bau cat yang menyengat itu merupakan hasil dari aktivitas VOC (volatile organic compounds), yakni bahan kimia yang menguap dari cat ke udara. Seperti pengertiannya, VOC ini bentuknya adalah uap. Semakin rendah persentase VOC, semakin kecil kemungkinan cat mengeluarkan bau menyengat.

Kenapa VOC harus terbuang ke udara? Selain karena massanya yang ringan, fungsi dari senyawa ini adalah membuat cat lebih tahan lama dan membantu dinding lebih cepat kering.


Peran VOC memang baik untuk kualitas cat, tetapi jika dilihat dari sisi kesehatan, menurut Healthline, ada efek jangka pendek dari mencium bau cat, yakni pusing, sesak napas, merasakan perih pada mata, hidung, dan tenggorokan, hingga mual. Sementara, untuk jangka panjang bisa merusak sistem saraf, hati, dan ginjal. Dampak tersebut tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing individu.

Kontraktor Wildan menyarankan, ruangan atau bangunan yang baru saja selesai dicat sebaiknya tidak ditempati dan digunakan sementara waktu, sekitar 3-7 hari. Hal ini untuk menghindari terpapar efek samping dari senyawa tersebut.

Apabila ingin menyamarkan bau tersebut atau menghilangkannya setelah 7 hari, coba samarkan dengan aroma-aroma alami. Dilansir The Spruce berikut bahan alami yang dapat menyamarkan bau cat dinding.

1. Baking Soda

Baking soda atau soda kue ampuh untuk menyerap bau-bau tak sedap atau kelembapan. Cara menggunakannya adalah menuangkan bubuk soda kue ke dalam wadah dengan dinding pinggiran yang dangkal. Tuang ke dalam beberapa wadah lainnnya sesuai dengan luas dinding yang dicat.

Letakkan di ruangan yang baru dicat dan diamkan selama semalaman. Setelah itu, langsung buat baking soda ke dalam tempat yang aman dan bersihkan ruangan.

2. Bawang Bombai

Bawang bombai terkenal sebagai bahan makanan yang sering membuat mata berair ketika dipotong. Manfaat bawang bombai ternyata cukup banyak, salah satunya adalah dapat menyerap senyawa VOC.

Caranya cukup mengiris dua bawang bombai ukuran sedang dan letakkan potongan tersebut di piring kecil sekali pakai. Sebab, khawatir senyawa tersebut menempel pada piring. Letakkan di ruangan atau di dekat dinding yang baru dicat dan diamkan semalaman. Setelah itu, buang bawang bombai dan piring tersebut.

3. Air Berisi Perasan Lemon

Cara mudah lainnya untuk menghilangkan bau cat adalah siapkan air yang di dalamnya terdapat potongan tipis lemon. Air akan menyerap VOC dengan sendirinya. Sementara potongan lemon akan memberikan aroma yang segar pada ruangan. Diamkan air dan lemon tersebut selama 24 jam.

4. Bubuk Kopi Kering

Pecinta kopi, coba cek stok di rumah masih ada nggak? Bubut kopi kering ternyata bisa lho digunakan untuk menyerap bau tak sedap dari cat dinding. Bubuk tersebut harus langsung dibuang setelah didiamkan untuk menyerap VOC karena tidak layak konsumsi.

5. Cuka Putih

Cuka putih merupakan bahan yang jitu sebagai penetral bau. Cuka rumah tangga (10%) memiliki konsentrasi asam asetat yang lebih tinggi daripada cuka masak (5%) dan lebih ampuh dalam mengatasi bau. Untuk dapat menyerap bau, letakkan cuka putih ke dalam mangkuk dan diamkan semalaman.

6. Pakai Minyak Esensial

Minyak esensial dengan wangi vanila dan peppermint bisa menyamarkan bau cat. Caranya dengan meneteskan 1-2 tetes minyak esensial pada mesin khusus atau letakkan di mangkuk atau piring kecil yang tersebar di seluruh ruangan. Cairan tersebut harus diganti setiap hari.

itulah beberapa bahan alami yang bisa dipakai untuk menghilangkan bau menyengat cat dinding, semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com