Tag Archives: budget a

Unik! Bangunan Berumur Satu Abad Disulap Jadi Kafe di Yogyakarta



Yogyakarta

Semerbak kopi menyeruak saat pintu kaca kafe ini dibuka. Space Roastery membuka kedai baru bertajuk 1890 di sebuah bangunan satu abad.

Space Roastery 1890 berada di Jl. MT Haryono No 9, Suryodiningrat, Kota Yogyakarta. Bangunan itu berdiri lebih dari satu abad dan awalnya bernama Ndalem Pembayun. Dulunya ini dimiliki oleh keturunan Sri Sultan Hamengkubuwono VII.

Kafe itu baru diresmikan pada 12 April 2024 lalu dan menambah warna baru di dunia perkafean Jogja. Konsepnya menawarkan customer untuk ngopi berkesan di dalam bangunan warisan budaya.


Hal itu dibenarkan oleh Alex, turis asing asal Perancis itu menikmati setiap teguk kopinya di Space Roastery 1890 sambil menelisik setiap inchi detail bangunan.

Space Roastery 1890 di YogyakartaSpace Roastery 1890 di Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

“Saya menemukan kedai ini di Instagram, dan tidak disangka begitu luar biasa. Saya belum pernah merasakan pengalaman ini sebelumnya, yaitu menikmati kopi dengan warisan yang begitu indah,” kata Alex.

Jika traveler menyaksikan dari luar, bangunan ini memiliki gaya klasik khas Jawa dengan dominasi warna hijau, kuning, dan coklat bersayup teduh.

Terdiri dari dua bagian, yakni bagian dalam dan luar ruangan. Bagian dalam ber-AC menyatu dengan meja barista, tasting station, merchandise corner, serta diisi meja dengan jumlah terbatas. Adapun, bagian luar sejatinya adalah teras rumah dengan lebih banyak meja kursi.

Rumah ini adalah perwujudan salah satu bagian rumah Joglo, tepatnya omah njero atau rumah dalam sebagai bagian terdalam dari joglo. Omah njero difungsikan untuk ruang keluarga dan di dalamnya ada ruangan bernama senthong. Senthong itu mempunyai tiga bagian, yaitu senthong kanan, kiri, dan tengah.

Kalau traveler duduk di meja bar, tepat di depannya adalah senthong tengah. Aslinya tempat tersebut digunakan untuk bermeditasi, tempat tidur pengantin, dan juga tempat pemujaan dewi sri untuk kesuburan ladang.

Senthong didekorasi dengan simbol fertility sebagai kesuburan pasangan pengantin ataupun kesuburan ladang sawah. Senthong dan isinya tidak terusik dengan adanya Space Roastery 1890, karena diberi penutup agar senthong terjaga di balik tirai.

Space Roastery 1890 di YogyakartaSpace Roastery 1890 di Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Bangunan yang telah berdiri kokoh selama 134 tahun itu disulap menjadi kafe tanpa mengurangi atmosfer ngopi di bangunan yang sudah ada dari jaman Belanda. Dekorasinya memadukan unsur modern dan klasik dengan tetap menonjolkan keotentikan dari sang rumah.

“Dengan memilih bangunan ini untuk store kami, ini jadi salah satu cara untuk turut andil dalam melestarikan peninggalan budaya, khususnya rumah budaya Jawa,” tulis Space Roastery 1890 dalam akun instagram resminya @space.roastery

Ternyata bagi warga Jogja generasi 80 dan 90an, lebih familiar dengan tempat ini sebagai toko game Dino. Toko itu biasa digunakan untuk transaksi beli kaset, rental PlayStation, dan bermain tamiya.

“Karena tempat ini udah lama ga kedengeran eksistensinya, kami memberanikan diri buat buka Space Roastery 1890 di bangunan yang dulunya toko game Dino ini. Tujuannya untuk mendekatkan akses ke habitual drinkers dan home brewers yang bertempat tinggal di selatan sekaligus membangkitkan kembali popularitas tempat ini,” tulis Space Roastery 1890 di akun resminya.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

4 Keunikan Kafe di Rumah Kuno Ndalem Pembayun Yogyakarta



Yogyakarta

Space Roastery 1890 yang dibuka April 2024 bukan tempat ngopi biasa. Berada di bangunan kuno, kafe itu mengenalkan sedotan ramah lingkungan.

Kafe dengan konsep unik bergaya klasik itu diresmikan pada 12 April 2024. Terbilang masih baru. Tetapi, justru karena kebaruannya itu, kafe tersebut menyuguhkan sejumlah oembeda.

Beralamat di Jl. MT Haryono No 9, Suryodiningrat, Kota Yogyakarta. Lokasinya dekat dengan sebagian pusat Jogja seperti Plengkung Gading dan Alun-alun Kidul Yogyakarta, sehingga aksesnya begitu mudah ditemukan.


Berikut 4 pembeda Space Roastery 1890 :

1. Berada di Bangunan Berusia Satu Abad

Bangunan yang digunakan kafe ini memiliki arsitektur Jawa yang mencolok, bahkan sejak pengunjung menginjakkan kaki di area parkir. Bangunannya lawas dan ternyata merupakan bangunan warisan budaya yang sudah berusia lebih dari satu abad.

Space Roastery berada di Ndalem Pembayun yang dulu milik keturunan Sri Sultan Hamengkubuwono VII.

Nama 1890 diambil dari tahun berdirinya rumah tersebut. Selama 134 tahun, rumah ini telah beralih menjadi beragam fungsi, salah satunya dulu pernah menjadi toko game Dino. Warga Jogja generasi 80 hingga 90an pasti familiar dengan itu.

Dominasi warna hijau, kuning, dan coklat yang teduh dipadu dengan unsur modern yang tidak merusak ornamen aslinya. Bangunan ini sejatinya representasi dari bagian terdalam rumah Joglo yakni Omah Njero sebagai ruang keluarga. Di dalamnya juga ada senthong yang tidak diusik oleh Space Roastery karena ditutup oleh tirai di belakang meja bar barista.

2. Tasting Station

Jangan khawatir jika ragu dengan rasa kopinya, karena Space Roastery menjanjikan tasting station untuk traveler yang ingin mencicipi dulu rasa untuk filter coffee.

Di meja panjang itu, traveler dapat memilih rasa mana yang sesuai dengan lidah. Tidak perlu sungkan untuk meminta tolong barista mengarahkan. Jika sudah mantab, traveler bisa lanjut membeli kopi yang sesuai dengan selera.

3. Menu Unik di Space Roastery 1890

Space Roastery memang dikenal dengan signature kopinya, namun di gerai barunya ini mereka menyediakan menu tambahan unik tiada duanya di gerai lain.

Menu tersebut adalah kopi ronde dan wedang bajigur. Jika tidak ke 1890, traveler tidak akan menemukan menu serupa di gerai Space Roastery lainnya.

4. Sedotan ramah lingkungan dan edible

Space Roastery 1890 menjamin mutu sedotan untuk customernya ramah lingkungan dan bisa dimakan. Bahan dasar sedotan adalah tepung beras dan tepung jagung, sehingga biodegradable dan juga compostable.

Aman untuk dikonsumsi namun tidak mudah lunglai. meski setelah 30 menit terendam dalam minuman. Diproses lama selama 3-4 jam sog-resistant, traveler bisa memakannya jika sedotan sudah terasa lembek.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Taman Hutan Kota Penjaringan Peredam Sengatan Matahari dan Kusut Truk Raksasa



Jakarta

Ruang terbuka hijau bisa sedikit menyejukkan saat matahari menyengat tanpa ampun. Salah satunya ada di Taman Hutan Kota Penjaringan, Jakarta Utara.

Taman Hutan Kota Penjaringan terletak di kawasan yang panas menyengat oleh matahari dipadu lalu-lalang truk-truk besar. Belum lagi debu jalan yang membuat tak nyaman berlama-lama di jalanan tersebut, hutan kota itu bak oase di tengah gurun.

detikTravel merasakan langsung keteduhan taman itu setelah menerjang panasnya Jakarta Utara dengan debu jalanan, Rabu (26/6/2024).


Hutan Kota Penjaringan ini luasnya sekitar 135.000 meter persegi ini jadi magnet untuk warga sekitar. Juga, bagi pengguna jalanan yang butuh istirahat sejenak.

Selain bisa sebagai tempat ngadem, bermain atau bersantai, Hutan Kota Penjaringan itu juga jadi tempat untuk berolahraga. Dengan luas yang dimiliki hutan kota ini cukup untuk bermandikan keringat jika mengelilingi berkali-kali, dan yang menjadikannya nyaman adalah udara serta cuaca di hutan kota ini begitu bersahabat.

Taman Hutan Kota Penjaringan, Jakarta UtaraTaman Hutan Kota Penjaringan, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

“Ya saya cukup sering jalan di sini karena nggak jauh juga dari rumah,” kata Lidya sembari berjalan.

Walaupun di jalanan begitu terik namun ketika berada di dalam hutan kota ini tidak terasa begitu menyengat, pepohonan yang rimbun dan tinggi menjulang lah yang menjadi penangkalnya. Dengan banyaknya masyarakat yang jogging atau jalan santai, di area lain dengan hamparan rumput yang luas anak-anak dengan serunya bermain sepakbola.

Pemandangan itu mengingatkan pada zaman dulu, anak-anak bermain bola di sore hari merupakan aktivitas lumrah dan ditunggu-tunggu oleh anak-anak setelah pulang sekolah.

“Gocek gue kalau bisa sini!,” teriak salah satu anak.

Warga menikmati tempat itu dengan cara beragam. Ada yang menggelar tikar, duduk-duduk di atas rumput, bahkan ada yang sambil berkaraoke.

Suasana Hutan Kota Penjaringan ini memang begitu nyaman dan sangat mendukung untuk hanya sekadar menurunkan tensi badan dan pikiran.

Sembari berkeliling, ternyata hutan kota itu memiliki labirin yang bisa untuk saat berkunjung ke sini. Labirin tersebut dibuat dari deretan pohon pucuk merah, walaupun tak begitu menantang karena masih terdapat celah di antara deretan pohonnya tapi cukup untuk membuat senang.

Saat masuk ke dalam labirin tak ada rintangan serius, meski tetap harus mencari jalan keluar yang benar tapi kita bisa menembus celah dari pepohonan jika jalannya buntu. Selesai dengan labirin itu, tak jauh dari taman labirin terdapat bangunan menara pengawas yang tinggi.

Masyarakat tak hanya bersantai di bawah pohon saja ternyata, di atas menara pengawas juga terdapat beberapa remaja yang tengah asyik duduk-duduk. Hal itu janganlah ditiru karena berbahaya, lebih baik bersantai di bawah saja walaupun di atas sana bisa melihat sudut pandang yang lebih luas.

Taman Hutan Kota Penjaringan, Jakarta UtaraAnak-anak bermain bola di Taman Hutan Kota Penjaringan, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Bagi pengunjung yang haus atau lapar, jangan khawatir di pinggiran hutan kota ini juga terdapat warung-warung kecil yang menjual berbagai minuman dan makanan. Jadi tempat ini begitu komplet, secara fasilitasnya pun terdapat toilet dan juga mushola di dekat pintu masuk hutan kota.

Dan yang paling membuat semakin ingin berlama-lama di Hutan Kota Penjaringan yakni adanya Wifi gratis. Walaupun jangkauan sinyalnya hanya 50 meter dari titik pusat tapi cukup berguna untuk berselancar di media sosial.

Hutan Kota Penjaringan ini buka setiap hari dari sejak pukul 05.00 hingga 19.00 WIB. Dan letaknya di Jalan Kepanduan II, Penjaringan, Jakarta Utara, tentunya untuk masuk ke hutan kota ini kamu sama sekali nggak perlu ngeluarin uang alias gratis.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Menelusuri Jejak Kejayaan Rempah Nusantara di Museum Bahari



Jakarta

Indonesia sohor dengan kekayaan rempah-rempah di masa lalu sampai-sampai menjadi buruan negara-negara Eropa. Jejak itu ada di Museum Bahari.

Bangunan sejarah yang menjadi saksi bisu kejayaan rempah-rempah nusantara adalah Museum Bahari di Penjaringan, Jakarta Utara. Bangunan tersebut dulu merupakan gudang penyimpanan rempah-rempah dan dibangun oleh seorang arsitek asal Belgia bermana Jacques de Bollan.

“Museum Bahari dulunya itu adalah gudang rempah-rempahnya VOC dan dibangunnya itu tahun 1652. Tapi dulunya itu bentuknya tidak seperti ini, bentuknya itu hanya rumah bertingkat biasa terus mulai dibangun sepanjang ini itu 1718 dan itu bertahap serta bisa dilihat dari pintu-pintu di Museum Bahari,” kata Educator Museum Bahari, Dita Amelia, kepada detikTravel, Rabu (26/6/2024).


Di kawasan gudang rempah ini terdapat beberapa bangunan dan bangunan utama gudang rempah ini dari tiga lantai. Setiap lantai gudang penyimpanan itu memiliki fungsinya masing-masing, lantai pertama sebagai tempat penyimpanan rempah, lantai dua untuk pengemasan rempah-rempah, dan lantai ketiga dipakai untuk tempat menjemur rempah-rempah.

Dan sebagian besar bangunan di Museum Bahari ini masih serupa dengan masa lalu, material kayu yang ada pun masih kokoh. Dita menjelaskan kalau bangunan ini masih sama dengan saat masih berjaya. Ia juga menerangkan ada dua jenis kayu yang dipakai sebagai material rangka untuk bangunan ini.

Museum Bahari di Penjaringan, Jakarta UtaraMuseum Bahari di Penjaringan, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

“Ini bangunan masih sama kaya dulu, ada beberapa yang dari kayu ulin dan beberapa dari kayu jati. Kayu ulinnya itu dari Kalimantan dan jatinya itu dari daerah Jatinegara,” kata dia.

Ia pun mengatakan hal unik tentang jalan-jalan di kawasan Jakarta yang menggunakan nama perkebunan. Ya, karena dahulu saat Belanda menduduki Nusantara banyak perkebunan seperti seperti kebun kacang, kebun jeruk, kebun sirih dan masih banyak lagi.

Sembari berjalan mengelilingi tiap sudut di museum ini, Dita terus memberikan informasi tentang sejarah dari bangunan ini sejak awal hingga menjadi museum. Lalu diselingi dengan cerita tentang bangunan yang dipakai sebagai gudang rempah.

“Dulu rempah-rempahnya itu kebetulan dari seluruh Nusantara itu dikirimnya ke sini, ada lada hitam, cengkeh, biji pala, terus ada kayu manis, kembang lawang, ada cabe Jawa, jinten. Tapi yang paling populer dicari sama bangsa Eropa itu ada empat rempah-rempah yaitu lada hitam, biji pala, cengkeh, dan kayu manis,” ujar Dita.

“Rempah-rempah satu kilogramnya itu sebanding dengan satu batang emas, macam-macam semua rempah-rempah itu sekilo sebanding dengan satu batang emas. Itulah kenapa kita dijajah karena harga (rempah) yang mahal dan fungsinya yang banyak,” sambung dirinya.

Di salah satu ruangan juga terdapat pajagan rempah-rempah yang menjadi komoditas pada zaman dulu hingga kini. Menurut Dita ruangan itu sebagai informasi juga kepada pelajar yang belum tahu tentang rempah-rempah dan menariknya rempah-rempah tersebut merupakan rempah-rempah asli bukan imitasi jadi ketika berada di dekat ruangan dan tentunya di dalam ruangan tersebut semerbak wangi rempah langsung menusuk hidung.

Museum Bahari di Penjaringan, Jakarta UtaraMuseum Bahari di Penjaringan, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Sejarah yang menarik yang dimiliki oleh Indonesia sebagai negara yang memiliki keanekaragaman dan melimpahnya variasi rempah. Sebagai informasi, setelah perginya Belanda dari tanah yang kaya itu masuklah Jepang dan mengganti fungsi gudang rempah ini sebagai gudang logistik tentara Jepang.

“Terus pas kita merdeka ini dijadikan sebagai gudang dari kantor PLN dan pas zaman Gubernur Ali Sadikin itu 1977 tanggal tujuh bulan tujuh, baru diresmikan sebagai cagar budaya yaitu Museum Bahari. Dan kenapa diresmikan sebagai Museum Bahari karena letak bangunannya itu dekat dengan laut, di mana bahari itu artinya kelautan dan kita juga letaknya dekat dengan Pelabuhan Sunda Kelapa,” kata Dita.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

10 Tempat Wisata Outdoor Jakarta yang Cocok untuk Liburan Anak


Jakarta

Libur panjang sekolah segera tiba, anak-anak pasti akan senang jika diajak berlibur ke tempat wisata. Liburan ke lokasi wisata outdoor dengan udara segar akan sangat menggembirakan bagi mereka. Di sana, mereka bisa bermain dengan penuh semangat dan melepaskan penat setelah waktu sekolah yang panjang.

Tenang saja karena untuk anak-anak kami juga memilih tempat wisata yang edukatif sehingga selain si kecil senang bermain, mereka juga akan banyak belajar dan menambah pengalaman baru.

Tempat Wisata Jakarta Ramah Anak

Nah khusus untuk daerah Jakarta, berikut 10 tempat wisata outdoor Jakarta yang cocok untuk liburan anak.


1. Tebet Eco Park

Suasana di Tebet Eco Park hari Sabtu (25/5/2024) (Belia/detikcom)Foto: Suasana di Tebet Eco Park hari Sabtu (25/5/2024) (Belia/detikcom)

Dilansir dari laman resmi Tebet Eco Park (27/6/2024), Tebet Eco Park (TEP) merupakan taman kota yang didedikasikan untuk masyarakat dan lingkungan. Terletak di Jakarta Selatan, Tebet Eco Park merupakan ruang terbuka hijau dengan luas area 7,3 hektare.

Anak-anak bisa banyak belajar tentang lingkungan jika berkunjung ke sana. Selain itu mereka juga akan sangat senang karena TEP menyediakan zona Children Playground yang berisi wahana anak-anak yang sangat seru. Kamu juga bisa duduk bersantai menikmati udara segar, olahraga di outdoor fitness, jogging, dan berburu spot foto di Tebet Eco Park.

  • Harga Tiket Masuk : Gratis
  • Jam Operasional : Sesi pagi: 06.00-11.00 WIB, sesi sore: 13.00-18.00 WIB.
  • Lokasi : Jl. Tebet Barat Raya, RT.1/RW.10, Tebet Bar., Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

2. Taman Margasatwa Ragunan

Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta, menjadi tempat wisata favorit warga Jakarta dan sekitarnya. TMR dipadati pengunjung saat libur Waisak hari ini.Foto: Andhika Prasetia

Taman Margasatwa Ragunan yang terletak di Pasar Minggu, Jakarta, adalah sebuah kebun binatang. Tempat ini sangat cocok untuk kegiatan edukasi anak-anak dan sebagai destinasi liburan yang ramah keluarga.

Kawasan wisata seluas 147 hektar ini menyimpan sekitar 2000 koleksi satwa dari 200 spesies meliputi reptil, mamalia, burung, hingga ikan. Selain itu disini juga terdapat sekitar 20.000 jenis pohon yang bisa dieksplor pengunjung. Anak-anak tentu akan sangat senang mengenal flora dan fauna yang ada di Taman Margasatwa Ragunan.

  • Harga Tiket Masuk: Anak-anak Rp 3.000, dewasa : Rp 4.000
  • Jam Operasional : 07.00 – 16.00 WIB
  • Lokasi : Jl. Harsono RM No.1, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

3. Taman Mini Indonesia Indah

Sejumlah wisatawan mengantre menaiki kendaraan pengantar ke anjungan-anjungan provinsi dan museum di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (12/4/2024). Pada hari ketiga lebaran, TMII diprediksi dipadati lebih puluhan ribu orang wisatawan yang akan datang.Foto: Grandyos Zafna

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tentu sudah tidak asing di telinga. Terletak di Jakarta Timur, TMII sering disebut juga sebagai miniatur Indonesia. Dilansir dari website Taman Mini pada Kamis (27/6/2024), TMII menampilkan nusantara yang kaya akan pesona budaya, flora, fauna dan segudang cerita yang tidak ada habisnya.

Di sana anak-anak akan mengenal lebih banyak tentang Indonesia melalui rumah adat, berbagai kebudayaan, satwa endemik, rumah ibadah dan sebagainya. Di sana juga terdapat wahana rekreasi yang tentunya akan sangat menyenangkan.

  • Harga Tiket Masuk: Weekday Rp 85.000, weekend : Rp 95.000
  • Jam Operasional : 05.00 – 20.00 WIB
  • Lokasi : Jl. Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

4. Istana Susu Cibugary

Istana Susu Cibugary merupakan wisata agro yang bertema tentang pengolahan susu di Cipayung, Jakarta Timur. Di sana anak-anak akan banyak belajar tentang pengolahan susu mulai dari ternak sapi, panen susu, pengenalan manfaat susu, dan minum susu bersama. Pengunjung juga bisa merasakan pengalaman memerah susu secara langsung.

Tempat ini juga sering dijadikan destinasi wisata untuk pelajar mulai dari TK hingga mahasiswa yang ingin belajar tentang pengolahan susu. Lokasinya yang sejuk dan menyegarkan pasti akan membuat kamu dan si kecil betah berlama-lama di Istana Susu Cibugary.

  • Harga Tiket Masuk : Rp 25.000
  • Jam Operasional : 08.00 – 17.00 WIB
  • Lokasi : Peternakan Raya No.12, RT.1/RW.2, Pd. Ranggon, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

5. Ancol

Peserta menerbangkan layang-layang saat mengikuti Festival Layang-layang Internasional 2024 di Pantai Lagoon, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (22/6/2024). Festival tersebut diselenggarakan untuk memeriahkan HUT ke-497 Jakarta yang diikuti sekitar 20 orang peserta internasional dan 90 peserta nasional yang berlangsung hingga 7 Juli 2024. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YUPeserta menerbangkan layang-layang saat mengikuti Festival Layang-layang Internasional 2024 di Pantai Lagoon, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (22/6/2024). Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

Ancol merupakan taman rekreasi terbesar di Indonesia yang terletak di Jakarta Utara. Salah satu tempat wisata outdoor yang menarik dari Ancol adalah Ecopark Ancol.

Dilansir dari website Ancol (27/6/2024), Ecopark Ancol menawarkan nilai-nilai edukasi (edutainment) dan petualangan (adventure) dengan pendekatan green lifestyle, menjadi ruang terbuka bagi pengunjung Ancol Taman Impian untuk mengeksplorasi pengetahuan botani dan rekreasi outdoor.

Tempat ini memiliki lahan seluas hampir 34 hektar. Di sana anak-anak pasti akan sangat puas bermain dan banyak belajar pada wahana yang ada di Ecopark Ancol.

6. Setu Babakan

Mengenal Lebih Dalam Budaya Betawi di Setu BabakanFoto: Rifkianto Nugroho

Setu Babakan merupakan tempat wisata yang menawarkan wisata budaya, agro, hingga wisata air. Tempat ini menjunjung tema kebudayaan Betawi. Jadi selain anak-anak akan seru bermain, mereka juga tentunya akan mengenal dan belajar tentang budaya Betawi.

Di sana juga tersedia ruangan outdoor untuk wisata agro. Melalui wisata agro, pengunjung akan berjalan-jalan mengeksplor pohon-pohon khas Betawi yang ditanam di area kampung MH. Thamrin dan khususnya di pulau yang berada di tengah danau/Setu Babakan (kampung Ismail Marzuki).

Di danau Setu Babakan kamu juga bisa mengajak anak-anakmu menaiki wahana sepeda air. Selain itu kamu juga bisa berolahraga, bersepeda, atau hanya bersantai menikmati ketenangan danau setu babakan bersama anak-anak.

  • Harga Tiket Masuk: Anak-anak Rp 10.000, dewasa : Rp 15.000
  • Jam Operasional: Selasa – Minggu : 09.00-15.00 WIB
  • Lokasi: Jl. Moch Kahfi 2, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

7. TWA Angke Kapuk

Taman mangrove di KapukFoto: Wahyu Setyo

TWA (Taman Wisata Alam) Angke Kapuk juga merupakan salah satu area hijau yang ada di Jakarta Utara. Dilansir dari website Taman Mangrove Jakarta (27/6/2024) TWA Angke Kapuk merupakan kawasan konservasi alam mangrove seluas 99,82 Ha yang dimanfaatkan untuk pariwisata dan rekreasi.

Kamu dan anak-anakmu bisa melihat berbagai jenis burung air, hijaunya pohon bakau, dan suasana rawa yang ada disini. Si kecil juga pasti akan sangat senang jika diajak naik perahu menjelajahi rawa yang ada di TWA Angke Kapuk.

  • Harga Tiket : Mulai dari Rp 28.500
  • Jam Operasional : 08.30 – 17.30 WIB
  • Lokasi : Jl. Garden House No.4, RT.8/RW.3, Kamal Muara, Kec. Penjaringan, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14470, Indonesia.

8. Museum Satria Mandala

Museum Satria Mandala di Jl Gatot Subroto, Jakarta, menyimpan sejarah perjuangan bangsa, khususnya TNI. Yuk kita lihat koleksinya.Museum Satria Mandala di Jl Gatot Subroto, Jakarta, menyimpan sejarah perjuangan bangsa, khususnya TNI. Yuk kita lihat koleksinya. Foto: Ari Saputra

Museum Satria Mandala menyimpan sejarah militer, khususnya perjuangan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mempertahankan Tanah Air. Sebagai sarana wisata edukasi, museum ini melestarikan nilai-nilai perjuangan TNI dari tahun 1945 dan menyajikannya secara visual kepada masyarakat.

Setelah belajar banyak tentang sejarah, kamu juga bisa piknik di taman piknik di ruangan hijau terbuka Museum Satria Mandala. Kamu juga bisa bersantai dan menikmati kudapan lezat yang tersedia di sana.

  • Harga Tiket Masuk: Anak-anak Rp 2.500, dewasa Rp 5.000
  • Jam Operasional : 08.00 – 21.00 WIB
  • Lokasi : Jl. Gatot Subroto No.14, RT.6/RW.1, Kuningan Bar., Kec. Mampang Prpt., Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

9. The Playground Kemang

The Playground Kemang merupakan taman bermain anak-anak yang lengkap seperti jungkat-jungkit, ayunan, perosotan, lapangan, hingga fasilitas bermain air. Si kecil bisa puas mencoba berbagai aktivitas fisik pada semua wahana yang ada di sana.

Di sana juga terdapat lapangan, area hijau, dan gazebo untuk bersantai dan menikmati udara segar. Fasilitasnya juga sangat lengkap jadi tidak usah khawatir jika berkunjung ke sana.

  • Harga Tiket Masuk: Weekdays : Rp 75.000, weekend Rp 90.000
  • Jam Operasional : 08.00 – 17.00 WIB
  • Lokasi : Jl. Kemang Dalam III No.B6, RT.4/RW.3, Bangka, Kec. Mampang Prpt., Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

10. Kepulauan Seribu

Pulau Payung di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.Pulau Payung di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Foto: Buchori Muslim

Membahas wisata outdoor atau wisata alam di Jakarta tentu tak boleh melewatkan Kepulauan Seribu. Gugusan pulau yang ada di Utara Jakarta ini memiliki udara yang segar dan pemandangan yang eksotis.

Kepulauan Seribu juga menawarkan wisata edukasi, misalnya tentang konservasi penyu yang ada di Pulau Pramuka. Selain itu kamu juga bisa menjelajahi pulau lain yang ada di Kepulauan Seribu yang tak kalah eksotis.

  • Harga Tiket Kapal : Mulai Rp 46.000 – Rp 895.000

Itu dia ulasan mengenai tempat wisata outdoor di Jakarta yang cocok untuk liburan anak. Selamat liburan!

(fds/fem)



Sumber : travel.detik.com

Harga Tiket, Fasilitas, dan Lokasi


Jakarta

Curug Cibulao adalah tempat wisata alam di Bogor yang memiliki keindahan alam menarik. Air terjun ini bening dan berwarna kebiruan. Aktivitas seru yang paling menyenangkan di sini adalah meloncat dari tebing menuju ke aliran curug.

Curug ini memiliki dua leuwi atau kolam dengan kedalaman yang berbeda. Leuwi pertama sedalam 8 meter dan kedua sedalam 5 meter. Tebingnya memiliki ketinggian bervariasi, mulai dari 3 meter.

Simak informasi lengkap mengenai Curug Cibulao dalam artikel ini, mulai dari asal-usul nama, aktivitas seru di Curug Cibulao, harga tiket masuk, fasilitas, lokasi dan rutenya.


Asal-usul Nama Curug Cibulao

Dilansir dari artikel detikTravel dan situs Desa Megamendung, asal-usul nama Curug Cibulao adalah berasal dari warna airnya yang kebiruan. Warna biru ini menyerupai blau yang berwarna biru. Sementara ci berarti air, maka disebut Cibulao.

Namun sebenarnya curug ini memiliki nama asli Curug Hulu. Disebut hulu karena curug ini berada paling atas dibandingkan air terjun lainnya yang sama-sama berada di aliran sungai Cirangrang.

Keberadaan Curug Cibulao penting bagi warga sekitar karena menjadi sumber air untuk minum dan kebutuhan dapur lainnya.

Aktivitas Seru di Curug Cibulao

Berikut ini sejumlah aktivitas seru yang bisa dilakukan di Curug CIbulao:

1. Meloncat dari Tebing

Buat yang ingin seru-seruan, traveler bisa coba meloncat dari tebing menuju ke leuwi. Aktivitas seru ini lebih enak dilakukan di leuwi pertama yang lebih dalam. Sebelum meloncat, kalian harus naik terlebih dahulu ke tebing. Tapi hati-hati ya, karena batu-batunya licin.

2. Bermain Air

Jika kalian tidak berani meloncat dari tebing, cukup bermain air saja di leuwi kedua yang lebih dangkal. Airnya yang sejuk akan menyegarkan badanmu, terutama saat siang hari. Jangan lupa pakai pelampung untuk keselamatan.

3. Trekking

Untuk mencapai curug, pengunjung harus berjalan kaki terlebih dahulu dari parkiran sekitar 10 menit. Selama perjalanan, kalian akan melewati jalan berbatu sambil menikmati suasana alam.

Kalian juga bisa melakukan susur sungai. Tapi alangkah baiknya aktivitas ini ditemani oleh pemandu agar tidak tersesat.

4. Camping

Di kawasan Curug Cibulao, detikers juga bisa camping atau berkemah dengan mendirikan tenda di camping ground yang sudah disediakan. Di kawasan ini, kamu tidak hanya menikmati air terjun, tetapi juga pemandangan Gunung Gede Pangrango.

Harga Tiket

Pengunjung akan dikenakan biaya di Curug Cibulao, termasuk tiket masuk, tarif parkir, sewa pelampung, dan sewa camping ground.

  • Harga tiket masuk: Rp 15.000
  • Parkir motor: Rp 5.000
  • Sewa pelampung: Rp 10.000
  • Camping ground: Rp 35.000/orang/malam

Fasilitas

Beberapa fasilitas yang ada di Curug Cibulao yakni:

  • Warung
  • Mushola
  • Toilet
  • Pelampung

Lokasi dan Rute Curug Cibulao

Curug Cibulao berlokasi di kaki Gunung Hambalang Barat, yakni di di Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari pusat Kota Bogor, jaraknya sekitar 26 km atau sekitar 70 menit perjalanan.

Rute ke Curug Cibulao yakni mengarah ke Puncak. Kalian bisa melewati jalur tol Jagorawi maupun Curug Panjang. Dari Jalan Raya Puncak, belok kiri menuju Desa Cilember kemudian belok kiri menuju ke Jalan Pesantren.

Itulah tadi informasi mengenai Curug Cibulao, mulai dari asal-usul nama, aktivitas seru di Curug Cibulao, harga tiket masuk, fasilitas, lokasi dan rutenya.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

Liburan ke Studio Alam TVRI, Ini yang Dilarang



Depok

Sebagai tempat wisata ikonik, ada sejak tahun 1985, destinasi ini masih menjadi pilihan pelesiran oleh warga. Ternyata ada sejumlah larangan yang pengunjung di tempat ini, apa saja ya?

Berlokasi di Jl. Studio Alam TVRI, Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, tempat wisata ini terbuka untuk segala usia. Pepohonannya rindang, bahkan punya hutan sendiri.

Dikenal sebagai tempat syuting, studio alam juga berteman baik dengan komunitas-komunitas di Kota Depok. Sebut saja komunitas air softgun, motor trail sampai treking. Hutannya menjadi tempat yang tepat untuk kembali ke alam di tengah padatnya pemukiman Depok.


Irma, manager sales Studio Alam TVRI, menjelaskan ragam komunitas yang beraktivitas di sana. Dari semuanya ada satu yang membekas di ingatannya.

Nostalgia ke Studio Alam TVRI DepokNostalgia ke Studio Alam TVRI Depok (Andhika Prasetia)

“Ada satu komunitas yang tidak patuh dengan peraturan, mereka buang sampah sembarangan,” kata Irma.

Bicara komunitas pasti bukan satu dua orang. Sampah yang berserakan setelah acara membuat pengelola sedih sekaligus sebal. Dia dengan tegas menindak komunitas itu.

“Kalau tidak seusai dengan perjanjian, termasuk buang sampah sembarangan, bisa kita blacklist. Salah satunya, mereka,” kata Irma tanpa menyebutkan jenis komunitasnya.

Selain buang sampah sembarangan, ada beberapa hal yang dilarang dilakukan oleh pengunjung:

1. Dilarang menebang pohon

Berada di bawah naungan Lembangan Penyiaran Publik (LPP), Studio Alam TVRI masih dikelola langsung oleh TVRI pusat. Setiap kegiatan yang dilakukan di sana akan dilaporkan ke pusat.

Nostalgia ke Studio Alam TVRI DepokNostalgia ke Studio Alam TVRI Depok (Andhika Prasetia)

2. Dilarang membawa speaker

Saat piknik bersama keluarga, speaker biasanya menjadi salah satu barang wajib untuk menyatukan diri. Bisa bernyanyi atau bermain games bersama.

Sayangnya, pengunjung dilarang untuk membawa speaker.

“Kecuali, mereka yang menyewa tempat untuk event. Misalnya event senam bersama, itu boleh karena sudah sewa tempat. Tapi, kalau pengunjung biasa, nggak boleh,” katanya.

3. Dilarang terbangkan drone

Pengunjung dilarang untuk membawa drone. Alat ini disamakan dengan kegiatan syuting atau komersil. Jika pengunjung melanggarnya, maka akan dikenakan sanksi sebesar biaya syuting, yaitu Rp 3,5 juta.

“Kecuali, mereka mau barter. Foto dan video bisa kita ambil sebagai bahan promosi,” jawab Irma.

4. Dilarang nginap

Studio Alam TVRIStudio Alam TVRI (Andhika Prasetia/detikFoto)

Buat kamu yang belum tahu, Studio Alam TVRI tidak menyewakan tempat untuk kemping. Kegiatan menginap tidak boleh dilakukan di sana, kecuali menyewa asrama pusdiklat.

“Asrama itu punya 20 kamar, satu kamar bisa untuk dua orang. Kalau mau melakukan pelatihan atau kegiatan menginap apa pun bisa menyewa pusdiklat,” kata dia.

Semua kegiatan harus berakhir dalam satu hari. Pengunjung hanya boleh berada di sana sampai pukul 18.00 WIB.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Alun-Alun Barat Depok, Kebanggaan Warga Sawangan, Cocok buat Berakhir Pekan



Depok

Depok mempunyai dua alun-alun, ada yang di bagian timur dan barat. Alun-alun Barat (Albar) menyuguhkan pesona tersendiri sebagai tempat kumpul warga.

Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar) berada di Sawangan lama, Depok masuk lewat perumahan Shila Sawangan. Albar terasa berbeda dari Altim, yang berada di Grand Depok City, terutama kontur dan luasnya.

Dibangun pada 2024, Albar memiliki luas 2,1 hektar. Lebih kecil dari Altim, tapi tampak lebih mencolok dengan Jembatan Juara di atas Setu Tujuh Muara.


Jembatan sepanjang 168 meter itu menghubungkan kelurahan Sawangan dan Bojongsari. Dibuat dengan menggunakan sling, jadilah jembatan gantung khusus orang.

Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar)Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar) (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Taman Hutan Raya (Tahura) Kota Depok Lintang Yuniar Pratiwi mengatakan jembatan itu aman dengan kapasitas 40-60 orang dalam satu waktu.

“Motor nggak boleh lewat, sepeda juga. Hanya orang saja, karena ada CCTV, pos pantau dan keamanan,” katanya pada Kamis (14/5).

Pengunjung atau warga yang ingin menyeberang tidak diperbolehkan untuk berhenti terlalu lama di tengah jembatan. Jalur jembatan pun dibuat khusus untuk dua arah, agar tidak ada kendaraan atau orang berkumpul di sepanjang area.

“Jembatan kita fasilitasi penangkal petir, tapi kalau mulai mendung dengan potensi petir, akan kita tutup,” kata dia.

Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar)Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar) (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Bukan cuma kendaraan bermotor, drone pun dilarang terbang tanpa izin.

Selain jembatan gantung, Albar juga memiliki gedung serbaguna. Gedung berkapasitas 700-1.000 orang itu disewakan. Sejauh ini, mayoritas penyewa menggunakan gedung serbaguna itu untuk kegiatan sekolah atau hajatan.

Dengan luas hanya setengah dari Altim, Albar didesain untuk terlihat lebih luas. Joging trek dipasang mengelilingi taman dengan variasi kolam dan sungai.

Taman Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) berada di tengah. Perosotan, jungkat-jungkit, dan ayunan menjadi favorit anak-anak. Devan yang berusia dua tahun memilih perosotan sebagai kesukaannya.

Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar)Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar) 9Rifkianto Nugroho/detikcom)

“Iya tadi dia main perosotan,” kata salah satu ibu yang berkunjung pada Jumat (16/5).

Saat pagi hari memang didominasi oleh keluarga yang membawa anak. Mereka bisa jogging, selagi anak bermain tanpa perlu khawatir.

Salman, bayi yang berusia satu setengah tahun, juga ikut merasakan senangnya bermain di Albar. Bocah laki-laki itu berlarian di sepanjang jembatan tanpa alas kaki. Ia tampak senang, sesekali jongkok untuk melihat ke bawah air.

“Sering saya bawa ke sini. Dia bisa bermain sambil berjemur kalau pagi-pagi,” kata ayah Salman.

Hal lain yang menambah keestetikan Albar adalah kios khusus UMKM. Lintang berkata bahwa bangunan terdiri dari 12 unit yang diperuntukkan bagi 11 kecamatan dengan luas 3×3. Sayang, kios UMKM hanya buka di akhir pekan saja.

Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar)Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar) (Rifkianto Nugroho/detikcom)

“Untuk Kecamatan dua unit, karena lokasinya di Sawangan,” kata dia.

Menurut Joni, seorang juru parkir Albar, alun-alun tersebut paling ramai dikunjungi saat akhir pekan. Warga sekitar datang pagi-pagi untuk olahraga. Minggu biasanya menjadi hari yang paling ramai pengunjung.

“Di parkiran sini dibikin tiga layer, bisa sampai 300 motor,” kata dia.

Di hari libur, parkir kerap overload, sementara pengunjung antre untuk masuk. Pengelola menyediakan parkir di sisi utara, parkir di bawah gedung serbaguna atau kantong parkir lainnya.

“Kalau ada event kita koordinasi dengan petugas linmas dari kecamatan Bojongsari,” kata dia.

Albar memang sengaja untuk memfasilitasi masyarakat Depok di bagian barat, sehingga pergerakan masyarakat tak melulu terpusat di Margonda. Masyarakat kini bisa menggunakan fasilitas berupa body gym, area akupuntur dan joging trek untuk berolahraga. Kawasan pohon jati di area jembatan gantung membuat suasana alun-alun semakin teduh.

Alun-alun ini buka mulai pukul 06.00-18.00 WIB dan gratis.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Wisata Gunung Bohong, Pilihan Saat Long Weekend Nggak Jauh dari Jakarta


Jakarta

Gunung Bohong bisa jadi pilihan warga Jabodetabek saat liburan tanpa harus jauh dari Jakarta. Lokasinya mudah diakses, murah, dan seru dengan trekking.

Gunung Bohong berada di Kota Cimahi, Jawa Barat. Di sini tersedia jalur trekking yang tidak terlalu tinggi dan cukup nyaman serta anak tangga yang membantu pengunjung sampai ke puncak.

Lokasi Gunung Bohong

Gunung Bohong berada di Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat. Pengunjung bisa menikmati jalur pendakian yang sudah diberi paving blok, sehingga lebih aman dan nyaman. Namun tetap harus berhati-hati karena masih tetap terasa licin, apalagi saat basah.


Gunung Bohong sebetulnya bukit namun punya tampilan mirip gunung dan memiliki puncak. Dikutip dari arsip berita detikcom, Gunung Bohong memiliki ketinggian 877 mdpl. Lokasinya dengan dengan permukiman penduduk.

Di sini tersedia banyak alternatif penginapan dan wisata kuliner.

Rute ke Gunung Bohong dari Jakarta

Pengunjung yang ingin berwisata ke Gunung Bohong bisa naik kereta lalu turun di Stasiun Cimahi. Beberapa pilihan kereta yang tersedia dikutip dari KAI Access adalah

  • Papandayan: tiket Rp 145 ribu.
  • Parahyangan: tiket Rp 195 ribu.
  • Pangandaran: tiket Rp 145 ribu.
  • Serayu: Rp 63 ribu.

Harga dan ketersediaan tiket bisa berubah tiap saat sesuai permintaan pengguna kereta.

Pengunjung bisa melanjutkan dengan kendaraan umum, online, atau charter setelah turun di Stasiun Cimahi. Dalam kondisi lancar, Stasiun Cimahi-Gunung Bohong bisa ditempuh dalam waktu 10 menit sejauh 2,8 km.

Ada Apa di Gunung Bohong?

Gunung Bohong adalah lokasi tepat untuk detikers yang ingin healing tipis-tipis bersama teman dan keluarga. Beberapa hal yang ada di Gunung Bohong adalah:

1. Monumen Kujang Pasangan

Tugu ini berada di puncak Gunung Bohong dan sangat ikonik, sehingga kerap menjadi spot foto. Monumen tertanda Yonif 310/Kidang Kencana (KK) ini mencerminkan silih asah-silih asih-silih asuh yang merujuk pada perbuatan saling bantu dalam tujuan baik.

2. Olahraga agar sehat

Puncak Gunung Bohong bisa diakses setelah melalui jalur trekking. Perjalanan ini memungkinkan kamu olahraga sambil menikmati alam hijau dan udara sejuk. Jika merasa lelah, pengunjung bisa istirahat dan minum sebentar sambil menikmati pemandangan sekitar.

3. Melihat lanskap Cimahi

Gunung Bohong memungkinkan pengunjung melihat Cimahi dari ketinggian. Pengunjung juga bisa melihat KCIC sedang menempuh perjalanan, serta pemandangan tol Padalarang yang dipenuhi kendaraan menuju atau dari Bandung.

4. Spot foto dan lihat sunset

Kamu yang sempat ke Gunung Bohong, jangan sampai tidak berfoto di spot yang cocok untuk unggahan medsos. Setelah berfoto, pengunjung bisa lihat pemandangan indah matahari senja menjelang tenggelam di ufuk barat.

5. Wisata kuliner

Spot Gunung Bohong selalu ramai dikunjungi para wisatawan bersama teman dan keluarga. Pengunjung bisa menikmati aneka jajanan dan minuman yang disediakan pedagang sekitar.

Gunung Bohong bisa menjadi pilihan bagi yang ingin liburan murah dan mudah tak jauh dari Jakarta. Bagi detikers yang ingin berkunjung, jangan lupa update info lebih dulu untuk memastikan ketersediaan akses dan wajib jaga kebersihan selama di Gunung Bohong.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Ulasan Kemuning Sky Hills 2025, Pemandangan Stunning di Tengah Kebun Teh


Jakarta

Kemuning Sky Hills adalah spot wisata populer berupa jembatan kaca setinggi 60 meter di Karanganyar, Jawa Tengah. Berdiri di tengah kebun teh yang terletak di ketinggian 800-1.540 mdpl, destinasi wisata itu menjanjikan udara sejuk dan pemandangan luar biasa.

“Stunning, ke sana saat cuaca cerah banget jadi viewnya makin amazing. Buat yang suka ijo-ijo pasti seneng banget ke sini. Parkiran di sini luas, nggak perlu khawatir buat yang bawa kendaraan sendiri ga usah khawatir,” tulis akun Vika Kumala Sari dalam google review.

Kemuning Sky Hills dengan suasana yang nyaman dan damai memang tempat yang tepat untuk healing dan refreshing. Di sini, pengunjung bisa melihat pemandangan Gunung Lawu dari jauh, langit yang bersih, dan udara sejuk.


Daya Tarik Kemuning Sky Hills

Kemuning Sky Hills diresmikan pada pergantian tahun 2022-2023 seperti ditulis dalam laman Pesona Karanganyar. Selain jembatan kaca yang jadi primadona, masih ada spot piknik lain di spot ini seperti dijelaskan dalam situs yang dikelola Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Karanganyar tersebut.

1. Sky bridge terpanjang se-Jawa Tengah

Tinggi jembatan kaca Kemuning Sky Hills disebutkan berbeda-beda di tiap sumber. Situs The Lawu Grup sebagai yang mendirikan sky bridge menjelaskan, tinggi jembatan kaca 10-38 meter sesuai lokasi. Sedangkan panjang jembatan kaca mencapai 120-125 meter.

Bahan yang digunakan adalah kaca setebal 3 cm dengan ketahanan beban mencapai 280 kg/m2. Sky bridge memiliki total luas penampang adalah 245 m2 sehingga menampung 600 orang. Namun demi keamanan, pengelola memutuskan kapasitas maksimal adalah 150 orang dengan syarat tidak merokok dan lepas alas kaki selama di sky bridge.

2. Hamparan kebun teh Kemuning

Kebun teh peninggalan Belanda ini adalah daya tarik lain Kemuning Sky Hills. Berdiri sejak 1925, kebun teh ini masih memberi penghidupan bagi masyarakat sekitar. Pengunjung bisa melihat sendiri petani sedang memetik teh di lahan seluas 437 hektar ini.

Selama di kebun teh, pengunjung bisa merasakan udara dingin namun tidak sampai menggigil. Menghirup udara sejuk ini dalam-dalam bisa memberi banyak energi bagi turis yang perlu relaksasi dan recharge. Luasnya kebun teh juga membantu mata relaksasi setelah berhari-hari sibuk dengan banyak aktivitas.

3. Bukit Teletubbies

Daya tarik Bukit Teletubbies sebetulnya adalah puncak Kebun Teh Kemuning yang dipangkas hingga jadi tanah lapang. Lahan yang lapang dan terletak di ketinggian ini mengingatkan pengunjung pada Bukit Teletubbies di serial anak-anak.

Di sini, pengunjung bisa duduk santai menikmati pemandangan atau menikmati makanan di warung sekitar. Area ini juga menyediakan kamar kecil sehingga pengunjung tak perlu khawatir.

4. Spot foto Instagramable

Selama di Kemuning Sky Hills, pengunjung tentunya wajib berfoto yang nantinya diunggah ke medsos. Tak perlu khawatir, Kemuning Sky Hills menyediakan banyak spot foto Instagramable yang bakal bikin follower iri luar biasa.

Spot ini adalah depan gerbang Bukit Teletubbies, patung flamingo pink, hasil seni kontemporer berbentuk bintang dari bambu, pigura foto, bulan sabit, dan pose tangan terbuka. Tiket masuk di spot foto ini adalah Rp 10 ribu per orang.

5. Ngopi sambil liat sunset

Setelah lelah berkeliling Kemuning Sky Hills, pengunjung bisa melepaskan penat di coffee shop yang terletak di tengah kebun teh. Segelas kopi atau teh hangat dan aneka camilan menjadi teman yang pas untuk menutup hari.

Apalagi bila pengunjung menikmatinya ditemani keindahan pesona sunset. Kehadiran keluarga dan orang-orang terdekat akan semakin menghangatkan suasana di kebun teh. Sebagai informasi Cafe Kemuning Sky Hills kini sudah berstatus halal. Kfe buka setiap hari pada pukul 09.00-19.00.

Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Kemuning Sky Hills

Dikutip dari akun Instagramnya @kemuningskyhills, berikut infonya.

Lokasi

Kemuning Sky Hills berlokasi di Jl. Karangpandan-Ngargoyoso, Sumbersari, Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Harga tiket

  • Tiket kawasan wisata: Rp 10 ribu
  • Tiket jembatan kaca: Rp 30 ribu.

Harga tiket kawasan wisata sudah termasuk ke berbagai spot foto, kafe, dan Bukit Teletubbies.

Jam buka

Operasional Kemuning Sky Hill adalah pukul 09.00-18.30.

Rute ke Kemuning Sky Hills dari Jakarta

Perjalanan ke Kemuning Sky Hills diawali naik kereta menuju stasiun Karanganyar dengan pilihan sebagai berikut

  • Fajar Utama Solo: Rp 350 ribu.
  • Sawunggalih: Rp 250 ribu.
  • Gajahwong: Rp 300 ribu.
  • Bangunkarta: Rp 265 ribu.

Selanjutnya, detikers bisa melanjutkan perjalanan dengan transporasi charter menuju destinasi wisata. Bagi yang memilih kendaraan umum, detikers bisa memilih angkutan menuju Terminal Ngargoyoso lalu dilanjutkan menuju Jl. Karangpandang-Ngargoyoso.

Objek Wisata Sekitar Kemuning Sky Hills

Buat pengunjung yang masih ingin liburan di sekitar Kemuning Sky Hills untuk menikmati udara segar dan alamnya yang hijau, berikut pilihan lainnya

1. Paralayang

Olahraga yang kerap dikatakan ekstrem ini memungkinkan pengunjung menikmati area kebun teh Kemuning dari ketinggian 2.300 meter. Dikutip dari Instagram salah satu penyedia paralayang, tarif olahraga ini berkisar Rp 450 ribu-700 ribu.

2. Jeep

Alam Kemuning sangat cocok bagi detikers yang suka wisata petualangan, salah satunya dengan naik jeep di jalan licin berlumpur. Pengunjung akan berdiri di mobil dengan mobil khas adventure tersebut merasakan ugal-ugalannya driver menembus alam Kemuning. Paket wisata seru ini dipatok dengan harga Rp 200 ribu-300 ribu per pack bergantung pengelola.

3. Candi Cetho

Bangunan bersejarah ini dibangun pada masa Kerajaan Majapahit pada 1451-1470. Candi bercorak Hindu ini berlokasi di Desa Cetho, Gumeng, Kecamatan Jenawi. Situs ini berlokasi sejauh kurang lebih 4 km dari Kemuning Sky Hills dengan waktu tempuh 13 menit.

4. Air Terjun Parang Ijo

Wisata alam ini berjarak kuran lebih 6,4 km dari Kemuning Sky Hill dengan waktu tempuh 17 menit. Air terjun ini dikelilingi tebing yang penuh dengan aneka tumbuhan rimbun. Air terjun Parang Ijo akan mengundang decak kagum siapa saja yang melihatnya.

5. Air Terjun Jumog

Di sini pengunjung dapat menyaksikan panorama alami sambil berfoto, berenang, atau mandi air terjun. Dikutip dari google maps, air terjun bisa diakses dalam waktu 16 menit sejauh 6,6 km dari Kemuning Sky Hills.

Detikers yang ingin berkunjung ke Kemuning Sky Hills, bisa update lebih dulu untuk memastikan ketersediaan layanan. Update info juga memungkinkan detikers merencanakan perjalanan dan akomodasi dengan baik.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com