Tag Archives: cairan pembersih

Cara Membersihkan Noda di Dinding Tanpa Merusak Warna Cat


Jakarta

Dinding merupakan salah satu bagian rumah yang wajib dijaga kebersihannya karena debu dan kotoran bisa dengan mudah menempel. Selain membahayakan kesehatan, dinding yang kotor juga mengganggu penampilan rumah.

Dinding kotor juga bisa disebabkan oleh anak-anak yang menyalurkan ‘kreativitas’ dengan cara mencoret atau menggambar di tembok. Meski bisa dibersihkan, tetapi perlu mengetahui cara yang tepat.

Soalnya, membersihkan dinding rumah secara asal bisa menyebabkan kerusakan pada warna cat. Memang debu dan kotoran bakal hilang, tetapi justru warna cat dinding jadi berubah dan bisa terlihat kusam.


Lantas, bagaimana cara membersihkan noda dan kotoran di dinding tanpa merusak warna cat? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Cara Membersihkan Noda di Dinding Tanpa Merusak Cat

Sebagian orang khawatir jika membersihkan dinding dapat merusak cat. Tenang saja, ada cara khusus untuk membersihkan dinding tanpa merusak warna cat.

Dilansir situs Elle Decor, Senin (19/8/2025), salah satu cara dalam membersihkan dinding tanpa merusak warna cat adalah dengan menggunakan air sedikit mungkin. Dengan begitu, kotoran dan debu bisa terangkat tanpa khawatir bikin kusam warna cat.

“Cara terbaik untuk membersihkan dinding tanpa merusak cat adalah dengan menggunakan air sesedikit mungkin,” kata Justin Carpenter, pendiri layanan kebersihan Modern Maids.

“Jika cat dinding Anda menggunakan lapisan akhir satin, Anda tidak perlu terlalu khawatir tentang jumlah air yang digunakan,” jelasnya.

Perlu dicatat, dianjurkan untuk tidak menggunakan pembersih yang bersifat abrasif atau bahan kimia keras. Kandungan zat pada cairan tersebut dapat berakibat cat mengelupas dan warna cat dinding yang berubah.

Setelah membersihkan dinding dengan air, Carpenter mengimbau agar segera mengeringkannya dengan kain microfiber. Cara ini dilakukan untuk meminimalisir kerusakan pada warna cat lebih parah.

“Jika Anda memiliki masalah pada cat atau jika dindingnya sangat rapuh, sebaiknya konsultasikan dengan profesional atau lakukan uji coba pada area yang kecil terlebih dahulu,” ujarnya.

Tips Membersihkan Noda dan Kotoran di Dinding

Carpenter membagikan sejumlah tips dalam membersihkan noda dan kotoran di dinding dengan baik dan benar. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

1. Siapkan Alat dan Bahan

Langkah yang pertama adalah dengan mengumpulkan seluruh alat dan bahan, mulai dari sabun cuci piring, air hangat, ember, spons, dan kain microfiber untuk mengeringkan dinding.

2. Bersihkan Debu di Dinding

Sebelum membersihkannya dengan air, pastikan kamu telah menyingkirkan debu dan kotoran yang menempel di dinding dengan kemoceng atau kain lembut.

3. Siapkan Cairan Pembersih

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan cairan pembersih dengan cara mencampurkan air hangat di dalam ember, lalu tuang 1-2 sendok makan sabun cuci piring. Setelah itu, aduk hingga merata dan memunculkan busa.

4. Bersihkan Dinding dengan Spons

Setelah itu masukkan spons ke dalam ember yang berisi cairan pembersih, peras sedikit dan bersihkan permukaan dinding yang kotor secara lembut dan perlahan.

5. Bilas dengan Air Bersih

Tahap berikutnya adalah dengan membersihkan dinding dengan air bersih, bisa menggunakan spons atau handuk yang lembut. Cara ini dapat membantu menghilangkan sisa-sisa sabun agar tidak meresap ke dalam dinding.

6. Keringkan dengan Kain Microfiber

Jika seluruh dinding telah dibersihkan dengan air, segera keringkan dengan kain microfiber. Lap permukaan dinding secara perlahan sampai kering tanpa ada sisa air yang menempel.

Itulah cara membersihkan noda dan kotoran di dinding tanpa khawatir merusak warna cat. Semoga membantu!

(ilf/ilf)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason

3 Cara Membersihkan Bagian Luar Kulkas Agar Kinclong Lagi


Jakarta

Kulkas wajib dibersihkan secara berkala agar tidak mengeluarkan aroma tak sedap. Namun, jangan hanya membersihkan interior kulkas saja, tetapi bagian luarnya juga perlu diperhatikan.

Terkadang, bagian luar kulkas sering luput dari perhatian pemiliknya. Padahal, kalau tidak dibersihkan maka eksterior kulkas bisa berdebu, baret, bahkan berjamur.

Meski tidak berdampak pada makanan dan minuman yang disimpan di dalam kulkas, tetapi lemari es yang kotor dapat mengganggu pemandangan. Lantas, bagaimana cara membersihkan bagian kulkas? Simak tipsnya dalam artikel ini.


Cara Membersihkan Bagian Luar Kulkas

Coba kamu perhatikan bagian gagang dan atap lemari es, apakah terlihat kotor dan berdebu? Jika iya, maka sudah saatnya untuk dibersihkan. Dilansir situs Better Homes & Gardens, Kamis (29/5/2025), berikut tips membersihkan bagian luar kulkas:

1. Cairan Pembersih Serbaguna

Cara yang pertama adalah dengan menggunakan cairan pembersih serbaguna. Kamu bisa membelinya di minimarket maupun toko online dengan harga terjangkau.

Untuk cara pakainya, semprotkan cairan pembersih ke kain microfiber, lalu bersihkan pada area eksterior kulkas yang kotor seperti gagang dan pintu kulkas. Setelah itu, lap dengan kain kering dan pastikan tidak ada lagi kotoran yang menempel.

Apabila kamu memiliki kulkas baja antikarat di rumah, cara membersihkannya sedikit berbeda. Pertama, bersihkan dulu permukaan kulkas dengan kain microfiber basah, lalu keringkan dengan kain.

Jika ada noda yang sulit hilang, cobalah digosok menggunakan alkohol. Cara pakainya, tetes 2-3 kali alkohol ke kain microfiber kering, lalu gosok secara perlahan di area yang terdapat noda. Setelah itu, keringkan lagi dengan kain agar tidak ada sisa alkohol yang menempel.

2. Kemoceng

Untuk membersihkan bagian atas kulkas, disarankan menggunakan kemoceng yang terbuat dari bulu ayam. Pastikan kamu menggunakan masker agar partikel debu tidak terhirup dan masuk ke dalam tubuh.

Bersihkan debu secara perlahan sampai bersih. Jika masih ada sisa kotoran yang sulit hilang, bersihkan dengan cairan pembersih dan kain microfiber.

3. Sabun Cuci Piring

Bagian karet pintu kulkas juga perlu dibersihkan secara rutin. Soalnya, bagian ini bisa kotor dan berjamur seiring waktu jika tidak dirawat. Selain itu, karet yang sudah kotor bikin pintu kulkas tidak bisa tertutup rapat.

Untuk cara membersihkannya bisa pakai sabun cuci piring dan air hangat. Lalu, gosok bagian karet pintu kulkas menggunakan spons secara menyeluruh. Setelah bersih dan tak ada noda, keringkan dengan kain microfiber kering.

Itulah tiga cara membersihkan bagian luar kulkas agar kinclong lagi. Semoga membantu detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason

7 Tips Mengepel Lantai Agar Bersih Kinclong dan Tidak Bau Amis


Jakarta

Agar rumah tetap bersih dan nyaman maka lantai perlu dipel secara rutin. Langkah ini dapat membersihkan lantai dari kotoran, debu, hingga minyak menempel.

Namun, lantai yang sudah dipel terkadang justru tetap kotor dan bahkan tercium aroma amis yang bikin enek. Hal ini tentu dapat mengganggu kenyamanan dan bikin lelah karena harus kembali mengepel lantai.

Sebenarnya, ada beberapa tips saat mengepel lantai agar bersih, kinclong, dan tidak mengeluarkan bau amis. Penasaran? Simak tipsnya di bawah ini.


Tips Mengepel Lantai Agar Bersih dan Wangi

Ada sejumlah tips dalam mengepel lantai agar tetap bersih dan wangi. Dikutip dari situs Martha Stewart dan The Spruce, berikut cara mengepel lantai agar bersih dan wangi:

1. Sapu Lantai dengan Bersih

Tips yang pertama adalah menyapu lantai hingga bersih sebelum dipel. Jika tidak disapu, maka debu, kotoran, hingga sisa makanan yang jatuh ke lantai akan tetap berserakan meski sudah dipel.

Bahkan, kotoran dan debu justru bisa menyebar ke area lain karena ikut terbawa oleh kain pel. Maka tak heran setelah lantai dipel tapi tetap terasa kotor dan lengket.

2. Pakai Air Bersih

Saat mengepel lantai, pastikan kamu menggunakan air bersih dan cairan pembersih khusus lantai. Jika menggunakan air kotor, maka kotoran di dalam air akan menempel di kain pel dan terbawa saat mengepel. Hal ini yang membuat lantai malah tambah kotor dan menjadi bau amis.

Jika mencuci dan membilas kain pel langsung di ember, pastikan memakai dua ember yang berbeda. Jadi, satu ember berisi air cairan pembersih lantai sedangkan ember satunya lagi untuk membilas kotoran.

3. Pel dengan Teknik yang Tepat

Ternyata, teknik mengepel yang salah juga bisa membuat kotoran justru menyebar ke seluruh lantai. Lakukan mengepel dengan cara bergerak mundur sehingga tidak menginjak lantai yang basah.

Selain itu, mulai mengepel dari sudut terjauh dari pintu dan pel di sepanjang tepi dinding terlebih dahulu. Ayunkan kain pel maju dan mundur dengan membentuk angka ‘8’ di seluruh ruangan.

Setelah beberapa kali mengepel maka kain pel akan menjadi kotor dan berwarna hitam. Kemudian balikkan pel ke sisi lainnya yang masih bersih. Jika kedua sisi kain pel sudah kotor maka segera dicuci hingga bersih.

4. Jangan Terlalu Banyak Sabun

Mengepel lantai memang membutuhkan sabun lantai, tapi hindari menggunakannya terlalu banyak karena membuat lantai lengket dan cepat kotor. Maka dari itu, sebaiknya gunakan sabun lantai sesuai petunjuk kemasan dan sesuai dengan jenis lantai. Hindari memakan sabun cuci piring karena berisiko merusak keramik lantai.

5. Cuci Bersih Kain Pel

Setelah digunakan, segera cuci bersih kain pel dan keringkan. Cara ini dilakukan agar kain pel tetap bersih dan mencegah bau apek, sehingga tidak memicu pertumbuhan jamur dan bakteri. Perlu diingat, menggunakan kain kotor untuk mengepel dapat membuat lantai menjadi bau amis.

Untuk membersihkan kain pel juga gampang, cukup bilas kain pel secara menyeluruh dalam ember yang berisi air panas, kemudian peras kain sampai kering hingga tidak ada air tersisa.

6. Keringkan Kain Pel

Agar kain pel bisa digunakan kembali, sebaiknya keringkan kain di tempat yang terkena sinar matahari. Semakin cepat kering kain pel juga meminimalisir kemungkinan untuk menjadi bau.

Cara mengeringkan kain pel juga tidak bisa sembarangan. Letakkan kepala pel secara terbalik di area yang berventilasi baik hingga kering secara menyeluruh. Hindari meletakkan kain pel di lantai atau menyimpannya di lemari saat basah.

7. Ganti Kain Pel Secara Berkala

Kain pel yang sudah sangat kotor tentu akan tetap mengeluarkan bau tak sedap meski sudah dicuci berkali-kali. Itu tandanya kain pel harus diganti dengan yang baru. Disarankan memilih kain pel berbahan mikrofiber agar dapat mengangkat kotoran membandel dengan mudah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason

Noda Kuning di Kamar Mandi Bisa Dibersihkan Pakai Soda Kue, Ini Caranya


Jakarta

Seiring penggunaan, kamar mandi akan kotor jika tidak dibersihkan secara berkala. Biasanya akan muncul noda kuning yang menempel di keramik dinding dan lantai.

Noda kuning tersebut tidak hanya mengganggu penampilan kamar mandi, tapi juga licin saat diinjak. Risikonya sangat besar karena bisa membuat penghuni rumah terpeleset dan menyebabkan cedera.

Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan membersihkan noda kuning dengan cairan pembersih kamar mandi. Namun, beberapa orang enggan menggunakan cairan tersebut karena khawatir jika terkena kulit.


Sebagai solusinya, noda kuning di kamar mandi bisa diatasi dengan bahan alami seperti soda kue. Bagaimana cara pakainya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Atasi Noda Kuning di Kamar Mandi Pakai Soda Kue

Noda kuning yang menempel di dinding dan lantai kamar mandi umumnya disebabkan oleh kotoran, minyak dari tubuh, sisa sabun, dan endapan mineral. Semakin sering menggunakan kamar mandi maka akan lebih cepat noda kuning muncul.

Dilansir situs Aqua Bliss, noda kuning juga bisa menyerang pancuran air (shower), bak mandi, dan perlengkapan alat mandi lainnya. Terkadang, noda kuning dapat muncul akibat kelembapan tinggi, endapan besi, bakteri, atau kondisi lingkungan yang kotor.

Untuk mengatasi noda kuning yang menempel di kamar mandi bisa menggunakan soda kue. Agar lebih efektif membasmi noda membandel, disarankan mencampur soda kue dengan cuka putih.

Agar tidak salah dalam penggunaannya, simak langkah-langkah yang tepat di bawah ini:

  1. Siapkan 2-3 sendok cuka putih, lalu tuang ke dalam wadah yang berisi air
  2. Aduk hingga air dan cuka putih tercampur rata
  3. Lalu masukkan cuka putih ke dalam botol semprot
  4. Semprotkan cairan cuka putih di area yang terdapat noda kuning
  5. Jika sudah, diamkan selama 10-15 menit agar cuka putih bereaksi
  6. Setelah itu, taburkan soda kue di atas permukaan dinding dan lantai yang terdapat noda kuning
  7. Gosok perlahan menggunakan spons. Agar lebih aman, disarankan menggunakan sarung tangan karet saat membersihkan kamar mandi
  8. Terakhir, bila permukaan dinding dan lantai dengan air hangat.

Setelah mengikuti cara di atas, segera cek kembali permukaan dinding dan lantai setelah dibersihkan. Jika masih ada sisa-sisa noda kuning, lakukan pembersihan secara ekstra agar efektif mengangkat kotoran tersebut.

Itulah cara mengatasi noda kuning di kamar mandi hanya menggunakan soda kue dan cuka putih. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason

3 Bahan Sederhana Ini Bisa Bikin Kamar Mandi Bersih dan Wangi Lagi!


Jakarta

Kamar mandi merupakan area yang paling kotor di rumah. Jika tidak dibersihkan selama beberapa hari saja terkadang muncul noda kuning yang menempel di dinding dan lantai kamar mandi.

Untuk mengatasi kotoran di kamar mandi umumnya menggunakan cairan pembersih yang dijual di pasaran. Kandungan bahan kimianya dapat mengatasi kotoran dengan cepat.

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan sejumlah bahan alami untuk membasmi kotoran di kamar mandi, yaitu soda kue, garam, dan minyak. Ketiga bahan ini dinilai efektif membasmi kotoran dan noda membandel.


Ingin tahu cara pakai soda kue, garam, dan minyak untuk membersihkan kamar mandi? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Manfaat Soda Kue, Garam, dan Minyak untuk Basmi Kotoran

Kombinasi antara garam, soda kue, dan minyak ternyata disebut ampuh untuk mengangkat kotoran, terutama kerak noda yang sulit hilang jika hanya disikat menggunakan cairan pembersih.

Dilansir situs Times of India, garam berfungsi sebagai abrasif alami, mengangkat sisa sabun, endapan mineral, dan noda yang menempel di lantai dan dinding. Meski punya sifat abrasif, tetapi garam tidak merusak permukaan keramik atau logam.

Sementara itu, soda kue bersifat basa dan ampuh untuk membersihkan kerak membandel, seperti kerak dapur dan lemak. Soda kue juga membantu mengatasi bau tak sedap karena dapat menetralkan asam, sehingga bermanfaat untuk kamar mandi dan saluran pembuangan air.

Sedangkan minyak, terutama minyak kelapa dan minyak zaitun, memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu membunuh kuman yang menempel di kamar mandi. Di sisi lain, penggunaan minyak juga dapat meninggalkan kilauan pada keramik lantai.

Cara Pakai Garam, Soda Kue, dan Minyak untuk Pembersih Kamar Mandi

Agar efektif mengangkat noda dan kotoran yang menempel di kamar mandi, kamu bisa membuat scrub atau lulur dari ketiga bahan tersebut. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  1. Campurkan soda kue dan garam secukupnya ke dalam wadah atau mangkuk yang bersih dan kering
  2. Aduk soda kue dan garam sampai merata
  3. Tambahkan minyak kelapa atau minyak zaitun sedikit demi sedikit hingga terbentuk pasta
  4. Agar lebih beraroma wangi, bisa tambahkan minyak esensial aroma lemon atau peppermint
  5. Jika sudah berubah bentuk menjadi lulur, tuang ke dalam stoples kedap udara
  6. Simpan stoples di tempat yang sejuk dan kering.

Lulur yang berfungsi sebagai pembersih kamar mandi ini dapat digunakan hingga dua minggu ke depan. Jika lebih dari itu, sebaiknya membuat yang baru agar efektif mengangkat kotoran dan noda membandel.

Untuk cara pakai lulur pembersih kamar mandi bisa berbeda-beda, tergantung dari perabotan yang ingin dibersihkan. Pada bagian wastafel dan keran, celupkan spons ke dalam lulur secukupnya, lalu bersihkan permukaannya secara merata, dan terakhir bilas dengan air.

Agar noda kuning di lantai bisa hilang, kamu bisa mengoleskan lulur pembersih ini ke area yang kotor secara menyeluruh. Setelah itu, gosok dengan sikat gigi secara perlahan, lalu bilas pakai air hangat agar seluruh noda terangkat.

Untuk mengatasi kerak yang menempel di kamar mandi, oleskan lulur pembersih ke bagian noda yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 10-15 menit. Setelah itu, gosok perlahan dengan sikat dan bilas dengan air.

Demikian cara bersihkan kamar mandi hanya dengan tiga bahan sederhana. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason

Seberapa Sering Jendela Rumah Perlu Dibersihkan? Ini Kata Ahli


Jakarta

Jendela merupakan salah satu bagian dari rumah yang paling cepat kotor, terutama jendela bagian luar. Jika jarang dibersihkan, ada banyak partikel debu dan kotoran yang menempel di kaca jendela.

Meski jendela bagian dalam tidak sekotor area luar, tapi bukan berarti jarang dibersihkan. Sebab, debu dan kotoran yang menumpuk dapat mengganggu kesehatan penghuni rumah, seperti timbul kulit gatal dan gangguan pernapasan.

Oleh sebab itu, penting untuk membersihkan jendela rumah secara berkala. Lantas, seberapa sering jendela harus dibersihkan? Simak penjelasan dari para ahli dalam artikel ini.


Seberapa Sering Jendela Harus Dibersihkan?

Jendela rumah memang perlu dibersihkan secara rutin. Namun, seberapa sering jendela harus dibersihkan?

Dilansir situs Real Simple, jendela bagian luar rumah perlu dibersihkan dua kali dalam setahun. Artinya, kaca dan bingkai jendela dapat dibersihkan setiap enam bulan sekali.

Lain halnya dengan jendela bagian dalam yang perlu dibersihkan secara berkala, terutama bagi pemilik rumah yang memiliki hewan peliharaan. Soalnya, bulu-bulu hewan bisa beterbangan dan menempel di kaca jendela.

Selain itu, lingkungan rumah yang kotor dan penuh polusi membuat kaca jendela harus rutin dibersihkan agar tidak ada partikel debu yang menempel serta menumpuk hingga tebal.

Disarankan untuk membersihkan jendela bagian dalam setiap sebulan sekali. Apabila tak sampai sebulan kacanya sudah kotor dan berdebu, maka jendela harus dibersihkan lebih sering lagi minimal dua minggu sekali.

Waktu yang Tepat Membersihkan Jendela

Ternyata, ada waktu tertentu untuk membersihkan jendela rumah. Pakar kebersihan dari AspenClean Alicia Sokolowski mengatakan waktu yang tepat untuk membersihkan jendela adalah saat pagi atau sore hari.

“Pagi-pagi sekali atau sore hari adalah waktu terbaik, terutama untuk jendela eksterior,” kata Alicia.

Alicia juga menyarankan untuk membersihkan jendela ketika cuaca sedang mendung. Mengapa demikian?

“Hari yang mendung juga ideal. Hal ini untuk mencegah sinar matahari mengeringkan cairan pembersih terlalu cepat sebelum Anda sempat mengelapnya, sehingga mengurangi goresan,” jelasnya.

Pada intinya, Alicia mengimbau untuk menghindari sinar matahari langsung ketika membersihkan jendela. Sebab, cairan pembersih dapat menguap lebih cepat dan berisiko meninggalkan goresan.

Hal Ini yang Bikin Jendela Harus Rutin Dibersihkan

Selain karena memelihara hewan dan faktor lingkungan yang kotor, ada hal lainnya yang membuat jendela rumah harus rutin dibersihkan. Dikutip dari Better Homes & Gardens, berikut penyebabnya:

1. Pohon dan Dedaunan

Apabila halaman rumah ditumbuhi banyak pohon, bunga, semak, dan dedaunan maka jumlah serbuk sari, getah, serta kotoran lainnya dapat menempel di jendela. Kondisi ini membuat jendela akan cepat kotor meski sudah dibersihkan secara rutin.

2. Aktivitas Serangga

Munculnya serangga di rumah dalam jumlah banyak bukan pertanda baik. Sebab, aktivitas serangga seperti laba-laba dan cicak dapat mengotori jendela.

Laba-laba bisa membuat sarangnya di bagian atas jendela atau di dalam gorden yang tebal. Sementara itu, cicak bisa membuang kotorannya secara sembarangan di kaca jendela, sehingga menimbulkan noda hitam kecil.

3. Air Sadah

Masih ada beberapa rumah yang menghadapi masalah terhadap air sadah. Kandungan mineral yang terlalu tinggi dapat menyebabkan air meninggalkan noda, terutama pada jendela setelah dibersihkan.

Namun, masalah air sadah dapat ditangani dengan memasang sistem filter air. Fungsinya untuk mengurangi konsentrasi mineral yang ada di dalam air.

Itulah penjelasan mengenai seberapa sering jendela rumah harus dibersihkan. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason

Ampuh! 10 Jurus Jitu Bersihkan Rumah Pakai Soda Kue


Jakarta

Soda kue biasanya digunakan untuk membuat adonan kue. Bukan sekadar bahan dapur, soda kue juga ampuh sebagai bahan untuk membersihkan rumah, lho!

Zat tepung ini mampu menyerap bau dan bersifat abrasif ringan, sehingga dapat merontokkan kotoran tanpa merusak permukaan. Nah, daripada menggunakan bahan pembersih yang mahal dan bersifat keras, kamu bisa coba soda kue sebagai alternatif.

Lalu, soda kue bisa dipakai untuk apa aja ya? Yuk, simak jurus jitu membersihkan rumah pakai soda kue berikut ini, dikutip dari Better Homes & Gardens, Senin (8/7/2024).


Tips Bersihkan Rumah Pakai Soda Kue

1. Membersihkan Shower

Debra Johnson, direktur operasi di Merry Maids membagikan cara menjaga shower tetap bersih dan segar menggunakan soda kue. Caranya mudah, taburkan sedikit soda kue lalu campur dengan satu tetes sabun cuci piring di atas kain mikrofiber. Remas hingga muncul busa kemudian gosok dinding shower.

2. Membersihkan Pipa yang Mampet

Dengan bantuan soda kue kamu bisa menjaga saluran air di kamar mandi atau wastafel tetap bersih dan tidak mampet. Caranya, siram air panas ke saluran sebelum menaburkan setengah cangkir soda kue. Diamkan selama 15 menit kemudian bilas dengan air panas untuk menghilangkan bau apeknya.

3. Mengepel Lantai

Caranya gampang kamu tinggal campur ½ cangkir soda kue di dalam ember yang berisi air panas. Kemudian kamu tinggal gunakan seperti cairan pembersih biasa.

4. Menghilangkan Bekas Minyak dan Panci Gosong

Taruh panci gosong di baskom. Masukkan cuka ke dalam microwave hingga panas lalu tabur soda kue di panci dan tambah cuka yang telah mendidih. Biarkan bercampur selama 30 menit. Lap dengan spons basah kemudian bilas hingga bersih.

5. Membersihkan Oven

Oven juga bisa dibersihkan dengan soda kue. Sikat bagian bawah dan sisi oven dengan campuran air dan soda kue. Semprot pasta soda kue dengan cuka dan biarkan berbusa kemudian ulangi hingga sampai bersih.

6. Membersihkan Bak Cuci Piring

Menggabungkan soda kue dengan lemon dapat menciptakan pembersih ampuh untuk bak cuci piring. Potong lemon menjadi dua bagian kemudian taburkan soda kue di atasnya lalu gosok ke permukaan bak cuci piring.

7. Membersihkan Lantai Kamar Mandi

Untuk lantai kamar mandi , taburkan soda kue, semprot sedikit sabun cuci lalu gosok lantai dengan sikat basah. Bilas semua permukaan lantai dengan air hangat. Lap dinding dan lantai dengan kain mikrofiber kering. Bersihkan tirai shower dengan kain mikrofiber lembap yang ditaburi soda kue kemudian bilas dengan air panas.

8. Menghilangkan Bau Sepatu

Sepatu merupakan sarang bakteri penghasil bau berkembang. Untuk menghilangkan bau di sepatu kamu, taburkan soda kue ke dalam sepatu secara merata dan diamkan semalaman.

9. Membersihkan Permukaan yang Dicat

Permukaan yang dicat membutuhkan perlakuan khusus untuk dibersihkan agar tidak merusak catnya. Taburkan soda kue di atas spons lembab dan gosok perlahan di atas permukaan yang terdapat noda kotor setelah itu lap dengan kain kering. Cara ini ampuh buat noda minyak, sidik jari,dan tinta.

10. Membersihkan Pakaian

Buat pakaian kamu tetap kinclong dan wangi dengan bantuan soda kue. Tambahkan ½ cangkir soda kue untuk setiap cucian ditambah dengan deterjen. Cara ini juga dapat membantu menghilangkan bau keringat dari baju kotor.

Itulah beberapa cara membersihkan rumah menggunakan soda kue. Semoga bermanfaat!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

5 Bahan Dapur Ini Ampuh buat Bersihkan Rumah Sampai Kinclong



Jakarta

Membersihkan rumah tentu membutuhkan cairan pembersih agar bisa membasmi kuman dan kotoran. Meski ada banyak cairan pembersih di pasaran, kebanyakan bersifat keras serta dapat mengganggu kesehatan manusia dan lingkungan.

Tenang saja, kamu bisa bikin cairan pembersih alami yang lebih aman dengan menggunakan berbagai bahan dapur. Bukan cuma untuk masak, bahan tersebut efektif membersihkan permukaan di rumah.

Mengutip dari laman Better Bond Cleaning, Senin (8/7/2024), berikut ini beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membuat cairan pembersih alami di rumah.


Bahan Dapur yang Bisa Jadi Cairan Pembersih

1. Lemon

Lemon sebagai buah sitrus mampu menghilangkan kotoran, debu, bakteri, dan noda di lantai dan permukaan keras lainnya. Kamu bisa mencampurkan jus lemon dan garam untuk menggosok permukaan menjadi kinclong.

Sementara untuk keran, buah lemon bisa digosokkan ke permukaan kotor dan dibiarkan selama enam jam sebelum dibersihkan dengan kain basah. Selain itu, lemon juga dapat menjadi pewangi alami tempat sampah, cukup dengan meletakkan separuh belahannya.

2. Soda Kue

Soda kue merupakan bahan pembersih alami yang lembut tetapi mampu membersihkan kotoran dengan mudah. Selain digunakan sendirian, bahan ini dapat ditambahkan ke banyak bahan pembersih lainnya.

Soda kue boleh digunakan untuk membersihkan oven, microwave, dan talenan untuk menghilangkan noda dan kotoran. Sebab, bahan tersebut tergolong aman, terlebih karena merupakan bahan makanan.

3. Cuka Putih

Cuka putih merupakan bahan yang luar biasa sebagai cairan pembersih rumahan. Bahan ini bisa membantu menghilangkan minyak dan noda membandel pada permukaan serta berfungsi sebagai disinfektan.

Menariknya, cairan ini bisa digunakan sebagai pembersih gelas, logam kuningan, dan minyak. Cuka putih sangat efektif untuk membersihkan noda, tetapi disarankan agar tidak digunakan pada bahan marmer atau batu-batuan.

4. Garam

Garam sebagai barang yang wajib ada di rumah ternyata bisa sangat membantu membersihkan rumah. Kamu dapat menyikat ubin, lantai, atau permukaan keras lainnya dengan taburan garam. Untuk hasil lebih maksimal, campurkan garam dengan air panas sebagai cairan pembersih.

Itulah bahan-bahan yang bisa digunakan sebagai cairan pembersih alami untuk membuat rumah menjadi kinclong dan sehat bagi keluarga maupun lingkungan. Semoga bermanfaat!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Jangan Dianggap Sepele, Ini 6 Penyebab Saluran Air Mampet dan Solusinya



Jakarta

Saluran air tersumbat bisa saja terjadi jika ada benda atau sampah yang menghalangi jalur air keluar. Jika sudah begitu, kemungkinan terbesar adalah air yang dibuang bisa meluap, bahkan hingga ke sampah-sampah yang tersangkut di dalamnya.

Penyebab saluran tersumbat biasanya dikarenakan penumpukan sampah atau kotoran pada pipa pembuangan. Biasanya penumpukan ini sudah terjadi sejak lama dan saat meluap ada sampah lain yang menutup sehingga tidak ada jalur untuk air keluar.

Maka dari itu, ketika mencuci piring atau mandi, kamu tidak bisa asal membuang benda padat ke dalam saluran. Melansir dari Dengarden, Kamis (11/7/2024) berikut penyebab saluran air tersumbat.


1. Rambut

Saat mandi, pasti mudah sekali menemukan rambut rontok di lantai. Jika jumlahnya hanya satu mungkin tidak masalah, tetapi biasanya rambut rontok jumlahnya banyak dan layaknya benang kusut. Saat rambut terseret ke dalam saluran, bisa saja helaiannya tersangkut. Selain itu, bulu dari hewan juga harus diwaspadai karena sama-sama dapat mengikat zat lain seperti sabun dan minyak yang dibuang di saluran pembuangan.

Solusinya, kamu perlu rajin mengambil gumpalan rambut tersebut dan membuangnya di tempat sampah. Selain itu, kamu juga harus selalu menutup saluran air dengan penutup yang hanya dapat dilalui oleh air. Jika sudah tersumbat, coba gunakan baking soda dan cuka.

2. Sabun

Sabun memang efektif untuk membersihkan kotoran pada tubuh, tetapi sisa-sisa sabun yang berbentuk buih yang tertinggal di lantai atau yang terbuang ke saluran air kamar mandi dapat mengurangi diameter pipa. Semakin kecil diameternya, saluran air makin sulit dilalui air. Sabun ini juga bisa terbawa oleh rambut rontok yang terbuang ke saluran air.

Cara mencegah sabun menumpuk di saluran air bisa dengan selalu membersihkan sabun setiap selesai mandi dan atau mencuci sesuatu.

3. Sisa Makanan

Sudah sewajarnya sisa makanan baik yang kecil atau besar tidak dibuang ke saluran air. Sampah satu ini bisa saja menyangkut di saluran air yang sempit. Salah satu contohnya adalah teh dan bubuk kopi sulit untuk terurai sehingga dapat menumpuk di saluran air. Cara mengatasinya bisa dengan membersihkan dengan cairan pembersih ditambah menggunakan alat pembersih, seperti plumber snake, lakukan hal ini secara rutin.

4. Kotoran

Mungkin kamu terbiasa membuang kotoran di toilet, tetapi ada beberapa orang yang menyepelekan hal ini. Kotoran sama seperti sabun tidak akan terurai jika dibuang ke saluran air. Justru jika tersangkut dan menumpuk di dalam saluran air akan menyebabkan bau yang tidak sedap. Jika saluran air sudah tersumbat karena kotoran kamu perlu tenaga profesional untuk membersihkannya.

5. Minyak dan Lemak

Sama seperti sabun, minyak dan lemak adalah partikel yang seharusnya tidak asal dibuang ke saluran air. Sebab, keduanya tidak akan larut dalam air dan berujung menumpuk di dalamnya. Sebaiknya minyak atau lemak kamu buang ke tempat sampah. Jika sudah menyumbat coba gunakan campurkan sedikit deterjen dengan air panas, lalu tuangkan cairan campuran tersebut ke dalam saluran air. Larutan detergen dan air panas bisa memecah lemak yang menyumbat.

6. Endapan Mineral

Air sadah biasa ditemui di rumah yang tidak mendapatkan air bersih. Air sadah mengandung konsentrasi pH mineral tinggi yang dapat merusak saluran air jika terjadi penumpukan. Jika sudah tersumbat, kamu perlu memanggil tenaga ahli untuk mengatasi endapan mineral tersebut.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Gampang! Ini Cara Bersihkan Saluran Mampet gegara Rambut


Jakarta

Kamar mandi memang tempat yang sering kali didapati helaian rambut rontok, apalagi setelah dipakai untuk keramas. Meski sepele, rambut yang dibiarkan bertebaran di lantai kamar mandi bisa menimbulkan masalah, lho.

Ya, helaian rambut bisa terbawa air hingga masuk ke saluran pembuangan. Bila dibiarkan, lama-lama rambut bisa menumpuk, menggumpal, hingga menyumbat saluran air.

Mengutip dari Hero Plumbing, Kamis (18/7/2024), saluran air di kamar mandi tersumbat sering kali disebabkan oleh rambut. Mungkin kamu sudah coba menggunakan penutup saluran pembuangan, tetapi tidak efektif.


Sebenarnya mudah saja mengatasi saluran mampet dengan cairan pembersih kimia. Namun, cairan ini bisa merusak saluran pipa dan alam.

Nah, sebelum kamu panggil tukang, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan. Yuk, cek cara membersihkan saluran mampet berikut ini.

Cara Bersihkan Saluran Mampet gegara Rambut

1. Soda Kue dan Cuka

Kombinasi soda kue dan cuka bisa membantu mengatasi sumbatan akibat rambut. Selain melarutkan rambut, soda kue dapat menjadi desinfektan yang melawan bakteri dan jamur.

Taburkan soda kue ke saluran pembuangan, lalu tuangkan cuka. Biarkan cairan reaksi kimia bekerja. Setelah sepuluh menit atau reaksi kimia berhenti, tuang air ke dalam saluran tersebut. Jangan lupa memeriksa hasilnya dan lakukan secara berulang kalau belum berhasil.

2. Tang Hidung Jarum atau Gantungan Kawat

Buka penutup saluran air, dan pakai tang hidung jarum atau gantungan baju kawat untuk mencongkel gumpalan rambut. Kamu juga bisa pakai sarung tangan karet dan senter sebagai pelengkap.

Jika tang tidak bisa meraih gumpalan rambut yang cukup dalam, gunakan gantungan baju kawat. Bentuk gantungan tersebut agar bisa masuk ke dalam lubang. Setelah berhasil mengeluarkan rambut, siram saluran dengan air.

3. Plumbing Snake

Plumbing snake adalah pipa terbuat dari kawat panjang fleksibel atau plastik. Alat ini bisa masuk ke dalam saluran untuk membuka jalan air yang terhalang sumbatan rambut.

4. Plunger

Plunger adalah alat untuk membersihkan saluran yang terhalang di rumah. Ada berbagai macam plunger yang dijual di pasaran, kamu bisa memilih yang paling cocok.

Itulah beberapa cara membersihkan saluran mampet akibat rambut. Semoga membantu.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com