Tag Archives: cairan pembersih

5 Tips Membersihkan Noda Kopi di Meja Kayu, Bisa Pakai Cuka



Jakarta

Noda kopi terkadang ditemukan di meja kayu. Adanya noda kopi ini bisa saja sulit dihilangkan apabila tidak langsung dibersihkan.

Walau demikian, noda kopi pada meja kayu ini masih bisa dibersihkan lho. Membersihkannya juga bisa menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah, salah satunya cuka.

Mengutip dari realhomes.com, berikut ini informasinya.


Cara Menghilangkan Noda Membandel Kopi di Meja Kayu

1. Cuka

white vinegar on wood table topcuka. Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim

Cara ampuh yang pertama yaitu dengan menggunakan cuka. Penghuni rumah bisa menggunakan cuka putih atau cuka suling untuk membersihkan noda kopi.

Air cuka sangat ampuh untuk membersihkan noda membandel kopi. Tidak hanya untuk membersihkan noda kopi dari mebel kayu saja, air cuka juga bisa membersihkan noda kopi di berbagai permukaan, seperti karpet, baju, lantai, dan lainnya.

2. Campuran Pasta Gigi dan Baking Soda

Cara yang kedua yaitu dengan membuat cairan pembersih buatan. Caranya adalah dengan mencampurkan pasta gigi (non-gel) dengan baking soda, setelah bahan tercampur merata, selanjutnya kamu cukup menggosok bagian meja yang terkena noda kopi dengan kain lap.

Setelah noda kopi hilang dari permukaan meja, bersihkan residunya dengan kain lap. Setelah selesai, pastikan lapisi meja kayu tersebut dengan coating kayu agar lebih tahan lama.

3. Mayones

cara pakai mayonesmayones Foto: Getty Images/iStockphoto

Ya, benar. Salah satu cara membersihkan noda kopi lainnya yaitu dengan menggunakan mayones asli.

Sebelum menggunakan mayones untuk membersihkan noda kopi, pastikan kalau mayones tersebut adalah mayones asli. Cara menentukan keaslian mayones adalah dengan mengecek bahan dasarnya, bahan mayones asli seharusnya mengandung telur, minyak, lemon, dan cuka.

Lemak dan asam pada mayones akan bekerja sama untuk mengeluarkan air sekaligus memberi tambahan nutrisi pada kayu.

4. Minyak Sayur dan Garam

Cara selanjutnya yaitu dengan menggunakan minyak sayur atau minyak zaitun yang dicampurkan dengan garam. Garam bisa menyerap kelembapan pada meja kayu, dan minyak zaitun akan memberi nutrisi pada kayu.

Caranya yaitu dengan mencampurkan minyak zaitun dan garam dalam mangkuk hingga menjadi pasta. Lalu gosokkan ke area noda kopi dan biarkan selama 30 menit, lalu bersihkan dengan kain lap.

5. Krim Cukur

Busa atau krim cukur bisa digunakan untuk membersihkan noda kopi. Krim cukur mengandung bahan aktif seperti surfaktan dan bahan pembersih seperti yang terdapat pada sabun rumah tangga lainnya.

Cara membersihkannya yaitu dengan menggosok noda kopi dengan krim cukur, lalu bilas dengan air. Bila noda kopi masih ada, ulangi proses tersebut hingga noda kopi benar-benar hilang.

Itulah beberapa cara untuk membersihkan noda kopi yang membandel pada meja kayu. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

6 Biang Kerok Saluran Air Mampet dan Cara Mengatasinya



Jakarta

Saluran air tersumbat merupakan permasalahan yang cukup menjengkelkan. Penyebabnya tentu adanya sumbatan di saluran air yang disebabkan oleh penumpukan kotoran ataupun sampah.

Dalam keadaan yang sudah parah, saluran air tersumbat bukan hanya menghambat saluran pembuangan air, tapi juga bisa meluap.

Maka dari itu, ketika mencuci piring atau mandi, kamu tidak bisa asal membuang benda padat ke dalam saluran. Melansir dari Dengarden, berikut penyebab saluran air tersumbat.


1. Rambut

Saat mandi, pasti mudah sekali menemukan rambut rontok di lantai. Jika jumlahnya hanya satu mungkin tidak masalah, tetapi biasanya rambut rontok jumlahnya banyak dan layaknya benang kusut. Saat rambut terseret ke dalam saluran, bisa saja helaiannya tersangkut. Selain itu, bulu dari hewan juga harus diwaspadai karena sama-sama dapat mengikat zat lain seperti sabun dan minyak yang dibuang di saluran pembuangan.

Solusinya, kamu perlu rajin mengambil gumpalan rambut tersebut dan membuangnya di tempat sampah. Selain itu, kamu juga harus selalu menutup saluran air dengan penutup yang hanya dapat dilalui oleh air. Jika sudah tersumbat, coba gunakan baking soda dan cuka.

2. Sabun

Sabun memang efektif untuk membersihkan kotoran pada tubuh, tetapi sisa-sisa sabun yang berbentuk buih yang tertinggal di lantai atau yang terbuang ke saluran air kamar mandi dapat mengurangi diameter pipa. Semakin kecil diameternya, saluran air makin sulit dilalui air. Sabun ini juga bisa terbawa oleh rambut rontok yang terbuang ke saluran air.

Cara mencegah sabun menumpuk di saluran air bisa dengan selalu membersihkan sabun setiap selesai mandi dan atau mencuci sesuatu.

3. Sisa Makanan

Sudah sewajarnya sisa makanan baik yang kecil atau besar tidak dibuang ke saluran air. Sampah satu ini bisa saja menyangkut di saluran air yang sempit. Salah satu contohnya adalah teh dan bubuk kopi sulit untuk terurai sehingga dapat menumpuk di saluran air. Cara mengatasinya bisa dengan membersihkan dengan cairan pembersih ditambah menggunakan alat pembersih, seperti plumber snake, lakukan hal ini secara rutin.

4. Kotoran

Mungkin kamu terbiasa membuang kotoran di toilet, tetapi ada beberapa orang yang menyepelekan hal ini. Kotoran sama seperti sabun tidak akan terurai jika dibuang ke saluran air. Justru jika tersangkut dan menumpuk di dalam saluran air akan menyebabkan bau yang tidak sedap. Jika saluran air sudah tersumbat karena kotoran kamu perlu tenaga profesional untuk membersihkannya.

5. Minyak dan Lemak

Sama seperti sabun, minyak dan lemak adalah partikel yang seharusnya tidak asal dibuang ke saluran air. Sebab, keduanya tidak akan larut dalam air dan berujung menumpuk di dalamnya. Sebaiknya minyak atau lemak kamu buang ke tempat sampah. Jika sudah menyumbat coba gunakan campurkan sedikit deterjen dengan air panas, lalu tuangkan cairan campuran tersebut ke dalam saluran air. Larutan detergen dan air panas bisa memecah lemak yang menyumbat.

6. Endapan Mineral

Air sadah biasa ditemui di rumah yang tidak mendapatkan air bersih. Air sadah mengandung konsentrasi pH mineral tinggi yang dapat merusak saluran air jika terjadi penumpukan. Jika sudah tersumbat, kamu perlu memanggil tenaga ahli untuk mengatasi endapan mineral tersebut.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Cara Ampuh Bersihkan Noda di Sofa, Cukup Pakai Sabun Cuci Piring



Jakarta

Kejadian tidak terduga bisa bikin sofa kotor, misalnya ada makanan ataupun anak-anak mencoret sofa dengan alat tulis. Hal itu bisa meninggalkan noda yang membekas pada sofa.

Penghuni rumah mesti sigap dan segera membersihkannya noda tersebut sebelum membekas. Namun, membersihkan noda pada sofa mungkin tak semudah mencuci pakaian. Sebab, ukurannya yang besar dan bahannya yang tak bisa terkena sembarang cairan.

Salah pakai cairan pembersih, bisa-bisa bukan bikin bersih, tapi nodanya melebar dan membuat sofa makin kotor. Namun tenang saja, ada cara untuk menghilangkan noda membandel dengan sabun cuci piring kok.


Cara Bersihkan Noda di Sofa

Inilah langkah-langkah untuk membersihkan noda di sofa menggunakan sabun cuci piring, dilansir dari The Spruce.

1. Bersihkan Kotoran dan Rambut

Pertama, singkirkan dulu kotoran padat seperti pulpen apabila nodanya dari tinta atau makanan jika nodanya muncul dari saus. Kalau kotoran padat bisa dibuang, noda tidak akan banyak terserap.

Cara membersihkannya jangan diusap atau ditarik ke sisi lain. Cukup di usap-usap lembut di permukaannya.

2. Siapkan Larutan Sabun Cuci Piring

Siapkan mangkuk kecil berisi air hangat. Lalu, tuang sabun cuci piring cair dengan perbandingan 2:1. Aduk larutan hingga muncul busa.

3. Bersihkan Noda

Celupkan kain mikrofiber ke dalam larutan pembersih. Kemudian, peras air sampai tidak ada yang menetes. Setelah itu, usap-usap lembut noda hingga menghilang.

4. Bersihkan Sisa Sabun

Selanjutnya, basahi kain mikrofiber lain yang masih bersih dengan air hangat. Lalu, tepuk-tepuk area yang terkena noda untuk menghilangkan sisa sabun.

5. Tunggu Hingga Kering

Biarkan sofa mengering dan pastikan sofa tidak basah atau lembap terlalu lama. Area lembap tersebut bisa memicu munculnya jamur.

Jika muncul jamur, akan tercium bau apek dan muncul noda hitam di permukaannya. Untuk sementara jauhkan bantal dan penutup sofa apabila ada.

Itulah cara membersihkan noda di sofa pakai sabun cuci piring. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Ampuh! 5 Benda Ini Bisa Dibersihkan Pakai Sabun Cuci Piring


Jakarta

Ada banyak produk di pasaran yang dibuat khusus untuk membersihkan bagian tertentu di rumah, seperti pembersih kaca, lantai, dan kamar mandi. Nggak heran kalau penghuni rumah sampai koleksi berbagai jenis cairan pembersih.

Padahal, tidak harus membeli banyak pembersih karena bisa pakai sabun cuci piring. Cairan multifungsi ini nggak cuman buat alat makan, tetapi buat banyak permukaan lain, lho.

Lalu, sabun cuci piring bisa digunakan untuk apa saja ya? Yuk simak ulasannya berikut ini.


Penggunaan Sabun Cuci Piring

Inilah beberapa hal yang bisa dibersihkan pakai sabun cuci piring, dikutip dari The Washington Post.

1. Noda Kain

Kalau sabun cuci piring membersihkan kotoran dari panci dan wajan, seharusnya pembersih ini bisa membersihkan tumpahan jus di karpet atau noda cokelat di sofa putih. Ya, sabun cuci piring bisa membersihkan noda pada bahan kain.

Campurkan sekitar tiga sendok makan sabun cuci piring dengan soda kue dengan jumlah yang sama untuk membentuk pasta. Lalu, sikat noda menggunakan pasta itu. Pembersih ini cocok untuk bahan serat alami seperti wol dan sutra.

2. Meja Dapur Berminyak

Sabun cuci piring memiliki pH netral, sehingga lebih lembut pada benda-benda seperti marmer dan kuarsa daripada cuka dan larutan pembersih sederhana lainnya. Untuk membersihkan meja dapur berminyak, larutkan sabun cuci piring dengan air dan semprotkan ke permukaannya.

Diamkan cairan pembersih selama dua menit sebelum mengelapnya. Ini akan membantu menghilangkan minyak tanpa perlu membilas meja karena sabun cair sudah sangat encer.

3. Kaca dan Cermin Kamar Mandi

Sabun cuci piring juga bisa membersihkan permukaan kaca dan cermin di kamar mandi, lho. Campurkan sabun cuci piring dengan air suling, lalu semprotkan ke kaca dan cermin.

Air keran mungkin penuh dengan mineral yang dapat meninggalkan residu dan noda. Air suling yang telah dimurnikan dengan cara direbus bisa membersihkan permukaan menjadi mengkilap dan bening.

4. Lantai

Sabun cuci piring bisa digunakan pada lantai keramik, semen, atau vinil. Cukup tuangkan larutan sabun ke ember pel.

Namun, hati-hati kalau menggunakan sabun ini pada lantai kayu. Sabun yang terlalu pekat lama-lama akan mengikis kayu. Lalu, terlalu banyak air dapat menyebabkan papan kayu melengkung.

5. Kamar Mandi

Penghuni rumah bisa membersihkan toilet dengan sabun cuci piring. Teteskan sabun cair ke dalam toilet dan biarkan selama beberapa menit. Lalu, gosok dan siram toilet.

Jika ingin lebih bersih, aduk dua sendok makan hidrogen peroksida dan satu sendok makan sabun cuci piring di toilet. Diamkan campuran itu, kemudian sikat dan siram toilet.

Kalau perlu membersihkan jamur, campurkan setengah cangkir cuka putih, dua cangkir air, dan sabun cuci piring.

Itulah beberapa hal yang bisa dibersihkan pakai sabun cuci piring. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Gampang! Begini Cara Bersihkan Microwave Pakai Cuka Putih


Jakarta

Microwave menjadi alat yang diandalkan buat memanaskan makanan. Setelah digunakan berulang kali, bekas minyak dan makanan bisa menumpuk di dalam microwave.

Oleh karena itu, sebaiknya penghuni rumah membersihkan microwave secara berkala. Minimal bersihkan microwave sebulan sekali dan mengelap eksterior microwave setiap kali membersihkan dapur.

Menjaga kebersihan microwave nggak susah kok. Berikut ini cara mudah membersihkan microwave, dikutip dari Real Simple.


Cara Bersihkan Microwave

Inilah langkah-langkah untuk menghilangkan bekas makanan dan bau pada microwave.

1. Semprotkan Cairan pada Noda dan Tumpahan

Semprotkan cairan pembersih ke noda membandel dan tumpahan di dalam microwave. Cairan pembersih bisa dibuat sendiri dengan mencampurkan 1:1 cuka putih dan air.

2. Siapkan Mangkuk Berisi Cairan Pembersih

Isi mangkuk dengan dengan dua gelas air dan dua sendok makan cuka putih. Kalau nggak punya cuka putih, penghuni rumah bisa menggantinya dengan perasan lemon segar.

Tip: Tambahkan sendok kayu kecil ke dalam mangkuk atau masukkan tusuk gigi ke dalam campuran tersebut. Hal ini akan membuat gelembung-gelembung menempel pada kayu saat air memanas, sehingga mencegah air menjadi terlalu panas dan ‘meledak’.

3. Panaskan Cairan dengan Microwave

Selanjutnya, masukkan mangkuk berisi cairan itu ke microwave untuk dipanaskan dengan tenaga tinggi selama tiga menit. Lalu, diamkan selama 15 menit tanpa membuka pintu microwave. Cara ini akan membantu menghilangkan noda membandel di dalam microwave.

4. Keluarkan Mangkuk dan Turntable

Keluarkan mangkuk berisi cairan tersebut menggunakan sarung tangan, tapi jangan buang cairannya. Keluarkan juga turntable dari dalam microwave, lalu simpan kedua barang itu.

5. Bersihkan Interior

Gunakan kain mikrofiber yang sudah dibasahi dengan campuran air cuka putih untuk mengelap interior microwave. Jika masih ada noda membandel, penghuni rumah bisa menggunakan bagian kasar pada spons untuk menggosok noda.

6. Cuci Turntable

Cuci turntable di wastafel menggunakan sabun cuci piring, air panas, dan spons. Kemudian, keringkan turntable menggunakan lap dan taruh kembali ke dalam microwave.

7. Bersihkan Eksterior Microwave

Untuk bagian luar microwave, semprotkan cairan pembersih serbaguna ke kain, lalu lap permukaannya. Khusus microwave berbahan stainless steel, penghuni rumah bisa mengelap dengan kain yang sudah dibasahi campuran air dan sabun cuci piring.

Itulah langkah-langkah mudah membersihkan microwave di dapur. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

4 Tips Bersihkan Cermin, Auto Kinclong Tanpa Meninggalkan Bekas



Jakarta

Cermin sangat sering ditemukan di dalam rumah, baik untuk bercermin atau sebagai dekorasi. Cermin yang bersih dan jernih tak hanya bagus secara estetika tetapi membuat orang yang bercermin nyaman melihat bayangannya.

Jika dibiarkan, lama-lama akan ada lapisan debu menumpuk pada cermin. Oleh karena itu, sebaiknya bersihkan cermin secara berkala.

Pastikan untuk membersihkan cermin dengan metode yang tepat ya. Sebab, kalau sekadar pakai tisu dan air, bisa meninggalkan bekas garis air pada cermin.


Lalu, bagaimana cara yang tepat membersihkan cermin? Simak tipsnya berikut ini.

Tips Bersihkan Cermin

Inilah cara membersihkan cermin agar kinclong maksimal, dikutip dari Real Simple.

1. Cairan Pembersih

Sebelum mulai mengelap kaca, penghuni rumah perlu menyiapkan cairan pembersih. Kalau mau pakai cairan pembersih yang biasa dijual di pasaran, pastikan khusus untuk kaca.

Di samping itu, penghuni rumah bisa membuat cairan pembersih sendiri, lho. Cairan ini tentu lebih murah, aman untuk kesehatan, dan ramah lingkungan.

Campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1 dalam botol semprot. Kocok campuran dengan baik.

2. Bersihkan Bingkai Cermin

Jika cermin ada bingkai, pastikan untuk membersihkannya duluan. Cermin yang sudah dibersihkan tetap terlihat kotor kalau tidak membersihkan bingkainya.

Nah, kalau membersihkan bingkai setelah cermin, kemungkinan penghuni harus membersihkan ulang cermin untuk menghilangkan residu atau noda dari proses pembersihan bingkai. PR banget bukan?

3. Menyemprot Cairan Pembersih

Semprotkan cairan pembersih ke kain lap. Dengan cara ini, pembersih tidak akan meresap ke balik lapisan cermin yang dapat menimbulkan noda hitam.

Penghuni bisa saja menyemprotkan cairan langsung ke cermin, tapi pastikan untuk cepat membersihkannya.

4. Mengelap Kaca

Gunakan kain mikrofiber untuk mengelap cermin. Jenis kain ini bisa menarik kotoran dan minyak tanpa meninggalkan bekas serat.

Sebaiknya mengelap dengan pola S yang rapat dari atas ke bawah. Pastikan mengelap seluruh permukaan cermin hanya dengan satu sapuan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Penyebab Muncul Noda Kuning di Kamar Mandi dan Cara Atasinya


Jakarta

Kamar mandi merupakan salah satu area di dalam rumah yang perlu dibersihkan secara rutin. Jika tidak, maka bisa muncul noda kuning yang menempel di dinding dan ubin kamar mandi.

Noda tersebut dapat mengganggu pemandangan dan bikin tidak nyaman. Apalagi jika ada tamu yang menggunakan kamar mandi tersebut, tentu mereka akan menilai kamu sebagai pemilik rumah yang jorok.

Sebenarnya, noda kuning di kamar mandi bisa dihilangkan dengan beberapa cara. Namun, penting juga untuk mengetahui penyebab muncul noda tersebut. Agar lebih jelas, simak pembahasannya dalam artikel ini.


Penyebab Muncul Noda Kuning di Kamar Mandi

Noda kuning yang muncul di kamar mandi biasanya terdapat di area dinding dan ubin. Warna noda semakin terlihat jelas jika kamu menggunakan keramik berwarna cerah, seperti putih atau biru.

Dilansir situs Merry Maids, Selasa (20/5/2025), ada beberapa hal yang menyebabkan muncul noda kuning di kamar mandi, yaitu:

1. Kondensasi

Kondensasi merupakan perubahan uap air atau benda gas menjadi benda cair pada suhu udara di bawah titik embun. Hal ini biasanya terjadi setelah kamu mandi air panas.

Ketika uap lembap yang panas bersentuhan dengan dinding kamar mandi yang lebih kering dan dingin, maka dapat terbentuk kondensasi. Seiring waktu, kondensasi yang cukup banyak di dinding akan menyebabkan terbentuknya noda kuning.

2. Kandungan Mineral pada Air

Kandungan mineral pada air ternyata bisa menyebabkan noda kuning di kamar mandi. Saat kondensasi mengering maka endapan mineral dapat tertinggal dan menumpuk seiring waktu.

Biasanya, endapan tersebut membentuk garis-garis putih atau kuning di dinding dan lantai. Jika tidak segera dibersihkan maka dapat membentuk kerak. Namun, setiap wilayah mungkin mengandung kadar mineral yang berbeda-beda, sehingga dampaknya tidak selalu sama.

3. Sisa Sabun atau Sampo yang Menempel

Terkadang, noda kuning yang muncul di kamar mandi bisa disebabkan oleh sisa cairan sabun, sampo, atau pasta gigi yang menempel di dinding. Maka dari itu, bersihkan dinding dari sisa sabun agar tidak menimbulkan noda kuning serta mencegah lantai licin.

Cara Mengatasi Noda Kuning di Kamar Mandi

Jika muncul noda kuning di kamar mandi, jangan bingung dan khawatir. Dikutip dari laman PMA Imperio Ceramic, berikut langkah-langkahnya:

1. Baking Soda

Baking soda dinilai efektif untuk menghilangkan noda kuning di kamar mandi. Berikut cara penggunaannya:

  • Taburkan baking soda secukupnya ke area yang terdapat noda kuning di kamar mandi
  • Biarkan baking soda meresap dan kering. Selama proses ini, kamar mandi sebaiknya tidak digunakan dahulu
  • Jika sudah, bersihkan noda kuning dengan sikat sampai benar-benar hilang
  • Setelah itu, siram dengan air.

2. Cuka dan Lemon

Kombinasi antara cuka dan lemon bisa menjadi solusi alternatif untuk membersihkan noda kuning. Agar tidak salah, simak cara-caranya di bawah ini:

  • Campur 2 sendok makan cuka ke dalam wadah
  • Peras 1 buah jeruk lemon ke dalam wadah, lalu aduk hingga merata
  • Setelah itu, tuang campuran tadi ke dalam botol semprot
  • Bersihkan noda kuning di kamar mandi dengan menyemprotkan cuka dan lemon
  • Gosok menggunakan sikat berbulu hingga bersih
  • Kemudian siram dengan air.

3. Garam Laut

Selain digunakan sebagai bumbu masak, garam laut juga dapat dipakai untuk membersihkan noda kuning. Cara pakainya juga mudah, cukup dengan menaburkan garam laut secukupnya ke area yang terdapat noda, lalu gosok menggunakan sikat sampai bersih. Setelah itu siram dengan air.

4. Cairan Pembersih

Jika noda kuning sulit dihilangkan, maka solusi terakhir adalah dengan menggunakan cairan pembersih yang banyak dijual di pasaran. Sebelum digunakan, pastikan kamu membaca petunjuk pemakaian dan cara penggunaannya. Sebab, zat yang terkandung di dalam cairan pembersih bisa merusak lapisan keramik jika digunakan terlalu banyak.

Itulah penyebab muncul noda kuning di kamar mandi dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

10 Tips Bersihkan Rumah untuk Sambut Hari Raya Idul Adha


Jakarta

Menjelang Idul Adha, banyak masyarakat yang mulai membersihkan rumah, mulai dari ruang tamu hingga dapur. Ternyata, bersih-bersih rumah menjelang Idul Adha merupakan hal yang dianjurkan dalam Islam.

Idul Adha merupakan salah satu hari besar umat Islam. Selain melaksanakan kurban, umat muslim juga perlu melaksanakan bersih-bersih rumah. Tujuannya pun baik agar penghuni maupun tamu yang datang merasa nyaman.

Dilansir situs NU Online, Kamis (5/6/2025), rumah merupakan cerminan dari kehidupan seseorang. Ketika hunian terlihat bersih dan rapi, maka penghuninya akan semangat menjalani ibadah dengan penuh energi positif.


Selain itu, Allah SWT juga menyukai tempat-tempat yang bersih. Dalam suatu hadits, Rasulullah SAW bersabda,

إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ يُحِبُّ الطَّيِّبَ , نَظِيفٌ يُحِبُّ النَّظَافَةَ , كَرِيمٌ يُحِبُّ الْكَرَمَ , جَوَادٌ يُحِبُّ الْجُودَ , فَنَظِّفُوا أَفْنِيَتَكُمْ

Artinya: “Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Maha Mulia yang menyukai kekayaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu.” (HR Tirmidzi)

Nah, ada sejumlah tips dalam membersihkan rumah untuk menyambut Idul Adha. Simak pembahasannya dalam artikel ini.

Tips Membersihkan Rumah untuk Sambut Idul Adha

Membersihkan rumah tak bisa dilakukan secara asal. Dilansir situs Just Life, berikut tips bersihkan rumah dengan baik dan benar.

1. Siapkan Alat-alat

Langkah yang pertama adalah dengan menyiapkan semua peralatan, mulai dari sabun cair, sapu, kain pel, hingga alat pembersih kaca. Siapkan alat tersebut dalam satu wadah besar sehingga kamu tak perlu repot-repot mencarinya lagi.

Selain itu, siapkan juga cairan pembersih mulai dari pembersih lantai, meja, hingga kaca. Pastikan cairan pembersih masih dalam keadaan penuh dan jika sudah habis sebaiknya segera beli yang baru.

2. Rapikan Barang-barang

Rapikan seluruh barang-barang yang ada di dalam rumah dan sisihkan barang yang menurut kamu masih bisa disimpan, disumbangkan, atau dibuang. Cara ini dilakukan agar mencegah barang yang tak terpakai menumpuk dan berdebu karena tidak pernah dipakai.

3. Bersihkan Satu Ruangan Sekaligus

Agar rumah bersih dan rapi, sebaiknya fokus untuk membersihkan satu ruangan terlebih dahulu secara menyeluruh. Jika sudah bersih, barulah beralih ke ruangan berikutnya.

Disarankan untuk membersihkan ruangan yang paling berantakan atau kotor. Ketika ruangan sudah kinclong, hal ini membuatmu bahagia dan termotivasi untuk membersihkan ruangan lain.

4. Singkirkan Debu

Bersihkan debu yang menempel di langit-langit rumah, bagian atas lemari, hingga kipas angin gantung. Jika tidak bisa digapai, kamu bisa menggunakan bangku dan bersihkan dengan kemoceng bulu. Membersihkan debu secara rutin dapat meningkatkan kualitas udara sekaligus mencegah penyakit.

5. Sapu dan Pel Lantai

Langkah berikutnya adalah menyapu seluruh lantai guna menyingkirkan kotoran dan debu. Jika sudah, bersihkan lantai dengan kain pel agar lebih wangi, kinclong, dan tidak lengket.

6. Vacuum Cleaner Karpet

Apabila ada karpet di rumah, bersihkan dengan vacuum cleaner untuk mengangkat debu, bulu, dan kotoran yang menempel. Jika karpet terlihat sangat kotor, sebaiknya disikat dengan sabun dan jemur di bawah sinar matahari agar kuman mati.

7. Bersihkan Furniture

Sejumlah furniture seperti lemari dan meja terkadang menyimpan banyak debu. Cobalah untuk dibersihkan dengan cairan pembersih khusus dan keringkan dengan kain microfiber.

Apabila kamu punya lukisan yang menempel di dinding, jangan lupa untuk bersihkan bagian atasnya karena banyak debu dan kotoran.

8. Jendela dan Cermin

Bersihkan jendela rumah dan cermin menggunakan cairan pembersih kaca dan kain microfiber. Jendela yang bersih akan membuat lebih banyak cahaya masuk ke dalam rumah sehingga ruangan lebih terang.

9. Dapur

Menjelang Idul Adha, dapur menjadi area yang paling banyak digunakan karena kamu harus memasak ketupat sayur hingga opor ayam. Agar memasak lebih nyaman dan senang, bersihkan dapur secara menyeluruh.

Coba mulai dengan membersihkan kompor, kitchen sink, hingga lemari piring. Jangan lupa untuk membersihkan dinding dapur karena sering ditemukan noda minyak yang sulit hilang.

10. Kamar Mandi

Bersihkan seluruh kamar mandi di dalam rumah dengan cara menyikat lantai, membersihkan dinding, menyikat kloset, hingga meletakkan pewangi. Dengan begitu, penghuni hingga tamu akan merasa nyaman saat menggunakan kamar mandi.

Itu dia 10 tips bersihkan rumah untuk menyambut Hari Raya Idul Adha. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

5 Tips Ampuh Bersihkan Noda Arang Bekas Bakar Sate di Carport


Jakarta

Momen Idul Adha banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bakar sate hasil daging kurban. Biasanya, bakar sate dilakukan dengan panggangan dan arang.

Ketika bakar-bakaran sate selesai, sering muncul bekas noda hitam di tanah atau lantai. Jika tak segera dibersihkan, maka noda arang dapat menempel berhari-hari dan sulit dihilangkan.

Apabila penghuni rumah bakal mengadakan bakar-bakaran sate di carport rumah, sebaiknya segera bersihkan noda hitam sisa arang. Namun kalau tak sempat dibersihkan dan bekas arang sudah menempel, jangan panik dan khawatir.


Soalnya, ada sejumlah cara mudah membersihkan noda arang bekas bakar sate di carport. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.

Cara Bersihkan Noda Hitam Bekas Arang di Carport

Noda hitam bekas arang mungkin tidak terlalu besar. Jadi, alangkah baiknya kamu sekaligus membersihkan seluruh carport agar bersih kembali.

Nah, ada sejumlah cara dalam membersihkan carport dari kotoran dan debu yang menempel. Dilansir situs The Spruce, berikut langkah-langkahnya:

1. Keluarkan Kendaraan

Langkah yang pertama adalah mengeluarkan kendaraan dari dalam carport, baik itu mobil maupun sepeda motor. Hal ini dilakukan agar carport dapat dibersihkan secara maksimal sehingga tidak ada sisa debu dan noda.

2. Bersihkan Carport dengan Sapu

Jika seluruh kendaraan telah dikeluarkan, kini penghuni rumah sudah bisa membersihkan debu dan noda bekas arang di carport. Penghuni rumah bisa membersihkannya dengan sapu lidi berukuran lebar dan siapkan pengki untuk mengangkat kotoran seperti daun dan ranting pohon.

3. Siapkan Cairan Pembersih

Setelah carport disapu, langkah berikutnya adalah menyiapkan cairan pembersih. Penghuni rumah bisa mencampur air hangat dan cairan pembersih serbaguna yang dijual di pasaran.

Setelah itu, tuangkan cairan pembersih ke seluruh lantai carport dan diamkan selama 10-15 menit. Kemudian, gosok menggunakan sikat untuk membersihkan carport dari noda hitam bekas arang serta debu.

4. Bilas Lantai dengan Air Bersih

Langkah berikutnya adalah membilas seluruh lantai carport dengan air bersih. Penghuni rumah bisa menyiramnya dengan bak berisi air atau semprot dengan selang air. Untuk cara siramnya sebaiknya dilakukan dari atas lalu ke bawah.

Jika masih ada sisa sabun yang menempel di carport, bilas lagi dengan air sampai bersih. Cek juga apakah noda hitam bekas arang sudah bersih sempurna atau belum.

5. Keringkan Carport

Apabila carport masih dalam kondisi basah, sebaiknya jangan langsung memasukkan kendaraan. Sebab, ban mobil atau sepeda motor bisa membuat lantai jadi kotor lagi.

Maka dari itu, sebaiknya tunggu lantai carport sampai benar-benar kering. Jika sudah kering, silahkan detikers parkir kendaraan lagi ke dalam carport agar aman.

Tips Mengatasi Noda Membandel di Carport

Mungkin saat bakar-bakar sate di carport, detikers tak sengaja menumpahkan minyak atau kecap manis ke lantai. Jika dibiarkan, hal ini bisa menimbulkan noda yang sulit hilang.

Ada cara mudah mengatasi noda membandel di carport, yakni menggunakan serbuk kayu yang ditabur ke area yang bernoda. Diamkan selama 1-2 hari agar serbuk gergaji dapat menyerap noda tersebut.

Jika sudah, kamu bisa membersihkan serbuk gergaji dengan sapu atau vacuum cleaner. Kalau masih ada sisa noda, coba hilangkan dengan cairan pembersih dan gosok secara perlahan. Setelah itu, bilas dengan air bersih dan keringkan menggunakan kain lap.

Itu dia cara bersihkan noda hitam bekas arang dari bakar-bakaran sate di carport. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal, Ini 6 Tips Membersihkan Sajadah dengan Benar


Jakarta

Sajadah merupakan alas yang digunakan untuk salat. Pada umumnya, sajadah menggunakan jenis bahan katun, beludru, taslan, sutera, hingga suede.

Apabila digunakan terus-menerus maka sajadah akan cepat kotor dan bisa mengeluarkan bau tak sedap. Hal ini tentu dapat mengganggu konsentrasi kamu saat melaksanakan salat.

Jika sajadah terlihat kotor, sudah saatnya untuk dicuci dan dibersihkan. Namun, mencuci sajadah juga tidak bisa dilakukan sembarangan.


Lantas, bagaimana cara mencuci sajadah yang benar? Simak penjelasannya secara lengkap dalam artikel ini.

Cara Mencuci Sajadah yang Baik dan Benar

Sebagai umat muslim, tentu kamu harus menjaga alat salat dalam kondisi bersih dan wangi. Dilansir situs NU Online, Selasa (10/6/2025), Allah SWT juga menyukai tempat-tempat yang bersih. Dalam suatu hadits, Rasulullah SAW bersabda,

إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ يُحِبُّ الطَّيِّبَ , نَظِيفٌ يُحِبُّ النَّظَافَةَ , كَرِيمٌ يُحِبُّ الْكَرَمَ , جَوَادٌ يُحِبُّ الْجُودَ , فَنَظِّفُوا أَفْنِيَتَكُمْ

Artinya: “Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Maha Mulia yang menyukai kekayaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu.” (HR Tirmidzi)

Nah, ada sejumlah tips untuk membersihkan sajadah dengan baik dan benar. Dikutip dari situs Saku Laundry, berikut langkah-langkahnya:

1. Perhatikan Bahan Sajadah

Tips yang pertama adalah memperhatikan bahan sajadah yang akan dicuci. Langkah ini dilakukan agar proses mencuci jadi lebih mudah dan meminimalisir kerusakan yang dipicu oleh cairan deterjen, pewangi, atau alat mesin cuci itu sendiri.

Khusus sajadah berbahan sutera atau katun, kamu perlu hati-hati saat mencucinya karena lebih rentan rusak jika dicuci memakai deterjen biasa. Untuk sajadah dengan jenis kain itu sebaiknya dicuci dengan teknik dry cleaning.

2. Pakai Cairan Pembersih Pakaian

Agar noda yang menempel di sajadah bisa hilang, pastikan kamu menggunakan cairan pembersih khusus pakaian. Cairan tersebut bisa kamu beli di mini market dengan harga terjangkau.

Dengan menggunakan cairan pembersih, maka kuman dan bakteri yang menempel di sajadah dapat terangkat. Selain itu, cairan pembersih juga bisa membuat sajadah jadi lebih wangi dan terasa segar.

3. Jangan Dicampur dengan Pakaian Lain

Saat mencuci sajadah, pastikan kamu tidak mencampurnya dengan pakaian lain ke dalam mesin cuci, seperti kaus, celana, atau pakaian dalam. Langkah ini dilakukan agar proses pencucian sajadah lebih maksimal sekaligus tidak bikin kotor pakaian lain.

4. Bilas Sajadah dengan Air Bersih

Setelah sejadah dicuci di mesin cuci, sebaiknya bilas dengan air bersih sebanyak 2-3 kali. Cara ini dilakukan agar sisa deterjen dan busa yang menempel di sela-sela sajadah dapat hilang secara menyeluruh.

5. Keringkan Sajadah

Tahap berikutnya adalah mengeringkan sajadah dengan cara digulung. Hal ini dapat mengeluarkan banyak air yang terkumpul di dalam sajadah.

Disarankan untuk tidak memeras sajadah agar air cepat turun. Soalnya, cara tersebut dapat merusak bahan dan akhirnya tidak bisa digunakan lagi.

Jika ingin cepat kering, kamu bisa menggunakan mesin cuci untuk mengeringkan sajadah. Gunakan mode sedang atau standar pada mesin cuci agar tidak merusak serat kain.

6. Jangan Dijemur di Bawah Sinar Matahari

Perlu diingat, hindari menjemur sajadah di bawah sinar matahari langsung karena dapat merusak bahan. Selain itu, sinar matahari juga dapat membuat warna kain jadi memudar sehingga terlihat jelek.

Apabila ingin dikeringkan di luar rumah, pastikan tidak terpapar sinar matahari langsung. Letakkan sajadah di tempat terbuka atau bisa menggunakan kipas angin agar sajadah cepat kering.

Itulah enam tips membersihkan sajadah dengan benar. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com