Tag Archives: cairan pembersih

3 Trik Bersihkan Cermin Biar Tetap Kinclong


Jakarta

Cermin perlu dibersihkan agar bisa tetap digunakan dengan nyaman. Cermin yang kotor tentunya akan mengganggu pemakainya karena tidak bisa melihat tampilan dengan jelas.

Nah, untuk membersihkannya ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar cermin semakin kinclong. Bukan hanya cairan pembersih yang digunakan, tapi teknik membersihkannya juga perlu diperhatikan agar cermin tidak mudah kotor.

Lalu bagaimana cara membersihkan cermin agar tetap bersih mengkilap? Dilansir dari Real Simple berikut ini informasinya.


Cara Membersihkan Cermin

1. Campurkan Air dengan Cuka

Campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1 ke dalam botol dan kocok hingga rata. Gunakan air suling jika di rumah adanya air sadah. Namun, jika menggunakan pembersih komersial, tak perlu melewati langkah ini.

2. Semprotkan Cairan Pembersih atau Campuran Air dan Cuka

Semprotkan campuran cuka atau pembersih kaca langsung pada kain, bukan langsung pada cermin. Dengan cara ini, pembersih tidak meresap ke balik lapisan perak, yang dapat menimbulkan noda hitam atau karat.

3. Lap Cermin

Untuk hasil terbaik, sebaiknya lap cermin dengan pola S yang rapat dari atas ke bawah. Pastikan untuk membersihkan cermin dalam satu usapan.

Trik Membersihkan Cermin

1. Bersihkan Bingkai Cermin Terlebih Dahulu

Jika cermin memiliki bingkai atau dudukan, luangkan waktu untuk membersihkannya terlebih dahulu. Jika membersihkan bingkai setelah cermin, kemungkinan besar harus membersihkan ulang cermin untuk menghilangkan residu atau noda dari proses pembersihan bingkai.

2. Pembersih yang Digunakan

Pilih pembersih yang diformulasi khusus untuk kaca. Selain itu, bisa juga membersihkan kaca dengan campuran bahan alami, seperti campuran air dan cuka putih.

Membersihkan cermin dengan campuran tersebut juga mencegah cermin kamar mandi beruap (setelah mandi) selama sekitar satu minggu. Untuk meningkatkan kemampuan menghilangkan kabut, semprotkan campuran tersebut langsung ke cermin dan diamkan sebentar sebelum menyekanya.

3. Lap yang Digunakan

Lap yang digunakan untuk membersihkan cermin juga bisa mempengaruhi kebersihan cermin. Sebaiknya bersihkan cermin menggunakan lap microfiber atau kain bebas serat karena tidak meninggalkan sisa debu, serat, kertas, atau sisa tinta pada cermin dibandingkan dengan membersihkan dengan koran atau tisu. Jika tetap ingin membersihkan dengan koran, gunakan koran yang lama untuk mengurangi tinta yang bisa menempel di cermin.

Itulah beberapa trik membersihkan cermin agar tetap kinclong. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Bersihkan Jendela Nggak Bisa Asal, Ini Cara yang Tepat Menurut Ahli


Jakarta

Membersihkan jendela merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilakukan secara rutin. Hal ini agar rumah terlihat rapi dan bersih sekaligus merawat jendela agar tetap kinclong.

Meski begitu, masih ada sejumlah orang yang tak tahu cara membersihkan jendela dengan benar. Alhasil, jendela bukan tampak kinclong tapi malah makin terlihat kotor dan kusam.

Jika masih bingung bagaimana cara membersihkan jendela yang benar, jangan khawatir. Simak tips bersihkan jendela dengan tepat menurut ahli dalam artikel ini.


Membersihkan jendela tak sekadar menyemprotkan air dan mengelapnya dengan kain kering. Jika salah dalam prosesnya, jendela bisa tampak semakin kusam.

Direktur eksekutif Home Care & Cleaning Lab Carolyn Forte membagikan sejumlah cara membersihkan jendela yang tepat. Dilansir situs Good Housekeeping, Rabu (2/7/2025), berikut tipsnya.

Cara Bersihkan Jendela

Inilah langkah-langkah untuk membersihkan jendela.

1. Bersihkan Debu di Jendela

Langkah yang pertama adalah dengan membersihkan debu yang menempel di kaca, bingkai, hingga sudut-sudut jendela. Kamu bisa membersihkannya dengan kemoceng, kain kering halus, atau vacuum cleaner.

Jika detikers memakai gorden, lepas gorden tersebut dan segera cuci dengan air dan pewangi.

2. Bersihkan Kasa Jendela

Apabila detikers memakai kasa jendela, lepas kasa tersebut dan bersihkan dengan vacuum cleaner atau kemoceng untuk mengangkat seluruh debu. Kasa yang terlihat sangat kotor dapat dicuci dengan air hangat dan sabun, lalu bilas hingga seluruh kotoran yang menempel hilang secara menyeluruh.

3. Semprot Jendela dengan Cairan Pembersih

Setelah debu dibersihkan secara menyeluruh, kini saatnya membersihkan jendela dengan cairan pembersih. Semprot cairan dari bagian atas hingga bawah jendela agar bisa bersih secara maksimal.

4. Bersihkan Jendela Pakai Kain

Langkah selanjutnya adalah membersihkan jendela menggunakan kain microfiber atau tisu bebas serat. Bersihkan jendela dari bagian atas hingga bawah jendela secara perlahan. Jika ditemukan ada noda membandel, bersihkan lagi dengan cara menyemprotkan cairan dan lap menggunakan kain.

5. Bersihkan Jendela Bagian Luar

Membersihkan jendela rumah tak hanya bagian dalamnya saja, tapi juga area luar. Untuk tahapannya tetap sama, yakni bersihkan debu yang menempel, semprot dengan cairan pembersih, kemudian lap kaca dengan kain microfiber secara menyeluruh.

Kotoran dan debu yang menempel biasanya lebih banyak di bagian jendela luar. Jadi, detikers harus membersihkannya dengan tenaga ekstra.

6. Keringkan Jendela

Setelah membersihkan bagian jendela luar dan dalam, keringkan dengan kain microfiber. Cek kembali untuk memastikan tidak ada sisa cairan atau noda yang menempel di jendela.

7. Pasang Kembali Gorden dan Kasa

Setelah semuanya dibersihkan, langkah terakhir adalah pasang kembali gorden dan kasa ke jendela dengan tepat.

Demikian tips membersihkan jendela yang tepat menurut ahli. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/dhw)



Sumber : www.detik.com

Campuran 3 Bahan Ini Ampuh Bersihkan Jendela Sampai Kinclong


Jakarta

Pada umumnya, banyak pemilik rumah yang membersihkan jendela dengan cairan khusus pembersih kaca. Cairan ini punya zat yang dapat mengikis kotoran dan membuat jendela terlihat lebih bersih dan kinclong.

Meski begitu, harga cairan tersebut terkadang cukup mahal. Apabila membeli cairan yang harganya murah terkadang kurang efektif untuk membasmi kotoran membandel di jendela.

Namun jangan khawatir, kamu dapat menggunakan tiga bahan sederhana yang disebut ampuh membersihkan jendela. Penasaran apa saja bahan tersebut? Simak dalam artikel ini.


3 Bahan Sederhana yang Ampuh Bersihkan Jendela

Dikutip dari Good Housekeeping, Jumat (4/7/2025), tiga bahan sederhana yang ampuh membersihkan jendela adalah cuka, sabun cuci piring, dan air. Kombinasi ketiganya dinilai ampuh untuk mengatasi debu dan noda di jendela.

Sejumlah penelitian mengungkapkan kandungan asam pada cuka dapat mengangkat noda dan kotoran, sedangkan air dapat melarutkan kotoran serta zat asam agar tidak menempel di jendela. Untuk jenis cuka yang dipilih bisa menggunakan cuka putih atau cuka apel.

Jika jendela sudah sangat kotor dan ada noda yang sulit hilang, kamu bisa menambahkan cairan pembersih cuci piring. Bagi kamu yang tidak suka aroma cuka dapat menambahkan minyak esensial seperti jeruk, serai, lavender, atau papermin.

Ingin tahu cara menggunakan ketiga bahan tersebut untuk membersihkan jendela? Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • 2 gelas air
  • 1/2 cangkir cuka putih atau cuka apel
  • 2 tetes sabun cuci piring
  • 1-2 tetes minyak esensial sesuai keinginan (opsional)
  • Setelah itu, campurkan semua bahan ke dalam wadah dan tuang ke dalam botol semprot
  • Sebelum digunakan, kocok botol terlebih dahulu dan semprotkan ke seluruh permukaan jendela.

Apabila kamu tinggal di lingkungan yang airnya mengandung kadar mineral tinggi, disarankan memakai air suling untuk membersihkan jendela. Selain itu, air suling bisa digunakan dalam jangka waktu lama sehingga kamu tak perlu repot-repot membuatnya lagi.

Kamu juga bisa menambahkan alkohol dengan kandungan 70% ke dalam botol semprot. Kandungan alkohol yang tinggi dinilai efektif mengangkat kotoran dan debu yang menempel di jendela dengan cepat.

Demikian tiga bahan sederhana yang bisa digunakan untuk membersihkan jendela secara ampuh. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/dhw)



Sumber : www.detik.com

Noda di Kamar Mandi Bisa Hilang Pakai 4 Bahan Sederhana Ini!


Jakarta

Kamar mandi merupakan salah satu area di rumah yang paling cepat kotor. Meski terkena air hampir setiap hari, tapi justru dapat menimbulkan noda dan kotoran yang menempel di lantai dan dinding.

Kamar mandi bisa jadi sangat kotor karena disebabkan oleh beberapa hal. Dikutip dari Better Homes & Gardens, Minggu (6/7/2025), penyebab utamanya karena tumbuh jamur dan lumut akibat udara di kamar mandi yang terlalu lembap.

Penyebab lainnya karena kerak sabun yang menempel di keramik. Setelah mandi, mungkin kamu tidak sadar masih ada sisa busa sabun yang menempel di dinding ataupun lantai.


Sebenarnya, kamu dapat mengatasi noda tersebut dengan cairan pembersih khusus. Namun, ada juga bahan-bahan sederhana yang bisa digunakan untuk mengangkat noda membandel. Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Cara Membersihkan Noda yang Menempel di Kamar Mandi

Membersihkan noda yang menempel di lantai dan dinding kamar mandi ternyata sangat mudah. Dilansir situs The Tiles House, berikut bahan-bahan alami yang bisa dipakai untuk membersihkan kamar mandi:

1. Baking Soda

Tips yang pertama adalah memakai baking soda. Bahan ini dinilai efektif untuk mengangkat noda membandel, terutama pada keramik lantai dan dinding kamar mandi.

Cara pakainya cukup mencampurkan baking soda dengan air hingga membentuk pasta, lalu oleskan ke bagian yang terdapat noda. Setelah itu, gosok dengan perlahan dengan spons atau sikat, kemudian bilas dengan air sampai bersih.

2. Cuka

Kandungan zat asam pada cuka dinilai ampuh untuk menyingkirkan noda hingga kotoran di kamar mandi. Cara penggunaannya cukup sederhana, campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan yang sama ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan cairan tersebut ke lantai dan dinding yang terdapat noda.

Diamkan selama kurang lebih 15 menit agar cuka dapat bereaksi terhadap noda tersebut. Jika sudah, gosok dengan sikat dan bilas pakai air bersih. Jangan lupa cek kembali apakah masih ada sisa noda atau tidak.

3. Air Jeruk Lemon

Tak hanya menyegarkan tubuh, perasan air jeruk lemon bisa dimanfaatkan untuk membersihkan kamar mandi lho. Caranya gampang, cukup peras jeruk lemon segar ke dalam wadah, lalu siram ke area yang terdapat noda di kamar mandi.

Diamkan sekitar 10 menit agar air jeruk dapat beraksi, lalu gosok dengan sikat sampai bersih. Langkah terakhir, bilas dengan air bersih agar noda ikut larut.

4. Pasta Gigi dan Soda Kue

Kombinasi antara pasta gigi dan soda kue ternyata dapat digunakan untuk mengatasi noda. Campurkan pasta gigi dan soda kue dalam wadah, lalu aduk hingga merata.

Setelah itu, oleskan bahan tersebut ke area yang penuh dengan noda dan kotoran di kamar mandi. Gosok agak keras dengan spons atau sikat, kemudian bilas dengan air sampai bersih.

Demikian empat cara membersihkan noda di kamar mandi dengan bahan alami. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Perbaiki Lantai Keramik Retak Harus Dibongkar? No, Pakai Cara Ini Aja


Jakarta

Lantai keramik sewaktu-waktu bisa retak atau pecah. Biasanya hal itu terjadi kalau lantai terkena benturan keras atau tekanan yang besar.

Selain itu, keramik yang terkena sumber panas juga bisa menyebabkan guratan retak. Retakan itu akan semakin jelas ketika lantai diberi tekanan.

Lantai keramik rusak kemungkinan juga bisa terjadi karena proses pemasangan yang kurang tepat. Bagian bawah ubin tidak ada pengikat yang erat antara partikel dengan agregat, sehingga keramik terdengar kopong atau kosong ketika diketuk.


Jika menemukan lantai keramik retak, sebaiknya segera diperbaiki. Sebab, keramik rusak bakal merusak estetika rumah. Lalu, keramik retak biasanya memiliki ujung-ujung tajam yang berisiko melukai penghuni rumah.

Untuk memperbaiki ubin keramik retak, pemilik rumah tidak harus membongkar lantai. Semua tergantung tingkat kerusakan lantai. Terkadang pemilik hanya perlu menggunakan lem untuk mengatasi lantai keramik pecah.

Lalu, bagaimana cara memperbaiki lantai keramik retak? Simak tipsnya berikut ini.

Cara Perbaiki Lantai Keramik Retak Tanpa Dibongkar

Inilah langkah-langkah untuk menyambung kembali keramik retak tanpa harus membongkarnya, dikutip dari Home Decor Bliss.

1. Bersihkan Retakan

Pertama, pemilik perlu membersihkan ubin keramik untuk melihat jalur retakannya. Gunakan amplas atau pengikis ke dalam retakan untuk mengikis bagian yang terlalu tajam. Lalu, gunakan cairan pembersih atau sabun cuci piring untuk membersihkan kotoran pada keramik.

2. Oleskan Epoxy

Selanjutnya, oleskan epoxy untuk mengisi retakan. Caranya dengan menyiapkan campuran epoxy mengikuti petunjuk yang tertera pada kemasan. Kemudian, siapkan karton atau alat khusus untuk meratakan permukaan.

Tuang epoxy ke retakan keramik dan tunggu hingga mengeras. Pemilik bisa memakai tusuk gigi untuk mengaplikasikan epoxy ke retakan yang tipis. Untuk retakan yang lebar, gunakan alat dengan permukaan yang rata. Namun, hindari penggunaan pisau karena epoxy akan cepat mengeras.

3. Kikis Kelebihan Epoxy

Terkadang pemilik menuang terlalu banyak epoxy, sehingga menyebar ke bagian lain. Jika demikian, rapikan dengan cara mengikis bagian tersebut. Segera lakukan langkah ini sebelum epoxy mengeras.

4. Cat Bekas Retakan

Terakhir, epoxy yang sudah mengering dapat dicat agar terlihat seperti baru. Gunakan kuas tipis untuk mengecat bekas retakan pada ubin.

Pilihlah cat yang warnanya mirip dengan keramik dan finish-nya mengkilap. Lalu, sebaiknya gunakan cat berbahan dasar minyak agar tidak mudah pudar kalau terkena air.

Itulah cara mudah memperbaiki lantai keramik retak tanpa perlu dibongkar. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Sudah Capek Pel Lantai Malah Muncul Bau Amis, Ternyata Ini Biang Keroknya


Jakarta

Rumah yang bersih dan wangi membuat penghuni betah tinggal di dalamnya. Nah, salah satu cara untuk merawat rumah adalah rajin mengepel lantai.

Penghuni rumah bisa berjalan di sekitar rumah di atas lantai yang kesat dan bersih habis dipel. Rumah akan semakin nyaman kalau lantai memancarkan aroma yang menyegarkan.

Akan tetapi, penghuni rumah nggak boleh sembarangan ngepel. Cara ngepel yang kurang tepat membuat lantai tetap kotor dan malah mengeluarkan bau amis.


Jika penghuni mendapati lantai bau amis setelah dipel, kemungkinan ada yang salah dengan metode ngepelnya. Jangan sampai sudah capek ngepel lantai malah berujung sia-sia. Simak apa saja penyebab dan cara mengatasi lantai bau amis berikut ini.

Penyebab Lantai Bau Amis Habis Ngepel

Inilah beberapa faktor yang membuat lantai bau amis beserta tips membersihkannya dengan benar, dikutip dari Cleanipedia.

1. Air Pel Kotor

Lantai bau amis setelah dipel bisa disebabkan penggunaan air yang kotor. Penghuni harus rajin mengganti air pel dengan yang bersih. Jangan gunakan air yang sudah butek dan berbau.

2. Ember Kotor

Ember pel yang sering digunakan lama-lama bakal kotor dan meninggalkan kerak. Lantai tidak akan bersih maksimal kalau menggunakan air pel yang ditampung dalam ember kotor.

Oleh karena itu, ember perlu dibersihkan dan dikeringkan setiap habis digunakan. Akan lebih baik jika menjemur ember di bawah sinar matahari untuk membantu proses sanitasi.

3. Kain Pel Kotor

Selain itu, bau tak sedap pada lantai dapat bersumber dari kain pel yang kotor. Tentunya, pel tidak akan bersih maksimal kalau dibersihkan menggunakan kain kotor.

Jaga kebersihan pel dengan mencucinya secara rutin dengan detergen, lalu jemur kain pel hingga kering. Kain pel yang disimpan dalam kondisi lembap akan timbul bau amis.

Selain itu, sebaiknya mengganti kain pel setiap tiga bulan sekali. Sebab, kain pel yang sering digunakan bakal usang.

4. Tidak Pakai Cairan Pembersih dan Pewangi

Bau amis sebenarnya pertanda bahwa lantai belum bersih. Penghuni perlu membasmi kuman dan bakteri penyebab bau menggunakan cairan pembersih lantai. Lalu, pilih pembersih lantai yang mengandung pewangi agar lantai mengeluarkan aroma yang segar.

5. Metode Ngepel Kurang Tepat

Terakhir, cara mengepel yang kurang tepat membuat lantai kurang bersih, sehingga memicu bau amis. Pastikan untuk menggunakan alat dan metode ngepel yang cocok dengan jenis lantai. Lantai keramik biasanya lebih fleksibel dibersihkan dengan berbagai jenis kain pel.

Jika memakai kain pel dengan kepala berupa rumbai-rumbai tali, gunakan gerakkan menyerupai angka delapan. Sementara pel yang terbuat dari spons bisa menggunakan gerakan maju mundur buat mengepel lantai.

Itulah penyebab dan cara mengatasi bau amis pada lantai. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Kata Ahli, Begini Tips Bersih-bersih Rumah biar Makin Kinclong


Jakarta

Membersihkan merupakan salah satu hal wajib yang harus dilakukan. Hal ini untuk menjaga agar rumah bebas debu dan kotoran serta tetap rapi.

Walau demikian, terkadang penghuni rumah hanya sekadar membersihkan saja. Padahal membersihkan rumah dengan cara yang tepat perlu dilakukan agar hunian benar-benar bersih.

Dilansir dari The Spruce, berikut ini tips membersihkan rumah dari para ahli kebersihan.


Selalu Bersihkan dari Atas ke Bawah

Untuk mencegah debu jatuh ke permukaan yang bersih, sebaiknya bersihkan debu dari bagian paling atas ke bawah. Ahli kebersihan dan pemilik Sparkly Maid Austin, Sofia Martinez, mencontohkan untuk membersihkan kipas langit-langit, rak tinggi, serta lemari atas lebih dulu agar debu dan kotoran yang jatuh nantinya tidak mengotori permukaan yang sudah bersih.

Biarkan Produk Kebersihan Menyerap Sebelum Dilap

Menurut Martinez, salah satu kesalahan yang sering dilakukan banyak orang adalah menyemprotkan cairan pembersih ke permukaan dan langsung mengelapnya. Padahal, membiarkan produk beberapa menit harus dilakukan karena memberikannya kesempatan untuk membunuh bakteri.

Mulai dengan Metode Kering Lalu Metode Basah

Saat membersihkan permukaan, sebaiknya mulai dengan metode ‘dry cleaning’ alias bersihkan debu-debu dan kotoran terlebih dahulu sebelum mengelap atau mengepelnya. Misalnya, bersihkan debu dengan sapu, lap bersih, atau vacuum cleaner sebelum mengepelnya atau membersihkan dengan cairan pembersih.

Hal ini memastikan saat mengepel permukaan bisa dilakukan dengan mulus, mengangkat kotoran lebih efektif, dan lantai mengering lebih bersih.

“Jika Anda masuk ke ruangan yang dipenuhi debu, remah-remah, dan bulu kucing, lalu langsung mengepel, Anda akan menyeret bola-bola rambut-benda-benda itu menggumpal, menyumbat kain pel, dan meninggalkan goresan,” jelas Rhonda Wilson, pakar kebersihan dan quality lead cleaner di FreshSpace Cleaning.

Jangan Terburu-buru

Saat membersihkan rumah sebaiknya tidak dilakukan dengan buru-buru. Sebab, bisa saja hal-hal yang seharusnya dibersihkan luput dari perhatian.

Jangan Gunakan Alat Pembersih Kamar Mandi Sekaligus Dapur

Martinez menyarankan untuk tidak menggunakan alat bersih-bersih yang sama untuk membersihkan dapur dan kamar mandi. Hal itu karena memungkinkan adanya kontaminasi silang.

“Aturan ini tidak bisa diganggu gugat karena menggunakan alat yang sama di area-area ini dapat dengan mudah memindahkan bakteri seperti E. coli dari kamar mandi ke permukaan dapur,” ujar Martinez.

Agar tidak bingung dan mencegah kontaminasi silang, pakar kebersihan menyarankan untuk memisahkan kain, sikat, dan spons pembersih untuk area-area ini.

Itulah beberapa tips bersih-bersih agar rumah bebas debu dan tetap rapi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Jangan Lupa Bersihkan Bagian Luar Kulkas, Begini Caranya Tanpa Ribet



Jakarta

Kulkas perlu dibersihkan secara berkala. Tidak hanya interiornya, bagian luarnya juga perlu dibersihkan.

Sayangnya, bagian luar kulkas sering luput dibersihkan oleh pemilik rumah. Padahal, eksterior kulkas rentan berdebu, baret, dan berjamur.

Lantas, bagaimana cara membersihkan eksterior kulkas? Simak caranya berikut ini.


Cara Bersihkan Bagian Luar Kulkas

Inilah beberapa cara untuk membersihkan bagian luar kulkas, dikutip dari Better Homes & Gardens.

1. Kemoceng

Salah satu cara paling sederhana untuk membersihkan kulkas adalah dengan kemoceng. Sapukan kemoceng untuk membersihkan debu pada permukaan kulkas. Jika masih ada sisa kotoran membandel, penghuni bisa gunakan cairan pembersih dan kain microfiber.

2. Sabun Cuci Piring

Kulkas memiliki karet untuk memastikan pintu bisa tertutup rapat. Bagian ini bisa kotor dan berjamur kalau tidak dirawat.

Bersihkan bagian karet menggunakan sabun cuci piring dan air hangat. Caranya dengan menggosokan bagian karet pintu menggunakan spons. Setelah itu, pastikan untuk mengeringkan karet menggunakan kain microfiber.

3. Cairan Pembersih Serbaguna

Penghuni rumah bisa menggunakan cairan pembersih serbaguna untuk membersihkan kulkas. Semprotkan cairan pembersih ke kain microfiber, lalu bersihkan seluruh permukaan kulkas.

Khusus kulkas dari baja anti karat, cara bersihkannya dengan membersihkan permukaan dengan kain microfiber basah. Lalu, keringkan menggunakan kain.

Jika ada noda yang sulit hilang, cobalah digosok menggunakan alkohol. Namun, jangan lupa keringkan lagi sampai alkoholnya tidak tersisa.

Itulah tips membersihkan bagian luar kulkas. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

3 Langkah Mudah Bersihkan Pipis Kucing Biar Nggak Tercium Bau Pesing


Jakarta

Pernah nggak pagi-pagi keluar rumah mencium bau tak sedap? Setelah dicari ternyata ada kucing yang pipis sembarangan di dekat tanaman di rumah.

Tentu pemilik rumah nggak bisa menyalahkan kucing karena memang sifat hewan sering buang kotoran sembarangan. Nggak semua kucing dilatih untuk buang di tempat yang benar. Terlalu banyak kucing liar daripada kucing peliharaan.

Dilansir dari The Vets, kucing yang pipis sembarangan ternyata bukan kebiasaan semata. Bisa juga karena ada pemicunya. Salah satunya adalah kucing tersebut mengalami masalah kesehatan, seperti diabetes, penyakit ginjal, masalah saluran kemih, atau arthritis.


Selain itu, perilaku pipis sembarangan pada kucing juga bisa disebabkan karena stres, kecemasan, atau perasaan tengah menguasai wilayah. Bisa pula karena kucing tidak nyaman dengan kotak pasirnya, misalnya kotak pasir tersebut kotor.

Hal yang perlu diingat oleh pemilik rumah saat menemukan bau bekas pipis kucing adalah harus segera dibersihkan. Dengan begitu, kotoran tersebut lebih mudah dibersihkan dan kucing tidak lagi datang ke halaman rumah. Untuk lebih jelasnya, bisa ikuti tips berikut.

3 Tips Hilangkan Bau Pipis Kucing di Rumah

1. Harus Segera Bersihkan

Kotoran kucing mengandung bakteri, apabila didiamkan mereka bisa mengurai zat kimia dan menghasilkan bau seperti amonia yang tidak sedap. Apabila pipis kucing sampai mengering, akan lebih sulit menemukan sumber bau tersebut. Kucing juga bisa kembali lagi ke rumah kita dan buang air di tempat yang sama karena wilayah tersebut sudah ditandai milik mereka.

2. Bersihkan Pakai Tisu atau Kain

Air mengalir saja tidak cukup untuk membersihkan pipis kucing. Untuk di tempat-tempat tertentu kotoran tersebut dibersihkan menggunakan kain atau tisur. Saat mengelap kotoran tersebut usahakan memakai sarung tangan agar kotoran tidak mengenai tangan langsung.

Setelah itu, masukkan ke kantong sampah yang aman dan jangan sampai berceceran. Tidak disarankan saat membersihkan menggunakan air panas karena bau pipis kucing akan lebih sulit dihilangkan.

3. Hindari Pembersih Mengandung Amonia

Pakai cairan pembersih buat membersihkan bekas pipis kucing. Pastikan cairan tersebut tidak mengandung zat berbasis amonia. Penggunaan produk pembersih berbasis amonia bisa memicu kucing pipis kembali di tempat yang sama. Gunakan produk pembersih yang mengandung enzim seperti campuran baking soda dan cuka putih atau detergen dan air soda.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Cara Ampuh Membersihkan Cermin Kamar Mandi Buram Akibat Sabun dan Air


Jakarta

Pernah melihat cermin di kamar mandi terlihat buram dan banyak noda-noda kering di permukaannya? Anehnya, noda-noda ini tidak bisa dibersihkan dengan disiram air. Meskipun sudah digosok, kaca tetap terlihat buram. Kira-kira apa ya penyebabnya?

Cermin kamar mandi yang buram dan kotor tersebut disebabkan karena banyaknya kerak dari bekas sabun dan bekas air sadah yang menempel pada cermin. Noda tersebut menempel karena tidak langsung dibersihkan.

Cara membersihkannya tidak cukup hanya menyiram air, perlu ditambahkan bahan-bahan khusus untuk membersihkannya. Dilansir The Spruce berikut cara membersihkan cermin kamar mandi yang buram.


1. Siapkan Larutan Pembersih

Bahan-bahan yang bisa dipakai untuk membuat larutan pembersih cermin kamar mandi adalah cuka putih dan air. Cuka putih juga bisa diganti dengan perasan lemon. Cara membuatnya adalah dengan mencampurkan 1:1 cuka putih sulingan atau jus lemon dengan air sulingan. Setelah itu masukan cairan tersebut ke dalam botol semprotan.

2. Semprotkan pada Seluruh Permukaan Cermin

Semprotkan cairan pembersih tadi ke seluruh permukaan kaca dari atas sampai bawah secara merata. Diamkan cairan tersebut selama setidaknya 30 menit.

3. Gosok dan Lap Kaca

Setelah 30 menit, bersihkan larutan pembersih yang sudah disemprotkan di cermin menggunakan kain mikrofiber dari atas ke bawah. Usap dengan gerakan memutar. Apabila masih ada kerak yang belum bersih, bersihkan menggunakan sikat, sembari dibilas dengan air mengalir. Sebagai langkah preventif, gunakan sarung tangan karet dan kaca mata untuk melindungi diri dari cipratan.

4. Keringkan

Setelah membersihkan semua kerak dengan air, keringkan dengan kain mikrofiber.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com