Tag Archives: cairan pembersih

4 Hal yang Bisa Menyebabkan Wastafel Tersumbat


Jakarta

Pernahkah mengalami air menggenang ketika mencuci di wastafel kamar mandi ataupun dapur? Hal itu adalah pertanda wastafel tersumbat akibat saluran air mampet.

Biasanya wastafel tersumbat karena ada kotoran menumpuk di dalam saluran air. Diameter saluran menjadi lebih kecil, sehingga memperlambat pembuangan air.

Oleh karena itu, penghuni rumah perlu mengetahui penyebab wastafel tersumbat dan cara mengatasinya. Simak apa saja yang membuat wastafel tersumbat berikut ini.


Penyebab Wastafel Tersumbat

Inilah beberapa hal yang bisa membuat saluran air pada wastafel mampet, dikutip dari Dengarden.

1. Sabun

Sisa sabun yang berbentuk buih lama-lama bisa terakumulasi di dalam saluran air. Apalagi ketika sabun tercampur dengan bahan lain seperti kotoran dan rambut, bakal menimbulkan penyumbatan wastafel. Penghuni rumah bisa menghilangkan penumpukan sabun dengan menyemprotkan air bertekanan tinggi ke dalam lubang pembuangan wastafel.

2. Sisa Makanan

Salah satu penyebab utama wastafel tersumbat adalah sisa makanan. Terkadang sisa makanan terjatuh dan masuk ke dalam saluran air ketika mencuci piring.

Makanan yang sulit terurai seperti ampas teh dan kopi pun dapat menumpuk di saluran air. Penghuni bisa membersihkan lubang wastafel menggunakan cairan pembersih dan alat seperti plumber snake.

3. Minyak dan Lemak

Minyak dan lemak dari sisa makanan bisa membeku dan mengendap di dalam saluran air. Untuk mengatasinya, penghuni dapat mencampurkan sedikit detergen dengan air panas, lalu menuangkannya ke lubang wastafel.

4. Endapan Mineral

Terakhir, wastafel dapat tersumbat gegara endapan mineral yang menumpuk seiring berjalannya waktu. Endapan tersebut rawan terjadi pada rumah yang menggunakan air sadah. Penghuni bisa mengatasi dengan meminta tukang ledeng membersihkan kerak di saluran air.

Itulah beberapa penyebab wastafel tersumbat. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Saluran Air Sering Mampet? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


Jakarta

Salah satu masalah yang kerap dialami banyak pemilik rumah adalah saluran air tersumbat. Kondisi ini membuat air tidak bisa mengalir keluar dengan lancar sehingga dapat meluap dan menggenangi lantai.

Salah satu faktor utama yang menyebabkan saluran air mampet karena ada benda yang menghalangi, misalnya rambut. Selain itu, ada sejumlah penyebab lainnya yang membuat saluran air tersumbat.

Penyebab Saluran Air Mampet

Dilansir situs Dengarden dan Zeek Plumbing, berikut sejumlah penyebab saluran air di rumah jadi mampet:


1. Rambut

Penyebab utama saluran air kerap mampet karena sisa rambut yang rontok saat mandi. Mungkin penghuni rumah tidak sadar jika rambut yang rontok jumlahnya cukup banyak sehingga dapat menghambat aliran air di saluran kamar mandi.

Solusinya adalah dengan rajin mengambil gumpalan rambut yang menumpuk di kamar mandi, lalu membuangnya ke tempat sampah. Selain itu, pastikan untuk menutup saluran air dengan penutup yang hanya dapat dilalui air. Jika sudah tersumbat, gunakan baking soda dan cuka agar kembali lancar.

2. Sisa Makanan

Kebiasaan membuang sisa makanan di kitchen sink dapat berdampak buruk bagi saluran air. Tentu saja hal tersebut dapat menyumbat saluran air dan akhirnya jadi meluap.

Sisa makanan seperti nasi, tulang ayam, tulang ikan, dan ampas teh sulit terurai. Jika sudah menumpuk dalam jumlah banyak maka tak heran saluran air tersumbat.

Cara mengatasinya adalah dengan mengangkat kotoran tersebut dari kitchen sink. Gunakan juga cairan pembersih untuk membersihkan sisa noda dan minyak yang terdapat di kitchen sink.

3. Sabun

Sabun berguna untuk membersihkan kotoran di tubuh tetapi sisa-sisa sabun yang berbentuk buih ternyata bisa menyumbat saluran air lho. Sebab, sisa sabun berbentuk buih yang tertinggal di lantai atau terbuang ke saluran air dapat mengurangi diameter pipa seiring waktu.

Salah satu cara mencegahnya adalah dengan membersihkan sabun setiap selesai mandi. Pastikan tidak ada bekas sabun yang menempel di lantai atau dinding.

4. Endapan Pasir

Kebiasaan membuang sisa pasir atau tanah di kamar mandi ternyata dapat berdampak buruk bagi saluran air. Hal tersebut menciptakan endapan di sekitar tutup saluran sehingga air tidak bisa mengalir keluar dengan lancar.

Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memanggil tenaga profesional untuk membersihkan saluran air dari sisa pasir atau tanah.

5. Minyak dan Lemak

Minyak dan lemak juga menjadi penyebab saluran air jadi tersumbat. Pada dasarnya, minyak dan lemak tidak dianjurkan dibuang melalui saluran air karena tidak akan larut di dalam air, sehingga dapat menumpuk dan menyebabkan mampet.

Jika ingin membuang minyak dan lemak sisa makanan, sebaiknya dibuang ke dalam plastik lalu dimasukkan ke tempat sampah. Namun jika terlanjur membuangnya ke saluran air, gunakan tips di bawah ini untuk mencegah mampet:

  • Campurkan sedikit detergen dengan air panas.
  • Lalu tuangkan cairan tersebut ke dalam saluran air.
  • Biarkan sekitar 10 menit agar larutan tersebut dapat memecah minyak yang tersumbat.

6. Endapan Mineral

Air sadah kerap ditemui di rumah yang tidak mendapatkan air bersih. Air sadah mengandung konsentrasi pH mineral tinggi yang dapat merusak saluran air jika terjadi penumpukan. Apabila sudah tersumbat, maka perlu memanggil tenaga ahli untuk mengatasi endapan mineral tersebut.

7. Pipa Air Rusak

Penyebab yang terakhir karena ada kerusakan atau retakan pada bagian pipa air sehingga menghalangi aliran air. Kondisi ini dapat terjadi karena umur pipa sudah tua atau korosi. Dalam beberapa kasus, pipa air bisa rusak karena akar pohon yang dapat menembus dan menghambat aliran air.

Itulah tujuh penyebab saluran air sering mampet. Semoga membantu detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com

6 Hal yang Menyebabkan Kamar Mandi Tergenang Air



Jakarta

Kamar mandi yang sering tergenang air bisa bikin tidak nyaman dan bahkan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan maupun kerusakan struktur rumah. Air yang tak kunjung surut bisa menjadi sarang nyamuk, memicu lumut, dan menyebabkan lantai jadi licin hingga membahayakan.

Masalah ini ternyata umum terjadi di banyak rumah, terutama yang sudah lama berdiri atau yang sistem drainasenya kurang optimal. Lantas, apa saja penyebab kamar mandi tergenang air? Simak 6 penyebab umumnya berikut ini.

1. Saluran Pembuangan Tersumbat

Penyebab paling umum adalah saluran pembuangan yang tersumbat. Biasanya, sumbatan berasal dari rambut rontok, sabun, sampah kecil, atau endapan kotoran lainnya. Jika saluran sudah mampet, air pun sulit mengalir dan akhirnya menggenang.


Menurut laman The Spruce, penyumbatan ringan bisa diatasi dengan larutan baking soda dan cuka, atau menggunakan alat seperti plumbing snake. Namun, untuk sumbatan parah, sebaiknya panggil jasa sedot WC atau tukang ledeng profesional.

2. Kemiringan Lantai Tidak Sesuai

Kemiringan lantai kamar mandi sangat penting untuk membantu aliran air menuju lubang pembuangan. Jika kemiringannya kurang atau bahkan rata, air akan menggenang dan tidak mengalir dengan baik.

Mengutip laman Houzz, idealnya kemiringan lantai kamar mandi adalah sekitar 1-2% atau setara 1-2 cm setiap 1 meter ke arah floor drain. Jika kemiringannya tidak sesuai, perlu dilakukan renovasi ringan dengan cara mengupas dan meratakan ulang lantai.

3. Floor Drain Kecil atau Tertutup

Ukuran lubang pembuangan yang terlalu kecil juga bisa menyebabkan air tertahan. Apalagi jika floor drain sering tertutup kotoran atau penutupnya tidak memiliki lubang yang cukup besar. Cek apakah tutup lubang pembuangan perlu diganti dengan model yang lebih baik.

Sumber dari Bob Vila, pakar renovasi rumah asal AS, menyarankan menggunakan penutup floor drain berbahan stainless steel dengan lubang lebar agar aliran air tidak terhambat.

4. Penumpukan Sabun dan Sisa Sampo

Sisa-sisa sabun, sampo, dan produk mandi lainnya bisa mengendap di saluran air dan menciptakan lapisan licin yang memperlambat aliran. Jika dibiarkan terus-menerus, endapan ini bisa mengeras dan memperparah sumbatan.

Solusinya, bersihkan secara berkala saluran pembuangan dengan air panas dan cairan pembersih khusus yang aman untuk pipa.

5. Kerusakan Pipa atau Sambungan

Pipa yang bocor atau sambungan yang tidak rapat bisa menyebabkan air kembali keluar dan tergenang di permukaan lantai kamar mandi. Selain itu, air juga bisa merembes ke dinding atau bagian rumah lainnya.

Jika ditemukan tanda-tanda kerusakan seperti rembesan di dinding, bau tidak sedap, atau lantai yang selalu basah, segera lakukan pemeriksaan pipa.

6. Volume Air yang Berlebihan

Kadang-kadang, volume air dari shower atau keran terlalu deras sehingga melebihi kapasitas saluran pembuangan. Hal ini bisa menyebabkan air menggenang sesaat, terutama jika floor drain tidak cukup besar atau dalam kondisi kurang bersih.

HomeAdvisor, platform jasa rumah tangga asal Amerika Serikat, menyarankan untuk menyesuaikan tekanan air, terutama jika menggunakan shower dengan tekanan tinggi.

Agar kamar mandi tetap kering dan nyaman, bersihkan saluran pembuangan minimal seminggu sekali, cek kemiringan lantai secara berkala, dan hindari membuang kotoran ke lubang drainase.

Jika masalah tetap berlanjut, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan tukang bangunan atau jasa profesional untuk mengecek kondisi kamar mandi secara menyeluruh.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Punya Kulit Lemon Jangan Dibuang! Bisa Buat Bersihkan Rumah


Jakarta

Lemon merupakan buah yang kaya akan manfaat. Selain bermanfaat untuk tubuh manusia, lemon juga bisa digunakan untuk membersihkan rumah termasuk bagian kulitnya.

Kulit lemon memiliki banyak manfaat untuk membersihkan rumah. Penggunaannya bisa hanya dengan kulit lemon saja atau dicampurkan dengan bahan lain.

Gimana sih cara menggunakan kulit lemon untuk membersihkan rumah? Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


Membersihkan Kerak Air

Kerak air terkadang ditemukan di bagian keran. Nah, kerak ini bisa dihilangkan dengan kulit lemon. Caranya menggosokkan kulit lemon langsung ke kerak air dan lap hingga bersih.

Buat Dapur Harum

Beragam aroma bisa ada di dapur, apalagi setelah memasak. Nah, agar dapur memiliki wangi yang lebih segar bisa menggunakan kulit lemon.

Ahli kebersihan dan juga COO Sparkly Maid San Antonio Jessica Gonzales merebus kulit lemon dengan air dan sedikit cuka. Aromanya yang segar bisa menguar ke penjuru dapur.

“Baunya bersih dan juga membantu mengurangi bau masakan yang membandel,” ujarnya kepada The Spruce, dikutip Selasa (5/8/2025).

Membersihkan Microwave

Bagi detikers yang punya microwave bisa banget coba cara ini. Ahli kebersihan di CottageCare Scott Schrader membagikan tips untuk membersihkan microwave dengan kulit lemon.

Caranya dengan meletakkan kulit lemon ke dalam semangkuk air dan panaskan di microwave selama 3-5 menit. Uap dari air memiliki peran penting untuk membantu menghilangkan sisa makanan yang ada di piringan microwave sekaligus menghilangkan bau. Setelah selesai, bersihkan bagian dalam microwave dengan lap untuk menghilangkan sisa noda.

Buat Cairan Pembersih

Kulit lemon juga bisa digunakan sebagai cairan pembersih. Caranya dengan menaruh kulit lemon dan cuka putih ke dalam mason jar atau toples kaca lalu diamkan selama seminggu.

Setelah itu, tuangkan cairan ke dalam botol semprot dan bisa digunakan langsung membersihkan permukaan. Gonzales biasanya menggunakan cairan itu untuk membersihkan meja di kamar mandi dan dapur.

Itulah beberapa cara memanfaatkan kulit lemon untuk membersihkan rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

3 Trik Bersihkan Kaca Biar Makin Bening Menurut Ahli


Jakarta

Memiliki kaca yang bening dan bersih tentu diinginkan bagi pemilik rumah. Untuk mendapatkan kaca yang bening ternyata ada trik membersihkannya tersendiri lho.

Bisa saja selama ini penghuni rumah menggunakan teknik yang salah saat membersihkan kaca. Hal ini bisa membuat kaca terlihat tetap kotor meski sudah dibersihkan.

Lalu bagaimana cara membersihkan kaca agar tampak bening? Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


Gunakan Jumlah Pembersih Kaca dengan Tepat

Kesalahpahaman yang paling umum terjadi yaitu menyemprotkan banyak pembersih kaca akan mendapatkan hasil yang lebih baik. Namun, hal itu tidak benar.

Seorang quality lead cleaner di FreshSpace Cleaning, Rhonda Wilson, menyarankan untuk pembersih kaca secara ringan atau tidak terlalu banyak dan gunakan kain mikrofiber untuk membersihkan noda. Sebelum menggunakan pembersih kaca, sebaiknya lap permukaan terlebih dahulu dengan kain lembap untuk menghilangkan lapisan awal kotoran.

Bersihkan Saat Cuaca Mendung

Wilson menyarankan untuk membersihkan kaca saat cuaca mendung atau saat tidak terkena sinar matahari langsung, misalnya saat pagi-pagi sekali atau sore hari. Alasannya, sinar matahari langsung bisa membuat cairan pembersih lebih cepat kering.

“Bahannya menguap begitu saja sebelum Anda sempat membersihkannya dengan benar,” katanya, dikutip dari The Spruce, Selasa (5/8/2025).

Lap dengan Gerakan ‘S’ atau Zigzag

Trik selanjutnya adalah mengelap kaca dengan gerakan zigzag atau membentuk huruf S. Wilson mengatakan, kalau membersihkan dengan gerakan melingkar bisa meninggalkan bercak kotor.

“Anda tidak akan menyapu dapur dengan gerakan melingkar kecil, kan? Anda cukup mendorong debu ke satu arah agar tidak mengganggu. Idenya sama dengan membersihkan kaca,” kata Wilson.

Itulah trik membersihkan kaca menurut ahli.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Tips Membersihkan Kotoran Tikus Tanpa Risiko Penyakit


Jakarta

Tikus terkadang masuk dan bersarang di dalam rumah. Mereka pun meninggalkan kotoran dan urine kerap berceceran di sudut-sudut rumah.

Jika menemukan kondisi seperti ini, penghuni perlu segera membasmi tikus. Pasalnya, tikus merupakan hewan kotor sehingga membawa berbagai penyakit.

Penghuni harus membersihkan sarang tikus apalagi kotorannya. Namun, proses ini tidak boleh dilakukan secara asal.


Bagaimana cara membersihkan kotoran tikus? Simak caranya berikut ini.

Cara Bersihkan Kotoran Tikus

Inilah langkah-langkah untuk membersihkan kotoran tikus, dilansir dari Situs U.S. Centers for Disease Control and Prevention.

1. Persiapan

Sebelum membersihkan kotoran tikus, penghuni dianjurkan memakai sarung tangan karet atau plastik. Lalu, buka semua pintu dan jendela selama 30 menit. Pastikan untuk meninggalkan ruangan tersebut sembari menunggu.

2. Semprotkan Disinfektan

Semprotkan disinfektan atau cairan pemutih pada urine dan kotoran tikus sampai benar-benar basah. Biarkan cairan tersebut meresap selama 5 menit atau sesuai instruksi pada label produk.

3. Lap Kotoran dengan Tisu

Selanjutnya, gunakan tisu untuk mengelap kotoran beserta cairan pembersih tadi. Lalu, buat tisu tersebut ke tempat sampah tertutup dan sering dikosongkan.

4. Bersihkan Area dengan Disinfektan

Lap atau pel area bekas kotoran menggunakan disinfektan. Bersihkan semua permukaan seperti lantai, meja, kabinet, dan laci. Pastikan untuk mengikuti anjuran produk ketika membersihkan permukaan yang berbeda-beda.

5. Bersihkan Diri

Terakhir, cuci sarung tangan dengan sabun dan air atau disinfektan sebelum melepaskannya. Setelah dilepas, barulah cuci tangan dengan sabun dan air hangat.

Itulah tips membersihkan kotoran tikus. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Ahli Ingatkan Jangan Taruh 3 Barang Ini di Atas Mesin Cuci, Bahaya!


Jakarta

Menaruh barang di atas mesin cuci terkadang dilakukan dengan alasan lebih efisien. Namun, tidak semua barang bisa ditaruh di atas mesin cuci.

Bahkan, Presiden di Mr. Appliance Glenn Lewis mengingatkan untuk tidak menaruh apa pun di atas mesin cuci maupun mesin pengering. Salah satu alasannya karena ribet harus memindahkan barang-barang ketika mesin cuci mau digunakan.

“Jangan menaruh apa pun di atas mesin cuci dan pengering. Mesin cuci dan pengering tidak dirancang untuk menyimpan barang, dan Anda dapat merusak produk yang disimpan dan peralatannya sendiri,” katanya, dikutip dari Homes & Gardens, Senin (11/8/2025).


Ada juga beberapa barang yang benar-benar tidak boleh ditaruh di atas mesin cuci. Apa saja itu? Berikut ini informasinya.

Barang-barang yang Berat

Ahli laundry dan pembersihan sekaligus CEO AspenClean, Alicia Sokolowski, menyarankan untuk jangan pernah menyimpan barang berat seperti keranjang cucian maupun wadah penyimpanan di atas mesin cuci maupun pengering. Barang tersebut bisa memberikan tekanan pada mesin yang berpotensi merusak tutup mesin cuci. Selain itu, jika barang-barang terjatuh bisa merusak mesin atau melukai seseorang.

Cairan Pembersih dengan Bahan Kimia Keras

Kadang-kadang cairan pembersih kerap ditaruh di atas mesin cuci karena lebih mudah digapai. Namun sebaiknya hal ini tidak dilakukan apalagi jika mengandung bahan kimia keras karena bisa merusak permukaan mesin hingga mengeluarkan asap berbahaya apabila cairan saling tercampur.

“Sebaliknya, simpan perlengkapan pembersih Anda di lemari yang berventilasi baik, sebaiknya terkunci dan jauhkan dari jangkauan anak-anak atau hewan peliharaan – idealnya jangan langsung di atas mesin untuk menghindari tetesan,” kata Alicia.

Bahan yang Mudah Pecah

Sebaiknya tidak menaruh barang yang mudah pecah di atas mesin cuci. Barang tersebut sebaiknya disimpan di dalam rak yang kokoh dan mudah diakses.

Itulah beberapa barang yang sebaiknya tidak ditaruh di atas mesin cuci.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

4 Bahan Sederhana Ini Bisa Atas Noda Kuning di Kamar Mandi


Jakarta

Noda kuning kerap muncul di kamar mandi, terutama pada area dinding dan lantai. Adanya noda tersebut dapat mengganggu pemandangan dan bikin tidak nyaman.

Muncul noda kuning di kamar mandi bisa disebabkan oleh sejumlah hal. Dilansir situs Merry Maids, penyebab utamanya karena sisa sabun atau sampo yang menempel di lantai dan dinding kamar mandi. Jika noda sabun tak segera dibersihkan maka dapat menimbulkan noda kuning serta terasa licin saat diinjak.

Jika menemukan ada noda kuning di kamar mandi, jangan khawatir. Ada sejumlah bahan sederhana yang disebut ampuh menghilangkan noda tersebut. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Cara Menghilangkan Noda Kuning di Kamar Mandi

Membersihkan noda kuning di kamar mandi bisa dilakukan dengan mudah dengan menggunakan bahan sederhana. Dilansir situs PMA Imperio Ceramic, berikut bahan-bahannya:

1. Baking Soda

Baking soda disebut ampuh untuk menghilangkan noda kuning di kamar mandi. Berikut cara penggunaannya:

  • Taburkan baking soda secukupnya ke area yang terdapat noda kuning di kamar mandi
  • Biarkan baking soda meresap dan kering selama 10 menit. Saat proses ini berlangsung, kamar mandi sebaiknya tidak digunakan dahulu
  • Jika sudah, bersihkan noda kuning dengan sikat sampai benar-benar hilang
  • Setelah itu siram dengan air agar noda dan kotoran larut.

2. Cuka Putih dan Lemon

Selain digunakan untuk bahan masak, kombinasi cuka putih dan lemon bisa menjadi solusi alternatif untuk membersihkan noda kuning. Agar tidak salah, simak cara-caranya di bawah ini:

  • Campur 2 sendok makan cuka ke dalam wadah
  • Peras 1 buah jeruk lemon ke dalam wadah, lalu aduk hingga merata
  • Setelah itu, tuang campuran tadi ke dalam botol semprot
  • Bersihkan noda kuning di kamar mandi dengan menyemprotkan cuka dan lemon
  • Gosok menggunakan sikat berbulu hingga bersih
  • Kemudian siram dengan air.

3. Garam Laut

Bahan dapur lainnya yang bisa digunakan untuk menghilangkan noda kuning adalah garam laut. Untuk cara pakainya cukup menaburkan gara laut secukupnya ke area yang terdapat noda kuning di kamar mandi. Kemudian, gosok menggunakan sikat sampai bersih.

Setelah itu, bilas kamar mandi dengan air agar noda kuning dan kotoran larut. Jika masih ada sisa noda kuning, kamu bisa mengulangi langkah-langkah di atas.

4. Cairan Pembersih Kamar Mandi

Kalau noda kuning masih sulit hilang, maka solusi terakhir adalah menggunakan cairan pembersih kamar mandi yang dijual bebas di pasaran. Perlu diingat, baca petunjuk pemakaian dan cara penggunaannya terlebih dahulu. Sebab, zat yang terkandung di dalam cairan pembersih dapat merusak lapisan keramik jika digunakan dalam jumlah banyak.

Demikian empat bahan sederhana yang dapat menghilangkan noda kuning di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

3 Bahan Dapur yang Ampuh Bersihkan Noda Membandel di Kompor


Jakarta

Setelah memasak di dapur, sering ditemukan ada banyak sisa makanan dan bekas minyak yang menempel di kompor. Jika tidak segera dibersihkan, noda yang menempel bisa menjadi kerak dan semakin sulit dihilangkan.

Namun, masih banyak pemilik rumah yang malas membersihkan kompor setelah memasak. Padahal, kamu bisa menggunakan bahan sederhana yang ada di dapur untuk membersihkan kompor agar kinclong lagi.

Penasaran, apa saja bahan dapur yang dapat digunakan untuk membersihkan noda membandel di kompor? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Bahan Dapur yang Ampuh Membersihkan Noda di Kompor

Dilansir situs Homes and Gardens, berikut sejumlah bahan dapur yang bisa digunakan untuk membersihkan noda di kompor.

1. Cuka Putih

Cuka putih disebut ampuh untuk membersihkan noda membandel di kompor karena mengandung zat asam yang dapat melarutkan endapan mineral, minyak, dan kotoran.

Cara penggunaannya juga mudah, cukup campurkan cuka putih dengan air bersih, lalu tuang ke dalam botol semprot. Sebelum digunakan, kocok botol terlebih dahulu dan semprot ke bagian kompor yang terdapat noda.

Diamkan selama 5-10 menit agar cuka putih bereaksi. Setelah itu, lap dengan kain microfiber hingga tidak ada lagi kotoran yang menempel.

2. Air Lemon

Selain cuka, air lemon juga bisa dipakai untuk mengangkat noda membandel di kompor. Sebab, lemon mengandung tingkat keasaman tinggi dan memiliki sifat antibakteri, sehingga cocok digunakan sebagai cairan pembersih alami.

Untuk cara pakainya, peras 2-3 buah lemon untuk mendapatkan airnya, lalu tuang ke dalam botol semprot. Tambahkan air bersih secukupnya, kemudian kocok botol hingga lemon larut dalam air.

Semprot air lemon ke kompor yang terdapat kotoran dan noda membandel. Setelah itu, lap dengan kain microfiber hingga bersih dan seluruh noda terangkat.

Kandungan air lemon juga dapat mencerahkan meja dapur dan permukaan lainnya sehingga terlihat kinclong. Namun, hindari menggunakan air lemon pada meja dapur marmer atau batu alam karena tingkat asamnya bisa mengikis batu atau meninggalkan noda.

Selain membasmi kotoran, lemon juga bermanfaat untuk menghilangkan bau tak sedap di dapur. Caranya dengan menuangkan 2-3 tetes minyak esensial lemon ke bola kapas, lalu letakkan di sudut dapur yang tercium bau tak sedap.

3. Soda Kue

Soda kue atau disebut baking soda bisa menjadi opsi alternatif untuk membersihkan noda di kompor. Cara pakainya cukup mencampur soda kue dan air secukupnya, lalu aduk sampai merata hingga membentuk pasta. Kemudian, oleskan pasta soda kue ke kompor secara menyeluruh terutama di bagian yang banyak noda.

Cara lainnya adalah dengan menaburkan soda kue pada spons basah untuk membersihkan permukaan kompor. Langkah ini bisa dilakukan jika kamu khawatir kompor akan tergores atau baret saat dibersihkan.

Demikian tiga bahan dapur yang ampuh bersihkan noda membandel di kompor. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com

Cara Bersihkan Toilet Duduk dengan Mudah Agar Kinclong Lagi


Jakarta

Banyak pemilik rumah yang kini beralih menggunakan toilet duduk karena dianggap lebih nyaman untuk buang air kecil dan buang air besar. Karena digunakan setiap hari, maka kamu juga perlu membersihkan toilet duduk secara berkala.

Jika toilet duduk tidak dirawat dan jarang dibersihkan maka akan cepat kotor sehingga menimbulkan noda kuning. Selain itu, toilet duduk yang kotor menjadi sarang bagi kuman dan bakteri untuk berkembang biak.

Maka dari itu, penting untuk membersihkan toilet duduk secara rutin agar penghuni dan tamu yang datang ke rumah merasa nyaman saat menggunakan kamar mandi. Cara membersihkannya juga mudah kok, simak selengkapnya dalam artikel ini.


Cara Membersihkan Toilet Duduk dengan Mudah

Membersihkan toilet duduk tidak sesulit yang dibayangkan, lho. Dilansir situs Wecasa, berikut cara membersihkan toilet duduk dengan mudah:

1. Siapkan Alat

Langkah pertama adalah dengan menyiapkan semua peralatan untuk membersihkan toilet duduk, mulai dari sikat, lap pembersih, cairan pembersih, dan ember berisi air

Pastikan kamu menyiapkan dua sikat, yakni sikat untuk bagian dalam dan luar toilet duduk. Lalu, siapkan juga cairan pembersih khusus bagian dalam dan luar toilet duduk.

Saat membersihkan toilet duduk disarankan pakai sarung tangan agar kuman dan kotoran tidak masuk melalui sela-sela jari.

2. Bersihkan Toilet Duduk dengan Tepat

Jika semua alat sudah siap, mulai bersihkan toilet duduk dari area luar terlebih dulu. Semprotkan cairan pembersih sampai merata, lalu sikat secara perlahan agar noda kuning bisa hilang.

Setelah itu, bersihkan bagian dalam toilet duduk. Area ini memang paling mudah kotor dan terdapat noda kuning karena digunakan setiap hari.

Semprot cairan pembersih ke bagian dalam toilet duduk secara merata, lalu diamkan selama 10-15 menit. Kemudian sikat sampai bersih hingga tak ada lagi noda kuning yang menempel.

3. Pakai Baking Soda untuk Bersihkan Toilet Duduk

Kamu juga bisa menggunakan baking soda agar toilet duduk semakin bersih dan kinclong. Caranya cukup mencampur baking soda dan air hingga menjadi pasta, lalu oleskan pada bagian toilet duduk yang kotor.

Tunggu selama 10-15 menit agar baking soda bereaksi terhadap noda dan kotoran, lalu sikat toilet duduk secara perlahan. Jika sudah, pencet tombol flush untuk membuang kotoran ke saluran air.

4. Cuka Putih untuk Opsi Alternatif

Selain baking soda, kamu juga dapat menggunakan cuka putih untuk membersihkan toilet duduk. Cara pakainya juga gampang, campur cuka putih dan air secukupnya ke dalam botol semprot.

Kocok botol terlebih dahulu sebelum digunakan, lalu semprotkan larutan cuka putih ke area yang bernoda di toilet duduk. Diamkan selama 10-15 menit agar cuka bereaksi terhadap noda, setelah itu lap hingga bersih.

5. Bilas dengan Air Bersih

Langkah terakhir adalah dengan membilas toilet duduk dengan air bersih. Pastikan tidak ada sisa kotoran atau cairan pembersih yang menempel di toilet duduk.

Agar lebih nyaman dan sehat, kamu bisa menyemprotkan cairan antiseptik setelah menggunakan toilet duduk. Langkah ini untuk mencegah bakteri dan kuman bisa berkembang biak di toilet duduk.

Itulah cara membersihkan toilet duduk agar kinclong lagi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com