Tag Archives: cawang

Ngider dari Stasiun KRL Cawang ke Stasiun Kereta Cepat Halim, Ada Apa Saja?



Jakarta

Bagi para pecinta perjalanan singkat di Jakarta, eksplorasi menggunakan transportasi umum bisa menjadi pilihan menyenangkan untuk mengisi waktu luang. Salah satu rute menarik adalah perjalanan nongkrong dari Stasiun KRL Cawang menuju Stasiun Halim, pusat transportasi modern yang kini menjadi daya tarik baru di ibu kota.

Rute cocok untuk traveler yang sekadar ingin nongkrong atau mencari suasana baru. Perjalanan dimulai dari Stasiun KRL Cawang yang rutenya menghubungkan Bogor, Depok, Manggarai, Jakarta kota maupun wilayah sekitarnya.

Untuk menuju Stasiun Halim, traveler yang turun di Stasiun KRL Cawang hanya perlu pindah ke Stasiun LRT Cikoko dengan menaiki eskalator atau lift prioritas menuju lantai 2. Eits, jangan lupa tapping out ya traveler.


Setelah berada di lantai 2, cukup ikuti petunjuk arah menuju Stasiun LRT Cikoko untuk melanjutkan perjalanan. Sesampainya di LRT Cikoko, traveler dapat mengikuti petunjuk menuju Peron 1 dengan naik satu lantai lagi untuk menuju kereta arah peron Jati Mulya dengan eskalator.

Stasiun Kereta Cepat WhooshStasiun LRT Halim (Amalia Novia Putri/detikTravel)

Tak berselang lama kereta Jati Mulya kereta pun tiba, dan traveler duduk sambil menikmati perjalanan dengan pemandangan gedung-gedung tinggi di sekitar. Dalam perjalanan, kereta melewati dua stasiun, yaitu Ciliwung dan Cawang, sebelum akhirnya tiba di Stasiun LRT Halim. Perjalanan dari LRT Cikoko ke LRT Halim ini memakan waktu sekitar 15 menit.

Setibanya di LRT Halim, traveler dapat mengikuti petunjuk menuju Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan menaiki eskalator satu lantai, lalu mengikuti tanda panah yang tersedia. Tak jauh dari situ, traveler akan menemukan skybridge yang dipenuhi berbagai tenant makanan khas Indonesia serta area tempat duduk yang nyaman.

Di sini juga tersedia toilet, musala dan ruangan untuk ibu menyusui dan ganti popok pada anak.

Dari sini, traveler dapat menyaksikan aktivitas para penumpang yang bersiap bepergian menggunakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Serta juga terlihat papan sejarah kereta api maupun layar jadwal kedatangan kereta, lengkap dengan waktu agar memudahkan penumpang.

Stasiun Kereta Cepat WhooshSuasana di stasiun Kereta Cepat Whoosh Foto: (Amalia Novia Putri/detikTravel)

Setelah memasuki pintu keberangkatan, terdapat area pemeriksaan bagasi yang menjadi batas akhir bagi para pengantar. Sambil menunggu di ruang tunggu, traveler dapat bersantai dan menikmati makanan di tenant seperti Bakso Afung, Hokben, Solaria, dan Kopi Kenangan yang tersedia di ruang tunggu keberangkatan penumpang. Traveler bisa menikmati berbagai pilihan makanan sambil melihat suasana stasiun yang sibuk dan ramai oleh para penumpang.

Stasiun Halim menawarkan lebih dari sekadar tempat perjalanan saja. Dengan desain modern dan fasilitas lengkap, stasiun ini menjadi tempat yang nyaman untuk nongkrong atau bersantai. Area ruang tunggu yang luas dan bersih dilengkapi dengan tempat duduk, pendingin ruangan, papan kedatangan kereta dan fasilitas charging station, menjadikan tempat ini ideal untuk menghabiskan waktu.

Setelah selesai bersantai melihat lalu lalang penumpang yang berpergian menggunakan kereta cepat Jakarta Bandung, kini saatnya pulang.

Traveler yang ingin menggunakan Transjakarta dapat memanfaatkan layanan bus dengan kode 7W rute Cawang – Stasiun KCJB Halim, yang beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Tarifnya pun sangat terjangkau, hanya Rp 3.500 saja.

Bagi yang ingin naik ojek online, cukup keluar melalui pintu utara untuk memesan layanan tersebut, atau traveler juga bisa memilih taksi online yang tersedia. Jika ingin kembali menggunakan LRT, traveler dapat mengikuti arah yang sama seperti saat kedatangan sebelumnya.

Dengan perjalanan singkat ini, traveler tidak hanya merasakan kemudahan akses transportasi modern di Jakarta, tetapi juga mendapatkan pengalaman baru yang menyenangkan. Jadi, tunggu apa lagi?

Yuk, coba eksplorasi rute dari Stasiun KRL Cawang ke Stasiun Halim dan nikmati ‘me time’ yang berbeda.

(sym/sym)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

6 Tempat Wisata di Punclut Bandung, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun


Jakarta

Bandung masih menjadi salah satu kota wisata favorit banyak orang. Sebab, ada berbagai objek wisata seru dan menarik di Kota Kembang, salah satunya Puncak Ciumbuleuit atau disingkat Punclut.

Selain terdapat sejumlah tempat wisata, suasana di kawasan Punclut juga sejuk dan segar. Wajar saja, sebab Punclut berada di bagian utara Kota Bandung.

Kalau detikers bosan pergi ke tempat yang itu-itu saja di Bandung, cobalah pergi ke Punclut karena terdapat banyak objek wisata seru. Simak rekomendasi dan ulasan singkatnya dalam artikel ini.


6 Tempat Wisata di Punclut Bandung

Ada banyak tempat wisata menarik di Punclut yang wajib dikunjungi. Agar kamu tidak bingung mau pergi ke mana, simak rekomendasinya yang telah dirangkum detikTravel di bawah ini:

1. WOW Sarae Hills

Rekomendasi tempat yang pertama adalah WOW Sarae Hills. Tempat ini menawarkan berbagai tempat ikonik dari banyak negara, mulai dari kastil kerajaan Inggris, gerbang kemenangan Arc de Triomphe Paris, Colosseum Roma, hingga bangunan unik di Andalusia.

Kalau ke sini, jangan lupa kenakan pakaian yang keren agar hasil foto-fotonya bisa langsung diunggah ke media sosial. Untuk informasi lebih lanjut, detikers bisa melihat akun Instagram resminya @wow.saraehills.

Jam buka:

  • 09.00-17.00 (weekday)
  • 08.00-17.00 (weekend dan hari libur nasional).

HTM:

  • Reguler: Rp 50 ribu/orang
  • Terusan: Rp 65 ribu/orang
  • All package: Rp 80 ribu/orang.

2. Sudut Cerita

Pengunjung Berfoto di Ruang Instalasi Seni Sudut Cerita LembangFoto: Whisnu Pradana/detikJabar

Tempat yang satu ini menawarkan ruang wahana multimedia interaktif yang seru dan estetik. Selama berkunjung ke Sudut Cerita, travelers dapat melihat instalasi seni hasil karya seniman lokal Bandung.

Sedikit informasi, Sudut Cerita merupakan salah satu bagian dari spot wisata Sudut Pandang. Wahana ini sudah dibuka sejak Agustus 2020 dan berhasil menarik perhatian banyak wisatawan.

Oh ya, pengunjung juga bisa melihat karya seni yang menghubungkan antara manusia dengan alam yang seharusnya seimbang dan lestari. Pokoknya travelers akan senang berkunjung ke sini!

  • Jam buka: setiap hari pukul 11.00-20.00.
  • HTM: Rp 50.000/orang.

3. Dago Bakery Punclut

Kafe Dago Bakery Punclut di Bandung.Foto: Instagram/dagobakerypunclut

Ingin menyantap makan berat atau sekadar nongkrong di tempat yang estetik? Nah, di kawasan Punclut terdapat kafe bernama Dago Bakery.

Meski namanya bakery, tapi tempat ini juga menghidangkan berbagai menu makanan lezat lainnya, mulai dari hidangan barat sampai masakan khas Indonesia. Tersedia juga camilan, dessert, kopi, hingga minuman manis kekinian.

Adapun rekomendasi makanan yang wajib dipesan, mulai dari lasagna, zuppa soup, sosis kentang, nasi goreng, sup iga, sate lilit, seblak, cireng, vanilla latte, serta steak. Sedangkan beberapa produk bakery-nya yang wajib dibeli ada roti, kue kering, pie, cookies, serta tart.

Jangan khawatir, harga makanan dan minumannya masih ramah dikantong, yakni mulai dari Rp 12 ribuan saja. Tempatnya yang nyaman ditambah udara sejuk membuat banyak pengunjung betah berlama-lama di Dago Bakery Punclut.

Jam buka:

  • 09.00-21.00 (Senin-Jumat)
  • 08.00-22.00 (Sabtu-Minggu dan hari libur nasional).

4. Puncak Punclut

Bagi detikers yang liburan bareng keluarga, Puncak Punclut bisa menjadi opsi menarik untuk santap siang atau malam. Soalnya, ada beberapa restoran khas sunda yang menawarkan hidangan masakan lezat.

Selain itu, tempat ini juga menawarkan pemandangan yang asri dan sejuk, sehingga semakin nyaman untuk bersantai sambil menyantap nasi dan lauk pauk. Saat malam hari dan cuaca sedang cerah, travelers bisa melihat pemandangan lampu-lampu kota (city light) dari atas Puncak Punclut.

Untuk harga makanannya sendiri juga beragam, tergantung dari lauk yang dipilih. Agar semakin nikmat, disarankan pilih tempat makan di saung agar bisa lesehan sambil kumpul keluarga.

  • Jam buka: setiap hari pukul 08.00-00.00

5. Menyaksikan Sunrise dan Sunset

Ingin menyaksikan sunrise dan sunset dari atas bukit? Cobalah berkunjung ke kawasan Punclut. Lokasinya yang berada di dataran tinggi menjadikan tempat ini sebagai salah satu spot terbaik untuk melihat matahari terbit dan terbenam.

Pengunjung bisa menikmati pemandangan alam serta hamparan hijau pepohonan secara gratis. Jika detikers membawa kendaraan, siapkan uang parkir dan pastikan memarkir kendaraan di tempat yang tepat.

6. Sudut Pandang Bandung

Sudut Pandang Resto Cafe yang estetikFoto: detikTravel

Kalau sudah puas melihat instalasi seni di Sudut Cerita, detikers wajib mampir ke coffee shop di Sudut Pandang. Sebab, tempat ini menawarkan suasana yang nyaman, estetik, dan keren banget!

Saat pertama kali datang, travelers akan dibuat terpesona oleh desain interior dan eksterior Sudut Pandang yang modern dan estetik. Kalau cuaca sedang cerah, kamu bisa melihat pemandangan alam yang hijau serta Kota Bandung dari atas ketinggian.

Untuk hidangan makanan dan minumannya juga enak, tapi harganya memang sedikit mahal sekitar Rp 100 ribuan per orang. Meski begitu, suasana coffee shop-nya yang nyaman dijamin bikin detikers betah berlama-lama di sini.

  • Jam buka: setiap hari pukul 10.00-22.00

Bagi detikers yang ingin menghabiskan waktu liburan ke Punclut, ada sejumlah cara untuk menuju ke sana. Namun, cara yang paling mudah adalah dengan mengendarai kendaraan pribadi, seperti mobil atau sepeda motor.

Simak cara menuju ke kawasan Punclut dari Jakarta dengan mengendarai mobil di bawah ini:

  • Dari Jakarta, masuk ke Tol Dalam Kota menuju Cawang
  • Lalu masuk ke Tol Jakarta – Cikampek
  • Ikuti rambu penunjuk jalan hingga masuk ke Tol Cipularang
  • Lanjut terus hingga keluar di Pintu Tol Cimahi/Pasteur
  • Lalu masuk ke Jalan Pasteur
  • Ikuti arah jalan hingga masuk ke Jalan Dr Djunjunan
  • Ambil kanan untuk masuk ke Jalan Layang Pasupati
  • Ikuti arah rambu penunjuk jalan hingga keluar di Jalan Tamansari
  • Jalan terus hingga masuk ke Jalan Siliwangi
  • Setelah itu ada pertigaan, lalu belok kiri ke Jalan Ir H. Djuanda
  • Ikuti jalan hingga bertemu pertigaan, lalu belok kiri ke Jalan Citra Green
  • Jalan terus sejauh 1 km, kemudian ada pertigaan belok kanan menuju Jalan Punclut
  • Kini, detikers sudah sampai di Kawasan Punclut, Bandung.

Demikian enam tempat wisata di Punclut Bandung yang cocok dikunjungi saat liburan. Jadi, mau berkunjung ke mana dulu travelers?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com