Tag Archives: china

Konon Pakai 3 Warna Cat Ini untuk Kamar Mandi Bisa Undang Energi Baik


Jakarta

Saat ini desain kamar mandi tidak kalah menarik dengan ruangan lain. Meskipun ruangan ini tempat membersihkan diri dan paling lembap di rumah, banyak orang sudah mulai peduli terhadap kenyamanan kamar mandi.

Salah satu cara untuk mengubah suasana kamar mandi agar terlihat lebih nyaman adalah dengan memilih warna dinding yang tepat.

Dalam feng shui sebenarnya warna kamar mandi dibebaskan berdasarkan selera masing-masing orang. Sebab, tidak ada warna dinding yang baik atau buruk. Namun, ada beberapa warna dinding yang dipercaya bisa memperkuat aliran energi baik (chi) di dalam.


Feng shui sendiri adalah ilmu asal China yang memberikan panduan terhadap tata letak benda dan rumah yang dapat memberikan keberuntungan. Feng shui berasal dari dua kata yang memiliki arti “angin” dan “air”, dua elemen alami yang paling dibutuhkan oleh manusia. Angin dapat diibaratkan sebagai napas, dan air yang menyusun sebagian besar tubuh kita.

Dilansir The Spruce, berikut beberapa warna yang disarankan dalam feng shui.

1. Putih

Ternyata salah satu warna yang disarankan adalah warna yang paling banyak dipakai di kamar mandi yakni putih. Warna satu ini memang tidak pernah salah karena putih dapat berbaur dan terlihat bagus dengan warna apa pun.

Putih melambangkan kejernihan dan kemurnian yang sesuai dengan fungsi kamar mandi masa kini yakni menyucikan tubuh.

2. Biru

Senada dengan warna air, feng shui melihat warna biru terhubung dengan teori warna kelima elemen. Warna biru terhubung ke elemen kayu, air, api, tanah, dan logam.

Di luar itu semua, elemen yang paling senada dan menyatu dengan warna biru adalah elemen air. Biru juga dapat meningkatkan dan mendukung energi ketenangan dan peremajaan bagi penggunanya.

3. Hijau

Warna dinding terakhir yang dinilai bagus di kamar mandi adalah hijau. Warna ini erat kaitannya denga elemen kayu yang biasa ditemukan pada tumbuhan dan pepohonan hidup. Jangan salah, kamar mandi juga bisa banyak ditemukan elemen kayu karena di ruangan ini banyak sekali pasokan air.

Untuk warna hijau yang disarankan boleh yang terlihat lembut untuk memberikan kesan menenangkan. Bisa juga memakai hijau cerah yang lebih terlihat aktif. Warna hijau hutan yang pekat memberikan kesan tenang dan tenteram.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

3 Barang yang Harus Disingkarkan dari Kasur, Katanya Bisa Bawa Energi Negatif


Jakarta

Nggak semua barang bisa diletakkan di kasur. Seperti fungsinya, kasur merupakan tempat tidur untuk merentangkan badan dan beristirahat dengan nyaman. Terlalu banyak barang di atas kasur membuat ruang gerak terbatas.

Meletakkan barang yang tidak begitu dibutuhkan harus dinilai dari skala prioritasnya. Barang seperti bantal, guling, dan selimut merupakan perlengkapan tidur yang dibutuhkan.

Selain ketiga perlengkapan itu, apakah benda lain dinyatakan ‘haram’ untuk diletakkan di atas kasur? Dalam feng shui, praktik dari China dalam menata benda untuk mendorong keselarasan dengan alam, terdapat beberapa benda yang disebut dapat mengganggu keseimbangan energi di dalam kamar tersebut.


Oleh karena itu, beberapa benda yang tidak begitu dibutuhkan sebaiknya disingkirkan atas kasur. Cara ini membantu penghuni kamar dapat beristirahat tanpa distraksi.

Dilansir Livingetc, pakar feng shui Dee Oujiri mengungkapkan deretan barang yang bisa membawa energi negatif jika diletakkan di atas kasur, berikut daftarnya.

1. Barang Elektronik

Barang apa yang biasanya kamu bawa ke kasur? Pasti alat elektronik seperti laptop, ponsel, hingga speaker. Biasanya orang sudah seharian berada di luar ketika sampai di kamar akan berbaring sembari membawa barang-barang pribadinya untuk mencari hiburan terutama di dunia maya.

Namun, saat ingin tidur sebaiknya tubuh tidak lagi berhadapan dengan barang elektronik. Selain tidak sehat, dalam feng shui barang-barang ini membawa energi negatif yang bisa mengganggu kualitas tidur. Perangkat elektronik dinilai terlalu ‘berisik’ secara energi, sehingga ruang tidur kehilangan fungsi utamanya sebagai tempat istirahat.

“Sederhana saja, tidak sehat,” kata Dee Oujiri seperti yang dikutip detikcom, pada Rabu (3/9/2025).

2. Foto dan Album Kenangan

Sebenarnya cukup jarang orang membawa foto atau album kenangan ke atas kasur kecuali memang ingin melihatnya atau dalam masa sedih dan ingin mengingat orang atau momen pada foto tersebut. Dalam feng shui barang ini tidak disarankan dibawa hingga ke kasur karena dapat menarik energi negatif. Foto-foto yang memuat emosi mendalam bisa memengaruhi suasana hati dan membuat seseorang sulit lepas dari masa lalu.

“Barang-barang yang penuh emosi dapat membuat seseorang terjaga,” ujar Oujiri.

Foto-foto tersebut sebaiknya disimpan dalam album atau lemari tertutup untuk menjaga energi kamar tetap bersih dan netral. Tempat tidur hanya untuk tidur dan aktivitas yang membantu tubuh rileks.

3. Buku

Distraksi selanjutnya sebelum tidur adalah dengan membawa buku ke atas kasur. Bagi yang senang membaca buku, kegiatan ini sangat menyenangkan dan menenangkan apalagi dilakukan sebelum tidur. Dalam feng shui ketika ingin membaca buku sebaiknya dilakukan di ruang terpisah dari kasur. Menurut Oujiri, buku memiliki energi mental yang besar dan bisa membuat pikiran sulit tenang.

“Bayangkan kepala Anda berputar dengan kata-kata yang melayang di mana-mana. Anda tidak akan bisa rileks,” jelasnya.

Buku tetap bisa disimpan di kamar, asalkan letaknya jauh dari kepala tempat tidur, seperti di rak sudut atau lemari.

Itulah 3 benda yang sebaiknya tidak digunakan di atas kasur. Semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Bukan Sekadar Privasi, Ini Alasan Pintu Kamar Mandi Harus Selalu Ditutup


Jakarta

Saat menggunakan kamar mandi, pintu harus ditutup agar aktivitas di dalam tidak terlihat dari luar. Namun saat kamar mandi tidak dipakai, terkadang pintu dibiarkan terbuka begitu saja.

Bagi sebagian orang, menutup pintu kamar mandi merupakan suatu keharusan karena banyak yang meyakini kalau di kamar mandi terdapat hal-hal mistis. Jika pintu kamar mandi terbuka, maka aura negatif bisa menyebar ke seluruh rumah.

Pintu kamar mandi juga harus selalu ditutup agar bau yang berasal dari dalam tidak menyebar ke penjuru ruangan. Bau tak sedap itu bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah yang sedang makan atau bersantai.


Dalam feng shui, ilmu dari China yang mempelajari tentang keseimbangan dalam tata ruang, menganjurkan untuk selalu menutup pintu kamar mandi. Sebab, pintu yang sering terbuka ternyata dapat memengaruhi aliran energi positif di dalam rumah.

Selain itu, ada beberapa alasan lain mengapa pintu kamar mandi rumah harus ditutup setiap saat. Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Alasan Pintu Kamar Mandi Wajib Ditutup

Dikutip dari House Digest, berikut sejumlah alasan pintu kamar mandi harus ditutup menurut feng shui:

1. Air Melambangkan Kekayaan

Dalam feng shui, terdapat lima elemen utama dalam keseimbangan energi, yaitu kayu, api, tanah, logam, dan air. Terutama elemen air yang dilambangkan sebagai kelimpahan atau kekayaan karena dapat membawa keberkahan bagi yang memanfaatkannya.

Air juga disebut sebagai inspirasi dan aura positif karena dapat memberikan kehidupan bagi makhluk di Bumi. Air di rumah bersumber dari beberapa titik, salah satunya dari kamar mandi yang digunakan manusia untuk membersihkan diri dari kotoran.

Oleh sebab itu, penting untuk selalu menghargai air sebagai salah satu elemen utama feng shui. Dengan memanfaatkan air, maka manusia dapat terhubung dengan elemen-elemen lainnya secara positif.

2. Membuang Energi Positif

Alasan lain mengapa pintu kamar mandi harus ditutup karena dapat membuang energi positif secara sia-sia. Sebab, air dapat keluar dari sejumlah peralatan di kamar mandi, seperti pancuran air (shower), wastafel, bathtub, dan kloset.

Misalnya saat kamu sedang mencuci wajah dengan sabun di wastafel. Seharunya keran air ditutup dahulu saat sedang cuci muka, tapi banyak orang yang membiarkan keran tetap terbuka sehingga air terbuang sia-sia.

Kebiasaan tersebut dianggap sebagai pemborosan energi positif karena membiarkan air terbuang ke dalam saluran. Padahal, air tersebut masih dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lainnya.

Tak hanya itu, cipratan dari keran air bisa saja keluar dari kamar mandi dan membasahi lantai. Kondisi itu bisa membahayakan penghuni rumah karena bikin lantai menjadi licin.

Ilmu feng shui menganjurkan untuk selalu menutup pintu kamar mandi dengan tujuan baik. Selain mencegah energi positif terbuang sia-sia, tapi juga membantu menghemat listrik dan mencegah risiko terpeleset yang membahayakan penghuni rumah.

Menutup pintu kamar mandi merupakan hal yang sederhana, tapi terkadang sering dilupakan oleh banyak penghuni rumah. Padahal, menerapkan ilmu feng shui yang satu ini turut menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman di rumah.

Itu dia penjelasan tentang pentingnya menutup pintu kamar mandi menurut ilmu feng shui. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Bambu Keberuntungan, Tanaman Hias yang Disebut Bisa Datangkan Rezeki


Jakarta

Bambu keberuntungan atau lucky bamboo merupakan salah satu tanaman yang sering ditemukan di rumah. Tak hanya indah, tanaman yang satu ini kerap dipercaya membawa keberuntungan.

Dilansir dari The Spruce, dalam tradisi masyarakat China, jumlah bambu keberuntungan yang dimiliki mempunyai asosiasi yang berbeda. Berikut ini informasinya.

  • Dua batang merepresentasikan cinta
  • Tiga batang merepresentasikan Fu (kebahagiaan), Lu (kekayaan), dan Soh (umur panjang)
  • Lima batang merepresentasikan keseimbangan, kedamaian, harmoni, dan kekuatan di semua area kehidupan
  • Enam batang merepresentasikan keberuntungan dan kekayaan
  • Tujuh batang merepresentasikan kesehatan yang baik
  • Delapan batang merepresentasikan pertumbuhan
  • Sembilan batang merepresentasikan keberuntungan yang besar
  • Sepuluh batang merepresentasikan kesempurnaan
  • Dua belas batang merepresentasikan berkat yang kuat

Bambu keberuntungan biasanya ditaruh di dalam ruangan agar bisa digunakan sebagai dekorasi dan menjaganya tetap hangat. Nah berikut ini adalah cara merawatnya agar tetap bisa hidup untuk waktu yang lama.


Cara Merawat Tanaman Bambu Keberuntungan

Pemilik rumah bisa menaruh tanaman tersebut di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung walaupun bambu keberuntungan menyukai tempat yang banyak cahaya. Sinar matahari langsung bisa merusak daun bambu keberuntungan.

Agar bisa tumbuh subur, pastikan tanahnya tetap lembap namun tidak terlalu banyak air. Bambu keberuntungan juga bisa tumbuh jika ditaruh di batu atau vas berisi air. Hanya saja pastikan airnya merendam akar tanaman tersebut.

Jangan lupa tambahkan air setiap 2-7 hari sekali dan ganti air setiap minggu untuk mencegah penyakit dan bau. Bambu keberuntungan yang diletakkan di air bisa hidup 1-2 tahun dan kalau diletakkan di tanah bisa hidup hingga beberapa tahun lebih lama.

Pemilik rumah juga perlu tambahkan pupuk setiap bulan agar tumbuh dengan baik.

Serangga yang Harus Diwaspadai

Bambu keberuntungan juga rentan terhadap serangga seperti kutu putih, kutu daun hijau, dan tungau laba-laba. Untuk menghilangkan serangga dan bintik-bintik jamur, pemilik rumah bisa mencucinya dengan sabun cuci piring yang sangat lembut dan air.

Posisi di Rumah

Menurut ilmu feng shui, menempatkan bambu keberuntungan di mana saja bisa membawa kemakmuran di area tersebut. Kalau diletakkan di meja kerja untuk pertumbuhan karier, di pintu masuk untuk awal yang baru, di kamar tidur untuk hubungan yang harmonis, dan di area kekayaan di setiap ruangan (sudut paling kiri dari pintu masuk) untuk kelimpahan finansial.

Itulah cara merawat tanaman bambu keberuntungan. Semoga membantu ya!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Kok Bisa Ada Rayap di Rumah? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


Jakarta

Rayap merupakan salah satu hewan yang bisa ditemukan di rumah. Hati-hati, karena keberadaannya bisa membuat furnitur yang terbuat dari kayu rusak.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, rayap sebenarnya tidak hanya memakan kayu saja tetapi apa pun yang mengandung selulosa. Contohnya seperti multipleks, conwood, gipsum, karpet, wall paper, buku, dan lainnya.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya kalau ada rayap di rumah? Sebelum mengetahui cara mengatasinya, yuk simak informasi mengenai rayap terlebih dahulu.


Pembagian Kasta Rayap

Rayap merupakan serangga yang hidup berkoloni. Dalam koloni tersebut, ada pembagian kasta yang jelas yaitu kasta pekerja, kasta prajurit, dan kasta reproduktif.

Sekitar 90 persen anggota koloni rayap adalah kasta pekerja. Rayap tersebut bertugas untuk memelihara sarang, koloni dan anggotanya, mencari makan, grooming serta membersihkan kasta lain.

Selanjutnya ada kasta prajurit yang jumlahnya 10 persen dari koloni rayap. Mereka bertugas untuk mempertahankan koloni.

Di sisi lain, ada juga kasta reproduktif. Kasta ini memiliki abdomen yang besar terutama milik ratu koloni. Untuk spesies Coptotermes bisa menghasilkan 100 telur per hari.

Siklus Hidup Rayap

Siklus hidup rayap sebenarnya berawal dari laron yang berhasil berpasangan. Ya, rayap dan laron merupakan hewan yang sama.

Boyke mengatakan, laron dihasilkan setelah koloni mencapai ukuran tertentu, misalnya pada Coptotermes formosanus yang ada di China, setelah 8 tahun.

Sebelum terbang, kasta pekerja menyiapkan pintu keluar dan ruang tunggu (lounge) dekat pintu keluar serta dijaga oleh prajurit. Curah hujan merupakan salah satu pemicu keluarnya laron.

“Sepasang laron berkembang menjadi raja dan ratu (kasta reproduktif), dan bertelur untuk selanjutnya menghasilkan rayap muda yang kita kenal sebagai nimfa. Nimfa akan mengalami perubahan bentuk menjadi kasta pekerja atau kasta prajurit, atau menjadi calon kasta reproduktif,” kata Boyke kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Habitat Rayap

Di muka bumi ini ada sekitar 3.000 jenis rayap yang 200 di antaranya ada di Indonesia. Di Indonesia rayap merupakan serangga perusak bangunan, perkebunan, dan hutan tanaman industri. Hal ini karena letak geografis, geologis, dan geomorfologis yang mendukung tumbuh subur rayap di Indonesia.

Habitat rayap ada dua, di tanah yang disebut dengan rayap tanah (subterranean termite), dan di kayu yang disebut dengan rayap kayu kering (dry wood termite).

Dilansir dari Homes & Gardens, rayap bisa masuk ke rumah karena ada area lembap yang membuatnya tertarik untuk bersarang. Area lembap juga bisa membuat kayu mudah lunak sehingga disukai oleh rayap.

Cara Atasi Rayap di Rumah

Boyke menuturkan, pengendalian rayap bisa dilakukan dengan cara pencegahan dan juga pembasmian. Untuk pencegahan, ia menyarankan untuk menjaga kelembapan rumah dan merawat kayu agar tidak dikonsumsi rayap.

“Metode pembasmian menggunakan bahan kimia seperti insektisida dan termitisida, serta metode fisik seperti mengganggu rumah rayap atau menggunakan umpan. Metode fisik seperti semprotan busa dan injeksi bahan kimia ke dalam kayu atau tanah dapat membasmi rayap dengan cepat,” ungkapnya.

Namun, apabila serangan rayap sudah parah, sebaiknya pertimbangkan untuk memakai jasa pengendalian hama profesional. Hal ini supaya mendapat solusi efektif dan terjamin.

“Layanan profesional juga dapat membantu mendeteksi keberadaan rayap secara dini sebelum kerusakan meluas,” tutupnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/dhw)



Sumber : www.detik.com

Penampakan Makam Han Siong Kong di Lasem yang Bikin Marga Han Dikutuk



Lasem

Orang-orang bermarga Han dikutuk di Lasem. Semua itu gara-gara Han Siong Kong yang makamnya masih ada sampai sekarang dan bisa dikunjungi wisatawan.

Kutukan untuk orang-orang bermarga Han itu adalah mereka dilarang untuk menginjakkan kaki di Lasem. Jika melanggar, mereka dipercaya akan hidup sengsara dan jatuh miskin.

Kutukan itu diberikan oleh Han Siong Kong kepada anak-anaknya dan keturunan mereka. Cerita bermula ketika keluarga Han Siong Kong datang dan tinggal di Lasem dari Tian Bao (Fujian), China pada era tahun 1700-an.


Atas usaha dagangnya yang sukses besar, Han Siong Kong pun berhasil mengumpulkan pundi-pundi kekayaan. Namun, kesuksesan itu malah dimanfaatkan oleh anak-anaknya.

Mereka disebut suka menghambur-hamburkan harta milik sang ayah. Mereka hobi berfoya-foya dan doyan bermain judi.

Jenazah Sang Ayah Ditelantarkan Anaknya

Ketika Han Siong Kong meninggal, anak-anaknya pun ikut menandu jenazah sang ayah untuk dibawa menuju ke tempat peristirahatan terakhir di Desa Babagan, Lasem.

Setibanya di area makam, tiba-tiba hujan lebat datang mengguyur. Anak-anak Han Siong Kong yang semula menandu jenazah bapaknya, malah pergi meninggalkan begitu saja jenazah itu.

Setelah hujan reda, anak-anak Han Siong Kong kembali ke lokasi dimana mereka meninggalkan jenazah sang ayah. Betapa kagetnya mereka ketika mengetahui jenazah sang ayah sudah menghilang dan berganti jadi gundukan makam.

“Tiba-tiba petir muncul dan terdengarlah kutukan, bahwa keturunan Han tidak boleh tinggal di Lasem. Apabila melanggar akan jatuh miskin,” ujar Agni Malagina, peneliti Sejarah Cina di Lasem.

Makam Han Siong Kong Masih Ada dan Bisa Dikunjungi

Makam Han Siong Kong hingga kini ternyata masih dapat dijumpai wisatawan. Lokasinya berada di Desa Babagan, Kecamatan Lasem, Rembang, Jawa Tengah.

Makam itu terletak berdekatan dengan permukiman warga dan area tegalan. Jarak antara lokasi pohon tempat jenazah Han Siong Kong ditelantarkan anaknya, dengan lokasi makamnya terbilang cukup jauh, sekitar 300-an meter.

Makam Han Wee Sing atau Han Siong Kong di Desa Babagan, Lasem, Rembang, Rabu (29/5/2024).Makam Han Wee Sing atau Han Siong Kong di Desa Babagan, Lasem, Rembang. Foto: Mukhammad Fadlil/detikJateng

Ada papan nama penunjuk lokasi makam. Di papan penunjuk lokasi tertulis ‘Makam Keramat Han Wee Sing (Nama lain Han Siong Kong) di Desa Babagan’.

Di lokasi makam Han Siong Kong, suasana sepi begitu terasa. Makam itu dikelilingi tanaman semak-semak sebagai pagar pembatas.

Di lokasi itu hanya ada dua makam. Dua-duanya berciri khas makam Tionghoa. Material bangunannya memakai tembok, dicat berwarna putih.

Satu makam ukurannya cenderung lebih besar dan makam yang satunya lagi berukuran lebih kecil. Kedua makam itu ada bongpainya atau batu nisan China. Masing-masing bongpai itu memakai tulisan aksara China.

Ketua Pokdarwis Desa Babagan, yang sekaligus Pemerhati Budaya dan Sejarah di Lasem mengatakan, makam keramat Han Wee Sing di desanya itu adalah makamnya Han Siong Kong.

“Ya makamnya di situ (Desa Babagan). Ada papan petunjuk, ‘Makam Keramat Han Wee Sing di Desa Babagan’. Itu Makamnya Han Siong Kong. Dia dikenal juga dengan nama Han Wee Sing atau Han Siong Kong. Yang besar itu makamnya Han Siong Kong, kalau kecil itu Dewa Bumi. Orang Tionghoa kalau mau nyekar harus nyembayangi dulu Dewa Bumi. Ibarat orang Jawa kalau mau kirim doa orang tuanya, harus nyebut Nabi Muhammad dulu,” tutur Agik.

——

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Bukan Negeri China, Ini Old Shanghai di Jakarta Timur yang Asyik buat Ngonten



Jakarta

Butuh tempat foto dengan latar bangunan-bangunan khas Negeri Tirai Bambu? Atau butuh tempat baru yang memiliki banyak pilihan makanannya? Old Shanghai bisa jadi tujuan tersebut, tempat ini memiliki konsep yang unik dan bisa memberikan kesan yang menarik saat berkunjung ke sini.

Berada di kawasan Sedayu City, Kelapa Gading, Jakarta Timur, Old Shanghai jadi tujuan baru masyarakat Jakarta untuk berburu kuliner dengan nuansa khas China. Fasad bangunan-bangunan di kawasan itu menjadi daya tarik.

Arsitektur ala bangunan tradisional China ini keren-keren, cocok untuk diabadikan dan di-upload di sosial media. Jika orang-orang tak tahu dengan tempat ini mungkin akan menyangka traveler sedang berada di daratan China sungguhan.


Ketika pertama kali masuk akan disambut gapura megah nan tinggi menjulang dengan ornamen yang bertuliskan aksara China dan makhluk ikoniknya, naga. Di kedua sisi gapura ini juga terdapat mural-mural yang tak kalah memesona,

Masih berada di area depan, pengunjung juga pastinya bakalan mengabadikan momen terlebih dahulu di gapura tersebut sebelum masuk lebih dalam dan mengeksplorasi setiap sudut di Old Shanghai ini. Berjalan melewati gapura tersebut, detikTravel pun makin terpukau dengan bangunan pagoda berwarna merah yang tepat berada sejajar dengan gapura.

Tempat ini mengingatkan detikTravel dengan film-film kolosal yang kerap diperankan oleh Jet Li, saat berada di sini terasa kita masuk ke tempat kaisar-kaisar China zaman dahulu. Tak perlu mengeluarkan kocek yang mahal traveler akan serasa tengah berlibur berada di China.

Selain bangunan-bangunan ikonik, di Old Shanghai Sedayu City juga terdapat beberapa patung. Salah satunya patung tinggi yang berada dekat pagoda, patung tersebut adalah Dewi Tian Shang Shen Mu atau Dewi Mazu yang merupakan dewi samudera.

Old Shanghai Sedayu City Jakarta TimurOld Shanghai Sedayu City Jakarta Timur (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)

“Satu hal yang juga menjadi sorotan di Old Shanghai yaitu pagoda dan Altar Dewi Mazu di area tengah-tengah Old Shanghai, di mana Altar Dewi Mazu juga dijadikan tempat ibadah di depan patungnya, kami siapkan dupa dan banyak pengunjung yang berdoa disitu,” kata Deputy Division Head Commercial Retail 1 Agung Sedayu Group, Jarenta Sinaga, kepada detikTravel, Rabu (19/6/2024).

Masih banyak lagi bangunan-bangunan keren yang berada di Old Shanghai ini, lawasan yang berdiri seluas 14,515 meter persegi ini juga memiliki banyak tenant-tenant makanan. Ya memang tempat ini selain menyuguhkan keindahan suasana Kota Shanghai juga jadi spot kulineran warga sekitar.

Dalam laman resmi Agung Sedayu Group, sebagai perusahaan yang membidani tempat ini, menyebut terdapat lebih dari 80 tenant kuliner. Untuk masyarakat muslim juga tenang karena di Old Shanghai juga banyak makanan-makanan halal.

“Old Shanghai menyediakan banyak pilihan makanan non halal dan sekitar 70 persen kuliner di Old Shanghai merupakan kuliner halal,” keterangan di laman itu.

Tak cukup dengan suasana dan sajian kulinernya, Old Shanghai juga memiliki supermarket yang juga bernuansa China. Old Shanghai memang masih terbilang muda sebagai sebuah destinasi karena baru tahun 2022 lalu tempat ini resmi beroperasi.

Old Shanghai Sedayu City Jakarta TimurOld Shanghai Sedayu City Jakarta Timur (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)

Kendati masih baru tapi pamor tempat ini sudah begitu masyhur, terlihat dari video-video yang berseliweran di media sosial tenant Old Shanghai. Memang tak aneh bila tempat ini jadi magnet untuk para pembuat konten, tempat yang keren serta akses masuk yang mudah.

“Banyak pengunjung yang gemar mencari spot foto yang instagramable dan aesthetic, seringkali juga banyak yang membuat konten vlog ala-ala di sini. Sehingga membuat kita menjadi bertambah exposure dan semakin banyak orang mengenal Old Shanghai,” kata Jarenta.

Untuk bisa masuk ke kawasan ini tak dipungut biaya dan jika ingin berkunjung ke tempat ini, waktu yang pas adalah sore hari. Selain tak terlalu terik, keindahan tempat ini akan semakin meningkat ketika lampu-lampu mulai menyala.

Ini semakin menggugah semangat untuk mengeksplor setiap ikon di Old Shanghai dengan latar bangunan khas China dan lampion-lampion menggantung yang semakin membuat foto jadi keren. Old Shanghai juga bisa didatangi setiap hari, mulai Senin-Jumat buka pada pukul 10.00-22.00 WIB dan Sabtu-Minggu mulai pukul 07.00 WIB sampai 23.00 WIB.

(wsw/fem)



Sumber : travel.detik.com

Gedung Candra Naya Bertahan Dipeluk Gedung-gedung Modern nan Menjulang



Jakarta

Jakarta Barat memiliki kawasan Pecinan terluas di Indonesia. Salah satunya ditandai dengan bangunan-bangunan bernuansa Tionghoa, salah satunya Gedung Candra Naya.

Gedung Candra Naya berada di Jalan Gajah Mada Nomor 188, Jakarta Barat. Gedung itu dulu merupakan rumah tinggal milik Mayor Khouw Kim An dan didirikan pada abad ke-19.

Gedung Candra Naya tak terlihat dari jalan raya. Gedung itu diapit oleh bangunan-bangunan tinggi seperti hotel, perkantoran, dan apartemen.


Gedung Candra Naya memiliki tiga bangunan asli. Satu bangunan utama dekat lobi hotel sedangkan dua lainnya berada di kedua sisi bangunan utama tersebut. Sebetulnya dulu ada empat bangunan namun kini sudah berubah menjadi apartemen.

Petugas keamanan yang berjaga di Gedung Candra Naya, Lutfi mengatakan bangunan tersebut merupakan ruangan selir dan bangunan itu memiliki dua tingkat.

Jakarta Barat memang terkenal dengan Pecinan Glodoknya, di area tersebut berjejal berbagai makanan hingga bangunan-bangunan bernuansa Tionghoa. Namun beranjak sedikit dari kawasan tersebut ada bangunan lama berarsitektur Tionghoa yang telah melegenda. Bangunan itu adalah Gedung Candra Naya.Gedung Candra Naya di Glodok, bangunan lama berarsitektur Tionghoa yang melegenda. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Saat detikTravel berkunjung Gedung Candra Naya, Rabu (17/7/2024) Lutfi menceritakan beberapa hal tentang gedung yang telah menjadi cagar budaya itu.

“Ini bangunan ada tiga bangunan, sisi selatan sama sisi utara, nah ini bangunan induknya. Ini rumah Khouw Kim An, dulu dibelakang ada (bangunan) dua lantai nah itu tempatnya para selir, sekarang udah dibongkar dimakan sama apartemen,” kata Lutfi.

Dari catatan sejarah yang berada di gedung tersebut, belum ada tahun pasti kapan bangunan ini resmi didirikan, yang pasti bangunan ini sudah ada sebelum Khouw Kim An lahir. Jadi entah sang kakek Khouw Kim An (Khouw Tjeng Tjoan) atau sang ayah (Khouw Tian Sek), anggapannya bangunan ini dibangun tahun 1807 oleh Khow Tjeng Tjoan untuk merayakan kelahiran anaknya yakni ayah dari Khouw Kim An di tahun 1808.

“Yang dari sejarah itu kemungkinan sekitar 1800-an ini bangunan dibangun, sekarang yang orang tahu tuh rumahnya Mayor Khouw Kim An. Nah itu Khouw Kim An sendiri adalah penerus, dia sebagai cucu bukannya sebagai yang punya (pendiri) bangunan ini jadi ini peninggalan rumah kakeknya,” ujar Lutfi.

Jakarta Barat memang terkenal dengan Pecinan Glodoknya, di area tersebut berjejal berbagai makanan hingga bangunan-bangunan bernuansa Tionghoa. Namun beranjak sedikit dari kawasan tersebut ada bangunan lama berarsitektur Tionghoa yang telah melegenda. Bangunan itu adalah Gedung Candra Naya.Gedung Candra Naya, bangunan lama berarsitektur Tionghoa yang melegenda. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Khouw Kim An sendiri lahir pada 5 Juni 1879, berjalannya waktu rumah peninggalan keluarganya itu ditempati olehnya. Melanjut dari catatan di Gedung Candra Naya, Khouw Kim An menempati bangunan ini pada tahun 1934.

Khouw Kim An diberikan jabatan oleh Pemerintah Belanda kala itu untuk mewakili etnis Tionghoa di Batavia, tahun 1905 karena karirnya dianggap mumpuni alhasil pangkat letnan disematkan kepadanya. Dan kurang dari sepuluh tahun Khouw Kim An sudah dua kali naik jabatan, di tahun 1908 menjadi kapten dan 1910 menjadi mayor.

Ketika Bangsa Jepang masuk ke Indonesia di tahun 1942, dalam catatan Khouw Kim An ditahan oleh Jepang dan meninggal dalam tahanan pada 13 Februari 1945. Sepeninggal Khouw Kim An bangunan ini pun beberapa kali beralih fungsi.

Alih Fungsi dari Pusat Perkumpulan Warga Tionghoa hingga Pusat Pendidikan Candra Naya

Setelah Perang Dunia Kedua berakhir di tahun 1946, bangunan ini dipakai menjadi tempat bagi Asosiasi Xin Ming (perkumpulan sosial) yang memiliki tujuan sebagai pusat informasi bagi etnis Tionghoa kala itu. Berbagai kegiatan banyak asosiasi ini lakukan di antaranya membuat klinik diagnostik yang menjadi awalan dari Rumah Sakit Sumber Waras.

Selain itu juga beberapa kegiatan olahraga seperti biliar, bulu tangkis hingga kungfu. Dan gedung tersebut juga sempat jadi pusat pendidikan SD, SMP, SMA yang bernama Candra Naya, di tahun 1965 atas permintaan Organisasi Persatuan Etnis untuk mengganti nama gedung menjadi Gedung Candra Naya.

Kini di area belakang bangunan utama Gedung Candra Naya terdapat sebuah kolam ikan yang indah. Menurut Lutfi kolam tersebut bukan bawaan dari bangunan lama.

Ia mengetahui setelah bertanya kepada salah satu pengunjung yang ternyata sempat mengenyam pendidikan di SD Candra Naya.

“Kolam ikan itu baru, dulu lapangan tempat latihan kungfu. Soalnya saya dapat informasi ini semuanya itu memang dari alumni SD dulu yang di sini, saya tanya umurnya udah berapa? Udah 60 tahunan,” kata dia.

Gedung Candra Naya saat ini seperti tak lekang dimakan zaman, walaupun sudah ratusan tahun berdiri daya tarik bangunannya masih terus terjaga. Arsitektur China klasik terlihat dari berbagai ukiran yang ada di setiap bangunan tersebut, Lutfi juga menyebut juga kerap datang arsitek yang ingin melihat bangunan Candra Naya.

“Ada beberapa arsitek yang datang ke sini, liat-liat bangunan ini katanya buat referensi dia gitu,” ujar Lutfi.

Bangunan yang statusnya sudah menjadi cagar budaya ini tetap bertahan di tengah gempuran gedung tinggi di sekelilingnya. Jika ingin langsung melihat keindahan bangunan ratusan tahun ini, kamu bisa datang setiap harinya mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

FOMO Jadi Spiderman Ala Veddriq, Cobalah Main ke Indoor Wall Climbing Ini



Jakarta

Atlet panjat tebing Veddriq Leonardo meraih emas di Olimpiade 2024 Paris. Temukan tempat wall climbing di Jakarta untuk mencoba olahraga ekstrem itu!

Pencapaian itu ditorehkan atlet asal Pontianak tersebut setelah mengalahkan atlet panjat tebing asal China, Wu Peng. Tidak hanya meraih medali emas, penampilan memukau Veddriq dkk di Paris bikin warganet FOMO alias takut kehilangan momen untuk menjajal panjat dinding.

Di Jakarta terdapat beberapa tempat panjat tebing yang bisa dicoba oleh masyarakat umum. Tidak perlu khawatir, ada operator yang menyediakan peralatan dan tenaga ahli untuk mendampingi traveler yang ingin mencoba olahraga itu.


Berikut empat wall climbing yang ada di Jakarta dan sekitarnya:

1. Indo Climb FX Sudirman

Berada di FX Sudirman Mall lantai tiga, masyarakat yang ingin mencoba wall climbing bisa melakukannya di sini. Tak perlu khawatir jika tak punya segala perlengkapan untuk olahraga ekstrem ini, karena di tempat ini juga menyediakan penyewaan perlengkapannya di antaranya climbing shoes dan harness masing-masing Rp 30.000 dan chalk bag Rp 10.000.

Indo Clim FX Sudirman ini buka setiap hari, Senin hingga Jumat buka mulai pukul 11.00 hingga 21.00 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 10.00 sampai 09.00 WIB. Di sini juga terdapat beberapa kelas atau paket yang bisa kamu coba atau ingin mencoba hanya satu kali saja dengan harga Rp 195.000.

2. Boulder Planet Indonesia

Selain di FX Sudirman Mall untuk masyarakat yang ingin mencoba indoor wall climbing juga bisa mencobanya di Neo Soho Mall, Jakarta Barat. Terletak di lantai tiga, terdapat juga beberapa paket yang bisa dinikmati oleh masyarakat yang ingin menikmatinya.

Untuk harian atau yang pertama kali mencoba, harga yang ditawarkan dimulai dari Rp 110.000. Buka setiap hari dari jam 10.00 hingga 22.00 WIB, di sini juga terdapat penyewaan perlengkapan seperti climbing shoes Rp 30.000, harness Rp 20.000, dan chalk bag with chalk seharga Rp 20.000.

3. Climb On

Indoor climbing selanjutnya berada di lantai pertama Mall Plaza Semanggi, Jakarta Selatan. Di buka sejak 2020 tempat ini bisa beri pengalaman baru buat kamu yang ingin mengisi hari dengan aktivitas yang berbeda.

Buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 21.00 WIB, untuk bisa menikmatinya mulai dari harga Rp 90.000 saja, adapun penyewaan perlengkapan memanjat yang disediakan di tempat ini.

Indoor climbing bisa jadi inspirasi aktivitas yang berbeda untuk mengisi waktu luang kamu, indoor climbing tersebut juga bisa dinikmati oleh semua generasi, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

4. Bremgra Indoor Climbing

Bremgra Indoor Climbing terbagi ke dalam dua jenis, yakni wall climbing gym dan fun wall. Mengutip akun Instagram resminya @bremgra.id, harga tiket wall climbing gym dipatok sebesar Rp 120.000 pada Senin-Jumat. Adapun, pada akhir pekan biayanya Rp 170.000. Pengunjung diberi waktu selama dua jam untuk bermain panjat dinding.

Jika ingin mencoba fun wall, travelers dikenakan tiket sebesar Rp 100.000 saat weekday. Sementara itu, pada Sabtu-Minggu biayanya sebesar Rp 150.000. Traveler hanya diberikan waktu selama satu jam untuk bermain di area fun wall.

Bremgra Indoor Climbing beralamat di Jalan Cilenggang Raya Nomor 123, Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 13.00-21.00 WIB pada Senin-Jumat, sedangkan di akhir pekan buka dari pukul 09.00-21.00 WIB.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

5 Wisata Medan Dekat Pusat Kota yang Menarik dan Ramah di Kantong


Medan adalah kota terbesar ke-3 di Indonesia dengan berbagai destinasi wisata menarik, yang mudah diakses dari pusat kota. Ada banyak pilihan wisata Medan terdekat dari pusat kotanya, mulai dari tempat bersejarah, taman hijau, hingga tempat religi.

Setiap destinasi menawarkan pengalaman yang berbeda. Menjadikannya pilihan sempurna untuk liburan.

Wisata Medan Terdekat dari Pusat Kota

1. Kampoeng Selfie (Kongsi)

Kampoeng Selfie di MedanKampoeng Selfie di Medan. (Jefris Santama/detikcom)


Kampoeng Selfie (Kongsi) termasuk wisata Medan dekat pusat kota, yang jarak tempuhnya hanya sekitar 30 menit saja.

Sesuai namanya, kampung ini mengusung konsep kreativitas seni. Tempat ini menawarkan pengalaman wisatawan untuk merasakan keseruan berfoto dengan latar belakang spot-spot foto menarik, warna-warni, dan kekinian.

Dikutip dari situs Universitas Sumatera Utara, wisata Kampung Selfie Medan resmi dibuka pada 25 November 2017. Sentuhan cat warna-warni kontras nan meriah juga bisa kita lihat di sepanjang jalan.

  • Lokasi: Jalan DR. Cipto, Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan
  • Jam buka: Senin-Sabtu mulai dari jam 09.00 – 20.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

2. Taman Tjong Yong Hian

Taman Tjong Yong Hian (Instagram/tjongyonghiangallery)Taman Tjong Yong Hian. (dok.Instagram @tjongyonghiangallery)

.

Taman Tjong Yong Hian adalah taman bunga ala Tiongkok sebagai wujud penghormatan untuk sosok Tjong Yong Hian. Beliau saudara dari tokoh ternama, Tjong A Fie, yang merupakan orang berpengaruh dalam sejarah kota Medan.

Di setiap sudut taman ini, pengunjung akan melihat panorama taman bunga dan aneka tumbuhan yang cantik. Di sana juga terdapat makam Tjong Yong Hian dan istrinya dan batu prasasti dengan inskripsi Bahasa Arab, Belanda, dan Tionghoa.

  • Lokasi: Jalan Kejaksaan, Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara, 20151
  • Jam buka: Setiap hari mulai dari jam 08.00 – 17.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

3. Masjid Raya Al-Mashun (Masjid Raya Medan)

Bersilaturahmi disela sela acara salad idul adha di Masjid Raya Al-Mashun MedanMasjid Raya Al-Mashun Medan (Aisyah Luthfi Munthe/detik.com)

Masjid Raya Al-Mashun menjadi wisata Medan yang dekat dengan pusat kota. Jika dilihat dari Google Maps, jarak dari pusat kota Medan ke Masjid Raya Al-Mashun sekitar 12-13 menit saja.

Didirikan pada 21 Agustus 1906 M, masjid bersejarah ini berusia lebih dari 100 tahun. Selain menjadi peninggalan dari Kesultanan Deli, Masjid Raya Al Mashun juga menjadi ikon yang digunakan sebagai tempat pusat kegiatan agama di Kota Medan.

Menariknya, arsitektur masjid ini perpaduan dari Timur Tengah, Eropa dan Asia. Tidak hanya itu, ada ornamen dan kaligrafi di setiap bagunan yang mangandung makna kehidupan dan keberagaman budaya.

Keunikan dan kemegahan masjid ini membuat banyak wisatawan yang berkunjung ke sana.

  • Lokasi: Jalan Mahkamah No.74 c, RT.02, Mesjid, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan.
  • Jam buka: Setiap hari mulai dari jam 04.00 – 00.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

4. Tjong A Fie Mansion (Rumah Tjong A Fie)

Rumah Tjong A FieRumah Tjong A Fie. (Putu Intan/detikcom)

Tjong A Fie Mansion merupakan rumah saudagar kaya China bernama Tjong A Fi. Bagunannya punya arsitektur China, Eropa dan Melayu.

Dilansir laman resminya, dan Museum Tjong A Fie dibuka untuk umum pertama kali sejak Juni 2009. Rumah ini memiliki 35 kamar dan 2 lantai dengan luas mencapai 8000 m2.

Rumah Tjong A Fie termasuk destinasi sejarah di Medan dan termasuk bangunan cagar budaya yang terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

  • Lokasi: Jalan Jend. A. Yani, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.
  • Jam buka: Setiap hari mulai dari jam 09.00 – 17.00 WIB. Tutup pada Tahun Baru China.
  • Harga tiket masuk: Rp 35 ribu per tiket.

5. Istana Maimun

Kondisi Istana Maimun Medan yang mirip pasarIstana Maimun di Medan (Nizar Aldi)

Bagi yang suka wisata edu religi, kamu bisa mengunjungi Istana Maimun. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota Medan, hanya sekitar 13 menitan.

Istana Maimun adalah istana yang dibangun pada masa Kesultanan Deli, sekitar tahun 1888-1891. Pembangunanya dilakukan atas perintah Sultan Makmun Al-Rasyid Perkasa Alamsyah.

Dalam jurnal tahun 2023 berjudul Strategi Peningkatan Pelayanan Istana Maimun sebagai Warisan Budaya Melayu oleh Muhammad Rizki Lubis, pembangunan Istana Maimun ini didesain oleh arsitek Capt. Theodoor Van Erp, seorang tentara Kerajaan Belanda.

Arsitekturnya percampuran antara budaya Islam, tradisional Melayu, dan Eropa. Di bagian depan, atap, lengkungan (arcade), ornamen gedung mengingatkan pada seni budaya Islam Timur Tengah dan India, sedangkan pada bagian pintu dan jendela dirancang dengan gaya bangunan Spanyol.

Dulunya, Istana Maimun adi pusat pemerintahan dan tempat tinggal Sultan. Sejak tahun 2003 hingga sekarang, Istana ini telah beralih fungsi menjadi obyek wisata sekaligus hunian bagi keluarga ahli waris.

  • Lokasi: Jalan Brigadir Jenderal Katamso ยท Aur, Medan Maimun, Kota Medan.
  • Jam buka: Setiap Hari mulai dari jam 08.00-17.00 WIB
  • Harga tiket masuk: Rp 5.000 untuk anak-anak dan Rp 10.000 untuk dewasa.

Itu tadi beberapa rekomendasi wisata Medan dekat pusat kota yang wajib dikunjungi. Jadi, traveler tak perlu bingung lagi mencari tempat untuk liburan tanpa perlu jauh-jauh dari pusat kota.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com