Tag Archives: cikini

Perpustakaan Jakarta, Alternatif WFA dan Tempat Belajar Gratis


Jakarta

Jakarta memiliki segudang fasilitas perpustakaan yang dapat dijangkau masyarakat umum. Salah satu perpustakaan Perpustakaan Jakarta yang berlokasi di Taman Ismail Marzuki, Cikini.

Interiornya yang modern, nyaman, dan aesthetic membuat perpustakaan ini menjadi spot yang cocok bagi kawula muda untuk nugas atau kerja. Ingin tahu lebih lanjut seputar Perpustakaan Jakarta?

Jam Operasional, Lokasi, dan HTM Perpustakaan Jakarta

Dilansir dari akun Instagram resmi @perpusjkt, berikut informasi terkait jam operasional, lokasi dan HTM yang perlu diketahui pengunjung:


  • Jam operasional: 09.00-17.00 WIB (Senin-Kamis) dan 09.00-20.00 WIB (Jumat-Minggu).
  • Lokasi: Taman Ismail Marzuki Jl. Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat.
  • HTM: Pengunjung dapat masuk ke Perpustakaan Jakarta secara gratis tanpa dikenakan biaya.

Pengunjung harus mendaftarkan diri sebagai anggota perpustakaan melalui aplikasi Jaklitera atau situs perpustakaan.jakarta.go.id terlebih dulu.

Fasilitas Perpustakaan Jakarta, Ada Wifi Gratis

Mengutip dari laman ENJOYJAKARTA dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Perpustakaan Jakarta dibuka untuk umum setelah kawasan Taman Ismail Marzuki direvitalisasi pada tahun 2019. Setelah sekitar 3 tahun direvitalisasi, Perpustakaan Jakarta akhirnya diresmikan pada 7 Juli 2022.

Kini, Perpustakaan Jakarta menyimpan lebih dari 100.000 koleksi buku dari berbagai genre dan arsip. Sebagai informasi, ruang baca Perpustakaan Jakarta berada di lantai 3 Gedung Ali Sadikin.

Bangunan baru Perpustakaan Jakarta memiliki desain modern dan terbuka dengan sejumlah fasilitas interaktif yang bisa dengan bebas digunakan pengunjung. Berikut beberapa fasilitas yang tersedia di Perpustakaan Jakarta:

  • Loker penyimpanan barang
  • Ruang baca umum
  • Ruang baca privat
  • Ruang baca anak
  • Ruang baca tangga
  • Bilik diskusi
  • Bilik siniar
  • Mushola
  • Ruang layanan multimedia
  • Ruang multifungsi
  • Ruang laktasi
  • Bilik bermain
  • Bilik bercerita
  • WiFi gratis
  • Akses komputer
  • Ruang diskusi
  • Ruang multimedia.

Rute ke Perpustakaan Jakarta Via Transportasi Umum

Lokasinya yang strategis di daerah Jakarta Pusat membuat Perpustakaan Jakarta sangat mudah diakses menggunakan transportasi umum. Berikut rute ke Perpustakaan Jakarta bagi detikers pengguna transportasi umum:

1. Rute Via KRL

Buat detikers pengguna moda transportasi KRL, kamu bisa naik KRL tujuan Jakarta Kota lalu turun di Stasiun Cikini. Dari stasiun Cikini, detikers bisa lanjut menggunakan transportasi ojek online, bajaj, atau jalan kaki sekitar 1 km untuk sampai ke Perpustakaan Jakarta.

2. Rute Via Transjakarta

Perpustakaan Jakarta juga bisa diakses menggunakan Transjakarta. Caranya, kamu bisa naik Transjakarta koridor 5M (Kampung Melayu-Tanah Abang via Cikini) atau 6H (Senen-Lebak Bulus) lalu turun di halte Taman Ismail Marzuki yang terletak persis di depan gedung perpustakaan. Selain itu, pengunjung juga dapat menaiki Jaklingko 10A.

3. Rute Via MRT

Alternatif berikutnya untuk berkunjung ke Perpustakaan Jakarta adalah via MRT. Untuk rute via MRT, Detikers bisa langsung menjangkau stasiun MRT terdekat kemudian naik MRT ke arah Bundaran HI dan turun di stasiun MRT Bundaran HI. Setelah itu, kamu bisa lanjut menaiki transportasi ojek online.

Nah, itu dia ulasan mengenai Perpustakaan Jakarta yang berlokasi di tengah Kawasan Taman Ismail Marzuki, Cikini. Sebelum berkunjung dan meminjam buku, jangan lupa mendaftarkan diri dulu ya detikers.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Spot Jakarta Versi Lebih Tenang dan Nyastra, di Perpus HB Jassin Tempatnya



Jakarta

Jakarta Pusat memiliki spot yang pas buat berburu koleksi karya sastra sekaligus begitu tenang. Adalah Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin di kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini.

PDS HB Jassin berada di lantai 5 Gedung Panjang, TIM. Di sini, traveler bakal dilempar ke vibe yang tenang, sepi, dan nyastra. Itulah yang dirasakan detiktravel saat mengunjungi PDS HB Jassin pada Selasa (16/9/2025) sore selepas azan Salat Asar.

Di dalam ruangan itu terdapat begitu banyak rak buku dengan beragam karya sastra modern lintas zaman. PDS HB Jassin ini menyimpan manuskrip asli dan dokumen tulisan tangan karya sastrawan besar Indonesia seperti Chairil Anwar dan WS Rendra, ribuan karya sastra (puisi, cerpen, novel), biografi pengarang, Sastra Melayu Tionghoa, berbagai macam majalah, naskah kuno, serta kumpulan surat-surat korespondensi sastrawan.


Ya, ruangan itu lekat sastrawan, baik dalam bentuk foto atau kutipan. Termasuk, foto HB Jassin, yang memiliki nama lengkap Hans Bague Jassin. Beliau wafat pada 11 Maret 2000 dalam usia 83 tahun.

Dikutip dari antara, budayawan sekaligus Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (2015-2024) Hilmar Farid menilai HB Jassin sebagai sosok penulis kritik sastra yang tekun melahirkan berjilid-jilid karya tulis sehingga dikenal dengan julukan Paus Sastra.

HB Jassin berperan sebagai seorang arsiparis. Menurut catatan, dia sudah mulai mengumpulkan arsip sejak awal tahun 1930-an. Dia menyimpan penerbitan sastra dalam berbagai bentuk, berupa surat dan dokumen pribadi, makalah seminar, makalah diskusi yang tidak diterbitkan dan berbagai macam bentuk dokumentasi lainnya.

Perpustakaan ini adalah pusat dokumentasi sastra terbesar di Indonesia dan menjadi rujukan vital bagi penelitian sastra dan humaniora nasional maupun internasional.

PDS HB JassinPDS HB Jassin (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

detiktravel menelusuri rak demi rak di perpus yang berawal dari inisiatif Sang Paus Sastra–julukan untuk HB Jassin–dan menemukan banyak pengunjung duduk di lantai. Mereka sibuk membaca, bekerja dengan laptop, atau melihat-lihat aneka koleksi ari dataran Eropa, Asia, dan Amerika.

Di seputar area PDS HB Jassin memang tidak terdapat tempat duduk atau meja kerja. Pengunjung yang ingin membaca, menulis, atau bekerja dengan laptop duduk di lantai dan melakukan kegiatannya. Nah, mereka yang ingin duduk mau tidak mau harus keluar ruangan PDS HB Jassin lebih dulu.

Dengan koleksi buku-buku sastra itu, PDS HB Jassin cukup emnjadi oase bagi pencari ketenangan dan ilmu di jantung kota Jakarta. Untuk sementara, pengunjung diajak menyelami pemikiran dan wawasan para pegiat sastra. Paduan diksi yang tepat adalah pemandangan indah bagi pecinta sastra.

Koleksi lain PDS HB JassinKoleksi lain PDS HB Jassin (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Buat traveler yang ingin memuaskan hobi baca, sekadar ingin meningkatkan pengetahuan, atau memang mendalami sastra, PDS HB Jassin adalah pilihan yang tepat. Traveler dijamin menemukan dunia baru yang sangat memukau dan bisa jadi menimbulkan ketagihan literasi.

(fem/row)



Sumber : travel.detik.com