Tag Archives: cilincing

Gratis, Bebas Asap Rokok, Fasilitas Lengkap



Jakarta

Siapa bilang taman-taman keren hanya ada di Jakarta Pusat atau Jakarta Selatan, ternyata di Jakarta Utara juga terdapat taman yang keren dengan fasilitas lengkap. Taman Sungai Kendal.

Di taman itu terdapat taman bermain anak-anak, skatepark hingga area hijau yang luas. Asyiknya lagi semua fasilitas semua bisa dinikmati tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun.

Taman Sungai Kendal terletak di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, taman itu berdiri di area seluas kurang lebih 3,5 hektar. Sejak diresmikan pada 2019, taman itu langsung menjadi primadona warga untuk menghabiskan waktu luang mereka, mulai pagi, siang, hingga sore.


detikTravel datang untuk melihat secara langsung penampakan taman yang fasilitasnya lengkap itu. Di awal masuk, parkiran yang luas bisa untuk ditempat beberapa mobil dan juga puluhan motor dan untuk bisa mencapai ke area bermain, pengunjung perlu melewati jembatan-jembatan yang pas untuk dijadikan spot berfoto juga lari tipis-tipis.

Selagi berjalan di jembatan, pengunjung juga disuguhkan dengan kolam-kolam yang berada bawah jembatan tersebut, terlihat beberapa ikan yang muncul ke permukaan namun terdapat larangan untuk memancing ikan di Taman Sungai Kendal ini.

Setelah melewati jembatan-jembatan tersebut, barulah terlihat taman-taman bermainnya. Di buka dengan permainan-permainan jadul seperti ular tangga yang berukuran besar, namun sayang cat pada area bermain sudah sedikit memudar. Dari area ini, terdapat dua jembatan yang bisa pengunjung akses untuk menuju area bermain yang lebih besar.

Taman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta UtaraTaman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)

Di sana terdapat area bermain anak-anak yang sudah ramai didatangi oleh pengunjung, wahana perosotan jadi pilihan anak-anak yang bermain di sini. Mereka rela mengantre untuk bergiliran mencobanya, selain perosotan ada pula ayunan yang tak kalah ramainya dijajal oleh anak-anak.

Dan di ujung dekat area bermain ini terdapat lapang serbaguna dan juga skatepark yang bisa digunakan oleh pengunjung dengan gratis. Selagi anak-anak bermain dengan riang, para orang tua yang mengantar bisa duduk manis di bawah pohon-pohon yang rindang.

Suasana dan cuaca di taman ini pun begitu berbeda dengan image Jakarta Utara yang berdebu, Taman Sungai Kendal ini begitu tenang dan juga angin berhembus dengan sejuk. Hal-hal tersebutlah yang menjadi pilihan para warga sekitar untuk membawa anak-anak mereka berkunjung ke taman ini.

Ajeng yang merupakan warga Bakti Cilincing mengungkapkan sudah beberapa kali datang ke taman ini, sedari dulu ia senang untuk berkunjung ke taman ini. Terlebih saat memiliki buah hati, saat diajak ke taman ini sang anak begitu senang karena bisa eksplor kawasan ini dan bermain permainan.

“Sering udah beberapa kali ke sini dari sebelum nikah sampai sekarang punya anak sering beberapa kali karena lebih dekat aja dari rumah saya, nggak terlalu jauh gitu jadi gampang lah untuk ke sininya juga. Terus di sininya juga aman untuk anak-anak karena bebas rokok, fasilitasnya juga cukup sih untuk duduk, piknik, atau untuk main anak-anak tuh cukup cuma ya diperbaiki aja sih sedikit soalnya masih ada beberapa sampah,” kata Ajeng dalam perbincangan dengan detikTravel, Senin (1/7/2024).

Taman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta UtaraTaman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)

Di taman tersebut, Ajeng dan keluarganya tengah asyik menikmati udara yang sejuk. Sang anak yang bernama Naya pun yang sudah berkeringat sehabis bermain dan mencoba perosotan serta ayunan.

Senada dengan Ajeng, Neneng pun datang bersama keluarga ke Taman Sungai Kendal ini, dengan fasilitas lengkap dan area yang luas ini tak ada pungutan biaya untuk pengunjung yang ingin memasukinya.

“Udah beberapa kali sih datang ke sini, soalnya kan deket terus taman bermainnya juga enak buat anak-anak. Terus anak-anak juga bisa eksplor ke mana-mana gitu jadi ada banyak aktivitas sih di sini, selain gratis tempatnya juga nyaman dan bersih,” kata Neneng.

Bahkan ia menunjukkan salah satu anaknya yang hampir setiap hari datang ke taman ini, walaupun ia menyebut jarak rumah ke taman ini cukup jauh sekiranya tiga kilometer. Namun yang membuatnya dan keluarga kerap datang ke sini karena terdapat transportasi JakLinko.

“Ini nih sering hampir setiap hari, padahal lumayan jauh juga loh jaraknya sekitar tiga kiloan ya, daerah Cakung kita Jalan Baru. Udah gitu ada JakLinko gratis juga kan jadi mempermudah,” kata dia.

Neneng biasa menghabiskan waktu di taman ini sedari pukul 14.00 WIB atau pukul 15.00 WIB, dan akan kembali ke rumah saat menjelang adzan maghrib. Ya, jam operasional Taman Sungai Kendal ini dibuka pada pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

Pengamanan Dalam (Pamdal) Wilayah Rorotan, Jakarta Utara, Susiarti mengatakan masyarakat yang datang ke taman di momen libur sekolah ini mengalami peningkatan. Walaupun peningkatannya tak signifikan tapi terlihat dari banyak yang datang di hari biasa.

“Untuk libur sekolah di hari biasa itu masih seperti biasa tapi agak meningkat sedikit ya. Kalau setiap weekend rame walaupun nggak ada libur sekolah tetap rame, biasanya kalau rame itu di sore di jam setengah empat sore sampai magrib itu rame,” ujar Susiarti.

Taman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta UtaraTaman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)

Susiarti juga mengatakan banyak masyarakat yang datang ke sini membawa keluarganya sebagai tempat rekreasi. Karena dengan banyaknya fasilitas bermain untuk anak, jadi membuat anak merasa senang saat diajak ke Taman Sungai Kendal ini.

“Kalau keluarganya yang datang ke sini ya mereka mengajak putra dan putrinya ya untuk bertamasya, mengenal lingkungan ‘ini loh taman kita yang indah, yang kita kunjungi nggak harus berbayar di sini fasilitas semuanya gratis’. Jadi putra dan putri mereka itu cukup bahagia juga antusias, cukup memberikan semangat dan kebahagiaan bagi putra-putri mereka,” katanya.

Jadi buat kamu warga Cilincing dan sekitarnya nggak usah jauh-jauh cari taman yang lengkap dan sejuk, tinggal datang ke Taman Sungai Kendal saja. Di taman ini juga sudah disediakan toilet yang bersih dan juga mushola.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

4 Destinasi Wisata di Marunda, Jakarta Utara


Jakarta

Selain Ancol, Marunda bisa menjadi pilihan liburan traveler saat berada di Jakarta Utara. Berikut empat spot wisata di Marunda yang bisa dikunjungi.

Saat berkunjung dan berlibur ke Jakarta Utara, destinasi mana saja sih yang akan jadi tujuannya? Mungkin beberapa akan menjawab kawasan Ancol karena banyaknya pilihan dan wahana yang menarik di sana. Tapi selain kawasan Ancol, ada juga nih tempat menarik dan tentunya harganya lebih terjangkau.

Coba deh untuk sesekali berkunjung ke beberapa tempat tentunya selain hemat di kantong juga bakalan ngasih informasi sejarah yang seru. Atau menikmati suasana pantai yang tenang sambil menyaksikan matahari terbenam.


Kesampingkan terlebih dahulu pikiran tentang Jakarta Utara bikin penat jalanannya karena banyak truk-truk besar yang lewat hingga debu jalanan yang tebal. Anggap saja hal-hal tersebut sebagai proses untuk menikmati destinasi ini.

Berikut empat tempat di Marunda, Jakarta Utara:

1. Pantai Marunda

Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diminati pengunjung pada momen libur sekolah kali ini. Biaya masuk terjangkau, pantai pun kian bersih.Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diminati pengunjung pada momen libur sekolah kali ini. Biaya masuk terjangkau, pantai pun kian bersih. (Pradita Utama/detikcom)

Mungkin yang terbersit dalam pikiran dan ingatan tentang pantai ini adalah kotor dan banyak sampah. Ya, jika beberapa tahun lalu pantai tersebut memang memperlihatkan sisi yang seperti itu namun keadaannya sekarang telah berangsur membaik.

detikTravel berkunjung beberapa kali ke kawasan Pantai Marunda belakangan ini dan melihat tumpukan sampah itu mulai menghilang. Keadaan pantai cukup bersih tak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Saat ini, petugas PPSU dan petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Pulau Seribu rutin membersihkan area pantai tersebut. Pantai Marunda pun nyaman untuk dikunjungi.

Waktu tepat untuk menikmati Pantai Marunda ini adalah saat sore hari dan biasanya pantai ini akan mulai ramai dikunjungi sedari pukul 14.00 WIB. Jangan khawatir jika perutmu lapar karena di sini juga banyak tersedia warung cemilan hingga rumah makan masakan khas pantai yang menggiurkan.

Harga tiket masuk: cukup membayar parkir, Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Jika datang di weekend akan ada biaya tambahan di pintu masuk sebesar Rp 2.000.

Jam buka: tak ada waktu tentu, biasanya pengunjung mulai meninggalkan pantai setelah matahari terbenam.

2. Rumah Si Pitung

Rumah Si Pitung di Marunda, Jakarta UtaraRumah Si Pitung di Marunda, Jakarta Utara (Pradita Utama/detikcom)

Situs cagar budaya ini perlu kamu datengin ketika berada di wilayah Marunda karena biar mengetahui informasi-informasi menarik di bangunan tersebut. Rumah Si Pitung bukan sejatinya rumah yang ditinggali oleh yang bernama Pitung tapi rumah tersebut dahulu milik Haji Marsani yang dijadikan tempat pelarian Pitung.

Naman Pitung sendiri terdapat banyak versi ada yang menyebut nama seseorang dan ada juga yang menyebut nama sebuah kelompok. Tama, yang merupakan pemandu di Rumah Si Pitung, menceritakan versi Pitung yang paling masuk akal adalah versi sebagai kelompok.

“Tujuh orang itu ada nama-namanya lagi tapi yang paling orang kenal itu tuh nama pemimpinnya tuh Radin Muhammad Ali Nitikusuma,” kata Tama saat ditemui detikTravel, Jumat (5/7/2024).

Cerita berbagai versi Pitung ini bakalan kamu dengar langsung jika berkunjung ke Rumah Si Pitung yang terletak di Jalan Kampung Marunda Pulo 2, Cilincing, Jakarta Utara.

Harga tiket masuk: Selasa – Jumat untuk dewasa Rp 10.000, mahasiswa dan anak-anak/pelajar Rp 5.000, rombongan dewasa Rp 7.500, rombongan pelajar/mahasiswa/anak-anak Rp 3.500, dan wisatawan mancanegara Rp 50.000

Untuk Sabtu dan Minggu, dewasa Rp 15.000, mahasiswa Rp 5.000, anak-anak/pelajar Rp 5.000, rombongan dewasa Rp 11.500, rombongan pelajar/mahasiswa/anak-anak Rp 3.750, dan wisatawan mancanegara Rp 50.000

Jam buka: 08.00 – 16.00 WIB, buka setiap hari kecuali hari Senin dan libur nasional.

3. Masjid Al Alam

Masjid Al Alam, Marunda, Jakarta UtaraMasjid Al Alam, Marunda, Jakarta Utara Foto: Pradita Utama/detikcom

Destinasi berikutnya di Marunda masih terdapat kaitannya dengan cerita Pitung. Konon, Pitung pernah singgah ke masjid yang dibangun pada abad ke-17 dan didirikan oleh Pasukan Fatahillah saat akan menyerang Sunda Kelapa.

Di Masjid yang tak terlalu jauh dari Rumah Si Pitung dan Pantai Marunda itu menyimpan segudang cerita yang menarik, juga bangunannya tak berubah sejak dulu. Masjid itu berada di Jalan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Hanya beberapa bagian sudah diperbaiki karena faktor usia, salah satu pengurus masjid Al Alam atau disebut juga Masjid Al Marunda, Kusnadi, mengatakan kalau masjid ini hanya dibangun dalam satu malam saja.

“Masjid Aulia Al Marunda ini dalam waktu semalam saja, itu cerita dari orang tua kita bahwa Masjid Aulia Al Marunda didirikan dalam waktu semalam oleh para aulia,” kata Kusnadi.

Selain sarat dengan cerita sejarahnya, masjid itu juga memiliki sumur yang dikenal dengan sumur tiga rasa. Dari rasa air biasa, asin hingga manis dan setiap orang yang mengangkut air tersebut akan berbeda rasanya,

Harga tiket masuk: gratis

Jam buka: untuk area bangunan Masih Al Alam lama dibuka hanya hingga jam 21.00 WIB, namun untuk area pendoponya dibuka 24 jam dan bisa digunakan untuk beristirahat.

4. Batik Marunda

Warga Rusunawa Marunda terus berkarya dengan memproduksi batik. DI Hari Batik Nasional ini, batik Marunda jadi babak baru batik Betawi.Warga Rusunawa Marunda terus berkarya dengan memproduksi batik. DI Hari Batik Nasional ini, batik Marunda jadi babak baru batik Betawi. (Pradita Utama/detikcom)

Jakarta Utara memiliki salah satu produksi batik yang menarik yaitu Batik Marunda, batik ini memiliki ciri khas motif flora dan fauna serta motif lainnya yang mencakup bangun Jakarta seperti Monumen Nasional (Monas) dan Museum Fatahillah.

Koordinator Produksi Batik Marunda, Mulyadi menjelaskan kalau Batik Marunda ini memiliki perbedaan dengan Batik Betawi. Jika Batik Betawi memakai warna cerah, maka Batik Marunda menggunakan warna yang lebih gelap.

“Yang membedakan batik kita dengan Batik Betawi dia kan cerah, kalau Batik Marunda lebih ke warna-warna gelap kayak merahnya maroon, orangenya agak tua gitu, birunya biru dongker,” kata dia.

Batik Marunda juga dibuat oleh ibu-ibu sekitar di Rusun Marunda, untuk masyarakat yang ingin melihat pembuatan Batik Marunda juga bisa datang ke Rusun Marunda blok A 10 dan untuk tempatnya pun berada di lantai dasar.

Harga tiket masuk: gratis

Jam buka: 10.00 – 17.00 WIB dari Senin – Sabtu

Jadi buat yang bingung untuk mencari destinasi wisata di Jakarta Utara bisa banget nih berkunjung ke beberapa tempat di atas. Silahkan jajal pengalaman menarik wisata di Jakarta Utara ini.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Daftar Perpustakaan di Jakarta, Bakal Buka Sampai Malam


Jakarta

Perpustakaan di Jakarta buka sampai malam mendapat sorotan masyarakat. Kebijakan ini disambut hangat warga, yang berharap punya tempat healing baru usai bekerja.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya mengatakan, perpustakaan akan buka hingga pukul 23.00 WIB. Jadwal buka ini lebih panjang dari sebelumnya, yang hanya tersedia hingga pukul 17.00 WIB.

Daftar Perpustakaan di Jakarta

Dikutip dari situs Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jakarta, tersedia ratusan perpustakaan di wilayah ini. Sebagian besar dikelola sekolah, petugas ruang publik, atau fasilitas umum lain.


Sementara beberapa perpustakaan lain dikelola langsung pemerintah provinsi dan suku dinas. Berikut daftarnya dikutip dari media sosial dan situs perpustakaan terkait

1. Perpustakaan Umum Kota Administrasi Jakarta Selatan

Jadwal buka:

  • Senin-Jumat: 09.00-17.00
  • Sabtu-Minggu: 09.00-15.00.

Alamat:

  • Jl. Gandaria Tengah V/3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

2. Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin

Jadwal buka:

  • Senin-Kamis: 09.00-17.00
  • Jumat: 09.00-20.00 dengan jadwal check-in tutup sementara jam 11.30-13.00
  • Sabtu-Minggu: 09.00-22.00.

Alamat:

  • Taman Ismail Marzuki (TIM) Jl. Cikini Raya Nomor 73, RT 08/RW 02, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat.

3. Perpustakaan Jakarta Pusat

Jadwal buka:

  • Senin-Jumat: 09.00-17.00.

Alamat:

  • Jl. Tanah Abang I Nomor 1, RT 11/RW 08, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

4. Perpustakaan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara

Jadwal buka:

  • Senin-Jumat: 09.00-17.00
  • Sabtu-Minggu: 09.00-14.30.

Alamat:

  • Jl. Raya Gereja Tugu Nomor 21, RT 07/RW 06, Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

5. Perpustakaan Umum Kota Administrasi Jakarta Barat

Jadwal buka:

  • Senin-Jumat: 09.00-17.00
  • Sabtu-Minggu: 09.00-14.30.

Alamat:

  • Jl. Tanjung Duren Barat Nomor 36, Jakarta Barat.

6. Perpustakaan Jakarta Timur

Jadwal buka:

  • Senin-Jumat: 09.00-17.00
  • Sabtu-Minggu: 09.00-14.30.

Alamat:

  • Jl. Jatinegara Timur IV Komplek Pendidikan Rawa Bunga, Jakarta Timur.

7. Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta

Jadwal buka:

Alamat:

  • JL. Perintis Kemerdekaan Nomor 1, Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Terkait jadwal buka perpustakaan di Jakarta sampai malam, travelers bisa update informasi terbaru di media sosial atau situs layanan terkait. Termasuk ketersediaan semua fasilitas di perpustakaan tersebut.

Selain menjadi tempat refreshing, layanan perpustakaan sampai malam diharapkan bisa memberi lebih banyak akses pendidikan. Khususnya siswa yang perlu buku, internet, dan sumber pustaka lainnya.

(row/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Yuk, Ziarah ke Rumah Legenda Si Pitung, Sang Jawara Betawi



Jakarta

Si Pitung, jawara legendaris Betawi, bukan sekadar kisah masa lalu, namanya masih menggema hingga kini. Jejak hidupnya bisa disusuri langsung di Rumah Si Pitung di Marunda, saksi bisu perjuangan sang Robin Hood-nya Jakarta.

Konon, Si Pitung disebut sebagai jawara asal Jakarta yang banyak membela masyarakat dan berani menentang Belanda. Selain itu, jejak peninggalan Pitung juga bisa ditelusuri di Rumah Si Pitung yang berada di Jakarta Utara.

Objek wisata itu kerap dikunjungi oleh para pelajar hingga mahasiswa yang ingin melihat bangunan rumah panggung tersebut. Dengan sejarah yang melekat pada bangunan ini, jadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang berkunjung ke Rumah Si Pitung.


Fakta-fakta Rumah Si Pitung:

1. Bukan Rumah Si Pitung Asli

Kendati namanya Rumah Si Pitung, ternyata bangunan itu bukan rumah yang ditinggali oleh si Pitung. Rumah Si Pitung dulu adalah rumah milik Haji Marsani. Dulu rumah itu disinggahi Pitung untuk menghindar dari kejaran Belanda.

2. Siapakah Sebenarnya si Pitung

Banyak versi berkembang tentang legenda si Pitung. Ada yang menyebut Pitung merupakan nama atau julukan dari seseorang, tetapi ada juga yang menyebut bahwa si Pitung ini merupakan nama sebuah kelompok.

Nah jika penasaran dengan versi-versi cerita si Pitung ini bisa langsung datang ke Rumah Si Pitung dan minta untuk dijelaskan oleh guide di sana tentang cerita-cerita legenda si Pitung ini.

3. Rumah Si Pitung Bukan Rumah Adat Betawi

Karena si Pitung merupakan legenda asal Betawi dan nama objek wisata ini Rumah Si Pitung, bukan berarti rumah tersebut bergaya arsitektur rumah khas orang Betawi. Rumah itu merupakan rumah khas orang-orang Kalimantan.

4. Sering Terkena Banjir, Rumah Si Pitung Ditinggikan

Berada di wilayah yang kerap langganan banjir, Rumah Si Pitung pun beberapa kali ditinggikan untuk dasar rumahnya. Bukan tinggi tiang panggungnya yang semakin tinggi, namun ada penambahan beton di bawah rumah tersebut agar tidak dimakan oleh banjir.

5. Dipelopori Ali Sadikin

Rumah itu diberi nama Rumah Si Pitung dan menjadi cagar budaya pada saat Ali Sadikin menjabat sebagai Gubernur Jakarta. Pada 1970-an, Ali mencari bangunan-bangunan tua untuk dijadikan cagar budaya dan ditemukan rumah itu. Saat perwakilan Pemprov DKI melakukan survey didapatilah rumah itu dan dinilai memenuhi syarat untuk jadi cagar budaya dan kebetulan juga pernah punya cerita sempat disinggahi si Pitung.

Rumah itu pun kemudian dibeli oleh pemerintah dan diberi nama Rumah Si Pitung itu untuk daya tarik pengunjung.

6. Alamat

Rumah Si Pitung berada di Jalan Kampung Marunda Pulo, RT.2/RW.7, Marunda, Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara. Lokasinya berada di kawasan wisata Marunda, Jakarta Utara, dan merupakan salah satu dari sedikit rumah panggung Betawi yang tersisa.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

7 Taman di Jakarta Utara, Tiket Masuk Gratis



Jakarta

Sebanyak tujuh taman di Jakarta Utara bisa buat healing dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Mulai dari Taman Bintaro hingga Taman Gorontalo.

Mau liburan hemat di Jakarta Utara? Bisa banget! Jakarta Utara ternyata punya banyak pilihan taman yang nyaman dan bisa jadi tempat liburan keluarga, yang utama tiket masuknya gratis.

Bagi detikers yang lagi mencari alternatif rekreasi murah tapi berkesan, berikut taman di Jakarta Utara yang wajib dikunjungi.


1. Taman Bintaro

Taman Bintaro, Cilincing, Jakarta UtaraTaman Bintaro, Cilincing, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Taman Bintaro terletak di Jl. Sungai Kendal Gang H. Nayu, RT 1/Rw 8, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Taman ini bersebelahan dengan area persawahan yang membentang luas.

Walau tidak terlalu luas, Taman Bintaro memiliki spot tempat bermain anak yang difasilitasi oleh wahana perosotan. Untuk orang dewasa, terdapat spot gym dan are pejalan kaki yang bisa digunakan untuk jogging.

Waktu paling ramai di kawasan taman ini biasanya sore hari sekitar jam 16.00 sampai 16.30 WIB.

2. Taman Sarang Bangau

Taman Sarang Bangau di Cilincing, Jakarta UtaraTaman Sarang Bangau di Cilincing, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Taman Sarang Bangau terletak di Jl. Marunda RT 6/RW 4, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Taman ini memiliki fasilitas olahraga dan area bermain untuk anak-anak.

Dalam arsip berita detikTravel, Taman Sarang Bangau menawarkan suasana yang adem, sejuk, dan bersih. Taman ini cocok untuk menghabiskan waktu di sore hari bersama keluarga atau teman. Biasanya pengunjung datang untuk bermain ataupun berolahraga.

Selain itu, ada banyak para penjaja makanan di sekitar kawasan taman, jadi pengunjung bisa menikmati suasana sembari menyantap berbagai makanan dan minuman.

3. Taman Sungai Kendal

Taman Sungai Kendal jadi primadona warga untuk berkumpul dan berwisata gartis. Taman ini berada di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.Taman Sungai Kendal jadi primadona warga untuk berkumpul dan berwisata gartis. Taman ini berada di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. (Muhammad Lugas Pribady)

Taman Sungai Kendal berada di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Memasuki area jembatan dari pintu depan, wisatawan akan mendapati area bermain anak yang dilengkapi dengan wahana bermain anak seperti ayunan dan perosotan.

Menariknya taman ini memiliki area skatepark yang bisa menjadi tempat khusus bermain skateboard. Namun area skatepark ini hanya bisa digunakan untuk skateboard saja, bukan track yang bisa digunakan untuk sepeda.

4. Taman Ondel-ondel

Anak-anak bermain di area ruang terbuka hijau Taman Ondel-ondel, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (17/2/2023). Taman ini dibangun pada tahun 2022 dan rampung pada Januari 2023.Anak-anak bermain di area ruang terbuka hijau Taman Ondel-ondel, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara. (Pradita Utama)

Taman Ondel-ondel berada di Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara. Dulunya kawasan ini merupakan kawasan tempat pembuangan sampah. Hingga kemudian pada tahun 2023 dikelola menjadi sebuah taman yang dimanfaatkan sebagai tempat wisata masyarakat setempat.

Taman Ondel-ondel menjadi sarana pelestarian kebudayaan Betawi, sebab ondel-ondel tidak semata-mata digunakan sebagai nama dari taman ini, melainkan sebagai ikon yang menghiasi kawasan taman.

Sepasang ondel-ondel terpajang di bagian depan taman, selain sebagai hiasan, secara tidak langsung juga sebagai pengingat akan budaya khas yang dimiliki Jakarta.

Taman Ondel-ondel ramai dikunjungi wisatawan di hari Sabtu dan Minggu terutama di sore hari.

5. Taman Hutan Kota Penjaringan

Taman Hutan Kota Penjaringan, Jakarta UtaraTaman Hutan Kota Penjaringan, Jakarta Utara khas dengan taman labirin. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Taman Hutan Kota Penjaringan menyajikan pemandangan yang indah dan hijau, memanjakan mata siapa saja yang berkunjung. Selain duduk santai, wisatawan bisa melakukan banyak kegiatan menarik disini.

Daya tarik utama di taman ini adalah labirinnya. Melansir kanal Instagram temantaman.jkt, taman ini menyediakan berbagai fasilitas mulai dari jogging track, pergola, menara pengawas, pendopo, area parkir, toilet, area gym, dan area pemancingan.

Selain itu, taman ini khas dengan taman labirin. Traveler berani mencobanya?

Lokasinya berada di Jl. Kepanduan II, RT 7/RW 16, Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

6. Taman Gorontalo

Taman Gorontalo tidak terletak di Gorontalo, taman ini berada di Jl. Gorontalo Raya, Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Melansir kanal Instagram temantaman.jkt, Taman Gorontalo diresmikan pada 2019. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai Taman Segitiga, karena bentuk dan luas taman tersebut menyerupai bentuk segitiga. Walau sempat ditutup sementara, taman ini dibuka kembali pada awal tahun 2025.

Melansir situs Ayo ke Taman, terdapat berbagai fasilitas yang ada di Taman Gorontalo seperti lapangan olahraga, jogging track, area permainan anak, hingga track skateboard.

7. Taman Rawa Badak Utara

Taman Rawa Badak Utara berada di Jl. Inspeksi Kali Sunter, Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Kawasan taman ini terletak di samping Tempat Penampungan Sampah Sementara Koja.

Sempat mengalami revitalisasi pada tahun 2019, Taman Rawa Badak Utara baru beroperasi lagi di tahun 2020 dengan penambahan fasilitas berupa jogging track, area gym, amphitheater, dan juga Wi-Fi.

Selain itu, taman ini juga memiliki area parkir mobil dan motor, area permainan anak, dan toilet. Menariknya, kawasan taman memiliki danau buatan yang digunakan untuk penampungan air hujan. Area danau buatan ini dikelilingi oleh jogging track menyajikan pemandangan yang indah bagi wisatawan.

(iah/ddn)



Sumber : travel.detik.com