Tag Archives: cisauk

Jasmine Park, Pesona Lengkap Wisata Alam dan Cafe di Tengah Kota Tangerang


Jakarta

Jasmine Park menjadi rekomendasi wisata baru yang murah dan lengkap di Kota Tangerang. Tempat rekreasi ini mengadopsi cafe dan resto yang dilengkapi peternakan mini untuk belajar anak.

Sesuai dengan branding yang dibawa pada bioakun Instagramnya @jasmineparkind, Jasmine Park optimis untuk membawa pengunjung menikmati keindahan alam dan makanan lezat di tengah kota. Suasana alam yang ditawarkan pun tidak main-main mulai dari pepohonan rindang hingga kolam hijau yang memanjakan mata.

Disini anak-anak diajak untuk belajar lebih dekat dengan hewan dan tumbuhan yang ada di sekitar. Tersedia berbagai paket edukasi yang dijamin menyenangkan untuk anak dan tidak membosankan bagi orang tua karena nyamannya fasilitas yang disediakan.


Jasmine Park: Tiket, Jam Buka, dan Rute

Dikutip dari salah satu laman travel, tempat wisata yang telah berjalan satu tahun ini terbilang sangat cukup murah. Bahkan pada awalnya mereka memberlakukan tiket gratis dan telah berubah per Januari 2024 kemarin.

1. Harga Tiket dan Jam Operasional

Jasmine Park buka setiap hari sejak pukul 09.00 WIB-19.00 WIB dengan harga tiket sebagai berikut:

Tiket Masuk: Rp 20.000/orang (donasi makanan satwa)

Paket Field Trip A: Rp 45.000 (field trip, feeding, snack)

Paket Field Trip B: Rp 60.000 (field trip, feeding, bento rice)

Harga Buffet Paket Makanan Untuk Rombongan

  • Paket 1: Rp 65.000/ orang
  • Paket 2: Rp 75.000/ orang
  • Paket 3: Rp 120.000/ orang
  • Paket 4: Rp 155.000/orang.

Rute Lokasi

Jasmine Park terletak di Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jawa Barat. Terletak 35 km dari pusat Kota Jakarta, Jasmine Park cocok menjadi pilihan liburan keluarga. Hanya dalam waktu 1,5 jam, detikers dapat menikmati wisata alam yang menyenangkan.

Tidak perlu takut apabila wisatawan datang menggunakan kendaraan umum, sebab destinasi ini dapat diakses dengan KRL. Jika dari arah Jakarta, silahkan naik KRL Stasiun Tanah Abang tujuan Rangkasbitung dan turun di stasiun Cicayur. Perjalanan akan lebih cepat dan hemat dengan menggunakan ojek online selama kurang lebih 5 menit.

Selain itu, di sekitar Jasmine Park juga terdapat beberapa destinasi wisata alam dan edukasi lain yaitu.

  • Akaruku Hydro Farm & Cafe
  • Danau Jabon Cisauk Tangerang
  • Jabon Drop Zone (Taman Bersepeda).

Daya Tarik dan Fasilitas Jasmine Park

Jasmine Park sebagai wisata edukasi dan alam memberikan wilayah yang luas dan lapang bagi flora dan fauna sekitar 3 hektar. Namun tidak perlu takut jika terkena panas terik matahari, sebab terdapat pilihan arena indoor maupun outdoor yang bisa dinikmati oleh pengunjung.

Daya tarik utama yang pasti diberikan oleh wisata di Cisauk ini yaitu keindahan alamnya. Sebagai warga kota yang minim dengan daerah lapang dan hijau, destinasi ini tidak pernah sepi pengunjung dengan daya tarik yang dimilikinya yaitu.

Daya Tarik Wisata Jasmine Park

1. Taman Indah dan Sejuk

Di sepanjang lokasi wisata, detikers akan dimanjakan dengan tanaman hijau yang tertata rapi dari ujung ke ujung. Pengunjung akan diajak untuk melewati jalan setapak yang menyejukkan di tengah kawasan industri gersang di Tangerang.

Sisi kanan dan kiri dipenuhi oleh tanaman hias dan pohon yang banyak dihinggapi burung berwarna-warni. Untuk masuk ke area taman, wisatawan akan melewati jembatan dengan dekorasi menarik yang cocok untuk spot foto pribadi maupun bersama keluarga.

2. Taman Hewan Mini

Di bawah jembatan menuju taman, terdapat kebun binatang mini yang mengoleksi beberapa jenis unggas, reptil, maupun mamalia. Hewan-hewan tersebut diantaranya yaitu merak, aneka unggas, kura-kura, iguana, landak, rakun, hingga spesies albino dari rakun dan merak.

Keseluruhan hewan tersebut cukup jinak dan selalu diawasi oleh para penjaga. Anak-anak diperbolehkan berinteraksi dan memberi makan berdasarkan paket yang dibeli sebelumnya.

3. Kafe dan Restoran

Wisata utama yang menjadi daya tarik Jasmine Park adalah pada fasilitas lengkap kulinernya. Setelah melewati jembatan penghubung taman, detikers akan menemui cafe dan restoran berikut di sektor indoor maupun outdoor.

Meskipun hanya sekelas fasilitas di taman rekreasi, makanan yang disajikan disini sangat beragam. Mulai dari menu lokal, western, hingga Asia dapat dinikmati mulai dari harga 13 ribuan saja lengkap dengan berbagai pilihan coffee hingga dessert.

Pemandangan cafe dan restoran ini tidak kalah indah karena menghadap hamparan hijau dan kolam luas yang asri dan menyejukkan pikiran dari padatnya aktivitas sehari-hari.

Fasilitas Yang Tersedia

  • Area Parkir
  • Mushola
  • Cafe dan Restoran
  • Taman Hewan
  • Spot Foto.

Aktivitas Menarik di Jasmine Park

Sebagai bentuk perlindungan ekstra pada kesehatan hewan di dalamnya, para pengunjung dilarang untuk membawa makanan dan minuman dari luar. Detikers dapat melakukan berbagai aktivitas menarik dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di Jasmine Park yaitu:

  • Memberi makan hewan.
  • Menanam pohon bersama.
  • Berfoto dan selfie ria dengan hewan.
  • Berjalan kaki dan merilekskan pikiran.
  • Makan dan minum dengan view menyegarkan yaitu taman hijau.

Demikian informasi lengkap mengenai taman rekreasi dan kuliner di Cisauk yaitu Jasmine Park. Pastikan untuk menggunakan alas kaki dan pakaian yang nyaman karena area wisata yang sangat luas. Detikers juga bisa mempersiapkan payung sebagai antisipasi apabila terjadi hujan.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Ini Cara Pergi ke Dufan Naik KRL Lengkap dengan Rutenya


Jakarta

Dunia Fantasi atau sering disebut Dufan merupakan salah satu tempat rekreasi yang terkenal di Jakarta. Selain dapat diakses menggunakan kendaraan pribadi, travelers juga bisa pergi ke Dufan naik KRL Commuter Line Jabodetabek.

Hadirnya KRL sangat membantu masyarakat yang ingin berpergian ke suatu tempat. Tak hanya warga Jakarta saja yang bisa ke Dufan, bagi kamu yang tinggal di Bogor, Depok, Tangerang, atau Bekasi juga bisa jalan-jalan ke Dufan dengan menaiki KRL.

Namun, masih banyak masyarakat yang kebingungan saat menggunakan KRL karena tidak tahu rutenya. Jangan khawatir, simak cara pergi ke dufan naik KRL lengkap dengan rutenya dalam artikel ini.


Cara Pergi ke Dufan Naik KRL

Untuk bisa sampai ke Dufan naik KRL, detikers bisa turun di Stasiun Ancol. Namun, jarak dari stasiun ke Dufan masih sekitar 2,6 km lagi, sehingga detikers bisa melanjutkan dengan transportasi umum lain seperti taksi atau ojek online.

Berdasarkan informasi yang didapat detikTravel dari akun X resmi KAI Commuter @CommuterLine (11/02/2025), berikut cara pergi ke Dufan naik KRL beserta rutenya.

1. Pergi ke Dufan dari Bogor

Bagi detikers yang ingin ke Dufan naik KRL dan berangkat dari Bogor, berikut caranya:

  • Dari Stasiun Bogor, naik KRL tujuan Bogor – Jakarta Kota
  • Setibanya di Stasiun Jakarta Kota, transit dengan menaiki KRL line Jakarta Kota – Tanjung Priok
  • Kemudian turun di Stasiun Ancol
  • Lanjutkan perjalanan menggunakan transportasi lain seperti ojek online atau taksi untuk bisa sampai di Dufan.

2. Pergi ke Dufan dari Bekasi

Jika travelers berangkat dari Bekasi, simak rute KRL menuju Dufan di bawah ini:

  • Dari Stasiun Bekasi, naik KRL tujuan Cikarang – Jatinegara
  • Turun di Stasiun Kampung Bandan untuk transit naik KRL line Jakarta Kota – Tanjung Priok
  • Kemudian turun di Stasiun Ancol
  • Lanjutkan perjalanan menggunakan transportasi lain seperti ojek online atau taksi untuk bisa sampai di Dufan.

3. Pergi ke Dufan dari Tangerang

Bagi kamu warga Tangerang yang ingin liburan ke Dufan, bisa menggunakan KRL Commuter Line dengan rute berikut ini:

  • Dari Stasiun Tangerang, naik KRL tujuan Tangerang – Duri
  • Turun di Stasiun Duri untuk transit KRL line Cikarang – Jatinegara
  • Lalu turun di Stasiun Kampung Bandan untuk transit kembali dengan naik rute KRL Jakarta Kota – Tanjung Priok
  • Kemudian turun di Stasiun Ancol
  • Lanjutkan perjalanan menggunakan transportasi lain seperti ojek online atau taksi untuk bisa sampai di Dufan.

4. Pergi ke Dufan dari Parung Panjang

Masyarakat yang tinggal di sekitar Parung Panjang, Cisauk, dan Serpong, bisa mengandalkan KRL Commuter Line untuk bisa pergi ke Dufan. Berikut rutenya:

  • Dari Stasiun Parung Panjang/Cisauk/Serpong, naik KRL rute Rangkasbitung – Tanah Abang
  • Turun di Stasiun Tanah Abang untuk transit KRL line Cikarang – Jatinegara
  • Lalu turun di Stasiun Kampung Bandan untuk transit kembali dengan menaiki rute KRL Jakarta Kota – Tanjung Priok
  • Kemudian turun di Stasiun Ancol
  • Lanjutkan perjalanan menggunakan transportasi lain seperti ojek online atau taksi untuk bisa sampai di Dufan.

5. Pergi ke Dufan dari Nambo

Bagi warga yang tinggal di Nambo, Cibinong, atau Pondok Rajeg, juga bisa menggunakan KRL untuk bisa pergi ke Dufan. Berikut rutenya:

  • Dari Stasiun Nambo/Cibinong/Pondok Rajeg, naik KRL tujuan Nambo – Jakarta Kota
  • Setibanya di Stasiun Jakarta Kota, transit dengan menaiki KRL line Jakarta Kota – Tanjung Priok
  • Kemudian turun di Stasiun Ancol
  • Lanjutkan perjalanan menggunakan transportasi lain seperti ojek online atau taksi untuk bisa sampai di Dufan.

Itu dia cara pergi ke Dufan dengan menaiki KRL Commuter Line. Semoga dapat membantu travelers yang ingin liburan di Dufan!

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Padat, tapi Masih Bisa ‘Bernapas’



Yogyakarta

Saat liburan di Yogyakarta, kurang lengkap rasanya jika tidak mencoba Kereta Rel Listrik atau KRL Jogja-Solo yang menghubungkan Jogja, Klaten, dan Solo. Saat jam pulang kantor, KRL padat tetapi tidak berdesak-desakan laiknya Commuter Line Jabodetabek.

Yogyakarta dan Solo sudah terhubung dengan kereta commuter line sejak lama, dengan kereta Prameks nan legendaris. Dulu, Prameks bertenaga diesel namun kemudian KA Prameks ‘pensiun’ pada 10 Februari.

detiktravel mencoba melakukan perjalanan dengan KRL Jogja-Solo pada Jumat (22/8/2025), KRL itu beroperasi antara Stasiun Tugu di jantung Yogyakarta hingga Palur, yang jadi perbatasan antara Solo dan Karanganyar. Perjalanan dari Yogyakarta hingga Solo memakan waktu sekitar 1,5 jam.


Hanya punya satu jalur, KRL Jogja-Solo itu berhenti di 13 stasiun, mulai dari stasiun Tugu Yogyakarta, Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, Solo Balapan, Solo Jebres, hingga Palur.

KRL Prameks Jogja-SoloKRL Jogja-Solo (bonauli/detikcom)

KRL Jpgja-Solo itu mengangkut sekitar 16 gerbong. Pada pagi hari, KRL Jogja-Solo beroperasi dua kali dalam satu jam, namun saat sore hari hanya satu jam sekali.

Mirip dengan KRL Jabodetabek, KRL Jogja-Solo dipadati oleh warga yang ngalaju (pulang-pergi) antara Yogyakarta dan Solo. Beruntung, detiktravel mendapatkan KRL Jogja-Solo saat tidak terlalu padat penumpang meskipun saat itu pukul 16.10 WIB, tepat saat orang pulang kerja.

Naik dari Stasiun Stasiun Tugu bisa menguntungkan, karena peluang mendapatkan tempat duduk lebih besar. Kalau tempat duduk sudah penuh, penumpang hanya bisa berdiri dari stasiun awal hingga tujuan.

Di KRL Jabodetabek biasanya penumpang berdiri ke segala arah yang penting bisa terangkut. Para penumpang berdesak-desakan, sampai-sampai tak berpegangan pada strap hanger pun tidak masalah karena nggak akan terjatuh akibat tertahan penumpang lain.

Nah, di KRL Jogja-Solo lain cerita. Penumpang memang ada yang berdiri, namun lebih leluasa.

Ini tentu pemandangan yang tak biasa bagi warga Jabodetabek. Penumpang masih memungkinkan untuk berbaris dengan rapi. Bisa dibilang semua terasa begitu berbeda, meski sama-sama KRL. Yang sehari-hari menggunakan moda KRL dari Bogor atau Depok atau Cisauk dan Bintaro ke Jakarta tak bisa tidak untuk bikin perbandingan. Sudah bisa terangkut saja syukur di jam-jam berangkat dan pulang kerja.

Apalagi, pemandangan sepanjang perjalanan masih sangat hijau dan jauh dari hutan beton. Paling ramai, hanya permukiman.

Dari sejumlah cerita penumpang lain, kepadatan dalam KRL Jogja-Solo bisa menyerupai KRL Jabodetabek saat libur sekolah atau akhir pekan. Saat jam-jam pulang atau berangkat kerja keramaian tergolong wajar.

KRL Prameks Jogja-SoloKRL Jogja-Solo (bonauli/detikcom)

Satu pembeda terakhir adalah tidak adanya gerbong khusus wanita di kedua ujung kereta. Semua gerbong dibuka untuk umum. Jadi tidak ada gerbong khusus perempuan.

Tarif KRL Jogja-Solo flat sebesar Rp 8.000 sekali jalan, tidak seperti KRL yang memiliki tarif progresif atau bertambah sesuai jarak tempuh.

Berikut jadwal KRL Yogyakarta-Palur:

Jadwal keberangkatan Jogja-Solo dari Stasiun Tugu Yogyakarta yaitu pukul 05.05 WIB, 06.00 WIB, 07.05 WIB, 07.54 WIB, 08.49 WIB, 10.56 WIB, 12.07 WIB, 13.57 WIB, 15.01 WIB, 16.10 WIB, 17.35 WIB, 18.08 WIB, 20.15 WIB, 21.20 WIB dan 22.35 WIB.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com