Tag Archives: cuka

Kesaktian Baking Soda dan Cuka, Bisa Atasi Saluran Tersumbat-Bau Toilet


Jakarta

Membersihkan perabotan rumah dengan bahan-bahan yang ada tentu bisa mempermudah pekerjaan. Salah satu bahan yang sering ada di rumah adalah baking soda dan cuka.

Kedua bahan tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk memasak, tapi juga bisa untuk bahan pembersih. Masing-masing bahan bisa digunakan untuk membersihkan barang, namun jika digabungkan bisa membersihkan efek ekstra.

Dilansir dari How Stuff Works, berikut ini manfaat baking soda dan cuka untuk membersihkan perabotan rumah.


Mengatasi Saluran Tersumbat

Salah satu manfaat dari campuran baking soda dan cuka adalah mengatasi saluran tersumbat. Caranya, tuangkan air mendidih ke saluran pembuangan. Lalu, tuang 1/2 cangkir soda kue dan diamkan selama tiga sampai lima menit.

Setelah itu, tambahkan satu cangkir cuka diikuti dengan satu cangkir air panas. Selanjutnya tunggu lima sampai 10 menit lalu bilas dengan air mendidih.

Membersihkan Mesin Cuci

Jangan salah lho, mesin cuci bisa kotor karena adanya tumpukan kotoran yang berasal dari sisa detergen. Nah, untuk mengatasinya bisa juga dengan memasukkan baking soda dan cuka ke dalamnya dan jalankan mesin dengan air panas selama satu putaran penuh.

Menghilangkan Bau pada Toilet

Terkadang ada saja bau tak sedap yang berasal dari toilet. Untuk menghilangkan bau tersebut, bisa dengan tuangkan satu cangkir baking soda ke dalam mangkuk dan tambahkan satu cangkir cuka. Selanjutnya, tutup penutup toilet dan diamkan campuran itu sampai berbuih selama sekitar 30 menit. Lalu, gunakan sikat toilet untuk menggosoknya hingga bersih.

Membersihkan Wastafel Dapur

Kombinasi baking soda dan cuka bisa membersihkan wastafel stainless steel di dapur. Caranya dengan basahkan wastafel lalu taburi dengan baking soda. Setelah itu gosok menggunakan sikat dan bilas.

Selanjutnya, rendam beberapa lembar tisu di dalam cuka putih dan letakkan di wastafel. Diamkan selama 20 menit lalu angkat dan bilas kembali wastafel.

Itulah beberapa manfaat baking soda dan cuka untuk membersihkan perabotan rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Begini Penampakan Lalat Buah dan Cara Usirnya


Jakarta

Lalat buah (Drosophila melanogaster) merupakan serangga kecil berwarna cokelat dengan mata merah. Hewan kecil ini biasanya terbang di sekitar dapur, mengincar sampah, sayur, dan buah. Sama seperti jenis lalat lainnya, lalat buah juga membawa banyak kuman dan bakteri.

Larva yang sudah menempel pada buah, bahaya jika dikonsumsi. Sebab, larva tersebut membuat terowongan di dalam daging buah. Apabila dikonsumsi, bisa mengakibatkan muntah-muntah, diare, dan gangguan pencernaan lainnya menurut Britannica.

Menurut penelitian dari Universitas Cambridge, lalat buah merupakan salah satu hewan yang bisa beranak tanpa perlu kawin. Namun, dengan diinduksi di lalat perawan juga bisa membuat mereka bereproduksi.


Dilansir Good House, seperti namanya lalat buah bisa datang karena mencium bau buah atau hasil bumi yang sudah matang. Oleh karena itu, kemunculan lalat buah kerap disebut sebagai hama untuk hasil panen petani buah atau sayur.

Namun, tak perlu panik berlebihan, serangga ini bisa diusir dengan bahan yang mudah didapat dan tidak akan membahayakan buah-buah, berikut di antaranya.

1. Pisahkan Buah yang Sudah Matang

Untuk menghindari gagal panen, pastikan ketika terlihat buah akan matang, tutup atau langsung pisahkan buah tersebut agar tidak menjadi sasaran lalat buah.

Kemudian, simpan buah atau sayuran di tempat yang rapat dengan suhu yang rendah seperti di dalam kulkas. Apabila sayuran tersebut aman untuk dicuci sebelum disimpan, coba cuci dahulu untuk menghilangkan larva yang mungkin menempel.

2. Buang Sampah

Buah dan sayuran yang basi atau membusuk juga bisa mengundang lalat buah berdatangan. Sebaiknya, buang sampah secara teratur atau pastikan tempat tersebut dalam keadaan tertutup.

3. Letakkan Cuka Sari Apel

Apabila dua cara tersebut tidak berhasil, coba pasang perangkap dari cuka sari apel. Aroma cuka yang kuat dapat mengganggu lalat buah dan bikin mereka enggan mendekat.

Cara membuat perangkap ini adalah dengan menuangkan cuka sari apel ke dalam gelas, ukurannya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Kemudian pasang plastik di atas gelas tersebut. Beri lubang pada plastik tersebut agar aromanya tetap menguar.

Apabila tidak memiliki plastik, bisa juga memakai kertas yang dibuat kerucut seperti corong. Masukkan kertas ke dalam gelas. Ujung kerucut tersebut harus berada di dalam gelas, sementara yang lubangnya besar di luar.

4. Cuka dan Sabun Cuci Piring

Kemudian, cuka dan sabun cuci piring juga ampuh untuk mengusir lalat buah. Komposisinya adalah 3 tetes sabun cuci piring dimasukkan ke mangkuk berisi cuka. Kali ini, biarkan mangkuk terbuka. Sabun cuci piring mengurangi tegangan permukaan cuka sehingga lalat yang mendekat akan tenggelam.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

3 Cara Ampuh Bersihkan Lumut di Kamar Mandi, Gampang!


Jakarta

Lumut dapat tumbuh di berbagai sudut rumah, salah satunya di kamar mandi. Munculnya lumut di kamar mandi dapat mengganggu estetika dan bisa terus tumbuh jika tidak segera dibersihkan.

Dilansir situs Bathroom City, Senin (19/5), lumut bisa muncul karena suhu lembap yang tinggi di kamar mandi. Faktor lainnya karena ventilasi udara yang buruk sehingga jadi tempat yang cocok bagi lumut dan jamur tumbuh.

Jika ditemukan ada lumut di kamar mandi, sudah saatnya untuk segera dibersihkan. Ada sejumlah cara yang diklaim ampuh dapat membersihkan lumut di kamar mandi. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Cara Membersihkan Lumut di Kamar Mandi

Ada beberapa cara untuk membersihkan lumut di kamar mandi. Dilansir situs Better Homes and Gardens, berikut sejumlah tips yang diklaim mudah dan cepat:

1. Cairan Pemutih

Cara yang pertama adalah dengan menggunakan cairan pemutih. Cara penggunaannya juga mudah, cukup campurkan larutan pemutih dan air bersih dengan perbandingan 1:1, setelah itu siram di area yang terdapat lumut. Lalu bersihkan menggunakan sikat berbulu dan bilas dengan air.

Campuran cairan pemutih dan air dinilai sangat efektif membersihkan lumut di lantai dan dinding kamar mandi, wastafel, hingga pancuran air (shower). Namun, pastikan kamu membuka semua ventilasi udara di kamar mandi saat sedang membersihkannya.

2. Cuka Putih

Selain digunakan untuk memasak, cuka putih ternyata dapat membasmi lumut di kamar mandi. Kamu bisa menggunakan cuka untuk membersihkan lumut di lantai, pancuran, saluran pembuangan, atau kloset.

Untuk cara penggunaannya, kamu bisa menuangkan cuka ke area yang ditumbuhi lumut, lalu diamkan selama 5-10 menit. Setelah itu, bersihkan dengan spons atau kain lap. Jika lumut sulit dihilangkan, kamu bisa menggosoknya dengan sikat berbulu.

3. Boraks

Apabila cara di atas belum efektif membasmi lumut, kamu bisa menggunakan boraks. Bahan ini disebut dapat membersihkan lumut di kamar mandi secara ampuh.

Cara penggunaannya juga mudah, cukup campur satu cangkir boraks ke dalam wadah berisi tiga liter air hangat, setelah itu aduk sampai merata. Lalu, larutan yang sudah tercampur bisa dituang ke dalam botol semprot.

Setelah itu, semprot cairan boraks pada permukaan yang ingin dibersihkan atau terdapat lumut di kamar mandi. Gunakan sikat kawat, spons, atau kain lap untuk membersihkan lumut yang sulit hilang. Agar lebih aman, gunakan sarung tangan saat membersihkan lumut dengan cairan boraks bagi kulit yang sensitif.

Itulah tiga cara ampuh membersihkan lumut di kamar mandi dengan mudah dan cepat. Semoga bermanfaat!

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Trik Jitu Usir Semut yang Bersarang di Rumah, Bisa Pakai Bahan Alami


Jakarta

Semut bisa ditemukan di dalam dan luar rumah. Biasanya semut di luar rumah lebih mudah dimusnahkan karena sarangnya terlihat. Namun, ternyata cara membasmi semut tidak sekadar menutup sarangnya karena mereka bisa berpindah tempat.

Dilansir HGTV, bagian sarang semut yang terlihat di permukaan hanyalah puncak dari gunungan sarang koloni semut. Sarang tersebut lebih luas daripada lebar lubangnya yakni bisa mencapai 60-91 cm luasnya. Lokasinya berada di 1 meter dari permukaannya.

Sementara itu, untuk menemukan sarang semut di dalam ruangan jauh lebih sulit karena letaknya tersembunyi, bisa di dinding, lantai, atau bahkan di bawah lemari.


Kemudian, setelah menemukan sarang semut, cara memusnahkannya bukan hanya dengan menutup atau menghancurkan sarangnya saja, melainkan menargetkan ratu semut. Koloni semut dapat bubar apabila ratu semut tiada. Selama ratu semut masih hidup, koloni semut dapat berpindah tempat untuk hidup.

Ada beberapa cara dan bahan yang bisa digunakan untuk membasmi semut, terutama di luar ruangan, berikut di antaranya.

1. Air mendidih

Cara lainnya yang bisa dicoba untuk mengusir semut adalah menyiramkan air mendidih ke sarang mereka. Namun, air mendidih juga bisa membunuh tanaman sehingga jika lokasi sarang terlalu dekat sebaiknya pakai cara lain.

2. Cuka

Cuka mengandung asam asetat yang memiliki aroma tajam dan tidak disukai oleh semut. Bahan ini cukup mudah menjadi bahan pengusir semut, caranya dengan mencampurkan cuka dan air dengan perbandingan yang sama. Kemudian, tambahkan beberapa tetes sabun cair. Tuangkan campuran tersebut ke sarang semut. Namun, sama seperti air mendidih, cuka dapat membunuh tanaman, jadi perlu berhati-hatilah saat menggunakannya di halaman.

3. Genangan Air

Semut bisa bertahan hidup di bawah air sekitar 24 jam. Maka, perangkap yang harus kita buat adalah air yang dapat merendam sarang lebih dari itu.

Itulah beberapa cara membasmi semut dengan bahan alami. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

3 Cara Ampuh Basmi Ulat Bulu Pakai Bahan yang Ada di Rumah


Jakarta

Adanya ulat bulu di rumah bisa bikin penghuni bergidik ngeri dan bisa membuat badan gatal-gatal jika menyentuhnya. Maka dari itu, tak ayal banyak penghuni rumah yang ingin membasminya dan mencegahnya masuk ke dalam.

Selain itu, keberadaannya di taman rumah juga bisa menghabiskan banyak dedaunan. Tentunya penghuni rumah nggak mau dong tamannya jadi rusak?

Nah, berikut ini cara membasmi ulat bulu masuk rumah dilansir dari The Spruce.


Pakai Semprotan Cabai

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan semprotan cabai untuk membasmi ulat bulu. Caranya, bisa dengan haluskan cabai habanero sebanyak 1/2 cup, dua cup air, enam siung bawang putih, satu sendok makan minyak sayur, dan satu sendok teh sabun cuci piring ke dalam blender.

Setelah itu, tuang campuran ke dalam toples kaca dan tutup rapat. Letakkan di bawah sinar matahari langsung selama dua hari. Selanjutnya, saring campuran tersebut ke dalam botol semprot dan semprotkan yang banyak pada ulat bulu.

Semprotan Cuka

Membasmi ulat bulu dengan campuran cuka dengan air juga bisa lho. Caranya campurkan dua sendok makan cuka dan sekitar 3,7 liter air dan semprotkan ke ulat bulu.

Semprotan Minyak

Untuk membuat semprotan minyak, bisa dengan mencampurkan dua sendok makan minyak sayur, satu sendok makan sabun cuci piring, dan dua cup air hangat. Tuangkan ke dalam botol semprot dan semprotkan ke ulat bulu. Ingat, jangan disemprotkan ke tanaman seperti anggrek, labu, atau tanaman dengan daun berbulu.

Itulah beberapa cara membasmi ulat bulu pakai bahan yang ada di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

3 Cara Bersihkan Kompor Pakai Bahan Dapur, Ampuh Hempaskan Noda Bandel



Jakarta

Kompor yang sering digunakan buat memasak tentu cepat kotor. Minyak dan sisa makanan yang berceceran membuat kompor kotor dan bisa meninggalkan noda membandel kalau dibiarkan.

Oleh karena itu, penghuni rumah harus rajin membersihkan kompor terutama setelah memasak. Namun, membersihkan sekadar pakai air dan kain bersih tidak cukup untuk menghilangkan lengket dan licin pada kompor.

Nah, penghuni bisa coba manfaatkan bahan-bahan dapur yang ampuh mengangkat noda, lho. Dilansir Homes and Gardens, berikut beberapa bahan pembersih yang dapat membersihkan noda membandel pada kompor.


Cara Bersihkan Kompor Pakai Bahan Dapur

Inilah beberapa bahan yang bisa menjadi pembersih kompor.

1. Cuka Putih

Cuka putih bisa menjadi pembersih alami yang ampuh karena keasamannya melarutkan endapan mineral, minyak, dan kotoran. Cara pakainya mudah, cukup larutkan cuka putih cukup dengan mencampurkan dengan air. Lalu, diamkan selama beberapa menit.

2. Soda Kue

Selain itu, soda kue juga dapat membersihkan noda membandel, jamur, dan noda. Campurkan soda kue dengan air untuk mengatasi noda membandel di kompor.

Cara lainnya adalah dengan menaburkan soda kue pada spons basah untuk membersihkan permukaan tanpa menggoresnya. Nggak cuman bersih, bau tak sedap pun bisa diatasi dengan soda kue.

3. Air Lemon

khasiat sehat minum air lemonkhasiat sehat minum air lemon Foto: iStock

Air perasan lemon mampu membersihkan noda membandel karena tingkat keasamannya yang tinggi dan sifat antibakterinya. Bukan hanya noda, bau tak sedap di dapur juga bisa dihilangkan dengan semprotan lemon.

Lemon juga memiliki efek pemutihan alami yang dapat membantu mencerahkan noda pada meja dapur dan permukaan lainnya. Namun, sebaiknya tidak menggunakan lemon pada meja dapur marmer atau beberapa meja dapur batu alam karena dapat mengikis batu atau meninggalkan noda.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

7 Cara Ampuh Bersihkan Noda Minyak di Dinding Dapur


Jakarta

Dapur merupakan salah satu area di dalam rumah yang mudah kotor. Apalagi jika detikers gemar memasak dengan minyak yang banyak, bisa saja minyak meletup dan menempel di dinding dapur.

Apabila dinding dapur tidak dilapisi dengan keramik, maka noda minyak sangat mudah menempel di dinding. Selain terlihat kotor, jika tidak segera dibersihkan maka bisa menimbulkan jamur.

Ada sejumlah cara mudah untuk membersihkan noda minyak yang menempel di dinding dapur. Bagaimana caranya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


Cara Bersihkan Noda Minyak di Dinding Dapur

Jika terdapat banyak noda minyak yang menempel di dinding dapur, jangan khawatir. Sebab, ada beberapa cara mudah untuk membersihkannya.

Dilansir situs Teka Cleaning dan How Stuff Works, berikut cara ampuh bersihkan noda minyak pada dinding dapur:

1. Tepung

Jika kamu sedang memasak dan minyak meletup mengenai dinding dapur, segera bersihkan dengan tepung. Cukup dengan menaburkan ke titik-titik yang terdapat noda minyak, lalu diamkan selama 5-10 menit agar tepung menyerap minyak. Setelah itu, bersihkan sisa tepung dengan lap kering.

Sebagai catatan, cara ini hanya berhasil jika noda minyak belum kering atau masih basah.

2. Baking Soda

Apabila noda minyak sudah mengering, kamu tetap bisa membersihkannya dengan baking soda. Sebab, soda kue dapat ampuh melarutkan lemak tanpa merusak permukaan yang dibersihkan.

Untuk menghilangkan noda minyak di dinding, cukup campurkan 3 sendok makan soda kue dengan 1 gelas air ke dalam wadah. Setelah itu, gunakan spons untuk menggosok noda lemak di dinding secara perlahan.

3. Sabun Cuci Piring

Sabun cuci piring juga bisa digunakan untuk membersihkan noda minyak pada dinding. Caranya juga mudah, cukup teteskan sabun ke titik-titik yang terdapat noda, lalu diamkan sekitar 30 menit. Setelah itu, bersihkan dinding dengan air bersih dan keringkan menggunakan kain lap.

4. Garam dan Sabun Cuci Piring

Agar lebih ampuh membersihkan noda minyak, kamu bisa mengkombinasikan garam dan sabun cuci piring. Untuk cara pakainya, campurkan sekitar 2-3 sendok makan garam dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah, lalu aduk hingga merata sampai berbusa.

Setelah itu, gosok cairan tersebut ke dinding yang penuh noda minyak dengan spons sampai bersih. Setelah itu, bilas dengan air dan keringkan menggunakan kain lap.

5. Cuka

Cara berikutnya adalah menggunakan cuka. Bahan ini dinilai ampuh untuk membersihkan noda minyak yang membandel pada dinding. Sebab, asam pada cuka dapat melarutkan minyak yang sudah mengering, sehingga dapat digosok dengan spons.

Cara pakainya cukup dengan menuangkan cuka putih di area yang penuh noda minyak, lalu diamkan sekitar 5 menit agar cuka meresap. Setelah itu, gosok dengan spons lembut agar noda menghilang.

6. Jeruk Lemon

Selain dijadikan minuman segar, jeruk lemon juga disebut ampuh menghilangkan noda di dinding dapur. Cukup menggunakan air jeruk lemon yang dituang ke dalam botol spray, lalu semprotkan ke titik yang penuh noda minyak. Diamkan selama beberapa menit dan lap menggunakan kain hingga kering.

7. Cuka dan Baking Soda

Perpaduan cuka dan baking soda juga bisa dipilih untuk membersihkan noda minyak. Soalnya, kedua bahan itu dapat memecah residu minyak yang menempel pada dinding sehingga lebih mudah dibersihkan.

Cukup campurkan cuka dan baking soda ke dalam wadah dan aduk hingga merata, lalu oleskan pada dinding yang terdapat noda minyak dan diamkan selama beberapa menit. Setelah itu, gosok dengan spons dan bilas dengan air sampai bersih.

Demikian tujuh cara ampuh bersihkan noda minyak pada dinding dapur. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Cara Ampuh Bersihkan Noda Semen di Lantai Tanpa Perlu Ganti Keramik


Jakarta

Saat pembangunan rumah, lantai rawan terkena sisa semen yang berceceran saat pengerjaan bagian lain. Semen yang sudah mengeras akan lebih sulit dibersihkan, bahkan jika dikeruk bisa membuat keramik tergores.

Meskipun begitu, bukan berarti semen tidak bisa dibersihkan. Sama seperti noda cat, noda makanan, atau kotoran lainnya, bekas semen yang telah mengeras bisa dibersihkan, tetapi perlu memakai bahan khusus yang aman untuk keramik.

Cara Menghilangkan Noda Semen di Lantai Keramik

Dilansir situs HG, berikut cara menghilangkan noda semen pada lantai keramik.


1. Cuka

Semen yang sudah mengeras biasanya hanya dapat hancur jika diberi tekanan seperti dikikis. Sebelum dikikis, bekas semen tersebut akan lebih mudah dibersihkan jika diberi cairan dari campuran cuka dan air hangat. Setelah itu tuang di atas noda semen secukupnya. Kemudian, tunggu hingga menyerap dan cairan tersebut kering, baru setelah itu digosok.

Cara ini hanya dapat digunakan untuk jenis lantai yang ditutupi keramik. Untuk granit, marmer, dan batuan alam lainnya sebaiknya tidak menggunakan cuka karena cairan ini justru ikut merusak lantai. Bahan alternatifnya adalah memakai perasan lemon secukupnya, tidak terlalu banyak untuk marmer, granit, dan batuan alam. Ketika digosok juga sebaiknya cukup di bagian semen yang mengeras.

2. Amplas

Langsung mengikis bekas semen juga sebenarnya tidak masalah, terutama yang nodanya kecil-kecil. Saat membeli amplas, bisa bertanya dahulu amplas yang bisa digunakan untuk lantai keramik karena ada amplas khusus untuk kayu. Untuk membeli amplas bisa didapatkan di toko bangunan.

Cara Membersihkan Bekas Semen di Nat Lantai

Noda bekas semen tidak hanya jatuh ke permukaan yang licin di keramik, melainkan bisa pula di sela-sela keramik yang biasanya berwarna putih atau disebut pula dengan nat. Menurut Apartment Theraphy berikut bahan yang bisa dipakai untuk menghilangkan noda pada nat.

1. Cuka

Sama seperti sebelumnya, cuka juga aman untuk membersihkan noda pada bagian nat lantai. Jika campuran cuka dan air hangat tadi masih berlebih, coba pakai untuk membersihkan nat. Tunggu hingga menyerap lalu gosok perlahan. Hati-hati lapisan nat ikut terkikis. Setelah bersih, jangan lupa untuk dibersihkan.

2. Baking Soda

Baking soda merupakan bahan pembersih yang lebih keras daripada cuka. Apabila ada bekas semen yang sulit sekali dibersihkan, bisa memakai baking soda. Lalu masukkan ke dalam air dengan perbandingan jumlah yang sama. Tuang cairan tersebut ke noda pada nat. Tunggu hingga menyerap, lalu gosok permukaannya. Nat akan bersih dari noda.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

3 Cara Bersihkan Noda Tinta pada Sofa Kain, Bisa Pakai Cuka


Jakarta

Noda tinta pada sofa kerap ditemukan. Noda tersebut bisa saja berasal dari pulpen yang yang bocor atau yang lainnya.

Namun jangan khawatir, karena noda tersebut masih bisa dibersihkan. Salah satu bahan yang dipakai adalah cuka.

Selain digunakan untuk masakan, cuka juga bisa dipakai untuk membersihkan noda tinta. Berikut ini caranya dilansir dari The Spruce.


Cara Membersihkan Noda Tinta Pakai Cuka

white vinegar on wood table topCuka. Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim

Cuka yang digunakan merupakan cuka putih ya detikers, bukan cuka apel. Berikut ini caranya.

– Bersihkan noda tinta dengan tisu bersih.

– Dalam mangkuk kecil, campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan yang sama.

– Celupkan kain mikrofiber ke dalam campuran cuka dan air, lalu bersihkan noda tinta. Ulangi proses hingga noda hilang. Ingat, jangan menggosok noda agar tidak menyebar atau menempel.

– Ambil kain bersih lainnya, basahkan dengan air, lalu bersihkan noda untuk menghilangkan sisa cuka.

– Gunakan kain kering untuk hilangkan sisa air dan biarkan kain mengering sepenuhnya.

Pakai Sabun Cuci Piring

macro shot of dish soap being squeezed onto green sponge in aluminum sinkIlustrasi sabun cuci piring. Foto: iStock

Selain menggunakan cuka, bisa juga menghilangkan noda tinta pakai sabun cuci piring. Begini caranya.

– Gunakan tisu untuk menyerap tinta sebanyak mungkin. Tepuk-tepuk noda tinta dengan lembut, tetapi jangan digosok karena akan menyebabkan noda menjadi menyebar atau menempel.

– Ambil mangkuk kecil dan tambahkan sabun cuci piring cair secukupnya ke air hangat untuk menghasilkan busa saat kamu mengaduk campuran.

– Ambil kain mikrofiber bersih dan celupkan ke dalam air sabun hangat, lalu tepuk-tepuk noda. Ulangi proses hingga noda hilang.

– Ambil kain mikrofiber lain dan basahkan dengan air hangat, lalu tepuk-tepuk area yang terkena noda untuk menghilangkan sisa sabun.

– Jika area yang terkena noda terlalu basah, ambil kain mikrofiber kering dan tekan untuk menyerap kelebihan air dan biarkan kain mengering sepenuhnya sebelum duduk atau menaruh bantal di sofa.

Pakai Pembersih Kuteks

Bisa juga lho membersihkan noda tinta pakai aseton alias pembersih kuteks. Berikut ini caranya.

– Tepuk-tepuk noda dengan tisu untuk menghilangkan tinta.

– Celupkan kain mikrofiber yang bersih dan kering ke dalam aseton dan tepuk-tepuk noda. Ulangi hingga noda hilang.

– Ambil kain mikrofiber lain dan basahkan dengan air hangat lalu tepuk-tepuk area tersebut untuk menghilangkan sisa dan bau aseton.

– Hilangkan sisa kelembapan pada sofa kain dengan kain bersih dan kering lalu biarkan kain mengering sepenuhnya.

Itulah beberapa cara menghilangkan noda tinta pada sofa. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

5 Tips Membersihkan Keran Air agar Tak Mudah Berkarat-Berlumut


Jakarta

Keran air merupakan perangkat sanitasi yang penting di rumah. Keran perlu dirawat sama seperti perangkat lain agar dapat bertahan lama.

Beberapa masalah yang sering ditemui ketika menggunakan keran adalah debit air yang bisa tiba-tiba menciut, air berlumut, keran kotor, hingga sulit ditutup rapat. Ada banyak faktor penyebab keran air rusak. Salah satu penyebabnya adalah kualitas dari air di rumah. Air yang bersih pasti tidak akan merusak benda-benda yang dilaluinya. Berbeda dengan air berlumpur atau air sadah yang dapat menyebabkan penyumbatan dan korosi.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, dilansir Europe Enchanting berikut beberapa cara merawat keran air di rumah agar tidak cepat rusak dan tahan lama.


1. Hindari Pemakaian Spons Kawat

Spons kawat digunakan untuk menyikat noda membandel pada permukaan yang keras. Alat pembersih ini sebaiknya tidak digunakan untuk membersihkan keran air karena permukaan spons yang tajam justru dapat merusak lapisan keran air dan membuat banyak goresan. Lapisan terluar keran air fungsinya untuk melindungi dan mencegah material keran berkarat.

2. Hindari Pemakaian Bahan Kimia yang Keras

Bahan untuk membersihkan keran air sebenarnya tidak sulit dan mahal. Keran air bisa dibersihkan menggunakan perasan lemon, sabun cuci piring, atau cuka. Bahan kimia keras justru bisa membuat keran air meleleh hingga berkarat.

3. Bersihkan Aerator pada Keran Air

Aerator merupakan alat yang dipasang di ujung mulut keran. Bagian ini merupakan area penting pada keran air. Fungsinya untuk menghemat air, menghemat energi, dan mengurangi percikan air. Sebagai mulut keluarnya air, aerator harus dalam keadaan bersih dan tidak tersumbat.

Cara membersihkannya dengan mencopot aerator kemudian direndam di dalam air hangat yang dicampur dengan cuka putih. Kemudian sikat dengan sikat gigi bekas sampai bersih.

4. Bersihkan Kerak pada Keran Air

Selain aerator, bagian leher keran air juga perlu dibersihkan. Pasti kerak-kerak putih yang menempel. Apabila didiamkan, justru dapat merusak lapisan terluar keran air. Cara membersihkannya bisa dengan cuka, sabun pencuci piring, hingga baking soda.

5. Rendam Keran untuk Membersihkan Kotoran

Selain bagian luar, bagian dalam juga perlu dibersihkan karena pasti ditemukan lumut, lumpur, dan kotoran halus yang menempel pada leher keran air bagian dalam. Caranya dengan melepas dan merendam keran tersebut di air cuka semalaman sehingga kotoran yang membandel dapat larut dan keluar dari keran air. Setelah direndam, bilas dengan air bersih dan memasangnya kembali.

Itulah cara membersihkan keran agar tidak mudah berkarat dan berlumut. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com