Tag Archives: danau toba

Ini Tempat Eksekusi Penjahat di Danau Toba: Kepala Dipenggal-Jantung Dimakan



Samosir

Zaman dahulu, suku Batak mengenal sudah mengenal sistem pengadilan. Bahkan, ada satu tempat khusus untuk mengeksekusi para penjahat di Danau Toba.

Di balik keindahan alam dan budayanya, di sekitar Danau Toba terdapat peninggalan sejarah yang menyimpan kisah mengerikan di masa lalu.

Destinasi itu adalah Batu Persidangan keluarga orang Batak bermarga Siallagan. Batu Persidangan itu terdapat di Huta Siallagan di Ambarita, Kabupaten Samosir.


Batu Persidangan sendiri merupakan deretan kursi dan meja yang terbuat dari batu. Terdapat 9 kursi di Batu Persidangan yang mengelilingi satu meja yang terdapat di bagian tengah.

Di sekitar Batu Persidangan, terdapat rumah Bolon atau rumah adat Batak sebanyak 8 rumah yang sudah berumur ratusan tahun. Rumah Bolon itu memiliki sejumlah fungsi, mulai rumah Raja Siallagan dan keluarga hingga tempat pemasungan bagi pelaku kejahatan.

Konon dulu, ketika ada pelaku kejahatan di Huta Siallagan bakal disidang di Batu Persidangan. Dalam prosesi persidangan, Raja Siallagan akan memimpin persidangan langsung dan didampingi oleh dukun.

Jika tindak kejahatan pelaku dinilai kecil, maka hukumannya berupa pemasungan di salah satu rumah Bolon tersebut. Namun jika kejahatannya tergolong kejahatan berat, maka pelaku akan dijatuhi hukuman pancung alias potong kepala.

Pemandu Wisata di Huta Siallagan, Jansen Sitinjak, mengatakan tanggal eksekusi bakal ditentukan berdasarkan hari terlemah bagi penjahat itu. Sebab, rata-rata pelaku kejahatan diyakini memiliki ilmu hitam.

“Tanggal eksekusi pun akan ditentukan dari hari paling lemah si penjahat atau hari baiknya kapan. Pasalnya, rata-rata orang yang berani melakukan kejahatan diyakini punya ilmu hitam. Di sini dikenal namanya Manitiari atau primbon Suku Batak,” kata Jansen Sitinjak seperti dikutip dari laman indonesia.go.id.

Cara Eksekusi Penjahat yang Mengerikan

Di hari eksekusi, pelaku kejahatan bakal diletakkan di atas meja Batu Persidangan dengan mata tertutup kain ulos. Pelaku kejahatan kemudian diberi makanan berisi ramuan dukun untuk melemahkan ilmu hitam sang pelaku.

Kemudian, si pelaku kejahatan akan dipukul menggunakan tongkat tunggal panaluan. Yaitu tongkat magis dari kayu berukir gambar kepala manusia dan binatang, dengan bagian atas berupa rambut panjang.

Sementara saat dieksekusi, pakaian pelaku kejahatan terlebih dahulu dilepaskan untuk memastikan tidak ada jimat yang masih tersisa. Tubuh pelaku kemudian disayat-sayat dengan senjata tajam.

Jika tubuh pelaku kejahatan sudah mengeluarkan darah, maka itu artinya ilmu kebal pelaku sudah hilang. Bagian tubuh yang disayat dan mengeluarkan darah bakal disiram dengan air asam untuk membuat pelaku kejahatan semakin lemah. Setelah itu, baru eksekusi hukuman pancung akan dilaksanakan.

Jantung dan Hati Pelaku Kejahatan Akan Dimakan

Konon, jantung dan hati pelaku kejahatan akan dimakan oleh sang raja Siallagan, karena diyakini dapat menambah kekuatan. Sementara kepala pelaku kejahatan akan diletakkan di meja, demikian juga badan yang sudah terpisah dengan kepala.

Badan pelaku kejahatan kemudian dibuang ke Danau Toba selama 7 hari 7 malam. Selama itu pula, rakyat dilarang untuk beraktivitas di dalam Danau Toba.

Sementara kepala pelaku kejahatan yang sudah dipenggal, akan diletakkan di gerbang masuk Huta Siallagan sebagai peringatan ke raja lain maupun rakyat, agar tidak melakukan kejahatan yang serupa.

Setelah membusuk, kepala akan dibuang ke hutan di balik kampung dan rakyat akan dilarang beraktifitas di hutan selama 3 hari.

Menurut Jansen penghukuman seperti itu sudah berakhir di abad ke-19. Saat itu, agama Kristen sudah mulai masuk ke Kawasan Danau Toba melalui misionaris asal Jerman, yaitu Ludwig Ingwer Nommensen.

Kini Huta Siallagan bertransformasi menjadi salah satu desa wisata favorit di sekitar Danau Toba. Kisah mengerikan itu kini sudah hilang dan Huta Siallagan menjadi desa wisata dengan masyarakatnya yang ramah-ramah.

——-

Artikel ini telah naik di detikSumut.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Ini Sidihoni, Danau Cantik di Atas Danau Toba



Medan

Siapa sangka, di atas danau Toba masih ada danau lagi yang tak kalah cantiknya. Namanya danau Sidihoni. Mari lihat lebih dekat penampakannya.

Pulau Samosir yang berada persis di atau Danau Toba, ternyata punya sebuah danau bernama Sidihoni. Sidihoni merupakan danau yang berada di atas danau.

Danau Sidihoni dikenal memiliki pemandangan alam yang memukau dan suasana yang sejuk, dan menawarkan daya tarik tersendiri yang jarang ada di tempat lain.


Lokasi Danau Sidihoni

Danau Sidihoni terletak di Pulau Samosir yang berada di tengah Danau Toba, tepatnya di Kecamatan Ronggur Ni Huta, Kabupaten Samosir, Sumatera utara.

Danau ini merupakan salah satu dari dua danau di Pulau Samosir, yang lainnya adalah Danau Aek Natonang. Danau Sidihoni memiliki air yang jernih dan suasana yang tenang, dikelilingi oleh perbukitan hijau yang menambah pesona alamnya.

Danau SidihoniDanau Sidihoni Foto: Yuliana Kristianti/ d’travelers

Pemandangan di sekitar danau sangat memukau, dengan latar belakang pegunungan yang menjadikannya tempat ideal untuk bersantai dan menikmati keindahan alam.

Di sekitar Danau Sidihoni, terdapat padang rumput hijau yang luas dan perbukitan landai. Ditumbuhi tanaman pinus menambah keindahan alamnya. Danau ini menyuguhkan pemandangan alam yang sangat nyaman, sunyi, tenang, dan asri.

Asal-usul Danau Sidihoni

Berdasarkan informasi dari buku Jejak Wisata Dokter part 2 karya Delfitri Munir, dahulu Danau Sidihoni merupakan kawasan hutan dan rawa-rawa. Hal ini dikarenakan pohon-pohon yang ada terus ditebangi, sehingga membuat tanah di sekitarnya longsor.

Seiring waktu, wilayah tersebut berubah menjadi cekungan yang terisi air hingga menjadi danau seperti saat ini.

Walaupun dasar danau cukup dalam, Danau Sidihoni pernah mengalami kekeringan selama musim kemarau.

Dari cerita yang beredar di masyarakat, dulunya danau ini bisa berubah warna. Perubahan warna danau disebabkan oleh ragam fenomena, tergantung keadaan lingkungannya.

Keunikan Danau Sidihoni

Keunikan utama Danau Sidihoni adalah lokasinya yang berada di atas danau juga yaitu Danau Toba. Hal ini membuat Sidihoni mendapat julukan “Danau di Atas Danau”.

Dikutip dari sumber yang sama, Danau Sidihoni dianggap berada di atas danau Toba karena terletak di Pulau Samosir dengan ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut.

Sedangkan Danau Toba berada pada ketinggian 900 meter di atas permukaan laut. Danau Sidihoni memiliki luas kawasan kurang lebih 5 hektar.

Walaupun luasnya jauh lebih kecil dibandingkan Danau Toba, dasar danau yang cukup dalam membuat pengunjung tidak boleh mandi di sini.

HTM dan Fasilitas Danau Sidihoni

Harga tiket masuknya sekitar Rp 5 ribu per orang. Terdapat beberapa fasilitas yang tersedia seperti tempat parkir, kamar mandi, warung makan, dan homestay. Wisatawan juga dapat menyewa perahu dari penduduk setempat untuk menjelajahi danau.

Cara Menuju ke Danau Sidihoni

Berdasarkan informasi dari Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), rute ke Danau Sidihoni dapat dicapai melalui beberapa jalur berbeda.

Traveler bisa menempuh jalur darat via Tele menuju jalan lintas Pangururan-Ronggur Ni Huta-Tomok. Jika dari Muara Tapanuli Utara, pengunjung bisa menggunakan KMP Muara Putih yang menuju Samosir dan berlabuh di Dermaga Sipinggan di Kecamatan Nainggolan sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Pangururan.

Alternatif lainnya, dari Kabupaten Toba menggunakan feri reguler yang berlabuh di Kecamatan Onan Runggu. Disarankan untuk melintasi Simanindo-Ambarita-Tomok.

Jika dari Muara Tapanuli Utara, pengunjung dapat naik KMP Muara Putih yang menuju Samosir dan berlabuh di Dermaga Sipinggan di Kecamatan Nainggolan.

Jika dari Kabupaten Toba, terdapat dua opsi yang tersedia: pertama, menggunakan feri reguler yang berlabuh di Kecamatan Onan Runggu. Alternatif kedua dari Dermaga Ajibata menuju Tomok-Ambarita.

Selain itu, pengunjung juga dapat memilih dari Kabupaten Simalungun dengan berangkat dari Pelabuhan Tiga Ras di Dermaga Simanindo.

Bagi yang ingin menikmati keindahan Pulau Samosir, pengunjung dapat mengambil rute dari Tomok. Kemudian naik perlahan mengikuti jalan lingkar Samosir yang berkelok-kelok, sambil menikmati pemandangan panorama Danau Toba.

Setelah mencapai Desa Parmonangan, pengunjung dapat langsung masuk ke simpang Ronggur ni Huta yang merupakan jalur alternatif menuju Pangururan.

——-

Artikel ini telah naik di detikSumut.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Patung Yesus Tertinggi di Dunia Ada di Indonesia, Tingginya 61 Meter



Jakarta

Ada banyak patung Yesus di sejumlah negara, salah satunya di Indonesia. Menjulang begitu tinggi, patung-patung Yesus tidak hanya menjadi tempat ziarah bagi umat Kristiani, tapi juga menjadi daya tarik wisata global.

Berbagai patung bahkan dikelilingi bentang alam yang begitu indah. Indonesia sendiri memiliki beberapa patung Yesus yang tersebar di beberapa daerah. Lantas di manakah letak patung Yesus tertinggi di dunia?

Patung Yesus Tertinggi di Dunia

Predikat Patung Yesus Tertinggi di dunia dimiliki oleh Patung Yesus Penyelamat di Sibea-bea, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Mengutip laman Indonesia Travel dari Kemenparekraf, patung ini memiliki ketinggian 61 meter.


Patung Yesus Penyelamat dibangun menghadap ke Danau Toba. Bentuknya mirip dengan patung Christ the Redeemer di Rio de Janeiro, Brasil yang memiliki ketinggian 38 meter.

Pose patung Yesus ini membuka kedua tangannya seolah ingin merangkul area sekitarnya. Cat putih yang melapisinya membuat cahaya matahari memantul, seolah patung ini bersinar terang. Setelah pembangunan selama 4 tahun, Patung Yesus Penyelamat yang mulai dibangun di awal tahun 2020 diresmikan pada bulan September 2024.

Patung Yesus Lainnya di Indonesia

Selain di Sibea-bea, Samosir, ada beberapa patung Yesus lainnya di Indonesia. Berikut di antaranya:

1. Patung Yesus Memberkati, Tana Toraja

Buntu Burake, Tana Toraja, Sulsel memiliki objek wisata religi yang megah. Di lokasi ini terdapat Patung Yesus Buntu Burake, patung Yesus tertinggi di dunia!Buntu Burake, Tana Toraja, Sulsel memiliki objek wisata religi yang megah. Di lokasi ini terdapat Patung Yesus Buntu Burake, patung Yesus tertinggi di dunia! Foto: Kemenparekraf

Patung Yesus yang berada di Buntu Burake, Kota Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan ini memiliki ketinggian 45 meter. Mengutip laman STAIN Sultan Abdurrahman, Patung Yesus Memberkati berada atas ketinggian 1.700 mdpl, tepatnya di atas puncak Bukit Buntu Burake.

Dibuka sejak tahun 2015, Patung Yesus Memberkati menjadi destinasi wisata religi yang banyak dikunjungi, khususnya umat Kristiani. Pengunjung bisa menikmati pemandangan dari ketinggian jembatan kaca di dasar patung Yesus.

2. Patung Yesus Memberkati, Manado

patung yesus memberkati di manadoPatung Yesus Memberkati di Manado Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Patung Yesus memberkati berdiri setinggi 30 meter di Manado, Sulawesi Utara. Dibangun pada tahun 2007, patung ini menjadi destinasi bagi wisatawan yang datang ke Manado.

Patung Yesus Memberkati terbuat dari 25 ton serat logam dan 35 ton baja dengan ketinggian 30 meter. Dengan kemiringan 35 derajat, patung ini terlihat seperti melayang di udara. Kedua tangannya seperti sedang memberkati area sekitarnya.

3. Monumen Kristus Raja, Maluku

Di Desa Olilit Timur, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, terdapat wisata religius yaitu momumen Kristus Raja. Yuk kita lihat.Di Desa Olilit Timur, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, terdapat wisata religius yaitu momumen Kristus Raja. Yuk kita lihat. Foto: Agung Pambudhy

berdiri di atas bangunan tiga lantai yang dihiasi bentuk-bentuk salib di dindingnya. Ketinggian dari patung Yesus yang berlokasi di Desa Oilut Timur, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Tanimbar, Maluku ini yaitu 25 meter.

Monumen ini dibangun pada tahun 2004 dan diresmikan pada tahun 2006. Monumen Kristus Raja menghadap ke Laut Arafuru. Di kawasan ini, terdapat pula patung Yesus disalib dengan ketinggian 10 meter

4. Patung Yesus Kristus, Papua Barat

Patung Yesus selanjutnya ada di Pulau Mansinam, Manokwari, Papua Barat. Menghadap ke barat, patung ini berdiri tegak sambil membentangkan tangan. Tinggi patungnya mencapai 14,5 meter, sementara pilar penyangganya mencapai 15 meter.

Patung ini terbuat dari lempengan baja, tembaga, kuningan, dan timah. Dari kota Manokwari, patung Yesus ini terlihat jelas berdiri tegak di antara pepohonan. Pada sisi kiri patung, terdapat patung perempuan memegang guci air setinggi 3 meter.

5. Patung Yesus, Merauke

Patung Yesus di Taman Doa Gerbang Hati Kudus Yesus, Merauke, Papua Selatan, ini memiliki tinggi 12 meter. Spot ikonik ini diresmikan pada 14 Agustus 2011, sesuai dengan periode masuknya Gereja Katolik di Merauke ratusan tahun lalu.

Itulah informasi mengenai patung Yesus tertinggi di dunia dan yang ada di Indonesia. Semoga informasi ini membantumu ya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

12 Tempat Liburan Wisata Akhir Tahun 2024, Ada yang Dekat Jakarta



Jakarta

Akhir tahun menjadi waktu yang tepat untuk rehat sejenak dari rutinitas dan menikmati momen berharga bersama keluarga. Dengan kekayaan alamnya, ada berbagai tempat di Indonesia yang bisa menjadi tujuan akhir tahun yang menyenangkan.

Mulai dari pantai-pantainya yang memanjakan mata, pegunungan yang menenangkan, hingga taman rekreasi, ada banyak pilihan menarik untuk liburan akhir tahun. Berikut rekomendasinya;

12 Rekomendasi Wisata Bersama Keluarga

Kebun Raya Bogor di Bogor, TMII di Jakarta, sampai dengan Taman Nasional Baluran di Banyuwangi bisa menjadi tujuan wisata akhir tahun bersama keluarga. Mengutip laman website dan Instagram wisata, Indonesia travel dari Kemenparekraf, hingga agen travel, simak informasinya berikut ini.


1. TMII

Ilustrasi taman miniIlustrasi taman mini (Getty Images/JokoHarismoyo)

TMII memiliki aneka spot wisata yang bisa didatangi keluarga. Ada kereta gantung, keong mas, hingga taman burung.

Mengutip laman Instagramnya, mulai tanggal 30, 31, dan 1 Januari 2025 digelar Sorak Sorai. Acara ini menghadirkan musisi seperti Tiara Andini hingga Diskopantera. Ada pula jajanan hingga kuliner khas Nusantara.

  • Harga tiket: Rp 35.000 (belum termasuk konser).
  • Jam buka: 05.00-20.00 WIB (Gate 3).
  • Lokasi: Jl. Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

2. Kebun Raya Bogor

Cara ke Kebun Raya Bogor naik KRL bisa dilakukan dari Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Bekasi, dan Stasiun Tangerang. Yuk, simak langkah-langkahnya di sini.Cara ke Kebun Raya Bogor naik KRL bisa dilakukan dari Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Bekasi, dan Stasiun Tangerang. Yuk, simak langkah-langkahnya di sini. (Kebun Raya Bogor)

Bogor mempunyai banyak pilihan wisata alam yang memanjakan mata, salah satunya adalah Kebun Raya Bogor. Traveler bisa menikmati makan sian bersama keluarga di antara pepohonan rindang dan udara yang sejuk.

Destinasi ini punya Museum Zoologi yang menyimpan berbagai kerangka binatang, mulai dari hewan purba hingga paus biru. Anak-anak bisa bermain di hamparan rumput hijau yang dikelilingi tanaman dan bunga yang cantik.

  • Harga tiket: Rp 15.500 (Weekday) dan Rp 25.500 (weekend).
  • Jam buka: 08.00-16.00 WIB (Weekday) dan 07.00-16.00 WIB (Weekend).
  • Lokasi: Jl. Ir. H. Juanda No.13, Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

3. Pantai Sawarna

Pantai Sawarna salah satu objek wisata di Geopark Bayah Dome, Lebak.Pantai Sawarna salah satu objek wisata di Geopark Bayah Dome, Lebak. (Bahtiar/Detikcom)

Pantai Sawarna di Banten juga menyuguhkan keindahan yang mempesona. Berada di Desa Wisata Sawarna, Pantai Sawarna terdiri dari beberapa pantai yang menyuguhkan panorama berbeda satu sama lain, yaitu Pantai Karang Taraje Sawarna, Pantai Tanjung Layar Sawarna, Pantai Karang Seupang Sawarna. Pantai Ciantir Sawarna. Pantai Teluk Legon Pari Sawarna, hingga Pantai Karang Bokor Sawarna.

Traveler bisa berselancar. snorkeling, dan berfoto dengan latar keindahan pantai. Selain itu, objek wisata di sekitarnya juga menarik untuk dikunjungi, seperti Pantai Muara, Pantai Pasir Putih dan Pantai Legon Sari, Goa Langir, Goa Seribu hingga Goa Sarah.

  • Harga tiket: Rp 5.000 (Weekday) dan Rp 15.000 untuk (Weekend).
  • Jam buka: 24 jam.
  • Lokasi: Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

4. Ranca Upas

Penangkaran Rusa Ranca UpasPenangkaran Rusa Ranca Upas (Resa Noor Fauziah/d’traveler)

Ranca Upas merupakan kawasan bumi perkemahan, penangkaran rusa, dan spot-spot foto yang instagramable. Area campingnya memiliki luas 215 hektare di ketinggian 1.700 mdpl.

Selain camping atau melihat rusa, traveler bisa mencoba pemandian air panas dan kolam renangnya. Ada juga wahana ATV dan area outbond

  • Harga tiket masuk: Rp 25 ribu (wisatawan lokal), Rp 44 ribu (WNA).
  • Jam buka: 07.00-16.00 WIB (camping 24 jam).
  • Lokasi: Jl. Camp Ranca Upas, Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

5. Taman Buah Mekarsari

Menjelang akan beroperasinya kembali Taman Buah Mekarsari yang rencananya akandibuka pada sabtu 15 Agutus 2020 pengelola sudah mempersiapkan protokol kesehatan covid-19bagi para pengunjung yang berwisata.Taman Buah Mekarsari (Taman Buah Mekarsari)

Taman Buah Mekarsari adalah salah satu pusat pelestarian keanekaragaman hayati buah-buahan tropika terbesar di dunia. Selain melihat aneka buah dan memetiknya, ada berbagai wahana untuk wisatawan.

Ada wahana Maxbound yang menelusuri area seperti Sepeda Gantung, Talloir Crossing, Cross Wall, dan Mobil Seluncur. Ada juga KidsBound yang khusus untuk anak usia 5-12 tahun. Selain itu, ada ATV, 3D Trick ART Mekarsari, perahu naga, dan panahan.

  • Harga tiket: Mulai dari Rp 35.000

-ATV / ATV Mini: Rp 40.000

-MaxBound: Rp 35.000

-KidsBound: Rp 35.000

-Panahan: Rp 20.000.

  • Jam buka: 09.00-16.00 WIB.
  • Lokasi: Jalan Raya Cileungsi-Jonggol KM.3, Mekarsari, Cileungsi, Kabupaten Bogor.

6. Telaga Warna

Telaga Warna DiengTelaga Warna Dieng Foto: Reexy/d’traveler

Telaga Warna di Dieng merupakan danau vulkanik yang terkenal dengan fenomena perubahan airnya. Hal ini karena kandungan mineral dalam air dan pembiasan cahaya matahari.

Menurut laman SMKN 9 Jakarta, wisatawan bisa berjalan-jalan di jalur trekking yang mengelilingi telaga atau duduk di tepiannya. Telaga ini juga menawarkan spot-spot foto alami yang menakjubkan

  • Harga tiket masuk: Rp 22.000.
  • Jam buka: 07.00-16.00 WIB.
  • Lokasi: Dataran Tinggi Dieng, Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

7. Kota Lama Semarang

Little Netherland, Kota Lama SemarangLittle Netherland, Kota Lama Semarang Foto: Laman resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Semarang

Kota Lama Semarang merupakan destinasi yang sayang untuk dilewatkan saat ke Semarang. Ada sekitar 50 bangunan kuno yang masih berdiri dengan kokoh dan memiliki sejarah Kolonialisme di kota ini.

Kawasan yang disebut sebagai Little Netherland ini mempunyai beberapa spot menarik yang bisa dikunjungi. Misalnya, ada Taman Srigunting yang dikelilingi bangunan khas Eropa, Gedung Marabunta yang memiliki patung semut raksasa di atasnya, dan Semarang Contemporary Art Gallery yang memiliki berbagai karya seni kontemporer.

  • Harga tiket: Gratis, namun untuk beberapa spot wisata memerlukan tiket masuk. Misal Semarang Contemporary Art Gallery dengan tarif Rp 20.000 per orang.
  • Jam buka: 24 jam.
  • Lokasi:Jl. Letjen Suprapto No.31, Tj. Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah

8. Obelix Hills

Obelix HillsObelix Hills (dok. Obelix Hills)

Obelix Hills menawarkan pemandangan indah Yogyakarta. Menurut laman resminya, destinasi ini berada di atas perbukitan batu, sehingga wisatawan bisa melihat keindahan dari ketinggian.

Ada lebih dari 30 spot foto instagramable di Obelix Hills. Kamu bisa datang sore menjelang malam untuk melihat sunrise di atas bukit.

  • Harga tiket: Rp 20.000 (Weekday) dan Rp 25.000 (Weekend). Harga belum termasuk spot foto berbayar.
  • Jam buka: 10.00-21.00 WIB (Weekday) dan 07.00-21.00 WIB (Weekend dan hari libur nasional.)
  • Lokasi: Dusun Klumprit I-II, Wukiharjo, Kapanewon, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

9. Batu Night Spectacular

Tim detikJatim menikmati sejumlah wahana di Batu Night SpectacularTim detikJatim menikmati sejumlah wahana di Batu Night Spectacular (Aujana Mahalia/detikcom

Batu Night Spectacular merupakan sebuah lokawisata yang ada di Kota Batu, Jawa Timur. Menurut laman resminya, destinasi ini menggabungkan konsep pusat perbelanjaan, permainan, olahraga, dan hiburan.

Ada beragam wahana yang bisa dinikmati oleh anak-anak sampai orang dewasa. Mulai dari go kart, roller coaster, hunting ghost, bumper car, lampion garden, hingga trick art gallery.

-Tiket reguler: Rp 45.000 (Weekday) dan Rp 65.000 (Weekend).

-Tiket terusan: Rp 115.000 (Weekday) dan Rp Rp 125.000 (Weekend).

  • Jam buka: 15.00-23.00 WIB, untuk tahun baru buka dari pukul 15.00-01.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. Hayam Wuruk No.1, Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu.

10. Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran SitubondoTaman Nasional Baluran Situbondo Foto: Taman Nasional Baluran Situbondo (Chuck Shatu Widarsa/detikJatim)

Taman Nasional Baluran di Banyuwangi disebut sebagai Africa van Java. Menurut laman pemkab Situbondo, saat musim kemarau, panoramanya mirip dengan daratan di Afrika, sementara saat musim hujan, pemandangannya hijau berlatar belakang Gunung Baluran.

Selain pemandangan gunung, ada pula Savana Bekol yang menyuguhkan rerumputan dan pepohonan eksotis. Area ini menjadi rumah bagi kerbau, banteng, rusa, kera, lutung, merak, ular, serta beberapa burung kecil.

Pintu Batangan: Rp 21.000 (Weekday) dan Rp 31.000 (Weekend)

Pintu Watunumpuk dan Pintu Perengan : Rp 11.000 (Weekday) dan Rp 16.000 (Weekend).

  • Jam buka: 07.30-16.00 WIB
  • Lokasi: Area Hutan/Kebun, Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.

11. Pantai Sanur

Wisatawan domestik berwisata di kawasan wisata Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Senin (15/4/2024). Hari terakhir masa libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2024 dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berwisata ke berbagai destinasi yang ada di Pulau Dewata. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/Spt.Pantai Sanur (Fikri Yusuf/Antara)

Pantai Sanur mempunyai pasir putih dengan alam bawah laut yang jernih dan asri. Tak hanya bisa main air di pantai, traveler bisa mencoba sensasi seru menanam terumbu karang di Pantai Mertasari atau disebut dengan sea walker. Aktivitas seru lainnya yaitu mendayung kano dan bersepeda di pinggir pantai.

Dekat dengan pantai ada ragam olahan seafood yang menggoda hingga santapan tradisional. Ada aneka seafood yang dibakar dengan bumbu rempah, sajian sup kepala ikan, hingga sate plecing.

  • Harga tiket: Gratis.
  • Jam buka: 24 jam.
  • Lokasi: Jalan Danau Buyan, Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar.

12. Danau Toba

Perjalanan menuju Parapat via kapal motorPerjalanan menuju Parapat via kapal motor di Danau Toba (Tasya Khairally/detikcom)

Panorama danau, pemandangan deretan pegunungan, dan pepohonan hijau Danau Toba begitu menyegarkan mata. Traveler bisa menyewa motor untuk mengitari kawasan Pulau Samosir.

Di tepi Danau Toba juga terdapat wisata Bukit Senyum Parapat yang menyediakan tempat duduk dari kayu serta gazebo yang bisa disewa sehari penuh. Dari atas puncak Bukit Senyum Parapat, wisatawan bisa melihat hamparan air Danau Toba dan area rerumputan dan view perbukitan.

  • Harga tiket masuk: Gratis
  • Jam buka: 24 jam.
  • Lokasi: Sumatera Utara.

Bagaimana? Tertarik untuk mendatangi salah satu wisata ini? Sebelum datang, jangan lupa update informasi terbaru terkait wisata yang akan kamu datangi ya. Info tarif, layanan, dan rute memastikan liburan kamu berlangsung aman serta nyaman.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Penampakan Air Terjun Keramat dari Samosir



Samosir

Liburan akhir tahun ke Samosir tak lengkap jika tidak mengunjungi Sampuran Na Pitu, air terjun yang dianggap keramat oleh warga setempat.

Air Terjun Sampuran Na Pitu ini dianggap sebagai objek wisata spiritual yang juga dijadikan sebagai tempat ritual oleh warga Samosir.

Dilansir dari website Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, air terjun merupakan bagian dari magma yang terangkat ketika Samosir masih sejajar Danau Toba pada proses letusan super volcano.


Namun lambat laun, tebing mulai terbentuk dan jadilah air terjun Sampuran Na Pitu. Sesuai dengan namanya, air terjun Sampuran Na Pitu artinya air yang memiliki tujuh tingkatan.

Dalam setiap tingkatan, air turun bak air hujan. Masyarakat setempat percaya, air terjun ini dipercaya keramat. Air terjun ini dipercaya milik Siboru Langgatan.

“Peziarah yang sering meramaikan tempat ini, biasanya meminta berkah atau ingin menyembuhkan penyakit yang disebabkan dari nonmedis,” tulis akun website BDODT.

Tim detikSumut pun mendatangi langsung Air Terjun Sampuran Na Pitu di Kabupaten Samosir, Minggu (16/12) lalu. Percikan air terjun yang deras memang membuat suasana menjadi sejuk.

Di bawah air terjun Sampuran Na Pitu, ada bak keramik dengan gayung dan terdapat beberapa mangkuk keramik yang sudah disemen.

Sementara itu, tak jauh titik air terjun terdapat pondok dengan arsitektur berbentuk singgasana kerajaan berwarna emas.

Panorama Air Terjun Na Pitu ternyata memiliki magnet menarik para pengunjung untuk dapat menikmati suasana di sekitar air terjun.

“Sejuk tempatnya ya, kita bisa lihat air terjun tapi di pinggir jalan. Terus tempatnya juga sepertinya religius ya kayak ada tempat ritualnya,” ungkap pengunjung asal Jakarta bernama Dinda.

Air Terjun Sampuran Na Pitu di Samosir ini dapat ditempuh dengan jarak sekitar 111 km atau selama 5 jam perjalanan dari Kota Medan.

——

Artikel ini telah naik di detikSumut.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

10 Tempat Honeymoon Romantis di Indonesia, Mana Favoritmu?


Jakarta

Indonesia memiliki banyak destinasi romantis untuk honeymoon, mulai dari pantai hingga pegunungan yang sejuk. Setiap pasangan tentu menginginkan bulan madu mereka menjadi kenangan yang berkesan.

Tak usah ke luar negeri, di Indonesia ada berbagai tempat untuk honeymoon yang begitu eksotis. Tempat-tempat romantis ini bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu bersama pasangan.

10 Tempat Honeymoon Romantis di Indonesia

Ubud, Labuan Bajo, hingga Raja Ampat menyuguhkan keindahan alam yang begitu memukau dengan suasana romantis. Berikut informasi lengkapnya.


1. Ubud, Bali

Tak hanya jadi tempat liburan yang banyak dipilih untuk keluarga, Bali juga cocok menjadi destinasi untuk bulan madu. Keindahan pantainya memberikan suasana yang begitu romantis.

Bahkan, menurut Kemenparekraf, Bali dinobatkan menjadi destinasi bulan baru terbaik tahun 2024 oleh Tripadvisor. Penelitian ini berdasarkan kualitas dan kuantitas ulasan, serta peringkat wisatawan di seluruh dunia selama 12 bulan terakhir. Mayoritas wisatawan memilih Ubud sebagai destinasi favorit selama bulan madu.

Beberapa wisata yang terkenal di Ubud yaitu Terasering Tegalalalng, Ubud Monkey Forest, hingga Arung Jeram Sungai Ayung. Mengutip salah satu situs agen travel, ada banyak juga penginapan dengan keasrian alam yang menenangkan.

2. Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur

Labuan Bajo merupakan surga tersembunyi di Indonesia Bagian Timur. Seperti Bali, Labuan Bajo juga menawarkan keindahan pantainya yang cantik. Menurut laman Kemenparekraf, ada Pink Beach dengan kecantikan laut biru dengan pasir berwarna merah jambu.

Ada juga bukit cinta dengan view yang memanjakan mata. Mulai dari lautan biru, daratan bukit dengan pepohonan hijau, hingga kapal-kapal yang lewat di kejauhan.

Tak sampai di situ, salah satu resor yang ada di Pulau Komodo, Plataran Komodo Resort & Spa berhasil memenangkan penghargaan Conde Nast sebagai hotel romantis se-Asia, Afrika, Timur Tengah, Maladewa, dan Oseania. Pemandangan resor ini langsung menghadap ke Pantai Waecicu.

3. Raja Ampat, Papua Barat

Raja ampat terkenal dengan keindahan bawah lautnya. Gugusan pulau-pulau di Raja Ampat menjadi pelengkap keindahan wisata ini.

Traveler bisa berenang,snorkeling, atau diving ke dasar lautnya. Pada tahun 2022, Raja Ampat terpilih menjadi satu dari enam destinasi global dari seluruh dunia yang direkomendasikan sebagai destinasi yang harus dikunjungi (must visit location) dari Lonely Planet.

4. Danau Toba, Sumatera Barat

Danau Toba di Sumatera Utara merupakan salah satu danau terbesar di Indonesia dengan pemandangan eksotis. Traveler bisa naik kapal keliling danau toba bersama pasangan dan mengunjungi beberapa spot wisata di Danau Toba.

Ada banyak hotel di pesisir Danau Toba dengan view yang begitu indah. Untuk destinasi lainnya, ada Bukit Holbung atau Bukit Teletubbies dengan hamparan rumput hijau yang luas. Banyak wisatawan yang berkemah di tenda di atas bukit. Mereka menikmati keindahan matahari terbenam di bukit ini.

5. Gili Trawangan, Lombok

Gili Trawangan merupakan pulau yang dikenal dengan suasana pantai yang indah dan air laut yang jernih. Meski jadi destinasi populer, Gili Trawangan mempertahankan atmosfer yang santai dengan tidak adanya kendaraan bermotor. Sepeda dan cidomo gerobak kuda) menjadi alat transportasi utama bagi masyarakat Gili dan juga wisatawan

Bersama pasangan, traveler bisa menikmati senja sambil mengayuh sepeda mengelilingi pulau. Selanjutnya, kamu dan pasangan bisa menikmati makan malam romantis dengan view pantai. Untuk penginapan, terdapat hotel di pinggir pantai dengan view ciamik.

6. Pulau Cinta, Gorontalo

Pulau Cinta mempunyai bentuk yang unik dengan bentuk ‘love’. dengan pantai indah di sekelilingnya. Banyak yang menyebut pulau ini merupakan Maldives Island Indonesia.

Lautnya begitu jernih dengan pasir putih yang lembut. Ditambah, hembusan anginnya menyejukkan. Di sekitarnya, terdapat resort yang dibangun di atas air.

Menurut laman Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, tempat ini menjadi rekomendasi untuk wisatawan yang datang bersama pasangan. Suasananya begitu romantis dengan kondisi alam yang masih terjaga.

7. Pulau Moyo, Nusa Tenggara Barat

Pulau Moyo berada di sisi utara Kabupaten Sumbawa. Mengutip laman Dinas Pariwisata NTB, pulau ini memiliki luas daratan mencapai 350 km2 yang dikelilingi oleh pantai dan hamparan laut. Pada beberapa bagian, pasir pantainya berwarna merah muda atau pink.

Mengutip laman Portal Informasi Indonesia, selain pantainya yang cantik, ada air terjun Mata Jitu dengan air yang jernih. Traveler bisa menghabiskan waktu di pulau ini dengan pasangan, jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

8. Dieng, Jawa Tengah

Dieng berada di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut. Kawasan wisata romantis ini dikenal dengan julukan negeri di atas awan.

Wisatawan bisa merasakan udara sejuk dan dingin. Salah satu destinasi populernya adalah Bukit Sikunir. Saat momen sunrise, traveler dan pasangan bisa menyaksikan terbitnya matahari di balik siluet Gunung Sindoro dan Sumbing. Namun, traveler harus mendaki tangga selama 30-40 menit untuk sampai di puncak.

9. Gunung Bromo, Jawa Timur

Gunung Bromo di Jawa Timur juga dapat menjadi pilihanmu dan pasangan sebagai tujuan honeymoon. Menurut laman Indonesia Travel, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan kawasan gunung berapi terbesar di Jawa Timur.

Di kawasan ini, wisatawan bisa menyaksikan panorama matahari terbit dari ketinggian, melihat keindahan telaga warna dan menyusuri padang pasir dengan jeep. Setelah seharian berkeliling, terdapat penginapan berupa homestay, hotel, hingga glamping yang bisa dipilih.

10. Pulau Macan, Kepulauan Seribu

Ingin mencari destinasi bulan madu di sekitar Jakarta? Pulau Macan bisa jadi pilihan. Mengutip laman Pulau Macan, dari Jakarta, diperlukan waktu 90 menit dengan naik speedboat.

Kamu dan pasangan bisa snorkeling untuk melihat keindahan bawah laut atau sekedar menikmati indahnya pemandangan di pesisir pantai. Beberapa penginapannya menyuguhkan pemandangan laut.

(elk/fds)



Sumber : travel.detik.com

12 Geopark Indonesia yang Diakui UNESCO di 2025


Jakarta

Geopark (taman bumi) adalah bentang alam yang menyimpan jejak geologis berupa keragaman batu dan mineral, hayati, dan budaya serta diwariskan antar generasi. Geopark dapat dikelola masyarakat setempat dengan mempertimbangkan keseimbangan lingkungan, edukasi, dan ekonomi.

Di dunia banyak geopark dengan luas, ciri, dan keragaman yang layak mendapat pengakuan dunia. Biodiversitas dan jejak kebumian (geologis) dalam geopark wajib dilindungi demi keberlanjutan kehidupan di dunia yang ramah lingkungan.

Daftar 12 Geopark di Indonesia yang Diakui UNESCO

Dikutip dari situs UNESCO, ada 12 geopark di Indonesia berstatus UNESCO Global Geopark (UGGp). Berikut daftarnya

1. Geopark Batur

  • Lokasi: Gunung Batur, Bali
  • Lanskap: Kawasan kaldera Gunung Batur dan dinding luarnya yang membentuk bentang alam khas Bali serta danaunya.

2. Geopark Gunung Sewu

  • Lokasi: Antar wilayah Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur
  • Lanskap: Menampilkan bentang alam karst pada iklim tropis yang terbentuk jutaan tahun lalu melalui proses geologis.

3. Geopark Ciletuh-Palabuhanratu

  • Lokasi: Sukabumi, Jawa Barat
  • Lanskap: Jejak geologi sejak 65 juta tahun lalu dengan formasi batuan unik, air terjun, dan pantai.

4. Geopark Rinjani-Lombok

  • Lokasi: Nusa Tenggara Barat
  • Lanskap: Mencakup Gunung Rinjani dengan kaldera, savana, dan hutan tropis.

5. Geopark Kaldera Toba

  • Lokasi: Sumatra Utara
  • Lanskap: Terdiri dari 16 geosite dengan bentang alam air terjun, bukit, dan Danau Toba yang menyatukannya.

6. Geopark Belitong

  • Lokasi: Kepulauan Bangka Belitung
  • Lanskap: Terdiri dari batu granit besar yang eksotis lengkap dengan kekayaan hayati di darat dan laut.

7. Geopark Ijen

  • Lokasi: Jawa Timur
  • Lanskap: Kawah dengan danau asam terbesar di dunia serta fenomena api biru yang langka.

8. Geopark Maros-Pangkep

  • Lokasi: Sulawesi Selatan
  • Lanskap: Susunan batuan kapur (karst) yang berasal dari zaman purba.

9. Geopark Merangin Jambi

  • Lokasi: Jambi
  • Lanskap: Lokasi asal fosil tumbuhan berusia 296 juta tahun kurang lebih periode Permian Awal.

10. Geopark Raja Ampat

  • Lokasi: Papua Barat
  • Lanskap: Biodiversitas laut lengkap dengan batuan tua dari era Silur-Devon.

11. Geopark Kebumen

  • Lokasi: Jawa Tengah
  • Lanskap: Batuan purba, goa-goa karst, dan jejak geologis sejak jutaan tahun lalu.

12. Geopark Meratus

  • Lokasi: Kalimantan Selatan
  • Lanskap: Warisan jejak kebumian tropis lengkap dengan kekayaan budaya dan masyarakat adat.

Buat traveler yang ingin berkunjung, jangan lupa update informasi untuk memastikan ketersediaan layanan. Termasuk harga tiket, rute, dan transportasi terbaik menuju destinasi wisata pilihan.

(row/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Ini Desa Kanibal di Wilayah Danau Toba, Berikut Asal-usul Huta Siallagan


Jakarta

Danau Toba adalah wilayah dengan sejuta pesona alam, sejarah, dan budaya. Tak terkecuali Pulau Samosir yang bisa diakses dengan kapal motor untuk menyeberangi Danau Toba lebih dulu. Pesona kali ini berasal dari sejarah Huta Siallagan yang kini telah menjelma jadi cagar budaya.

Huta Siallagan pernah menerapkan kanibalisme sebagai upaya penegakan hukum. Dikutip dari situs Indonesia.go.id, kanibalisme diterapkan pada pelaku kejahatan yang diyakini punya ilmu hitam. Dalam praktik tersebut, hati dan jantung kriminal dimakan pemimpin suku agar memperoleh daya lebih besar.

Pelaku kriminal dihukum mati namun dengan tubuh dihancurkan lebih dulu, agar ilmunya hilang dan tidak membahayakan. Kepala pelaku kejahatan diletakkan di meja bulat, sedangkan badan disimpan di meja persegi. Badan pelaku dibuang di Danau Toba dan masyarakat tidak boleh beraktivitas di lokasi itu selama 7 hari.


Bagian kepala pelaku kejahatan diletakkan di gerbang Huta Siallagan, sebagai peringatan pada desa atau orang lain yang berniat buruk. Setelah membusuk, kepala pelaku dibuang di hutan belakang desa dan warga Huta Siallagan dilarang beraktivitas di area itu selama tiga hari.

Asal-usul Huta Siallagan

Huta Siallagan berada di Desa Ambarita, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara. Jarak huta berkisar 150 meter dari pinggiran Danau Toba tepatnya di Pulau Samosir bagian timur. Area perkampungan berada di atas lahan berbukit dekat Danau Toba.

Dikutip dari tulisan Raamja Sitinjak berjudul Peran Kosmologi Dalam Pembentukan Perkampungan Kuno Siallagan dari Universitas Jambi, huta atau desa adalah kesatuan tatanan sosial yang membentuk sistem kepemilikan tanah. Huta bersama sawah, ladang, dan hutan menjadi tanda adanya kelompok masyarakat serta penguasa marga.

Sehingga keberadaan huta sangat penting bagi suatu marga dalam aspek ekonomi, sosial, dan religius dalam keyakinan Batak Toba. Sesuai namanya, Huta Siallagan sangat penting bagi warga Siallagan yang menyimpan jejak dan sejarah bagi masyarakat Batak dan Sumatra Utara secara umum.

Huta Siallagan adalah desa kuno yang dibangun pada kepemimpinan Raja Laga Siallagan, seperti dijelaskan dalam tulisan berjudul Perancangan Infografis Video Animasi Potensi Wisata Desa Ambarita Huta Siallagan oleh Putri Pertiwi Pasaribu dari Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain (STSRD) VISI. Pemimpin selanjutnya adalah Raja Hendrik Siallagan dan Raja Ompu Batu Ginjang Siallagan.

Desa kuno ini dikelilingi tembok batu 1,5-2 meter untuk melindungi wilayah dari serangan binatang buas dan suku lain. Namun tembok ini menghalangi komunikasi dengan desa lain termasuk untuk para rajanya. Tanda masuk dan keluar desa ditandai dengan gerbang yang ditulis dengan aksara Batak dan Latin. Hingga kini, keturunan raja Siallagan ada yang masih tinggal di Desa Ambarita Huta Siallagan.

Tarif Masuk Huta Siallagan

Sebagai wisata unggulan Sumatra Utara, detikers tentu bisa mengunjungi desa ini di jadwal berikut

Jam buka

Setiap hari: 08.00-18.00.

Tarif masuk

Rp 10 ribu per orang.

Sebelum berkunjung, pastikan telah update jadwal buka atau operatur tur yang berpengalaman. Info terbaru memungkinkan detikers bisa menikmati semua aset budaya dan sejarah Huta Siallagan berikut fasilitas serta pelayanannya.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

8 Lokasi Terbaik di Indonesia Mengabadikan Momen Kemerdekaan



Jakarta

Merayakan momen HUT ke-80 Republik Indonesia bisa nih dengan memilih latar destinasi yang epik, mulai dari bangunan bersejarah hingga landscape alam yang memukau. Mana nih favoritmu?

detikcom telah merangkum, Rabu (13/8/2025) tempat-tempat terbaik untuk mengabadikan momen HUT RI dengan latar merah putih di postingan sosial media mu.

1. Monumen Nasional

Pengunjung menaiki kereta wisata di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (12/7/2025).Pengunjung di Monumen Nasional (Monas) Foto: Ari Saputra

Monas yang selalu jadi destinasi favorit warga Jabodetabek bisa nih jadi latar foto untuk momen kemerdekaan nanti. Menara dengan emas raksasa di puncaknya ini diresmikan pada tanggal 17 Agustus 1961 oleh Presiden Soekarno (dibuka untuk umum pada 12 Juli 1975).


Monas juga sebagai simbol perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari penjajahan. Setiap elemen Monas memiliki filosofi kebangsaan, contohnya. puncaknya yang berbentuk lidah api berlapis emas memiliki ketinggian 17 meter yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala abadi.

2. Tugu Proklamasi

Tugu Proklamasi berada di Jl. Proklamasi No.10, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Tepat di area Taman Proklamasi.

Tugu ini dibangun untuk memperingati momen pembacaan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945, yang dilakukan di rumahnya di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 (kini: Jl. Proklamasi No. 10).

Jadi di sini kamu bisa menemukan patung perunggu seukuran asli dari Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta saat membacakan proklamasi.

3. Gunung Bromo

Wisata Gunung Bromo.Wisata Gunung Bromo. Foto: Dok. Esti Widiyana/detikJatim)

Gunung Bromo berada di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Menyambut momen HUT RI ke-80 kamu bisa nih melihat pengibaran bendera merah putih dengan latar yang ciamik. Coba deh cari tahu jadwal pengibaran bendera atau kamu juga bisa membawa bendera sendiri lalu berfoto dengan latar indahnya Gunung Bromo.

4. Danau Toba

Keindahan Danau Toba bisa juga tempat untuk mengabadikan foto dengan latar Sang Saka Merah Putih.

5. Lawang Sewu

Lawang Sewu.Lawang Sewu. Foto: pariwisata.semarangkota.go.id

Bangunan 1.000 pintu yang jadi daya tarik Semarang ini dibangun pada tahun 1904 – 1907 yang awalnya berfungsi sebagai Kantor pusat Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), perusahaan kereta api Hindia Belanda.

Fakta menarik nih, saat perjuangan kemerdekaan, bangunan ini menjadi lokasi pertempuran sengit antara pemuda Indonesia dan tentara Jepang (peristiwa “Pertempuran 5 Hari di Semarang”). Jadi kamu menjadikan Lawang Sewu latar berfoto karena ada sejarah kemerdekaannya di sini.


6. Kota Tua

Kota Tua adalah kawasan pusat pemerintahan, perdagangan, dan militer pada masa kolonial Belanda, dikenal dengan nama Batavia. Sekarang Kota Tua jadi destinasi favorit dan ikonnya Jakarta.

Kamu bisa nih mengabadikan momen Kemerdekaan RI dengan latar arsitektur Kota Tua atau berkunjung ke museum-museumnya.

7. Ragam museum atau bangunan yang menceritakan kemerdekaan dan proklamasi

Gedung Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Jalan Imam Bonjol No 1, Rabu (16/8/2023)Gedung Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Jalan Imam Bonjol No 1, Rabu (16/8/2023) Foto: Museum Proklamasi/Sudrajat-detikcom

Merayakan momen HUT RI ke-80, kamu bisa datang ke berbagai museum yang menceritakan tentang perjuangan kemerdekaan EI. Seperti Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Tugu Proklamasi, Rumah Rengasdengklok, Gedung Joang ’45 hingga Benteng Rotterdam.

8. Istana Merdeka Jakarta

Istana Merdeka Jakarta selalu menjadi lokasi upacara kenegaraan, termasuk Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Kamu bisa nih berfoto-foto setelah pelaksanaan upacara kemerdekaan.

(sym/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

Mengenal Menara Doa Sinatapan, Tempat Menikah dengan Latar Danau Toba



Samosir

Pesona danau Toba memang tiada duanya. Traveler yang mau menikah dengan latar danau cantik ini bisa mencobanya di Menara Doa Sinatapan.

Menara Doa Sinatapan adalah destinasi wisata yang relatif baru di Samosir, Sumatera Utara. Dari spot ini, traveler bisa mengadakan acara pernikahan dengan berlatarkan kecantikan danau Toba.

Menara Doa Sinatapan dibangun pada 20 Desember 2017. Menara ini berfungsi sebagai tempat doa sekaligus destinasi wisata rohani dengan pemandangan menakjubkan Danau Toba dari ketinggian.


Lokasi tepatnya berada di desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir. Kata ‘Sinatapan’ sendiri berarti ‘melihat’ atau ‘menatap’ dalam bahasa Batak.

Bangunan sederhana nan cantik ini pun sarat akan makna religius, serta mencerminkan tempat untuk merenung sambil menatap kebesaran ciptaan Tuhan.

Menara Doa Sinatapan lantas semakin dikenal luas berkat pesona alam Danau Toba yang dapat dinikmati dari menara setinggi 10 meter.

Keindahan pulau Samosir yang tampak jelas ditambah dengan hamparan bukit hijau, menjadikan kawasan ini destinasi rohani sekaligus wisata alam yang banyak dikunjungi.

Salah satu pasangan yang melangsungkan acara pernikahan di Menara Doa Sinatapan adalah Hendry Donald Hanesty Sinurat, B.Eng., M.Sc dan Efriska Ginasti Mayangsari Br. Nadeak, S.KPm., M.Si.

Mereka memilih Menara Doa Sinatapan sebagai lokasi pernikahan karena kedekatan emosional terhadap tanah leluhur.

Meskipun keduanya bukan berasal dari Samosir, tapi rasa kedekatan itu mendorong keputusan mereka untuk menggelar acara pernikahan di sana.

“Ini adalah wujud syukur kami sekaligus bentuk kepedulian untuk ikut melestarikan keindahan alam dan budaya Samosir. Kami berharap semakin banyak generasi muda yang juga mencintai tanah leluhur,” ujar Efriska.

Fenomena pernikahan dengan latar nuansa alam diyakini akan terus berkembang dan jadi tren, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya dan alam.

Lokasi-lokasi yang menawarkan nilai spiritual serta keindahan panorama menjadi pilihan yang banyak dipertimbangkan pasangan muda. Terlebih ketika tempat tersebut sarat makna bagi sejarah dan budaya keluarga mereka.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker