Tag Archives: debu

Rumah Banyak Debu Meski Sering Dibersihkan? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


Jakarta

Debu selalu menumpuk di rumah, apalagi kalau jarang membersihkan isi rumah. Namun, sering kali kita merasa rumah masih kotor meski sudah menyapu dan mengepel lantai, serta membersihkan perabotan namun debu tetap menempel.

Tentunya hal ini bisa bikin penghuni rumah sebal karena rumah cepat kotor, bahkan setelah dibersihkan. Ternyata ada beberapa hal yang menyebabkan rumah sering berdebu.

Lalu, apa saja penyebab rumah berdebu dan kotor? Yuk, simak penjelasan berikut ini.


Penyebab Banyak Debu di Rumah

1. Pintu dan Jendela Terbuka

Membuka pintu dan jendela sebenarnya bagus dilakukan agar sirkulasi udara tetap terjaga sehingga udara yang kita hirup tetap segar. Bila tidak dilakukan, rumah akan terasa pengap karena tak ada sirkulasi udara.

Akan tetapi, membuka pintu dan jendela harus menjadi perhatian saat rumah kita berada di kawasan sibuk kendaraan. Bila lokasi rumah kita terletak di titik yang sering dilewati hilir mudik kendaraan, jangan sembarangan membuka pintu dan jendela. Bila tidak, rumah kita akan terus dipenuhi debu jalanan.

Solusinya, bukalah pintu dan jendela di waktu-waktu tertentu saat rumah kita masih sepi kendaraan yang lewat. Misalnya di pagi hari dari subuh hingga pagi atau sore hari, Itu bisa meminimalisir masuknya debu ke rumah kamu.

2. AC dan Kipas Kotor

Tahukah kamu AC dan kipas yang lama tak dicuci bisa menimbulkan debu-debu dan kotoran. Lebih parah lagi, bila dihidupkan, maka akan menimbulkan penyakit gangguan pernapasan seperti batuk dan pilek.

Oleh karena itu, cucilah AC dan kipas secara rutin. Bila dirasa sudah berdebu, sempatkan waktu untuk segera mencucinya. Kamu bisa menggunakan jasa tukang atau bisa dilakukan sendiri.

3. Banyak Tumpukan Barang

Banyak barang menumpuk juga menjadi salah satu penyebab debu dan kotoran sering datang kembali meski sudah dibersihkan. Cobalah buang atau singkirkan barang-barang yang tidak perlu. Selain bisa mengurangi debu, melakukan hal ini juga bisa membuat rumah kita terasa lapang.

Saat kita pulang dari kantor atau bepergian, segera simpan pakaian yang kita pakai ke tempat cucian karena pakaian itu bisa membawa debu dan kotoran dari luar.

4. Cek Barang di Atas Lemari

Terkadang kita memiliki kebiasaan menaruh barang-barang seperti dus, kotak atau barang lain di atas lemari. Mulai sekarang hindari menaruh barang di lokasi itu karena bisa memicu datangnya debu.

Debu yang berada di atas lemari biasanya jarang kita ketahui karena letaknya yang sulit dijangkau. Bila terpaksa harus menaruh barang di sana, coba cek dan bersihkan secara rutin.

5. Bersihkan Lantai dan Perabotan secara Rutin

Jangan menunda pekerjaan membersihkan lantai dan perabotan di rumah. Karena hal itu bisa bikin debu terus menerus datang. Jadi, jangan lupa bersihkan lantai dan perabotan secara rutin untuk mencegah dan mengatasi debu.

Itulah beberapa penyebab dari rumah yang sering debu. Semoga bermanfaat!

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Cara Ampuh Bikin Kamar Tidur Selalu Wangi Biar Tidur Makin Lelap


Jakarta

Memiliki kamar tidur yang wangi bisa biking penghuninya merasa nyaman dan betah berlama-lama di dalam kamar. Aroma harum di kamar tidur bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi rileks, sehingga bisa tidur lebih lelap.

Ternyata membuat kamar menjadi wangi nggak sulit, lho! Bagi kamu yang pengin punya kamar wangi, bisa mengikuti cara berikut ini.

Tips Bikin Kamar Tidur Selalu Wangi

1. Sering Cuci Seprai

Untuk membuat kamar tidur wangi, kamu bisa mencuci seprai secara teratur. Sebab, seprai menyerap keringat dan minyak tubuh saat sedang tidur.


Dilansir dari The Spruce, Jumat (28/6/2024), kamu bisa mencuci seprai setiap minggu. Apabila kamu punya hewan peliharaan dan sering main di kasur kamar, sebaiknya seprai dicuci le sering.

Tak hanya seprai, sebaiknya gorden yang ada di kamar juga rutin dicuci. Dilansir dari Apartment Therapy, setidaknya cuci gorden beberapa bulan sekali agar tetap bersih dan wangi.

2. Buang Sumber Bau dari Kamar Tidur

Supaya kamar wangi, kamu mesti membuang sumber bau yang ada di kamar, misalnya mengosongkan tempat sampah. Sebaiknya, jangan membuang sampah makanan atau sampah yang dapat menimbulkan bau tak sedap di kamar. Selain itu, cuci pakaian dan linen yang bau sesegera mungkin.

3. Buka Jendela

Kamar tidur bisa menjadi wangi dengan membuka jendela dan membiarkan angin segar masuk ke dalam. Namun, untuk kamu yang tinggal di area padat penduduk atau dekat jalan raya bisa diperhatikan waktu-waktu untuk membuka jendela, misalnya pada pagi hari sebelum banyak kendaraan berlalu lalang.

4. Bersihkan Kamar Tidur

Ternyata bau tak sedap tidak hanya datang dari pakaian kotor maupun sampah, tetapi juga dari debu. Maka dari itu, penting untuk membersihkan kamar dari debu.

“Bau tidak hanya datang dari penyebab yang jelas (misalnya sepatu kets yang sudah usang). Debu dari serpihan kulit dapat membuat kamar tidur berbau tidak sedap,” kata editor Solved, Millie Hurst, dikutip dari Homes & Gardens, Jumat (28/6/2024).

“Kamu mungkin terkejut mengetahui bahwa debu sebenarnya berbau, tetapi mencegah debu di kamar tidur kamu akan membantu menghilangkan bau tidak sedap,” tuturnya.

5. Gunakan Pengharum Ruangan

Terakhir, cara paling ampuh membuat kamar tidur wangi tentunya dengan menggunakan pengharum ruangan. Pengharum ruangan yang bisa digunakan bermacam-macam, misalnya lilin aromaterapi, reed difuser, semprotan aerosol, dan lainnya.

Nah, saat memilih wewangian, sebaiknya jangan pilih yang mengandung bahan kimia atau aroma keras yang dapat mengganggu tidur kamu.

“Kita semua menginginkan kamar tidur yang wangi tanpa menimbulkan gangguan tidur. Carilah semprotan atau wewangian ruangan ruangan yang menggunakan minyak alami atau esensial,” tutur cleaning expert di Spekless Cleaning, Karina Toner, dikutip dari Homes & Gardens.

Kamu bisa mencoba wewangian dengan aroma lavender, chamomile, vanila, atau yang lainnya untuk menciptakan suasana yang menenangkan.

Itulah beberapa tips untuk membuat kamar tidur wangi. Semoga bermanfaat!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

5 Jurus Jitu Hilangkan Bau Rokok di Rumah Beserta Cara Cegahnya


Jakarta

Sebagian masyarakat yang perokok mungkin suka merokok di sekitar rumah. Padahal, bau rokok bisa menempel di permukaan barang-barang di rumah sehingga membuat penghuni lainnya merasa terganggu.

Bau rokok yang menempel pada benda-benda di rumah biasanya sulit dibersihkan. Namun, tenang saja ada cara untuk menghilangkan bau rokok di rumah.

Yuk, simak tips menghilangkan bau rokok berikut ini yang dilansir dari Real Simple, Jumat (5/7/2024).


Tips Menghilangkan Bau Rokok di Rumah

1. Perbanyak Ventilasi

Sebelum menggunakan bahan pembersih, kamu bisa mencoba untuk meningkatkan sirkulasi udara dengan membuka semua jendela dan pintu agar dapat membantu menghilangkan bau asap rokok. Gunakan juga kipas angin untuk menyedot asap rokok.

2. Bersihkan Asbak Rokok

Kamu bisa langsung membuang semua sisa puntung rokok dan abu rokok ke tempat sampah untuk mengurangi bau asap rokok di dalam rumah.

3. Cuci Aksesori

Cara menghilangkan bau asap di rumah adalah mencuci aksesori yang terkena seperti perabotan atau hiasan. Cuci aksesori yang dapat dicuci dengan detergen biasa dan tambahkan baking soda untuk membantu menghilangkan bau asap dari rumah.

4. Gunakan Cuka

Cuka adalah bahan alami yang dapat membantu menyerap bau, termasuk bau asap. Kamu mencampur dengan air lalu masukkan ke dalam botol semprotan. Lalu, kamu tinggal semprotkan ke ruangan dan furniture yang bau asap rokok.

5. Gunakan Baking Soda

Baking soda adalah bahan alami yang bisa membantu menyerap bau asap rokok. Cukup taburkan baking soda ke furnitur yang terkena bau asap rokok, lalu biarkan selama beberapa jam lalu sedot debu untuk menghilangkan sisa baking soda serta bau asap rokok.

Cara Mencegah Bau Asap Sejak Awal

1. Jangan merokok di dalam ruangan.

2. Batasi asap rokok agar tetap di satu ruangan dengan menutup pintu seluruh rumah.

3. Gunakan pembersih udara dan ganti filter secara teratur.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Ketahui 5 Penyebab Karpet Bau Apek dan Cara Ampuh Mengatasinya


Jakarta

Karpet menjadi benda yang dapat menghiasi ruangan sekaligus memberi rasa hangat ketika berdiri atau duduk di atasnya. Meski cantik dan fungsional, sering kali kita mengabaikan kebersihan sampai karpet bau apek.

Aroma kain yang lembap dan apek bikin suasana rumah menjadi kurang nyaman. Kalau sudah terlanjur apek, sebaiknya segera diatasi dan jangan dibiarkan ya!

Lantas, apa yang membuat karpet bau apek? Simak penjelasan berikut ini yang dilansir dari Rug Traders, Jumaat (5/12/2024).


Penyebab Karpet Berbau Apek

1. Hewan Peliharaan

Karpet tak jarang menjadi sasaran bagi hewan peliharaan untuk pipis. Bau pesing akibat urin hewan peliharaan, terutama pada karpet wol, akan melekat kuat dan sulit dihilangkan. Bau tidak sedap ini bahkan bisa meningkat dari waktu ke waktu akibat bakteri yang kembali aktif jika terkena air.

2. Karpet Lembap

Bau apek pada karpet bisa dipicu oleh kondisinya yang lembap. Hal ini biasanya disebabkan oleh banjir, tumpahan air, atau pendingin ruangan yang bocor. Bau apek ini ditimbulkan oleh jamur dan bakteri yang muncul pada karpet yang basah.

3. Lapisan Lateks Rusak

Banyak karpet memiliki lapisan lateks di bagian bawahnya yang bertujuan agar bulu-bulu karpet tetap menyatu. Namun, lapisan lateks ini bisa rusak dan menimbulkan bau busuk karena kualitasnya yang menurun. Bau akibat lapisan lateks ini bahkan bisa semakin parah setelah dicuci.

4. Usia Karpet

Kualitas karpet akan menurun seiring berjalannya waktu. Serat-serat pada karpet bisa terurai dan menimbulkan bau apek yang tidak diinginkan. Selain bau yang mengganggu, serat karpet juga bisa mengeluarkan debu yang menyebabkan alergi.

5. Wol Karpet

Karpet berbahan wol dibuat dari serat bulu domba yang memiliki kemampuan menyerap kelembapan dari udara. Hal ini juga bisa menimbulkan bau khas wol yang tidak sedap.

Cara Menghilangkan Bau apek pada Karpet

Untuk menghilangkan bau apek pada karpet, ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan. Melansir Pristine Home, Jumat (5/7/2024), berikut beberapa solusi sederhana yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau apek pada karpet.

1. Gunakan Soda Kue atau Cuka Putih

Soda kue memiliki sifat pembersihan yang luar biasa. Kabar baiknya, kamu tidak perlu susah mendapatkannya karena bahan ini biasanya sudah ada di lemari dapurmu.

Soda kue bisa menghilangkan noda dan menyerap bau, serta kelembapan pada karpet. Jika noda dan bau pada karpet masih sulit dihilangkan, kamu bisa mengombinasikannya dengan cuka putih.

Berikut langkah-langkah menghilangkan bau apek pada karpet dengan soda kue:

• Pastikan karpet dalam keadaan kering.

• Campur air hangat dan cuka dengan rasio 2:1 dalam botol semprot. Semprotkan campuran tersebut di area yang bau pada karpet. Namun, jangan membuatnya terlalu basah.

• Taburkan soda kue di area berbau. Kamu bisa menggunakan sapu atau sikat untuk meratakannya, lalu gosokkan bubuk soda kuet tersebut ke dalam karpet. Alternatifnya, kamu juga bisa menggunakan boraks.

• Biarkan campuran tersebut meresap semalaman.

• Vakum bubuk soda kue dari karpet, pastikan tidak ada produk yang tertinggal.

2. Bersihkan Karpet dengan Sampo

Coba menggunakan sampo karpet komersial. Ada berbagai jenis yang tersedia. Beberapa produk mungkin memerlukan mesin pembersih karpet, sementara yang lain bisa diaplikasikan hanya dengan spons.

Langkah-langkah menghilangkan bau apek pada karpet dengan sampo adalah sebagai berikut.

• Periksa petunjuk penggunaan produk sebelum menggunakannya. Beberapa sampo mungkin memerlukan air untuk diaktifkan, sementara yang lain bekerja dengan baik dalam keadaan kering.

• Jika karpetmu terdapat noda, mungkin lebih baik untuk mengatasinya sebelum membersihkannya dengan sampo.

3. Kontrol Kelembapan Udara di Rumah

Seperti pepatah, melakukan langkah pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Untuk menghilangkan kemungkinan bau tidak sedap atau pertumbuhan jamur, cobalah kontrol kelembapan udara di dalam rumahmu. Kondisi udara yang lembap bisa memicu bau apek pada karpet.

Untuk mengontrol kelembapan udara di rumah, kamu bisa melakukan langkah-langkah berikut.

• Pasang kipas angin agar sirkulasi udara berjalan dengan lebih baik. AC juga bisa memberikan hasil yang memadai.

• Buka jendela secara teratur untuk ventilasi yang baik.

• Saat membersihkan lantai, tunggu hingga benar-benar kering sebelum meletakkan kembali karpet di atasnya.

• Jika memungkinkan, jemur karpet di bawah sinar matahari agar kering secara alami.

• Temukan sumber kelembapan di rumah dan atasi segera. Sumber kelembapan di rumah umumnya disebabkan oleh kebocoran pipa atau uap dari dapur atau kamar mandi.

Demikianlah penjelasan mengenai cara menghilangkan bau apek pada karpet di rumah. Dengan mengetahui cara-caranya, karpet bisa terbebas dari bau apek sehingga akan membuatmu nyaman di rumah.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

8 Kesalahan Ini Bikin Rumah Bau, Pengharum Ruangan Pun Nyerah!


Jakarta

Rumah yang bersih dan rapi bisa bikin penghuni merasa nyaman tinggal di dalamnya, apalagi kalau aroma rumah wangi dan segar. Namun, kebiasaan buruk yang sering dilakukan penghuni rumah bisa bikin rumah bau tidak sedap.

Bahkan, pengharum ruangan pun tidak cukup menutupi bau rumah. Nah, daripada mengandalkan pengharum ruangan saja, sebaiknya mengatasi bau tersebut langsung pada sumbernya.

Lalu, apa saja kesalahan yang bisa bikin rumah bau? Simak penjelasan berikut ini yang dikutip dari Real Simple, Jumat (5/7/2024).


Kesalahan yang Bikin Rumah Bau

1. Jarang Membuang Sampah

Salah satu penyebab utama rumah bau adalah makanan yang membusuk yang bisa menjadi masalah jika kamu tidak memiliki saluran pembuangan di wastafel. Sebelum memasang kantong sampah baru, mungkin juga sudah saatnya membersihkan tong sampahmu.

Semprotkan pembersih serbaguna pada sehelai kertas dan lap bersih. Jangan lupa memeriksa semua tempat sampah di rumah tanpa terkecuali.

Trik untuk mengurangi bau tak sedap dari tong sampah adalah melapisi bagian bawahnya dengan beberapa lapisan koran. Dengan dilapisi koran, tumpahan sampah yang berbau akan terserap sehingga bisa meminimalisasi munculnya bau tak sedap.

2. Tidak Membersihkan Kulkas

Salah satu bagian rumah yang sering kita abaikan untuk dibersihkan adalah bagian dalam kulkas. Tumpahan kecil, kebocoran dari wadah makanan, atau hanya makanan yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa bisa menjadi sumber bau tak sedap jika tidak segera ditangani.

Untuk membersihkan kulkas dengan benar, sebaiknya keluarkan semua rak dan cuci dengan air panas dan sabun. Kemudian lap bagian dalam kulkas dengan campuran cuka putih, baking soda, dan air. Lakukan ini setidaknya empat kali setahun, tetapi bersihkan tumpahan segera setelah terjadi.

3. Membiarkan Handuk Berjamur

Handuk yang terlalu lembap bisa menyebabkan jamur dan bakteri tumbuh di handuk. Bersihkan handuk dengan detergen berkualitas dan cuka atau baking soda pada siklus panas. Untuk mencegah hal ini terjadi di masa depan, jemur handuk setelah digunakan agar kering sempurna.

Selain itu, kamar mandi bisa menjadi tempat berkembang biak jamur. Jika ada jendela di sana, coba buka ketika kamu sedang tidak mandi dan jangan lupa menyalakan kipas jika kamu memilikinya.

4. Jarang Bersihkan Debu

Jika rumahmu tidak benar-benar berbau buruk, tetapi mungkin saja tidak segar, kamu mungkin perlu membersihkannya secara menyeluruh dengan menyapu dan menghisap debu. Debu adalah campuran bakteri, sel-sel kulit mati, serbuk sari, kotoran, dan hal-hal lain di atmosfer, yang juga bisa menimbulkan bau tak sedap di rumah.

5. Jarang Bersihkan Karpet dan Tikar

Karpet dan tikar bisa menyimpan bau, terutama jika kamu memiliki hewan peliharaan. Jika hanya menghisap debu tidak cukup, coba berikan produk penyegar karpet yang aman di atas tikar, biarkan selama lima belas menit, lalu sedot dengan vacuum.

Jika kamu memiliki karpet atau tikar yang bisa dicuci, bersihkanlah secara teratur sesuai petunjuk pabrik. Di sisi lain, jika kamu memiliki karpet berukuran besar, kamu mungkin perlu menggunakan layanan profesional untuk membersihkannya secara menyeluruh.

Bau kaki yang tidak sedap adalah hal lumrah bagi banyak dari kita. Ini biasanya terjadi karena sepatu kita terkontaminasi oleh molekul bau yang tidak sedap.

Ketika sejumlah besar sepatu mulai menumpuk di pintu masuk, itu menciptakan bau yang tidak terlihat. Pertimbangkan untuk menyimpannya di dalam lemari tertutup atau keranjang setidaknya untuk mengendalikan bau.

Selain itu, rajinlah menyucinya secara rutin agar bau tak sedap benar-benar menghilang.

7. Tidak Merawat Tanaman Hias

Tanaman hias di dalam rumah yang kurang terawat bisa menimbulkan bau. Pembusukan akar, yang disebabkan oleh terlalu banyak air, akan membuat rumah berbau.

Jika sudah begini, kamu perlu mengeringkan pot tanaman dan melakukan triase, tergantung pada jenis tanaman yang kamu miliki.

8. Jarang Memandikan Hewan Peliharaan

Meski memelihara hewan di rumah menyenangkan, bau alami mereka umumnya tetaplah tidak mengenakkan. Terkadang rumahmu bisa berbau seperti anjing atau kucing. Kamu bisa memandikannya sendiri atau membawanya ke salon hewan.

Itulah kesalahan-kesalahan yang bisa bikin rumah bau. Semoga membantu!

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Hindari 5 Hal Ini Kalau Rumah Kamu Nggak Mau Terlihat Kotor


Jakarta

Buat kamu yang sibuk sehingga tidak bisa punya banyak waktu untuk membersihkan rumah, bisa coba tips berikut ini. Sebab, ada beberapa hal di rumah yang justru bikin rumah kamu terlihat kotor.

Adanya debu atau kotoran di rumah memang hal yang wajar terjadi. Namun, banyaknya debut juga bisa terjadi dari desain rumah yang dipilih.

Nah, berikut ini adalah hal-hal yang perlu kamu hindari agar rumah tidak mudah terlihat kotor.


Cat dengan Hasil Akhir Glossy

Cat dinding dengan hasil akhir glossy memang cantik, namun hal itu bisa menarik kotoran. Sebab, cat glossy bisa lebih mudah menampakkan sidik jari, goresan, corengan.

Lantai dan Kabinet Dapur Berwarna Gelap

Lantai kayu berwarna gelap bisa menjadi pilihan jika rumah kamu memang memakai konsep yang ‘dark’. Namun, lantai kayu gelap bisa membuat rumah tampak kotor dan harus sering dibersihkan karena akan terlihat jelas jika ada kotoran, misalnya jika kamu memiliki rambut berwarna terang atau memakai sepatu di rumah.

Tak hanya itu, kabinet di dapur yang berwarna gelap juga rentan membuat rumah tampak kotor. Hal itu karena sidik jari, minyak, dan debu lebih mudah terlihat kabinet warna gelap.

“Pilih lemari dengan warna yang terang atau sedang untuk mencegah penumpukan debu yang terlihat dan pembersihan yang rumit,” kata Founder ADL Interiors Jacqueline Norrise, dikutip dari Real Simple, Minggu (7/7/2024).

Kabinet Terbuka

Memiliki kabinet terbuka memang stylish dan memudahkan dalam beraktivitas di dapur. Namun, hal itu juga bisa membuat debu menumpuk sehingga harus sering dibersihkan dan dirapikan.

Gorden Berlapis-lapis

Hindari pemakaian gorden dengan desain berlapis atau multi-layered karena cukup sulit untuk dibersihkan. Kamu bisa memilih gorden yang simple dan bisa dicuci di mesin cuci untuk memudahkan perawatan.

Terlalu Banyak Dekorasi

Dekorasi yang terlalu banyak kurang cocok untuk kamu yang tidak punya banyak waktu untuk membersihkan rumah. Norrise menyarankan untuk mengurangi dekorasi dan menggunakan hiasan yang berdampak saja.

“Barang-barang dekoratif yang berlebihan akan menyebabkan seringnya dibersihkan dan selanjutnya berkontribusi terhadap kekacauan visual,” ujarnya.

Itulah beberapa hal yang harus dihindari agar rumah kamu tidak terlihat kotor. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

3 Langkah Mudah Keringkan Karpet Basah dan Lembap Pakai Soda Kue


Jakarta

Mengeringkan karpet bisa sedikit merepotkan, apalagi kalau sedang musim hujan atau kurang pancaran sinar matahari. Namun, tahukah kamu kalau soda kue bisa dipakai untuk mengeringkan karpet?

Ya, kamu dapat menggunakan soda kue sebagai salah satu langkah mengeringkan karpet. Daripada membiarkan karpet basah atau lembap terlalu lama, percepat prosesnya dengan soda kue saja!

Sebab, karpet yang basah atau lembap merupakan tempat yang ideal untuk tumbuh kuman dan kotoran menempel. Bahkan, karpet yang tidak kering dengan sempurna bisa mengeluarkan bau yang tidak sedap.


Lalu, bagaimana cara mengeringkan karpet menggunakan soda kue? Yuk, simak trik berikut seperti yang dikutip dari Hunker, Senin (8/7/2024).

Cara Mengeringkan Karpet

1. Jalankan Alat Penyedot Debu

Langkah pertama untuk mengeringkan karpet, kamu dapat menyalakan penyedot debu atau vacuum cleaner. Lalu, jalankan di atas area karpet yang basah atau lembap.

Hal ini dilakukan untuk mengeluarkan air sebanyak mungkin. Lakukan sampai air terbuang sebanyak mungkin hingga kelebihan air tidak muncul saat kamu menekan karpet.

2. Taburkan Soda Kue

Ini kuncinya, kamu perlu menaburkan soda kue pada permukaan karpet yang basah dan lembap sebanyak mungkin. Jumlah soda kue tergantung pada ukuran karpet, kamu bisa memerlukan lebih dari satu kaleng soda kue.

Setelah itu, diamkan soda kue selama beberapa jam hingga 24 jam agar cukup waktu untuk menyerap sisa kelembapan serta bau dari karpet. Jika dirasa sudah kering dan baunya berkurang, langkah selanjutnya adalah menyedot soda kue yang tersisa dari karpet menggunakan penyedot debu.

3. Pakai Kipas Angin

Terakhir, gunakan kipas angin besar atau pemanas ruangan untuk membantu mengeringkan karpet lebih cepat. Pastikan karpet mengering dengan sempurna agar tidak meninggalkan bau yang tak sedap setelah kering.

Demikian langkah-langkah mengeringkan karpet basah dan lembap pakai soda kue. Semoga bermanfaat!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

5 Bahan Dapur Ini Ampuh buat Bersihkan Rumah Sampai Kinclong



Jakarta

Membersihkan rumah tentu membutuhkan cairan pembersih agar bisa membasmi kuman dan kotoran. Meski ada banyak cairan pembersih di pasaran, kebanyakan bersifat keras serta dapat mengganggu kesehatan manusia dan lingkungan.

Tenang saja, kamu bisa bikin cairan pembersih alami yang lebih aman dengan menggunakan berbagai bahan dapur. Bukan cuma untuk masak, bahan tersebut efektif membersihkan permukaan di rumah.

Mengutip dari laman Better Bond Cleaning, Senin (8/7/2024), berikut ini beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membuat cairan pembersih alami di rumah.


Bahan Dapur yang Bisa Jadi Cairan Pembersih

1. Lemon

Lemon sebagai buah sitrus mampu menghilangkan kotoran, debu, bakteri, dan noda di lantai dan permukaan keras lainnya. Kamu bisa mencampurkan jus lemon dan garam untuk menggosok permukaan menjadi kinclong.

Sementara untuk keran, buah lemon bisa digosokkan ke permukaan kotor dan dibiarkan selama enam jam sebelum dibersihkan dengan kain basah. Selain itu, lemon juga dapat menjadi pewangi alami tempat sampah, cukup dengan meletakkan separuh belahannya.

2. Soda Kue

Soda kue merupakan bahan pembersih alami yang lembut tetapi mampu membersihkan kotoran dengan mudah. Selain digunakan sendirian, bahan ini dapat ditambahkan ke banyak bahan pembersih lainnya.

Soda kue boleh digunakan untuk membersihkan oven, microwave, dan talenan untuk menghilangkan noda dan kotoran. Sebab, bahan tersebut tergolong aman, terlebih karena merupakan bahan makanan.

3. Cuka Putih

Cuka putih merupakan bahan yang luar biasa sebagai cairan pembersih rumahan. Bahan ini bisa membantu menghilangkan minyak dan noda membandel pada permukaan serta berfungsi sebagai disinfektan.

Menariknya, cairan ini bisa digunakan sebagai pembersih gelas, logam kuningan, dan minyak. Cuka putih sangat efektif untuk membersihkan noda, tetapi disarankan agar tidak digunakan pada bahan marmer atau batu-batuan.

4. Garam

Garam sebagai barang yang wajib ada di rumah ternyata bisa sangat membantu membersihkan rumah. Kamu dapat menyikat ubin, lantai, atau permukaan keras lainnya dengan taburan garam. Untuk hasil lebih maksimal, campurkan garam dengan air panas sebagai cairan pembersih.

Itulah bahan-bahan yang bisa digunakan sebagai cairan pembersih alami untuk membuat rumah menjadi kinclong dan sehat bagi keluarga maupun lingkungan. Semoga bermanfaat!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Jangan Panik! Ini 8 Cara Mengatasi Suara AC Berisik Tanpa Tukang


Jakarta

AC di rumah mengeluarkan suara berisik bisa bikin kamu khawatir dan nggak nyaman. Suara berisik itu memang menandakan ada masalah dari AC. Penyebabnya bermasalah, bisa karena AC kotor, freon AC terganggu, hingga kipas di dalam AC rusak.

Ternyata masalah ini bisa diatasi sendiri. Melansir dari BTN Properti, Minggu (14/7/2024). Berikut beberapa cara mengatasi suara AC berisik di rumah.

Cara Mengatasi Suara AC Berisik

1. Membersihkan AC

Biasanya AC mengeluarkan suara berisik karena ada penumpukan kotoran. Maka, kamu bisa membersihkan AC tersebut. Memang disarankan AC dibersihkan secara rutin mulai dari komponennya seperti kipas, baling-baling, dan filter. Kotoran atau debu yang menumpuk dapat menyebabkan gesekan dan suara berisik.


2. Periksa Kipas dan Baling-Baling

Penyebab kedua adalah masalah pada kipas di dalam AC. Tanda ada masalah di kipas adalah ada benda asing yang menyangkut di dalamnya. Bisa pula kondisi kipas/baling-baling memang sudah tidak bagus seperti aus atau rusak. Kamu perlu segera mengganti atau memperbaiki bagian yang bermasalah.

3. Periksa Kondensor dan Evaporator

Kondensor adalah salah satu alat penukar panas pada AC. Jika kondensor AC bermasalah biasanya posisinya tidak rata. Selain itu, kamu juga bisa melihat pada bagian pipa apakah sudah terhubung dan tidak bergetar saat AC dinyalakan.

4. Kencangkan Skrup AC

Biasanya ini terjadi karena human eror atau kelalaian manusia setelah AC diperbaiki atau dibersihkan. Kamu bisa mengecek bagian mana yang bergetar dan menimbulkan suara, kemudian eratkan skrup AC.

5. Periksa Kompresor

Sama pentingnya seperti kondensor, kompresor pada AC berfungsi untuk menjaga suhu dalam ruangan tetap dingin. Jika suara berasal dari kompresor, coba periksa kondisnya dan pastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan pada komponen internalnya. Jika ada masalah, hubungi tukang AC untuk memperbaikinya.

6. Pastikan Ventilasi yang Baik

Lalu, kamu bisa memastikan unit dan komponen AC telah terpasang dengan benar dan memiliki ventilasi yang baik. Pastikan juga tidak ada penghalang di sekitar unit yang dapat mengganggu aliran udara.

7. Cek Level Refrigerant

Pada saat AC bekerja tentu ada zat pendingin yang dinamakan level refrigerant. Ini sudah bawaan dari pabrik, sehingga sebaiknya hindari mengubah levelnya.

8. Pasang Peredam Suara

Langkah terakhir jika kamu tidak menemukan letak kerusakan, kamu bisa memasang peredam bunyi pada AC untuk mengurangi suara yang dihasilkan.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Alat dan Langkah Membersihkan Toren Air yang Sudah Berlumut



Jakarta

Toren air adalah hal paling penting untuk persediaan air bersih dan sebagai cadangan mendapatkan air dan aksesibilitas air bersih. Namun, seiring waktu pemakaian air yang bersumber dari toren bisa menjadi kotor dan menodai bagian luar hingga isinya.

Dikutip dari Flip, kontaminasi yang terjadi pada toren bisa berupa debu, serangga kotoran hingga bagian dalam akan penuh dengan lumut. Oleh karena kebersihan toren juga diperlukan dan perlu perawatan secara berkala, sehingga air akan tetap tersimpan bersih dan higienis.

Untuk mengetahui cara mencuci toren air, detikProperti telah merangkum langkah yang harus dilakukan. Simak berikut ini!
Langkah Mencuci Toren Air


Tangki atau toren air perlu dicuci dan dikuras agar isinya tidak ditumbuhi lumut, sehingga setidaknya toren perlu dibersihkan sebulan sekali jika lumutnya tumbuh dengan cepat. Agar memudahkanmu dalam menguras toren, ikuti langkah berikut ini.

Bahan dan Alat

– Sikat

– Spons

– scrubber atau saringan lumut

– Kaporit

– 3 sdm garam dengan 2 liter air, didihkan (opsi)

– cuka putih (opsi)

Panduan Bersihkan Toren Air Sendiri

1. Matikan Pompa Air

Matikan pompa agar tidak ada air mengalir saat proses mencuci toren, hal ini membantu efektifitas proses menguras dan memastikan pembersihan dilakukan secara maksimal.

2. Buang Air Toren

Selama proses pembersihan, pastikan kamu kabarkan kepada seluruh penghuni rumah bahwa air perlu segera dihabiskan dan sebelum membersihkan diingatkan untuk tidak dapat menggunakan air untuk sementara. Buang seisi air di dalam toren agar menghilangkan sisa air yang terkontaminasi dari kuman dan zat berbahaya.

3. Buang Kotoran Yang Mengumpul

Selanjutnya, buang tumpukan kotoran seperti lumut, alga, atau pasir. Gunakan alat yang dapat menyeka seluruh lumut seperti sikat dan spons agar tumpukan kotoran tersebut dapat terangkat. Ini untuk memudahkan kamu dalam proses pembersihan berikutnya

4. Sikat Permukaan Toren

Sebelum menyikat, kamu perlu memperhatikan komponen toren yang terhubung seperti valve atau keran, pipa, pompa, fitting inlet dan outlet, dan aksesori pendukung lainnya. Periksa terlebih dahulu dari setiap komponen agar ketika dibersihkan tidak ada yang rusak, putus, atau membuat celah yang bisa menyebabkan kebocoran. Jika ada komponen atau aksesori yang bermasalah, sebaiknya kamu menggantinya terlebih dahulu agar tidak perlu mengerjakannya dua kali.

Jika sudah diperiksa dengan baik, gunakan sikat untuk membersihkan permukaan dinding toren. Jika toren cukup besar dan memiliki bobot kurang dari 60 kilogram, kamu bisa sampai masuk ke dalam untuk mempermudah pembersihan. Tetapi jika sulit dijangkau, kamu bisa menggunakan gagang sikat yang panjang.

5. Bersihkan Tutup dan Bagian Luar

Jangan lupa untuk membersihkan bagian luar dan tutup toren, hingga kotoran debu yang tertumpuk hempas tidak ada sisa.

6. Bilas dengan Air Bersih

Setelah membersihkan toren, pastikan dibilas dengan air bersih hingga sisa-sisa busa dan cairan pembersihan hilang.

7. Isi Ulang Toren

Jika sudah dibilas dengan maksimal, isi ulang toren sesuai kapasitas dengan air bersih dan aliran air lancar. Pastikan kualitas air jernih dan tidak memiliki warna dan bau. Sehingga, pastikan air di dalam toren tetap bersih dan aman.

Itulah cara mencuci toren air sendiri di rumah. Pastikan kamu membersihkannya secara berkala jika lumut sudah mengumpul. Semoga bermanfaat!

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com