Tag Archives: debu

Begini Tips Mudah Membersihkan Rambut Rontok di Sekitar Rumah


Jakarta

Setiap rumah berpenghuni pasti tidak luput dari helaian rambut rontok yang bertebaran di mana-mana. Maka tak heran kalau harus sering membersihkan rambut rontok di berbagai tempat seperti lantai, kamar mandi, dan tempat tidur.

Helaian rambut yang bertebaran dan menempel di berbagai sudut rumah membuat kesan kotor dan merusak pemandangan. Apalagi kalau sampai menjadi gumpalan di kamar mandi, sehingga bikin saluran mampet.

Nah, supaya rumah bebas rambut, kamu bisa cek tips membersihkan rambut rontok berikut ini, dikutip dari Apartment Therapy, Kamis (18/7/2024).


Tips Bersihkan Rambut Rontok di Rumah

1. Rambut Rontok di Area Kering di Rumah

Kalau ada banyak helaian rambut rontok yang tersebar di mana-mana, kamu bisa menggunakan sapu kemudian diarahkan ke satu tempat yang sama, lalu dibuang. Jika helaian banyak ditemukan di bahan tekstil, seperti seprai atau sofa, kamu bisa bersihkan dengan sapu lidi terlebih dahulu.

Namun, jika kamu memiliki alat penyedot debu, itu lebih instan karena rambut langsung bisa dibersihkan tanpa mengotori tangan. Penyedot debu juga cocok untuk membersihkan debu atau helaian rambut rontok di bahan tekstil yang lembut atau perabotan yang keras.

2. Rambut Rontok di Kamar Mandi

Kamar mandi juga tempat yang sering didapati rambut rontok, apalagi setelah keramas. Selain membersihkan, kamu juga bisa mencegah rambut rontok bertebaran di kamar mandi.

Saat kamu hendak mandi dan tidak mau keramas, kamu bisa menutup kepala dengan penutup rambut berjaring. Jika ingin keramas, kamu bisa sisir rambut terlebih dahulu.

Cara ini bisa mengurangi jumlah rambut yang rontok. Lalu, tutup lubang saluran air selama mandi agar tidak masuk ke saluran air. Kumpulkan dan buang setelah mandi. Kamu juga bisa menggunakan plastik saat mengambil rambut yang tersangkut di saluran air.

Setelah itu bersihkan juga bagian penutup saluran air kamar mandi dengan soda kue agar tidak berlumut. Biasanya rambut yang rontok sehabis dikeramas mengandung sabun.

Campurkan secangkir soda kue dengan secangkir cuka. Tuang ke area saluran air. Tunggu selama 15-20 menit lalu bilas dengan air hangat untuk membersihkan kotoran yang tertinggal. Hindari penggunaan cairan pembersih yang mengandung asam sulfat karena akan menyebabkan kerusakan pada saluran air.

Itulah tips membersihkan rambut rontok di rumah. Semoga membantu!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Rambut Berserakan Bikin Rumah Gagal Estetik! Begini Cara Atasinya


Jakarta

Rumah yang berpenghuni sudah tentunya mudah kotor karena berbagai aktivitas yang dilakukan di dalam. Nah, salah satunya kotoran sepele tapi dihasilkan setiap hari adalah helaian rambut rontok.

Helaian rambut sering kali ditemukan berserakan di sekitar rumah, seperti pada lantai, kamar mandi, hingga karpet. Kalau dibiarkan, helaian rambut akan semakin banyak hingga mengganggu pemandangan, bahkan menimbulkan masalah lho.

Lantas, apa saja masalah yang bisa timbul akibat rambut di rumah? Simak cara mengatasinya di sini, dikutip dari Apartment Therapy, Kamis (18/7/2024).


Cara Atasi Masalah Rambut di Rumah

1. Saluran Mampet

Rambut yang rontok di kamar mandi bisa masuk ke saluran air dan membuatnya mampet. Kamu bisa mencegahnya dengan menyisir rambut sebelum mandi. Lalu, gunakan penangkap saluran pembuangan yang bagus untuk menahan rambut.

Kalau sudah terlanjur mampet, coba bersihkan rambut dalam saluran dengan pencapit dan gunting bila perlu. Jika belum berhasil, coba tuang soda kue, lalu cuka putih sulingan.

2. Lantai Kotor

Lantai menjadi tempat paling sering terlihat ada helaian rambut rontok. Bila dibiarkan rambut semakin banyak dan mengumpul di lantai.

Saatnya mengatasinya dengan penyedot debu karena sekadar menyapu saja tidak cukup untuk membersihkan lantai secara optimal. Jadi, sapulah lantai dulu, kemudian sedot kotoran dengan penyedot debu.

3. Karpet Berambut

Rambut juga bisa menempel dan mengotori karpet. Membersihkan karpet dari rambut bisa cukup menantang meski sudah menggunakan penyedot debu.

Supaya karpet bebas rambut, kamu bisa pakai botol semprot, air, pelembut kain, dan sikat berbulu kaku atau wiper karet yang fleksibel. Cukup isi botol semprot dengan air dan campurkan beberapa tetes pelembut kain.

Semprotkan karpet untuk melembabkannya, lalu sikat atau kikis dengan alat pembersih yg terbuat dr karet untuk mengangkat dan mengumpulkan rambut. Setelah kapet kering, barulah pakai penyedot debu untuk menangkap sisa helai rambut.

4. Baju Berbulu

Rambut rontok juga bisa menempel pada pakaian. Helaian rambut pada lantai bisa menempel ke kaos kaki, lalu menempel pada pakaian lainnya ketika dicuci di mesin cuci.

Kemudian, helaian rambut bisa terjerat ke pakaian, sehingga dapat mengganggu kenyamanan dan penampilan. Sebaiknya kamu mengibaskan baju sebelum memasukkannya ke mesin cuci.

Kamu bisa mencuci pakaian dalam batch kecil agar mesin tidak penuh. Lalu, kamu juga dapat mencuci kaos kaki secara terpisah untuk mencegah rambut terbawa ke mesin cuci.

Itulah cara mengatasi masalah rambut di rumah. Semoga bermanfaat!

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Macam-macam Teknik Mengecat Dinding Berdasarkan Alatnya


Jakarta

Mengecat dinding perlu dilakukan untuk menambah estetika rumah. Saat mengecat, ternyata ada teknik-tekniknya tersendiri lho tergantung dari alat yang digunakan.

Beberapa alat yang umum digunakan saat mengecat seperti kuas, roller, hingga dalam bentuk spray. Ketiganya memiliki teknik tersendiri agar memberikan hasil yang bagus.

Dilansir dari Instagram resmi Kementerian PUPR @kemepupr yang diunggah pada Rabu (17/7), berikut ini teknik-teknik pengecatan berdasarkan alatnya.


Pakai Kuas

Man painting interior of home in gray paintMan painting interior of home in gray paint Foto: Getty Images/Bill Oxford

Saat menggunakan kuas untuk mengecat, kamu bisa melakukan hal-hal berikut ini.

– Celupkan kuas ke dalam cat hingga 1/3 panjang bulu
– Ketuk sisi kaleng untuk menghilangkan cat berlebih
– Sapukan kuas dengan menekan secara perlahan dan menariknya sesuai arah yang diinginkan
– Lanjutkan hingga menutup semua area
– Biarkan mengering, oleskan lapisan kedua atau ketiga jika diperlukan

Pakai Roller

Young woman with hearing aid, during reconstruction of apartment, enjoying while painting her wallsYoung woman with hearing aid, during reconstruction of apartment, enjoying while painting her walls Foto: Getty Images/Sladic

Saat mengecat menggunakan roller paint, kamu bisa menggunakan cara berikut ini.

– Tuangkan cat ke dalam baki
– Celupkan rol ke baki dan gerakkan hingga cat membasahi rol dengan merata
– Oleskan rol dengan pola zigzag vertikal atau W tanpa mengangkat rol dari permukaan. Hal itu untuk meratakan cat ke seluruh area
– Biarkan mengering, oleskan lapisan kedua atau ketiga jika perlu

Pakai Spray atau Penyemprot

Artist paints gold in a temple area in Thailand,  Gold is an auspicious color for Buddhists.Ilustrasi mengecat pakai spray Foto: Getty Images/0802290022

Saat mengecat menggunakan spray atau penyemprot, kamu bisa menggunakan cara berikut ini.

– Tuangkan cat ke dalam tabung penyemprot
– Atur tekanan udara sesuai standard
– Atur jarak dengan permukaan dan semprotkan cat pada sudut tegak lurus
– Supaya merata, posisikan agar hasil semprotan menumpuk sekitar 50% dari semprotan sebelumnya
– Semprotkan lapisan kedua/ketiga bila perlu

Nah, sebelum mengecat dinding, sebaiknya kamu perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini supaya hasilnya maksimal.

– Pastikan permukaan yang akan dicat bersih dan bebas dari kotoran/partikel/debu
– Gunakan primer/undercoat sesuai standard
– Encerkan cat sesuai rekomendasi dan aduk rata

Itulah beberapa teknik yang bisa digunakan saat mengecat dinding berdasarkan alat yang digunakan. Semoga bermanfaat!

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com

Kulkas di Rumah Keluarkan Suara Berisik? Begini Cara Atasinya


Jakarta

Kulkas di rumah terkadang menimbulkan suara yang tidak biasa. Suara tersebut bisa saja mengganggu penghuni rumah.

Kulkas memang terkadang mengeluarkan suara kecil, hal itu adalah sesuatu yang normal. Namun, jika kulkas mengeluarkan suara keras, seperti berdengung, maka patut untuk dicurigai.

Dilansir dari Real Simple, Jumat (19/7/2024), berikut ini hal yang bisa dilakukan saat kulkas mengeluarkan suara aneh.


1. Bersihkan Tempat Air dan Pembuat Es

Seorang ahli bersih-bersih dan Founder Clean My Space, Melissa Maker mengatakan perlu mengecek penampung air kulkas dan pembuat es kulkas terlebih dahulu apabila terdengar suara aneh. Kamu juga bisa mengganti filter agar kulkas tetap bersih dan segar.

Saat membersihkan kulkas pun sebaiknya baca buku petunjuk terlebih dahulu. Hal itu karena kulkas memiliki banyak tipe berbeda.

2. Bersihkan Kipas Kondensor

Jika suara berisik itu bukan berasal dari pembuat es atau saluran air, bisa jadi itu dari kipas kondensor yang berada di belakang kulkas. Bagian belakang kulkas menjadi salah satu yang paling sering terlupakan untuk dibersihkan.

“Ini berfungsi seperti AC sehingga kipas berputar dan membantu menghembuskan udara bertekanan ke dalam kulkas untuk membuat kumparan. Saat kompresor dan kipas berdebu, kipas harus bekerja extra dan kemudian menghasilkan banyak suara bising,” ujarnya, dikutip dari Real Simple.

Untuk membersihkan bagian tersebut, sebaiknya kamu mencabut kabel dari stopkontak dan menjauhkan kulkas dari dinding. Gunakan penyedot debu atau vacuum cleaner untuk menyedot semua debu yang ada.

Itulah beberapa cara mengatasi suara berisik yang ditimbulkan dari kulkas. Semoga bermanfaat!

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Menyimpan Alat-alat Kebersihan Beserta Lokasi yang Tepat di Rumah


Jakarta

Alat kebersihan adalah perlengkapan di rumah yang pasti dipakai setiap hari, maka harus ditempatkan di spot yang terjangkau. Dengan begitu kamu dengan mudah mengambil dan menempatkan kembali alat kebersihan.

Selain mudah dijangkau, cara menyimpan atau meletakkan alat kebersihan harus tepat sehingga tidak mudah rusak, bau, dan .

Melansir The Spruce, Sabtu (20/7/2024), berikut cara tepat menyimpan alat-alat kebersihan beserta lokasinya di rumah.


1. Ruang Kosong di Dekat Pintu

Area kosong di dekat pintu yang luas secara vertikal bisa untuk meletakkan Alat pel dan sapu. Sebenarnya banyak orang sudah menerapkan cara ini, tetapi semakin akhir-akhir ini orang lebih memilih meletakkan sapu di ruangan belakang karena jika di depan mengganggu estetika.

Cara menyimpannya bisa digantung di permukaan pintu dengan pengait atau penjepit. Tambahkan kawat atau keranjang plastik untuk menaruh pengki, kemoceng, dan sikat gosok kecil. Kamu juga bisa menggantungkan handuk atau lap untuk mengelap dan botol semprotan. Selain itu, kamu juga bisa memakai gantungan yang banyak kantong. Ini bisa berguna untuk menyimpan botol-botol cairan pembersih, kain, dan sikat.

2. Pakai Lemari yang Memanjang

Dengan lemari tampilannya jauh lebih tertutup. Simpan alat-alat kebersihan di tempat penyimpanan gantung. Tempat penyimpanan yang didesain untuk sweater sangat cocok. Beri label pada setiap tempat pembersih kaca, kain, pembersih debu, pembersih kamar mandi, dll. Kamu bisa dengan mudah mengambil alat yang kamu butuhkan saat tiba waktunya untuk membersihkan.

Gunakan pengait berbentuk S di atas gantungan lemari untuk menggantung kain pel dan sapu. Jangan lupakan ruang di dinding lemari. Mungkin saja ada ruang untuk menyelipkan beberapa keranjang gantung yang sempit, seperti yang digunakan untuk surat atau majalah, di antara batang lemari dan kusen pintu.

3. Pasang Penyimpanan yang Mudah Diambil

Pastikan alat kebersihan mudah diambil. Coba pasang sebuah rak yang bisa diputar di dalam lemari untuk memudahkan akses ke semua alat-alat kebersihan. Dengan cara ini, kamu bisa menggunakan setiap produk dan mengawasi kapan saatnya untuk mengganti persediaan.

4. Gunakan Rak yang Memiliki Roda

Jika di dalam kamar mandi sulit diambil, kamu bisa mencoba rak yang memiliki roda sehingga kamu bisa membawa ke depan dan belakang rumah. Lalu, untuk menyimpannya agar lebih tertutup bisa dipojok ruangan.

5. Gunakan Keranjang dan Bak di dalam Rak

Keranjang pembersih sangat berguna untuk menyimpan peralatan berdasarkan fungsinya. Selain pada saat digunakan mudah, pada saat mengganti alat kebersihan yang sudah habis juga mudah mengetahuinya. Kamu bisa memisahkan alat kebersihan untuk kamar mandi, dapur, dan ruang tamu, dan gunakan bak plastik transparan berlabel untuk melihat dengan cepat persediaan yang kamu miliki.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Jangan Sembarangan, Begini Cara Buang Bangkai Tikus yang Benar


Jakarta

Tikus adalah hewan pengerat yang sering bikin banyak masalah di rumah. Bukan hanya saat hidup, tikus mati juga bikin banyak masalah. Membuang bangkai tikus ternyata bukan perkara sederhana.

Jika kamu menemukan bangkai tikus di dalam rumah, penting untuk mengetahui bagaimana menangani bangkai tikus tersebut. Mengutip dari Terminix, Senin (12/2/2024), berikut ini cara membuang bangkai tikus dengan benar.

Cara Membuang Bangkai Tikus

Tikus merupakan hewan pengerat yang membawa berbagai jenis penyakit. Hama ini dapat menularkan banyak penyakit, baik secara langsung maupun tidak langsung. Menyingkirkan bangkai tikus sembarangan bisa berisiko kamu tertular penyakit. sebaiknya hubungi ahli pengendalian hewan pengerat untuk menangani situasi ini. Namun, jika kamu bersikeras melakukannya sendiri, berikut cara membuang tikus mati yang benar.


Alat dan Barang yang Dibutuhkan

• Sarung tangan dan pakaian pelindung

• Masker respirator atau penyaring debu

• Sebuah kantong plastik

• Sebuah kantong sampah

Setelah mengenakan masker dan alat pelindung, masukkan tikus ke dalam kantong plastik dan tutup rapat. Kemudian, masukkan kantong plastik tersebut ke dalam kantong sampah terpisah dan ikat kantong sampah tersebut dengan erat.

Meski mungkin tampak berlebihan, tetapi lebih baik mencegah penularan penyakit dari bangkai tikus. Kamu dapat membuang bangkai tikus di tempat sampah ataupun di luar ruangan. Pastikan kamu membuang tikus jauh dari lingkungan kamu.

Tindakan Pencegahan Setelah Membuang Bangkai Tikus

• Lakukan terus perbaikan dan pemeliharaan bangunan rumah untuk menghilangkan celah masuk untuk tikus.

• Pangkas cabang-cabang pohon agar tidak menyentuh bangunan atau rumahmu sehingga tikus tak dapat memanjat.

• Tutup talang air hujan dengan kawat atau jaring agar tikus tidak bisa memasuki dan memanjatnya.

• Gunakan tempat sampah luar ruangan yang tidak bisa dimasuki tikus.

• Pastikan persiapan makanan dan area makan dibersihkan dengan benar dan simpan makanan dalam wadah kedap udara.

Demikian cara membuang bangkai tikus yang benar. Semoga bermanfaat!

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Merapikan Kamar Tidur yang Efisien dan Cepat


Jakarta

Setiap hari tampilan kamar tidur pasti terlihat berantakan setelah digunakan. Kamar tidur terlihat rapih hanya pada saat kamu tidak memakai kamar tersebut. Sementara, kamu ingin kamar tetap terlihat rapih meskipun sering digunakan.

Biasanya yang menyebabkan tampilan kamar berantakan karena banyak barang. Mulai dari tumpukan pakaian, barang yang belum dikembalikan ke tempatnya, hingga sampah yang lupa dibuang ke luar. Agar tampilan kamar kembali rapih dan enak dilihat, coba beberapa cara mengatur kamar tidur terlihat lebih rapih.

Seberapa Sering Harus Merapikan Kamar Tidur?

Melansir dari Real Simple Carrie Yama, seorang expert organizer dan pendiri Clutter Keeper, mengatakan bahwa kamar tidur tetap harus dirapikan setiap hari agar rapih dan tidak berantakan.


“Menyisihkan waktu beberapa menit setiap hari untuk mengambil barang-barang yang berantakan dan mengembalikannya ke tempat semula bisa mencegah kekacauan menumpuk,” kata Yama, dikutip Senin (22/7/2024).

Kegiatan merapikan kamar tidur juga bisa membuat tubuh bergerak dan menurut penelitian bisa mengurangi stres. Meskipun sulit untuk memulainya, tetapi jika sudah sering dilakukan, kamu akan terbiasa.

Cara Merapikan Kamar Tidur

Ada pun cara untuk merapikan kamar tidur yang efisien dan cepat sebagai berikut.

1. Mengurangi Barang yang Tidak Terpakai

Saat kamu hanya memiliki sedikit barang di kamar tidur, akan lebih mudah mencari barang yang dibutuhkan. Selain itu di tempat penyimpanan juga banyak ruang kosong, kamu hanya perlu meletakkannya tanpa perlu merapikan susunannya. Semakin sedikit barang di kamar, semakin sedikit pula yang harus dibersihkan dan diatur. Jadi, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menyortir dan menyingkirkan barang-barang yang sudah tidak digunakan lagi.

Cara mudah melakukan sortir barang adalah menyortirnya menjadi tiga kategori, yaitu simpan, buang, dan sumbangkan. Dengan membagikan barang ke tiga kategori tersebut, kamu bisa menentukan mana barang yang sekiranya masih ingin dipakai, mana yang ingin dibuang, dan mana yang bisa disumbangkan.

2. Buang Sampah di Luar Kamar

Sampah adalah bisa jadi masalah di kamar terutama sampah bekas makanan karena dapat mengundang semut atau lalat. Sebaiknya apabila ada sampah makanan sebaiknya langsung buang ke luar. Namun jika sampah hanya berupa kertas bersih, tidak masalah membuangnya di tempat sampah di dalam kamar. Selain sampah kemasan, kamu juga harus sering membersihkan debu di kamar. Debu ini juga termasuk sampah apalagi jika penghuninya mengalami rambut rontok. Kamu bisa menggunakan sapu lidi, sapu, dan vakum cleaner untuk membersihkan debu halus.

3. Simpan Barang Sesuai Jenis

Di kamar tidur wajib memiliki laci penyimpanan atau tempat penyimpanan. Dengan begitu kamu mudah untuk menyimpan dan mengambil barang di laci. Jika ingin lebih rapih lagi, kamu bisa menambahkan sekat antar laci. Pembatas laci ini bisa kamu buat sendiri dari karton atau dibeli di toko-toko.

4. Gunakan Toples atau Kotak untuk Menyimpan Barang di Atas Meja

Jika kamu memiliki barang-barang yang pasti digunakan setiap hari dan ukurannya kecil, coba gunakan kotak yang bisa dibawa ke mana saja. Kontainer atau kotak bisa menyimpan barang-barang sehingga kamar bisa jadi lebih rapi.

5. Pakai Ruang di Bawah Tempat Tidur

Kolong tempat tidur kerap menyisakan ruang yang cukup untuk dimanfaatkan. Namun ini tergantung pada jenis tempat tidur yang dipakai. Jika kamar mandi di rumah mudah untuk didekorasi dan diubah menjadi tempat penyimpanan baru, kamu bisa meletakkannya di sana.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Waktu yang Tepat Ganti Seprai, Dijamin Bikin Tidur Makin Nyaman



Jakarta

Mengganti seprai adalah salah satu cara kamu menjaga tempat tidur tetap bersih. Seprai yang merupakan pelindung kasur dari debu, pasti lama kelamaan jadi sarang kuman, debu, dan bakteri yang tidak baik bagi kulit dan pernapasan. Maka dari itu, penting bagi kamu sering mengganti seprai kasur. Lantas, kapan waktu yang tepat untuk mengganti seprai?

Dilansir dari The Spruce, Selasa (23/7/2024) waktu yang tepat untuk mengganti seprai ternyata tergantung kegiatan yang dilakukan di atas kasur. Jika kasur hanya digunakan untuk tidur dengan menggunakan pakaian yang bersih dan setelah mandi, seprai dapat diganti setiap minggu atau dua minggu sekali. Namun yang jelas, jangan pernah lebih dari dua minggu sekali seprai tidak dicuci.

Akan tetapi, jika kamu banyak melakukan kegiatan di atasnya mulai dari minum, berkeringat, dari luar langsung berbaring, atau memiliki hewan peliharaan yang sering naik ke kasur, sebaiknya seprai dicuci seminggu sekali.


Seprai dapat lebih sering lagi diganti apabila kasur tersebut digunakan oleh orang sakit. Bahkan sakit ringan seperti flu, pilek, dan batuk. Kamu perlu mengganti seprai setiap hari jika keadaannya seperti itu. Hal ini untuk menghindari bakteri menempel di seprai dan menularkan ke orang lain.

Cara mencuci seprai pun sebaiknya memakai air panas. Selain itu, jika kamu memiliki masalah jerawat atau kulit, sarung bantal harus lebih sering diganti dan dibersihkan dibandingkan seprai untuk mencegah peradangan dan perpindahan bakteri.

Lebih lanjut, dilansir dari Homes & Gardens, para ahli merekomendasikan untuk mencuci seprai setidaknya dua minggu sekali, tergantung dari keadaan pribadi dan musim.

“Beberapa orang menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tidur dibandingkan saat mengenakan pakaian, sehingga masuk akal untuk mencuci seprai lebih teratur,” kata Nick Drewe, pakar rumah tangga di WeThift seperti yang dilansir Selasa (23/7/2024).

Menurutnya, cuaca yang lebih panas dapat membuat seseorang lebih mudah berkeringat dan jadi mudah terserang penyakit sehingga kamu perlu sering mengganti seprai. Namun, dia memberikan catatan saat mencuci seprai sebaiknya tidak berlebihan karena itu bisa merusak bahannya.

Selain itu, pastikan seprai dalam keadaan bersih dan kering saat digunakan. Seprai yang sedikit lembab dapat menyebabkan jamur dan iritasi kulit, jadi penting untuk mengeringkan sepenuhnya.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Perhatikan Hal Ini Jika Ingin Mengecat Dinding Luar Rumah saat Musim Kemarau


Jakarta

Saat musim kemarau tiba, cuaca akan terasa sangat panas. Hal ini dianggap sebagai waktu yang cocok untuk mengecat dinding rumah bagian luar karena akan cepat kering.

Akan tetapi, cat dinding yang cepat kering belum tentu baik. Karena bisa saja hanya lapisan luarnya saja yang kering tapi bagian dalamnya masih basah.

Ada beberapa hal juga yang harus kamu perhatikan saat mengecat dinding bagian luar rumah saat musim kemarau. Contohnya kelembaban. Selain itu, masih ada hal-hal lainnya yang perlu diperhatikan saat mengecat dinding bagian luar rumah saat musim kemarau.


Dilansir dari Real Simple, berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan saat kamu ingin mengecat dinding bagian luar rumah pada musim kemarau.

Kelembapan dan Suhu Tinggi

Saat tingkat kelembapan tinggi, udara sekitar menjadi jenuh yang menyebabkan cat tidak mengering dengan baik. Saat suhu tinggi, cat dapat mengering terlalu cepat sehingga tidak rata dengan baik. Hal ini bisa memperlihatkan banyaknya sapuan kuas cat dan sulit diaplikasikan.

Suhu tinggi juga bisa menyebabkan cat mengering dengan tidak baik. Nantinya, cat hanya akan mengering di bagian permukaan saja, tetapi di bagian bawahnya masih basah. Jika hal ini terjadi, maka cat tidak akan meresap ke permukaan dan menyebabkannya cepat berkerut dan mengelupas.

Debu hingga Serbuk Sari Beterbangan

Alasan lain mengecat di musim kemarau bukan hal yang bagus adalah adanya debu maupun serbuk sari yang beterbangan. Hal-hal itu bisa saja menempel di permukaan dinding sehingga menyulitkan untuk mendapatkan permukaan yang bersih untuk dicat.

Kapan Waktu yang Cocok untuk Mengecat Dinding Bagian Luar Rumah?

Saat ingin mengecat dinding bagian luar rumah, sebaiknya pertimbangkan tingkat kelembaban dan suhu terlebih dahulu.

“Suhu permukaan yang akan dicat, suhu sekitar, serta suhu lapisan semuanya dapat mempengaruhi warna dan kinerja keseluruhan,” kata pemilik generasi ke-3 Dages Paint, Anne Dages, dilansir Real Simple.

Menurut Dages waktu yang pas untuk mengecat dinding bagian luar rumah adalah ketika suhu 10-32 derajat Celcius dan tidak ada perkiraan hujan dalam jangka waktu 24 jam.

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com

Tempat Ini Sering Jadi Sarang Laba-laba di Rumah, Begini Cara Bersihkannya


Jakarta

Sarang laba-laba sering kali terlihat di sudut-sudut ruangan atau celah tumpukan barang yang lama tidak dipakai. Biasanya sarang laba-laba ditemukan menempel di langit-langit rumah yang sulit digapai.

Meski tidak terlalu mengganggu, pemandangan sarang laba-laba bisa bikin rumah kamu kelihatan kotor dan kurang menarik dipandang. Selain letaknya yang tinggi, sarang laba-laba juga mudah menempel ke permukaan apapun sehingga terkadang sulit untuk membersihkannya.

Nah, sebelum kamu memulai proses pembersihan, pastikan untuk mengecek rumah secara menyeluruh. Berikut ini tempat favorit laba-laba bersarang, dikutip dari Angi, Selasa (13/8/2024).


Tempat Favorit Laba-laba Bersarang

  • Di belakang dan di bawah perabotan
  • Di sekitar jendela
  • Langit-langit dan sudut-sudut dinding
  • Loteng dan ruang bawah tanah
  • Bagian rumah yang tidak atau jarang digunakan

Cara Efektif Membersihkan Sarang Laba-Laba di Rumah

Ada berbagai cara untuk membersihkan sarang laba-laba di rumah. Berikut ini caranya.

1. Gunakan Sapu atau Kuas Halus

Metode tradisional dengan sapu atau kuas adalah cara yang sederhana, namun efektif. Pilih sapu atau kuas dengan pegangan panjang agar mudah mencapai langit-langit dan sudut-sudut rumah.

Gerakkan sapu atau kuas perlahan-lahan, fokus pada area tersembunyi di bawah perabot. Setelah selesai, kumpulkan sarang laba-laba dengan serokan debu dan buang ke tempat sampah.

2. Gunakan Vacuum Cleaner

Jika kamu ingin cara yang lebih cepat, gunakan vakum dengan lampiran selang. Pastikan lampiran selang cukup panjang untuk mencapai langit-langit dan sudut-sudut rumah.

Vakum setiap ruangan secara menyeluruh, termasuk di bawah tempat tidur dan di dekat jendela. Buang isi wadah sampah vakum setelah selesai.

3. Coba Gunakan Pita Perekat (Duct Tape)

Pita perekat bukan hanya untuk perbaikan. Bungkus pita perekat di sekitar rol cat dan geser di atas sarang laba-laba.

Pita perekat akan menarik sarang laba-laba keluar tanpa merusak dinding atau barang-barang rapuh lainnya.

4. Gunakan Campuran Pemutih dan Air

Jika kamu menghadapi sarang laba-laba yang masih aktif, campurkan pemutih dengan air dalam wadah semprot. Semprotkan campuran ini ke sarang laba-laba, biarkan sejenak, lalu lap dengan kain bersih.

Pastikan untuk menghindari menyemprotkan ke perangkat elektronik dan peralatan.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com